cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
JIMFISIP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi, yaitu Prodi Sosiologi, Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi Ilmu Politik dan Prodi Ilmu Pemerintahan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 1,018 Documents
Transparansi Dan Akuntabilitas Bantuan Dana Keuangan Partai Politik Dari APBA (Studi Kasus Lima Partai Politik Dominan Di Parlemen Aceh Tahun Anggran 2014) Mufazzal Mufazzal; Zainal Abidin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.821 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Transpansi dan Akuntabilitas bantuankeuangan dari APBA kepada Partai Politik. Penelitian ini dilakukan di lima partaipolitik dominan yang menguasai parlemen Aceh yaitu, Partai Aceh, Partai Golkar,NasDem, Demokrat, dan PAN. Penelitian ini menggunakan metode kualitatifdengan metode diskriptif, dengan fokus penelitian pada anggaran tahun 2014.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa partai politik belum menerapkanstandar transparansi sesuai dengan undang-undang tentang keterbukaan informasipublik, sedangkan dalam sisi akuntabilitas menunjukkan Partai Aceh dan Golkartelah menunjukan cukup baik, sedangkan Nasdem, demokrat dan PAN masih jauhdari harapan.Kata kunci : Akuntabilitas, Transparansi, Partai Politik, Dana Bantuan,Good Govenance.Transparacy And Accountability Of Political Party Financial Aid FromAPBA(A Case Study of Five Dominant Political Parties in Parliament AcehFinancial Year2014 ) ABSTRACKSinger study aims to review determine Transpansi And Accountability FinancialAssistance From APBA shown to political party. Singer study conducted in fivedominant political party The Master of Parliament Aceh namely, the Aceh Party,the Golkar Party, NasDem, Democrats, and PAN. Singer research usingqualitative method with descriptive method, research focus with the budget 2014.Results of research singer shows that political parties yet verifying standardchecklists Transparency According with about legislation disclosure of publicinformation, whereas the accountability side hearts showed the Aceh Party andGolkar has been pretty good show, while Nasdem, Democrat and PAN party stillfar from expectations.Key word : Accountability, Transparancy, Political Party, AID, GoodGoverenance.
Strategi Komunikasi Persuasif Mediator Dalam Menangani Kasus Perceraian Pada Mahkamah Syar'iyah Kota Banda Aceh Husnul Hidayat; Deni Yanuar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.696 KB)

Abstract

Strategi Komunikasi Persuasif Mediator Dalam Menangani Kasus Perceraian Pada Mahkamah Syar'iyah Kota Banda AcehPersuasive Mediator Communication Strategy in Dealing with Divorce Cases in the Banda Aceh Syar'iyah CourtPersuasive Mediator Communication Strategy in Dealing with Divorce Cases in the Banda Aceh Syar'iyah Court
PERUBAHAN PERILAKU MASYARAKAT PADA ACARA MALAM MUDA MUDI DALAM UPACARA ADAT PERKAWINAN (Studi di Desa Pasar Rundeng Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam) Agus Maulidan; Amsal Amri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1379.627 KB)

Abstract

 ABSTRAKPerkawinan adalah salah satu perilaku yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat, sebab perkawinan itu tidak hanya menyangkut pria dan wanita bakal mempelai saja, tetapi juga orang tua dari kedua belah pihak, saudaranya, bahkan keluarga mereka masing-masing. Acara pernikahan itu sendiri terdiri dari beberapa rangkaian acara menurut adat istiadat daerah tersebut termasuk daerah Aceh. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji perubahan perilaku masyarakat pada acara malam muda-mudi dalam upacara adat perkawinan di Desa Pasar Rundeng Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam. Teori yang digunakan dalam peneliatian ini adalah teori tindakan social oleh Max Weber, untuk menganalisis perubahan makna dan perubahan perilaku masyarakat dalam upacara adat perkawinan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan menggunakan analisis data kualitatif. Teknik pemilihan Informan dalam penelitian adalah 8. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, makna acara malam muda mudi yang sebenarnya yaitu kegiatan mempererat silaturrahmi dan menjaga kekompakkan antar pemuda desa serta menciptakan generasi-generasi Islami. Akibat pembauran budaya telah membawa dampak terhadap perubahan perilaku masyarakat dalam upacara adat perkawinan diantaranya mengubah kegiatan-kegiatan bernilai Islami menjadi kegiatan yang bersifat tidak Islami, seperti berjoget ria yang tak jarang menimbulkan perkelahian, mabuk-mabukan, serta adanya rasa malu untuk menampilkan tarian kesenian daerah pada upacara perkawinan. Kata Kunci: Malam muda mudi, Perubahan perilaku, AsimilasiCHANGE BEHAVIOR SOCIETY AT THE EVENT OF YOUTH NIGHT IN TRADITIONAL CEREMONY OF MARRIAGE (Studies in Desa Pasar RundengKecamatan Rundeng Kota Subulussalam)ABSTRACTMarriage is one of the most important behaviors in people's lives, because marriage is not only about men and women going to be the bride, but also parents from both sides, siblings, even their families. The wedding itself consists of several series of events according to the customs of the region including the region of Aceh. The purpose of this study is to examine the behavior change of the community at the event of young people in traditional ceremony of marriage in the Village Market Rundeng Sub Rundeng Subulussalam Municipality. The theory used in this research is the theory of social action by Max Weber, to analyze changes in the meaning and changes in people's behavior in traditional ceremonies of marriage. This research uses descriptive research method by using qualitative data analysis. Selection technique Informants in research is 8. Techniques of data collection through observation, interviews and documentation. The results of this study indicate that the meaning of the real young night event is to cultivate silaturrahmi and keep the cohesion between village youth and create Islamic generations. As a result of cultural blending has had an impact on changes in people's behavior in traditional ceremonies of marriage such as changing Islamic activities into un-Islamic activities, such as jasmine rhymes that often lead to fights, drunk and embarrassed to perform local dances at wedding ceremonies Keywords: Youth Night, Changes behavior, Assimilation
Partisipasi Masyarakat dalam Pelaksanaan Program KB di Kampung Simpang Kelaping Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah Dislina Rizki; Zulfan M.Hum; Firdaus Nusuary
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 5, No 1 (2020): Februari
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.548 KB)

Abstract

ABSTRAK Legalitas pelaksanaan program  keluarga berencana didukung oleh peraturan Presiden nomor 5 tahun 2010 tentang rencana pembagunan jangka menegah nasional 2010-2014, tentang penyelenggaraan pembagunan, kependudukan, program keluarga berencana merupakan program social asar yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan adanya program KB seharusnya angka kelahirandapat di turunkan sehingga tidak terjadi ledakan jumlah penduduk. Fokus penelitian partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program KB, di Kampung Simpang Kelaping Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui makna dan fungsi masyarakat dalam pelaksanaan program KB di Kampung Simpang Kelaping Kecamatan Pegasing. Serta untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program KB di Kampung Simpang Kelaping Kecamatan Pegasing. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan.Teknik analisis data Reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh dari masyarakat yang telah mengikuti program keluarga berencana di Kampung Simpang Kelaping Kecamatan Pengasing, namun tidak keseluruhan telah mengikuti program KB.Adapaun yang menjadi informan dalam penelitian ini ialah masyarakat, tokoh masyarakat, maupun para tenaga ahli kesehatan.Bentuk partisipasi masyarakat terhadap program Keluarga Berencana terbatas pada pengertian dan pemahaman mereka tentang program Keluarga Berencana. Masyarakat yang paling berpartisipasi adalah mereka yang usia produktif.Kata Kunci :Partisipasi, Masyarakat, Program KB. Community participation in the implementation of family planning program in the simpang village kelapin pegasing in Aceh TengahABSTRACT The legality of the implementation of the family planning program is supported by presidential regulation number 5 of 2010 concerning the national midterm development plan 2010-2014, concerning the implementation of development, population, family planning programs is a basic social program that aims to improve the quality of life of the community. With the birth control program, birth rates should be reduced so that there is no explosion in population. The focus of research is community participation in the implementation of the family planning program, in Simpang Kelaping Village, Pegasing District, Central Aceh Regency. The purpose of this study is to find out the meaning and function of the community in the implementation of family planning in Simpang Kelaping Village, Pegasing District. To find out community participation in the implementation of family planning programs in the Simpang Kelaping Village, Pegasing District. This type of research used in this research is descriptive research with a qualitative approach, the source of data in this study are primary data and secondary data. Data collection techniques are observation, interviews, documentation and literature study. Data analysis techniques Data reduction, data presentation, drawing conclusions. The results of the study were obtained from people who had followed the family planning program in Kampung Simpang Kelaping, Pengasing District, but not all of them had participated in the KB program. The informants in this study were the community, community leaders, and health experts. The form of community participation in the Family Planning program is limited to their understanding and understanding of the Family Planning program. The most participating communities are those of productive age.Keywords: Society, Participation, KB Programme.
STRATEGI POLITIK AMINULLAH USMAN DAN ZAINAL ARIFIN PADA PILKADA KOTA BANDA ACEH TAHUN 2017 Fanni Alfian; Ubaidullah MA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.019 KB)

Abstract

STRATEGI POLITIK AMINULLAH USMAN DAN ZAINAL ARIFIN PADA PILKADA KOTA BANDA ACEH TAHUN 2017AMINULLAH USMAN AND ZAINAL ARIFIN POLITICAL STRATEGIES IN THE ELECTION OF BANDA ACEH CITY IN 2017 Fanni Alfian[1]Ubaidullah[2](panialfian@gmail.com, maklaha@yahoo.com)Program Studi Ilmu Politik, FISIP, Universitas Syiah Kuala ABSTRAKPilkada Kota Banda Aceh tahun 2017 memunculkan dua pasangan calon yaitu Illiza Sa’aduddin Djamal- Farid Nyak Umar sebagai calon petahana dan Aminullah Usman-Zainal Arifin. Pada tahun 2012 Aminullah Usman juga pernah mencalonkan diri sebagai walikota Banda Aceh namun hanya berada di posisi ke dua di bawah pemenang pada saat itu yaitu pasangan Mawardi Nurdin-Illiza Sa’aduddin Djamal, untuk pilkada 2017 Aminullah Usman-Zainal di usung oleh partai Nasdem, PAN, GOLKAR, GERINDRA, PKB dan PBB. Strategi politik Aminullah Usman dan Zainal Arifin pada pilkada kota Banda Aceh tahun 2017. Permasalahan yang diangkat dari penelitian adalah bagaimana strategi pemenangan pasangan Aminullah Usman dan Zainal Arifin sebagai Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh pada Pilkada 2017. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui strategi dan faktor-faktor kemenangan Aminullah Usman dan Zainal Arifin pada pilkada tahun 2017 di kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif, pengumpulan data diperoleh dengan dua cara yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang langsung diperoleh dari sumber data pertama di lokasi penelitian atau objek penelitian sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh dari sumber kedua atau sumber sekunder dari data yang kita butuhkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada dua strategi yang digunakan Aminullah Usman dan Zainal Arifin pada pilkada kota Banda Aceh tahun 2017, pertama strategi politik merupakan strategi atau teknik yang digunakan untuk mewujudkan suatu cita-cita politik seperti menyatukan tim sukses yang solid dan handal. Dan strategi yang kedua yaitu marketing politik adalah penerapan konsep dan metode marketing ke dalam dunia politik, dengan cara menciptakan program-program yang spektakuler. Dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam penelitian ini adalah ketertarikan masyarakat terhadap strategi kemenangan Walikota dan Wakil Walikota dipengaruhi oleh visi-misi dan juga latar belakang dari calon kandidat, serta dalam membangun kepercayaan dan image publilk Aminullah Usman dan Zainal Arifin menggunakan strategi marketing politik.dimiliki pasangan calon tersebut.Kata Kunci : Strategi Politik, Pilkada, Partai Politik    ABSTRACTThe Banda Aceh Regional Election in 2017 brought up two candidate pairs namely Illiza Sa'aduddin Djamal-Farid Nyak Umar as incumbent and Aminullah Usman-Zainal Arifin. In 2012 Aminullah Usman also ran as mayor of Banda Aceh but only being placed down above the winner at that time was the Mawardi Nurdin-Illiza couple Sa'aduddin Djamal, for the 2017 local election Aminullah Usman-Zainal was stretched by Nasdem, PAN , GOLKAR, GERINDR, PKB and PBB. The political strategy of Aminullah Usman and Zainal Arifin in the 2017 Banda Aceh regional election. The problem raised from the research was the strategy to win the pair Aminullah Usman and Zainal Arifin as Mayor and Deputy Mayor of Banda Aceh in the 2017 elections. The purpose of the research was to look for strategies and factors of victory Aminullah Usman and Zainal Arifin in the 2017 elections in the city of Banda Aceh. This research uses qualitative methods, collecting data obtained in two ways, namely primary data and secondary data. Primary data is data that is directly obtained from the first data source at the research location or secondary data research object is data obtained from the second source or secondary source from the data we need. The results of the study indicate that there are two strategies used by Aminullah Usman and Zainal Arifin in the city of Banda Aceh regional election in 2017, the first political strategy is a strategy or technique used to realize political goals such as bringing together a solid and reliable success team. And the second strategy is that marketing politics applies marketing concepts and methods to world politics, by making spectacular programs. Conclusions can be drawn in this study is to attract the public to the strategy of the Mayor and Deputy Mayor's victory about the vision and mission as well as the background of the candidates, and in building trust and publicity images of Aminullah Usman and Zainal Arifin using political marketing strategies.Keywords: Political Strategy, Election, Political Parties[1]Mahasiswa Prodi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Syiah Kuala[2]Dosen Pembimbing
Iklim Komunikasi Organisasi Dalam Meningkatkan Mutu kinerja Di Perusahaan PDAM Tirta Meulaboh Dina Okviya; Dr. Hamdani M. Syam, M.A
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK :  Penelitian ini berjudul iklim komunikasi organisasi dalam meningkatkan mutu kinerja di Perusahaan PDAM Tirta Meulaboh Aceh Barat. Tujuan dari penelitian ini mengetahui iklim komunikasi organisasi yang terjadi di perusahaan PDAM Tirta Meulaboh Aceh Barat. Teori yang di gunakan dalam penelitian ini adalah teori strukturasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terstruktur dan observasi terhadap informan penelitian. Wawancara dilakukan terhadap 10 orang para pelaku perusahaan di PDAM Aceh barat yang masing-masing 5 orang yang berkedudukan sebagai direktur, kepala bagian serta kepala seksi dan 5 orang yang berkedudukan sebagai staf dan pegawai kontrak di Perusahaan PDAM Tirta Meulaboh Aceh Barat. Informan ditentukan dengan menetapkan sejumlah kriteria. Dari penelitian ini bahwa iklim komunikasi organisasi di perusahaan PDAM Tirta Meulaboh Aceh Barat tidak berjalan efektif, hal ini disebabkan karena adanya stratifikasi atau pembedaan atau pengelompokan anggota organisasi secara vertical (bertingkat), selain itu gaya kepemimpinan, karakteristik bawahan di dalam perusahaan serta ada atau tidaknya motivasi yang diberikan perusahaan hingga reward terhadap karyawan juga mempengaruhi iklim komunikasi di perusahaan PDAM Tirta Meulaboh Tersebut. Kata Kunci : Iklim Komunikasi Organisasi, Perusahaan PDAM Tirta Meulaboh Aceh Barat. TITLE :ORGANIZATIONAL COMMUNICATION CLIMATE  ABOUT DIRECTOR AND EMPLOYEEES IMPROVING THE QUALITY OF PERFORMANCE AT PDAM TIRTA MEULABOH ACEH BARAT COMPANY  ABSTRACT : This research Iklim Komunikasi Organisasi Dalam Meningkatkan Mutu Kinerja Perusahaan PDAM Tirta Meulaboh. The purpose of this research is that to find out the organizational communication climate that happened at the Tirta Meulaboh PDAM company of Aceh Barat. The theory that is used in this research is sctructural theory. The approach that is used in this research is qualitative approach. Collecting the data is done by doing a structured interview and an observation to the research informant. The interview is conducted to 10 corporate actors at the PDAM of Aceh Barat which consist of 5persons who hold position as director, head of division and section chiefs and also 5 person who hold position as staffs and contracted employees at the Tirta Meulaboh PDAM company of Aceh Barat. The informant is determined by setting a number of criteria. From this research, it can be said that the  organizational communication climate at the Tirta Meulaboh PDAM company of Aceh Barat is not going effectively, it is because of the existence of stratificationor distinction or gruping between organizational member are in vertical, or even leadership style, subordinate employees characteristics inside of the company and also whether or not there is motivation that has been given by the company, even up to reward for the employees is affecting the communication climate in the Tirta Meulaboh PDAM company as well.The Key Word : Organizational communication climate, Tirta PDAM Meulaboh company.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Partisipasi Pemilih pada Pilkada Serentak Tahun 2017 di Gampong Lambhuk Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh T. Rizky Aulia Rahmat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.868 KB)

Abstract

Pemilihan Umum Kepala Daerah merupakan pesta demokrasi rakyat dalam memilih kepala daerah beserta wakilnya yang berasal dari usulan partai politik tertentu. Salah satu Pilkada yang dilakukan secara serentak pada tahun 2017 adalah Pilkada Kota Banda Aceh. Menarik untuk di lihat pesta demokrasi yang diselenggarakan selama lima tahunan tersebut. Salah satu gampong yang memiliki suara terbanyak di Banda Aceh adalah Gampong Lambhuk dengan jumlah pemilih sebanyak 3.527 orang pemilih. Sehingga Gampong Lambhuk menjadikan gampong yang berpengaruh untuk menentukan hasil Walikota Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat Gampong Lambhuk dalam menggunakan hak pilihnya dalam di Pilkada Kota Banda Aceh tahun 2017, selanjutnya untuk melihat aspek kecenderungan yang menjadi kacamata berfikir masyarakat dalam menentukan haknya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Partisipasi Politik. Dalam teori ini disebutkan bahwa pemilukada adalah kegiatan seseorang atau sekelompok orang untuk ikut secara aktif dalam kehidupan politik, yaitu dengan jalan memilih pemimpin negara dan secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi kebijakan pemerintah (public policy).Jenis metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif merupakan penelitian yang bertujuan memberikan gambaran secara jelas dan sistematis terkait dengan objek yang diteliti. Adapun hasil dari penelitian yang dapatkan dari penelitian ini meliputi :Pertama faktor tingkat pendidikan, semakin berkembangnya modernitas yang terjadi maka sejatinya semakin tinggi pula pendidikan seorang pemimpin.Kedua faktor tingkat jenis kelamin, yang tidak menjadi satu-satunya rujukan dalam memilih dikarenakan perkembangan zaman dari kemajuan. Ketiga faktor tingkat status sosial dan ekonomi, yang disebabkan oleh pentingnya status sosial dan ekonomi dalam memimpin.ANALYSIS OF THE FACTORS THAT INFLUENCE THE LEVEL OF VOTER PARTICIPATION SIMULTANEOUSLY IN 2017 IS THE REGIONAL HEAD GENERAL ELECTION IN VILLAGE OF LAMBHUK SUB-DISTRICT OF ULEE KARENG BANDA ACEH CITYRegional Head General Election is a people's democratic party in electing regional heads and their vice from the proposals of political parties. One of the post-conflict local elections held simultaneously in 2017 is the Regional Head General Election of Banda Aceh. It is interesting to see the democratic party held during the five years. One of the villages that has the most votes in Banda Aceh is the Lambhuk Village with a total of 3,527 voters. So that Lambhuk Village made an influential village to determine the outcome of the Mayor of Banda Aceh. This study aims to determine the level of participation of the Gampong Lambhuk community in using their voting rights in the 2017 Banda Aceh Regional Head General Election, then to look at aspects of trends that become people's thinking glasses in determining their rights. The theory used in this research is Political Participation Theory. In this theory, it is stated that post-conflict local election is the activity of a person or group of people to actively participate in political life, namely by choosing state leaders and directly or indirectly influencing government policy (public policy). This type of research method uses descriptive research with a qualitative approach. Qualitative descriptive research is a study that aims to provide a clear and systematic description of the object under study. The results of the research that got from this study include: First the level of education factors, the more developed modernity that occurs then the higher the education of a leader. Second sex-level factors, which are not the only references in choosing due to the development of the times of progress. Third factors are the level of social and economic status, which is caused by the importance of social and economic status in leading.
Perubahan Sosial Ekonomi di Gampong Wisata Lubuk Sukon kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar Luthfiana Zaki
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.27 KB)

Abstract

ABSTRAKLubuk Sukon merupakan salah satu Gampong Wisata di Kabupaten Aceh Besar yang disebut sebagai Gampong Wisata, Gampong ini memiliki keunikan budaya dan penataan lingkungan berbasis ramah lingkungan. Rumah Aceh menjadi tempat tujuan wisatawan yang berkunjung dan ingin melihat serta bisa merasakan kesejukan dan keindahan Gampong Wisata Lubuk Sukon. Lubuk Sukon dijadikan Gampong Wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan dari dalam negeri maupun mancanegara untuk melihat langsung miniatur berbagai sisi kehidupan Aceh di perkampungan Gampong Wisata Lubuk Sukon. Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui perubahan sosial ekonomi masyarakat Gampong Lubuk Sukon setelah ditetapkan sebagai Gampong Wisata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan prosedur pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Untuk menganalisis penelitian ini, peneliti menggunakan teori fungsionalisme dari Talcott Parsons. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa setelah ditetapkan gampong Lubuk Sukon sebagai Gampong Wisata tidak membawa pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, walaupun masyarakat merasakan ada sedikit perubahan meski hanya perubahan kecil. Beberapa dari masyarakat Gampong Wisata Lubuk Sukon sadar dengan perubahan identitas Gampong sehingga mereka membuka kios-kios sebagai usaha mereka agar wisatawan yang datang pun bisa mampir sambil berbaur dengan masyarakat Gampong. Namun itu hanya dilakukan oleh beberapa orang, artinya secara ekonomi tidak ada perubahan yang signifikanKata Kunci : perubahan sosial, ekonomi, Gampong Wisata
PERBEDAAN PERLAKUAN PETUGAS WILAYATUL HISBAH DALAM PENERTIBAN BERPAKAIAN SYAR’I DI JALAN RAYA KOTA BANDA ACEH TERHADAP PENGENDARA RODA DUA DAN RODA EMPAT ( Analisis Konsep Subaltern) Dara Rahmayani; Faradilla Fadlia, S.Sos, M.Arts
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 5, No 1 (2020): Februari
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.365 KB)

Abstract

ABSTRAK            Kontrol atas pakaian telah dilakukan oleh pemerintah Aceh sebagai salah satu wujud dari pelaksanaan syariat Islam. Wilayatul Hisbah selaku polisi syariah melakukan pengawasan terhadap pakaian masyarakat Aceh dengan cara penertiban di jalan raya. Fenomena yang terjadi saat melakukan penertiban pakaian petugas Wilayatul Hisbah hanya menertibkan pakaian pengendara roda dua namun tidak dengan pengendara roda empat. Penelitian ini berusaha untuk memperlihatkan bagaimana suatu aturan hanya berlaku bagi sekelompok orang masyarakat. Untuk menganalisis permasalahan tersebut, penelitian menggunakan konsep Subaltern oleh Gayatri Chakravorty Spivak. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan sumber data primer dan sekunder. Pengumpulan data digunakan dengan cara wawancara secara mendalam dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ketidakjelasan aturan telah menyebabkan terciptanya pemahaman yang multitafsir sehingga menghasilkan beberapa konsekuensi yaitu pertama, terciptanya berbagai asumsi oleh pihak penegak hukum syariat Islam dan masyarakat terhadap aturan penertiban pakaian yang dilakukan petugas Wilayatul Hisbah. Kedua, terciptanya mekanisme aturan tentang penertiban pakaian secara sepihak oleh petugas Wilayatul Hisbah sehingga tidak memberikan ruang kepada masyarakat untuk berpartisipasi. Ketiga, bergesernya tujuan Qanun tentang pakaian yang awalnya untuk pelaksanaan syiar Islam menjadi pengontrolan moral perempuan atas pakaian yang digunakannya sebagai cara agar tindak kekerasan seksual tidak terjadi di ruang publik.Kata kunci: Aturan berpakaian, Wilayatul Hisbah, Subaltern, Pengontrolan moral perempuan.       ABSTRACT            Control of clothing has been carried out by the Aceh government as one comes from the implementation of the Islamic law. Wilayatul Hisbah as Sharia policy supervise the clothes of Acehnese people by controlling roads. The phenomenon that occurs when controlling the clothes of officers, Wilayatul Hisbah only disciplines the clothes two-wheeled riders, but no with four-wheeled riders. This study is trying to show how rule applies only to a group of people. For analyzing these problems, this study uses concept Subaltern by Gayatri Chakravorty Spivak. Furthermore, This study uses is descriptive qualitative methods with primary and secondary data sources. Data collection use in-depth interviews and library research. The results of this study shows that the lack of clarity of rules has caused the creation of multiple interpretations so as to produce several the consequence. First, the creation of various assumptions by Islamic Sharia law enforcers and the community regarding the regulation of the order of clothes carried out by officers of the Wilayatul Hisbah. Second, Wilayatul Hisbah officers, the creation of a mechanism for regulating unilaterally dressed by officer Wilayatul Hisbah so he didn’t give a space for the community to participate. Thirdly, the shifting of Qanun’s goal of clothing, which was originally for the implementation of Islamic symbols, became the moral control of women in the clothing they used as a way to prevent sexual violence abuse does not occur in public space.Keyword: Control of clothing, Wilayatul Hisbah, Subaltern, Moral control of women.
Analysis The Implementation Of Program For Reducing Malnutrition Status Of Toddlers By Health Department Of Banda Aceh City Maulya Ulfah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.655 KB)

Abstract

ABSTRACT, The National acceleration nutrition programe that has beenregulated by the goverment on govermental law number 42/2013, article Number2 Clause 1. Is an attempt beetwen goverment and the community throughparticipant and attention of the stake holders, planned and coordinated toaccelerate the refinement of nutrition, focus on 1000 days of first life.SevereMalnutrition status in the city of Banda Aceh in 2018 has increased compared tothe previous year. In 2008, there were 7 cases of severe malnutrition, 99 cases ofnutritional deficiencies, 194 stunting cases, and 575 cases of the baby BRL (belowred line) . This research is aimed to understand the implementation of program,the obstacles in the implementation of program as well as the effort made to dealwith the obstacles of the implementation of program on the reduction ofmalnutrition in toddlers by the health office of the city of Banda Aceh The methodused in this research is descriptive qualitative with data analysis techniques usingthe theory of policy implementation of George C. Edward III, includingcommunication, resources, disposition and bureaucratic structure. The results ofthis study are first, the implementation has been implemented however theimplementation is still not effective due to the lack of community’s participation in the Posyandu (integrated health post). Second, in the implementation process ofprogram of the Health office and Health Center, there are still communicationconstraints and human resources as well as inadequate facilities andinfrastructure. Third, the efforts to overcome obstacles in the implementation ofthe 1000 HPK program includes strengthening the posyandu (integrated healthpost), and strengthening the cooperation across programs and across sectors. Theconclusion of this study is that the regional government of the city of Banda Aceh,Health Office of the city of Banda Aceh and related parties are expected to increasecooperation with stakeholder for the successful implementation of the program onthe reduction of malnutrition in toddlers.Keywords: Implementation of Program, The Reduction of Malnutrition inToddlers, Health Office of the City of Banda Aceh.

Page 70 of 102 | Total Record : 1018