cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
JIMFISIP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi, yaitu Prodi Sosiologi, Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi Ilmu Politik dan Prodi Ilmu Pemerintahan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 1,018 Documents
Analisis Kinerja Pelayanan Publik Aparatur Pemerintah Di Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar fera nazirah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.368 KB)

Abstract

ABSTRAK, Persoalan pelayanan di bidang administrasi masyarakat selalu mewarnai dinamika hubungan antara masyarakat dan pemerintah. Masyarakat akan merasa puas apabila kebutuhannya dapat dipenuhi oleh pemerintah dan akan kecewa bila pemerintah tidak dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian pelayanan publik di dengan aturan yang berlaku serta kendala yang dihadapi dalam pelayanan publik di Kantor Camat Darussalam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif secara deskriptif, yaitu menggambarkan mengenai Analisis Kinerja Pelayanan Publik Aparatur Pemerintah di Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar, data yang digunakan yaitu dari hasil wawancara dengan informan, teori-teori, maupun dokumen perundang-undangan. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa kinerja pegawai yang bekerja di Kantor Camat Darussalam belum sepenuhnya efektif, hal ini terlihat dari kedisiplinan pegawai yang disebabkan karena kurangnya akuntabilitas dari individu pegawainya. Selain itu, pelayanan publik di Kantor Camat Darussalam belum sesuai dengan Undang-Undang dan prosedur yang telah ditetapkan. Analysis of a Mandatory Publik Service of Public Servant In The Subdstrict Office of Darussalam District Aceh Besar ABSTRACT, The issue of service in the field of community administration always colors the dynamics of the relationship between the community and the government. The community will be satisfied if their needs can be met by the government and will be disappointed if the government cannot meet those needs. This study aims to determine the suitability of public services in accordance with applicable rules and the obstacles encountered in public services in the Darussalam District Office. The method used in this research is to use a descriptive qualitative approach, which describes the Performance Analysis of Public Service Performance of Government Apparatuses in Darussalam District of Aceh Besar District, the data used are the results of interviews with informants, theories, and legal documents. Based on the results of the study, it shows that the performance of employees working in the Darussalam Sub-District Office has not been fully effective; this can be seen from employee discipline caused by lack of accountability from individual employees. In addition, public services in the Darussalam Sub-District Office have not been in accordance with the established laws and procedures.
PENGARUH LEGITIMASI MASYARAKAT TERHADAP PEMUNGUTAN SUARA ULANG PADA PILKADA 2017 DI KABUPATEN GAYO LUES Mah Mulyana; Dr. Effendi Hasan, M.A.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 5, No 1 (2020): Februari
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.406 KB)

Abstract

PENGARUH LEGITIMASI MASYARAKAT TERHADAPPEMUNGUTAN SUARA ULANG PADA PILKADA 2017DI KABUPATEN GAYO LUESMah Mulyana[1]dr. Effendi Hasan, M.A[2](mahmulyanaana@gmail.com, effendi@unsyiah.ac.id)Program Studi Ilmu Politik, FISIP, Universitas Syiah KualaAbstrakDalam Pemilihan Kepala Daerah secara lansung legitimasi dan kepercayaan masyarat sangat mempengaruhi baik buruknya hasil dari Pilkada itu, karena semakin masyarakat berlegitimasi dan memiliki tingkat kepercayaan terhadap penyelenggara Pilkada maka akan mendapat hasil Pilkada yang lebih baik dan jika masyarakat tidak berlegitimasi dan tidak memiliki kepercayaa terhadap penyelenggara Pilkada maka akan menghasilkan pilakada yang buruk atau hasil dari pilkada itu cacat dan memiliki tingkat partisipasi yang rendah.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh legitimasi masyarakat terhadap Pemungutan Suara Ulang pada Pilkada 2017 di Gayo Lues dan untuk mengetahui apakah Pemungutan Suara Ulang pada Pilkada 2017 di Gayo Lues terjadi karena rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara Pilkada. Teori yang di gunakan dalam penelitian ini ialah Teori Legitimasi, kepercayaan politik dan konsep Pemilu.Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif, Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Wawancara dilakukan terhadap pihak-pihak yang terkait, seperti KIP, Bawaslu, masyarakat umum dan masyarakat yang melakukan pelanggaran, sedangkan penelitian yang dilakukan dengan cara dokumentasi dan kepustakaan diproleh dari hasil membaca buku atau jurnal yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Pilkada 2017 masyarakat tidak berlegitimasi sehingga mereka melakukan kecurangan pada saat proses pelaksanaan pilkada, yang menyebabkan Pemungutan Suara Ulang terjadi di Lima TPS, karena ada 6 masyarakat yang melakukan pelanggaran pada saat pilkada, jenis pelanggaran yang dilakukan ialah pelanggaran yang bertentangan dengan UU No 1 tahun 2015 pasal 112 ayat 2 hurup d, Pemungutan Suara Ulang dapat diulang apabila pemilih lebih dari satu kali melakukan pemilihan, sehingga pada Pilkada 2017 krisis legitimasi terjadi kepada penyelenggara Pilkada, karena penyelenggara tidak memiliki dukungan dari masyarakat, bukan hanya itu tinggkat kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara mengalami penurunan, sehingga jumlah totah suara pada saat Pemungutan Suara Ulang mengalami penurunan, total jumlah suara pada pilkada serentak 2017 berjumlah 54. 723 suara, sedangkan pada Pemungutan Suara Ulang total jumlah suara berjumlah 54. 668 suara.Kata Kunci: Legitimasi, Kepercayaan dan Pemungutan Suara UlangAbstractIn the election of regional head in the legitimacy and trust of the community greatly affects the election results, because the society is more legitimate and has a level of confidence in the electoral organizers will be better election results and if the community Not legitimacy and has no belief in the organizers of the elections will result in poor elections or the results of the election were flawed and had a low participation rate.  This study aims to determine how the public legitimacy of voting re-election at 2017 elections in Gayo Lues and to find out whether the election back of the 2017 elections in Gayo Lues occurred due to low public confidence To the electoral organizers. The theory used in this study was the theory of legitimacy, political confidence and the concept of elections. The type of research used is a type of qualitative descriptive research, a data collection technique conducted with interviews, documentation and libraries. Interviews are conducted against related parties, such as KIP, Banwaslu, the general public and the violating community, while research conducted by documentation and literature is based on the results of reading a book or journal related to this research. The results showed that in the 2017 elections Society was not passed so that they were cheated during the implementation of regional elections, which led to a re-voting occurred in the five TPS, because there were 6 communities that committed violations at the time The selection, the type of offence is a breach contrary to the LAW No. 1 of 2015 article 112 paragraph 2 d, the revoting may be repeated if voters more than one election time, so the election 2017 crisis legitimacy occurred to the organizers of elections, Because the organizers did not have the support of the community, not only public trust to the organizers declined, so the number of votes Totah at the time of voting, Total number of Voting in the same elections 2017 for 54,723 votes, The number of votes is 54. 668 user votes. Keywords: Legitimacy, confidence and revoting[1]Mahasiswa Prodi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Syiah Kuala[2]Dosen Pembimbing Prodi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Syiah Kuala
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERPILIHNYA PASANGAN PUTIH SEBAGAI CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI ACEH BESAR PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH TAHUN 2017 (Studi Kasus di Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar) Rusydiati Rusydiati; Ubaidullah Ubaidullah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.016 KB)

Abstract

THE FACTORS AFFECTING THE SELECTION OF WHITE COUPLES AS THE CANDIDATE OF THE REGENT AND THE VILLAGE OF THE GREAT ACEH IN THE SELECTION OF THE REGIONAL HEAD OF 2017(Case Study in Lhoknga District, Aceh Besar District)Rusydiati[1]Ubaidullah[2](rusydiati712@gmail.com, maklaha@yahoo.com)Program Studi Ilmu Politik, FISIP, Universitas Syiah Kuala ABSTRAKPasangan putih berhasil meraih kemenangan pada pemilihan bupati dan wakil bupati Aceh Besar pada tahun 2017 dengan perolehan suara sebanyak 57.10% atau 110.074 suara dari hasil hitungan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang telah mencapai 100% dengan jumlah 802 TPS dari 23 kecamatan yang ada di kabupaten Aceh Besar. Pasangan putih unggul di 18 kecamatan salah satunya adalah di kecamatan Lhoknga yang meraih suara sebanyak 5.299 atau 61.77% dari jumlah 35 TPS yang terdiri dari 28 gampong yang ada di kecamatan Lhoknga. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi terpilihnya pasangan putih dan untuk mengatahui strategi tim pemenangan pasangan putih di kecamatan Lhoknga serta perilaku pemilih masyarakat kecamatan Lhoknga dalam memenangkan pasangan putih pada pemilihan bupati dan wakil bupati Aceh Besar pada tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metode bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh melalui sumber data primer dan data sekunder, data primer melalui penelitian lapangan yaitu dengan wawancara langsung dengan informan. Sedangkan data sekunder diperoleh dari penelitian kepustakaan yaitu melalui buku-buku, jurnal ilmiah, dan sumber yang berkaitan lainnya. Hasil penelitian  menunjukan bahwa faktor yang mempengaruhi terpilihnya pasangan putih ialah faktor ketokohan dari pasangan Ir. Mawardi Ali dan Tgk. Husaini A. Wahab. Strategi yang digunakan oleh pasangan putih di kecamatan Lhoknga yang pertama strategi komunikasi politik yaitu dengan cara membantu masyarakat kecamatan Lhoknga seperti mengatasi permasalahan perbatasan wilayah antara Lampuuk dengan Lamlhom, kedua strategi spesial event yaitu melakukan acara seperti dakwah-dakwah yang dilakukan oleh wakil pasangan putih. Pemilih masyarakat kecamatan Lhoknga terhadap pemilihan bupati dan wakil bupati Aceh Besar tahun 2017 adalah pemilih rasional yaitu pemilih yang mementingkan program kerja dari pasangan putih. Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor yang mempengaruhi terpilihnya pasangan putih adalah faktor ketokohan. Dan strategi yang dilakukan oleh pasangan putih di kecamatan Lhoknga adalah pertama strategi komunikasi politik, kedua strategi spesial event. Serta pemilih masyarakat Lhoknga pada pilkada 2017 tergolong pemilih rasional. Sarana dalam penelitian ini adalah diharapkan kepada pasangan putih yang telah terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Aceh Besar dapat menjalankan tugas sesuai amanat undang-undang yang berlaku dan dapat menjaga kepercayaan masyarakat dalam menjalankan tugasnya.Kata Kunci : Pasangan Putih, Faktor Yang Mempengaruhi Terpilihnya Pasangan Putih Tahun 2017  ABSTRACTThe white couple succeeded in winning in the election of the regent and vice regent of Aceh Besar in 2017 with the approval of a vote of 57.10% or 110,074 votes from the vsote of the polling station (TPS) which has reached 100% with a total of 802 TPS from 23 existing districts in the district of Aceh Besar. The superior white pair in 18 sub-districts was wrong only in Lhoknga sub-district which won 5,299 votes or 61.77% of the total 35 TPS consisting of 28 villages in Lhoknga sub-district. The writing of this thesis discusses the factors that influence the election of a white couple and to find out the strategy of the winning team of white couples in the Lhoknga district and increasing the participation of the Lhoknga sub-district community in white pairs in the election of the regent and vice regent of Aceh Besar in 2017. This study uses descriptive methods. with qualitative considerations. Data obtained through primary data sources and secondary data, primary data through field research with direct interviews with informants. While secondary data obtained from library research is through books, scientific journals, and other related sources. The results showed that the determining factor for the election of a white partner was the figure of Ir.Mawardi Ali and Tgk. Husaini A. Wahab. The strategy used by the white couple winning team in the Lhoknga district was the first political communication strategy by helping the Lhoknga sub-district community such as overcoming regional difficulties between Lampuuk and Lamlhom, special strategy events such as dakwah events conducted by white couples. The voters of the Lhoknga sub-district community towards the 2017 Great Aceh regent and deputy regent election were rational voters who chose a work program from a white couple. The conclusion from this study is that the factors affecting the white pair are a figure factor. And the strategy carried out by the white couple is the first political communication strategy, the second special strategy event. And the Lhoknga voters in the 2017 elections are rational voters. Suggestions in this research are expected for white couples who have been elected as regents and deputy regents of Aceh Besar to be able to carry out their duties according to the mandate of the applicable law and can enable the people's trust in carrying out their duties.Keywords: White couples, Factors affecting 2017 white couples[1]Mahasiswa Prodi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Syiah Kuala[2]Dosen Pembimbing
perilaku pemilih masyarakat kota payakumbuh terhadap pencalonan ma'ruf amin sebagai pencalonan wakil presiden republik indonesia periode 2019/2024 A tika; Dr. Effendi Hasan, M.A
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 5, No 1 (2020): Februari
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.651 KB)

Abstract

ABSTRAK  Perilaku pemilih merupakan tingkah laku seseorang dalam menentukan pilihan politiknya. Tiga pendekatan atau teori yang digunakan untuk memahami perilaku pemilih. Dalam menganalisis voting behavior dan untuk menjelaskan pertimbangan-pertimbangan yang digunakan sebagai alasan para pemilih dalam menjatuhkan pilihanya, ada tiga macam pendekatan yaitu Mazhab Colombia yang menggunakan pendekatan sosiologis, Mazhab Michigan yang dikenal dengan pendekatan psikologis Mazhab Virginia yang dikenal dengan pendekatan rasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologis dengan empat pengaruh faktor yaitu pengaruh etnis, agama, keluarga, dan teman dalam menentukan perilaku pemilih pencalonan Ma’ruf Amin sebagai kandidat calon wakil presiden.Tujuan penelitian ingin mengetahui  perilaku pemilih masyarakat Kota Payakumbuh terhadap penerimaan sosok Ma’ruf Amin sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024 dan faktor apa saja yang mempengaruhi masyarakat Kota Payakumbuh memilih Ma’ruf Amin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa perilaku pemilih dalam pemilihan calon wakil presiden di Kota Payakumbuh pada pencalonan Mahruf Amin sebagai calon wakil presiden. Ada empat pengaruh yang menentukan perilaku pemilih masyarakat pengaruh etnis, pengaruh agama, pengaruh keluarga, dan pengaruh teman, namum di Kota Payakumbuh empat pengaruh tersebut sangat berpengaruh terhadap perilaku pemilih masyarakat dalam perilaku pemilih, tetapi pengaruh keluarga di Payakumbuh tidak begitu dominan karena pemilih di Kota Payakumbuh pemilih sudah cerdas dalam menentukan pilihanya dan pemilih berhak menentukan pilihannya sendiri. Dari empat faktor yang paling berpengaruhh adalah faktor agama, karena Ma’ruf Amin adalah seorang ulama yang mencalonan diri menjadi wakil presiden. Kata kunci: Perilaku Pemilih, Pemilihan Wakil Presidenjudul: Payakumbuh city people's voter behavior towards the nomination of ma'ruf amin as the nomination of vice president of the republic of Indonesia 2019/2024 periodABSTRACTVoter behavior is a person's behavior in determining their political choices. Three approaches or theories are used to understand voter behavior. In analyzing voting behavior and to explain the considerations that are used as reasons for voters in voting, there are three kinds of approaches, namely the Columbia School which uses a sociological approach, the Michigan School which is known as the psychological approach of the Virginia School which is known as the rational approach. This study uses a sociological approach with four influence factors, namely the influence of ethnicity, religion, family, and friends in determining the voting behavior of Ma'ruf Amin's nominee as a vice presidential candidate. as Vice President of the Republic of Indonesia for the period 2019-2024 and what factors influenced the people of Payakumbuh City chose Ma'ruf Amin. This study uses qualitative methods with data collection techniques such as observation, in-depth interviews and documentation. The results showed that voter behavior in the selection of vice presidential candidates in the City of Payakumbuh on the nomination of Mahruf Amin as a vice presidential candidate. There are four influences that determine community voter behavior, ethnic influence, religious influence, family influence, and friend influence, however in Payakumbuh City these four influences are very influential on people's voter behavior in voter behavior, but family influence in Payakumbuh is not so dominant because voters in the City Payakumbuh voters are smart in determining their choices and voters have the right to determine their own choices. Of the four most influential factors is the religious factor, because Ma'ruf Amin is an ulama who is running for vice president. Keywords: Voter Behavior, Election of Vice President 
KEPUASAN MENONTON TAYANGAN LAPTOP SI UNYIL DI TELEVISI PADA ANAK-ANAK DI GAMPONG LAMPEUNEURUT GAMPONG siti baida urmila
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.338 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan menonton tayangan Laptop Si Unyil pada anak-anak di Gampong Lampeuneurut Gampong. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini ialah anak-anak Lampeuneurut Gampong yang berusia 6 sampai 9 tahun sebanyak 104 anak. Pengambilan sampel sebanyak 51 anak dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dengan menggunakan rumus slovin. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa kuesioner.Pengolahan analisis data menggunakan software SPSS versi 21. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan anak-anak Gampong Lampeuneurut Gampong berada pada tingkat sedang, yaitu pada rentang nilai 40-59 dengan nilai rata-rata frekuensi sebesar 49,24, dan jika dilihat dari keempat indikator kepuasan, juga berada pada kriteria yang sama. Pertama kepuasan informasi berada pada tingkat kriteria sedang, yaitu pada rentang nilai 10-14 dengan frekuensi sebesar 14,34. Kedua, kepuasan identitas pribadi berada pada tingkat sedang, yaitu pada rentang nilai 8-11 dengan frekuensi sebesar 9,87. Ketiga, kepuasan integrasi dan interaksi sosial juga berada pada tingkat kriteria sedang, yaitu pada rentang nilai 10-14 dengan frekuensi sebesar 11,74. Keempat, kepuasan hiburan juga berada pada tingkat sedang, yaitu pada rentang nilai 12-17 dengan frekuensi sebesar 14,92. Kata Kunci: Kepuasan menonton, Tayangan, Laptop Si Unyil
Peran Komunikasi Persuasif Guru Dalam Membina Kedisiplinan Siswa Di Sekolah Dasar Negeri Lambaro Neujid (Studi Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar) Dedi Asri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDedy Asri             Penelitian yang berjudul “Peran komunikasi  persuasif  guru dalam  membina kedisiplinan  siswa di Sekolah Dasar Negeri Lambaro Neujid Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar”. Permasalahan penelitian adalah Bagaimana Peran Komunikasi Persuasif Guru dalam membentuk Kedisiplinan Siswa di Sekolah Dasar Negeri Lambaro Neujid?” Tujuan penelitian adalah  untuk mengetahui peran komunikasi persuasif guru dalam membina kedisiplinan siswa di SD Lambaro Nijid Kecamatan Aceh Besar. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 72 siswa yang terdri dari siswa kelas 4, kelas 5, dan kelas 6. Yang menjadi informan dalam penelitian ini ada 3 orang guru, yaitu guru wali kelas 4, 5, dan 6.  Teknik pengumpulan data dilakukan peneliti  dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Data yang terkumpul  dianalisis melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh peneliti, guru pada umumnya tidak mengingatkan siswa mereka sebelum adanya pelanggaran terhadap disiplin, karena guru menganggap semua bentu tata tertib yang diatur di sekolah sudah diketahaui siswa. Sikap guru terhadap siswa yang melanggar disiplin sekolah tidak memperlihatkan sikap apapun kepada siswa. Tindakan yang digunakan guru terhadap ketidakdisiplinan siswa dilakukan guru dengan menggunakan komunikasi persuasif.  Kesimpulan penelitian ini yaitu guru berperan aktif dalam komunikasi persuasif pada pembinaan disiplin siswa di sekolah. Peran komunikasi persuasif guru cenderung terlihat pada tindakan-tindakan yang dilakukan guru baik di kelas mamupun di luar kelas. Kata Kunci :  Komunikasi pesuasif,  Membina Kedisiplinan THE ROLE OF THE TACHER PERSUASIVE COMUNICATIONIN FOSTERING THE STUDENT’S DISCIPLINE IN ELEMENTARY SCHOOL OF LAMBARO NEUJID IN SUB-DISTRICT PEUKAN BADA, ACEH BESAR  Dedy Asri ABSTRACTThe title of this reseach "The Role of the Tacher Persuasive Comunication In Fostering the Student’s Discipline  in Elementary School of Lambaro Neujid In Sub-district Peukan Bada, Aceh Besar”. The research problem is How is the Role of Teacher's Persuasive Communication in forming Students' Discipline in Lambaro Neujid State Elementary School? The population in this study were 72 students consisting of grade 4, grade 5, and grade 6. The informants in this study were 3 teachers, namely homeroom teachers 4, 5, and 6. The data collection techniques were carried out by researchers with using interview and observation techniques. The collected data is analyzed through three stages, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the research obtained by the researcher, the teacher generally did not remind their students before the violation of the discipline, because the teacher considered all the forms arranged in the school had been known by the students. The teacher's attitude towards students who violate school discipline does not show any attitude to students. The actions used by the teacher towards students' indiscipline are carried out by using persuasive communication. The conclusion of this study is that teachers play an active role in persuasive communication on student discipline development in schools. The role of cendrung teacher persuasive communication can be seen in the actions taken by the teacher both in class mamupun di luar kelas. Keyword: Persuasive Comunication, Fostering Discipline    
Analisis Pengawasan Terhadap Pelaksanaan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Barat Desri Irfandi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 5, No 1 (2020): Februari
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.654 KB)

Abstract

Pengawasan terhadap keuangan negara diatur dalam Undang-Undang Nomor 15 tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara dengan tujuan bahwa pengawasan tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan kinerja, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Di dalam keuangan negara tersebut juga termasuk di dalamnya anggaran DPRK yang bersumber dari APBK. Dalam pelaksanaannya diperoleh fakta di lapangan bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan anggaran tersebut belum berjalan secara efektif. Hal ini terlihat dari adanya penyalahgunaan anggaran yang dilakukan oleh pihak DPRK. Terbukti seperti yang diberitakan pada salah satu media online, akan tetapi yang bersangkutan sudah diadili. Kemudian dalam Pasal 101 ayat (1) huruf c Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah juga menimbulkan dilematis karena penjelasan dari ketentuan pasal tersebut hanya menyatakan cukup jelas dan tidak menjelaskan mengenai pengawasan terhadap anggaran belanja DPRK serta pengawasan seperti apa seharusnya dilakukan oleh DPRK. Oleh karena itu kajian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengawasan terhadap pelaksanaan anggaran DPRK Aceh Barat dan apa hambatan dalam pengawasan terhadap pelaksanaan anggaran DPRK Aceh Barat. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan anggaran DPRK Aceh Barat dilakukan secara internal dan eksternal. Pengawasan dari DPRK disebut dengan pengawasan WASPOL atau Pengawasan Politik bukan pengawasan yang bersifat teknis. Pengawasan internal secara teknis dilakukan oleh inspektorat yaitu sebagai aparat pengawas internal pemerintah. Pengawasan terhadap pelaksanaan anggaran DPRK Aceh Barat juga dilakukan secara eksternal yang dilakukan oleh BPK dan masyarakat umum. Dalam pengawasan tersebut juga ditemui berbagai hambatan yang disebabkan karena tidak adanya kerjasama yang baik dari sebagian anggota DPRK Aceh Barat dalam pelaksanaan pengawasan program dan kegiatan melalui anggaran DPRK Aceh Barat. Dari pihak Inspektorat juga ditemui beberapa hambatan yaitu, jumlah personil audit nya masih belum memadai untuk melakukan audit secara keseluruhan. Saran yang ingin disampaikan ialah bagi Pihak DPRK Aceh Barat ke depannya diharapkan untuk terus meningkatkan kerjasama yang baik antar anggota DPRK dan dengan berbagai pihak terkait dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan anggaran DPRK dengan tujuan untuk menutupi segala kekurangan-kekurangan dan unsur-unsur yang belum memadai dalam melaksanakan hal-hal yang berkaitan dengan pengawasan anggaran. Kata Kunci: Pengawasan, Pelaksanaan Anggaran, DPRK Aceh Barat.
Peran Elit Dalam Meningkatkan Elektabilitas Jokowi Di Aceh Barat Daya Pada Pemilu Tahun 2019 MUHAMMAD YASAL; Effendi Hasan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.582 KB)

Abstract

 ABSTRAKBerkaca dari pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2014, Calon Presiden Jokowi mengalami kekalahan dengan Calon Presiden Prabowo di Kabupaten Aceh Barat Daya. Kekalahan Jokowi hanya beda tipis dengan Prabowo. Menjelang pilpres tahun 2019, hipotesa elit Tim Koalisi Kabupaten Jokowi-Ma’ruf Aceh Barat Daya elektabilitas Jokowi naik di Aceh Barat Daya karena pengaruh banyaknya elit yang mendukung Jokowi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran elit dalam meningkatkan elektabilitas Jokowi di Aceh Barat Daya dan dampak peran elit terhadap meningkatnya elektabilitas Jokowi di Aceh Barat Daya.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, yaitu dengan menggunakan metode wawancara dan studi pustaka.Dimana peneliti melakukan wawancara dengan elit setiap partai politik yang mendukung Capres Jokowi di Aceh Barat Daya, serta tokoh masyarakat yang paham dengan kondisi masyarakat di Aceh Barat Daya. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa peran elit partai politik dan Bupati Aceh Barat Daya Akmal Ibrahim tidak mampu untuk meningkatkan elektabilitas Jokowi di Aceh Barat Daya, yang disebabkan oleh pengaruh isu negatif Jokowi anti islam, kriminalisasi ulama, isu anjloknya ekonomi pada masa kepemimpinan Jokowi, budaya masyarakat Aceh yang cenderung suka kepemimpinan baru, pengaruh figur nasional dan tidak maksimalnya elit dalam upaya meningkatkan elektabilitas Jokowi di Aceh Barat Daya. Oleh karena itu upaya yang dilakukan elit harus lebih signifikan dalam mensosialisasikan Jokowi, menepis isu negatif yang berkembang di masyarakat dan membuat pendekatan dengan banyak ulama yang berpengaruh serta meminta ulama untuk mendeklarasikan dukungannya kepada Jokowi.Selain itu semua elit partai politik pendukung Jokowi dan Bupati Akmal Ibrahim lebih serius dan solid dalam upaya meningkatkan elektabilitas Jokowi di Aceh Barat Daya. Kata Kunci: Peran, Elit, Elektabilitas.ABSTRACTReflecting on the 2014 presidential election (Pilpres), Candidate President Jokowi suffered a defeat with Presidential Candidate Prabowo in the Southwest Aceh District. Jokowi's defeat was only slightly different from Prabowo's. Ahead of the 2019 presidential election, the elite hypothesis of the Jokowi-Ma'ruf Aceh Barat District Coalition Team Jokowi's electability power rose in Southwest Aceh because of the influence of the many elites who supported Jokowi. This study aims to determine the role of elites in increasing the electability of Jokowi in Southwest Aceh and the impact of the role of the elite on the increasing electability of Jokowi in Southwest Aceh. This study uses descriptive research methods, namely by using interview methods and literature. Where the researchers conducted interviews with the elites of each political party who supported Jokowi's presidential candidate in Southwest Aceh, as well as community leaders who understood the condition of the community in Southwest Aceh. The results of this study state that the role of the elite of the West Aceh political party and regent Akmal Ibrahim was unable to increase Jokowi's electability in Southwest Aceh, which was caused by the negative influence of anti-Islam Jokowi, the criminalization of clerics, the economic downturn during Jokowi's leadership, culture Acehnese people who tend to like new leadership, influence national figures and not the maximum elite in an effort to increase the electability of Jokowi in Southwest Aceh. Therefore the efforts made by the elite must be more significant in socializing Jokowi, dismissing the negative issues that have developed in the community and making approaches with many influential scholars and asking scholars to declare their support for Jokowi. In addition, all elite political parties supporting Jokowi and Regent Akmal Ibrahim were more serious and solid in their efforts to increase the electability of Jokowi in Southwest Aceh. Keywords: Role, Elite. Electability
PENGARUH PESAN MEME PENDIDIKAN DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TERHADAP PERSEPSI MAHASISWA TENTANG PERKULIAHAN (Penelitian Terhadap Mahasiswa Universitas Syiah Kuala Banda Aceh) Yudha Pranata; Amsal Amri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.356 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Pesan Meme Pendidikan di Media Sosial Instagram terhadap Persepsi Mahasiswa Tentang Perkuliahan (Penelitian Terhadap Mahasiswa Universitas Syiah Kuala Banda Aceh)”. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan menjelaskan apakah ada pengaruh pesan meme pendidikan di media sosial Instagram terhadap persepsi mahasiswa tentang perkuliahan. Pada penelitian ini pengaruh persepsi mahasiswa dilihat dari pesan meme pendidikan yang ada di Instagram. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Syiah Kuala yang berjumlah 29.046 mahasiswa, jumlah sampel yang ditentukan dengan menggunakan rumus Slovin presisi 10% dari jumlah populasi, maka besarnya sampel yang diambil adalah sebanyak 100 responden. Teori S-O-R merupakan teori utama yang digunakan dalam penelitian ini, dimana menurut teori S-O-R menurut teori ini efek yang ditimbulkan adalah reaksi khusus terhadap stimulus khusus sehingga seseorang dapat mengharapkan dan mempekirakan kesesuaian antara pesan dan reaksi komunikasi. Pada penelitian ini, digunakan pendekatan kuantitatif analisis eksplanatif. Data primer dalam penelitian ini diperoleh melalui survei dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian, dan diolah secara statistik dangan program SPSS versi 23 yaitu, uji asumsi klasik, uji regresi linier sederhana, uji t-hitung, dan identifikasi determinan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai thitung adalah sebesar 13,262 dan nilai ttabel pada 0,05 pada uji dua sisi diketahui 1,984, maka Ha diterima, dan dari hasil perhitungan regresi linier diperoleh nilai b = 0,942 (94,2%) dengan taraf signifikansi 0,000 artinya pesan meme pendidikan di media sosial Instagram berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi mahasiswa tentang perkuliahan. Kata Kunci: Pesan meme, Instagram, Persepsi Mahasiswa.  This study entitled "The Influence of Meme Education Messages on Social Media Instagramto Student Perceptions about The Lecture (Case Study on Syiah Kuala University Students in Banda Aceh)". This study aims to see and explain the influence of meme education messages on social media Instagramto student perceptions aboutthe lecture. In this study the influence of students' perceptions is observed by meme education messageson Instagram. The population in this study was29.046 students of Syiah Kuala University, and the number of samples is determined using Slovin precision formula 10% of the total population, so the number of the sample taken is 100 respondents. The S-O-R theory is the main theory used in this study, in which according to the theory the effects are specific reactions to specific stimuli so that one can expect and estimatethe compatibility between the message and the communication reactions. The approach used in this study is explanative analysis quantitative approach. The primary data in this study were obtained through a survey using a questionnaire as a research instrument, and statistically processed by SPSSversion 23, i.e., classic assumption test, simple linear regression test,tscoretest, and the determinant identification. Based on the result of this study, it can be concluded that the hypothesis testing results obtained tscore13.262 and ttabel0.05on two-sided test 1,984, so Ha is received, and the linear regression calculation result is b = 0.942 (94.2%) with a significance level of 0.000 means that meme education messages on social media Instagram are positive and significantto student perceptions about the lecture. Keywords: Meme message,Instagram, Student Perception.
Komunikasi Krisis PT. IMA MONTAZ SEJAHTERA Dalam Meningkatkan Reputasi Perusahaan Dhiepo Pratama; Deni Yanuar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.242 KB)

Abstract

Komunikasi Krisis PT. IMA MONTAZ SEJAHTERA Dalam Meningkatkan Reputasi PerusahaanCrisis Communication PT. IMA MONTAZ SEJAHTERA In Improving Company ReputationCrisis Communication PT. IMA MONTAZ SEJAHTERA In Improving Company Reputation

Page 73 of 102 | Total Record : 1018