cover
Contact Name
Ratna Puji Priyanti
Contact Email
jikep.stikespemkab@gmail.com
Phone
+6281232900100
Journal Mail Official
jikep.stikespemkab@gmail.com
Editorial Address
LPPM - STIKES Pemkab Jombang Jl. Dr. Soetomo No. 75-77 Jombang Jawa Timur, Indonesia 61418 Telp./Fax. 0321-870214
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing)
Published by STIKES Pemkab Jombang
ISSN : 24774391     EISSN : 25283022     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientifics Journal of Nursing) is a place of publication for researchers in the field of nursing and health care. Jurnal Ilmiah Keperwatan are peer-reviewer journals published semi-annually twice in a year. Jurnal Ilmiah Keperawatan published by STIKES Pemkab Jombang. The Journal particullary for studies that aims to understanding and evaluating the nursing care and implication on its practice, in which consist of rigourus design and methods that answer the research questions. Jurnal Ilmiah Keperawatan offer benefits for the author : Highly recomended peer-review journal in nursing field Offer the plagiarsm check include in all in publications fee Good quality journal with low pubication fee Indexed in all major database
Articles 573 Documents
HUBUNGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT DENGAN REHOSPITALISASI PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF) DI ICCU RSUD TIDAR KOTA MAGELANG: The Relationship Between Compliance Use of Drugs and Readmission Case on Congestive Heart Failure (CHF) Patients at ICCU Tidar Magelang Hospital Nurul Hidayah; Eka Sakti Wahyuningtyas
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 4 No. 1 (2018): JIKep | Maret 2018
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.476 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v4i1.128

Abstract

Pendahuluan: Congestive Heart Failure (CHF) adalah kondisi abnormalitas dari fungsi dan struktur jantung. Abnormalitas ini menimbulkan sindom klinis pada pasien CHF. Penyakit ini mempunyai angka mortalitas dengan jumlah 20-50% pertahun. CHF juga merupakan penyakit dengan frekuensi rehospitalisasi sebesar 45% pertahun. Kepatuhan penggunaan obat sangat berpengaruh pada kondisi pasien CHF. Ketidakpatuhan dalam penggunaan obat mapu meningkatkan angka mortalitas, morbiditas, dan rehospitalisasi pasien CHF di rumah sakit. Metode: Penelitian ini dimulai pada tanggal 31 Januari - 3 Maret 2018 di ICCU RSUD Tidar Kota Magelang dengan 27 responden. Sumber data pada penelitian ini berasal dari data primer dan sekunder. Data primer menggunakan pertanyaan-pertanyaan yang ada di kuesioner dengan cara melakukan wawancara terhadap pasien, sedangkan data sekunder menggunakan rekam medis rumah sakit. Penelitian ini menggunakan lembar kuesioner yang terdiri dari: kuesioner data demografi, kuesioner kepatuhan penggunaan obat, dan lembar observasi. Lembar observasi berisi rawat inap ulang (rehospitalisasi) pada pasien CHF. Analisis data pada penelitian ini menggunakan Chi Square. Hasil: Hasil uji statistik memperlihatkan responden yang tidak patuh penggunaan obat sejumlah 17 orang (94,4%) dengan frekuensi rehospitalisasi > 1 kali, sementara yang patuh terhadap penggunaan obat terdapat 2 orang (22,2%) dengan frekuensi rehospitalisasi > 1 kali. Responden yang tidak patuh terhadap penggunaan obat sejumlah 1 orang (5,6%) dengan frekuensi rehospitalisasi 1 kali, sementara yang patuh terhadap penggunaan obat terdapat 7 orang (77,8%) dengan frekuensi rehospitalisasi 1 kali. Hasil uji statistik (Chi Square) menunjukkan bahwa 1 cell (25,0%) dengan nilai expected < 5 artinya cells (kotak) yang nilai expectednya di bawah 5 sebanyak 25,0%. Nilai minimum expectednya 2,67 artinya tidak ada nilai expected yang < 1. Continuity Correction dengan nilai p = 0,001. Nilai p Fisher’s Exact Test = 0,000. Hasil tabel Symetric Measure (uji korelasi) diperoleh nilai Contingency Coefficient (r) = 0,598 dengan nilai p = 0,000. Kesimpulan: Kesimpulan dari uji statistik ini adalah terdapat hubungan antara kepatuhan penggunaan obat dengan rehospitalisasi pasien CHF. Kata Kunci: Kepatuhan Penggunaan Obat, Rehospitalisasi, Congestive Heart Failure (CHF)
AKTIVITAS FISIK DENGAN KUALITAS TIDUR LANSIA DI POSYANDU LANSIA WULAN ERMA MENANGGAL SURABAYA: Physical Activity With Sleep Quality In Elderly Posyandu Wulan Erma Menanggal Surabaya Fitri Nur Laili; Nety Mawarda Hatmanti
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 4 No. 1 (2018): JIKep | Maret 2018
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.12 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v4i1.129

Abstract

Aktifitas fisik merupakan gerakan tubuh dimana untuk melakukan sebuah gerakan itu, tubuh memerlukan tenaga yang cukup. Aktifitas fisik yang di lakukan dengan berlebihan akan mengakibatkan seseorang akan mudah mengalami kelelahan sehingga akan berdampak pada kualitas tidur lansia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada hubungan aktivitas fisik dengan kualitas tidur pada lansia di Posyandu Lansia Wulan Erma Kelurahan Menanggal Surabaya. Desain penelitian ini menggunakan analitik dengan pendekatan cross sectional, Populasi 63 lansia di Posyandu Lansia Wulan Erma Kelurahan Menanggal Surabaya, sampel sebanyak 54 lansia di ambil dengan tekhnik probability sampling. Instrumen penelitian lembar kuesionar. Data dianalisis dengan uji Chi-Square dengan kemaknaan ? = 0,05. Penelitian ini menunjukkan bahwa dari 54 responden hampir setengahnya 23 responden (42,6%) mempunyai aktifitas fisik yang baik dan sebagian besar 31 responden (57,4%) mengalami aktivitas fisik yang kurang baik sedangkan hampir setengahnya 15 respoden (27,7%) memiliki kualitas tidur yang baik dan sebagian besar 39 responden (72,2%) mengalami kualitas tidur yang buruk. Terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan kualitas tidur pada lansia (? = 0,04) Aktivitas fisik yang baik dan teratur seperti senam lansia, jalan di pagi hari, lari cepat,mengangkat belanjaan, dan melakukan aktivitas rumah tangga. Aktivitas tersebut dapat membantu meningkatkan pola hidup yang sehat dan menjadikan kualitas tidur yang baik dan nyaman pada lansia. Kata kunci: Aktivitas Fisik, Kualitas tidur, Lansia
KARAKTERISTIK AYAH DALAM PARTISIPASI POSYANDU AYAH PEDULI DI DUSUN REJOAGUNG DESA REJOAGUNG KECAMATAN PLOSO KABUPATEN JOMBANG: Father Characteristics In Posyandu Participation Of Father's Care In Dusun Rejoagung Desa Rejoagung Ploso Jombang District Monika Sawitri Prihatini; Ririn Probowati; Heri Wibowo
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 4 No. 1 (2018): JIKep | Maret 2018
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.215 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v4i1.130

Abstract

Dusun Rejoagung Desa Rejoagung Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang terdapat Posyandu Ayah Peduli. Di posyandu ini tidak hanya perempuan yang menjadi pengunjung dan kader, tetapi ada peran laki-laki, baik sebagai kader dan pengantar balitanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan karakteristik ayah (tingkat pindidikan, tingkat pengetahuan, pekerjaan, usia, lama tinggal) dan dukungan keluarga dengan partisipasi ayah dalam Posyandu Ayah Peduli. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik korelasional pendekatan cross sectional. Populasi adalah ayah yang memiliki anak balita di Dusun Rejoagung Desa Rejoagung Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang sejumlah 60 ayah. Penelitian dilakukan bulan September 2017. Sampel penelitian ini adalah 53 ayah yang memiliki anak balita di Dusun Rejoagung Desa Rejoagung Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang. Pengambilan sampel menggunakan metode probability sampling dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan buku absensi kehadiran posyandu. Analisis data dilakukan pengujian chi square. Hasil analisis data nilai p = 0,661 artinya tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan ayah dengan partisipasi ayah. Analisis data didapatkan nilai p = 0,393 artinya tidak ada hubungan antara tingkat penghasilan ayah dengan partisipasi ayah. Analisis data didapatkan nilai p = 0,507 artinya tidak ada hubungan antara pekerjaan ayah dengan partisipasi ayah. Analisis data didapatkan nilai p = 0,980 artinya tidak ada hubungan antara usia ayah dengan partisipasi ayah. Analisis data didapatkan nilai p = 0,231 artinya tidak ada hubungan antara lama tinggal ayah dengan partisipasi ayah. Hasil analisis data didapatkan nilai p = 0,680 artinya tidak ada hubungan antara dukungan keluarga dengan partisipasi ayah. Keberhasilan posyandu tergantung dari peran serta masyarakat, diharapkan masyarakat tidak hanya ibu tetapi ayah ikut berpartisipasi terhadap program posyandu dan ayah harus ikut terlibat dalam pemantauan tumbuh kembang anak. Kata kunci: karakteristik ayah, partisipasi, posyandu
KARAKTERISTIK PENINGKATAN KADAR KOLESTEROL DARAH PENDERITA HIPERKOLESTEROLEMIA DI DUSUN SIDOMULYO DESA REJOAGUNG KECAMATAN PLOSO KABUPATEN JOMBANG: Characteristics Of Increasing Blood Cholesterol Level Of Hipercolesterolemia Patients In Sidomulyo, Jombang District Rejoagung Village Ploso District Jombang Heni Maryati; Supriliyah Praningsih
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 4 No. 1 (2018): JIKep | Maret 2018
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.134 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v4i1.131

Abstract

Meningkatnya konsentrasi kolesterol dalam darah melebihi nilai normal terbukti menjadi salah satu faktor resiko penyakit jantung dan pembuluh darah penyebab kematian nomor satu di dunia. Penyebab tingginya kadar kolesterol darah diantaranya kebiasaan merokok, jenis kelamin, obesitas, aktifitas dan konsumsi serat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor – faktor yang berhubungan dengan peningkatan kadar kolesterol darah pada penderita hiperkolesterolemia diantaranya adalah kebiasaan merokok, jenis kelamin, obesitas, aktifitas dan konsumsi serat. Tujuan lainnya ingin mengetahui variabel yang dominan mempengaruhi peningkatan kadar kolesterol darah. Desain yang digunakan adalah crossectional dimana seluruh variabel diukur dalam waktu bersamaan. Populasinya adalah seluruh penderita hiperkolesterolemia di Dusun Sidomulyo Desa Rejoagung Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang pada Tahun 2017. Tehnik pengambilan data secara total sampling. Analisa data menggunakan uji pearson untuk melihat variabel yang signifikan terhadap peningkatan kadar kolesterol darah, sedangkan untuk mengetahui variabel dominan yang mempengaruhi peningkatan kadar kolesterol darah menggunakan uji regresi linear. Hasil analisis diperoleh variabel yang signifikan terhadap peningkatan kadar kolesterol darah adalah variabel kebiasaan merokok, obesitas, dan konsumsi serat dimana p < 0,005 . Diantara variabel di atas yang paling dominan pengaruhnya adalah konsumsi serat. Beberapa hal yang perlu direkomendasikan kepada pihak terkait untuk dapat terhindar dari terjadinya penyakit jantung akibat tingginya kadar kolesterol darah adalah berusaha keras mempromosikan lingkungan bersih asap rokok melalui mass media koran, majalah, pamphlet, liflet, atau secara langsung melalui penyuluhan dan memasyarakatkan olah raga serta gerakan konsumsi tinggi serat Mengkonsumsi makan berserat seperti buah-buahan 2 kali penyajian dalam sehari. kata kunci : faktor –faktor, peningkatan kadar kolesterol darah
PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK JAWA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI UPT PANTI WERDHA MOJOPAHIT MOJOKERTO: The Effect Of Java Classical Music Therapy To The Decrease Of Blood Pressure For Hypertensive Elderly People At UPT Panti Werdha Mojopahit , Mojokerto Muhammad Fadhil Hidayat; Pepin Nahariani; Alik Septian Mubarrok
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 4 No. 1 (2018): JIKep | Maret 2018
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.872 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v4i1.132

Abstract

Proses penuaan menimbulkan berbagai masalah pada lansia salah satunya adalah stress. Salah satu penyakit yang berhubungan dengan stres adalahhipertensi. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Jombang, penderita hipertensi di Jombang pada tahun 2016 berjumlah 41.453 orang dan menduduki peringkat 3dari 10 penyakit tertinggi di Jombang. Tujuan dari penelitan ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi musik klasik jawa terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi diUPT Panti Werdha Mojopahit Mojokerto. Rancangan penelitian menggunakan Pre Eksperiment Design denganrancangan One Group Pretest-Postest Design. Populasi pada penelitian ini adalah lansia yang berada di UPT Panti Werdha Mojopahit Mojokerto sebanyak 30 orang. Sampel diambil dari lansia yang tinggal di UPT Panti Werdha Mojopahit Mojokerto dengan metode teknik total sampling, berjumlah 26 orang lansia.Analisa data menggunakan uji statistik Paired T-Test. Hasil penelitian menunjukkanmean sistol Pre-test 153 mmHg dan Post-test 146 mmHg dengan p value systole = 0,001 (p < 0,05) dan mean diastole Pre-test 101 mmHg dan Post-test 97 mmHg dengan p value diastole = 0,002 (p < 0,05) yang artinya ada pengaruh terapi musik klasik jawa terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi diUPT Panti Werdha Mojopahit Mojokerto. Pada saat diberikan terapi musik seseorang menjadi rileks dan tenang, otak akan memproduksi hormon serotonindan endorfin yang menyebabkan seseorang merasa tenang dan nyaman. Penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan masukan bagi lansia hipertensi di UPT Panti Werdha Mojopahit Mojokerto sebagai pilihan dari salah satu penanganan non-farmakologihipertensi. Kata kunci : Terapi musik klasik jawa, tekanan darah, lansia.
HUBUNGAN STATUS NUTRISI DENGAN PROSES PENYEMBUHAN LUKA PASCA SECTIO CAESAREA DI POLI KANDUNGAN RSUD JOMBANG: Nutritional Status Relations With Healing Process Of Post Sectio Caesarea In Maternity Ward Of Jombang Hospital 2017 Enggar Roselita; Ahmad Nur Khoiri
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 4 No. 1 (2018): JIKep | Maret 2018
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.977 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v4i1.133

Abstract

Pendahuluan: Tindakan sectio caesarea menimbulkan suatu luka akibat sayatan pada abdomen. Pada prinsipnya luka tersebut memerlukan proses penyembuhan salah satunya adalah nutrisi. Nutrisi dapat membantu dalam kemampuan sel dan jaringan melakukan regenerasi atau kembali ke struktur normal melalui pertumbuhan sel. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan status nutrisi dengan proses penyembuhan luka pasca sectio caesarea di Poli Kandungan RSUD Jombang Tahun 2017. Metode: Desain penelitian ini menggunakan Analitik Korelasi Retrospektif dengan Populasi semua pasien pasca sectio caesarea di Poli Kandungan RSUD Jombang sebanyak 71 responden kemudian besar sampel 35 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independent (status nutrisi) dan variabel dependent (proses penyembuhan luka). Pengumpulan data menggunakan IMT dan observasi. Data diolah dengan cara editing, coding, scoring, tabulating, analisa data dan uji spearman rank ? (0,05). Hasil: Hasil penelitian diketahui bahwa sebagian besar mempunyai nutrisi normal sebanyak 22 responden (62,9%) dan sebagian besar proses penyembuhan luka dalam kategori baik sebanyak 24 responden (68,6%). Hasil Uji Spearman’s Rho didukung dengan nilai ? value (0,028) yang berarti lebih kecil dari ? (0,05) maka H0 ditolak dan H1 diterima. Berarti ada hubungan dengan tingkat hubungannnya ditunjukkan nilai korelasi (0,371) yang berhubungan rendah. Pembahasan: Berdasarkan hasil diatas maka ibu tetap perlu memperhatikan nutrisi agar dapat memenuhi status nutrisi yang baik dan juga memperhatikan proses penyembuhan luka sectio caesarea dengan tetap memperhatikan status nutrisi. Kata kunci : Status nutrisi, penyembuhan luka, sectio caesarea
HUBUNGAN SLEEP QUALITY DENGAN KADAR GULA DALAM DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS (DM) DI PUSKESMAS PETERONGAN KABUPATEN JOMBANG”: The Correlation Of Sleep Quality With Blood Sugar In The Blood Of Patient With Diabetes Mellitus In Health Center Of Peterongan Jombang Aminatuz Zahroh; Mumpuni Dwi Ningtyas; Monika Sawitri
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 4 No. 1 (2018): JIKep | Maret 2018
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.676 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v4i1.134

Abstract

Tidur merupakan kebutuhan dasar setiap manusia agar memiliki fungsi tubuh yang optimal. Tidur yang kurang dari 8 jam, mempunyai resiko peningkatan berat badan dibandingkan mereka yang tidur 10 jam setiap malam. Kurang tidur memicu produksi hormon kortisol, yang termasuk golongan glukokortikoid, berfungsi sebagai meningkatkan kadar gula darah dengan mengorbankan jaringan otot. Tujuan penelitian megetahui hubungan antara Sleep Quality dengan kadar gula dalam darah pada pasien Diabetes Mellits (DM) di Puskesmas Peterongan Kabupaten Jombang.Desain penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasinya adalah semua anggota prolanis penderita DM yang aktif di Puskesmas Peterongan Kabupaten Jombang pada bulan Maret 2017 sejumlah 50 penderita dengan sejumlah sampel 50 penderita DM sesuai dengan tehnik total sampling, variabel independent sleep quality pada penderita DM dan variabel dependent kadar gula dalam darah pada penderita DM. Pengumpulan data menggunakan quisioner dan lembar observasi. Pengolahan dan analisa data meggunakan editing, coding, scoring, tabulating dan chi-square dengan taraf signifikan 0,05. Berdasarkan hasil penelitian sebagian besar (64%) responden mengalami sleep quality buruk sebnayak 32 responden, hampir sebagian besar (52%) respondn memiliki kadar gula darah buruk sebanyak 26 responden, hasil uji chi-square pada taraf kesalahan 0,05 nilai p sebesar 0,000 dimana p = 0,000<0,05 maka H1 diterima atau H0 ditolak artinya ada hubungan antara sleep quality dengan kadar gula dalam darah pada psien diabetes mellitus di puskesmas peteronga kabupaten Jombang. Responden diharapkan memahami tentang pentingnya menjaga pola tidur. Kurang tidur dapat menyebabkan kualitas tidur menjadi buruk dan menyebabkan tidak terkendalinya kadar gula darah karena frekuensi kencing yang berlebihan. Kata kunci : sleep quality, gula darah, diabetes mellitus
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN AMBULANCE SIAGA DESA DALAM TRANSPORTASI PRE HOSPITAL: The Effectiveness Of Using Village Stand By Ambulance In The Transportation Pre Hospital Nur Virda Amalia; Ratna Puji Priyanti; Pepin Nahariyani
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 4 No. 1 (2018): JIKep | Maret 2018
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.846 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v4i1.135

Abstract

Keterbatasan kebutuhan transportasi pre hospital, baik pada masyarakat perkotaan atau pedesaan. Antara lain masyarakat di pedesaan masih sering menggunakan transportasi yang tidak layak di gunakan untuk prehospital ( sepeda motor, becak montor dll). Dengan demikian resiko untuk cidera lebih besar. Jombang sudah ada ambulance siaga desa untuk membantu masyarakat perjalanan dalam transportasi pre hospital. Tujuan penelitian ini adalah ini untuk mengetahui bagaimana efektivitas pengunaan Ambulance siaga desa terkait dengan transpotasi pre hospital. Desain penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dengan informan kepala desa, petugas kesehatan, dan saudara pengguna ambulance siaga desa dan masyarakat yang tidak menggunakan ambulance siaga desa. Metode pengambilan sample menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian yang utama adalah peneliti sendiri, cara pengambilan data dengan observasi, interview dan dokumentasi. Cara pengolahan data Reduction, data display, conclusion drawing / verification. Keabsahan data menggunakan triangulasi dan membercheck. Dari hasil penelitian didapatkan tema penggunaan ambulance siaga desa dalam prehospital care di masyarakat dengan sub tema transportasi,waktu kunjungan ke rumah sakit; tema penanganan keluarga saat membawa pasien ke rumah sakit dengan sub tema pendamping,tindakan dan penanganan dan tema penggunaan ambulance dengan sub tema pengoprasian, alur penggunaan, administrasi ambulance siaga desa. Dapat di simpulkan sesuai dengan tema dan sub tema bahwa ambulance siaga desa sudah mencakup kebutuhan masyarakat akan transportasi prehospital, namun untuk perawatan atau penanganan pre hospital dan penggunaan ambulance siaga desa belum mampu terwujud dengan baik, selain itu di karenakan administrasi yang belum jelas dan alur penggunaan ambulance siaga desa.hal lain di sebabkan kurang pelatihan dan administrasi belum baik. Kata Kunci : Penggunaan, Ambulance Siaga Desa, Pre Hospital.
STUDI KEHIDUPAN PASIEN STROKE DENGAN PROLONGED BEDREST DI DESA PUCANGSIMO KECAMATAN BANDARKEDUNGMULYO KABUPATEN JOMBANG: The Study Of Stroke Patient Life With Prolonged Bedrest In Pucangsimo Village, Bandarkedungmulyo, Jombang Vivi Nur Azizah; Iswanto Karso; Ahmad Nur Khoiri
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 4 No. 1 (2018): JIKep | Maret 2018
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.016 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v4i1.136

Abstract

Pendahuluan: Kecacatan akibat stroke tidak hanya berdampak bagi pasien, namun juga bagi anggota keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kehidupan (aktifitas sehari-hari, kondisi psikologis, kondisi sosial dan spiritual) pasien stroke dengan bedrest selama >1 tahun sangat perlu untuk di teliti, sehingga dapat diketahui bagaimana sesungguhnya kehidupan pasien stroke di rumah. Metode: Desain penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Instrumen berasal dari peneliti sendiri dan subjek penelitian menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi. Teknik analisis data dilakukan secara interaktif atau terus menerus. Pengujian keabsahan data menggunakan member check dan triangulasi. Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa kehidupan pasien stroke dengan bedrest di kategorikan menjadi 4, yaitu dari segi aktifitas sehari-hari, kondisi sosiall, kondisi psikologis dan kondisi spiritual. Pembahasan: Berdasarkan penelitian di atas menunjukkan bahwa pasien stroke dengan bedrest selama lebih dari 1 tahun mengalami perubahan yang signifikan dari kehidupan sebelum dan sesudah mengalami stroke, mulai dari aktifitas sehari-hari, kondisi sosial, kondisi psikologis, dan kondisi spiritual pasien stroke dengan bedrest lebih dari 1 tahun berbeda-beda, tergantung dari cara keluarga menyikapi perubahan emosional pasien. Disarankan untuk keluarga pada pasien stroke lebih memperhatikan sisi psikologis dan sosial pasien selama proses penyembuhannya. Tidak hanya dari segi pengobatan dan terapi dari dokter, tetapi mulai dari aktifitas dan motivasi dari keluarga akan mempengaruhi kehidupan pasien stroke yang bedrest. Kata Kunci : Kehidupan, Stroke, Prolonged Bedrest
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL SUAMI DENGANKEAKTIFAN IBU MEMBAWA BALITA KE POSYANDU DAHLIA II DI DUSUN PULO LAPANGAN DESA PULO LOR KECAMATAN JOMBANG KABUPATEN JOMBANG: The Correlation of Husband ‘s Social Support With Mother’s Activeness to Bring Toddler to Posyandu Dahlia 2 at Pulo Lapangan Sub Village Pulo Lor Village Jombang Subdistrict in Jombang District Siska Puspitasari; Rifa’i Rifa’i; Anis Satus Syarifah
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 4 No. 1 (2018): JIKep | Maret 2018
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.91 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v4i1.137

Abstract

Dukungan sosial dari suami sangat diperlukan agar ibu aktif mengikuti kegiatan posyandu. Kebanyakan ibu jarang membawa balitanya ke posyandu karena pemberian imunisasi sudah lengkap, sehingga menyebabkan ibu tidak aktif membawa balita ke posyandu. Saat ini dukungan sosial suami dibutuhkan. Seorang suami harus meyakinkan ibu bahwa kegiatan posyandu sangat penting bagi kesehatan tumbuh kembang balita. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial suami dengan keaktifan ibu. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai balita di Dusun Pulo Lapangan Desa Pulo Lor Kecamatan Jombang yaitu sejumlah 93 responden. Sampel dalam penelitian adalah 47 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Variabel penelitian ini adalah hubungan dukungan sosial suami dengan keaktifan ibu membawa balita ke posyandu. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan KMS. Analisa data dengan cara uji statistik chi-aquare. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan hampir seluruh dukungan sosial suami baik yaitu 76,6%, sedangkan keaktifan ibu membawa balita ke posyandu sebagian besar aktif yaitu 74,5%. Dengan demikian perlu adanya peningkatan keaktifan ibu dalam membawa balita ke posyandu dengan cara orang yang paling dekat atau petugas kesehatan berpartisipasi untuk memberikan penyuluhan kesehatan tentang tumbuh kembang balita secara rutin agar masyarakat dapat menambah wawasan dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci : dukungan sosial suami, keaktifan, posyandu

Page 7 of 58 | Total Record : 573