cover
Contact Name
Fahruddin Kurdi
Contact Email
fahruddinkurdi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
journal.lppmstikespemkabjombang@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kebidanan
Published by STIKES Pemkab Jombang
ISSN : 24774375     EISSN : 24774383     DOI : -
Jurnal Ilmiah Kebidanan (Scientific Journal of Midwifery) is a place of publication for researchers in the field of midwifery and health care. Jurnal Ilmiah Kebidanan are peer-reviewer journals published semi-annually twice in a year. Jurnal Ilmiah Kebidanan published by LPPM STIKES Pemkab Jombang. The Journal particullary for studies that aims to understanding and evaluating the maternal care and implication on its practice, in which consist of rigourus design and methods that answer the research questions.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2016): JIKeb | September 2016" : 10 Documents clear
ANALISIS MEKANISME KOORDINASI PUSKESMAS DENGAN KADER DALAM UPAYA MENINGKATKAN CAKUPAN K1 ANC DI KOTA BLITAR: Coordination Mechanism Analysis of the Public Health Centers with Cadre in Effort to IncreaseK1 ANC’s Coverage in Blitar City Aghnes Khen Phuspo Anindyo; Ratna Dwi Wulandari
Jurnal Ilmiah Kebidanan (Scientific Journal of Midwifery) Vol. 2 No. 2 (2016): JIKeb | September 2016
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.675 KB)

Abstract

Pendahuluan : Berdasarkan tujuan kelima MDGs (Millenium Development Goals) yaitu meningkatkan kesehatan ibu dengan menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) sebesar tiga per empatnya atau 102/100.000 kelahiran hidup per tahunnya, masih perlu upaya yang keras. Data profil kesehatan Kota Blitar menunjukkan bahwa AKI dari tahun 2009-2012 meningkat. Oleh sebab itu, pelayanan antenatal pada ibu hamil harus dapat lebih dilaksanakan secara komprehensif, terpadu dan berkualitas agar adanya masalah/ penyakit dapat dideteksi dan ditangani secara dini. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis mekanisme koordinasi yang dilakukan Puskesmas dengan kader dalam upaya meningkatkan cakupan K1 ANC di Kota Blitar. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan observasional. Sampel dalam penelitian ini adalah bidan wilayah dengan menggunakan total populasi. Terdapat 31 bidan wilayah di Puskesmas Kota Blitar (PuskesmasSukorejo, PuskesmasKepanjenkidul dan PuskesmasSananwetan). Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terbuka dan kuesioner untuk memperoleh informasi yang jelas dan lengkap. Variabel yang diteliti pada faktor mekanisme koordinasi Puskesmas meliputi penyesuaian bersama, pengawasan langsung, standarisasi proses pekerjaan, standarisasi hasil pekerjaan, dan standarisasi keterampilan pegawai. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa Puskesmasdi Kota Blitar belumdominan dalam melaksanakan koordinasi dengan kader melalui mekanisme standarisasi proses pekerjaan dan standarisasi keterampilan pegawai dengan kategori “cukup baik”. Pembahasan : Secara umum perlu dilakukan perbaikan mekanisme koordinasi dalam upaya meningkatkan cakupan K1 ANC berdasarkan variabel pada faktor yang kurang maksimal tersebut. Kata kunci : ANC, mekanisme koordinasi, Puskesmas
HUBUNGAN ANTARA PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN IBU DENGAN STATUS GIZI LEBIH (OVERWEIGHT DAN OBESITAS) PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI SD NU 1 TRATE GRESIK: The Relationship Between Education and Maternal Knowledge with Over Nutrional Status Ffecting SD NU 1 Trate Gresik Students Veni Yulia Melinda
Jurnal Ilmiah Kebidanan (Scientific Journal of Midwifery) Vol. 2 No. 2 (2016): JIKeb | September 2016
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.835 KB)

Abstract

Pendahuluan : Pada zaman ini terjadi tren peningkatan kasus obesitas pada anak di negara negara maju maupun negara berkembang. Obesitas pada anak berisiko tinggi menjadi obesitas dimasa dewasa. Gizi lebih terjadi pada anak bisa langsung dipengaruhi oleh orangtua, karena Anak lebih sering menghabiskan waktu makannya di rumah. Prevalensi Gemuk di Kabupaten Gresik adalah 10,8% dan 11,2% adalah prevalensi gemuk keseluruhan di Provinsi Jawa Timur. Menurut Riskesdas prevalensi obesitas pada anak usia 6-12 tahun di Kabupaten Gresik juga masih tergolong tinggi yaitu 9,0% dan gemuk 8,1%. Metode : penelitian observasional-analitik dengan pendekatan cross sectional. Kriteria sampel pada penelitian ini adalah siswi kelas III,IV, dan V. Populasi adalah seluruh siswa kelas III,IV, dan V yaitu sebanyak 367 orang, dan jumlah sampel adalah 52 orang dan ditentukan dengan teknik proportional random sampling. Pengambilan data menggunakan metode kuisioner. Analisa data yang digunakan adalah menggunakan uji korelasi spearman. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di SD NU 1 Trate Gresik, sebagian besar (27%) pendidikan ibu pada anak dengan status gizi lebih berada pada tingkat pendidikan sedang yaitu tamat SMA/SMK , dan sebagian besar ibu dari responden telah memiliki tingkat pengetahuan yang baik yaitu sebanyak 35 orang. Pembahasan : ada hubungan antara pendidikan ibu dengan status gizi lebih (p=0,031), dan ada hubungan antara pengetahuan gizi ibu (p=0,000) dengan status gizi lebih. Kata Kunci : staus gizi lebih, pendidikan ibu, pengetahuan ibu
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DAN KERUTINAN OLAHRAGA DENGAN KEJADIAN DISMENORE PADA REMAJA PUTRI: Relation between Nutritional Status and the Regularity of Exercise with the Incidence of Dysmenorrhea in Adolescent Girls Elvera Zundha Nurlaily; Triska Susila Nindya
Jurnal Ilmiah Kebidanan (Scientific Journal of Midwifery) Vol. 2 No. 2 (2016): JIKeb | September 2016
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.505 KB)

Abstract

Pendahuluan : Pada tahap pubertas remaja putri mengalami salah satu ciri yaitu menstruasi. Lebih dari setengah wanita yang sedang menstruasi mengalami kelainan menstruasi yang disebut dismenore. Dismenore merupakan gejala rasa sakit atau rasa tidak enak pada perut bagian bawah pada masa menstruasi sampai dapat mengganggu aktifitas sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari hubungan antara status gizi dan kerutinan olahraga dengan kejadian dismenore pada remaja putri. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional dan data dikumpulkan secara cross sectional. Populasi penelitian adalah remaja putri kelas X, XI dan XII yang bersekolah di SMAK St. Stanislaus Surabaya sebanyak 123 siswa, sedangkan untuk sampel diambil 56 siswa secara simple random sampling. Data yang dikumpulkan adalah karakteristik remaja putri, status gizi berdasarkan BMI for age, dan kerutinan olahraga. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner serta pengukuran status gizi IMT/U. Hubungan antara status gizi dan kerutinan olahraga dengan kejadian dismenore dianalisis dengan menggunakan Chi Square Test. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi status gizi lebih pada responden relatif besar (>30%), sebagian besar responden tidak melakukan olahraga secara rutin (80,4%). Terdapat hubungan antara status gizi (p=0,027) dan kerutinan olahraga (p=0,045) dengan kejadian dismenore pada remaja putri. Pembahasan : Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa status gizi dan kerutinan olahraga berhubungan dengan kejadian dismenore pada remaja putri. Dengan demikian perlu adanya penyuluhan mengenai gaya hidup sehat pada remaja untuk mencapai status gizi yang optimal serta penyuluhan terkait kesehatan reproduksi khususnya dismenore. Kata Kunci: Dismenore, Remaja Putri, Status Gizi, Kerutinan Olahraga
HUBUNGAN ANTARA WAKTU DAN FREKUENSI MAKANAN PENDAMPING ASI DENGAN STATUS GIZI BAYI USIA 6-12 BULAN DI PUSKESMAS CAMPUREJO KOTA KEDIRI: The Relationship Between Time and Frequency of Complementary Feeding with Nutritional Status of Infants 6-12 Months in Campurejo’s Public Health Center of Kediri Nuril Aiffa Dewantari
Jurnal Ilmiah Kebidanan (Scientific Journal of Midwifery) Vol. 2 No. 2 (2016): JIKeb | September 2016
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.777 KB)

Abstract

Pendahuluan : Pemberian makanan pendamping ASI adalah salah satu faktor yang mempengaruhi status gizi anak terutama bayi. Kurang tepatnya pemberian makanan pendamping ASI memicu terjadinya permasalahan gizi. Di Kota Kediri mulai terlihat adanya permasalahan gizi ganda yaitu adanya status gizi kurang dan status gizi lebih. Waktu dan frekuensi merupakan hal yang perlu diperhatikan dalam pemberian makanan pendamping ASI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara waktu dan frekuensi pemberian makanan pendamping ASI dengan status gizi bayi usia 6-12 bulan. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan rancang bangun crossectional study. Populasi penelitian ini adalah semua bayi usia 6-12 bulan berjumlah 362 bayi yang bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas Campurejo Kota Kediri. Sampel penelitian diperoleh dengan metode simple random sampling didapatkan 79 bayi. Hasil : Hasil penelitian untuk waktu pertama kali pemberian makanan pendamping ASI menunjukkan p=0,092 dengan ?=0,05 sehingga tidak terdapat hubungan antara waktu pemberian makanan pendamping ASI dengan status gizi bayi usia 6-12 bulan sedangkan hasil penelitian frekuensi pemberian makanan pendamping ASI menunjukkan bahwa nilai p=0,005 dengan ?=0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara frekuensi pemberian makanan pendamping ASI dengan status gizi bayi usia 6-12 bulan di Puskesmas Campurejo Kota Kediri. Pembahasan : Oleh karena itu sebaiknya ibu bayi lebih memperhatikan frekuensi pemberian makanan pendamping ASI dengan menyesuaikan usia dan kebutuhan bayi. Kata Kunci : Status Gizi, Frekuensi, Waktu, Makanan Pendamping ASI
EPIDEMIOLOGI KASUS DIFTERI SUSPEK DI KABUPATEN GRESIK TAHUN 2013 – BULAN FEBRUARI 2016: Suspect Diphtheria Epidemiology Cases In The District Gresik Year 2013 - Month February 2016 Husnah Husnah
Jurnal Ilmiah Kebidanan (Scientific Journal of Midwifery) Vol. 2 No. 2 (2016): JIKeb | September 2016
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.667 KB)

Abstract

Pendahuluan : diphteri merupakan penyakit menular yang dapat dicegah dengan imunisasi.Akan tetapi kejadian difteri di Indonesia setiap tahunya meningkat.Provinsi Jawa Timur merupakan penyumbang terbesar kejadian difteri >60%. Kabupaten Gresik setiap tahun mengalami penurunan penemuan kasus akan tetapi pada tahunn 2016 bulan Februari meningkat kembali. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui epidemiologi kejadian difteri suspek berdasarkan orang (umur, jenis kelamin, status imunisasi), tempat (kecamatan, sumber penemuan kasus), dan waktu (tahun). Metode : penelitian mengunakan kualitatif dengan pendekatan non-reaktif, Mengunakan data sekunder dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik difteri tahun 2013 sampai bulan Februari 2016. Besar sampel kasus difteri adalah 49 kasus.Analisis data dengan univariat membandingka proporsi kejadian difteri dengan variabel penelitian. Hasil : berdasarkan waktu kejadian difteri selalu turun akan tetapi meningkat kembali pada tahun 2016. Persebaran kejadian difteri di kecamatan terkonsentrasi pada wilayah kecamatan tertentu.Berdasarkan sumber penemuan kasus sebagian besar banyak ditemukan oleh puskesmas daripada rumah sakit.Sebagian besar kejadian difteri pada umur >7 tahun, jenis kelamin perempuan, dan status imunisasi lengkap. Pembahasan dan Kesimpulan : persebaran difteri masih terkonsentrassi pada wilayah tertentu karena belum adanya pelaporan dari puskesmas tertentu.Sumber penemuan kasus pada puskesmas akan mencegah dan penangulangan difteri secara dini. Umur penderita difteri tidak memiliki hubungan erat dengan kejadian difteri karena danya faktor lain yaitu status imunisasi. Kejadian difteri di Kabupaten Gresik dapat digambarkan menurut epidemiologi yaitu waktu, tempat, dan orang. Gambaran kejadian difteri ini dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan untuk program difteri bagi pemerintah atau dinas kesehatan. Kata kunci : difteri, waktu, tempat, orang
PENILAIAN, HARAPAN, DAN KEPENTINGAN IBU HAMIL TERHADAP PELAYANAN ANTENATAL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ROBATAL: Assessment, Expectations, And Importance Of Pregnant Women To Antenatal Care In Robatal’s Health Center Iraida Irviana; Setya Haksama
Jurnal Ilmiah Kebidanan (Scientific Journal of Midwifery) Vol. 2 No. 2 (2016): JIKeb | September 2016
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.324 KB)

Abstract

Pendahuluan : Cakupan K4 di Puskesmas Robatal Kabupaten Sampang Tahun 2013 sebesar 58,35%. Hal itu masih belum sesuai dengan standar yang ditetapkan Kementrian Kesehatan yaitu sebesar 93%. Sehingga perlu adanya upaya untuk meningkatkan angka cakupan tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penilaian, harapan dan kepentingan ibu hamil terhadap pelayanan antenatal di Puskesmas Robatal sehingga diharapkan dapat menjadi acuan bagi pihak puskesmas untuk melakukan perbaikan. Metode : Dalam penelitian ini digunakan sampel 43 ibu hamil yang dipilih dengan metode simple random sampling. Hasil : Berdasarkan hasil penilaian konsumen, hampir semua konsumen merasa puas pada pelayanan yang diberikan. Item kepedulian petugas pelayanan terhadap ibu hamil mendapat penilaian sangat puas dari responden dengan skor 3,7. Dari segi harapan konsumen, hampir semua konsumen berharap pada pelayanan yang diberikan puskesmas. Item ketersediaan fasilitas dan kemudahan pelayanan untuk ditemui menjadi salah satu item yang mendapat pengharapan tertinggi dari responden dengan besar skor 3,4. Dan dari segi kepentingan konsumen, hampir semua item dianggap penting oleh responden. tetapi item kemudahan pelayanan untuk ditemui merupakan item menempati posisi terpenting bagi responden dengan skor sebesar 3,4. Pembahasan : Berdasarkan hasil tersebut, diharapkan adanya upaya tindak lanjut pihak puskesmas dalam menanggapi penilaian, harapan, dan kepentingan responden, seperti melengkapi fasilitas yang tersedia untuk memenuhi harapan dan mengembangkan pusat kesehatan lain sehingga pasien dapat mendapat pelayanan antenatal dimanapun mereka tinggal. Kata kunci : Ibu hamil, Penilaian, Harapan, Kepentingan
GAMBARAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS GIZI IBU HAMIL DI DESA KEBONDALEM KECAMATAN BARENG KABUPATEN JOMBANG: Overview Factors Affecting Nutritional Status Pregnancy In the village Kebondalem Jombang District of Bareng Septi Fitrah N; Dita Septiana Maulidiyah; Ririn Probowati
Jurnal Ilmiah Kebidanan (Scientific Journal of Midwifery) Vol. 2 No. 2 (2016): JIKeb | September 2016
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.955 KB)

Abstract

Pendahuluan : Nutrisi merupakan zat gizi yang terkandung di dalam makanan yang berguna bagi ibu hamil untuk mendapatkan cukup energi yang berguna untuk melahirkan bayi, menyusui serta merawat bayi kelak, faktor yang mempengaruhi status gizi ibu hamil yaitu kebiasaan dan pandangan wanita terhadap makanan, status ekonomi, pengetahuan zat gizi dalam makanan, status kesehatan, aktifitas, berat badan dan umur. Tujuan penelitian ini adalah gambaran faktor yang mempengaruhi status gizi ibu hamil di Desa Kebondalem Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang. Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif, populasi yang diteliti adalah semua ibu hamil di Desa Kebondalam Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang sebanyak 43 ibu hamil dengan menggunakan teknik sampling non-probability : Accidental sampling didapatkan sampel 30 ibu hamil. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner yang hasilnya dianalisa secara deskriptif. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan ibu hamil tentang gizi ibu hamil setengah responden kategori cukup (50%), tidak ada pantangan makanan (100%), tidak ada riwayat penyakit (100%). Pembahasan : Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan ibu terutama ibu hamil untuk meningkatkan pengetahuan tentang nutrisi ibu hamil dengan cara mengikuti penyuluhan-penyuluhan dari tenaga kesehatan. Sehingga ibu hamil tahu dan mengerti tentang nutrisi ibu hamil terutama manfaat nutrisi pada ibu hamil. Kata kunci : Faktor yang mempengaruhi status gizi, ibu hamil
ASUHAN KEBIDANAN PADA BALITA USIA 2-5 TAHUN GASTROENTERITIS DENGAN DEHIDRASI SEDANG DI RUANG SERUNI RSUD KABUPATEN JOMBANG: Midwifery Care Of Children Aged 2-5 Year Gastroenteritis With Dehydration At Paviliun Seruni Hospital Public Jombang Arfinda Yales Putri; Niken Grah Prihartanti; Pawiono Pawiono
Jurnal Ilmiah Kebidanan (Scientific Journal of Midwifery) Vol. 2 No. 2 (2016): JIKeb | September 2016
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.634 KB)

Abstract

Pendahuluan : Gastroenteritis merupakan infeksi yang terjadi pada usus atau perut yang disebabkan oleh jenis virus dan bisa menyebabkan mual, muntah, diare. Diare jika tak diatasi dapat mengakibatkan dehirasi berat selain itu muncul masalah lain yaitu malnutrisi, gangguan keseimbangan asam basa, hipoglikemia dan kematian. Oleh karena itu dilakukan asuhan kebidanan pada balita Gastroenteritis dengan dehidrasi sedang di ruang seruni RSUD Jombang. Metode : Proses manajemen yang dilakukan adalah dengan menggunakan pendekatan manajemen asuhan kebidanan dengan langkah-langkah pengkajian data dengan wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik serta dokumentasi dan penyajian data dalam bentuk naratif, intervensi, implementasi, evaluasi, catatan perkembangan. Asuhan yang diberikan yaitu dengan melakukan kolaborasi dengan tim medis dalam permberian infus Kaen 4B 500cc/24jam, mengobservasi intake output pasien, injeksi ranitidine 2x1/3 amp, tablet zinc 1x1 20mg/hari, memberikan KIE tentang nutrisi, membersihkan botol susu. Hasil : Hasil penelitian didapatkan selama melakukan asuhan kebidanan 3 hari pada An.A usia 3 tahun dan An.F usia 2 tahun dengan diare dehidrasi sedang didapatkan hasil membaik, diare sudah berhenti dan dehidrasi teratasi dengan diberikan intervensi sesuai advis dokter dan memberikan KIE kebersihan botol susu, mencuci tangan, nutrisi. Pembahasan : Diharapkan ibu yang memiliki anak dapat mengetahui cara pencegahan diare yang efektif sehingga tidak mengakibatkan dehidrasi. Kata kunci : Balita, Gastroenteritis, Dehidrasi sedang
SIKAP IBU HAMIL TENTANG PEMERIKSAAN KEHAMILAN DI WILAYAH PUSKESMAS JATIWATES KECAMATAN TEMBELANG KABUPATEN JOMBANG: Attitude Of Pregnant Pregnancy In Public Health Inspection District Jatiwates Tembelang Jombang Nita Rustanti; Mudhawaroh Mudhawaroh; Rini Hayu Lestari
Jurnal Ilmiah Kebidanan (Scientific Journal of Midwifery) Vol. 2 No. 2 (2016): JIKeb | September 2016
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.243 KB)

Abstract

Pendahuluan : Angka kematian ibu di Indonesia pada tahun 2012 adalah 359 per 100.000 kelahiran hidup dan angka kematian bayi 32 kematian atau kelahiran hidup. Dalam menunjang penurunan angka kematian ibu diperlukan pemeriksaan kehamilan atau antenatal care untuk mendeteksi dini komplikasi-komplikasi, mempersiapkan kelahiran dan kegawat daruratan. Pemeriksaan kehamilan yang diberikan kepada ibu bersifat preventif untuk memantau kesehatan ibu dan mencegah komplikasi bagi ibu dan janin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sikap ibu hamil tentang pemeriksaan kehamilan di Wilayah Kerja Puskesmas Jatiwates Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang. Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan populasi semua Ibu hamil di Desa Bedah Lawak wilayah Puskesmas Jatiwates pada bulan Agustus tahun 2015 sebanyak 30 Orang. Besar sampel Semua Ibu hamil di Desa Bedah Lawak wilayah Puskesmas Jatiwates pada bulan Agustus tahun 2015 sebanyak 30 Orang. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah sikap ibu hamil tentang pemeriksaan kehamilan, dengan menggunakan kuesioner. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar sebanyak 28 responden (93,33%) pernah mendapatkan informasi tentang pemeriksaan kehamilan sebagian besar responden mempunyai sikap positif sebanyak 17 responden (56,67%). Pembahasan : Disimpulkan bahwa sikap ibu hamil tentang pemeriksaan kehamilan sebagian besar ibu hamil 56,67 % bersikap positif terhadap pemeriksaan kehamilan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi masukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan pada ibu hamil. Dan menambah pemahaman untuk ibu hamil tentang pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Jatiwates. Kata Kunci : Ibu Hamil, Sikap, Ante Natal Care
DUKUNGAN KELUARGA DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA PULO LOR KECAMATAN JOMBANG KABUPATEN JOMBANG: Family Support Breast Feeding In Exclusive In The Village Pulo Lorkecamatan Jombang District Jombang Nensy Elisa; Kolifah Kolifah; Erika Agung M.
Jurnal Ilmiah Kebidanan (Scientific Journal of Midwifery) Vol. 2 No. 2 (2016): JIKeb | September 2016
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.688 KB)

Abstract

Pendahuluan : ASI merupakan makanan yang pertama, utama, dan terbaik bagi bayi, yang bersifat alamiah dan mengandung berbagai zat gizi yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan bayi. Terkait itu, ada hal yang perlu disayangkanyakni rendahnya pemahaman ibu, keluarga, dan masyarakat mengenai pentingnya ASI bagi bayi. Akibatnya, program pemberian ASI Eksklusif tidak berlangsung secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dukungan keluarga dalam pemberian ASI eksklusif di Desa Pulo Lor Kecamatan jombang Kabupaten Jombang. Metode : Penelitian ini dilakukan di Desa Banjardowo Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang pada tanggal 26-27 Agustus 2015. Metode penelitian menggunakan desain deskriptif, populasinya adalah keluarga yang memberikan ASI eksklusifdi Desa Pulo Lor Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang sebanyak 30orang. Besar sampel sebanyak 30orang dengan teknik sampling total sampling. Variabel penelitian yaitu dukungan keluarga dalam pemberian ASI Ekslusif di Desa Pulo Lor Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang. Instrumen penelitian menggunakankuesioner yang dianalisis dengan analisis univariat kemudian diolah berdasarkan distribusi frekuensi. Hasil : Hasil penelitian didapatkanbahwa sebagian besar(76,00%) dukungan keluarga dalam pemberian ASI eksklusif adalah positif. Pembahasan : Sehingga disarankan untuk responden agarselalu memberikan ASI Eksklusif sehingga kebutuhan gizi bayi akan terpenuhi dan terciptalah manusia yang mempunyai kualitas SDM yang berkualitas. Dan tenaga kesehatan disarankan untuk membantu mempertahankan dukungan keluarga yang positif, dan mengarahkan keluarga yang dukungannya negatif dengan cara memberikan penyuluhan tentang dukungan keluarga dalam pemberian ASI eksklusif. Kata Kunci : dukungan keluarga, ASI eksklusif.

Page 1 of 1 | Total Record : 10