cover
Contact Name
Munawir Amansyah
Contact Email
munawir@uin-alauddin.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alsihah@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Al-sihah: The Public Health Science Journal
ISSN : 20862040     EISSN : 25485334     DOI : -
Core Subject : Health,
The aim of this journal is to publish high-quality articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the field of public health. Al-Sihah receives manuscripts encompass a broad range of research topics in public health sciences: epidemiology, nutrition, health promotion, health and safety at work, communicable disease, social determinant of health, enviromental health, and health policy.
Arjuna Subject : -
Articles 220 Documents
Uji Kemampuan Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi) Dalam Menurunkan Jumlah Kuman Pada Peralatan Makan Di Cafetaria Perpustakaan UIN Alauddin Makassar Andi Susilawaty; Nurdiyanah Syarifuddin; Munawir Amansyah; Syahrul Basri; Nurul Wahyu Septiani
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 11, Nomor 2, July-December 2019
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (917.341 KB) | DOI: 10.24252/as.v11i2.11930

Abstract

Kebersihan alat makan merupakan bagian yang sangat penting dan berpengaruh terhadap kualitas makanan dan minuman. Untuk menjaga kebersihannya, dalam proses pencucian alat makan agar menggunakan desinfektan yang berfungsi untuk membebas hamakan peralatan makan yang digunakan. Salah satu alternative yang dapat digunakan yaitu buah belimbing wuluh yang mengandung senyawa antibakteri yang bersifat desinfektan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan larutan buah belimbing wuluh (averrhoa bilimbi) pada konsentrasi 5,0%, konsentrasi 7,5% dan konsentrasi 10,0% dalam menurunkan jumlah kuman pada peralatan makan di Cafetaria Perpustakaan UIN Alauddin Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan pretest-posttest control group design dengan metode pengambilan sampel menggunakan random sampling. Jumlah penjual sebanyak 3 penjual dengan jumlah piring sebanyak 30 buah terbagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan larutan buah belimbing wuluh dapat menurunkan jumlah kuman pada peralatan makan. Hal ini dapat dilihat dari penurunan jumlah kuman pada semua perlakuan. Rata – rata penurunan jumlah kuman pada larutan buah belimbing wuluh konsentrasi 5,0% sebesar 1606,66 koloni/cm2, pada larutan buah belimbing wuluh konsentrasi 7,5% sebesar 2411,11 koloni/cm2 dan pada larutan buah belimbing wuluh konsentrasi 10,0% sebesar  3590,55 koloni/cm2. Implikasi pada penelitian ini yaitu untuk peneliti selanjutnya perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk melakukan variasi konsentrasi dengan menaikkan konsentrasi dan melakukan variasi kontak peralatan makan dengan larutan buah belimbing wuluh sehingga di dapatkan jumlah yang memenuhi syarat serta melakukan penelitian dengan peralatan makan lainnya. Kata Kunci : larutan, buah belimbing wuluh, jumlah kuman, peralatan makan. 
Pengaruh Pemicuan Terhadap Angka Bebas Jentik (Abj) Di Kelurahan Rahandouna Kota Kendari Muhammad Abdul Gafur Tirtayasa Mangidi; Sunarsih Sunarsih; Erwin Azizi Jayadipraja
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 11, Nomor 2, July-December 2019
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.021 KB) | DOI: 10.24252/as.v11i2.9677

Abstract

ABSTRACTWithin the last three years Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is still a problem in Kendari, where almost every year an outbreak of dengue fever in the morbidity and mortality is high enough.  Larva index is one index in seeing the success rate of DHF control programs. Rahandouna is the village with the lowest larva index proportion in Kendari. Participatory method is needed to urge people to participate in the preventive and promotive, such as triggered. This study aims to analyze the effect of triggering against larvae index in Rahandouna. This research is a quasi experiment with control time series design. The population in this study are all the houses in the Rahandouna many as 3,093 houses. Sampling was done by simple random sampling with 39 respondents of each group. Samples were measured before the intervention and then each week for four weeks in each group. The intervention was triggering group and untreated control. Data analysis used independent sample t-test. The results showed a triggering effect on larvae index in the Rahandouna with the statistical test using independent test - sample t-test obtained by value p = 0,012 <0,05. Therefore triggering method is expected to be one of the alternative methods of reduction program morbidity and mortality due to DHF.Keywords: triggering; larva index; dengue hemorrhagic fever
Faktor Risiko Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Raya Kota Makassar Syarfaini Syarfaini; Syamsul Alam; Syahratul Aeni; Habibi Habibi; Nur Asmi Novianti
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 11, Nomor 2, July-December 2019
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.156 KB) | DOI: 10.24252/as.v11i2.11923

Abstract

Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar Hemoglobin (Hb)dalam darah lebih rendah dari 11 gr/dl. Angka anemia pada kehamilan di Indonesia menurut Riskesdas tahun 2013 sekitar 37,1% sedangkan di kota Makassar angka anemia dalam kehamilan tahun 2017 sebesar 7,29%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko kejadian anemia pada ibu hamil.Penelitian ini menggunakan desain case control dengan perbandingan kasus: control 1:1. Sampel kasus adalah  ibu hamil yang anemia (n=40) yang memeriksakan kehamilan di puskesmas Sudiang Raya Kota Makassar dan sampel kontrol adalah ibu hamil yang tidak anemia (n=40). Pengambilan sampel kasus dan kontrol menggunakan metode purposive sampling. Alat pengumpulan data adalah kuesioner dan untuk mengetahui pengaruh risiko dilakukan dengan menghitung nilai OR pada 95% CI menggunakan Statcalc pada Epi Info.Hasil penelitian menunjukkan risiko pendidikan rendah terhadap anemia ibu hamil (OR= 3,00), pengetahuan rendah terhadap ibu hamil (OR= 3,46), asupan Fe yang (OR=1,36), asupan zink (OR= 1,66), kepatuhan konsumsi tablet Fe (OR= 3,22), riwayat seksio sesarea (OR=1,88), jarak kehamilan (OR=2,78).Hasil ini diharapkan bagi institusi untuk dapat meningkatkan kegiatan penyuluhan secara merata kepada ibu hamil, sedangkan untuk peneliti selanjutnya menjadi bahan rujukan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian dengan mencermati faktor-faktor lain dari penyebab anemia ibu hamil.Keyword: Anemia, ibu hamil, asupan Fe, asupan Zink, riwayat seksio sesarea
Studi Pengendalian Kejadian Tertusuk Jarum Suntik Pada Petugas Instalasi Gawat Darurat RS. X Kota Makassar Fatmawaty Mallapiang; Azriful Azriful; Nildawati Nildawati; Hasmi Septiani
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 11, Nomor 2, July-December 2019
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.817 KB) | DOI: 10.24252/as.v11i2.11927

Abstract

Needle Stick Injury (NSI) adalah suatu kecelakaan akibat tertusuk jarum suntik yang dapat disebabkan oleh prosespemberianinjeksi, menutup jarum suntik, pengambilan darah, pemasangan infus, ataupun pembuangan dan berisiko telah tercemar darah atau cairan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang bentuk pengendalian dari segi Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk meminimalisir kejadian NSI di Instalasi Gawat Darurat RS X Kota Makassar menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penentuan informan menggunakan metode purposive sampling yang terdiri dari dua informan kunci dan delapan informan biasa. Pengumpulan data dilakukan dengan indepth interview dan diolah menggunakan content analysis, setelah itu dilakukan triangulasi sumber.Bentuk pengendalian sebelum kejadian tertusuk jarum suntik ada lima (berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 66 Tahun 2016 Tentang K3 Rumah Sakit), namun hasil penelitian menunjukkan bahwa RSWS melakukan empat upaya kecuali eliminasi yakni pengendalian substitus i(penggunaan IV Catheter), rekayasa (pengadaan wadah benda tajam berupa jerigen bekas cairan pasien Hemodialisis), administratif (penerapan SOP kewaspadaan standar dan pendelegasian tindakan menyuntik melalui rekam medik), serta alat pelindung diri (sepatu bagian atas tertutup), sedangkan setelah tertusuk jarum suntik berupa pendampingan, pemeriksaan kesehatan, jika hasilnya negatif maka dilakukan pemantauan selama masa inkubasi, dan apabila hasilnya positif maka diberikan pengobatan hingga sembuh. Pihak rumah sakit diharapkan dapat melakukan pengadaan alat jet injector, microneedle patch dan IV Catheter, wadah benda tajam sesuai standar, pendelegasian tindakan menyuntik secara tertulis sesuai hukum, penentuan standar sepatu bagi petugas, serta sosialisasi penangananpascapajanan. Kata Kunci  : Tertusuk, jarum suntik, Petugas, Pengendalian Keselamatan 
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keikutsertaan Pasangan Usia Subur Terhadap Program Keluarga Berencana Di Kabupaten Gowa Abdul Majid HR. Lagu; Sitti Raodhah; Surahmawati Surahmawati; Nursia Nursia
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 11, Nomor 2, July-December 2019
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (914.38 KB) | DOI: 10.24252/as.v11i2.11925

Abstract

              Program Keluarga Berencana adalah salah satu metode paling ampuh guna meningkatkan ketahanan keluarga, kesehatan, keselamatan ibu, anak, dan perempuan. Pelayanan program Keluarga Berencana ini mencakup penyediaan informasi, pendidikan, dan cara-cara untuk keluarga agar dapat merencanakan kapan akan mempunyai anak, berapa jumlah anak, berapa tahun umur antara anak, serta kapan akan berhenti untuk mempunyai anak. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keikutsertaan Pasangan Usia Subur terhadap program Keluarga Berencana di Kabupaten Gowa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 1.537 PUS. Jumlah sampel sebanyak 94, dengan  menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa  terdapat pengaruh antara pengetahuan (p= 0,041) dengan keikutsertaan Pasangan Usia Subur dalam Program Keluarga Berencana. Namun tidak ada hubungan antara  self efficacy, akses ke pelayanan KB (p= 0,063), dukungan petugas KB (p= 0,741), dukungan suami ( p= 0,741) terhadap keikutsertaan Pasangan Usia Subur dalam program Keluarga Berencana. Disarankan bagi petugas kesehatan agar lebih aktif melakukan kegiatan seperti penyuluhan atau pemberian informasi, dan edukasi, kepada PUS sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih komprehensif dalam meningkatkan kesadaran PUS dalam ber-KB. Kata Kunci: Pengetahuan, Self Efficacy, Pelayan KB, Keluarga Berencana
Penilaian Obesitas Pada Dosen Agama di Makassar Andi Faradilah; Syatirah Jalaluddin; Akbar Akbar
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 11, Nomor 2, July-December 2019
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/as.v11i2.11192

Abstract

Obesitas telah menjadi suatu masalah didunia dengan prevalensinya yang terus meningkat. Obesitas merupakan penyebab terjadinya berbagai penyakit metabolik seperti hipertensi, penyakit jantung, penyakit ginjal, dan strok. Salah satu penyebab obesitas adalah pola makan. Nabi Muhammad telah memberikan teladan melalui hadis-hadis terhadap pola makan yang baik dan benar. Pola makan Nabi Muhammad dapat menjadi tuntunan bagi umat muslim dalam mencegah terjadinya obesitas. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional yang bertujuan mengukur status obesitas pada dosen agama dengan menggunakan indikator indeks massa tubuh dan lingkar perut. Sejumlah 122 subjek penelitian yang memenuhi kriteria inklusi mengisi kuisoner dan melakukan pengukuran komposisi tubuh. Penelitian ini mendapatkan prevalensi obesitas sebanyak 62% melalui pengukuran indeks massa tubuh dan 67% melalui pengukuran lingkar perut. Indeks massa tubuh dan lingkar perut sebagai alat penentuan obesitas dapat digunakan (r = 0.000, pearson’s chi square). Melalui penelitian ini dapat disimpulkan bahwa obesitas dapat terjadi pada setiap profesi termasuk para dosen agama yang merupakan panutan dalam tuntunan perilaku hidup sehat yang diajarkan oleh Nabi Muhammad.
Hubungan Upah Kerja dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan UD. Mitra Philips Seafood Indonesia Di Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara Hasbi Ibrahim; Muhammad Fais Satrianegara; Muhammad Rusmin; Sri Safitri Tambunga
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 11, Nomor 2, July-December 2019
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.389 KB) | DOI: 10.24252/as.v11i2.11928

Abstract

Masalah produktivitas ini hampir semua dialami oleh setiap perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan memberikan motivasi kepada karyawan dengan memberikan upah yang tinggi serta disiplin kerja harus di tingkatkan.Selain upah, faktor lain yang perlu di perhatikan oleh perusahaan adalah gaya kepemimpinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan upah kerja dan gaya kepemimpinan terhadap produktivitas kerja karyawanUD.Mitra Philips Seafood Indonesia di Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara.Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling yaituberjumlah 30 responden. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder.Hasil penelitian menununjukkan bahwa dari 30 orang responden terdapat 25orang (83,3%) responden yang memiliki upah sesuai dengan UMR yaitu ≥ Rp.2.002.652 dan 5 orang (16,7%) responden yangmemiliki upah dibawa UMR yaitu < Rp.2.002.652. Berdasarkan hasil uji statistik chi-square menunjukkan tidak ada hubungan antara upah kerja dengan produktivitas kerja (p value =0,593). Sedangkan variabel gaya kepemimpinan berhubungan terhadap produktivitas kerjaberdasarkan hasil statistik 19 orang (63,3 %) responden merasakan gaya kepemimpinan baik dan 11orang (36,7 %) responden merasakan gaya kepemimpinan kurang baik (p value =0,057). Karyawan disarankan untuk tetap memaksimalkan produktivitasnya, baik bagi karyawan yang memiliki produktivitas maksimal maupun karyawan yang produktivitasnya belum maksimal. Pimpinanperlu tetap mempertahankan bahkan jika perlu menciptakan suasana kerja yang mampu merangsang produktivitas karyawan yang lebih tinggi.Kata Kunci :Upah Kerja, Gaya Kepemimpinan, Produktivias Kerja 
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Infeksi Cacing Pada Pekerja Armada Mobil Sampah Di Kota Makassar Putri Andini Muslimah; Emmi Bujawati; Dwi Santy Damayati
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 11, Nomor 2, July-December 2019
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.174 KB) | DOI: 10.24252/as.v11i2.11136

Abstract

Penyakit infeksi cacing yang ditularnya melalui tanah (STH) menjadi salah satu sumber kerugian ekonomi secara tidak langsung dikarenakan oleh menurunnya kondisi kesehatan, gizi, kecerdasan dan produktifitas kerja penderitanya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian infeksi cacing pada pekerja armada mobil sampah di Kota Makassar. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatid dengan desain cross sectional study. Responden berjumlah 73 orang diambil dengan metode total sampling. Hasil uji chi-square menunjukkan hubungan sikap terhadap kejadian infeksi cacing pekerja armada truk sampah di Kota Makassar dan hubungan kepatuhan terhadap kejadian infeksi cacing pekerja armada truk sampah di Kota Makassar. Pada hubungan pengetahuan terhadap kejadian infeksi cacing pekerja armada truk sampah di Kota Makassar dan hubungan sarana dan prasarana terhadap kejadian infeksi cacing pekerja armada truk sampah di Kota Makassar. Diperlukan intervensi berupa upaya yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan para pekerja armada truk sampah agar kejadian infeksi cacing pada pekerja armada truk sampah di Kota Makassar.
Faktor Risiko Kejadian Sindrom Metabolik Pada Polisi Di Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Makassar Irviani Anwar Ibrahim; Syukfitrianti Syahrir; Andi Syamsiah Adha; Novi Laila Sulastri
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 11, Nomor 2, July-December 2019
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.956 KB) | DOI: 10.24252/as.v11i2.11929

Abstract

Sindrom metabolik (SM) merupakan kumpulan dari beberapa gangguan metabolisme seperti obesitas sentral, hipertensi, intoleransi glukosa, dan dislipidemia yang dapat menimbulkan berbagai penyakit degeneratif seperti penyakit kardiovaskular, stroke, diabetes melitus tipe 2. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk melihat sebaran faktor risiko dan kejadian sindrom metabolik  pada Polisi di Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes)  Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptif analitik dengan desain potong lintang (Cross Sectional Study), pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling. Lokasi pada penelitian ini di Polrestabes yang beralamat Jl. Ahmad Yani No. 9, Pattunuang, Wajo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Penelitian ini melibatkan sebanyak 72 orang polisi di Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Makassar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan kriteria NCEP-ATP III, ditemukan sebesar 41.7% responden menderita sindrom metabolik. Berdasarkan hasil analisis responden usia 30-44 tahun berisiko 1,333 kali menderita sindrom metabolik dibandingkan yang berusia 45-59 tahun (p=0.606). Risiko menderita Sindrom metabolik bagi responden yang memiliki riwayat penyakit dalam keluarga sebesar 6,333 kali (p=0.02); berstatus merokok sebesar 2,750 kali (p=0.047); aktivitas fisik ringan sebesar 3,000 kali (p= 0.025); dan pola makan yang buruk sebesar 1,100 kali (p= 0.842). Disarankan bagi polisi di Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Makassar agar rutin melakukan pemeriksaan kesehatan  serta menghindari konsumsi rokok dan meningkatkan aktivitas fisik.Kata Kunci : Sindrom Metabolik, POLRESTABES Makassar 
The administrative service system of patient reception at regional public hospital Deby Rara Yolanda; Sitti Raodhah; Hasbi Ibrahim
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 12, Nomor 1, January-June 2020
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.623 KB) | DOI: 10.24252/as.v12i1.14393

Abstract

In Indonesia, the most commonly used health insurance is the service issued by Badan Penyelenggara Jaminan Social or BPJS (Social Security Administration) that collaborates with many hospitals such as H. AndiDaengRddja Regional Public Hospital in Bulukumba Regency. The purpose of this study was to determine the administrative service system implemented by the hospital in accepting BPJS patients in the emergency room. This research uses qualitative approach with a case study as the research design. The research data are obtained through in-depth interviews. In addition to that, this research collects its research data through field observations and a review of related previous studies. The findings reveal that the hospital management applies the following strategies in the division of administrative services: (1) planning through trainings and workshops provided for the human resources as well as the formulation of RUK and RPK; (2) organising through trainings involving a number of institutions within Regional Public Hospital; (3) actuating through an execution of administrative services for BPJS users; (4) controlling  through supervision facilitated by the hospital management; (5) evaluating that addresses the process of human resources quality promotion through databased information trainings. In conclusion, the findings of this research are hoped to provide insights that can be useful for the hospital management specifically the emergency unit to improve their performance in providing services for BPJS users. They can start by assessing the development and training, program execution and evaluation aspects as well as by improving the facilities and infrastructure.

Page 11 of 22 | Total Record : 220