cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota singkawang,
Kalimantan barat
INDONESIA
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia)
Published by STKIP Singkawang
ISSN : 24775967     EISSN : 24778443     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia (JPMI), e-ISSN: 2477-8443, p-ISSN: 2477-5959 is an information container has scientific articles in the form of research, the study of literature, ideas, application of the theory, the study of critical analysis, and studies in the field of science Mathematics Education. JPMI published two times a year, March and September, published by Institute for Research and Scientific Publications STKIP Singkawang.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2020): Volume 5 Number 2, September 2020" : 8 Documents clear
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA DENGAN KEMAMPUAN NUMERIK SISWA PADA MATERI ALJABAR Novi Arti; Citra Utami; Nindy Citroresmi Prihatiningtyas
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 5, No 2 (2020): Volume 5 Number 2, September 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpmi.v5i2.937

Abstract

Abstrak. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dan ex post facto dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan numerik dan motivasi belajar siswa,  hubungan yang signifikan antara motivasi belajar matematika dengan kemampuan numerik siswa sekelas VIII SMP Negeri 8 Singkawang serta seberapa besar hubungan kedua variabel tersebut. Penelitian ini menggunakan desain penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua kelas VIII SMP Negeri 8 Singkawang yang terdiri dari lima kelas yang berjumlah 141 siswa. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Adapun sampel yang dipilih yaitu kelas VIII D. Instrumen penelitian dilakukan dengan  angket motivasi belajar siswa dan tes kemampuan numerik siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah kriteria kurva normal, persentase rata-rata indikator motivasi dan analisis regresi linier sederhana dengan bantuan Program SPSS Statistic 23. Hasil penelitian menunjukkan : (1) kemampuan numerik siswa tergolong tinggi, (2) motivasi belajar siswa tergolong tinggi, (3) terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi belajar  dengan kemampuan numerik siswa yaitu sebesar 46 %.
Penerapan Model Pembelajaran Group Investigation Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Pada Materi Operasi Hitung Bentuk Aljabar Kelas VIII SMP Firman Firman; Mariyam Mariyam; Rika Wahyuni
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 5, No 2 (2020): Volume 5 Number 2, September 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpmi.v5i2.649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa sesudah menggunakan model pembelajaran group investigation. (2) keterlaksanaan penerapan model pembelajaran group investigation untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa pada materi operasi hitung bentuk aljabar. (3) aktivitas siswa terhadap penerapan model pembelajaran group investigation untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa pada materi operasi hitung bentuk aljabar. (4) respon siswa terhadap model pembelajaran group investigation. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 11 Singkawang di kelas VIII menggunakan metode ekperimen dengan rancangan berupa pre-test dan post-test group. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Singkawang. Sampel pada penelitian ini yaitu kelas VIII B yang berjumlah 32 orang siswa. Untuk teknik pengambilan sampel yang digunakan teknik Purposive Sampling. Soal yang diberikan dalam bentuk essay terdiri dari 3 soal untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang telah diuji cobakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran group investigation mencapai kriteria sedang, (2) keterlaksanaan pembelajaran tergolong baik setelah diterapkan model pembelajaran group investigation dengan kriteria sangat baik, (3) aktivitas siswa tergolong aktif setelah diterapakannya model pembelajaran group investigation dengan presentase skor aktivitas siswa berada pada ktiteria baik, (4) respon siswa tergolong kategori positif  terhadap penerapan model pembelajaran group investigation dengan kriteria baik.
Analisis Tingkat Berpikir Kritis Siswa dalam Memecahkan Masalah Geometri Hayatun Nufus; Al Kusaeri
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 5, No 2 (2020): Volume 5 Number 2, September 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpmi.v5i2.1812

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kemampuan berpikir para siswa dalam memecahkan masalah geometri. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan di kelas XII-BHS MAN 2 Mataram. Pengambilan subjek pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling , teknik pengumpulan data dengan cara observasi, tes dan wawancara . Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis dari Miles dan Huberman.Berdasarkan hasil analisis tingkat kesulitan dalam pemecahan masalah geometri Diperoleh tingkat kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas XII Bahasa MAN 2 Mataram terbagi menjadi 2 (dua) kategori, yaitu memiliki tingkat kemampuan berpikir kritis atau LCT ( Level Critical Thingking ) 1 dan tingkat kemampuan berpikir kritis atau LCT ( Level of Critical Thingking ) 2.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Pada Materi Pertidaksamaan Linear Satu Variabel Kelas VII SMP Negeri 3 Singkawang Ilham Afandi; Rosmaiyadi Rosmaiyadi; Nurul Husna
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 5, No 2 (2020): Volume 5 Number 2, September 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpmi.v5i2.687

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, persentase dari masing-masing indikator kemampuan pemecahan masalah dan faktor yang mempengaruhi kesalahan dalam penyelesaian soal kemampuan pemecahan masalah. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII di SMP Negeri 3 Singkawang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan bentuk deskriptif. Pengambilan data menggunakan tes wawancara dan tes uraian yang disesuaikan dengan indikator kemampuan pemecahan masalah dan telah diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu 1) tingkat kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelompok atas adalah tinggi sebesar 81, siswa kelompok tengah adalah sedang sebesar 64 dan siswa kelompok bawah adalah sangat rendah sebesar 49 2) persentase masing-masing indikator kemampuan pemecahan masalah pada indikator pertama yaitu memahami masalah sebesar 76,79, indikator kedua yaitu menyusun rencana penyelesaian sebesar 46,43, indikator ketiga yaitu melaksanakan penyelesaian rencana sebesar 30,36 dan indikator keempat yaitu memeriksa kembali sebesar 5,36, 3) faktor yang membuat siswa tidak dapat menjawab soal diantaranya adalah masih lemahnya pengetahuan siswa dalam materi pertidaksamaan linear satu variabel, ini dapat dilihat dari hasil analisis tes yang diambil dari data tabel analisis kemampuan pemecahan masalah matematis. Siswa cenderung langsung menjawab soal tanpa melaksanakan keempat indikator yang diberikan pada tiap soal.
ANALISIS KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH GEOMETRI Hani Juita Sari; Al Kusaeri; Mauliddin Mauliddin
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 5, No 2 (2020): Volume 5 Number 2, September 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpmi.v5i2.1813

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan representasi matematis siswa dalam memecahkan masalah geometri. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di MAN 2 Mataram kelas XII Bahasa. Subjek penelitian ini adalah 3 orang siswa dari 21 siswa kelas XII Bahasa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan representasi matematis dan pedoman wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan cara merekduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan representasi matematis siswa Kelas XII Bahasa MAN 2 Mataram terbagi menjadi 3 (tiga) kategori, yaitu memiliki kemampuan representasi matematis yang tinggi, sedang, dan rendah. Kemampuan representasi matematis siswa yang tinggi tercapai ketika memenuhi tiga indikator (kemampuan representasi visual, persamaan, dan kata-kata). Kemampuan representasi matematis siswa yang sedang tercapai ketika memenuhi dua indikator (kemampuan representasi visual dan persamaan). Sedangkan kemampuan representasi matematis siswa yang rendah tercapai ketika memenuhi satu indikator, yaitu kemampuan representasi visual.
KEMAMPUAN PENALARAN ADAPTIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL DITINJAU DARI TEORI BRUNER PADA MATERI OPERASI HITUNG BENTUK ALJABAR KELAS VIII MTs USHULUDDIN SINGKAWANG Mazilah Zila; Citra Utami; Resy Nirawati
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 5, No 2 (2020): Volume 5 Number 2, September 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpmi.v5i2.1147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengdeskripsikan  kemampuan  penalaran adaptif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII MTs Ushuluddin Singkawang berjumlah 30 orang. Instrumen pengumpulan data berupa tes kemampuan penalaran adaptif. Tehnik analisis data yang digunakan yaitu mengkriteriakan dan mengelompokkan data. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu: (1)Kemampuan penalaran adaptif (KPA) dengan kemampuan awal (KA) tinggi siswa memperoleh KPA dengan kategori tinggi (86.43) untuk KA sedang siswa memperoleh KPA kategori sedang (51,53), dan untuk KA rendah siswa memperoleh KPA kategori rendah (30,5); (2) KPA siswa dilihat dari teori bruner (tahapan ikonik, dan simbolik) pada materi operasi hitung bentuk aljabar yaitu untuk subjek KPA tinggi, siswa sudah menyelesaikan soal dengan menggunakan tahap ikonik dan mampu menyelesaikan soal dengan menggunakan tahap simbolik, untuk subjek ber KPA sedang, mampu menyelesaikan soal dengan menggunakan tahap ikonik tetapi tidak mampu dalam menyelesaikan soal dengan menggunakan tahap simbolik, untuk subjek ber KPA rendah siswa kurang dalam menyelesaikan soal dengan menggunakan tahap ikonik dan kurang dalam menyelesaikan soal dengan menggunakan tahap simbolik; dan (3)keterkaitan antara tingkat KA siswa dengan tahapan teori Bruner terhadap KPA adalah siswa untuk KA tinggi dengan tahapan ikonik siswa bisa menggambar buku dan pensil dengan benar dan jelas  untuk tahapan simboliknya siswa bisa memberikan simbol dan untuk pengerjaan soalnya tidak bisa menjawab benar dengan KPA nya (tinggi), untuk KA sedang dengan tahapan ikonik siswa bisa menggambar tetapi tidak lengkap dan untuk tahapan simbolik siswa tidak bisa memberikan simbol dengan KPA nya (sedang) dan untuk KA rendah dengan tahapan ikonik siswa bisa menggambar buku dan pensil dengan tahapan simbolik siswa tidak bisa menjawabnyadengan KPA nya (sedang).
IMPLEMENTASI EDPUZZLE BERBANTUAN WHATSAPP GROUP SEBAGAI ALTERNATIF PEMBELAJARAN DARING PADA ERA PANDEMI Evi Latifatus Sirri; Puji Lestari
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 5, No 2 (2020): Volume 5 Number 2, September 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpmi.v5i2.1830

Abstract

Di era pandemi ini, pembelajaran dilakukan secara online untuk mencegah penyebaran virus covid-19. Oleh karena itu guru dituntut untuk melakukan sebuah inovasi agar pembelajaran online ini dapat mendukung tercapainya tujuan pendidikan. Salah satu alternatif pembelajran daring yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan Edpuzzle berbantuan whatsapp group. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil implementasi Edpuzzle berbantuan whatsapp group dalam pembelajaran matematika serta respon siswa terhadap penggunaan Edpuzzle berbantuan whatsapp group. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan sampel sebanyak 8 siswa MTs di wilayah Ciamis, Jawa Barat. Teknik analisis data dengan deskripsi hasil tes dan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan Edpuzzle dan WA group dalam pembelajaran matematika disukai siwa karena dapat menumbuhkan minat dalam pembelajaran matematika, namun masih ada kecenderungan siswa memberikan tanggapan negatif dikarenakan ketersediaan fasilitas gadget dan terkendala jaringan internet. Namun dengan demikian, pembelajaran Edpuzzle berbantuan whatsapp group dapat dijadikan salah satu alternatif inovasi pembelajaran di era pandemi ini.
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DAN LITERASI SIMBOLIK MAHASISWA MELALUI MODEL RECIPROCAL TEACHING PADA MATA KULIAH LANDASAN MATEMATIKA Ahmad Yani
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 5, No 2 (2020): Volume 5 Number 2, September 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpmi.v5i2.1968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan pendidikan karakter dan literasi Simbolik mahasiswa semester 1 Pendidikan Matematika Universitas Tanjungpura melalui model reciprocal teaching pada mata kuliah Landasan Matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ekperimen dengan desain one group pretest-postest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan  kemampuan literasi simbolik bagi mahasiswa dengan penguatan pendidikan karakter yang memiliki kategori baik, sangat baik setelah memperoleh pembelajaran model reciprocal teaching. Sedangkan bagi mahasiswa dengan penguatan pendidikan karakter yang kategori  cukup, tidak terdapat peningkatan kemampuan literasi simbolik setelah memperoleh pembelajaran model reciprocal teaching

Page 1 of 1 | Total Record : 8