cover
Contact Name
I Putu Suiraoka
Contact Email
suiraoka@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
aditya.pramana.85@gmail.com
Editorial Address
Kampus Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Denpasar Jl. Gemitir No. 72 Denpasar Timur, 80237
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science
ISSN : 2087183X     EISSN : 26207605     DOI : https://doi.org/10.33992/jig.v12i3
Core Subject : Science, Social,
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science dikembangkan dengan tujuan menampung semua karya ilmiah mahasiswa dan dosen, baik hasil penelitian maupun tulisan ilmiah berupa hasil studi kepustakaan dengan mengedapankan etika dan kemuktakhiran ide. Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science menerima naskah yang berasal dari hasil penelitian atau tinjauan pustaka dengan fokus bidang ilmu gizi dan kesehatan, gizi dan makanan, terkait dengan aspek biokimia, gizi klinis, gizi masyarakat, makanan fungsional, termasuk nutrisi dan informasi dan peraturan makanan.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 4 (2023)" : 8 Documents clear
Pengaruh Penambahan Tepung Wortel(Daucus Carota L) Terhadap Daya Terima dan Kadar Beta Karoten Pada Kue Putu Ayu Ni Luh Putu Raditya Suagiantari; Badrut Tamam; A.A.Nanak Antarini
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science Vol 12, No 4 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar dan DPD PERSAGI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jig.v12i4.2296

Abstract

Kue putu ayu memiliki ciri khas, manis pada bagian adonan bolu dan gurih pada bagian kelapa parut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik kue putu ayu dengan penambahan tepung wortel. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode eksprimental dengan 5 perlakuan dan 3 kali ulangan, dengan uji organoleptik dan mutu hedonik. Jenis penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Jenis data yang dikumpulkan yaitu data uji organoleptik dan mutu hedonik terhadap tingkat kesukaan warna, tekstur, aroma, rasa, penerimaan keseluruhan, mutu warna dan mutu tekstur dengan menggunakan form hedonik. Serta uji objektif meliputi kandungan beta karoten pada kue putu ayu dan tepung wortel. Analisis data menggunakan tabulasi dan dilanjutkan melakukan uji ANOVA jika ada perbedaan dalam perlakuan maka akan dilanjutkan dengan uji nyata terkecil (BNT). Hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh perlakuan penambahan tepung wortel terhadap warna, tekstur, rasa, aroma, penerimaan keseluruhan, mutu warna, dan mutu tekstur. Pada hasil uji objektif laboratorium menunjukkan tidak ada perbedaan sangat nyata terhadap kadar beta karoten. Pada hasil penerimaan yang terbaik ada pada perlakuan penambahan tepung wortel 7,5%.
PERBEDAAN STATUS STUNTING BERDASARKAN POLA MAKAN DAN PENERAPAN PHBS PADA KELUARGA BALITA DI WILAYAH UPTD PUSKESMAS MENGWI I Hertog Nursanyoto; I Komang Agusjaya Mataram; Ni Gusti Ayu Putu Sinta Utami Intania
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science Vol 12, No 4 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar dan DPD PERSAGI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jig.v12i4.2727

Abstract

Stunting is a health problem that causes sufferers to get sick easily and have a body posture that is not optimal as an adult. The condition of failure to thrive in children under five (babies under five years) results from chronic malnutrition so that children are too short for their age. The purpose of this study was to analyze differences in stunting status based on diet and the implementation of PHBS in families of toddlers in the UPTD Region of Mengwi I Health Center. This type of research was an observational study with a cross-sectional design. This research was conducted in December 2022. The determination of the sampling size was determined by using a purposive sampling technique. Based on the calculation results, a sample size of 43 samples was obtained from 3,025 toddlers at the Mengwi I Health Center. Data is presented with frequency tables and cross tables and then analyzed using the Chi Square test. The results showed that of the 43 samples, there were 28 samples (65.1%) with less eating, 25 samples (58.1%) with less eating frequency, 24 samples (55.8%) with less energy intake, 22 samples (51.2%) with good PHBS implementation, and 17 samples (39.5%) with stunting status. Statistical test results showed differences in stunting status in the UPTD Puskesmas Mengwi I area. Based on diet (type of food), frequency of eating, total intake of macronutrients and implementation of PHBS with an overall p value (p0.05)
Hubungan Tingkat Konsumsi Energi Protein, Pemberian ASI Eksklusif dan BBL Dengan Status Gizi Balita Anak Agung Istri Agung Ayu Pradnyani; I Gusti Agung Ari Widarti; Desak Putu Sukraniti
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science Vol 12, No 4 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar dan DPD PERSAGI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jig.v12i4.2555

Abstract

Status gizi balita adalah keadaan yang diakibatkan oleh keseimbangan antara asupan zat gizi dari makanan dengan kebutuhan zat gizi yang diperlukan untuk metabolisme tubuh. Setiap individu membutuhkan asupan zat gizi yang berbeda, hal ini tergantung pada usia, jenis kelamin, aktivitas, berat badan, dan lainnya. Faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi balita dibagi menjadi faktor langsung dan tidak langsung. Faktor langsung yaitu asupan makanan, pemberian ASI Eksklusif, penyakit infeksi dan berat badan lahir. Faktor tidak langsung yaitu pelayanan kesehatan dan sosial budaya yang mencangkup tingkat pendidikan, pengetahuan, pendapatan, tradisi atau kebiasaan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan tingkat konsumsi energi dan protein, pemberian ASI Eksklusif dan berat badan lahir dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Klungkung I. Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan desain penelitian cross sectional dengan jumlah sampel yaitu 92. Data dikumpulkan dengan metode wawancara dan pengukuran. Data disajikan dengan tabel frekuensi dan tabel silang kemudian data variabel di uji normalitasnya menggunakan uji Shapiro Wilk. Hasil uji analisis Rank Spearman menunjukkan ada hubungan antara tingkat konsumsi energi dengan status gizi balita (p-value = 0,000). Untuk hasil uji analisis tingkat konsumsi protein dengan status gizi balita menunjukkan ada hubungan (p-value = 0,000). Untuk hasil uji analisis pemberian ASI Eksklusif dengan status gizi balita menunjukkan ada hubungan (p-value = 0,025). Untuk hasil uji analisis berat badan lahir dengan status gizi balita menunjukkan ada hubungan (p-value = 0,001).
Hubungan Pengetahuan dengan Sikap dan Praktik Hygiene Sanitasi Tenaga Penjamah Makanan di Instalasi Gizi Rumah Sakit Jiwa Ni Kadek Ayu Miliyanti; Ni Nengah Ariati; Desak Putu Sukraniti
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science Vol 12, No 4 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar dan DPD PERSAGI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jig.v12i4.2326

Abstract

Masalah kesehatan khususnya masalah hygiene dan sanitasi makanan merupakanmasalah  yang  sangat  kompleks  dan    sebenarnya            bukan merupakan masalahyangbaru. Faktor yang mempengaruhi hygiene dan sanitasi salah satunya adalah faktor penjamah makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubunganpengetahuan dengan sikap dan praktik hygiene sanitasi tenaga penjamah makanandi Instalasi Gizi UPTD Rumah Sakit Jiwa Bangli. Jenis penelitian ini adalahobservasional dengan rancangan cross sectional. Besar sampel dalampenelitianini adalah 29 orang tenaga penjamah makanan dengan kriteria inklusi yaitu: 1) petugas makanan yang berada di Instalasi Gizi UPTD Rumah Sakit Jiwa Bangli; 2) mampu berkomunikasi dengan baik; 3) mampu membaca dan menulis dengan baik; 4) bersedia menjadi sampel penelitian. Data dikumpulkan denganmelakukan pengisian kuesioner pengetahuan, sikap dan data praktik dilakukandengan observasi. Penelitian ini menggunakan uji korelasi rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pengetahuan ahli gizi dan penjamah makanan94,5, rata-rata sikap ahli gizi dan penjamah makanan 81, dan rata- rata praktikahli gizi dan penjamah makanan 97,1. Hasil analisis menunjukkan ada hubunganantara pengetahuan dengan sikap, serta ada hubungan antara sikap dengan praktikhygiene sanitasi tenaga penjamah makanan di Instalasi Gizi Rumah Sakit Jiwa Bangli (p0,05). Disarankan untuk tenaga penjamah makanan    yakni,    ahli    gizi    danpenjamah    makanan    mempertahankan pengetahuan, sikap dan praktik hygienesanitasi agar tetap dipredikat baik.
STUDI LITERATUR HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DIET DIABETES DAN KEPATUHAN DIET PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 Ni Wayan Sri Santika Dewi; Gusti Ayu Dewi Kusumayanti; I Wayan Juniarsana
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science Vol 12, No 4 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar dan DPD PERSAGI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jig.v12i4.2566

Abstract

Non-Communicable Diseases (PTM) is still a regional and national health problem. One of the PTM that has the highest number is Diabetes Militus. Nutritional status and blood glucose levels are closely related to diabetes mellitus. The purpose of the literature review is to find out the nutritional status and blood glucose levels in patients with diabetes mellitus in Wangaya District Hospital, Denpasar. The literature review design is a case study that illustrates the nutritional status and blood glucose levels of patients with diabetes mellitus. Subjects in the study were 2 patients. The nutritional status of diabetes mellitus patients is related to the blood glucose levels of diabetes mellitus patients where the higher the nutritional status, the higher or worse the blood glucose level.Keywords: diabetes mellitus, nutritional status, blood glucose levels
Pengaruh Penambahan Jus Jambu Biji Merah (Psidium Guajava Linn) Dan Ekstrak Bunga Telang (Clitoria Ternatea L.) Terhadap Karakteristik Es Krim Agnes Anita Tando; I Gusti Putu Sudita Puryana; Anak Agung Nanak Antarini
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science Vol 12, No 4 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar dan DPD PERSAGI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jig.v12i4.2534

Abstract

Es krim adalah makanan semi padat yang dibuat dengan cara pembekuan. Jambu biji merah merupakan buah berwarna hijau dengan daging buah berwarna merah yang berasa asam – manis. Bunga telang adalah bunga yang mengandung tinggi antioksidan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimanapengaruh penambahan jus jambu biji merah dan ekstrak bunga telang terhadap karakteristik Es krim. Jenis penelitian ini yaitu penelitian eksperimentalmenggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 3 kali ulangan. Yaitu P1 penambahan jambu biji merah 47,5% dan ekstrak bunga telang 2,5%, P2 penambahan jambu biji merah 45% dan ekstrak bunga telang 5%, P3 penambahan jambu biji merah 42,5% dan ekstrak bunga telang 7,5%, P4 penambahan jambu biji merah 40% dan ekstrak bunga telang 10%, dan P5 penambahan jambu biji merah 37,5% dan ekstrak bunga telang 12,5%. Data yang didapatkan diolah menggunakan microsoft excel dan dianalisis menggunakanaplikasi spss dengan uji anova dan uji BNT. Analisis subyektif P1 dan P5 dinyatakan sebagai perlakuan terbaik, dengan kadar protein 3,39 %bb, kadar lemak 3,66 %bb, kapasitas antioksidan 9,53 mg/L GAEAC dan vitamin C 97,71 mg/100g pada P1. Kemudian pada P5 kadar protein 3,03 %bb, kadar lemak 3,09 %bb, kapasitas antioksidan 19,18 mg/L GAEAC dan vitamin C 109,82 mg/100g.
Hubungan Pengetahuan Gizi dan Persepsi Dukungan Keluarga dengan Asupan Protein pada Pasien Gagal Ginjal Kronik di Ruang Hemodialisa RSD Mangusada Ida Ayu Cendana Putri; Ni Komang Wiardani; I Gusti Agung Ari Widarti
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science Vol 12, No 4 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar dan DPD PERSAGI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jig.v12i4.2311

Abstract

Gagal  ginjal  kronik  (GGK)  merupakan  kegagalan  fungsi  ginjal  untuk mempertahankan  metabolisme  serta  keseimbangan  cairan  dan  elektrolit akibat destruktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan gizi dan persepsi dukungan keluarga dengan asupan protein pasien gagal ginjal kronik di ruang hemodialisa RSD Mangusada. Variabel terikat (dependen) dalam penelitian ini adalah asupan protein dan variabel bebas (independent) dalam penelitian ini adalah pengetahuan gizi dan persepsi dukungan keluarga. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 43 orang dengan teknik pengambilan sampel non probability sampling. Jenis data yang dikumpulkan berupa karakteristik sampel, asupan protein, data tingkat pengetahuan dan persepsi dukungan keluarga yang dilakukan dengan wawancara dan kuisioner. Berdasarkan kriteria asupan protein, sebagian besar asupan protein kurang dari kebutuhan, yaitu sebesar 67.4%. Pengetahuan gizi baik sebesar 62.8% dan persepsi dukungan keluarga sebagian besar baik, yaitu sebanyak 93%. Kesimpulan pada penelitian ini berdasarkan hasil uji korelasi Pearson yaitu  tidak ada hubungan antara pengetahuan gizi dengan asupan protein (p=0.152) serta tidak ada hubungan antara persepsi dukungan keluarga dengan asupan protein (p=3.87).Kata Kunci: Gagal ginjal kronik, hemodialisa, asupan protein, pengetahuan gizi, persepsi dukungan keluarga
Hubungan Pengetahuan Tentang Serat dan Konsumsi Serat Terhadap Status Obesitas Pada Remaja di SMA (SLUA) Saraswati 1 Denpasar Nyoman Anggita Purnamaningsih; Desak Putu Sukraniti; I Ketut Kencana
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science Vol 12, No 4 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar dan DPD PERSAGI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jig.v12i4.2371

Abstract

Perilaku remaja dalam memilih dan mengkonsumsi makanan dipengaruhi oleh pengetahuan tentang makanan. Sebagian besar remaja mengkonsumsi makanan yang tidak seimbang dan kurang konsumsi serat. Perilaku ini dapat menyebabkan masalah gizi pada remaja. Salah satu masalah gizi pada remaja adalah obesitas. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 ditemukan sebanyak 9,5% remaja mengalami overweight dan 4,0% mengalami obesitas. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya konsumsi buah dan sayur. Disatu sisi buah dan sayur merupakan penyumbang serat yang baik dan sangat dianjurkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan konsumsi serat dengan status obesitas. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 63 sampel. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner pengetahuan, form SQ-FFQ, penimbangan berat badan dan tinggi badan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 44,4% sampel dengan kategori pengetahuan kurang. Konsumsi serat sebagian besar sampel dengan kategori kurang yaitu sebanyak 68,2%. Sebanyak 25,4% sampel mengalami obesitas. Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan konsumsi serat p0,05 (p=0,035). Tidak ada hubungan yang signifikan antara konsumsi serat dengan status obesitas p0,05 (p=0,177).

Page 1 of 1 | Total Record : 8