cover
Contact Name
Agus Yuniawan Isyanto
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alfarhanic@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23564903     EISSN : 25798359     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH merupakan jurnal ilmiah berkala yang memuat hasil penelitian dari mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 3 (2018): Mei 2018" : 20 Documents clear
ANALISIS PENDAPATAN DAN TINGKAT KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA PETANI PADI SAWAH BERDASARKAN LUAS LAHAN Asa Alfrida; Trisna Insan Noor
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 3 (2018): Mei 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.8 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i3.1647

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Buahdua, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang yang merupakan daerah yang masih mengandalkan padi sebagai komoditas utamanya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui struktur pendapatan dan pengeluaran rumah tangga petani padi sawah berdasarkan luas lahan di Desa Buahdua (2) Mengetahui tingkat kesejahteraan petani padi sawah berdasarkan luas lahan di Desa Buahdua. Desain penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan parameter kesejahteraan menurut Sudana (2008) untuk mengetahui Nilai Tukar Pendapatan Rumah Tangga Petani (NTPRP) serta parameter 11 indikator tingkat kesejahteraan BPS-SUSENAS 2012. Metode yang digunakan adalah Proportional Random Sampling dan diperoleh 39 petani padi responden yang terdiri dari 3 petani padi lahan luas, 12 petani padi lahan sedang dan 24 petani padi lahan sempit.Hasil penelitian menunjukkan semakin luas pemilikan lahan, semakin besar kontribusi pendapatan sektor pertanian terhadap pendapatan total rumah tangga petani. Analisis tingkat kesejahteraan rumah tangga petani padi sawah dengan menggunakan beberapa indikator menunjukkan hasil tingkat kesejahteraan yang berbeda.Tingkat kesejahteraan menggunakan indikator ekonomi menunjukkan adanya rumah tangga petani yang termasuk kategori miskin (tidak sejahtera), namun jika menggunakan indikator ekonomi dan sosial (BPS-SUSENAS 2012) menunjukkan hasil seluruh rumah tangga petani termasuk tingkat sejahtera tinggi. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kesejahteraan petani diperlukan kebijakan untuk meningkatkan pendapatan melalui berbagai aspek yang menunjang peningkatan sektor pertanian dan non pertanian.Kata Kunci: Kesejahteraan, Petani padi, Rumah Tangga Petani
ANALISIS KONTRIBUSI PENDAPATAN USAHATANI MANGGIS TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI MANGGIS DI DESA CIKALONG, KECAMATAN SODONGHILIR, KABUPATEN TASIKMALAYA, JAWA BARAT Dewi Dewi; Sara Ratna Qanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 3 (2018): Mei 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.482 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i3.1679

Abstract

Manggis merupakan salah satu buah unggulan Indonesia yang memiliki peluang ekspor yang cukup menjanjikan. Dari tahun ke tahun permintaan manggis meningkat seiring dengan peningkatan produksi. Di Indonesia, Kabupaten Tasikmalaya merupakan salah satu sentra produksi manggis terbesar. Desa Cikalong merupakan salah satu desa di Kecamatan Sodonghilir dengan tingkat produksi manggis tertinggi. Seiring dengan peningkatan produksi manggis, hal ini juga didukung dengan peningkatan harga manggis sebesar 13% dari tahun sebelumnya. Namun, dibalik itu semua terdapat data yang bertolak belakang dimana angka kemiskinan tertinggi di Provinsi Jawa Barat yaitu di Kabupaten Tasikmalaya sebesar 15,60%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pendapatan usahatani, struktur pendapatan dan kontribusi pendapatan manggis terhadap pendapatan rumah tangga petani. Desain penelitian adalah kuantitatif explanatory dengan menggunakan analisis chi-square, analisis pendapatan usahatani dan analisis kontribusi. Metode yang digunakan adalah Propotional Random Sampling dan diperoleh 36 petani manggis responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa kontribusi manggis terhadap pendapatan rumah tangga yaitu sebesar 18% dari pendapatan total rumah tangga petani, sebagai penyumbang kedua terbesar setelah pendapatan non-farm, dan nilai RC ratio manggis mencapai 5,4,dengan asumsi umur pohon berkisar antara 15-25 tahun. Hasil analisis menggunakan chi-square menjelaskan bahwa terdapat hubungan positif antara jumlah pohon dengan besarnya kontribusi manggis. Oleh karena itu diperlukan pengembangan usahatani manggis di Desa Cikalong mengingat pasar ekspor yang luas, nilai RC ratio yang tinggi dan topografi desa yang sesuai.Kata Kunci : Kontribusi, petani mangis, rumah tangga petani.
ANALISIS USAHATANI KOPI DI KELOMPOKT TANI HUTAN GIRI SENANG DESA GIRI MEKAR KABUPATEN BANDUNG Nur Halimah Amir; Elly Rasmikayati; Bobby Rachmat Saefudin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 3 (2018): Mei 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.384 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i3.1652

Abstract

Produktivitas kopi yang tinggi dan kualitas kopi yang baik pada petani di Kelompok Tani Hutan Giri Senang namun pendapatan petani kopi rendah hal ini karena harga jual kopi yang rendah. Tujuan Penelitian adalah untuk menganalisis hasil usahatani dan pemasaran petani kopi di daerah penelitian, untuk mengetahui potensi dan kendala yang ada dalam usahatani kopi di daerahpenelitian, dan mengetahui bagaimana dinamika hubungan petani dengan kelompok tani dan bandar dalam segi sosial dan ekonomi. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode wawancara terhadap petani kopi yang tergabung ke dalam anggota Kelompok Tani Hutan Giri Senang dengan menggunakan kuesioner yang bersifat terbuka (responden dapat menjawab secaradetail) dan tertutup (pertanyaan berupa pilihan). Jumlah petani responden adalah 60 orang. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa hasil pendapatan usahatani petani kopi yaitu sebesar Rp 5.816.640,-/hektar/tahun dengan keuntungan sebesar Rp 2.770.612 per tahun dan berdasarkan hasilperhitungan r/c rasio yaitu 1,9 layak untuk diusahakan.Kata Kunci: Kopi, Produksi, Pendapatan Usahatani, Keuntungan, R/C Rasio.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI KENTANG DI KELOMPOK TANI MITRA SAWARGI DESA BARUSARI KECAMATAN PASIRWANGI KABUPATEN GARUT Muthia Khansa Agatha; Eliana Wulandari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 3 (2018): Mei 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.276 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i3.1643

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis variabel-variabel input produksi yang berpengaruh pada produksi kentang di Kelompok Tani Mitra Sawargi di Kecamatan Pasirwangi Kabupaten Garut. Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara dan pengedaran kuesioner kepada 25 orang petani. Desain penelitian ini adalah kuantitatif. Analisis data menggunakan fungsi produksi Cobb Douglass. Hasil olah data menunjukan bahwa variabelvariabelinput produksi yang berpengaruh signifikan terhadap produksi kentang di Kelompok Tani Mitra Sawargi adalah luas lahan, bibit, pupuk kimia dan pupuk organik. Sedangkan variabel pestisida dan tenaga kerja tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produksi kentang di Kelompok Tani Mitra Sawargi.Kata kunci: Fungsi Produksi Cobb Douglas, Kentang, Kabupaten Garut.
KEARIFAN LOKAL DALAM SISTEM AGRIBISNIS PADI SAWAH, DESA SUKANAGARA, KECAMATAN LAKBOK, KABUPATEN CIAMIS, PROVINSI JAWA BARAT Argit Surya Mukti; Trisna Insan Noor
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 3 (2018): Mei 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.013 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i3.1657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan kearifan lokal dalam sistem agribisnis padi sawah yang ada di Desa Sukanagara. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Data yang dianalisis adalah dari hasil wawancara, observasi, studi kepustakaan, dan hasil dokumentasi lapangan. Kesimpulan dari hasil penelitian ini, pada umumnya petani masih mengadopsi perilaku dan pengetahuan petani zaman dulu. Misalnya seperti membuat pupuk atau obat hama yang diracik sendiri, penentuan musim tanam mengacu pada kalender pranata mangsa, melakukan perhitungan hari baik dalam melakukan penanaman atau pemanenan, melakukan pemipitan sebelum pemanenan, dan membuat sesajen.Kata kunci : Kearifan Lokal, Konvensional, Sistem Agribisnis, Padi Sawah
ANALISIS KEUNTUNGAN DAN NILAI TAMBAH AGRONDUSTRI PUREE MANGGA DI CV PROMINDO UTAMA KABUPATEN CIREBON, JAWA BARAT Dewi Royanti; Lies Sulistyowati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 3 (2018): Mei 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.823 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i3.1648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) keuntungan yang diperoleh dari pengolahan puree mangga, dan 2) nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan puree mangga. Penelitian ini dilakukan di CV Promindo Utama, Desa Losari Lor, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif, analisis keuntungan, R/C ratio dan analisis nilai tambah menggunakan metode Hayami. Hasil penelitian menunjukan bahwaagroindustri puree mangga memberikan keuntungan sebesar Rp 37.862.521 per lima belas kali proses produksi selama satu bulan dengan R/C ratio sebesar 1,22. Nilai tambah puree mangga harumanis sebesar Rp 3.122 per 1 kg manga sedangkan nilai tambah puree mangga gedong adalah Rp 3.622 per 1 kg mangga.Kata Kunci : Agroindustri Puree Mangga, Analisis Keuntungan, Nilai Tambah
PETA PERILAKU RAMAH LINGKUNGAN PETANI PADI DI DESA PASAWAHAN KECAMATAN PASAWAHAN KABUPATEN PURWAKARTA Dyana Rahmawati; Iwan Setiawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 3 (2018): Mei 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v4i3.1680

Abstract

Program pertanian organik mulai dicanangkan melalui program Go Organic tahun 2010, kemudian beberapa daerah di Indonesia mulai menerapkan pertanian organik. Pertanian ramah lingkungan merupakan pertanian yang mengarah kepada pertanian organik namun berbeda pada standar pelaksanaan budidayanya saja. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku ramah lingkungan petani padi dan faktor yang mempengaruhi perilaku ramah lingkungan petani padi yang ada di Desa Pasawahan Kecamatan Pasawahan Kabupaten Purwakarta. Desain penelitian ini adalah desain kuantitatif dengan teknik penelitian survei. Pengambilan sample dilakukan dengan metode simple random sampling dan penentuan jumlah sample ditentukan dengan metode slovin yang mendapatkan 40 sample petani. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Weighted Mean Score (WMS) dan analisis regresi linier berganda. Aspek yang digunakan untuk melihat perilaku ramah lingkungan petani padi yaitu pengetahuan, sikap dan keterampilan. Berdasarkan hasil dari perhitungan WMS diketahui bahwa perilaku petani padi di Desa Pasawahan Kecamatan Pasawahan Kabupaten Purwakarta sudah dikatakan baik dilihat dari skor WMS baik itu pengetahuan, sikap dan keterampilannya. Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda maka faktor – faktor yang mempengaruhi petani padi berperilaku ramah lingkungan yaitu karakteristik petani dan akses sumberdaya pendukung.Kata kunci : perilaku ramah lingkungan, pertanian organik, petani padi
RESPON PETANI TERHADAP KEBIJAKAN LAHAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN DI KELURAHAN KERSANAGARA, KECAMATAN CIBEUREUM, KOTA TASIKMALAYA, PROVINSI JAWA BARAT Siti Nuraeni; Trisna Insan Noor; Dede Sudradjat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 3 (2018): Mei 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.178 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i3.1653

Abstract

Kelurahan Kersanagara, Kecamatan Cibereum merupakan salah satu daerah yang telah ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dalam Peraturan Daerah No 4 Tahun 2012 yang diharapkan mampu menunjang kebutuhan pangan Kota Tasikmalaya. Penelitian ini bertujuan mengetahui respon petani terhadap kebijakan lahan pertanian pangan berkelanjutan serta insentif dan disinsentif apa yang sesuai dengan keinginan petani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Teknik pengumpulan data dengan wawancara menggunakan kuisoner dengan jumlah responden sebanyak 45 orang petani alih fungsi lahan. Alat analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif. Berdasarkan analisis skala likert menunjukan bahwa respon petani di Kelurahan Kersanagara berada direntang positif sebesar 61% dengan demikian petani mendukung dan bersedia mengikuti Kebijakan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).Kata kunci: kebijakan lahan LP2B, petani padi sawah alih fungsi.
PERILAKU PETANI MANGGA GEDONG GINCU DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 (Studi Kasus Gapoktan Sami Mulya, Kecamatan Sedong , Kabupaten Cirebon) Mar'atus Sholiha; Anne Charina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 3 (2018): Mei 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.42 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i3.1644

Abstract

Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sudah dihadapi oleh segenap pelaku bisnis yang bergerak dalam berbagai sektor usaha di Indonesia. Masyarakat Ekonomi ASEAN merupakan bentuk integrasi ekonomi ASEAN, yang berarti adanya sistem perdagangan bebas antara negaranegara di ASEAN. Sektor pertanian di Indonesia sangat berkontribusi dalam pembangunan nasional, seperti halnya sektor pertanian pada hortikultura, mangga gedong gincu merupakan salah satu komoditas horti yang memiliki kontribusi besar bagi perekonomian nasional. Gapoktan mangga gedong gincu yang berhasil berdaya saing ekspor yaitu Gapoktan Sami Mulya merupakan salah satu Gapoktan yang sukses di Cirebon dalam pasar ekspor. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimanakah perilaku anggota Gapoktan Sami Mulya dalam menghadapai Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), untuk mengetahui kendalaGapoktan Sami Mulya dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada Gapoktan Sami Mulya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pendekatan studi kasus. Dalam penelitian ini menggunakan teori perilaku Bloom dan analisis kendala fishbone.Hasil dari penelitian didapatkan perilaku Gapoktan Sami Mulya dalam menghadapi MEA menurut teori Bloom tercermin dalam 3 komponen yaitu : pengetahuan anggota Gapoktan dalam menghadapi MEA ada dalam kategori positif, sikap anggota Gapoktan Sami Mulya dalam menghadapi MEA ada dalam kategori positif , tindakan anggota Gapoktan Sami Mulya dalam menghadapi MEA ada dalam kategori negatif. Sedangkan kendala utama Gapoktan Sami Mulya dalam menghadapi MEA yaitu keinginan petani untuk masuk ke MEA rendah. Kendala tersebut disebabkan oleh 4 penyebab utama yang dapat dilihat dari segi manusia, cara kerja , bahan baku, dan lingkungan.Kata kunci : Perilaku, Gapoktan, Sedong, Kendala
MULTIFUNGSI LAHAN SAWAH DI KELURAHAN KERSANAGARA, KECAMATAN CIBEUREUM, KOTA TASIKMALAYA, PROVINSI JAWA BARAT Azis Pamungkas; Trisna Insan Noor; Dede Sudradjat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 3 (2018): Mei 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.005 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i3.1658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan multifungsi lahan sawah di Kelurahan Kersanagara dengan pendekatan dinamika multifungsi lahan sawah. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan analisis deskriptif guna mendeskripsikan dinamika multifungsi lahan sawah dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Teknik pengumpulan data melalui Focus Group Discussion (FGD), observasi partisipatif, dan wawancara mendalam dengan jumlah informan sebanyak 50 orang yang yang ditentukan secara sengaja (purposive) dan diperoleh dengan cara snow ball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 11 multifungsi lahan sawah, terdapat 6 multifungsi lahan sawah yang terjadi perubahan yaitu penyedia lapangan pekerjaan, sumber pendapatan, mewujudkan ketahanan pangan, konservasi air, pemelihara keindahan alam, dan media interaksi sosial antar petani, sedangkan 5 multifungsi lahan sawah yang lainnya tidak mengalami perubahan yaitu sebagai mitigasi banjir, pengendali erosi, pendaur ulang sampah organik atau limbah, keanekaragaman hayati (habitat flora dan fauna), dan pelestarian tradisi dan budaya.Kata kunci : multifungsi lahan sawah, alih fungsi lahan, kebijakan LP2B, perkotaan

Page 1 of 2 | Total Record : 20