cover
Contact Name
asalibuna
Contact Email
asalibuna@iainkediri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
afyudinsholeh92@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
ASALIBUNA
ISSN : 26155885     EISSN : 26563533     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ASALIBUNA adalah Jurnal yang membahas dan mendiskusikan perkembangan keilmuan bahasa Arab dan pembelajarannya. Jurnal ASALIBUNA hadir untuk mengakomodir pemikiran-pemikiran kritis, kreatif dan inofatif dari para dosen, guru dan praktisi bahasa Arab di Indonesia khususnya di IAIN Kediri. Keberadaan jurnal ASALIBUNA di tengah tradisi intelektual kekinian khusunya terkait Pendidikan bahasa Arab, diharapkan mampu memberikan sumbangsih pengetahuan dan keilmuan terkait perkembangan pendidikan bahasa Arab di Indonesia. Terbit setahuan dua kali setiap Januari - Juni.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 2 (2017)" : 6 Documents clear
استراتیجیة تعلیم مھارة الاستماع وأثرھا في تنمیة مھارة الكلام بالمدرسة Huda, Muhammad Miftakhul
ASALIBUNA Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : ASALIBUNA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini didasarkan pada masalah yang dialami oleh mereka yang mengajarkan keterampilan istima’ dan pengaruhnya terhadap keterampilan berbicara, dimana hal ini sulit bagi siswa untuk membiasakan berbicara (Bahasa Arab) di beberapa lembaga pendidikan di Indonesia, terutama di tingkat sekolah. Kecuali ada upaya keras dari satu sama lain seperti yang diterapkan oleh Madrasah ‘Aliyah Unggulan Darul ‘Ulum (MAU DU). Studi ini mengandung aspek teoritis tentang teori-teori keterampilan istima’ dan strategi pengembangan keterampilan berbicara di Madrasah ‘Aliyah Unggulan Darul ‘Ulum, dan menggambarkan penerapan strategi untuk mengembangkan kemampuan siswa di sekolah. Peneliti menggunakan metodologi studi kasus dan model penelitian kualitatif dan menghasilkan hasil: bahwa ada strategi yang berkontribusi terhadap proses belajar mendengarkan di Madrasah ‘Aliyah Unggulan Darul ‘Ulum. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa keberhasilan keterampilan istima’ secara langsung berhubungan dengan adanya strategi yang baik dan tepat, serta unsur-unsur pendidikan lain yang mendukung kesuksesan. Kata kunci: keterampilan istima’, keterampilan berbicara
(2018/2017 فعالیة استخدام الألعاب اللغویة لترقیة مھارة القراءة المعاصرة (بحث تجریبي لطلاب قسم تدریس اللغة العربیة بالجامعة الإسلامیة الحكومیة كدیري ? Munjiyat, Ali
ASALIBUNA Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : ASALIBUNA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terminologi game seringkali diasumsikan sebagai kegiatan yang kontra produktif dan identik dengan anak usia dini. Pelbagai kajian teoritis dan aplikatif telah mendialektikakan antara game dengan berbagai disiplin ilmu, termasuk bidang pendidikan. Dalam konteks pembelajaran bahasa, game dipakai dalam pembelajaran listening dan speaking skills (maha
(حُرُوْفُ الْمَعَانِيْ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ (دِرَاسَةٌ تَحْلِيْلِيَّةٌ نَحْوِيَّةٌ عَنْ آيَاتِ الْأَحْكَامِ فِيْ سُوْرَةِ الْبَقَر? Khamidah, Nur
ASALIBUNA Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : ASALIBUNA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Quran adalah Kitab Suci yang diturunkan oleh Allah SWT kepada nabi Muhammad SAW. Bagi umat Islam, keberadaan al-Quran mempunyai kedudukan yang sangat sentral. Mengenal dan memahami al-Quran dari segi Nahwu/Sintaksis dan Makna/Semantik merupakan fenomena yang sangat menarik. Nahwu dan Makna sangat berkaitan dengan erat. Dalam ilmu Nahwu ada pembahasan tentang Huruf Ma’ani/huruf yang mempunyai makna. Pemberian nama Huruf Ma’ani disebabkan karena huruf ini diciptakan dalam keadaan mempunyai makna yang bisa membedakan dengan Huruf Mabani (huruf yang tidak mempunyai makna). Macam-macam Huruf Ma’ani adalah huruf yang khusus masuk pada isim (jar, qasam, istitsna’/pengecualian, huruf yang serupa dengan fiil/kata kerja, mufajaah, tafshil, tanbih, tarajji, tasybih dan huruf yang serupa dengan laisa), huruf yang khusus masuk pada fiil (nashab, mashdar, jazm, syarat, tahdlidl, istiqbal, tawaqqu’, rad’, tandim, ‘ardl, taqlil dan ta’liq) dan huruf yang khusus masuk pada isim saja/fiil saja/keduanya (taukid, tamanni, shilah dan ta’lil). Tulisan ini akan membahas tentang Huruf Ma’ani yang mencakup pada ‘athaf (wau, fa’, tsumma, au, lakin al-‘athifah, bal al-‘athifah, am al-‘athifah dan hatta), jar (hatta aljarrah, min, ila, ‘ala, fi, lam, ba’, ‘an, kaf, kai al-jarrah dan mashdariyah) dan adawat syarat (in, idza, idz, laula dan lau). Obyek Tulisan ini adalah Ayat-Ayat Ahkam dalam surat al-Baqarah. Pendekatan dalam Tulisan ini adalah pendekatan teori Nahwiyah/Sintaksis (pendekatan pada analisis bahasa yang memberikan perhatian secara eksplisit kepada struktur bahasa) dan Maknawiyah/Semantik (pendekatan pada analisis bahasa yang memberikan perhatian secara eksplisit kepada makna). النقاط الحاكمة: آیَاتِ الْأَحْكَامِ ، حُرُوْفُ الْمَعَانِيْ
مشكلات تعلیم الكتابة على المستوى الجامعي وعلاجھا Permata, Bagus Andrian
ASALIBUNA Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : ASALIBUNA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan menulis bahasa Arab (maha>rah kita>bah) sejauh ini masih membutuhkan perhatian lebih dari para praktisi, pengajar dan pegiat bahasa Arab khususnya bagi non native speaker, hal tersebut disebabkan oleh berbagai kesulitan yang kerap dihadapi oleh para siswa mulai dari jenjang paling bawah hingga perguruan tinggi. Pada akhirnya, hal tersebut juga berimbas pada problem pembelajaran di kelas. Tulisan ini mencoba menjelaskan problem pembelajaran maha>rah kita>bah di perguruan tinggi dan bagaimana tawaran solusi atas problem tersebut. Beberapa data primer dalam tulisan ini diperoleh dari observasi lapangan ketika penulis mengajar maha>rah kita>bah di IAIN Kediri dan STAI-BA Kediri, dan diperkuat dengan pendapat para praktisi dan pegiat pembelajaran bahasa Arab bagi non native speaker. Kesimpulan dari tulisan ini adalah, bahwa secara umum problem pembelajaran maha>rah kita>bah di tingkat perguruan tinggi tidak terlepas dari 3 (tiga) hal: 1. Perbedaan pengalaman belajar antar individu mahasiswa dan budaya berbahasa. 2. Kurang memperhatikan keterampilan membaca (maha>rah qira>’ah) yg sebagai syarat mutlak keterampilan menulis. 3. Kurang tepat dalam memberikan evaluasi dan 5. Minimnya penggunaan media dan tehnik pembelajaran yang mendukung. Adapun untuk mengatasi problem tersebut maka dibutuhkan evaluasi mendalam dan dilanjutkan dengan usaha-usaha perbaikan dari kekurangan-kekurangan dalam pembelajaran yang menjadi problem. Kata Kunci : problematika pembelajaran, maharah kitabah
تطویر مواد تقسیم الكلام العربي على أساس أراء تمام حسان مفتي رشید قسم تعلیم اللغة العربیة, كلیة التربیة ,الجامعة الاسلامیة الحكومیة بكادیري Rasyid, Mufti
ASALIBUNA Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : ASALIBUNA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa para ulama Nahwu klasik membuat klasifikasi kata Bahasa Arab menjadi 3 bagian yaitu: Isim, Fi’il , dan Huruf. Klasifikasi ini tidak pernah menerima kritik dan pembaruan hingga datangnya Tammam Hassan yang membuat klasifikasi kata Bahasa Arab menjadi 7 bagian yaitu: Isim, Shifah, Fi’il, Dhamir, Khalifa, Zharaf, dan Adat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan materi klasifikasi kata berdasarkan pemikiran Tammam Hassan dan mengetahui sejauh mana efektifitas pengembangan materi klasifikasi kata berdasarkan pemikiran Tammam Hassan untuk meningkatkan kemampuan siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research & Development (Penelitian dan Pengembangan) dengan membentuk dua kelompok (kelompok kontrol dan kelompok eksperimen), dengan penggunaan pre-test dan post test (pre-test post-test control group design). Dengan sampel penelitian siswa MA Salafiyah Syafi’iyah Tebuireng Jombang. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Bentuk pengembangan materi klasifikasi kata Bahasa Arab berdasarkan pemikiran Tammam Hassan telah berhasil tersusun dalam produk buku ajar yang berjudul: “Klasifikasi Kata Bahasa Arab Menurut Pendapat Tammam Hassan”. Produk ini memiliki banyak kelebihan yaitu: desain latihan yang penuh warna dan ilustrasi, kolom Fun Zone, serta pendekatan komparatif antara kaidah bahasa Arab dan Bahasa Inggris dalam materi klasifikasi kata (2) Setelah dilaksanakannya ujicoba produk di MASS Tebuireng, peneliti melakukan Uji-T (T-test). Dari hasil Uji -T diperoleh nilai T-hitung sebesar 2,29. Dengan dk= 4 pada persentase kolom 5% diketahui nilai T-tabel adalah 1,67. Disini bisa dilihat bahwa nilai T-hitung lebih besar dari T-tabel. Hal ini menunjukkan bahwa Hipotesi Nol (Ho) ditolak dn Hipotesis Alternatif (Ha) diterima. Dari sini bisa disimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar klasifikasi kata bahasa Arab menurut perspektif Tammam Hassa terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa. Kata Kunci : Klasifikasi Kata, Tammam Hassan, Research aN Development (R&D)
تطویر المواد التعلیمیة على المنھج التكاملي لترقیة مھارة القراءة Firdaus, Muhammad Anang
ASALIBUNA Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : ASALIBUNA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode Integratif dalam desain bahan ajar belum menjadi opsi pilihan bagi guru dan pelajar, terutama di kalangan pesantren. Kebanyakan guru pesantren masih menggunakan metode tradisional "al-Qawāid wa al-Tarjamah" dalam pendidikan mereka. Meskipun para ulama dan pendidik di Arab telah meninggalkan pendekatan ini sejak tahun 1960-an dan mengubah pendekatan mereka dengan metode "al-Samiyyah al Shafahiyyah". Namun, pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kemendikbud dan Kementerian Agama telah menerbitkan materi pendidikan berupa buku ajar yang dirancang dengan pendekatan metode Integratif ini, setelah pemerintah menetapkan kurikulum pendidikannya dengan pendekatan baru ini di tingkat nasional yaitu Kurikulum 13 (K13). Sejak tahun 2015, buku ini telah digunakan oleh beberapa sekolah negeri dan sekolah swasta yang berada di bawah naungan Kementerian Agama. Akan tetapi metode pendidikan di pesantren masih tetap dengan kurikulum lamanya. النقاط الحاكمة: المواد التعلیمیة، المنھج التكاملي، مھارة القراءة مقدمة

Page 1 of 1 | Total Record : 6