cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL SAINS PEMASARAN INDONESIA
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2003): Mei" : 8 Documents clear
STUDI MENGENAI PENGEMBANGAN HUBUNGAN JANGKA PANJANG PERUSAHAAN DAN PENGECER Cempakasari, Diah Arum; Yoestini, Yoestini
Jurnal Sains Pemasaran Indonesia (Indonesian Journal of Marketing Science) Vol 2, No 1 (2003): Mei
Publisher : Master of Management Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1518.851 KB) | DOI: 10.14710/jspi.v2i1.67-84

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai pengembangan hubungan antara perusahaan dan pengecer yang  diupayakan untuk pembinaan  hubungan jangka  panjang.   Untuk membina hubungan jangka panjang  maka perusahaan memerlukan kepercayaan pengecer yang  didukung  oleh faktor-faktor karakieristik perusahaan dan karakteristik tenaga penjualan.  Masalah penelitian diajukan  adalah  untuk mengetahui bagaimana mewujudkan hubungan jangka panjang antara perusahaan  dan  pengecer  melalui faktor-faktor  karakteristik perusahaan  dan  karakteristik tenaga penjualan.   Berdasarkan hal tersebut maka diajukan sebuah model teoritis dan lima hipotesis untuk diuji. Sampel dari penelitian  ini  adalah para pengecer  minuman Pepsicola di kola Semarang.  Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara  kepuasan,   reputasi  perusahaan,   dan kepercayaan pada  tenaga penjualan  dengan kepercayaan pada perusahaan,  keandalan tenaga penjualan dengan  kepercayaan pada tenaga penjualan,  dan kepercayaan pada perusahaan dengan hubungan jangka panjang.
MINAT MEREFERENSIKAN DALAM PROSES ADOPSI KONSUMEN PASCA MASA EDUKASI PASAR FITUR GPRS IM3 SMART DI SURABAYA Budiman, Adi Santoso
Jurnal Sains Pemasaran Indonesia (Indonesian Journal of Marketing Science) Vol 2, No 1 (2003): Mei
Publisher : Master of Management Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1373.011 KB) | DOI: 10.14710/jspi.v2i1.1-18

Abstract

Masa edukasi pasar bagi produk baru adalah masa yang penting bagi keberhasilan produk  di  pasar.   Pada  masa ini  calon pelanggan  berada pada  tahap  mencobaproduk.  Bila produk  dapat  memenuhi atau  bahkan  melebihi harapan pelanggan maka  konsumen  akan  mengadopsi produk  tersebut  lebih  lanjut.  Penelitian  ini berusaha untuk mengldentifikasikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi tinggi/rendahnya  persepsi  pelanggan  terhadap kinerja produk pada  masa  awal edukasi pasar  serta pengaruhnya  terhadap minat mereferensikan produk pasca program  edukasi pasar.  Dari pengujian  model dengan  menggunakan data yang diambil  dari  120  responden,   hasil penelitian  ini  menunjukkan  bahwa  terdapat hubungan positif antara faktor  kegunaan produk,  kemudahan penggunaan produk dan pergaulan  sosial  terhadap  nilai pelanggan.  Selanjutnya  didapati  hubungan positif antara nilai pelanggan dengan minat mereferensikan.  Dengan demikian dapat disimpulkan  bahwa faktor-faktor  kegunaan produk,  kemudahan penggunaan  dan pergaulan   sosial  merupakan faktor-faktor  penentu  tinggi   rendahnya persepsi pelanggan   terhadap  kinerja  produk  yang   secara  tidak   langsung  mempunyai pengaruh positif terhadap minat mereferensikan.
ANALISIS PENGARUH KEPERCAYAAN UNTUK MENCAPAI HUBUNGAN JANGKA PANJANG Bowo, Nursatyo Heri
Jurnal Sains Pemasaran Indonesia (Indonesian Journal of Marketing Science) Vol 2, No 1 (2003): Mei
Publisher : Master of Management Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.851 KB) | DOI: 10.14710/jspi.v2i1.85-92

Abstract

Kepercayaan  dipandang  sebagai sebuah  solusi  terbaik yang  menjamin kesuksesan sebuah hubungan antara pemasok dengan pembeli.  Penelitian ini ingin meneliti bagaimana kepercayaan dibangun dan apa manfaat dari membangun kepercayaan.  Hasil penelitian membuktikan bahwa kepercayaan pembeli dapat dibangun melalui tiga faktor, yaitu komunikasi, kepuasan  terhadap pelayanan,  dan  adanya  komitmen pemasok. Selanjutnya, kepercayaan akan menimbulkan keinginan pembeli untuk menjalin hubunganjangka panjang.
ORIENTASI PENGAWASAN TERHADAP TENAGA PENJUALAN UNTUK MENCAPAI EFEKTIVITAS PERUSAHAAN Achmadi, Achmadi
Jurnal Sains Pemasaran Indonesia (Indonesian Journal of Marketing Science) Vol 2, No 1 (2003): Mei
Publisher : Master of Management Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1126.613 KB) | DOI: 10.14710/jspi.v2i1.19-32

Abstract

Penelitian  terdahulu menyarankan pengembangan penelitian  yang menguji lebih jauhmengenai orientasi pengawasan tenaga penjua/an   dan memper/uas faktor-faktor yang dipengaruhi   oleh  orientasi pengawasan tenaga penjualan  ini  (Kohli,   Shervani danChallagalla,  1998,  p.  263-274;  Challagalla dan Shervani,  1996,      p. 89-105).  Penelitian ini  mengembangkan model   yang  menguji pengaruh  orientasi pengawasan  terhadap orientasi kinerja,  kemudian orientasi kinerja terhadap kinerja tenaga penjualan,  serta pengaruh kinerja tenaga penjualan terhadap efektivttas perusahaan.  Dengan menggunakan data dari  115  orang tenaga penjualan di perusahaan jasa pelayaran  di Kata  Semarang,  penelitian  ini  menyimpulkan  bahwa  semua  orientasi pengawasan berpengaruh positif terhadap orientasi kinerja,  orientasi kinerja berpengaruh positif terhadap kinerja  tenaga penjualan dan kinerja tenaga penjualan  berpengaruh positif terhadap efektivitas perusahaan.
STUDI MENGENAI ORIENTASI STRATEGI DAN KINERJA PEMASARAN Putranto, Samtim Eko
Jurnal Sains Pemasaran Indonesia (Indonesian Journal of Marketing Science) Vol 2, No 1 (2003): Mei
Publisher : Master of Management Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1595.259 KB) | DOI: 10.14710/jspi.v2i1.93-110

Abstract

Pimpinan selaku top manajemen memainkan peran penting dalam menjamin suksesnya setiapprogram  organisasi yang  ditujukan  untuk mencapai keunggulan kinerja pemasaran,  dan untuk mencapai kinerja yang  unggul dibutuhkan suatu  budaya perusahaan yang  mampu mengimplementasikan  konsep pemasaran untuk mencapai kinerja pemasaran yang  unggul yang  berupa oriemasi pasar.  Namun demikian  ada anggapan bahwa orientasi pasar saja tidak cukup sehingga diperlukan  kemampuan perusahaan  untuk belajar  lebih cepat  dari kompetitor, sehingga dibutuhkan karaktristik organisasi yang  mampu menumbuhkan kemampuan belajar dalam organisasi, yaitu  orientasi pembelajaran yang  ditujukan  untuk meningkatkan  pemahaman   terhadap  pasar   dan   akan  menghasilkan  tanggapan  dari pelanggan yang sesuai harapan perusahaan.  Dalam konteks ini,  diajukan  model penelitian untuk menguji hubungan kausalitas antara karakteristik pimpinan dengan  orientasi pasar, oriemasi pasar dengan  kinerja  pemasaran,  dan  orientasi pembelajaran  dengan  kinerja pemasaran.  Penelitian  ini menggunakan sample 100  manajer atau pimpinan perusahaan meubel di Kabupaten Jepara,  Jawa Tengah yang dianalisis dengan menggunakan Structural Equation Modelling (SEM).
ANALISIS KINERJA TENAGA PENJUALAN BERDASARKAN SISTEM KONTROL DAN SINERGI AKTIVITAS TENAGA PENJUALAN (Studi Empiris Tenaga Penjualan pada Distributor Farmasi di Kota Semarang) Setiawan, Andi
Jurnal Sains Pemasaran Indonesia (Indonesian Journal of Marketing Science) Vol 2, No 1 (2003): Mei
Publisher : Master of Management Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1597.693 KB) | DOI: 10.14710/jspi.v2i1.33-52

Abstract

Konsep  Tenaga Penjualan diangkat dalam penelitian ini,  karena dipandang sebagai salah  satu  bagian  yang memiliki  peran  penting  dalam  menunjang keberhasilan perusahaan.  Beberapa penelitian menunjukkan bahwa masih banyak manajer penjualan  yang  masih  mengalami kesulitan  dalam  meningkatkan kinerja  tenaga penjualan.  Sementara  itu peran penting  tenaga penjualan  adalah  sebagai ujung tombak penjualan perusahaan. 0leh karena itu penelitian tentang Konsep Tenaga Penjualan dimana sistem kontrol,  sinergi  aktivitas tenaga penjualan  dan kinerja tenaga penjualan merupakan kunci persoalan dalam manajemen tenaga penjualan, merupakan  salah  satu  agenda penelitian  penting  dewasa  ini.  Responden  dalam penelitian  ini  merupakan populasi  tenaga penjualan pada perusahaan distributor farmasi di Kota Semarang.  Sedangkan untuk pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan daftar pertanyaan kepada  responden  selanjutnya  data tersebut diolah dan dianalisa  menggunakan SEM (Structural Equation Modeling)  dengan program komputer AMOS 4.01.
ANALISIS PENGARUH TINGKAT KESUKSESAN PRODUK BARU DALAM PENINGKATAN KINERJA PEMASARAN Navarone, Okki
Jurnal Sains Pemasaran Indonesia (Indonesian Journal of Marketing Science) Vol 2, No 1 (2003): Mei
Publisher : Master of Management Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (952.922 KB) | DOI: 10.14710/jspi.v2i1.111-122

Abstract

Tingkat kesuksesan  produk baru antara  lain  terkait  dengan promosi  dan keunggulan  dari produk  baru  tersebut dibandingkan produk  lain.  Selain  itu  dapat  pula  dikatakan  bahwa pengelolaan pengetahuan  konsumen  dapat dijadikan salah  satu faktor yang menentukan perusahaan    guna   meningkatkan kesuksesan   produk    baru.  Keunggulan  produk   baru merupakan  salah  satu faktor penentu  darl kesuksesan produk  baru. lndikator bahwa suatu produk perusahaan sukses atau tidak di pasar antara lain adalah seberapa Jauh tumbuhnya mlnat beli, prioritas  produk  yang dlbeli  dan,  keputusan  konsumen untuk membeli  kembali varian  produk  tersebut   di waktu  yang  lain.  Hal  lni  dapat  dijelaskan  bahwa  indikator­-indikator tersebut  merupakan  suatu hal yang penting  dalam mempengaruhi  sukses tidaknya suatu  produk  yang berdampak  pada kinerja pemasaran.  Kinerja pemasaran  dapat  diukur dengan  adanya peningkatan volume penjualan,  pertumbuhan  pe/anggan,  dan pertumbuhan nilai   penjualan.   Penelitian   ini   untuk   menguji   bagaimana   faktor­faktor  yang   dapat mempengaruhi   kesuksesan  produk  baru  dapat  meningkatkan     kinerja  pemasaran.  Hasil penelitian    menunjukkan   bahwa   variabel  promosi,  pengelolaan  pengetahuan konsumen, keunggulan  produk  baru mempunyai  pengaruh  positif terhadap  tingkat  kesuksesan produk baru.  Sementara   itu  variabel  tingkat kesuksesan  produk   baru  memiliki  pengaruh  positif terhadap kinerja pemasaran.
STUDI MENGENAI PROSES PEMILIHAN MEREK Pratikno, Andre Nugroho
Jurnal Sains Pemasaran Indonesia (Indonesian Journal of Marketing Science) Vol 2, No 1 (2003): Mei
Publisher : Master of Management Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1205.21 KB) | DOI: 10.14710/jspi.v2i1.53-66

Abstract

Penelitian  ini   menganalisis  sebuah  model   dari faktor-faktor  yang   mempengaruhi pemilihan terhadap suatu merek.  Pada penemuan yang telah dilakukan oleh Aaker (1996) menyatakan  bahwa asosiasi  merek yang  kuat, baik;  dan  unik akan  dapat  memperttnggi tingkat preferensi terhadap merek,  dan akan berdampak yang  baik terhadap probabilitas pemilihan  merek.  Stephen  M   Nowlis  dan  Jamar Simonson  (1997)  meminta  agar pada penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan sebagaimana  variabel kepuasan konsumen dapat mempengaruhi preferensi  konsumen.  Dalam penelitian  int,  didapat bahwa asosiasi terhadap   merek  dan  kepuasan  konsumen memberikan  pengaruh  yang  positif  dalam mengambil  keputusan pemilihan  terhadap suatu  merek,  yang  mana dalam pengambilan keputusan tersebut,  konsumen akan melalui suatu preferensi,  baik preferensi  berdasarkan atribut maupun berdasarkan attitude.

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2003 2003


Filter By Issues
All Issue Vol 25, No 3 (2025): Desember Vol 24, No 2 (2025): September Vol 24, No 1 (2025): Mei Vol 23, No 3 (2024): Desember Vol 23, No 2 (2024): September Vol 23, No 1 (2024): Mei Vol 22, No 3 (2023): Desember Vol 22, No 2 (2023): September Vol 22, No 1 (2023): Mei Vol 21, No 3 (2022): Desember Vol 21, No 2 (2022): September Vol 21, No 1 (2022): Mei Vol 20, No 3 (2021): Desember Vol 20, No 2 (2021): September Vol 20, No 1 (2021): Mei Vol 19, No 3 (2020): Desember Vol 19, No 2 (2020): September Vol 19, No 1 (2020): Mei Vol 18, No 3 (2019): Desember Vol 18, No 2 (2019): September Vol 18, No 1 (2019): Mei Vol 17, No 3 (2018): Desember Vol 17, No 2 (2018): September Vol 17, No 1 (2018): Mei Vol 16, No 3 (2017): Desember Vol 16, No 2 (2017): September Vol 16, No 1 (2017): Mei Vol 15, No 02 (2016): September Vol 15, No 01 (2016): Mei Vol 15, No 3 (2016): Desember Vol 14, No 3 (2015): Desember Vol 14, No 2 (2015): September Vol 14, No 1 (2015): Mei Vol 13, No 3 (2014): Desember Vol 13, No 2 (2014): September Vol 13, No 1 (2014): Mei Vol 12, No 3 (2013): Desember Vol 12, No 2 (2013): September Vol 12, No 1 (2013): Mei Vol 11, No 3 (2012): Desember Vol 11, No 2 (2012): September Vol 11, No 1 (2012): Mei Vol 10, No 3 (2011): Desember Vol 10, No 2 (2011): September Vol 10, No 1 (2011): Mei Vol 9, No 3 (2010): Desember Vol 9, No 2 (2010): September Vol 9, No 1 (2010): Mei Vol 8, No 3 (2009): Desember Vol 8, No 2 (2009): September Vol 8, No 1 (2009): Mei Vol 7, No 3 (2008): Desember Vol 7, No 2 (2008): September Vol 7, No 1 (2008): Mei Vol 6, No 3 (2007): Desember Vol 6, No 2 (2007): September Vol 6, No 1 (2007): Mei Vol 5, No 3 (2006): Desember Vol 5, No 2 (2006): September Vol 5, No 1 (2006): Mei Vol 4, No 3 (2005): Desember Vol 4, No 2 (2005): September Vol 4, No 1 (2005): Mei Vol 3, No 3 (2004): Desember Vol 3, No 2 (2004): September Vol 3, No 1 (2004): Mei Vol 2, No 3 (2003): Desember Vol 2, No 2 (2003): September Vol 2, No 1 (2003): Mei Vol 1, No 3 (2002): Desember Vol 1, No 2 (2002): September Vol 1, No 1 (2002): Mei More Issue