cover
Contact Name
Indria Nuraini
Contact Email
indria@unipasby.ac.id
Phone
+6281231489022
Journal Mail Official
abadimas@unipasby.ac.id
Editorial Address
Jl Dukuh Menanggal XII Surabaya Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Abadimas Adi Buana
ISSN : 26225700     EISSN : 26225719     DOI : https://doi.org/10.36456/abadimas.v7.i02
This Scientific Periodic Issue is a scientific publication in the field of community service and empowerment with coverage in the fields of Education, Economics, Technology, Science, and Health. Authors are encouraged to submit full, unpublished, original and complete articles that are not being reviewed in any other journal. The journal accepts submissions of articles online.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 287 Documents
Pembuatan Ramuan Tradisional Untuk Mengatasi Diare Pada Anak: PEMBUATAN RAMUAN TRADISIONAL UNTUK MENGATASI DIARE PADA ANAK asti, asti rahayu; I.A.K Pramushinta; Dewi Perwito Sari
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 5 No 01 (2021): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v5.i01.a2703

Abstract

Buah jambu biji merupakan buah yang sering dijumpai dan diminati oleh masyarakat, tetapi pada umumnya tidak menyadari manfaat jambu biji terutama pada daunnya. Daun jambu biji dapat dimanfaatkan sebagai ramuan tradisional untuk mengatasi diare pada anak. Pengolahan daun jambu biji sangat mudah dengan mengambil beberapa lembar daun biji tersebut kemudian di tumbuk dan di beri air matang secukupnya dan disaring untuk diambil airnya. Untuk pengobatan secara berkala bisa mengkonsumsi 3 kali sehari. Hasil yang di dapatkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat bahwa manfaat daun jambu biji baik apabila dikonsumsi oleh masyarakat.
Pendampingan Penjualan Online Pada Pedagang Pasar Tradisional Landungsari Kecamatan Dau Kabupaten Malang Ida Nuraini; Syamsul Hadi
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 5 No 01 (2021): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v5.i01.a2891

Abstract

Pemerintah mentargetkan 10 juta UMKM menggunakan platform online pada akhir tahun 2020. Pedagang pasar tradisional merupakan salah satu target pemerintah agar dapat berjualan secara online. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah melatih dan mendampingi pedagang pasar tradisional Landungsari agar dapat berjualan secara online melalui aplikasi Instagram dan Facebook bisnis. Pelatihan dimulai dari teknik membuat akun Instagram bisnis dan facebook bisnis, memfoto produk, mengupload foto/video, teknik mencari pelanggan, teknik packaging dan pengiriman produk. Kegiatan dilaksanakan saat mewabahnya virus covid 19 yang berdampak pada turunnya omzet penjualan para pedagang rata-rata 40-60%. Mitra pengabdian yaitu Tedi Setono penjual sayuran dengan omzet penjualan berkisar 4 - 5 juta rupiah per hari, namun saat covid ini turun menjadi 1-2 juta rupiah. Ibu iis penjual makanan beku dengan omzet per hari sebelum covid berkisar 5 - 7 juta rupiah, selama covid menurun menjadi 4-5 juta rupiah. Setelah diberi pelatihan penjualan online, hasil pelatihan adalah meningkatnya penjualan rata-rata sebesar 10-40%, walaupun tidak sebanyak seperti sebelum adanya covid 19. Penjualan online terbukti mampu meningkatkan omzet pedagang pasar, sehingga diharapkan pedagang lain melakukan penjualannya secara online disamping offline. Keywords: Penjualan online, Pedagang, Pasar Tradisional.
Literasi Keuangan Bagi Keluarga Di Masa Pandemic Covid 19 Ismawati, Anastasia FIliana; Maria Assumpta Evi Marlina
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 5 No 01 (2021): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v5.i01.a2911

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan kepada para orang tua siswa SMA Citra Berkat yang merasakan dengan adanya pandemi COVID 19 berdampak pada keuangan keluarga. Kegiatan Program Literasi Keuangan Bagi Keluarga Di Masa Pandemi COVID 19 yang diselenggarakan oleh Pusat Layanan Akuntansi dan Perpajakan Program Studi Akuntansi Universitas Ciputra memiliki tujuan untuk membuka peluang dan wawasan atas literasi keuangan khususnya pada pengelolaan keuangan dasar dan pengelolaan hutang keluarga di masa pandemi COVID 19. acara ini disertai dengan pemaparan materi dan diskusi dengan para pakar mengenai pengelolaan keuangan dasar keluarga dan pengelolana hutang. Pemberian materi tersebut, maka para orang tua siswa dapat dilengkapi dengan berbagai informasi dan strategi pengelolana keuangan.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan kepada para orang tua siswa SMA Citra Berkat yang merasakan dengan adanya pandemi COVID 19 berdampak pada keuangan keluarga. Kegiatan Program Literasi Keuangan Bagi Keluarga Di Masa Pandemi COVID 19 yang diselenggarakan oleh Pusat Layanan Akuntansi dan Perpajakan Program Studi Akuntansi Universitas Ciputra memiliki tujuan untuk membuka peluang dan wawasan atas literasi keuangan khususnya pada pengelolaan keuangan dasar dan pengelolaan hutang keluarga di masa pandemi COVID 19. acara ini disertai dengan pemaparan materi dan diskusi dengan para pakar mengenai pengelolaan keuangan dasar keluarga dan pengelolana hutang. Pemberian materi tersebut, maka para orang tua siswa dapat dilengkapi dengan berbagai informasi dan strategi pengelolana keuangan.
Program Daur Ulang Limbah Kain Perca Di Desa Munggugianti, Gresik, Jawa Timur Ismawati, Anastasia FIliana; Auditia Setiobudi; Wendra Hartono
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 5 No 01 (2021): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v5.i01.a2912

Abstract

Limbah rumah tangga yang banyak dan beragam dapat menyebabkan masalah lingkungan. Pengurangan limbah dapat dilakukan dengan program daur ulang, salah satunya dengan bahan kain perca. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat memberikan solusi bersama masalah sosial yang terjadi. Pemanfaatan produk limbah dengan proses yang sederhana dan bahan yang tersedia merupakan satu peluang pengembangan usaha. Peserta kegiatan adalah 11 orang warga desa Munggugianti dengan tiga narasumber sesuai dengan kepakarannya. Hasil pelatihan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adadlah pengenalan proses membuat pola dan menjahit dengan metode quilting. Hasil proses lanjutan kegiatan ini adalah pembuatan produk/ prototype produk dengan bahan dasar kain perca.
Optimalisasi Pengembangan Produk Olahan Siwalan Di Dusun Tenggina Desa Batang-Batang Daya sucipto, Sucipto; Siti Nuurlaily Rukman; Titik Setyowati
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 5 No 01 (2021): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v5.i01.a3049

Abstract

Dusun Tenggina merupakan yang secara administrasi masuk Desa Batang-Batang Daya yang memilik potensi terbesar perkebunan siwalan. Keberadaan potensi tersebut tidak diimbangi dengan kemampuan/pengetahuan masyarakat dalam pengelolaan siwalayan mejadi beberapa produk yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan kemampuan dalam menggunakan teknologi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu masyarakat mampu mengolah siwalan menjadi beberapa produk dan masyarakat mampu mengemas produk yang memiliki nilai jual tinggi. Metode kegiatan dilakukan dengan cara sosialisasi, praktik pembuatan olahan dan monitoring pasca kegiatan. Hasil pelatihan dapat dirasakan oleh masyarakat bahwa sekitar 83% yang mengikuti pelatihan memiliki pemahaman dan mengetahui bahwa siwalan bisa dikembangkan menjadi beberapa produk. Untuk keterlibatan pemerintah lokal dan perguruan tinggi masih 0%, sehingga untuk kedepannya diperlukan peran semua stakeholder untuk pengembangan pengelolaan pohon siwalan menjadi produk unggulan di Desa Batang-Batang Daya.
Pelatian Perbaikan Pakan dan Induksi Laserpunktur Pada Pembudidaya Ikan Lele di Desa Winongan Lor Kabupaten Pasuruan Guna Mempercepat Induk Matang Gonad dan Produksi Benih Wisnu Kusuma, Pungky Slamet; Dyah Hariani
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 5 No 01 (2021): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v5.i01.a3060

Abstract

Pakan merupakan salah satu faktor menentukan keberhasilan usaha budidaya ikan. Pada umumnya pembudidaya memberikan pakan komersial yang dapat menghabiskan sekitar 60-70% dari total biaya produksinya. Sehingga hal ini merupakan hambatan dalam proses budidaya. Oleh karena itu diperlukan probiotik yang ditambahkan pada pakan komersial agar efisien menurunkan jumlah pakan yang diberikan. Probiotik yang ditambahkan dalam pakan komersial ini mengandung sejumlah bakteri yang dapat memberi kuntungkan karena dapat memperbaiki keseimbangan mikroflora intestinal dan daya cernanya. Sedangkan induksi laserpunktur berperan merangsang pelepasan hormon reproduksi dan pemijahan ikan lele, sehingga apabila dipadukan maka percepatan pengadaan induk lele matang gonad akan segera diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian probiotik dalam pakan komersial dan induk lele diinduksi laserpunktur sebelum dipijahkan terbukti berpengaruh signifikan (P<0.05) terhadap waktu pematangan gonad induk lele betina maupun jantan. Hasil penelitian ini selanjutnya disosialisasikan pada pembudidaya ikan lele di desa Winongan Lor Kabupaten Pasuruan guna mempercepat pengadaan induk lele matang gonad dan siap dipijahkan untuk memproduksi benih. Respon dari para pembudidaya ikan lele setelah mendapatkan pelatihan dan pendampingan ini positif karena memperoleh pengetahuan baru berupa teknologi tepat guna dalam mempercepat induk lele matang gonad siap dipijahkan. Kata kunci: Pakan, probiotik, laserpunktur, matang gonad, produksi benih Abstract The feed is one of the factors determining the success of a fish farming business. In general, farmers provide a commercial feed that can consume about 60-70% of the total cost of production. So this is an obstacle in the cultivation process. Therefore probiotics must be added to commercial feed to efficiently lower the amount of feed given. Probiotics added to this commercial feed contain several bacteria that can benefit because it can improve the balance of the intestinal microflora and its digestive power. While the induction of laserpuncture plays a role in stimulating the release of reproductive hormones and spawning catfish, so that when combined then the acceleration of the procurement of mature catfish brood gonad will be obtained immediately. The results showed that the administration of probiotics in commercial feed and catfish induced by laserpuncture before being colonized proved to have a significant effect (P<0.05) on the maturation of gonads of both female and male catfish. The results of this study were further disseminated to catfish farmers in the Winongan Lor village Pasuruan regency to accelerate the procurement of mature catfish brood gonad and ready to be spawned to produce seeds. The response from catfish farmers after getting training and mentoring is positive because it obtains new knowledge in the form of appropriate technology in accelerating the mother catfish mature gonad ready to be spawned. Keywords: Feed, probiotics, laserpuncture, ripe gonad, seed production
Perancangan Produk Kreatif Berbasis Budaya Jawa Timur Untuk Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur (BPCB JATIM) Megawati Sutanto, Shienny; Wardaya, Marina; Amanda, Patrisia
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 5 No 01 (2021): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v5.i01.a3092

Abstract

Indonesia memiliki beraneka cagar budaya yang perlu dilestarikan dan dikenalkan kepada generasi muda. Salah satunya adalah Cagar Budaya Jawa Timur dengan 11.155 tinggalan purbakala, yang terdiri dari benda bergerak, benda koleksi museum, bangunan, struktur, hingga kawasan situs dari zaman Prasejarah, Hindu Budha, Islam hingga Kolonial. Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur telah mengkurasi serta mengkatalogkan temuan budaya tersebut dan memerlukan sebuah strategi untuk mensosialisasikan hasil temuan arkeologi berupa cerita rakyat dan cerita fabel. Oleh karena itu BPCB Jawa Timur ingin membuat publikasi arkeologi untuk masyarakat, khususnya anak dan remaja dengan visual yang menarik sesuai selera dan tren, sekaligus mempublikasikannya di sosial media. Tujuan Kegiatan PKM ini adalah menghasilkan rancangan konten kreatif berdasarkan warisan budaya Indonesia untuk BPCB Jawa Timur yang sesuai dengan selera dan tren budaya populer yang digemari oleh masyarakat, serta membuat publikasi konten di sosial media. Metode pelaksanaan yaitu tahap Pra Perancangan menyepakati materi dan konten produk kreatif ilustrated book serta media sosialisasinya. Tahap berikutnya Perancangan yaitu melakukan proses perancangan buku Illustrated Book. Tahap terakhir Publikasi dan Sosialisasi adalah publikasi dan legalitas dari Illustrated Book Pandu Putra Kamajaya yang telah dirancang berupa pengurusan ISBN dan HKI, serta sosialisasi menggunakan media sosial berupa radio streaming dan podcast. (podcast, radio)
Strategi Komunikasi BSIS Melalui Edukasi Pengelolaan Sampah Untuk Pencegahan Penyebaran Penyakit Di Masa Pandemi Covid-19 Indriati, Lisa; Paulina Tjandrawibawa; Mychael Maoretz Engel
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 5 No 01 (2021): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v5.i01.a3094

Abstract

Menurut data dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), jumlah sampah di Indonesia akan terus meningkat hingga 95,2 juta ton pada tahun 2020. Sebagai salah satu solusi pemecahan permasalahan sampah ini, dibentuklah Bank Sampah Induk Surabaya (BSIS). Namun, masih banyak masyarakat yang belum menyadari manfaat dan cara mengelola sampah yang benar. Mereka juga memiliki persepsi bahwa BSIS bukanlah organisasi non-profit.Dengan adanya pandemi Covid 19 BSIS juga mengalami hambatan dalam melakukan kegiatan sosialisasi. Oleh sebab itu, mempertimbangkan situasi yang dialami saat ini ada beberapa solusi dan metode yang ditawarkan pada Program Kemitraan Masyarakat ini antara lain (1) Sosialisasi mengenai manfaat dan langkah-langkah pemilahan sampah; (2) Pengadaan modul dan webinar edukasi pengelolaan sampah dalam upaya pencegahan penyakit di masa pandemi Covid; (3) Brosur jenis-jenis sampah yang dapat diolah oleh BSIS beserta nilai ekonomis yang ditawarkan; dan (4) Media komunikasi BSIS berupa website dan media sosial. Masyarakat yang menjadi peserta dalam webinar sosialisasi dan edukasi memberi respon yang positif dan berinisiatif untuk mencoba menerapkan pemilahan sampah. Dengan adanya brosur, website dan media sosial, diharapkan pihak BSIS mampu melanjutkan kegiatan sosialisas atau edukasi tentang pengelolaan sampah dalam upaya pencegahan penyakit di masa pandemi Covid secara mandiri.
Pelatihan Perancangan Busana Pelindung Diri Untuk Fesyen Sehari-Hari Di Era New Normal Bagi Indonesian Fashion Chamber Community Di Surabaya Jawa Timur Githapradana, Dewa Made Weda; Rahayu Budhi Handayani; Fabio Ricardo Toreh
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 5 No 01 (2021): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v5.i01.a3095

Abstract

Pandemi Covid-19 yang merebak sejak Maret 2020 di Indonesia telah merubah sistem sosial dan tatanan kehidupan masyarakat. Setiap individu harus dapat beradaptasi terhadap tatanan normal baru dalam upaya bertahan terhadap krisis yang ditimbulkan sebagai dampak pandemi. Dampak krisis juga dialami oleh pelaku industri fesyen di Surabaya yang tergabung dalam Indonesian Fashion Chamber (IFC) Community Surabaya. Persoalan yang dihadapi mitra adalah perubahan dan krisis akibat pandemi Covid-19 menempatkan mitra pada keadaan sulit baik dalam permasalahan produksi, modal, dan menurunnya jumlah permintaan barang dan jasa sebagai akibat perubahan gaya hidup masyarakat. Program PKM diselenggarakan atas respon permasalahan yang dihadapi oleh mitra. Solusi yang ditawarkan adalah memberikan sebuah pelatihan mulai dari desain, produksi, hingga sistem pemasaran yang sesuai dengan era new normal. Materi pelatihan focus kepada perancangan Personal Protective Equipment (PPE) untuk kebutuhan fesyen sehari-hari. Ide dan gagasan pelatihan dituangkan ke dalam bentuk pelatihan daring sebagai wujud mentaati aturan protokol kesehatan. Pelaksanaan kegiatan pelatihan busana pelindung diri (PPE) untuk kebutuhan fesyen sehari-hari mampu menjadi salah satu alternatif solusi bagi permasalahan yang di hadapi mitra akibat pandemic Covid-19. Materi pelatihan dapat diterapkan sebagai alternatif produksi diversifikasi produk bagi pelaku usaha kecil menengah IFC Community Surabaya.
Wastafel Portabel Sistem Injak Sebagai Piranti Pendukung Protokol Kesehatan Di Masa Adaptasi Baru Dwi Mulyono, Wahyu; Gde Agus Yudha Prawira Adistana; Heri Suryaman
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 5 No 01 (2021): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v5.i01.a3331

Abstract

Penyebaran pandemi COVID-19 dapat diminimalisir dengan melakukan upaya non medis seperti social distancing dan Gerakan Masyakat Sehat (GERMAS). Salah satu hal sederhana yang dapat dilakukan dalam rangka mewujudkan gerakan hidup sehat adalah dengan membersihkan area tangan (telapak tangan). Terdapat dua metode yang disarankan oleh WHO untuk membersihkan area tangan yakni rutin mencuci tangan menggunakan sabun atau menggunakan hand sanitizer. Permasalahan yang terjadi di lapangan adalah terbatasnya tempat cuci tangan yang mudah dijangkau. Oleh karena itu, tujuan pengabdian ini adalah untuk mengadakan dan mendistribusikan wastafel portabel dengan sistem injak ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang mudah digunakan, dapat meminimalisir kontak, dan mudah dipindahkan. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat diharapkan mampu mendorong masyarakat agar lebih rajin untuk membersihkan area tangan sehingga resiko terjangkit COVID-19 dapat dikurangi. Pengabdian ini dilaksanakan di SMK Negeri 2, 3, 5, dan 7 Surabaya. Pelaksanaan PKM dimulai dari survey dan koordinasi dengan mitra. Selanjutnya adalah menyiapkan wastafel portabel yaitu pembuatan atau perakitan. Kegiatan selanjutnya adalah distribusi wastafel portabel ke SMK.