cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
embrio@unipasby.ac.id
Editorial Address
Program Studi S1 Kebidanan FIKes Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Jl. Dukuh Menanggal XII, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
EMBRIO : Jurnal Kebidanan
ISSN : 20898789     EISSN : 27147886     DOI : https://doi.org/10.36456/embrio
Core Subject : Health,
Jurnal EMBRIO is the bachelor midwifery journal at PGRI Adi Buana University in Surabaya, (P-ISSN: 2089-8789 and E-ISSN: 2714-7886). Which publish articles in midwifery, including: birth pregnancy, labor, childbirth; baby; family planning; reproductive health; complementary midwifery care. Publication schedule: May and November. This journal publishes scientific papers that discuss the results of research studies and literature reviews as well as the latest issues and trends occuring.
Arjuna Subject : -
Articles 352 Documents
HUBUNGAN ANTARA LAMA PEMAKAIAN KB SUNTIK 3 BULAN (DPMA) DENGAN KEJADIAN FLOUR ALBUS PATOLOGIS DI BPS ENDANG, Amd.Keb supartini, supartini
EMBRIO Vol 7 (2015): EMBRIO (AGUSTUS 2015)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.vol7.no.a44

Abstract

Paradigma KB Nasional telah di ubah Visi dan NKKBS menjadi keluarga berkualitas 2015dengan 6 misi yaitu memperdayakan masyarakat untuk membangun keluarga kecil berkualitas,menggalang kemitraan kesejahtraan, kemandirian dan ketahanan keluarga,meningkatkan kualitas pelayanan KB, meningkatkan promosi,perlindungan dan upaya mewujudkan hak-hak reproduksi, meningkatkan upaya perempuan untuk mewujudkan kesejahtraan dan keadilan gender melalui program KB. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisisHubungan antara lama pemakaian KB suntik 3 bulan ( DMPA) dengan kejadian flour albus patologis. Jenis penelitiananalitic cross sectional,teknik simple random sampling. Besarnya Sampel adalah semua akseptor KB suntik 3 bulan di BPS Ny Endang,Surabaya.Pada bulan Juni -September 2011 yaitu sebesar 25 akseptor. Hasil penelitian dari hubungan antara lama pemakaian KB suntik 3 bulan dengan kejadian flour albus patologis menunjukan bahwa dari 25 akseptor KB suntik 3 bulan terdapat 21 akseptor (0,84%) yang mengalami flour albus patologis dan 4 akseptor (0,16%) tidak mengalami flour albus patologis. Hasil perhitungan chi square, nilai c2 hitung (0,009) >c2 tabel (3,841) berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Kesimpulannya ada hubungan antara lama pemakaian KB suntik 3 bulan dengan kejadian flour albus patologis,untuk itu diharapkan pada petugas kesehatan(bidan) agar memberikan penyuluhan/informasi yang jelas, yang berhubungan dengan kejadian flour albus patologis dan cara penanganannya agar responden dapat memahami dengan baik.
HUBUNGAN ANTARA USIA DAN PARITAS DENGAN LETAK SUNGSANG PADA IBU BERSALIN sumiati, sumiati
EMBRIO Vol 7 (2015): EMBRIO (AGUSTUS 2015)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.vol7.no.a46

Abstract

Letak sungsang adalah janin terletak memanjang dengan kepala di fundus uteri dan bokong di bagian bawah kavum uteri. Menurut Manuaba (2001), kejadian letak sungsang sekitar 3-4 %, tetapi mempunyai angka morbiditas dan mortalitas janin yang tinggi. Di RSUD dr. M. Soewandhie Surabaya kejadian persalinan letak sungsang sebanyak 5 %. Banyak faktor yang menyebabkan meningkatnya persalinan dengan letak sungsang diantaranya oleh faktor usia ibu yang < 20 tahun atau > 35 tahun, dan kehamilan multiparitas pada ibu hamil dengan paritas 4 atau lebih terjadi insiden hampir sepuluh kali lipat dibanding ibu hamil nullipara, prematuritas, kelainan pada ibu atau janinnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia dan paritas dengan letak sungsang pada ibu bersalin di RSUD dr. M. Soewandhie Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan teknik Simple Random Sampling, mengambil 255 sampel dari populasi sebanyak 1400 ibu bersalin di RSUD dr. M. Soewandhie Surabaya. Analisis data menggunakan tabulasi silang dengan uji chi-square. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa dari 255 ibu bersalin di RSUD dr. M. Soewandhie Surabaya, adalah sebanyak 63 orang (24,70 %) mengalami letak sungsang, ibu bersalin mayoritas usia tidak beresiko (20-35 tahun), dan ibu bersalin mayoritas nonprimi (multipara atau grandemultipara). Setelah dilakukan uji chi-square dengan α = 0,05 didapatkan Ho ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara usia dan paritas dengan letak sungsang pada ibu bersalin di RSUD dr. M. Soewandhie Surabaya. Oleh karena itu, sebaiknya untuk ibu bersalin melahirkan antara usia 20-35 tahun dan paritas tidak lebih dari tiga.
Angka Kejadian dan Karakteristik Anemia Pada Pasien Yang Berobat di Klinik Pratama UIN Sunan Ampel Surabaya Santi, Dwi Rukma
EMBRIO Vol 7 (2016): EMBRIO (APRIL 2016)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.vol7.no.a154

Abstract

Anemia adalah suatu keadaan yang menunjukkan bahwa kadar hemoglobin dalam sel darah merah berada di bawah normal. Anemia defisiensi besi masih merupakan salah satu masalah gizi utama di Indonesia, disamping kekurangan kalori protein, vitamin A dan yodium. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kejadian dan karakteristik anemia pada pasien yang berobat ke Klinik Pratama UIN Sunan Ampel Surabaya Periode Tahun 2014-2015. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan bahan penelitian berupa data rekam medis pasien anemia di Klinik Pratama UIN Sunan Ampel Surabaya periode tahun 2014 – 2015. Hasil menunjukkan bahwa angka kejadian anemia 22%. Karakteristik anemia berdasarkan usia paling banyak terjadi pada kelompok usia reproduksi sehat (20 – 30 tahun) yaitu sebanyak 211 pasien (51,30%), berdasarkan jenis kelamin lebih banyak terjadi pada perempuan, yaitu 344 pasien (83,70%), tempat tinggal sebagian besar adalah tinggal di kost/pondok/asrama, yaitu 293 pasien (71,28%), dan keluhan subyektif tersering adalah mudah lelah, yaitu 358 pasien (87,10%). Dapat disimpulkan bahwa peningkatan kesadaran civitas akademik untuk hidup sehat melalui tindakan promotif maupun preventif sangat diperlukan.
Studi Tentang Pendidikan Seks dan Perilaku Seksual Pada Remaja di SMPN 2 Krembung Rihardini, Tetty
EMBRIO Vol 7 (2016): EMBRIO (APRIL 2016)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.vol7.no.a172

Abstract

Kehidupan seks bebas telah merebak ke kalangan kehidupan remaja dan anak. Maraknya tayangan pornografi dan pornoaksi di tengah masyarakat mempengaruhi merebaknya penyimpangan seksual di kalangan pelajar. Indonesia sehat tahun 2010 memiliki target menurunkan prevalens, permasalahan remaja secara umum termasuk target remaja mendapatkan akses pelayanan reproduksi remaja melalui jalur sekolah. Pendidikan seks bertujuan anak dapat melewati masa pra reproduksi terhindar dari perilaku yang menyimpang dari moral maupun kehidupan seksual yang tidak sehat. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahan masukan untuk kebijakan dalam memberikan informasi tentang kesehatan reproduksi remaja khususnya pendidikan seks. Desain penelitian digunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah sebagian siswa SMPN 2 Krembung kelas IX. Sampel sebanyak 67 responden. Teknik sampling total sampling. Variabel pada penelitian ini adalah Pendidikan Seks dan Perilaku Seksual Remaja. Data diambil dengan pengisian kuesioner berisi 26 pertanyaan. Teknik analisis data menggunakan deskriftif persentase dan metode statistic Chi Square dengan instrument SPSS 2.0. Hasil penelitian diperoleh bahwa dari 59 (88,06%) responden sebagian besar mendapatkan informasi seks, 35 (24%) responden sebagian besar mendapat informasi seks dari lingkungan sekolah yaitu guru dan perpustakaan.Hampir seluruh responden menyatakan mendapatkan pendidikan seks. Hampir seluruh responden memiliki perilaku seksual tidak beresiko. Hasil uji hipotesis dengan statistik chi square didapatkan p-value sebesar 0,341 dan nilai chi squarenya sebesar 0,906. Karena nilai signifikansi 0,341 >(0,05) maka tidak ada hubungan antara pendidikan seks dengan perilaku seksual remaja di SMPN 2 Krembung. Peran serta tenaga kesehatan dalam pendidikan seksual pada remaja sangat minim. Perlu ditingkatkan lagi KIE tentang pendidikan seksual yang baik dan benar dari sisi kesehatan oleh tenaga kesehatan.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU MENGHADAPI MENOPAUSE DI BPM ENI JUNIATI SUTOREJO azarya, damarati
EMBRIO Vol 7 (2016): EMBRIO (APRIL 2016)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.vol7.no.a204

Abstract

Menopause merupakan proses yang fisiologis,tetapi masih banyak ibu – ibu yang mengalami kecemasan dalam menghadapi menopause. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa adakah “Hubungan Dukungan Suami dengan Tingkat Kecemasan Ibu dalam Menghadapi Menopause” di BPM Eni Juniati Sutorejo Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional cross sectional, yang pengambilan sampelnya secara accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar pengumpulan data dengan kuersioner, variabel bebas dalam penelitian ini adalah dukungan suami dan variabel tergantung dalam penelitian ini adalah kecemasan ibu dalam menghadapi menopause, analisa data penelitian menggunakan tabulasi frekuensi dan tabulasi silang. penelitian ini dilaksanakan pada bulan oktober s/d november 2015 di BPM Eni Juniati Sutorejo Surabaya. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan dari 30 responden sebagian besar 18 (60%) mendapat dukungan suami dengan baik, separuhnya 15 (50%) mengalami kecemasan tingkat sedang. Dari 18 responden yang mendapat dukungan suami baik sebagian besar 11 (61%) mengalami kecemasan tingkat sedang dan dari 12 responden yang mendapat dukungan suami kurang baik separuhnya 6 (50%) mengalami kecemasan tingkat berat. Dari tabel silang dapat disimpulkan ada hubungan dukungan suami dengan tingkat kecemasan ibu dalam menghadapi menopause. Dukungan suami merupakan suatu yang sangat penting untuk dapat menumbuhkan kepercayaan diri seorang istri dan kecemasan yang dialami oleh ibu akan berkurang dengan adanya dukungan suami.
Pengaruh pengetahuan ibu dengan pemberian vitamin A pada anak 1-5 tahun di polindes tambelangan Mursyida, Rikhly Faradisy
EMBRIO Vol 7 (2016): EMBRIO (APRIL 2016)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.vol7.no.a266

Abstract

Kurangnya pengetahuan ibu tentang pentingnya vitamin A untuk anak usia 1-5 tahun
ARTIKEL PENELITIAN PENGARUH TEKNIK RELAKSASI BERNAFAS TERHADAP KEMAJUAN PERSALINAN PRIMIGRAVIDA INPARTU puspitaningrum, nyna
EMBRIO Vol 7 (2016): EMBRIO (APRIL 2016)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.vol7.no.a669

Abstract

Rasa nyeri persalinan dapat mempengaruhi kontraksi uterus melalui sekresi kadar katekolamia dan kartisol yang menaikkan dan akibatnya mempengaruhi durasi persalinan menjadi lama atau memanjang. Relaksasi merupakan proses mengistirahatkan tubuh dan pikiran dari segala beban fisik dan kejiwaan, sehingga ibu menjadi lebih tenang dalam menghadapi proses persalinan dan membuat proses kontraksi berlangsung aman, alami, dan lancar. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi bernafas terhadap kemajuan persalinan pada primigravida inpartu kala I. Desain penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional dan dihitung menggunakan metode Chi Square. Sampel penelitian merupakan 42 ibu hamil trimester III di BPM Enny Juniati pada bulan Agustus - September 2015. Setelah dilakukan uji analisa data dengan menggunakan metode Chi-square test, diketahui x² tabel : 3,841 dan besaran x² hitung : 6,109; diperoleh hasil x² hitung > x² tabel. Berdasarkan penelitian ini diketahui responden yang kemajuan persalinan sesuai yakni 15 responden (35.71%) dengan diajarkan teknik relaksasi bernafas, 7 responden (16.67%) dengan tidak diajarkan teknik relaksasi bernafas. Sedangkan yang tidak sesuai kemajuan persalinannya sebanyak 6 responden (14.29%) dengan diajarkan teknik relaksasi bernafas dan 14 responden (33.33%) dengan tidak diajarkan teknik relaksasi bernafas. Maka dapat disimpulkan bahwa “ada pengaruh teknik relaksasi bernafas terhadap kemajuan persalinan pada primigravida kala I di BPM Enny Juniati Surabaya”. Dari hasil penelitian ini diharapkan kepada petugas kesehatan agar terus berupaya melaksanakan penyuluhan bagaimana cara mengatur nafas serta memberikan pendampingan. Sedangkan bagi ibu hamil dianjurkan untuk melatih teknik relaksasi bernafas dapat digunakan karena mudah dan tidak membutuhkan biaya.
PENGARUH DUKUNGAN SUAMI TERHADAP KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI RB SOEGIARTI SURABAYA samsuri, supartini
EMBRIO Vol 7 (2016): EMBRIO (APRIL 2016)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.vol7.no.a670

Abstract

ASI merupakan sumber gizi yang ideal dengan komposisi yang seimbang dan disesuaikan dengan kebutuhan pada masa pertumbuhannya. Oleh karena itu pemberian ASI merupakan cara terbaik untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia pada saat awal, namun perlu diimbangi dengan pemberian yang benar dan pemanfaatan kolostrum serta pemberian ASI secara dini setelah bayi lahir, yang diteruskan dengan ASI Eksklusif sampai umur 6 bulan dan ASI dilanjutkan sampai umur 2 tahun. (Depkes RI, 2007). Pencapaian ASI Eksklusif di Kota Surabaya masih rendah dan mengalami penurunan setiap waktu. Berdasarkan data dari Puskesmas di Surabaya diketahui bahwa cakupan bayi yang mendapat ASI Eksklusif di Kota Surabaya tahun 2010 sebesar 26,90% dan yang tidak mendapat ASI Eksklusif sebesar 73,10% (Profil Kesehatan Jawa Timur 2010). Keterlibatan suami dalam mendukung praktik pemberian ASI eksklusif pada bayi di Indonesia sangat minim. Dukungan suami sangat diperlukan agar pemberian ASI eksklusif bisa tercapai. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh dukungan suami terhadap keberhasilan pemberian ASI Eksklusif. Dalam Penelitian ini digunakan metode analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu menyusui dengan bayi ≥ 6 bulan di RB Sugiarti Surabaya, periode Oktober 2015 – Desember 2015 . Sampel dalam penelitian ini sebanyak 25 responden yang pengambilannya menggunakan teknik accidental sampling. Data penelitian ini di ambil menggunakan kuesioner, selanjutnya pengaruh antar variabel di analisis dengan uji Chi – Kuadrat dengan tingkat kemaknaan 0,05.Berdasarkan hasil penelitian dari 25 responden, keberhasilan pemberian ASI Eksklusif terbanyak dari 16 responden ( 64 %) yang mendapat dukungan suami sebanyak 12 responden ( 48 % ). Setelah dilakukan Uji Chi – Kuadrat pada tabel dapat disimpulkan ² hitung 6,4 > ² 3,841, Ho ditolak yang berarti ada pengaruh dukungan suami terhadap keberhasilan pemberian ASI Eksklusif. Oleh sebab itu adanya dukungan suami sangat penting untuk keberhasilan pemberian ASI Eksklusif, karena suami dapat memberikan ketenangan jiwa dan kenyamanan ibu untuk menyusui bayinya sehingga dapat meningkatkan produksi ASI. tabel
PENGARUH EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) TERHADAP OVARIUM MENCIT MODEL ENDOMETRIOSIS puspitasari, sagita candra
EMBRIO Vol 9 (2017): EMBRIO (NOVEMBER 2017)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.vol9.no1.a720

Abstract

Endometriosis occurs when one of the normal tissues grows ectopically on the organs of the body other than the uterus. One of the mechanisms of infertility associated with endometriosis is a change in immune system function that affects the ovarian follicle which causes an increase in granulosa cells in the ovarian follicle endometriosis patients. The red dragon fruit is one of the plants capable of inhibiting NF-κB secretion of cytotine from endometriosis. This study aims to study the effect of red dragon fruit extract on the ovaries of mice of endometriosis model. 12 samples of female mice divided into 2 groups consisting of positive control group and treatment group used as endometriosis for 14 days, then the next 14 days positive group is given solution Na-CMC 0,5%, while treatment group given dose 0,25 mg / gram BB. This research type is true experimental by using randomized post test only control experimental group design. The results of this study indicate that there is a significant difference in the number of granulosa cell apoptosis between groups. Provision of extract dragon fruit peel in mice model of endometriosis can decrease the number of granulosa cell apoptosis with significant result P <0,05. Keywords : extract of hylocereus polyrhizuspeel, endometriosis, granulose cell apoptotic
PENGARUH PEMBERIAN F75 TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN BALITA DENGAN GIZI KURANG DI DESA TAMBAK CEMANDI KECAMATAN SEDATI SIDOARJO: PENGARUH PEMBERIAN F75 TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN BALITA DENGAN GIZI KURANG DI DESA TAMBAK CEMANDI KECAMATAN SEDATI SIDOARJO Ningrum, Nyna Puspita; nuraini, indria; setiawandari, setiawandari
EMBRIO Vol 9 (2017): EMBRIO (NOVEMBER 2017)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.vol9.no1.a722

Abstract

Anak Balita merupakan kelompok masyarakat rentan Gizi, yang mengalami siklus pertumbuhan dan perkembangan dengan kebutuhan Zat Gizi yang lebih besar. Faktor penyebab Gizi kurang secara tidak langsung disebabkan oleh tidak tercukupnya persediaan pangan di Rumah Tangga, Pola Asuh kurang memadai dan sanitasi/kesehatan lingkungan kurang baik serta akses pelayanan kesehatan terbatas. Upaya mengatasi masalah gizi kurang adalah dengan pemberian F75 (Formula Dosis F75) bertujuan untuk menaikkan berat badan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi F75 terhadap kenaikan berat badan balita dengan gizi kurang. Variabel Independen dalam penelitian ini adalah F75, sedangkan Variabel Dependen adalah kenaikan berat badan balita. Penelitian ini dilakukan di desa Tambak Cemandi, Kecamatan Sedati Sidoarjo pada tahun 2016. Populasi penelitian ini adalah Ibu dan Balita dengan Gizi kurang sebanyak 20 responden. Tehnik sampling yang digunakan Total sampling. Desain penelitian yang digunakan adalah Eksperimen. Uji statistik yang digunakan adalah Chi Square. Hasil Penelitian didapatkan Berdasarkan Hasil Uji Chi Square didapatkan 0,002 dengan α = 0,05, sehingga P < α. Hasil Uji menunjukkan ada Pengaruh Pemberian F75 terhadap Kenaikan Berat Badan Balita dengan Gizi Kurang