cover
Contact Name
Dimas Ardika Miftah Farid
Contact Email
helper@unipasby.ac.id
Phone
+6285648627206
Journal Mail Official
helper@unipasby.ac.id
Editorial Address
Jl. Ngagel Dadi III-3B No.37, Wonokromo, Kota Surabaya, Jawa Timur 60234
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
HELPER: Jurnal Penelitian dan Pembelajaran
ISSN : 02162938     EISSN : 27755878     DOI : https://doi.org/10.36456/helper
Core Subject : Education,
AIM Helper: Journal Guidance and Counseling from Universitas PGRI Adi Buana Surabaya which publish articles from the fields of guidance and counseling based on researches. Helper is published twice a year in February and September. SCOPE: Techniques in Guidance and Counseling Assessment in Guidance and Counseling Counseling Multicultural Cyber Counseling Media Development in Guidance and Counseling Traumatic Counseling
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 163 Documents
IDENTIFIKASI PERKEMBANGAN KOMUNIKASI ANAK PERVASIVE DEVELOPMENTAL DISORDER Muhammad Nurrohman Jauhari
HELPER Vol 32 No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol32.no2.a469

Abstract

Komunikasi merupakan bagian terpenting dalam hidup manusia, tanpa adanya komunikasi, manusia tidak dapat berinteraksi dengan manusia lainnya. Peran dasar komunikasi adalah jembatan untuk membangun interaksi sosial antara individu satu dengan individu lainnya. Untuk itu, komunikasi berfungsi sebagai medium bagi pembentukan dan pengembangan pribadi individu melalui kontak sosial Anak pervasive developmental disorder atau dapat disebut dengan ASD (Autism Spectrum Disorder) merupakan suatu gangguan atau ketidaknormalan pada seseorang yang ditandai dengan tidak berkembangnya kemampuan sosial dan komunikasi yang di iringi dengan perilaku repetitive dan restrictive (gangguan minat). Pervasive developmental disorder mempunyai empat klasifikasi, yaitu Autis Disorder, Asperger syndrome, Rett Syndrome, dan PDD-NOS (Pervasive Development Disorder-Not Otherwise Specified). Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengidentiikasi dan mendeskripsikan tahapan komunikasi anak pervasive developmental disorder. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jenis penelitian kualitatif yang digunakan adalah studi kasus. Berdasarkan hasil observasi dan pengamatan menunjukan bahwa anak pervasive developmental disorder mempunyai perkembangan komunikasi yang berbeda-beda. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bahwa perkembangan komunikasi anak Autis Disorder, Asperger syndrome, Rett Syndrome, dan PDD-NOS (Pervasive Development Disorder-Not Otherwise Specified) mempunyai perbedaan berdasarkan karakteristik anak. Kata kunci : komunikasi, anak pervasive developmental disorder, identifikasi
PELAKSANAAN BIMBINGAN KONSELING DI TKLB B/C AL AZHAR WARU SIDOARJO Dian Puspa Dewi
HELPER Vol 32 No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol32.no2.a470

Abstract

Bimbingan dan konseling merupakan proses bantuan psikologis dan kemanusiaan secara ilmiah serta professional yang diberikan oleh pembimbing/ konselor secara optimal, yaitu mampu memahami diri dan mengaktualisasikan diri, sesuai tahap perkembangan, sifat-sifat potensi yang dimiliki dan latar belakang kehidupan serta lingkungannya. Bimbingan konseling memberikan pelayanan kepada semua kliennya tanpa memandang latar belakang kliennya terkait dengan siapa dan bagaimana keadaan kliennya. Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang memiliki kebutuhan khusus sesuai dengan kriteria kecacatannya. Anak berkebutuhan khusus merupakan individu yang berbeda dari anak normal pada umumnya, baik secara intelektual, fisik, emosi dan sosial. Mereka, memiliki beragam masalah terkait dengan kecacatan yang dimilikinya. Bimbingan konseling dalam pelaksanaan di sekolah khususnya di TKLB yang menangani peserta didik berkebutuhan khusus sangat diperlukan keberadaanya. Untuk membantu menangani permasalahan ABK yang jauh lebih kompleks dibandingkan dengan masalah anak normal pada umumnya. Namun sayangnya, penulis melihat praktek pelaksanaan Bimbingan dan konseling di salah satu TKLB di Sidoarjo Jawa Timur yaitu TKLB BC Al Azhar Sidoarjo masih belum melaksanakan bimbingan konseling dengan baik. Pelaksanaan bimbingan konseling di TKLB ini dilaksanakan oleh guru dan kepala sekolahnya. Belum ada konselor yang menangani permasalahan ABK tersebut. Pihak sekolahlah yang berperan dalam penyeselesaian masalah siswa. Kata kunci : Bimbingan Konseling
HUBUNGAN MINAT BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA JURUSAN BIMBINGAN & KONSELING UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA Cindy Asli Pravesti
HELPER Vol 32 No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol32.no2.a471

Abstract

Prestasi akademik hasil capaian mahasiswa dalam proses belajar di kampus yang dinyatakan dalam wujud nilai yang tertera dalam indeks prestasi melalui kehadiran, tugas, ujian tengah semester, dan ujian akhir semester. Kesuksesan mahasiswa dalam meraih prestasi akademik yang sangat memuaskan merupakan wujud dari ketercapaian tujuan pendidikan. Tentunya hal ini terkait dengan faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi akademik, adapun faktor tersebut terbagi atas faktor internal dan faktor eksternal. Namun, dalam penelitian ini lebih melihat pada faktor internal, diantaranya minat belajar dan motivasi belajar. Minat belajar adalah kecenderungan terhadap pemusatan perhatian dalam kegiatan belajar yang diungkap melalui perasaan senang, ketertarikan, adanya perhatian, dan adanya keterlibatan dalam belajar yang diukur dengan skala minat belajar. Motivasi belajar adalah dorongan ingin tahu, dorongan ingin sukses, dan dorongan ingin bekerja sama dalam melakukan aktivitas belajar guna mencapai tujuan belajar, diukur dengan skala motivasi belajar. Tujuan dari penelitian ini ialah memperoleh model yang tepat untuk menggambarkan hubungan sebab akibat antara minat dan motivasi dengan prestasi akademik dan memperoleh gambaran empirik mengenai hubungan sebab akibat minat dan motivasi belajar sebagai variabel bebas terhadap prestasi akademik mahasiswa sebagai variabel terikat. Guna menunjang tujuan tersebut, maka Rancangan penelitian yang digunakan ialah penelitian korelasional. Populasi penelitian terdiri atas seluruh mahasiswa bimbingan dan konseling Universitas PGRI Adi Buana Surabaya TA 2015/2016 dengan pengambilan sampel menggunakan propotional stratified random sampling. Sampel seluruhnya berjumlah 104 orang. Instrumen yang digunakan berupa skala yang mengukur minat belajar dan motivasi belajar, sedangkan untuk mengetahui prestasi akademik mahasiswa menggunakan dokumentasi yang berupa indeks prestasi kumulatif. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian ini diketahui bahwa hasil analisis regresi diketahui bahwa model teoretis hubungan sebab akibat minat, motivasi terhadap prestasi akademik pada mahasiswa menghasilkan jalur-jalur yang signifikan antarvariabel. Interpretasi dilakukan untuk membentuk suatu teori baru berupa gambaran jalur dalam pembentukan hubungan sebab akibat minat belajar, motivasi belajar terhadap prestasi akademik pada mahasiswa. Adapun dari data empiris didapatkan bahwa pada mahasiswa minat dan motivasi belajar berpengaruh secara simultan dan positif terhadap prestasi akademik. Minat belajar berpengaruh secara langsung terhadap motivasi belajar dan minat belajar berpengaruh secara langsung terhadap prestasi akademik. Jalur tersebut didukung oleh koefisien total kontribusi minat belajar terhadap motivasi belajar sebesar 0,786. Sedangkan jalur minat belajar terhadap prestasi akademik sebesar 0,166. Pada variabel motivasi belajar juga memiliki pengaruh secara langsung terhadap prestasi akademik. Adapun koefisien jalur pada motivasi belajar terhadap prestasi sebesar 0,166. Kata Kunci: Minat Belajar, Motivasi Belajar, Prestasi Akademik.
EVALUASI KINERJA KONSELOR PROFESIONAL DI SMA KOMPONEN DUKUNGAN SISTEM (DISCREPANCY MODEL) Maghfirotul Lathifah
HELPER Vol 32 No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol32.no2.a472

Abstract

Evaluasi merupakan proses mengumpulkan, menganalisis, dan mendeskripsikan informasi mengenai efektivitas pelaksanaan program bimbingan dan konseling, sehingga dapat disusun rekomendasi terkait dengan impelementasi program baik yang sudah dilaksanakan maupun belum dilaksanakan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kesenjangan antara realita kinerja konselor profesional dalam mengimplementasikan komponen dukungan sistem dengan standar. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan menggunakan rancangan discrepancy model. Analisa data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan mixing methods. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Profil gabungan tiap sekolah terteliti terkait dengan kinerja konselor dalam mengimplementasikan komponen dukungan sistem di sekolah sesuai standar evaluasi kinerja konselor profesional dengan skor 73%. Profil aktual yang menjadi catatan penting bagi keseluruhan sekolah terteliti ialah untuk menggagas atau memprakarsai pertumbuhan reflective practitioner dalam diri konselor. Kata Kunci : evaluasi, kinerja konselor sekolah, komponen dukungan sistem (discrepancy model)
SURVEY PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA JALAN JAWA SURABAYA Aniek Wirastania
HELPER Vol 32 No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol32.no2.a473

Abstract

Bimbingan dan konseling merupakan suatu hal dasar yang dibutuhkan oleh seorang individu dalam perkembangannya. Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di Sekolah Menengah Pertama Jalan Jawa Surabaya Tahun Ajaran 2015-2016 serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling yang efektif.. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif. Metode ini digunakan untuk melukiskan dan memahami secara holistik tentang pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling. Fokus aktivitas dalam penelitian ini adalah mengkaji program bimbingan dan konseling yang saat ini digunakan di sekolah lokasi penelitian. Kata Kunci: Layanan Bimbingan dan Konseling
PENERAPAN PEMBELAJARAN TUGAS INDIVIDU TERHADAP KEMAMPUAN BELAJAR MANDIRI PADA MAHASISWA BARU Achmadi Achmadi; Made Ayu Anggreni
HELPER Vol 33 No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol33.no1.a569

Abstract

Mahasiswa baru (khususnya di tahun pertama dan kedua) dalam mengikuti perkuliahan masih cenderung mengikuti pola pembelajaran di SLTA. Selama proses perkuliahan berlangsung mahasiswa hanya aktif mendengarkan saja. Tidak banyak terlibat berinteraksi timbal balik antara dosen - mahasiswa atau mahasiswa - mahasiswa. Hanya sekitar 10% bahkan kurang dari jumlah itu, mahasiswa yang mau bertanya dan berinteraksi terhadap perkuliahan dari dosen. Tentu saja bila interaksi timbal balik tidak optimal maka proses dan hasil pembelajarannyapun dikategorikan kurang maksimal. Bila dicermati faktor penyebabnya antara lain mahasiswa: 1). Belum biasa bertanya, karena maindset belajar belum berubah, masih menggunakan maindset belajar di SLTA. 2). Cara belajar di perguruan tinggi belum terbentuk. 3) Masih ada rasa malu, bahkan rasa takut atau minder akan pertanyaan yang dimunculkan dikategorikan tidak ilmiah. 4). Bila merespon pertanyaan dosen dilakukan mahasiswa secara bersamaan sehingga suaranya terdengar kurang jelas. Bila disuruh menjawab sendirian malah diam atau tidak mau merespon. 5). Bila ada yang mau berinteraksi dengan dosen hanya mahasiswa tertentu saja. Bertolak dari fakta tersebut, maka yang akan dikaji dan diteliti adalah menumbuhkan kemandirian belajar bagi mahasiswa baru melalui pembelajaran tugas individu. Tujuan penelitian ini agar mahasiswa memiliki mindset cara belajar di Perguruan Tinggi yakni aktif belajar secara mandiri. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah pre eksperimen one group design dengan analisa uji t. Kata kunci: Tugas individu, Belajar mandiri.
BELAJAR DAN KOGNISI: APLIKASI UNTUK DIVERSE CLASSROOM PADA PELAJARAN SEJARAH Cindy Asli Pravesti
HELPER Vol 33 No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol33.no1.a570

Abstract

Pengetahuan mengenai teori perkembangan dan teori-teori tingkah laku tentang bagaimana kita memproses informasi. Pengolahan informasi sangat kompleks karena siswa memiliki preferensi individu dalam belajarnya. Teori pemrosesan informasi membantu rencana guru terhadap preferensi tersebut dengan menunjukkan cara pengajaran berbeda yang dapat menampung beragam cara dalam belajar. Cara berpikir mencakup pengolahan informasi yang kompleks, seperti; berbagai jenis memori, pemecahan masalah, perhatian selektif, masukan sensorik, dan proses pengambilan keputusan yang terlibat dalam pemikiran. Pemikiran pada tingkat yang tinggi tersebut dibantu oleh kemampuan dalam diri untuk memonitor pemikiran diri sendiri dan mengatur strategi yang akan digunakan untuk belajar. Dengan memonitor dan berpikir mengenai proses pemikiran sendiri disebut sebagai metakognisi. Kemampuan siswa dapat diperkuat jika mampu berpikir secara efektif dan strategis dengan memanfaatkan proses metakognitif. Pengajaran yang efektif mencakup pertimbangan cara belajar disukai siswa dan penggunaan gaya dalam mengajar yang mengakomodasi gaya belajar siswa serta sesuai dengan materi pelajaran yang diajarkan. Keberhasilan paling efektif sebagai guru jika dapat menawarkan kesempatan untuk siswa mengekspresikan pengetahuan mereka dengan cara yang berbeda dan termasuk berbagai strategi pengajaran yang diinstruksikan.Kata Kunci: Belajar dan Kognisi, Informasi, Diverse Classroom
PENGEMBANGAN MEDIA LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK BERBASIS LANDASAN HIDUP RELIGIUS BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Santy Andrianie
HELPER Vol 33 No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol33.no1.a602

Abstract

ABSTRAK Penelitian pengembangann ini dilatarbelakangi oleh menurunnya angka kereligiusan remaja yang belum mendapatkan penanganan tepat. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa media layanan bimbingan kelompok berbasis landasan hidup religius bagi siswa sekolah menengah pertama dan petunjuk penerapannya untuk guru yang efektif secara teoritis dan praktik. Model pengembangan yang digunakan mengadaptasi strateg Borg and Gall. Berdasarkan penilaian ahli dan calon pengguna dalam kelompok kecil, kedua produk dinilai memenuhi kriteria pengembangan berupa ketepatan, kegunaan, kemudahan dan kemenarikan serta memiliki tingkat keberterimaan cukup baik. Kata Kunci : Bimbingan Kelompok, Landasan Hidup Religius, Sekolah Menengah Pertama
HUBUNGAN ANTARA ADVERSITI DAN INTELIGENSI DENGAN KREATIVITAS Siti Ma'rifah Setiawati
HELPER Vol 33 No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol33.no1.a603

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara adversiti dan inteligensi dengan kreativitas. Penelitian ini dilakukan pada siswa-siswa MTs Negeri III Surabaya. Jumlah sampel yang digunakan adalah 92 siswa kelas 8. Berdasarkan hasil analisis regresi diperoleh nilai F = 6,401 dengan sig.= 0,042 yang berarti ada hubungan antara adversiti dan inteligensi dengan kreativitas. Untuk melihat subangan efektif masil-masil variabel diperoleh 19,12% sumbangan variabel adversiti terhadap kreativitas siswa, dan 30,23% sumbangan variabel inteligensi terhadap kreativitas siswa. Semakin seorang siswa mempunyai respon yang baik atau mempunyai kemampuan untuk bertahan dan kemampuan mengatasi kesulitan yang dihadapi serta didukung oleh kecerdasan yang cukup tinggi, maka semakin tinggi pula kreativitas atau semangat berkreasinya. Kata Kunci : Adversiti, Inteligensi, Kreativitas
PENGARUH PENGGUNAAN STRATEGI SELF-MANAGEMENT DALAM KONSELING KELOMPOK TERHADAP INTENSITAS MINAT BELAJAR SISWA KELAS X SMK AL-ISLAH SURABAYA Indra Ovalia
HELPER Vol 33 No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol33.no1.a605

Abstract

Abstrak Minat belajar siswa adalah suatu ketertarikan seorang siswa dalam aktivitas belajar yang didasari oleh empat atribut, kognisi (memperhatikan), afeksi (perasaan senang), konasi (memiliki kehendak), dan tindakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji signifikan pengaruh penggunaan strategi self-management dalam konseling kelompok terhadap intensitas minat belajar siswa kelas X SMK Al-Islah Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian praeksperimental dengan rancangan One Group Preetest Posttest Design, pada populasi 70 orang siswa kelas X SMK Al-Islah Surabaya. Dari populasi tersebut diambil sampel sebanyak 6 orang siswa dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala pengukuran yang telah dilakukan uji validitas butir dan uji reliabilitas alpha cronbach.Hasil uji validitas butir skala pengukuran minat belajar siswa antara 0.051-0.282, sedangkan hasil uji reliabilitas alpha cronbach sebesar 0,158. Data penelitian dianalisis mengunakan bantuan SPSS for Windows versi 16.0 dengan teknik analisis Uji Wilcoxon statistika nonparametrik.Hasil penelitian ini disimpulkan terdapat pengaruh positif yang signifikan penggunaan strategi self-management dalam konseling kelompok terhadap intensitas minat belajar siswa kelas X SMK Al-Islah Surabaya. Kata Kunci: Self-Management, Konseling Kelompok, Minat Belajar

Page 9 of 17 | Total Record : 163