cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Majalah Ekonomi
ISSN : -     EISSN : 27762165     DOI : https://doi.org/10.36456/majeko
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 16 No 2 (2012): Desember" : 16 Documents clear
PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI PENGGAJIAN DENGAN SISTEM BATCH PROCESSING PADA PT. PZ CUSSONS INDONESIA sugijanto sugijanto; Komala Sari
Majalah Ekonomi Vol 16 No 2 (2012): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.139 KB)

Abstract

Output terpenting dari sistem informasi akuntansi penggajian adalah perhitungan gajidan upah serta uang yang nantinya akan di dibutuhkan oleh manajemen dalam pengambilankeputusan. Penanganan gaji dan upah harus dilakukan secara cermat, tepat waktu dan adil,dengan penggunaan teknologi informasi berupa komputerisasi akan sangat membantu dalammendukung sistem akuntansi penggajian yang dilakukan perusahaan, terutama dalam prosespengolahan data. Bagi perusahaan yang sistem pembayaran gaji tidak sering dilakukan makasistem yang cocok dipakai ialah sistem tersebut melalui pemrosesan batch dan file sekuensial.Dalam penelitian ini untuk mengetahui penerapan sistem akuntansi penggajian denganmenggunakan sistem batch processing pada PT.PZ. Cussons Indonesia dan membantumenganalisis masalah-masalah yang berkaitan dengan sistem akuntansi penggajian denganmenggunakan sistem batch processing pada PT.PZ. Cussons Indonesia Depo SurabayaPenelitian ini menggunakan teknik deskriptif survei, dengan mengukur gejala-gejalayang ada, sehingga tidak perlu memperhitungkan hubungan antara variabel-variabel, dan tidakmemecahkan hipotesis. Metode ini membandingkan kondisi yang ada dengan kriteria yang telahditentukan sebelumnya, kemudian ditarik suatu kesimpulan dan saran.
ANALISIS & PENGEMBANGAN SISTEM AKUNTANSI PENDAPATAN PADA INSTITUSI PENDIDIKAN (STUDI KASUS PADA UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA) martha suhardiyah
Majalah Ekonomi Vol 16 No 2 (2012): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.696 KB)

Abstract

Pada umumnya perusahaan didirikan untuk mendapatkan keuntungan yang sebesarbesarnya.Guna mendapatkan keuntungan tersebut perusahaan perlu mempunyai danmenerapkan siklus pendapatan yang dapat membantu organisasi untuk dapat mempermudahdalam memberikan informasi pendapatan bagi pihak- pihak yang berkepentingan dengancepat, tepat dan murah, hal ini dapat sebagai masukan dalam membantu dalam pengambilankeputusan. Siklus pendapatan adalah rangkaian aktivitas bisnis dan kegiatan pemrosesaninformasi terkait yang terus berulang dengan menyediakan barang dan jasa ke parapelanggan dan menagih kas sebagai pembayaran dari penjualan-penjualan jasa kepadapelanggan, pada institusi pendidikan salah satu sumber pendapat diperoleh dari kegiatanheregistrasi yang dilakukan pemahasiswa pada setiap awal semester sehingga proses inidilakukan beruang-ulang selama menjadi mahasiswa di Universitas PGRI Adi BuanaSurabaya karena proses yang berulang-ulang maka perlu dievaluasi setiap periode .Berdasarkan data dan hasil analisa penelitian dapatlah dinyatakan bahwa: Sudahdiberlakukan Sistem informasi Akuntansi Pendapatan khususnya Heregistrasi mahasiswa.Sistem ini meliputi a).Prosedur Heregistrasi mahasiswa, b).Organisasi yang terkait, dalamkegiatan heregistrasi yaitu Program studi/ Jurusan, Bagian pendapatan/ SPP, BAAK , Bank,dan Rektorat/ PPLP yang masing-masing sudah menjalankan fungsinya , c). Dokumen yangdigunakan dalam heregistrasi, berupa: Slip Pembayaran dan Form heregistrasi. Sisteminformasi yang berlaku perlu dikembangkan untuk meminimalkan kelemahan sistem yangada.. Pada sistem heregistrasi yang digunakan pada tahun akademik 2011/ 2012 terdapatkelemahan yakni setelah melakukan pembayaran di Bank mahasiswa harus melakukanvalidasi ke Bagian Pendapatan/ SPP , jika tidak meakukan validasi maka mhasiswa dianggaptidak melakukan heregistrasi sehingga tidak tercantum dalam daftar hadir kuliah (presensikuliah) dan ironisnya mahasiswa tersebut tidak diperkenankan mengikuti kegiatan akademikpada semester tersebut. Hal ini merugikan mahasiswa.untuk meminimalkan kelemahan.Saran yang diajukan menggunakan system komputerisasi dalam siklus pendapatan adalahsebagai berikut : a).adanya penjadwalan waktu heregiatrasi untuk setiap Fakultas sehinggapada saat tertentu antrean panjang dapat ter urai. b).Adanya pembaharuan MOU denganpihak Bank terkait dengan penyajian data mahasiswa yang sudah melakukan pembayaran dibank dapat diakses langsung oleh pihak lembaga, hal ini dapat menghilangkan kelemahanadanya mahasiswa yang tidak terdeteksi/ tercantum di presensi perkuliahan dan mahasiswatidak perlu antri untuk validasi di SPP. c). Dokumen/ blangko slip pembayaran hendaknyadiberi nomor urut/ nomor seri yang berfungsi sebagai alat kontrol dan sebagai pin untumengakses heregistrasi. d).Mahasiswa yang bisa mengakses heregistrasi hanyalahmahasiswa yang sudah meakukan pembayaran heregstrasi di Bank. dengan diberi kode/ pin.pemberian Kode/ pin dapat berdasarkan nomor urut dokumen slip pembayaran setelah dariBank mahasiswa tidak perlu lagi validasi pembayaran di bagian SPP, bagian SPP akanmenerima data dari Bank terkait dengan pembayaran itu sehingga data semua mahasiswayang telah melakukan pembayaran datanya akan tecatat di BAAK sebagai mahasiswa aktifpada semester tersebut.
CREATIVE ACCOUNTING DAN CORPORATE GOVERNANCE KAITANNYA DENGAN KECURANGAN DALAM PELAPORAN KEUANGAN (Studi Kasus pada Industri Property dan Realestate di Surabaya) Siti Istikhoroh
Majalah Ekonomi Vol 16 No 2 (2012): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.858 KB)

Abstract

Kecurangan akuntansi dalam pelaporan keuangan menjadi pusat perhatian dunia terkait dengan banyaknya perusahaan terkemuka yang runtuh karena manipulasi laporan keuangan. Akibatnya, kepercayaan public terhadap laporan keuangan semakin memudar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa beberapa faktor yang diprediksi mempengaruhi kecurangan akuntansi tersebut, yaitu Creative Acoounting dan Corporate Governance. Penelitian dilakukan pada perusahaan property dan realestate di Surabaya dengan populasi sebanyak 22 perusahaan dan sampel sebanyak 15 perusahaan yang ditetapkan secara random.Menggunakan analisa regresi linier berganda, penelitian ini menyimpulkan bahwa secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan antara creative accounting (X1), dan corporate governance (X2) terhadap kecurangan akuntansi (Y) dengan nilai Fhitung sebesar 4.667 signifikan sebesar 0.032. Kedua variabel berpengaruh sebesar 66.1% terhadap kecurangan akuntansi. Pengujian secara parsial (Uji t) menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara creative accounting (X1) terhadap kecurangan akuntansi (Y) dengan nilai thitung sebesar 2.340 dan tidak adanya pengaruh yang siginikan antara corporate governance (X2) terhadap kecurangan akuntansi (Y) dengan nilai thitung sebesar 1.478.Hasil penelitian berimplikasi, secara teoritis maupun praktis/manajerial. Pada tataran teoritis, studi ini mendukung penelitian-penelitian terdahulu yang menyatakan bahwa creative accounting berpengaruh terhadap kecurangan akuntansi tetapi tidak membuktikan adanya pengaruh dalam corporate governance. Perbedaan hasil penelitian mungkin disebabkan oleh responden yang berbeda. Sedangkan pada tataran manajerial/praktis, hasil penelitian dapat digunakan sebagai masukan tentang batasan kosmetik yang diijinkan dalam laporan keuangan sehingga tidak menimbulkan kecurangan akuntansi.
PENGARUH PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN KUALITAS TERHADAP HASIL AKHIR PRODUK PAKAN TERNAK subakir subakir; r. bambang Dwi Waryanto
Majalah Ekonomi Vol 16 No 2 (2012): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.095 KB)

Abstract

Salah satu tolok ukur yang dapat digunakan untuk mengetahui kualitas produk pakan ternak adalah tercapainya kondisi zero defect. Kenyataan produk yang cacat dalam proses produksi dilapangan selalu ada walaupun jumlahnya sedikit. Guna mencapai kondisi tersebut harus dilakukan perncanaan dan pengendalian secara berkesinambungan dengan menggunakan metode QCC (Quality Control Circle).Obyek penelitian ini adalah PT. Charoen Pokphand Indonesia dengan Populasi kecacatan dan Kualitas produk crumble. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah kecacatan dan Kualitas produk crumble pada tahun 2011.Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dengan menggunakan Regresi Linier Berganda didapatkan hasil harga koefisien korelasi sebesar R = 0,702 hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara variabel X1 dan X2 terhadap variabel Y. Sedangkan pada koefisien determinasi R Square (R2) sebesar 0,492 Hal ini menunjukkan bahwa variabel bebas (Perencanaan Kualitas dan Pengendalian Kualitas) dapat mempengaruhi variabel terikat (Hasil Akhir Produk) sebesar 49,2 % sedangkan 50,8 % hasil akhir produk dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor diluar variabel independennya. Kondisi pengaruh pengendalian kualitas terhadap hasil akhir produk tidak dapat berjalan dengan baik hingga pencapaian 100 % dikarenakan hal-hal sebagai berikut: 1). Kecacatan terbesar yang dialami mesin selama tahun 2011 terjadi pada bulan Januari 2011 dengan kondisi out of control (keluar kontrol) dengan nilai kerusakan diatas 25,50 kg per kuintal crumble. 2).Mesin-mesin produksi yang terdiri atas mesin type pellet 7726 dan type pellet CH 9420 mengalami kerusakan pada bagian pemanas sehingga temperaturnya kurang maksimal yang berakibat pada pellet menjadi hancur. Pengujian Hipotesis Pertama dilakukan dengan menggunakan uji-F diperoleh nilai Fhitung sebesar 0,047 maka Ada pengaruh penerapan Quality Control Circle yang terdiri atas perencanaan kualitas dan pengendalian kualitas secara simultan terhadap hasil akhir produk pakan ternak. Pengujian Hipotesis Kedua dilakukan dengan menggunakan uji-t diperoleh nilai thitung pada variabel jaminan Perencanaan Kualitas sebesar 2,503 dengan nilai sig. sebesar 0,034 dan variabel Pengendalian Kualitas sebesar 2,911 dengan nilai sig. sebesar 0,017 kedua variabel memiliki nilai sig. lebih kecil dari taraf signifikan (0,034 dan 0,017 < 0,05) sehingga Ada pengaruh penerapan Quality Control Circle yang terdiri atas perencanaan kualitas dan pengendalian kualitas secara parsial terhadap hasil akhir produk pakan ternak. Pengujian Hipotesis Ketiga untuk melihat variabel dominan diperoleh hasil bahwa nilai tertinggi pada koefisien Standarized of Coeficients Beta terletak pada variabel pengendalian kualitas sebesar 1,038 dengan nilai sig. 0,017 sehingga variabel tersebut bernilai sangat dominan.
KARAKTERISTIK LULUSAN PROGRAM STUDI MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS PGRI ADIBUANA SURABAYA Cristina Menuk S Handayani
Majalah Ekonomi Vol 16 No 2 (2012): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.037 KB)

Abstract

Dewasa ini program studi dituntut bukan hanya sebatas kemampuan untuk menghasilkan lulusan berkualitas yang diukur secara akademik,melainkan juga melalui pembuktian akuntabilitas yang baik. Secara umum tuntutan yang diberikan masyarakat kepada perguruan tinggi meliputi jaminan kualitas (qualityassurance), pengendalian kualitas (quality control), dan perbaikan kualitas (qualityimprovement) .Untuk itu Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi UNIPA Surabaya sebagai bagian dari perguruan tinggi perlu mengidentifikasi karakteristik lulusan dan relevansi kurikulum serta mata kuliah sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, yang meliputi waktu tunggu mendapatkan pekerjaan, status pekerjaan, bidang pekerjaan , penghasilan/ gaji per bulan, cara mendapatkan pekerjaan, informasi pekerjaan yang didapatkan , relevansi latar belakang pendidikan dengan pekerjaan dan relevansi materi perkuliahan dengan pekerjaan. Metode penelitian dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan survei ditujukan pada lulusan tahun 2007-2010. Hasil pengumpulan data dengan menggunakan angket diperoleh balikan sejumlah 39 orang yang selanjutnya disebut sebagai sampel. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan persentase kemudian di deskripsikan sebagai gambaran karakteristik lulusan program studi.Hasil penelitian diperoleh 1)Karakteristik lulusan program studi manajemen tahun 2007 – 2010 menunjukkan bahwa 64,10 persen lulusan bekerja kurang dari 6 bulan, hanya 12,82 persen lulusan yang memperoleh pekerjaan lebih dari satu tahun dimana jenis pekerjaan 66,67 persen sebagai karyawan/pegawai suatu instansi/perusahaan, 17,95 persen sebagai wiraswasta, sebagai guru 10,25 persen dan 5,13 persen berkesempatan sebagai PNS/ ABRI. Bidang pekerjaan alumni terbanyak di perusahaan bagian produksi sebesar 46,15 persen, bidang jasa 23,08 persen. Adapun penghasilan rata – rata berkisar antara 1 juta – 2 juta pada porsi yang terbesar 41,02 persen, namun demikian ada yang diatas 3 juta sebanyak 12,82 persen. Dalam mendapatkan pekerjaan terbanyak dilakukan dengan kompetisi 64,10 persen dan didapatkan informasi pekerjaan terbanyak dari rekan 41,02 persen. 2)Relevansi kurikulum dan mata kuliah dengan pekerjaan diperoleh, hasilnya cukup signifikan karena 94,87 persen alumni menyatakan sesuai latar belakang pendidikan dan 89,74 persen menyatakan materi kuliah ada relevansi dengan pekerjaan. Lulusan yang menyatakan tidak ada relevansi, mengharapkan dalam perkuliahan perlu ada penambahan waktu untuk praktek, penambahan sks untuk mata kuliah kewirausahaan dan Bahasa Inggris
FENOMENA LEARNING ORGANISATION PADA DOSEN PROGRAM STUDI KEBIDANAN DI UNIPA SURABAYA tony susilo wibowo; i made bagus dwiarta
Majalah Ekonomi Vol 16 No 2 (2012): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.094 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh persaingan dalam dunia pendidikan yang semakin ketat sehingga harus disikapi oleh anggota organisasi agar tidak tertinggal oleh perubahan. Program Studi Kebidanan Unipa adalah salah satu lembaga yang selalu berusaha untuk mengikuti perubahan itu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali informasi tentang perilaku belajar yang dilakukan dosen dengan menggunakan pendekatan 5 dimensi learning organization yang dikemukakan Senge.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat eksploratif karena tujuan penelitian ini adalah menggali usaha-usaha yang dilakukan dosen dalam meraih learning organization, maka penggalian data dilakukan dengan melakukan wawancara mendalam terhadap dosen, direktur program studi, mahasiswa dan tenaga adminsitrasi serta observasi dan dokumentasi pada kancah penelitian.Hasil penelitian yang didapatkan pada dimensi personal mastery, dosen mempunyai minat yang besar untuk mengembangkan diri, kondisi tersebut juga di dukung oleh pimpinan, sedangkan pada disiplin mental models, dosen selalu terbuka pada masukan yang diberikan kepadanya agar dapat melakukan perbaikan-perbaikan pada masa yang akan datang. Pada disiplin shared vision, dosen berupaya untuk selalu berbagi ilmu meski tidak ada forum khusus, namun demikian pimpinan tetap mendukung usaha tersebut. Disiplin team learning terlihat dari usaha dosen dalam proses pembelajaran dengan melaksanakannya secara berkelompok. Sedangkan pada displin system thinking, suasana dan kondisi yang mendukung, membuat dosen merasa nyaman untuk meraih learning organization.
PENGARUH PROGRAM JAMSOSTEK TERHADAP KENYAMANAN KARYAWAN DALAM BEKERJA DI PT. MULTIBREEDER ADIRAMA INDONESIA i ketut surabagiarta; soelviana soelviana
Majalah Ekonomi Vol 16 No 2 (2012): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.604 KB)

Abstract

Pelaksanaan sistem jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia didasarkan pada UU No 3 Tahun 1992, pada prinsipnya merupakan sistem asuransi sosial bagi pekerja (yang mempunyai hubungan industrial) beserta keluarganya. Skema Jamsostek meliputi program-program yang terkait dengan risiko, seperti jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan pemeliharaan kesehatan, dan jaminan hari tua. cakupan jaminan kecelakaan kerja (JKK) meliputi: biaya pengangkutan, biaya pemeriksaan, pengobatan, perawatan, biaya rehabilitasi, serta santunan uang bagi pekerja yang tidak mampu bekerja, dan cacat. Hal ini sangat perlu diprioritaskan bagi karyawan PT. Multibreeder Adirama Indonesia yang sebagian besar karyawan produksinya akan rawan dengan resiko kecelakaan kerja.Obyek penelitian adalah karyawan PT. Multibreeder Adirama Indonesia. Dalam penelitian ini yang menjadi sampel adalah Karyawan PT. Multibreeder Adirama Indonesia bagian kantor pusat sidoarjo sebanyak 90 orang.Berdasarkan pada analisis yang dilakukan dengan menggunakan Regresi Linier Berganda dengan bantuan Program Statistik SPSS Version 18.0 didapatkan hasil harga koefisien korelasi sebesar R = 0,717. Sedangkan pada koefisien determinasi RSquare (R2) sebesar 0,515 Hal ini menunjukkan bahwa variabel bebas (Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan) dapat mempengaruhi variabel terikat (Kenyamanan Karyawan) sebesar 51,5 %. Pengujian Hipotesis Pertama dilakukan dengan menggunakan uji-F diperoleh nilai Fhitung sebesar 46,124 dengan nilai sig. sebesar 0,000 maka Ada pengaruh program jamsostek yang terdiri dari Jaminan Kecelakan Kerja dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan secara simultan terhadap kenyamanan karyawan dalam bekerja di PT. Multibreeder Adirama Indonesia. Pengujian Hipotesis Kedua dilakukan dengan menggunakan uji-t diperoleh nilai thitung pada variabel jaminan kecelakaan kerja sebesar 2,785 dengan nilai sig. sebesar 0,007 dan variabel jaminan pemeliharaan kesehatan sebesar 6,063 dengan nilai sig. sebesar 0,000 kedua variabel memiliki nilai sig. lebih kecil dari taraf signifikan (0,007 dan 0,000 < 0,05) sehingga Ada pengaruh program jamsostek yang terdiri dari Jaminan Kecelakan Kerja dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan secara parsial terhadap kenyamanan karyawan dalam bekerja di PT. Multibreeder Adirama Indonesia. Pengujian Hipotesis Ketiga untuk melihat variabel dominan diperoleh hasil bahwa nilai tertinggi pada koefisien Standarized of Coeficients Beta terletak pada variabel jaminan pemeliharaan kesehatan sebesar 0,546 dengan nilai sig. 0,000 sehingga variabel tersebut bernilai sangat dominan. Maka hipotesis ketiga yang menyatakan ”Jaminan Pemeliharaan kesehatan berpengaruh secara dominan terhadap kenyamanan karyawan dalam bekerja di PT. Multibreeder Adirama Indonesia” terbukti kebenarannya.
PERAN MODAL INTELEKTUAL DALAM PRAKTEK AKUNTANSI MANAJEMEN untung lasiyono
Majalah Ekonomi Vol 16 No 2 (2012): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.54 KB)

Abstract

Intellectual Capital (Modal Intelektual) merupakan aset berbasis pengetahuan yang menjadi basis kompetensi inti perusahaan yang dapat mempengaruhi daya tahan dan keunggulan bersaing. Intellectual Capital merupakan sumber daya perusahaan yang memegang peranan penting dalam penciptaan nilai tambah (value added), sama halnya seperti physical capital dan financial capital. Berdasarkan konteks tersebut, dapat dijelaskan bahwa performance dan sustainable suatu perusahaan didasarkan pada Intellectual Capital.Pengakuan terhadap modal intelektual sebagai penggerak nilai perusahaan dan keunggulan kompetitif makin meningkat, meskipun demikian pengukuran yang tepat atas modal intelektual masih terus dicari dan dikembangkan. Metode-metode pengukuran yang ada dapat memunculkan hasil di mana suatu organisasi atau masyarakat berada pada kondisi modal intelektual yang tinggi ataupun rendah. Secara eksplisit konsep pengukuran yang sering diangkat dan diukur justru konsep atau kondisi pengabaian (ignorance), yakni kondisi kurangnya pengetahuan, pendidikan, dan informasi tentang sesuatu atau ketidaksadaran (unawareness) akan sesuatu keadaan.Beberapa penelitian di dalam dan di luar negeri membuktikan hubungan positif antara rata - rata pertumbuhan Intellectual Capital (VAIC) dengan kinerja perusahaan berdasarkan jenis industrinya. Produk akuntansi manajemen berupa Informasi Akuntansi Manajemen (IAM) dan Teknik Akuntansi Manajemen (TAM) memegang peranan penting dalam pengambilan keputusan. Intellectual Capital sangat diperlukan karena perusahaan selalu menghadapi perubahan lingkungan bisnis dengan ketidakpastian tinggi. Para ahli di bidang strategic management accounting telah melakukan berbagai studi mengenai target costing (cost design), quality costing,acticity-based costing, product life cycle costing dan value chain costing termasuk benchmarking dalam mendukung implementasi strategi agar perusahaan mampu meraih keunggulan bersaing.
PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI PENGGAJIAN DENGAN SISTEM BATCH PROCESSING PADA PT. PZ CUSSONS INDONESIA sugijanto, sugijanto; Sari, Komala
Majalah Ekonomi Vol 16 No 2 (2012): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Output terpenting dari sistem informasi akuntansi penggajian adalah perhitungan gajidan upah serta uang yang nantinya akan di dibutuhkan oleh manajemen dalam pengambilankeputusan. Penanganan gaji dan upah harus dilakukan secara cermat, tepat waktu dan adil,dengan penggunaan teknologi informasi berupa komputerisasi akan sangat membantu dalammendukung sistem akuntansi penggajian yang dilakukan perusahaan, terutama dalam prosespengolahan data. Bagi perusahaan yang sistem pembayaran gaji tidak sering dilakukan makasistem yang cocok dipakai ialah sistem tersebut melalui pemrosesan batch dan file sekuensial.Dalam penelitian ini untuk mengetahui penerapan sistem akuntansi penggajian denganmenggunakan sistem batch processing pada PT.PZ. Cussons Indonesia dan membantumenganalisis masalah-masalah yang berkaitan dengan sistem akuntansi penggajian denganmenggunakan sistem batch processing pada PT.PZ. Cussons Indonesia Depo SurabayaPenelitian ini menggunakan teknik deskriptif survei, dengan mengukur gejala-gejalayang ada, sehingga tidak perlu memperhitungkan hubungan antara variabel-variabel, dan tidakmemecahkan hipotesis. Metode ini membandingkan kondisi yang ada dengan kriteria yang telahditentukan sebelumnya, kemudian ditarik suatu kesimpulan dan saran.
ANALISIS & PENGEMBANGAN SISTEM AKUNTANSI PENDAPATAN PADA INSTITUSI PENDIDIKAN (STUDI KASUS PADA UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA) suhardiyah, martha
Majalah Ekonomi Vol 16 No 2 (2012): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada umumnya perusahaan didirikan untuk mendapatkan keuntungan yang sebesarbesarnya.Guna mendapatkan keuntungan tersebut perusahaan perlu mempunyai danmenerapkan siklus pendapatan yang dapat membantu organisasi untuk dapat mempermudahdalam memberikan informasi pendapatan bagi pihak- pihak yang berkepentingan dengancepat, tepat dan murah, hal ini dapat sebagai masukan dalam membantu dalam pengambilankeputusan. Siklus pendapatan adalah rangkaian aktivitas bisnis dan kegiatan pemrosesaninformasi terkait yang terus berulang dengan menyediakan barang dan jasa ke parapelanggan dan menagih kas sebagai pembayaran dari penjualan-penjualan jasa kepadapelanggan, pada institusi pendidikan salah satu sumber pendapat diperoleh dari kegiatanheregistrasi yang dilakukan pemahasiswa pada setiap awal semester sehingga proses inidilakukan beruang-ulang selama menjadi mahasiswa di Universitas PGRI Adi BuanaSurabaya karena proses yang berulang-ulang maka perlu dievaluasi setiap periode .Berdasarkan data dan hasil analisa penelitian dapatlah dinyatakan bahwa: Sudahdiberlakukan Sistem informasi Akuntansi Pendapatan khususnya Heregistrasi mahasiswa.Sistem ini meliputi a).Prosedur Heregistrasi mahasiswa, b).Organisasi yang terkait, dalamkegiatan heregistrasi yaitu Program studi/ Jurusan, Bagian pendapatan/ SPP, BAAK , Bank,dan Rektorat/ PPLP yang masing-masing sudah menjalankan fungsinya , c). Dokumen yangdigunakan dalam heregistrasi, berupa: Slip Pembayaran dan Form heregistrasi. Sisteminformasi yang berlaku perlu dikembangkan untuk meminimalkan kelemahan sistem yangada.. Pada sistem heregistrasi yang digunakan pada tahun akademik 2011/ 2012 terdapatkelemahan yakni setelah melakukan pembayaran di Bank mahasiswa harus melakukanvalidasi ke Bagian Pendapatan/ SPP , jika tidak meakukan validasi maka mhasiswa dianggaptidak melakukan heregistrasi sehingga tidak tercantum dalam daftar hadir kuliah (presensikuliah) dan ironisnya mahasiswa tersebut tidak diperkenankan mengikuti kegiatan akademikpada semester tersebut. Hal ini merugikan mahasiswa.untuk meminimalkan kelemahan.Saran yang diajukan menggunakan system komputerisasi dalam siklus pendapatan adalahsebagai berikut : a).adanya penjadwalan waktu heregiatrasi untuk setiap Fakultas sehinggapada saat tertentu antrean panjang dapat ter urai. b).Adanya pembaharuan MOU denganpihak Bank terkait dengan penyajian data mahasiswa yang sudah melakukan pembayaran dibank dapat diakses langsung oleh pihak lembaga, hal ini dapat menghilangkan kelemahanadanya mahasiswa yang tidak terdeteksi/ tercantum di presensi perkuliahan dan mahasiswatidak perlu antri untuk validasi di SPP. c). Dokumen/ blangko slip pembayaran hendaknyadiberi nomor urut/ nomor seri yang berfungsi sebagai alat kontrol dan sebagai pin untumengakses heregistrasi. d).Mahasiswa yang bisa mengakses heregistrasi hanyalahmahasiswa yang sudah meakukan pembayaran heregstrasi di Bank. dengan diberi kode/ pin.pemberian Kode/ pin dapat berdasarkan nomor urut dokumen slip pembayaran setelah dariBank mahasiswa tidak perlu lagi validasi pembayaran di bagian SPP, bagian SPP akanmenerima data dari Bank terkait dengan pembayaran itu sehingga data semua mahasiswayang telah melakukan pembayaran datanya akan tecatat di BAAK sebagai mahasiswa aktifpada semester tersebut.

Page 1 of 2 | Total Record : 16