cover
Contact Name
Dian Majid
Contact Email
majid@unipasby.ac.id
Phone
+6281234746664
Journal Mail Official
majid@unipasby.ac.id
Editorial Address
Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA
ISSN : 14121867     EISSN : 27154947     DOI : https://doi.org/10.36456/waktu
WAKTU published twice a year in January (no.1) and July (no.2), WAKTU is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from various engineering disciplines. The articles published in WAKTU includes original scientific research results (top priority), new (not priority) scientific review articles, or comments or criticisms of scientific papers published by WAKTU. This journal receives manuscripts or articles in engineering from various academics and researchers both nationally and internationally. Articles published in WAKTU are articles that have been reviewed by Peer-Reviewers. The decision on the acceptance of a scientific article in this journal shall be the right of the Board of Editors based on recommendations from Peer-Reviewers.
Articles 453 Documents
MESIN ELEKTRIK PENYERUT ES BATU UNTUK MEMPERBAIKI EFISIENSI WAKTU PRODUKSI, DAN TEKSTUR HASIL PRODUK Arif Banyu Adam; Gempur Santoso
WAKTU Vol 12 No 2 (2014): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v12i2.912

Abstract

Salah satu proses untuk menghaluskan es batu adalah dengan menyerutnya. Alat yangdigunakan adalah mesin elektrik penyerut es. Tujuan utama mesin elektrik penyerut es batu iniuntuk memperbaiki efisiensi waktu produksi yang berorientasi kepada konsumen. Untukmengetahui tingkat kepentingan dan kepuasan konsumen terhadap proses pembuatan mesinelektrik penyerut es batu. Untuk itu permasalahan dapat dinyatakan: apakah denganmenggunakan mesin elektrik penyerut es batu memperbaiki efisiensi waktu produksi dan teksturhasil produk serutan es. Dengan menggunakan metode deskriptif-komparatif, Metode yangmenjelaskan dan melakukan perbandingan data hasil penelitian dari dua narasumber yangberbeda. Hasil perbandingan data penelitian ini sebagai dasar pembuatan mesin elektrik penyerutes. Kemudian prototype di uji cobakan untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen akanefisiensi waktu produksi dan tekstur hasil produk serutan es. Hasil penelitian menunjukan bahwamesin penyerut es elektrik lebih efisiensi waktu dibandingkan dengan alat penyerut es dalammemproduksi serutan es.Dengan rata-rata yang manual dapat ditempuh dalam waktu 12,18 detik,Sedangakan yang menggunakan mesin elektrik penyerut es dapat ditempuh dengan waktu 5,49detik, penyerutan es dengan berat es 300 gram dari hasil 30 test proses penyerutan es. dan hasildari penyerutan antara mesin manual dan elektrik mengalami perbedaan dari 30 orang pengamatdapat disimpulkan bahwa mesin elektrik lebih halus hasil serutannya, dibandingkan penyerutmanual. Konsumen dapat merasakan kepuasan terhadap produk yang telah diperbaiki, Olehkarena itu pembuatan produk maka harus memprioritaskan tingkat kepentingan dan kepuasankonsumen serta semua pihak terkait harus bekerja sama dengan baik sehingga output yangdihasilkan akan benar-benar dapat memuaskan konsumen.
RANCANG BANGUN ALAT KONTROL PENGISIAN AKI UNTUK MOBIL LISTRIK MENGGUNAKAN ENERGI SEL SURYA DENGAN METODE SEQUENSIAL Sagita Rochman; Budi Prijo Sembodo
WAKTU Vol 12 No 2 (2014): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v12i2.913

Abstract

Dalam proses pengisian aki (charging) dengan sumber listrik yang berasal dari sel surya,tentunya diperlukan sebuah alat kontrol yang berfungsi mengatur sistem pengisian energi listrikyang biasa disebut charge controller atau kontrol pengisian. Pada aplikasinya, kadangkalapenggunaan alat kontrol pengisian tersebut masih terdapat kekurangan, diantaranya ialah alattersebut hanya dapat digunakan untuk pengisian aki dengan tegangan 12 dan 24 volt saja.Sehingga jika digunakan untuk tegangan yang lebih tinggi dari itu, maka diperlukan modifikasisistem pengisian yang sesuai dengan kebutuhan. Penelitian ini merupakan studi kasus pada sistem pengisian aki (charging) mobil listrik BimoBaskoro yang menggunakan sumber listrik dari sel surya. Pada mobil ini terdapat aki dengan totaltegangan 48 volt dengan sumber listrik dari panel surya berkapasitas 100 WP. Penelitian inibertujuan untuk mendapatkan sistem pengisian aki yang efisien. Sistem yang coba diterapkanadalah dengan metode sequensial. Yakni pengisian dengan cara bergantian satu persatu sampaikondisi kapasitas aki penuh dengan dikontrol alat yang telah diprogram untuk bekerja secaraotomatis. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan bahwa penggunaan metode ini dapatdiaplikasikan untuk kontrol pengisian aki pada mobil listrik Bimo Baskoro dengan keunggulandapat melakukan pengisian aki 48 volt dengan sumber tegangan 12 volt dari energi listrik yangdihasilkan sel surya.
ANALISA PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN PRODUKSI FOAM DENGAN METODE EXPONENTIAL SMOOTHING.(Studi kasus pada PT. BESTARI MULIA) Sitta Mega Afrista; Yunia Dwie Nurcahyanie
WAKTU Vol 12 No 2 (2014): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v12i2.914

Abstract

Perkembangan industri manufaktur saat ini berkembang begitu pesat, dengan itu persaingan antar perusahaan akan semakin kompetitif, maka persaingan akan semakin meningkat. Perusahaandituntut untuk lebih meningkatkan mutu produknya dan selain itu tidak kalah penting yaitu pelayanannya(tepat waktu dan tepat jumlahnya).Oleh karena itu salah satu sumber daya memegang peran pentingdalam perusahaan adalah pengendalian bahan baku. Berdasarkan data permintaan foam periode Januari2011 sampai Desember 2013, maka perhitungan peramalan dilakukan dengan menggunakan metodeExponential Smoothing ternyata hasilnya memiliki nilai error terendah adalah (α = 0,1), sedangkan untukitem sisanya nilai error terendah adalah (α = 0,9). Dan jika dibandingkan dengan metode dekomposisiternyata dengan menggunakan metode eksponensial lebih baik karena tingkat errornya lebih rendah, tapijika kita ingin menentukan nilai peramalan dalam 1 kuartal (3 Bulan) metode dekomposisi bisa digunakandalam peramalan ini.
DESAIN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) BIOFILTER UNTUK MENGOLAH AIR LIMBAH POLIKLINIK UNIPA SURABAYA Rhenny Ratnawati; Muhammad Al Kholif; Sugito Sugito
WAKTU Vol 12 No 2 (2014): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v12i2.915

Abstract

Poliklinik menghasilkan air limbah domestik yang bersifat infeksius. Oleh karenanya airlimbah tersebut harus diolah agar memenuhi baku mutu lingkungan sehingga tidak mengakibatkanterjadinya penyakit. Aplikasi biofilter untuk mengolah air limbah domestik poliklinik dapatmereduksi beban organik terlarut sehingga menghasilkan efluen yang layak dibuang ke badan air.Efluen yang dihasilkan dapat ditingkatkan sebagai air baku untuk air bersih. Tujuan dalam penelitian ini adalah merencanakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk mengolah airlimbah poliklinik UNIPA Surabaya dengan menggunakan biofilter. Teknologi biofilter dipilih karenakeunggulannya dalam meremoval pencemar organik dengan tingkat efisiensi tinggi sampaidengan 95%. Biofilter tidak membutuhkan lahan yang luas serta menggunakan media yang sangatmurah menjadikan kelebihan tersendiri dari teknologi ini. Metode penelitian ini menggunakan datadokumentasi dan observasi lapangan bangunan gedung poliklinik UNIPA Surabaya. Datakebutuhan air bersih diprediksikan berdasarkan kebutuhan air yang digunakan untuk operasionalpoliklinik. Hasil penelitian ini berupa desain IPAL Biofilter yang meliputi dimensi bangunan dangambar teknik IPAL serta perhitungan biaya yang siap diaplikasikan untuk mengolah air limbahyang dihasilkan oleh poliklinik UNIPA Surabaya.
DESAIN BANGKU SEKOLAH DASAR BERBASIS ANTROPOMETRI Gempur Santoso
WAKTU Vol 12 No 2 (2014): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v12i2.916

Abstract

Siswa saat belajar di sekolah dasar (SD) saat ini menggunakan bangku kelas dengan ukuran yang sama, padahal ukuran antropometri siswa antar kelas berbeda. Apakah hal ini dapatdibuktikan bahwa model bangku kelas dapat didesain disesuaikan antropometri siswa, sehinggadapat dipakai sebagai rekomendasi tentang bangku sekolah secara ergonomis. Penelitian inimerupakan penelitian deskiptif. Pengambilan data secara pengukuran antropometri siswa SekolahDasar. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 1 – 6 SD di Kecamatan Taman,Kabupaten Sidoarjo, sampel penelitian dilakukan secara acak dengan besar sampel 62 anaksiswa. Metode analisis data yakni mengetahui besar perbedaan ukuran bangku berdasarkanantropometri menggunakan analisis deskriptif. Kesimpulan: bahwa bangku kelas untuk siswaSekolah Dasar antara kelas 1 – 3 dan kelas 4 – 6 adalah berbeda. Siswa kelas 1 – 3 harusmenggunakan tinggi kursi 30 cm, tinggi meja 43 cm, dan lebar meja 44 cm. Kemudian, siswakelas 4 – 6 harus menggunakan 33 cm, tinggi meja 48 cm, dan lebar meja 48 cm.
PENGOLAHAN AIR LIMBAH PABRIK TEMPE DENGAN BIOFILTER Indah Nurhayati; Pungut Asmoro; Sugito Sugito
WAKTU Vol 9 No 2 (2011): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v9i2.917

Abstract

Industri tempe Bapak Karipan di Desa Sedenganmijen Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur merupakan home industri dengan teknologi yang sangat sederhana. Air limbah yang dihasilkan langsung dibuang ke sungai. Kedaan ini akan sangat mengganggu kesehatan lingkungan sekitar yang pada akhirnya akan mengganggu kesehatan masyarakat pengguna air sungai tersebut. Untuk mengatasi masalah lingkungan di lokasi industri tempe Bapak Karipan, maka tim dosen Teknik Lingkungan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya melalukan pengabdian kepada masyarakat melalui program VUCER dari DP2M DIKTI Depdiknas. Program yang dilaksanakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah membangun instalasi penglah air limbah (IPAL) dengan proses biofilter di industri tempe P. Karipan. Tujuan dari pengadaan IPAL adalah untuk meningkatkan kualitas lingkungan produksi, meningkatkan kualitas produk (tempe) industri tempe sehingga hygienis, meningkatkan kesejahteraan pengusaha mitra dan kenyamanan masyarakat sekitar dari gangguan cemaran akibat proses produksi industri tempe,meningkatkan rasa aman pengusaha mitra dari segala bentuk komplain (protes) masyarakat dan pihak berwenang terkait dengan pencemaran lingkungan akibat limbah cair industri tempe tersebut. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama penyebaran angket, yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak air limbah pabrik tempe terhadap lingkungan sekitar. Tahap kedua pembangunan IPAL. Tahap ke tiga penyebaran angket dengan tujuan untuk mengetahui dampak limbah industri tempe terhadap lingkungan sekitar setelah dibangun instalasi pengolah air limbah. Pelaksanaan pegabdian masyarakat di pabrik tempe memberikan hasil sebagai berikut : Sebelum dilakukan pengolahan limbah cair industri tempe menggangu lingkungan sekitar, terutama menyebabkan bau busuk dan pencemaran air sungai, pengolahan limbah industri tempe milik bapak Karipan yang berada di Desa Sedengan Mijen Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo setelah diolah dengan biofilter diperoleh hasil yang sangat memuaskan dengan efisiensi penurunan rata-rata 98 %, untuk parameter BOD, COD, TSS, sehingga efluen yang dibuang ke sungai sudah memenuhi baku mutu sesuai dengan SK. Gub. Jatim No. 136 tahun 1994, Tentang Baku Mutu Limbah Cair Industri, dengan dibangunnya IPAL untuk mengolah limbah cair industri tempe Bapak Karipan menjadikan lingkungan sekitar industri menjadi lebih baik,pemilik industri tempe merasa aman dari ancaman protes masyarakat terkait karena limbah cair industrinya sudah tidak mengganggu lingkungan sekitar.
DAMPAK KONVERSI LAHAN PERTANIAN TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI (Studi Kasus: Jalur Pantura Kecamatan Pamanukan Kabupaten Subang ) Linda Dwi Rohmadiani
WAKTU Vol 9 No 2 (2011): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v9i2.918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dampak konversi lahan pertanian terhadapkondisi sosial ekonomi petani dari aspek struktur mata pencaharian, kepemilikan lahan pertanian, danmigrasi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatankualitatif dan kuantitatif.Trend konversi lahan di wilayah studi dari tahun 1997 ke tahun 2006 berupaberkurangnya sawah sebesar 34,48%, tambak sebesar 2,75%, kebun campuran sebesar 2,03%, danhutan sebesar 0,2%. Faktor yang mempengaruhi perubahan penggunaan lahan adalah arahkebijakan pengembangan wilayah Kecamatan Pamanukan. Dampak dari konversi lahan pertanianadalah perubahan struktur mata pencaharian dimana semakin meningkatnya penduduk bekerja disektor sekunder dan tersier, semakin ditinggalkannya sektor mata pencaharian primer yang dulunyamerupakan sektor dominan, dan semakin banyak penduduk yang memiliki pekerjaan tambahansebagai pedagang, buruh dan TKW. Perubahan luas kepemilikan lahan pertanian dimana semakinbanyak jumlah petani non pemilik lahan pertanian dibandingkan petani pemilik lahan denganperbandingan 5 : 1. Penyusutan lahan pertanian juga menyebabkan 17,89% petani berubah matapencaharian ke sektor sekunder ataupun tersier, dan peningkatan migrasi keluar yang dilakukan olehkeluarga petani sebesar 41,05%. Jumlah migrasi masuk semakin meningkat dari tahun ke tahunseiring dengan konversi lahan pertanian, selain itu konversi lahan juga mempengaruhi jumlah migrasikeluar.
IDENTIFIKASI KAWASAN KOTA LAMA GRESIK Anak Agung Sagung Alit Widyastuty
WAKTU Vol 9 No 2 (2011): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v9i2.919

Abstract

Keberadaan kota lama semakin memudar seiring dengan terdapatnya fenomena perubahan yang mengakomodasikan perkembangan yang terjadi. Kota lama Gresik terletak di sekitar alon – alon yang merupakan perkampungan kuno dan terletak di dalam kota. Seiring dengan perkembangannya perubahan fisik dan lingkungan ditandai dengan penambahan, perubahan dan pembongkaran bangunan bersejarah yang mencerminkan identitas kawasan dengan bangunan baru yang jauh berbeda dari karakteristik bangunan asli. Studi ini bertujuan untuk mendapatkan arahan pelestarian kawasan kota lama dengan terlebih dahulu mengetahui tingkat perubahan fisik dan lingkungan yang terjadi dengan membandingkan kondisi dulu dengan kondisi saat ini. Hasil studi ini menunjukkan bahwa kawasan kota lama Gresik dalam perkembangannya semakin mengalami perubahan fisik maupun lingkungan mengakibatkan kaburnya / hilangnya identitas kota. Terjadinya perubahan fisik dan lingkungan tersebut di indikasikan karena factor fisik (pengguna lahan dan kondisi bangunan) dan factor non fisik (ekonomi, social budaya dan masyarakat sekitar dan factor hokum) terjadinya perbedaan infrastruktur kawasan, terjadinya perubahan fungsi bangunan, belum terdapatnya peraturan bangunan / lingkungan serta terjadinya perbedaan struktur pertumbuhan ekonomi kawasan serta kurangnya pengetahuan dan keperdulian masyarakat akan sejarah dan kebudayaan yang dimiliki merupakan beberapa factor yang menjadi penyebab terjadinya perubahan fisik dan lingkungan di kawasan kota lama Gresik.
KLASIFIKASI OBAT GAWAT DARURAT MENGGUNAKAN ANALISIS ABCVED DI INSTALASI FARMASI RSUD Dr MOEWARDI SURAKARTA Miftakhul ’Arfah Hadiani
WAKTU Vol 9 No 2 (2011): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v9i2.920

Abstract

RSUD Dr Moewardi adalah rumah sakit pemerintah daerah Tingkat I propinsi JawaTengah di Surakarta yang menjadi tempat pelayanan kesehatan. Salah satu sumber daya rumahsakit yang penting adalah perbekalan farmasi yaitu obat yang merupakan sarana penting dalamproses penyembuhan pasien. Obat yang harus disediakan sekitar 1200 jenis terbagi dalam obatgawat darurat dan obat bukan gawat darurat. Obat gawat darurat bersifat Life Saving yangdiperlukan pada keadaan gawat darurat untuk menyelamatkan jiwa atau mencegah terjadinyakematian dan kecacatan seumur hidup. Dalam melakukan pengendalian persediaan obat, rumahsakit belum mengklasifikasikan nilai pemakaian obat dan tingkat kekritisannya melalui suatumetode pengklasifikasian tertentu. Dalam penelitian ini dilakukan pengendalian persediaan obatdengan menentukan pembagian obat gawat darurat menggunakan analisis ABC berdasarkan nilaipemakaian obat, dan analisis Vital/Essential/Desirable (VED) berdasarkan tingkat kekritisanpemakaian obat. Dari penelitian pengendalian persediaan obat gawat darurat di Sub Gudang obatInstalasi Farmasi RSUD Dr Moewardi dapat disimpulkan bahwa pada klasifikasi ABC dan VEDterdapat 49 jenis obat gawat darurat prioritas I dan 95 jenis obat gawat darurat prioritas II
PERENCANAAN IPAL BIOFILTER DI UPTD KESEHATAN PUSKESMAS GONDANGWETAN KABUPATEN PASURUAN Siti Komariyah; Sugito Sugito
WAKTU Vol 9 No 2 (2011): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v9i2.921

Abstract

Karakteristik air limbah puskesmas dengan rawat inap hampir secara keseluruhan memiliki kesamaan dengan air limbah rumah sakit. Air limbah puskesmas dapat mencemari lingkungan baik secara fisik, kimia, dan biologis.Oleh karena itu perlu dikembangkan teknologi pengolahan air limbah yang sederhana, biaya murah, mudah operasinya serta mempunyai efisiensi pengolahan polutan yang tinggi. Salah satu alternatif pengolahan air limbah dengan menggunakan biofilter, yaitu suatu reaktor yang dikembangkan dengan prinsip mikroba tumbuh dan melekat pada suatu media filter dan membentuk lapisan biofilm.Tujuan dalam perencanaan ini adalah mendesain IPAL Biofilter UPTD Kesehatan Puskesmas Gondangwetan Kabupaten Pasuruan dengan sistem kombinasi biofilter anaerob-aerob. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah survei lapangan, dokumentasi, kajian literature dan analisis laboratorium untuk mengetahui karakteristik fisika - kimia air limbah. Hasil perhitungan perencanaan debit air limbah untuk 5 (lima) tahun mendatang adalah 18 m3/hari. Karakteristik BOD air limbah kualitas medium (220 mg/l). Efisiensi penurunan BOD ditetapkan 90 %. Dimensi utama bangunan pengolahan limbah adalah ukuran lebar 1,5m, kedalaman efektif 1,5m, panjang bak pengumpul (equalisasi) 1m, bak sedimentasi awal 1,25 m, bak biofilter anaerob 2,8 m, biofilter aerob 1,4 m, bak pengendapan akhir 1,4 m, dan dilengkapi bak klorinasi. Hasil analisis perhitungan rencana anggaran biaya untuk pembangunan IPAL biofilter adalah sebesar Rp.26.000.000,- (Dua puluh enam juta rupiah).