cover
Contact Name
Waluyo Satrio Adji
Contact Email
waluyo.satrio.adji@uin-antasari.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
piaud@uin-antasari.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Edukasi AUD
ISSN : 24432636     EISSN : 26155907     DOI : -
Core Subject : Education,
Early Childhood Education Journal (JEA): JEA is an Open Access journal containing research articles in the field of Early Childhood Education. JEA: receive articles in Indonesian, English and Arabic. This journal publishes articles twice a year in June and December. JEA uses quetext plagiarism checker. This journal is published by the FTK State Islamic University Antasari Banjarmasin. JEA has p-issn 2443 2636 and e-issn 2615 5907.
Arjuna Subject : -
Articles 181 Documents
UPAYA MENGEMBANGKAN ASPEK BAHASA DALAM MENGHUBUNGKAN TULISAN SEDERHANA DENGAN SIMBOL MELALUI MODEL MAKE A MATCH PADA ANAK KELOMPOK B TK AISYIYAH HULU SUNGAI UTARA NURHASDA NURHASDA
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 1, No 2 (2015): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v1i2.2162

Abstract

Permasalahan yang ada disekolah TK Aisyiyah No 3 Galagah Hulu Kabupaten Hulu Sungai Utara adalah kurangnya perkembangan berbahasa anak hal itu dapat kita lihat dari 15 orang anak hanya 3 anak yang mendapat bintang ****,4 anak yang dapat bintang ***,dan 8 anak yang dapat bintang **. Adapun tujuan penelitian ini dilaksanakan selain mengembangkan aspek berbahasa anak,juga untuk mengembangkan aktifitas anak dan hasil pengembangan anak dalam pembelajaran sehari-hari sehingga mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan/diinginkan. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode tindakan kelas (Classroom Action Research) yang settingnya di TK Aisyiyah No.3 tahun pelajaran 2014 /2015.Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B berjumlah 15 orang anak.Instrument yang digunakan adalah lembar obsevasi guru dan tes lisan. Penelitian ini dinyatakan berhasil apabila keberhasilan mencapai minimal 80% dengan kuaalifikasi anak Berkembang Sangat Baik. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 2 kali pertemuan dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan mengunakan model pembelajaran Make A Match pada kemampuan berbahasa dengan menghubungkan tulisan sederhana dengan simbol di Kelompok B TK Aisyiyah No 3 Tahun Pelajaran 2014/2015 dapat meningkatkan aktivitas guru dengan hasil siklus 1 mencapai nilai 78 dengan kualifikasi Baik dan siklus 2 mencapai nilai 89 dengan kualifikasi Sangat Baik.Adapun aktivitas anak dengan hasil siklus 1 mencapai nilai 66% dengan kualifikasi Aktif dan siklus 2 mencapai nilai 84%. Dengan kualifikasi Sangat Aktif dan hasil belajar anak siklus 1 mencapai keberhasilan 67 dan siklus 2 mencapai keberhasilan 82. Kata Kunci : Kemampuan Bahasa, tulisan sederhana, simbol, Model Make a MatchUPAYA MENGEMBANGKAN ASPEK BAHASA DALAM MENGHUBUNGKAN TULISAN SEDERHANA DENGAN SIMBOL MELALUI MODEL MAKE A MATCH PADA ANAK KELOMPOK B TK AISYIYAH HULU SUNGAI UTARA
Pendidikan Anak Usia Dini Menurut Imam Al Ghazali Mohammad Irsyad
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 2, No 1 (2016): Juni
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v2i1.1533

Abstract

Abstrak Al Ghazali, seorang pemikir Islam telah lama menaruh perhatian dan memberikan kontribusi pemikirannya kepada dunia anak usia dini. Bahkan, jauh sebelum para tokoh Barat mengutarakan pemikiran mereka berkaitan dengan hal ini. Tak salah kiranya karena usia dini yang dikenal sebagai usia emas (golden age) merupakan masa yang paling tepat untuk menanamkan berbagai pengetahuan kepada anak melalui pendidikan. Menurut Al Ghazali, pendidikan anak usia dini harus dilakukan sebelum terjadinya masa konsepsi (pembuahan) maupun setelah konsepsi (melahirkan) dengan menggunakan metode pengajaran yang tepat. Pendidikan masa konsepsi diibaratkan sebagai upaya penyiapan lahan bagi bibit tanaman yang kelak akan ditanam. Sementara setelah konsepsi merupakan upaya pemeliharaan dan perawatan agar tanaman tumbuh dan berkembang dengan baik. Kata kunci: Pendidikan Anak Usia Dini, Al Ghazali, Tahapan Pendidikan
IMPLEMENTASI MODEL MAKE A MATCH DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK MENGENAL LAMBANG BILANGAN PADA KELOMPOK A TK GUYUB MENTARI MATARAMAN KABUPATEN BANJAR Erniy Purwasih
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 1, No 1 (2015): Juni
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v1i1.2148

Abstract

Kemampuan kognitif anak-anak TK Guyub Mentari Mataraman terutama padaindikator membilang dengan menunjuk benda hanya 25 % atau 5 orang memilikinilai bintang ***, 3 orang atau 15 % memiliki nilai bintang ** dan 12 orang 60%memiliki nilai bintang *, begitu juga pada semester II hanya sekitar 6 orang atau30% anak yang memiliki nilai bintang ***, pada semester I tahun ajaran 2013/2014kemampuan yang dicapai dengan nilai bintang *** juga hanya 5 orang atau 25%dengan jumlah anak yang sama yaitu 20 orang. Penulis juga mengadakan observasiyang dilakukan pada tanggal 25 Juli 2013 terhadap bidang pengembangan kognitifdengan indikator menghubungkan/memasangkan lambang bilangan dengan bendahasilnya hanya 5 orang atau 25 % anak yang memiliki nilai bintang ***. Makadipilihlah modek make a match untuk mengembangkan kemampuan mengenallambang bilangan melalui penelitian tindakan kelas.Hasil pengembangan kognitif anak mengalami peningkatan dalam hal ketepatan dankecepatan anak menghubungkan gambar dengan lambang bilangan, pencapaiankemampuan kognitif anak dalam ketepatan anak menghubungkan gambar denganlambang bilangandi siklus I hanya mencapai 35 %, meningkat pada siklus II menjadi95% yang secara klasikal terjadi peningkatan yang signifikan . Kata Kunci :Model Make A Match, Kemampuan Kognitif, Lambang Bilangan
PENGETAHUAN ANAK DALAM RANGKA MEMPERSIAPKAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA PASCA PANDEMI Eriqa Pratiwi; Dinda Rizki Tiara
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 7, No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v7i2.5773

Abstract

Face-to-face learning has begun with some preparations following existing regulations. The practice involves many parents related to the willingness and readiness of the institution, both teachers and staff. However, the rules and guidelines have not clearly stated before face-to-face learning what children need to do. The purpose of the study is to find out what skills children must have before face-to-face learning. The method used in this research is a literature study through sources related to the research objectives. Based on the study results, it was found that some knowledge is essential for children to know and apply in the implementation of face-to-face learning, such as knowing about Covid-19, considering if you don’t feel healthy, carrying out health protocols and being able to feel safe and comfortable studying at school.
STRATEGI PENGEMBANGAN IBADAH AGAMA DI PAUD WIDYA DHARMA KOTA BANJARMASIN Anwar Zain
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 4, No 2 (2018): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v4i2.2567

Abstract

ABSTRAKPAUD TK. PAUD Widya Dharma Kota Banjarmasin adalah sekolah yangmempunyai siswa dari berbagai macam agama, meliputi; agama Islam, Kristen,Katholik dan Budha. Sekolah ini dalam pengembangan aspek agama menekankanpada 2 (dua) dimensi keagamaan, yaitu pertama anak usia dini sangat pentingdikenalkan tentang agama agar anak terinternalisasi nilai-nilai agama dalam beribadah.Kedua, anak ditanamkan sifat toleransi beragama agama sejak dini agar anak sudahterbiasa dengan sikap toleransi sesama temannya walaupun berbeda agama.Berdasarkan latar belakang singkat tersebut, peneliti memfokuskan penelitian, yaitubagaimana strategi pengembangan ibadah agama di PAUD Widya Dharma KotaBanjarmasin ?. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode penelitiankualitatif yang diarahkan pada field research (penelitian lapangan). Subjek dalampenelitian ini adalah guru agama Islam, Kristen, Katholik dan Budha. Sedangkanobjek penelitian ini adalah strategi pengembangan ibadah agama dan toleransiberagama. Menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Keabsahandata diukur dengan menggunakan teknik triangulasi metode dan sumber. Analisisdata dilakukan dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, danpenarikan kesimpulan.Hasil penelitian tentang strategi pengembangan ibadah agama di PAUD WidyaDharma Kota Banjarmasin ini mempunyai 3 (tiga) kegiatan pengembangan, yaitu 1)kegiatan rutinitas, meliputi; do’a bersama dengan cara/sikap do’a yang berbeda-bedatapi isi do’anya umum dan menggunakan bahasa Indonesia, Inggris dan Mandarin, 2)kegiatan terintegrasi, meliputi; kegiatan pengembangan aspek kognitif, fisik motorik,bahasa dan seni yang terintegrasi dengan pengembangan nilai-nilai agama, dan 3)kegiatan khusus, meliputi; keimanan, sembahyang/cara beribadah, do’a-do’a,membaca dan memahami kitab agama, lagu-lagu atau puji-pujian keagamaan,mengenalkan puasa dan mengenalkan hari-hari ibadah atau hari peringatan agamamasing-masing.Kata Kunci : Strategi, Pengembangan Ibadah Agama.
Pengaruh Permainan Tradisional Batatampurungan Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Kelompok B di TK Harapan Masa Banjarmasin Siti Nur Amalina; Rizki Noor Haida
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 4, No 2 (2018): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v4i2.2559

Abstract

Motorik kasar anak kelompok B di TK Harapan Masa Banjarmasin belum terstimullus secara optimal, untuk mengoptimalkan motorik kasar anak bisa di stimulasi dengan menggunakan permainan tradisionalbatatampurungan. Permainan ini dapat membantu proses stimulasi motorik kasar anak khususnya pada aspek keseimbangan dan kelincahan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah permainan tradisional batatampurungan berpengaruh terhadap perkembangan motorik kasar anak dan bagaimana pengaruh permainan tradisional batatampurungan terhadap perkembangan motorik kasar anak kelompok B di TK Harapan Masa Banjarmasin. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan adalah metode kuasi eksperimen (quasi experimental design)dengan menggunakan desain nonequivalent control group design.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi,wawancara dan teknik dokumenter. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan hasil belajar anak. Pada tes akhir hasil belajar anak di kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata sebesar 80,53 dan rata-rata nilai di kelas kontrol adalah 73,93. Berdasarkan nilai rata-rata terdapat selisih nilai yaitu 6,6. Setelah dilakukan perhitungan dengan menggunakan uji t diketahui nilai sig pada penelitian ini adalah 0,171. Maka 0,171 > 0,05 sehingga H0 diterima dan Ha ditolak. Berdasarkan perhitungan data tes akhir maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan permainan tradisional batatampurungan tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan motorik kasar anak kelompok B di TK Harapan Masa Banjarmasin. Kata Kunci: Permainan Tradisional Batatampurungan, Motorik Kasar, Anak TK
Upaya Mengembangkan Kognitif dalam Mencocokkan Bilangan dengan Lambang Bilangan Melalui Model Make A Match di Kelompok B TK. Aisyiyah 6 Banjarmasin Milliannoor Milliannoor
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 2, No 2 (2016): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v2i2.1544

Abstract

Abstrak Permasalahan dalam penelitian ini adalah dalam mengenal bilangan masih lemah dan perlu ditingkatkan hal ini dapat dilihat pada kenyataan dilapangan saat guru TK. Aisyiyah 6 memberikan materi tentang mengenal bilangan, dari 18 orang anak hanya 6 orang berkembang sesuai dengan harapan sedangkan 12 lainnya masih dikategorikan mulai berkembang dan itu artinya 35% yang berhasil. Hal ini disebabkan antara lain kurangnya keterlibatan aktivitas siswa dalam pembelajaran mengenal lambang bilangan. Oleh sebab itu perlu dilakukan perbaikan pembelajaran dengan menggunakan model Make a Match. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas guru, aktivitas anak, dan hasil pengembangan kognitif anak. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Tindakan dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setting penelitian adalah kelompok B TK. Aisyiyah 6 Banjarmasin, dengan jumlah anak 18 orang yang terdiri dari 10 anak laki-laki dan 8 orang anak perempuan. Jenis data dan penelitian ini adalah data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh melalui teknik pengukuran dengan evaluasi pada anak. Sedangkan data kualitatif diperoleh dari hasil observasi aktivitas guru dan siswa. Analisis data secara naratif dan teknik persentase berdasarkan skala persentase dan indikator ketuntasan pengembangan yang ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar pengembangan kognitif anak kelompok B TK Aisyiyah 6 Banjarmasin mengalami perbaikan. Hal ini terlihat dari hasil observasi aktivitas guru yaitu mendapat katagori baik pada pertemuan 1, dan pada pertemuan 2 juga mendapatkan katagori baik, sedangkan pada siklus II mengalami perbaikan mendapatkan katagori sangat baik, sedangkan observasi aktivitas anak yaitu 62,5% katagori aktif pada pertemuan 1 siklus I, dan 77,32% katagori aktif pada pertemuan 2, meningkat menjadi 88,89% katagori sangat aktif pada siklus II begitu juga dengan hasil pengembangan anak yaitu 27,78% di bawah indikator ketuntasan pengembangan, kemudian meningkat pada siklus II menjadi 100% di atas indikator ketuntasan yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil temuan penelitian ini bahwa penggunaan model make a match dapat meningkatkan hasil pengembangan kognitif dalam mencocokkan bilangan dengan lambang bilangan di kelompok B TK. Aisyiyah 6 Banjarmasin, disarankan agar guru-guru di tamak kanakkanak dapat menggunakan model ini dalam melaksanakan kegiatan pengembangan kognitif sebagai upaya dalam menciptakan perbaikan dan meningkatkan pemahaman anak, aktivitas anak serta meningkatkan mutu kualitas pembelajaran disekolah masing-masing. Kata-kata Kunci: Pengembangan Kognitif, Mencocokkan Bilangan, Lambang Bilangan, ModelMake A Match.
PENGEMBANGAN PERMAINAN SING; SHOW; AND GUESS DENGAN MEDIA FLASHCARDS UNTUK MEMPERKENALKAN KATA BAHASA INGGRIS PADA ANAK KELOMPOK A TK KARTIKA 22 BANJARMASIN NOR IZATIL HASANAH
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 1, No 2 (2015): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v1i2.2163

Abstract

Berdasarkan permasalahan dalam memperkenalkan perbendaharaan kata bahasa Inggris pada anak usia dini, maka penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perbendaharaan kata bahasa Inggris anak kelompok A TK Kartika 22 Banjarmasin melalui pengembangkan permainan sing; show; and guess dengan media flashcards.Penelitian  ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu tahap persiapan yang bertujuan untuk mengembangkan produk mengikuti model Dick and Carey (2001) yang terdiri dari sepuluh tahapan pengembangan dilanjutkan dengan tahap pelaksanaan produk pengembangan di lapangan dengan menggunakan desain one group pretest dan posttest. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah angket, pedoman observasi dan pedoman wawancara yang dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif, statistik deskriptif, dan statistik inferensial.Produk yang dihasilkan adalah permainan sing; show; and guess, yaitu permainan yang dikombinasikan dari permainan gerak, lagu dan permainan tebak-tebakkan yang disertai dengan media flashcards dan buku panduan permainan sing; show; and guess yang didesain untuk membantu anak usia dini dalam mengenal perbendaharaan kata bahasa Inggris yang sesuai dengan masa perkembangan mereka. Untuk mengetahui pengaruh permainan tersebut, dianalisis dengan menggunakan uji Wilcoxon. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon, diketahui signifikansi yang diperoleh sebesar 0,00 yang berarti lebih kecil dari pada signifikansi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 0,05, maka H0 di tolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan sing; show; and guess dengan media flashcards yang telah dikembangkan bermanfaat dalam meningkatkan perbendaharaan kata bahasa Inggris anak kelompok A TK Kartika 22 Banjarmasin. Kata kunci: Permainan, sing; show; and guess, Media flashcards, kata bahasa Inggris
Model Pembelajaran Tematik Anak Usia Dini dalam Kurikulum 2013 Saptiani saptiani
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 2, No 1 (2016): Juni
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v2i1.1534

Abstract

AbstrakKurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Karakteristik kurikulum 2013 adalah salah satunya tematik. Model pembelajaran tematik sejatinya adalah model pembelajaran terpadu yang menggabungkan berbagai mata pelajaran untuk dijadikan satu keutuhan dalam satu tema. namun, mengingat bahwasanya dalam pendidikan anak usia dini tidak memiliki mata pelajaran, maka tematik disini adalah mengaitkan satu tema dengan seluruh perkembangan anak usia dini yang berdasarkan kurikulum 2013 ada 6 aspek perkembangan yaitu spiritual, sosial emosional, kognitif, bahasa, keterampilan dan terakhir adalah seni. Hal yang harus diperhatikan dalam model pembelajaran tematik adalah tema yang diangkat sesuai dengan berbagai macam pengalaman siswa dan lingkungannya.Kata Kunci: Pembelajaran tematik, kurikulum 2013, anak usia dini
UPAYA MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK DALAM MENYUSUN KALIMAT SEDERHANA PADA STRUKTUR LENGKAP MENGGUNAKAN MODEL PICTURE AND PICTURE PADA KELOMPOK B TK ASSALAM SIMPANG EMPAT KAB. BANJAR Sri Endang Puspawati
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 1, No 1 (2015): Juni
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v1i1.2150

Abstract

Kemampuan menyusun kalimat sederhana dengan struktur lengkap pada anak kelompok B di TK ASSALAM Simpang Empat Kab.Banjar belum berkembang secara optimal. Sehingga, model pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture yang merupakan pembelajaran dengan pendekatan yang menyenangkan, menciptakan suasana belajar yang aktif, kreatif dan menarik perhatian anak dipilih untuk memecahkan masalah tersebut dalam penelitian tindakan kelas. Hasil pengembangan aspek bahasa anak pada kemampuan menyusun kalimat sederhana pada struktur lengkap, menunjukkan adanya perkembangan, pada siklus I pertemuan 1 dengan nilai 28%, pertemuan 2 dengan nilai 45%, dan siklus II pertemuan 1 dengan nilai 73%, meningkat pada pertemuan 2 dengan skor 83%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil perkembangan kemampuan berbahasa anak pada materi menyusun kalimat sederhana pada struktur lengkap dengan model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture dikelompok B di TK ASSALAM Simpang Empat Kab.Banjar, dapat berkembang sesuai dengan harapan.Kata Kunci :Kemampuan berbahasa, Make a Match, Menyusun Kalimat Sederhana