cover
Contact Name
Waluyo Satrio Adji
Contact Email
waluyo.satrio.adji@uin-antasari.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
piaud@uin-antasari.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Edukasi AUD
ISSN : 24432636     EISSN : 26155907     DOI : -
Core Subject : Education,
Early Childhood Education Journal (JEA): JEA is an Open Access journal containing research articles in the field of Early Childhood Education. JEA: receive articles in Indonesian, English and Arabic. This journal publishes articles twice a year in June and December. JEA uses quetext plagiarism checker. This journal is published by the FTK State Islamic University Antasari Banjarmasin. JEA has p-issn 2443 2636 and e-issn 2615 5907.
Arjuna Subject : -
Articles 181 Documents
INTERAKSI SOSIAL PADA ANAK USIA DINI DITINJAU DARI PERAN ORANG TUA SELAMA PANDEMI COVID 19 Hanita Hanita; VERONIKA LUIS
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 7, No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v7i2.5971

Abstract

There is a Covid-19 pandemic event where the rules limit interaction between humans and other humans. This rule also has an impact on early childhood, where they currently only carry out social interactions at home. However, the government issued rules related to the procedures for social interaction by complying with the Health protocol. As a result of this event, in the end, it limits the child's stimulus related to the child's social development. Research methodology Qualitative methods. The analysis in this study is the interaction of children in terms of the role of parents during the covid-19 pandemic. The research subjects consisted of 14 children aged 3-6 years. The technique used is to distribute a questionnaire through a google form, which will be filled out by parents. The data analysis phase consists of data organization, coding and data analysis. To test the credibility of the data using the data pol- ulation technique. Research results parents who allow children to keep playing with their peers because of the awareness of the characteristics of the child. Where children will be able to form attitudes and the ability to communicate with social interaction. This is supported by providing guidance and knowledge regarding the impact of the COVID-19 virus and the procedures for Health protocols when outside the home. However, there are also parents who do not allow their children to be friends with their peers for fear of contracting the Covid-19 virus.
KEMITRAAN DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (Analisis terhadap Pola dan Tingkah Laku Anak Usia Dini dan Lingkungan) Anwar Hafidzi; Hadisa Putri
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 4, No 1 (2018): Juni
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v4i1.2568

Abstract

Abstract: Partnership is a cooperative relationship between several parties in achieving a certain work relationship. The partnership between the school and the family and community in building an educational ecosystem is in line with the Ministry of Education and Culture's vision of "the formation of education and cultural   human   beings   with   character   based   on   mutual cooperation". This partnership also aims to establish cooperation and alignment of educational programs in PAUD units, families, and communities  as  a  center  of  education  in  building  a  quality education   ecosystem.   Therefore,   it   is   necessary   to   have   a relationship or involvement from all parties to achieve the development of quality education for early childhood. Abstrak: Kemitraan merupakan hubungan kerjasama antara beberapa pihak dalam mencapai suatu hubungan kerja tertentu.Kemitraan  antara  sekolah  dengan  keluarga  dan masyarakat dalam membangun ekosistem pendidikan sejalan dengan visi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu “ terbentuknya insan serta ekosistem pendidikan dan kebudayaan yang berkarakter dengan berlandaskan gotong royong”. Kemitraan ini juga bertujuan untuk menjalin kerjasama dan keselarasan program pendidikan di satuan PAUD, keluarga, danmasyarakat sebagai tri sentra pendidikan dalam membangun ekosistem pendidikan yang bermutu. Maka dari itu perlu adanya hubungan atau keterlibatan dari semua pihak untuk mencapai pengembangan pendidikan bagi anak usia dini yang lebih berkualitas. 
Pengaruh Meronce Dengan Media Tutup Botol Bekas Terhadap Keterampilan Motorik Halus Anak Kelompok B PAUD Terpadu Ar-Rahmah Kertak Hanyar Kabupaten Banjar Lela Lavita Amurwaningsih; Nor Izatil Hasanah
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 4, No 2 (2018): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v4i2.2560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh meronce dengan media tutup botol bekas terhadap keterampilan motorik halus anak. Objek dalam penelitian ini adalah meronce dengan media tutup botol bekas terhadap keterampilan motorik halus anak dalam meningkatkan koordinasi indra mata dan aktivitas tangan, ketepatan serta kecepatan penggunaan otot-otot halus, sedangkan yang menjadi subjek penelitiannya adalah anak-anak kelompok B PAUD Terpadu Ar-Rahmah sebanyak 18 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh yang positif dan signifikan pada kegiatan meronce dengan media tutup botol bekas terhadap keterampilan motorik halus anak. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan desain One Group Pretest-Posttest Desaign. Berdasarkan Hasil penelitian menunjukkan, nilai rata-rata pretest kelas eksperimen 58,28, dan nilai rata-rata posttest sebesar 78,66. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa nilai sig data hasil penelitian 0,047 < 0,05 yang berarti data berdistribusi normal dan uji homogenitas menunjukkan bahwa nilai sig data hasil penelitian 0,870 > 0,05 yang berarti data homogen atau sama, dari hasil kedua uji tersebut menjadi syarat dilakukannya Uji Paired T Test untuk hasil penelitian ini yang menunjukkan bahwa hasil pretest dan posttest terdapat perbedaan. Berdasarkan hasil perhitungan uji hipotesis nilai sig (2-tailed) 0,000 < 0,05 yang menandakan bahwa kegiatan meronce dengan media tutup botol bekas dapat mempengaruhi keterampilan motorik halus anak. Dengan demikian, dapat dibuktikan bahwa kegiatan meronce dengan media tutup botol bekas dapat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap Keterampilan Motorik Halus anak kelompok B PAUD Terpadu Ar-Rahmah. Kata Kunci: Meronce, Media Tutup Botol Bekas, Motorik Halus, PAUD Terpadu
Penanaman Nilai Sosial Anak Usia Dini Melalui Gerak dan Lagu Waluyo Satrio Adji
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 2, No 2 (2016): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v2i2.1545

Abstract

Abstrak Masa Anak Usia Dini merupakan investasi masa depan yang perlu distimulasi perkembangannya sejak usia dini. Sel-sel otak yang dimiliki anak sejak bayi tidak akan mampu tumbuh dan berkembang secara optimal jika stimulus yang diberikan tidak tepat. Salah satu kawasan yang perlu dikembangkan oleh guru TK/RA dalam merangsang anak adalah dengan penanaman nilai sosial Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media gerak dan lagu untuk menanamkan nilai sosial pada anak usia dini. Media gerak dan lagu akan mampu menjadi media yang efektif digunakan untuk menanamkan nilai sosial anak jika deterapkan secara tepat. Dalam menggunakan media gerak dan lagu untuk menanamkan nilai sosial pada anak uasia dini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah: (1) membuat tujuan, dengan pertimbangan disesuaikan dengan tingkat perkembangan anak adan tidak monoton, olah vocal. (2) action, pembuatan bait lagu serta gerakan yang sesuai. Sehingga nilai disampaikan kepada anak bisa dicerna sesuai kebutuhan
PEMAHAMAN ANAK TERHADAP AGAMA MENURUT PERSEPSI GURU PAUD (MAHASISWA NON-REGULER PIAUD UIN ANTASARI) ANWAR ZAIN
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 4, No 1 (2018): Juni
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v4i1.2164

Abstract

Dimensi agama sebenarnya sudah ada pada anak sejak ia masihkecil bahkan ketika masih didalam perut ibunya, karena dimensi agamamerupakan naluri jiwa yang ada dalam setiap fithrah (potensi) anak. Anakusia dini merupakan dunia bermainnya anak, anak pada usia ini selaluingin bergerak melakukan hal-hal yang menyenangkan. Tetapi walaupundemikian, anak pada usia ini juga mempunyai naluri agama danpemahaman agama, karena kegiatan ibadah agama dan nasehat-nasehatkeagamaan akan dijumpainya baik di rumah, di lingkungan dan disekolah.Tujuan penenlitian ini untuk mengetahui bagaimana pemahamananak usia dini terhadap agama melalui persepsi guru-guru PAUD, yangamana guru-guru ini juga sebagai mahasiswa non-reguler Jurusan PIAUDFakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin. Metodepenelitian adalah deskriptif-kualitatif dengan pendekatan penelitianlapangan (feil fesarch), dan subjeknya adalah mahasiswa non-regulerPIAUD yanag dalam keseharian mereka mengajar sebagai Guru danKepala Sekolah di RA (Raudhatul Athfal) yang berjumlah 43 ahasiswa.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman anakterhadap agama terbagi menjadi 5 dimensi; 1) dimensi pahala dan dosa,2) dimensi syurga dan neraka, 3) dimensi ibadah dzohir (nampak) dan 4)agama sebagai aturan dimensi, 5) agama sebagai identias.Kata Kunci : Peahaman Anak, Agama, Persepsi Guru
Upaya Mengembangkan kemampuan Bahasa dalam Mengulang Kalimat Sederhana Melalui Model Talking Stick pada Anak Kelompok A PAUD Terpadu Darunnajah Martapura Kabupaten Banjar Gusti Wasilah
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 2, No 1 (2016): Juni
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v2i1.1535

Abstract

AbstrakRendahnya kemampuan bahasa anak Kelompok A Paud Terpadu Darunnajah Martapura Kabupaten Banjar dalam mengulang kalimat sederhana disebabkan siswa sulit memahami materi serta kurangnya penggunaan alat peraga dan tanpa adanya pengalaman langsung pada saat proses pembelajaran yang hanya berpatokan pada buku paket atau penjelasan guru saja. Hal ini terbukti Hal ini terbukti dari 15 orang anak, hanya 4 anak atau 27 % yang berkembang sesuai harapan, sedangkan 11 anak atau 73 % masih dikatagorikan belum berkembang. Untuk memperbaiki pengembangan bahasa anak maka digunakan model pembelajaran Talking Stick. Tujuan pelaksanaan penelitian adalah untuk mengetahui aktivitas guru saat melaksanakan pembelajaran, aktivitas anak saat mengikuti pembelajaran, dan hasil pengembangan kemampuan bahasa dalam mengulang kalimat sederhana pada anak Kelompok A Paud Terpadu Darunnajah Martapura Kabupaten Banjar. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus, siklus I dan siklus II terdiri dari masing-masing 2 pertemuan. Penelitian ini mengambil setting di Paud Terpadu Darunnajah Martapura Kabupaten Banjar pada semester I tahun pelajaran 2014/2015. Subjek penelitian ini adalah seluruh anak di kelompok A yang berjumlah 15 orang. Data diolah dengan interpretasi, distribusi frekuensi, dan persentase. Instrumen pengumpulan data melalui observasi guru, observasi anak dan hasil pengembangan kemampuan bahasa anak selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru dalam pelaksanaan pengembangan kemampuan bahasa anak dengan model Talking Stick dalam mengulang kalimat sederhana aktivitas guru terlaksana dengan katagori sangat baik. Aktivitas siswa pada siklus I dengan persentase 62 % katagori aktif mengalami peningkatan menjadi 87 % katagori sangat aktif. Hasil pengembangan kemampuan bahasa berkembang sesuai harapan dari siklus I 33 % menjadi 100 % pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil pengembangan kemampuan bahasa pada materi mengulang kalimat sederhana melalui model Talking Stick pada anak Kelompok A Terpadu Darunnajah Martapura Kabupaten Banjar berkembang dengan signifikan dan hipotesa diterima.Kata kunci: Kemampuan Bahasa, Talking Stick, Mengulang Kalimat Sederhana
GRAFFITI TECHNIQUE DRAWING ACTIVITIES: IMPLICATIONS FOR CHILDREN'S CREATIVITY Veryawan Veryawan; Ade Tursina
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 8, No 1 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v8i1.5915

Abstract

Creativity is the ability to provide new ideas that can be applied in problem solving or as the ability to see new relationships between previously existing elements. There are many types of art activities that can stimulate the development of creativity in early childhood such as: playing with plasticine or playdough, finger painting (swab blur), printing, sewing, drawing, coloring, collage, finger painting, blowing color bubbles, painting with thread pulling techniques. , drawing with grafito techniques and so forth. In early childhood the development of art can be developed through drawing activities. Drawing is a basic form of art. Drawing activities can be done with the graffito technique. This research was conducted at RA Al-Ikhlas which is located at Jl. Gg Mosque. Meliala Rantau Utara, Labuhanbatu Regency. This study consisted of 2 cycles and started from 07 to 26 October 2019. The subjects of this study were students of RA Al - Ikhlas group B, totaling 15 people consisting of 7 men and 8 women with the theme being developed was plants. . This study uses a classroom action research (CAR) model which consists of 2 cycles. Each cycle is carried out according to the themes and factors studied. The procedure of this research is planning, implementation, action and reflection. In interpreting the results of the analysis carried out during the process of drawing activities with the grafito technique, the researcher used percentage analysis to obtain results about increasing the development of creativity in early childhood through the application of drawing activities with the grafito technique and analysis tests using the average child and the criteria for mastery learning of children.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN SENI RUPA PADA ANAK USIA DINI Ayu Fajarwati; Eka Setiawati; Yusdiana Yusdiana
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 8, No 1 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v8i1.6552

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan seni rupa di PAUD As-Syifa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas, yang dilakukan dalam dua siklus. Pada setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan/tindakan, pengamatan serta refleksi. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah sebanyak 10 orang anak yang mempunyai masalah dalam kemampuan motorik halus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu berupa catatan lapangan serta dokumentasi. Penelitian ini menggunakan tingkat keberhasilan Mills sebesar 71%. Adapun analisis data yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah terjadi peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan seni rupa yaitu sebesar 21%. Berdasarkan peningkatan tersebut maka hipotesis diterima dan dapat disimpulkan bahwa kegiatan seni rupa dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini.
DAMPAK APLIKASI YOUTUBE TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI Ziadatul Mardhiah; Hardiyanti Pratiwi; Rusdiah Rusdiah
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 8, No 1 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v8i1.5679

Abstract

The YouTube application is one of the many social media that is often used by the public, both adults and children. The rise of YouTube applications for children is one of the problems in the world of education. Along with the increasingly rapid development of the times, of course this will have an impact on the development of children if parents continue to provide YouTube applications. This study aims to determine the impact of the YouTube application on children's cognitive development. This type of research is field research with a qualitative approach. The method used in this study is a qualitative descriptive method. The subjects in this study were six children aged 4-6 years and their parents (housewives). The object of research is the impact of the YouTube application on children's cognitive development. Data was collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis uses Miles and Huberman analysis which is carried out interactively and takes place continuously. Based on the results of the study, it can be concluded that: the impact of the YouTube application on the cognitive development of the 6 children is, being able to recognize the letters of the alphabet, hijaiyah letters, recognizing colors, recognizing numbers and being able to count, being able to memorize, easy to imitate, learning through songs, recognizing large and small objects, and group images.
UPAYA ORANG TUA DALAM MENUMBUHKAN MOTIVASI ANAK SEJAK USIA DINI UNTUK MENGHAFAL AL-QUR’AN PERSPEKTIF PSIKOLOGI ISLAM Muhamad Nur Lutfi Ainul Izzi; Ismatul Maula Ramadhani; Agus Santoso; Nasikhul Amin; Ikhwan Saifuddin
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 8, No 1 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v8i1.6569

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang upaya yang dilakukan oleh orang tua dalam menumbuhkan motivasi anak sejak usia dini untuk menghafal al-Qur’an sesuai dengan pandangan psikologi Islam. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitiannya adalah para orang tua dari anak-anak yang aktif sebagai member dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan lomba tahfiz anak yang diselenggarakan oleh kegiatan organizer House of Golden Kids (Hogis) Sidoarjo. Teknik pengumpulan data menggunakan kegiatan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun Teknik yang digunakan dalam analisis data yang dilakukan sejak proses pengumpulan data berlangsung dengan menggunakan model Miles dan Huberman dengan tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan simpulan analisis. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa upaya yang telah dilakukan oleh orang tua sehingga dapat menumbuhkan motivasi anak dalam menghafal al-Qur’an diantaranya adalah dengan memberikan fasilitas yang dapat menunjang proses hafalan, menggunakan metode dan media yang menarik dan membuat anak penasaran dan lain sebagainya sehingga upaya tersebut di atas berhasil diterapkan dan anak-anak semakin termotivasi untuk terus menghafal al-Qur’an.