cover
Contact Name
Waluyo Satrio Adji
Contact Email
waluyo.satrio.adji@uin-antasari.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
piaud@uin-antasari.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Edukasi AUD
ISSN : 24432636     EISSN : 26155907     DOI : -
Core Subject : Education,
Early Childhood Education Journal (JEA): JEA is an Open Access journal containing research articles in the field of Early Childhood Education. JEA: receive articles in Indonesian, English and Arabic. This journal publishes articles twice a year in June and December. JEA uses quetext plagiarism checker. This journal is published by the FTK State Islamic University Antasari Banjarmasin. JEA has p-issn 2443 2636 and e-issn 2615 5907.
Arjuna Subject : -
Articles 181 Documents
KONSEP DASAR PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI PERSFEKTIF HADITS Ahd Gozali Gozali
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 7, No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v7i2.5120

Abstract

Children who are a mandate for their parents and teachers, they must consider a good education for them from an early age. Rasulullah has implemented several rules how should teach children. This research is a qualitative research with literature study and hermeneutic approach to the hadiths related to early childhood education. It was found that early childhood education in the perspective of the prophet's hadith should focus on the formation of noble character and worship to to Allah. Early childhood education must contain a curriculum that objects to the child's soul and body, including faith education, amaliyah, morality and skills education. In modern education termed cognitive, affective, and psychomotor.
Implementasi Model Pembelajaran Sentra Balok dalam Mengembangkan Kecerdasan Logic Mathematic Kelompok A di PAUD Terpadu Tarbiyatul Athfal UIN Antasari Banjarmasin Kota Banjarmasin Any Yulinda; Dyah Ageng Pramesty Koenarso
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 4, No 2 (2018): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v4i2.2564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi modelpembelajaran sentra balok dalam mengembangkan kecerdasan logic mathematickelompok A di PAUD Terpadu Tarbiyatul yang meliputi kemampuan anak dalammemahami konsep maematika dan mampu menyelesaikan masalah secara logis sertafaktor-faktor yang memengaruhinya.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan alat pengumpuldata berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian inimenggunakan analisis Miles dan Huberman yang dilakukan secara interaktif dengantahap pengumpulan data berupa tahap reduksi, tahap display, dan tahapkesimpulan/verifikasi data dalam bentuk pengkodean (coding). Adapun tahapanpengumpulan data adalah pengujian keabsahan data dalam penelitian ini menggunakanperpanjangan keikutsertaan, ketekunan peneliti, dan triangulasi.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran sentrabalok di PAUD Terpadu Tarbiyatul Athfal mengembangkan kecerdasan logic mathematicanak kelompok A sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan. Sentra balokmemfasilitasi anak bermain tentang konsep angka, bentuk, klasifikasi dan pemecahanmasalah secara logis. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam implementasi sentra balokuntuk menstimulasi perkembangan kecerdasan logic mathematic anak meliputi media,metode, materi dan peserta didik dalam kegiatan bermain di sentra balok.Faktor-faktor yang memengaruhi implementasi model pembelajaran sentra balok dikelompok A PAUD Terpadu Tabiyatul Athfal meliputi faktor pendukung dan faktorpenghambat. Faktor pendukung pembelajaran sentra balok di PAUD TerpaduTabiyatul Athfal adalah guru yang berperan sebagai demonstator mampu memahamimateri pembelajaran untuk diterapkan kepada anak, peserta didik yang dikelompokkanberdasarkan tahapan usia dan keaktifannya, dan banyaknya jumlah media balok unityang dimiliki. Faktor penghambat dalam kegiatan sentra balok adalah kurangnya balokaksesoris yang dapat menyempurnakan bentuk bangunan yang dibuat anak danketerbatasan luas ruangan sentra balok.Kata Kunci: Implementasi, sentra balok, dan kecerdasan logic mathematic.
LINTAS SEJARAH DAN RAGAM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (FORMAL, NON FORMAL, INFORMAL) Saudah Saudah
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 1, No 1 (2015): Juni
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v1i1.2145

Abstract

Children are a gift of God which is given to be treated and maintained. Oneeffort to give attention to early childhood is the provision of a decent education tochildren, especially during the development of the child, so the child is able tomaximize its development to the optimum. an early age is an important phase inhuman development across the life span. the attention of parents to their childrenwill determine how the child in adult life. to provide educational services for earlychildhood can be started since the child is born until the age of 6 years. thegovernment has set up the organization for early childhood: first, formal channelsinclude kindergarten (TK), Raudhatul RA (RA) and kindergarten outstanding(TKLB). A second, non-formal pathways include garden Nursery (TPA), play group(KB) and a type of early childhood education Units (SPS), and the third informalchannels such as family education and the environment. This type of service devotedto early childhood is intended to prepare children to enter further education.Keywords: Early Childhood Education(ECD), Formal, Formal, Informal
Keterlibatan Orangtua dalam Perkembangan Moral Anak Kelompok B di RA Ar-Rahmah Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar Ahmad Fauzi Nor; Murniyanti Ismail
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 4, No 2 (2018): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v4i2.2547

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif dan dengan analisis deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah para orangtua anak di RA Ar-Rahmah Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar yang berjumlah 3 (tiga) orangtua. Ketiga keluarga tersebut merupakan keluarga yang baik secara latar pendidikan, ekonomi, dan pekerjaan yang kurang lebih sama. Objek dari penelitian ini adalah keterlibatan orangtua dalam perkembangan moral anaknya.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterlibatan orangtua dalam perkembangan moral anak sudah terlibat dengan baik seperti selalu memberi nasihat ketika anak berbuat salah, mengajarkan moral yang baik pad anak, dan selalu menyediakan waktu untuk anak. Kendala yang dihadapi orangtua dalam perkembangan moral anak seperti anak acuh tak acuh, tidak peduli, dan mau menang sendiri. Kemudian solusi orangtua untuk menghadapi kendala tersebut adalah dengan cara menegur sedikit lebih keras dan tegas. 
Upaya Mengembangkan Kemampuan Bahasa dalam Menyusun Kalimat Sederhana pada Struktur Lengkap Melalui Media Visual pada Anak Kelompok B TK Permata Hati Martapura Kabupaten Banjar Nurul Fatmawati
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 2, No 1 (2016): Juni
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v2i1.1536

Abstract

AbstrakPermasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil pengembangan kemampuan bahasa dalam menyusun kalimat sederhana pada struktur lengkap pada anak Kelompok B TK Permata Hati Martapura Kabupaten Banjar yang disebabkan siswa sulit memahami materi serta kurangnya penggunaan alat peraga dan tanpa adanya pengalaman langsung pada saat proses pembelajaran yang hanya berpatokan pada buku paket atau penjelasan guru saja. Hal ini terbukti Hal ini terbukti dari 14 orang anak, hanya 6 anak atau 42 % yang berkembang sesuai harapan, sedangkan 8 anak atau 58 % masih dikatagorikan belum berkembang. Untuk memperbaiki pengembangan kemampuan bahasa anak maka digunakan media visual. Tujuan pelaksanaan penelitian adalah untuk mengetahui aktivitas guru saat melaksanakan pembelajaran, aktivitas anak saat mengikuti pembelajaran, dan hasil pengembangan kemampuan bahasa dalam menyusun kalimat sederhana pada struktur lengkap pada anak Kelompok B TK Permata Hati Martapura Kabupaten Banjar. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus, siklus I dan siklus II masing-masing dua kali pertemuan. Penelitian ini mengambil setting di TK Permata Hati Martapura Kabupaten Banjar pada semester I tahun pelajaran 2014/2015. Subjek penelitian ini adalah seluruh anak di kelompok B yang berjumlah 14 orang. Data diolah dengan interpretasi, distribusi frekuensi, dan persentase. Instrumen pengumpulan data melalui observasi guru, observasi anak dan hasil pengembangan anak selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru dalam pelaksanaan pengembangan kemampuan bahasa anak melalui media visual dalam menyusun kalimat sederhana pada struktur lengkap aktivitas guru terlaksana dengan katagori sangat baik. Aktivitas anak pada siklus I dengan persentase 53 % katagori aktif mengalami peningkatan menjadi 96 % katagori sangat aktif. Hasil pengembangan kemampuan bahasa berkembang sesuai harapan dari siklus I 43 % menjadi 100 % pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil pengembangan kemampuan bahasa pada materi menyusun kalimat sederhana pada struktur lengkap melalui media visual pada anak Kelompok B TK Permata Hati Martapura Kabupaten Banjar berkembang dengan signifikan dan hipotesa diterima. Saran untuk guru, Taman Kanak-kanak dan peneliti, bahwa media visual dapat dijadikan salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk pengembangan kemampuan bahasa anak.Kata kunci: Kemampuan Bahasa, Media Visual, Menyusun Kalimat Sederhana
MENGENALKAN HURUF PADA ANAK KELOMPOK A TK BUNGA HARAPAN KABUPATEN TAPIN MELALUI MODEL TALKING STICK MARIATUL KIPTIAH
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 1, No 2 (2015): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v1i2.2160

Abstract

Upaya mengenalkan huruf kepada anak usia dini sering kali mendapatkan berbagai hambatan. Metode yang digunakan sering kali membosankan anak didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas guru, aktivitas anak, dan hasil belajar melalui model kooperatif talking stick untuk peningkatan hasil belajar aspek pengembangan berbahasa anak khususnya dalam mengenal huruf di kelompok A TK Bunga Harapan Kabupaten Tapin. Setting penelitiannya adalah TK Bunga Harapan Kabupaten Tapin dengan subjek penelitian seluruh anak kelompok A berjumlah 12 orang yang terdiri dari 7 laki-laki dan 5 perempuan pada semester II tahun 2012/2013. Metodologi penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kealitatif dengan menggambarkan keadaan sebenarnya dalam pembelajaran mengenal huruf di kelompok A TK Bunga Harapan Kabupaten Tapin. Cara pengambilan data pada penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru Sangat Baik, Aktivitas anak Sangat Aktif, Hasil Kemampuan Belajar Anak dikategorikan Berhasil dengan prosentasi keberhasilan sebesar 83,33% secara klasikal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil kemampuan belajar anak di kelompok A TK Bunga Harapan Kabupaten Tapin dengan materi pokok mengenal huruf melalui model pembelajarantalking stick dapat meningkat. Bagi guru disarankan hendaknya dapat mencoba untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick sebagai salah satu alternatif dalam meningkatkan kemampuan berbahasa dalam dalam mengenalkan huruf.Kata Kunci : Mengenal huruf, Kooperatif, Talking Stick
EFEKTIVITAS PERMAINAN GAMBAR BENDA DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN BAHASA ANAK DOWN SYNDROME Murniyanti Ismail
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 1, No 1 (2015): Juni
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v1i1.2146

Abstract

Anak Down Syndrome dengan kondisi keterbatasan dalam kecerdasan mengalami berbagai hambatan, baik dalam hal belajar yang sifatnya akademis maupun dalam kemampuan bahasa secara baik dan benar. Dalam kecerdasan berbahasa mereka kurang dalam penguasaan kata-kata, perbendaharaan kata, kesalahan dalam pengucapan serta dalam konsep pemahaman. Subjek penelitian ini adalah anak Down Syndrome usia enam tahun, yang bersangkutan menunjukkan bahwa perbendaharaan kata masih sangat terbatas, anak dapat bicara tetapi pengucapan kata-kata sering tidak jelas. Anak sudah dapat menyambung titik dalam menulis huruf-huruf tapi anak belum dapat membaca dan bila diminta untuk mengulang menyebutkan kata-kata atau huruf anak sering tidak mau, dalam aspek sosialisasi anak juga mengalami hambatan. Desain atau rancangan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan subjek tunggal (Single Subject Research) yaitu eksperimen yang dilaksanakan pada satu subjek dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh dari perlakuan yang diberikan secara berulang-ulang dalam waktu tertentu (Tawney & David, 1987:9). Dalam penelitian dengan metode subjek tunggal, desain yang akan digunakan adalah desain A-B-A, yang terdiri dari tiga tahapan kondisi, yaitu: A1 Baseline-1, (B) Treatment, A2 Baseline-2. Setelah dilakukan pengujian dalam bentuk eksperimen kemudian dianalisis secara keseluruhan, disimpulkan bahwa media gambar benda secara signifikan dapat membantu dalam mengidentifikasi, menyebutkan dan mengingat gambar dalam menyebutkan huruf awal dari nama benda tersebut.Kata Kunci :Gambar Benda, Kecerdasan Bahasa, Down Syndrome
PERAN SEKOLAH INKLUSI TERHADAP TUMBUH KEMBANG ANAK AUTISME Fahmi Rieskiana
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 7, No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v7i2.4625

Abstract

This study aims to determine the role of inclusive schools on the growth and development of children with autism. This research is a literature study by reviewing book references, journal articles and social media if necessary. From the data that has been collected, the next step is to analyze it so that conclusions can be easily drawn. The results show that Autism is a developmental disorder in children who are unable to communicate and express their feelings and desires. Usually this disorder is seen before the age of 3 years. People with Autism really need educational services that can accommodate, complete, the facilities and infrastructure they need, such as in inclusive schools. In inclusive schools, children with autism can learn independently and develop their ability to communicate and develop social interaction skills, namely communicating well with their peers. So that for people with autism, the role of inclusive schools is needed by handling, facilities and infrastructure in an effort to develop the development of autistic children.Keywords: Development, autism, early childhood
Pengaruh Permainan Lego Terhadap Proses Pembentukan Konsep Warna Pada Anak Kelompok A di Tk Harapan Masa Banjarmasin Norhikmah Norhikmah; Rizki Noor Haida
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 4, No 2 (2018): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v4i2.2565

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasilperkembangan proses pembentukan konsep warna antara anak yang diberikankegiatan menggunakan permainan lego dengan anak yang tidak menggunakanpermainan lego dan pengaruh permainan lego terhadap proses pembentukankonsep warna anak usia dini kelompok A di TK Harapan Masa Banjarmasin.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen.Desain eksperimen yang digunakan adalah One group pretest dan posttest design.Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia dini kelompok A di TK HarapanMasa Kota Banjarmasin. Objek dalam penelitian ini adalah perkembangankognitif anak usia dini kelompok A di TK Harapan Masa Kota Banjarmasin.Pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh dengan teknik tes, dokumentasidan wawancara, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah ujinormalitas dan uji wilcoxon.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh permainan lego terhadap prosespembentukan konsep warna pada Anak kelompok A diberikan dalam beberapatahapan yaitu tahap asimilasi, akomodasi dan ekuilibrasi. Berdasarkan Ujiwilcoxon tersebut diketahui signifikansi yang diperoleh sebesar 0,004 yang berartilebih kecil dari pada signifikansi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 0,05,maka Ha diterima artinya ada pengaruh permainan lego terhadap prosespembentukan konsep warna anak kelompok A di TK Harapan MasaBanjarmasin. Hal itu berdasarkan analisis data kelas eksperimen yang meningkatsebanyak 30, dari hasil pretest sebanyak 52,50 menjadi sebanyak 82,50 pada nilaiposttest.Kata Kunci: Permainan Lego, Konsep Warna, Tk
MENINGKATKAN KECERDASAN KINESTETIK ANAK MELALUI GERAK TARI HUDOQ DAYAK BAHAU DI TAMAN KANAK –KANAK NEGERI PEMBINA 2 MUARA WAHAU Nila Sari Yanti; Hanita Hanita
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 6, No 1 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v6i1.3507

Abstract

A child is defined as an individual who entering adult phase. When they are getting older, they must master basic competence. In this stage, all potentials they have are developed, including kinesthetic intelligence. In case of students in Pembina 2 Kindergarten Muara Wahau, they showed low kinesthetic intelligence since they looked bored, and did not focus on lesson when doing sport exercise. Kinesthetic intelligence in early age students can be stimulated through dance, since, basically, they like music and dance. Dancing demands balance, body movement coordination, strength, and muscle flexibility. This study applied classroom action research. The research subjects were students of Group B Pembina 2 Kindergarten Muara Wahau. Meanwhile, the aspects being analyzed were students’ ability in imitating the movement fast, remembering dance movement, coordinating movement and rhythm, and dancing without help.  The data were collected through documentation and direct observation toward the teacher and the students, observing teacher conducting teaching and learning process by implementing Hudoq Dayak Bahau dance. The result shows that, in pre-cycle, the average score was 17,3%, meaning that students had not developed yet. At the first cycle, students achieved 40,98%, meaning that students started to develop. The percentage increased into 97,7% at second cycle, meaning that students developed very well. Therefore, it can be concluded that teaching with Hudoq dayak bahau dance is effective to improve kinesthetic intelligence, especially for students of group B in Pembina 2 Kindergarten Muara Wahau. It is expected that teachers can apply this method to improve students’ kinesthetic intelligence.

Page 11 of 19 | Total Record : 181