cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,327 Documents
Analisa Setting Over Current Relay (Ocr) Dan Ground Fault Relay (GFR) Pada Trafo 60 MVA Di GIS 150 KV Simpang Moh Madani; Titiek Suheta; Tjahja Odinanto
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang terjadi pada GIS 150 KV Simpang adalah adanya beban lebih sebesar 1218,5 A atau 84% dari arus nominal 1443 A pada trafo 2 yang membuat kinerja trafo kurang maksimal. Oleh sebab itu akan ada penggantian trafo baru dari kapasitas 50 MVA menjadi 60 MVA agar daya yang dihasilkan cukup untuk memenuhi beban yang dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa setting relay arus lebih (OCR) dan relay gangguan tanah (GFR) yang digunakan sebagai pengaman trafo baru dan dibandingkan dengan hasil simulasi. Dari hasil analisa didapatkan setting relay OCR dan GFR pada sisi penyulang Hanamasa adalah 0,175 detik dan 0,137 detik,sisi incoming GFR = 0,345 detik dan OCR,semua penyulang nilainya sama 0,198 detik. Untuk sisi penyulang Galaxy setting OCR = 0,190 detik, GFR = 0,115 detik dan sisi incoming GFR = 0,292 detik. Untuk sisi penyulang Tunjungan Plaza setting OCR = 0,179 detik, GFR = 0,123 detik dan sisi incoming GFR = 0,312 detik. Untuk sisi penyulang BRI Tower setting OCR = 0,184 detik, GFR = 0,123 detik dan sisi incoming GFR = 0,311 detik. Untuk sisi penyulang Kalimantan setting OCR = 0,183 detik, GFR = 0,135 detik dan sisi incoming GFR = 0,341 detik dan untuk sisi penyulang Sogo setting OCR = 0,184 detik, GFR = 0,120 detik dan sisi incoming GFR = 0,305 detik. Berdasarkan hasil perbandingan dari analisa dengan hasil simulasi diketahui bahwa persentase error dari kedua nilai tersebut rata – rata dibawah 10%, dimana nilai hasil analisa tidak terlalu jauh besarnya dengan nilai hasil simulasi.
Pemodelan Jumlah Kasus Baru Covid-19 di Masa Kenormalan Baru Menggunakan Metode Pencocokan Kurva Maftahatul Hakimah; Muchamad Kurniawan; Rani Rotul Muhima
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan mendapatkan model matematika pertambahan jumlah kasus baru penderita Covid-19 di masa kenormalan baru. Model matematika yang digunakan adalah polinom interpolasi Lagrange; polinom interpolasi Newton dan Fungsi Eksponensial dengan pendekatan regresi linier. Interpolasi dan regresi sering dikenal dengan metode pencocokan kurva. Pada model interpolasi, titik-titik data dipilih berdasarkan periode 1 bulan, 15 hari dan 20 hari. Derajat polinom yang dikaji diperoleh dari titik data yang dipilih berdasarkan periode tersebut. Berdasarkan evaluasi kesalahan, polinom Lagrange dan polinom Newton berderajat 4 memberikan hasil yang paling bagus dalam pencocokan kurva dataset jumlah kasus baru Covid-19. Setelah model matematika diperoleh, prediksi jumlah kasus baru Covid-19 diperoleh dengan memproyeksikan fungsi hampiran untuk periode berikutnya. Hasil prediksi polinom Newton derajat 3 dan Fungsi Eksponensial menunjukkan jumlah kasus penderita Covid-19 perharinya semakin meningkat. Secara kontradiktif, polinom Lagrange dan Newton derajat 4 menunjukkan jumlah kasus penderita Covid-19 perharinya mengalami penurunan. Salah satu faktor yang mempengaruhi hasil prediksi pada interpolasi adalah penentuan titik-titik data yang dilibatkan pada pembentukan polinom interpolasi.
PENGENDALIAN KUALITAS KAIN BATIK TULIS DENGAN METODE SIX SIGMA DAN FAILURE MODE EFFECT AND CRITICALITY ANALYSIS Faidlul Affan Amrin
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Home Industry Kurnia Batik adalah salah satu home industry yang bergerak di bidang industri tekstil. Pada penelitian ini berfokus pada produk kain batik karena merupakan produk unggulan yang dihasilkan. Pada proses produksi terdapat produk yang cacat. Produk yang cacat dapat memberikan kerugian terhadap home industri tersebut, sehingga perlu adannya perbaikan. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengurangi produk cacat dan memberikan usulan perbaikan dengan menggunakan metode Six Sigma DMAIC dan FMECA. Pada tahap define terdapat 3 CTQ yaitu warna keluar pola, warna tidak merata dan warna tidak sesuai. Tahap measure didapatkan nilai DPMO sebesar 8,718 dengan nilai Sigma sebesar 3,87. Pada tahap analyze diketahui cacat warna tidak merata adalah cacat dominan. Pada tahap improve dilakukan analisis penyelesaian masalah dengan didapatkan hasil nilai RPN tertinggi yaitu sebesar 280 dan dianalisis menggunakan FMECA sehingga termasuk dalam kategori nilai kritis paling tinggi dan termasuk dalam unacceptable. Dari hasil yang telah dianalisis menggunakan FMECA dengan hasil nilai RPN tertinggi kemudian dilakukan usulan perbaikan dengan membuat tempat pengeringan menggunakan mesin oven. Pada tahap control dilakukan pengecekan dan pengawasan sehingga permasalahan dapat dicegah dan diminimalisir.
MAKNA TAMPILAN VISUAL KEMASAN SEBAGAI PENERAPAN REDESAIN KEMASAN MAKANAN RINGAN DI UKM BENOK – KABUPATEN PROBOLINGGO Faza Wahmuda; Moch Junaidi Hidayat
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai sebuah hasil pengabdian masyarakat di UKM Benok probolinggo melalui desain kemasan diantaranya visualisasi, material, dan bentuk kemasan makanan ringan berbahan Jagung adalah bagian dari upaya peningkatan kualitas produk sekaligus meningkatkan citra UKM itu sendiri. Selain itu, problematika UKM tentang kemasan produk Emping dan Tortila menjadi teratasi dengan hasil pengabdian ini. Tidak hanya itu, makna tampilan visual desain kemasan ini mampu mewakili hadirnya UKM melalui produk sehingga komunikasi antara produk dan konsumen terjadi. Visualisasi yang sederhana dan menjual menjadi solusi tampilan yang lebih menarik selain bentuk serta material produk yang juga diubah.
Desain Fitting Room Untuk Pedagang Pakaian Di Pasar Kaget (Studi Kasus : Lapangan Albatros Sidoarjo) Umi Lailatul Chikmiyah; Ratna Puspitasari
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fitting room merupakan kamar ganti yang digunakan untuk mencoba pakaian. Fitting room untuk pasarkaget belum tersedia, sehingga pembeli tidak dapat mencoba pakaian yang akan dibeli dengan benar. Haltersebut berpengaruh terhadap risiko pembeli untuk menukarkan pakaian yang telah dibelinya. Penelitimendesain fitting room yang dikhususkan untuk penjual pakaian di pasar kaget. Penelitian ini menggunakanmetode analisis desain. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah mix method, yaitumenggunakan metode kuantitatif dan kualitatif. Peneliti melakukan pencarian data primer di tiga tempatyaitu Lapangan Albatros Sidoarjo, Lapangan Samping Masjid Agung Surabaya dan Royal Plaza Surabaya.Peneliti melakukan analisis menghasilkan sintesa sebagai acuan dalam pembuatan produk fitting room.Konsep desain dari produk ini adalah industrialis dan fungsional. Hasil penelitian ini adalah sebuah fittingroom dengan ukuran 100 x 80 x 220 cm. Sistem yang digunakan adalah sistem portabel pada fitting room,adjustable pada rangka dan folding pada alas. fitting room ini dapat dilipat menjadi koper dengan ukuran 80x 24 x 50 cm jika tidak sedang digunakan. Fitur pada fitting room adalah terdapat 3 gantungan baju, tas dancermin, lampu LED 4 watt yang dilengkapi tombol hidup dan mati. Pada bagian samping kanan dan kirifitting room terdapat logo sebagai identitas produk.
TATA GUNA LAHAN JLS UNTUK PENYELAMATAN TNMB KABUPATEN JEMBER DAN BANYUWANGI DENGAN METODE IRAP Taufan Abadi; Irawati Irawati
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode IRAP (Integrated Rural Accesbility Planning)  merupakan metode pendekatan langsung kepada masyarakat. Dengan melihat langsung kondisi aksesbilitas/mobilisasi masyarakat dilapangan dan wawancara (quiseoner) akan diperoleh data yang akurat. Pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) disekitar kawasan Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) Kabupaten Jember dan Banyuwangi akan merubah tata guna lahan dan memberi dampak pada masyarakat sekitar kawasan dan didalam TNMB. Penelitian Tahun I (kawasan diluar TNMB):a. Jalur JLS tidak memasuki kawasan TNMB, b. skala prioritas jalur JLS dan Jalan pendukung (jalan sirip), yaitu Kecamatan Silo (IA=8.9375), Kalibaru (IA=6.4875) dan Tempurejo  (IA=6.1375). Untuk sektor perekonomian (SDA) tertinggi adalah Kec.Kalibaru (IA=9.816667),Silo (IA=9.466667) dan Tempurejo  (IA=8.766667).  Untuk tahun II (didalam TNMB) : sektor transportasi yaitu Dusun Sukamade(IA=12,312),Dusun Bandialit (IA=10,287) Krajan/Rajegwesi (IA=8,78). Pada Sektor perekonomian atau potensi (SDA) untuk  nilai Indeks Aksesibilitas (IA) tertinggi adalah Dusun Krajan/Rajegwesi (IA=13,25),Bandialit (IA=12,68), dan Sukamade (IA=12,366). Semakin tinggi nilai Indeks Aksesibilitas (IA) sektor transportasi menyatakan semakin sulit aksesibilitas/mobilitas suatu wilayah. Semakin tinggi.(IA) pada  sektor perekonomian (SDA) menyatakan semakin baik aksesibilitas suatu wilayah dengan dikategorikan sebagai wilayah dengan tingkat pencapaian pelayanan tinggi, atau sebaliknya. Kesimpulan pada ketiga dusun diatas, memerlukan jalan yang baik, Puskesmas, los pasar dan PLN. Impian masyarakat menikmati kemerdekaan terbentur oleh peraturan dan perundangan yang mengatur Taman Nasional.
Sistem Data Logger Sensor Suhu dan Energi Listrik pada Rancangan Media Peraga Fisika Energi – Kalorimeter Isa Albanna; Vera veronica; Miftahur Rahmah
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengukuran parameter fisis dalam percobaan fisika membutuhkan akurasi dan tingkat kepresisian. Sistem data logger dibutuhkan untuk proses perekaman data secara bersamaan dari multi-sensor yang telah terpasang. Tujuan penelitian adalah melihat korelasi parameter fisis konversi energi listrik menjadi panas dengan memanfaatkan sensor DS18B20 dan Sensor Energi. Rekayasa Sensor energi pada penelitian, digunakan integrasi sensor INA219 sebagai monitoring arus-tegangan dan peran RTC DS3231 sebagai penghitung parameter waktu. Sumber panas diemisikan melalui elemen pemanas kawat nikelin menuju bahan uji dan akan terukur secara real time oleh sensor suhu. Proses pemantauan parameter tegangan, arus dan waktu dilakukan untuk mengetahui konsumsi energi listrik saat kalorimeter beroperasi. Bahan uji berupa air suling dengan kapasitas panas adalah 4200J/kg°C. Hasil karakterisasi sensor suhu DS18B20 didapatkan selisih sekitar 0.13°C dengan pengukuran starndart termometer. Kesesuian akuisisi data sensor arus dengan pengukuran standart ampermeter, didapatkan nilai selisih sekitar 16.7 mA. Pengukuran parameter tegangan dari sensor INA219 memiliki seleisih sekitar 0.23volt dari alat ukur avometer standart. Hasil seluruh parameter suhu dan sensor energi terekam dalam sistem interface Serial-Python. Nilai energi yang hilang dari kontruksi dua wadah kalorimeter, didapatkan data bahwa wadah dengan insulator kain flannel, mampu menahan energi tidak terlepas ke lingkungan.
Analisis Performansi Mobil Hibrid Bed-18 Penggerak Motor Listrik BLDC 2000 Watt dan Udara Bertekanan Bambang Setyono; Mohammad Fajar
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mobil hibrid merupakan mobil yang menggunakan dua atau lebih sebagai sumber geraknya. Sumber gerak yang digunakan pada mobil ini adalah udara bertekanan dan motor listrik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui performansi mobil hibrid untuk penggerak motor listrik yang meliputi: torsi, daya, akselerasi, serta konsumsi daya untuk menempuh jalan tanjakan. Metode yang diterapkan ialah pengujian menggunakan dynotest, pengujian akselerasi langsung dijalan, dan perhitungan teoritis. Berdasarkan hasil performansi dari hasil uji dynotest didapat daya 2,3 HP terjadi pada putaran 169 rpm, torsi Maksimal 113,97 Nm terjadi pada putaran 119 rpm. Mobil hibrid tersebut mampu mencapai kecepatan 21 km/jam. Daya yang dibutuhkan pada jalan aspal dan beton kering dengan sudut tanjakan 10° untuk massa pengendara berat 90 kg membutuhkan daya sebesar 1261,05 watt, jalan aspal basah sudut tanjakan 10° untuk massa pengendara berat 90 kg membutuhkan daya sebesar 1255,73 watt, jalan beton basah sudut tanjakan 10° untuk massa pengendara berat 90 kg membutuhkan daya sebesar 1259,72 watt.
RANCANGAN TEKNIS KEMAJUAN PENAMBANGAN PADA PENAMBANGAN BATUBARA DI PT. SARANA MAKMUR BERSAUDARA KALIMANTAN TIMUR I Gede Dion Pramana Utama; Waterman Sulistyana Bargawa; Nur Ali Amri
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Sarana Makmur Bersaudara mengalami peningkatan target produksi sebesar 520.000 ton/tahun, 1.100.000 ton/tahun, dan 1.800.000 ton/tahun yang diakibatkan oleh meningkatnya permintaan pasar pasar. Akibat meningkatnya target produksi memunculkan permasalahan yaitu diperlukan klasifikasi model sumberdaya batubara, menentukan arah penambangan pada Blok Timur, dan merekomendasikan simulasi rancangan. Metode penelitian ini meliputi studi literatur, observasi lapangan dan pengamatan alat mekanis. Model lapisan batubara, rancangan akhir penambangan, dan kemajuan penambangan dibuat menggunakan software Minescape 5.7 dan perhitungan jumlah kebutuhan alat menggunakan Microsoft Excel 2010. Penelitian pada Blok Timur menghasilkan model sumberdaya batubara dengan klasifikasi sumberdaya tertunjuk. Arah penambangan dilakukan dari selatan ke utara dikarenakan dimensi lapisan batubara di daerah selatan lebih dekat dengan permukaan bumi dan arah kemiringan lapisan ke arah utara. Berdasarkan hasil perancangan desain tambang, didapat simulasi: (i) Rancangan I dengan target produksi batubara 524.000 ton/tahun, OB sebesar 880.000 bcm/tahun, dan SR 1,6:1; (ii) Rancangan II dengan target produksi batubara 848.000 ton/tahun, OB sebesar 2.396.000 bcm/tahun dan SR 2,1:1; dan (iii) Rancangan III dengan target produksi batubara 1.864.000 ton/tahun, OB sebesar 4.893.000 bcm/tahun, dan SR 2,6:1. Berdasarkan HBA pada Juli 2021 sebesar 115,35 USD/ton, direkomendasikan rancangan III dengan total pendapatan sebesar 217.108.000 USD.
UPAYA PERCEPATAN PROYEK RUMAH HUNIAN DENGAN OPTIMALISASI BIAYA DI PT. XYZ DENGAN PENDEKATAN CPM & PERT Narto Narto; Lukmandono Lukmandono
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waktu dan biaya penyelesaian proyek adalah hal penting yang harus direncanakan dan dikendalikan dalam pelaksanaan proyek. Untuk mendapatkan waktu dan biaya yang minimum tanpa harus mengurangi kualitas output yang dihasilkan, maka diperlukan suatu perencanaan jaringan kerja  dan menyusun jadwal kerja yang optimum sehingga penyelesaian proyek selesai tepat pada waktunya. Pada proyek pembangunan rumah hunian di PT. XYZ terdapat 40 aktivitas kegiatan terdiri dari 6 sub kegiatan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut digunakan metode CPM untuk menganalisa penyelesaian proyek dengan efisiensi waktu dan metode PERT dengan tiga estimasi waktu untuk mengetahui tingkat probabilitas kemungkinan kurun penyelesaian proyek tepat waktu.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode CPM didapatkan durasi waktu penyelesaian proyek normal adalah 446 hari, dengan biaya total penyelesaian proyek adalah Rp. 3.665.822.000 sedangkan dengan menggunakan metode PERT durasi penyelesaian proyek dengan nilai te = 444,5 hari dan titik proyek dipercepat (TPD) adalah 318 hari dengan biaya penyelesaian proyek adalah Rp. 3.115.926.000.

Page 58 of 133 | Total Record : 1327


Filter by Year

2018 2024


Filter By Issues
All Issue 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T 2023: Transformasi Riset, Inovasi dan Kreativitas Menuju Smart Technology dan Smart Energy 2022: Energi Terbarukan dan Keberlanjutannya di Berbagai Sektor 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI TERAPAN VI (SNTEKPAN VI) TAHUN 2018 Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan Peran Akademisi dan Praktisi Sebagai Inovator Teknologi Bangsa Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Peran Akademisi dalam Mengembangkan Inovasi Teknologi Pemanfaatan Sumber Energi Baru dan Terbarukan Peningkatan Teknologi Terapan di Industri dan Infrastruktur untuk Kemajuan Bangsa Peran Akademisi dan Praktisi Sebagai Inovator Teknologi Bangsa Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Pentingnya Peranan Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Inovasi Teknologi Demi Kemandirian Bangsa Pentingnya Peranan Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Inovasi Teknologi Demi Kemandirian Bangsa Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan Peningkatan Teknologi Terapan di Industri dan Infrastruktur untuk Kemajuan Bangsa Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan Peran Akademisi dalam Mengembangkan Inovasi Teknologi Pemanfaatan Sumber Energi Baru dan Terbarukan More Issue