cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,327 Documents
PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK KESAMBI MENGGUNAKAN KATALIS ZNO/MWCNTS YANG DISULFONASI DENGAN AMMONIUM SULFAT Ofaristus Reforman; Bambang Poedjojono; Nikmatin Chasanah
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biodiesel adalah Senyawa alkil  yang dapat digunakan sebagai bahan bakar mesin diesel. Minyak kesambi merupakan salah satu sumber bahan baku yang dapat dijadikan biodiesel, karena kandungan asam lemaknya tidak jauh berbeda dengan kandungan dari minyak nabati lain. Produksi biodiesel pada umumnya melalui proses transesterifikasi. Penelitian ini berfokus pada proses sulfonasi pada katalis heterogen ZnO berpenyangga MWCNTs untuk transesterifikasi minyak kesambi. Tujuan penelitian ini yaitu mempelajari pengaruh sulfonasi pada katalis dan suhu proses transesterifikasi terhadap (%) yield produk (biodiesel). Pembuatan katalis menggunakan metode impregnasi dan penambahan agent sulfonat (Ammonium Sulfat) dengan konsentrasi tertentu. Katalis ini dikarakterisasi dengan analisis X-ray Diffraction (X-RD), Brunauer Emmett-Teller (BET), Scanning Electrone Microscopy Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy (SEM-EDX). Hasil penelitian menunjukkan yield tertinggi sebesar 91,29% diperoleh pada variabel loading Ammonium Sulfat 35% dan yield tertinggi sebesar 84,33% pada suhu transesterifikasi 65°C dengan kondisi lainnya konstan yaitu suhu kalsinasi 500oC, waktu kalsinasi sulfonasi selama 4 jam.
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PRODUK MELALUI ANALISIS JENIS CACAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE FMEA PADA PT XYZ Farid Juliyanto; Evi Yuliawati
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan manufaktur perhiasan emas terbesar di Indonesia.  Sebagai perusahaan besar, PT XYZ sangat berkomitmen dalam menerapkan jaminan kualitas produknya.  Berbagai metode produksi dan teknologi yang digunakan dalam produksi semata-mata untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan, dengan begitu loyalitas pelanggan dapat terjaga.  Pada penelitian ini menggunakan metode FMEA untuk melakukan analisis jenic cacat pada proses patri mesin untuk produk kalung polos.  Kemudian dengan diagram pareto akan ditentukan jenis cacat yang dominan.  Selanjutnya fishbone diagram digunakan untuk mencari penyebab dari jenis cacat yang dominan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai RPN tertinggi dengan nilai 441 adalah untuk  jenis cacat klem nyunyut.   Penyebab utama terjadinya jenis cacat ini lebih pada factor manusia. Yaitu disebabkan oleh operator kurang memperhatikan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Rekomendasi yang diberikan dengan memberikanedukasi pada operator akan pentingnya SOP yang berlaku.
ANALISIS EFEKTIFITAS PEMBONGKARAN BLOK MARMER DARI BATUAN SUMBER DI PT. INDUSTRI MARMER INDONESIA TULUNGAGUNG KABUPATEN TULUNGAGUNG PROVINSI JAWA TIMUR Flaminggo Gingga; Abdul Rauf; Desyana Ghafarunnisa
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas tentang proses penambangan marmer dalam hal ini ialah efektifitas pembongkaran blok marmer dari batuan sumber di PT. Industri Marmer Indonesia Tulungagung. Dalam proses penambangan marmer terdapat hambatan yang terjadi, hambatan yang dapat berupa hambatan internal dari alat atau hambatan eksternal dari faktor manusia. Hambatan yang timbul tersebut dapat mengakibatkan hasil produksi tidak maksimal. Penelitian ini dilakukan dengan studi literatur, dan observasi lapangan, data-data yang diambil yaitu data sekunder dan data primer diantaranya kondisi dan keadaan lokasi penambangan, target produksi perbulan, metode penambangan, dan efisiensi dari alat dan manusia. Dari data yang telah diambil dan dianalisis dapat diketahui efektifitas dari pembongkaran sebesar 86,55% dengan jumlah 39 blok atau 145m3, setelah dilakukan efisiensi dan perbaikan, efektifitas dari dari pembongkaran meningkat menjadi sebesar 96,49% dengan jumlah blok 43 blok atau 162 m3. Dari hasil tersebut dapat diketahui dari upaya peningkatan yang dilakukan tetap tidak dapat mencapai target yang ditentukan sebesar 300m3. Maka kesimpulanya untuk mencapai target yang telah di tentuka perusahaan harus melakukan penggandaan alat pembongkaran, karena dengan alat yang ada saat ini baru bisa mencapai 162 m3 meskipun sudah dilakukan efisiensi.
Kualitas Biobriket dari Bahan Campuran Bioslurry dan Sekam Padi sebagai Alternatif Bahan Bakar Bagus Yossy Harnawan; Arlini Dyah Radityaningrum
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bio-slurry dan sekam padi merupakan potensial material bahan bio-briket karena memiliki nilai kalor yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk i) menganalisis karakteristik bio-slurry dan sekam padi sebagai bahan pembuat bio-briket, ii) menentukan kualitas bio-briket dari bahan campuran bio-slurry dan sekam padi. Komposisi bahan dalam penelitian adalah i) 10 gr bio-slurry : 23 gr sekam padi : 10 gr perekat, ii) 12 gr bio-slurry : 21 gr sekam padi : 10 gr perekat, iii) 14 gr bio-slurry : 19 gr sekam padi : 10 gr perekat, iv) 16 gr bio-slurry : 17 gr sekam padi : 10 gr perekat, v) 17 gr bio-slurry : 15 gr sekam padi : 10 gr perekat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bio-slurry memiliki karakteristik 0,17% kadar air; 3,19% kadar abu; 5002 Kalori/g; 0,77% volatile matter and 95,90% fixed carbon. Karakteristik sekam padi adalah 3% kadar air; 16% kadar abu; 2038 Kalori/g; 0,31% volatile matter; 23,30% fixed carbon. Komposisi yang menghasilkan nilai kalor tertinggi adalah komposisi 10 gr bio-slurry : 23 gr sekam padi : 10 gr perekat. Bio-briket ini memiliki kualitas 0,60% kadar air; 0,52% kadar abu; 4424 Kalori/g; 0,35% volatile matter; 98,93% fixed carbon.
Economic Emission Dispatch Mempertimbangkan Valve-Point Effect Menggunakan Particle Swarm Optimization (PSO) Merynda Putri Maydilasari; Efrita Arfah Zuliari; Trisna Wati
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Economic Dispatch adalah meminimalkan biaya pembangkitan khususnya bahan bakar, namun juga meminimalkan emisi gas buang. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh biaya pembangkitan yang paling minimum dengan mempertimbangkan Valve-point effect pada suatu kondisi pembebanan tertentu pada sistem tenaga dengan metode Particle Swarm Optimization (PSO). Untuk melihat tingkat keakuratan PSO akan dibandingkan dengan metode konvensional yaitu metode Lagrange. Kedua metode tersebut diaplikasikan pada sistem IEEE 30 bus. Hasil Simulasi metode PSO menunjukkan pada beban sebesar 980 MW, metode PSO menghasilkan biaya pembangkitan minimum sebesar 49354.28 $/h dan biaya pembangkitan mempertimbangkan VPE sebesar 49354.26 $/h dengan total emission 9.39 ton/h. Sedangkan metode Lagrange biaya pembangkitan sebesar 49354.28 $/h dan biaya pembangkitan mempertimbangkan VPE sebesar 49354.27 $/h dengan total emission 9.40 ton/hr. Dari semua studi kasus yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa metode Particle Swarm Optimization (PSO) dapat meminimalkan biaya pembangkitan dan mengoptimalkan emisi dibandingkan dengan metode Lagrange.
SIMULASI DESAIN GEOMETRI DENGAN METODE CFD UNTUK MENDAPATKAN NILAI PUSAT MASSA DAN HIDRODINAMIK KOEFISIEN PADA AUTONOMOUS UNDERWATER VEHICLE (AUV) SEGOROGENI Hendro Nurhadi; Dedy Zulhidayat Noor; Heru Mirmanto; Ahadiyat Luhung Jati
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negeri dengan wilayah perairan yang luas. Di dalamnya terkandung potensi alam yang melimpah seperti garam, terumbu karang, minyak bumi, serta ribuan spesies ikan dengan berbagai macam bentuk dan warnanya. Laut telah menyumbang hingga US$ 2 Milyar/tahun untuk devisa negara Menurut , Agus Setiawan, peneliti dari Pusat Teknologi Lingkungan BPPT, potensi penangkapan ikan di selatan Pulau Jawa mencapai 45.562 ton per tahun, sementara potensi penangkapan di barat Sumatera sekitar 8.293 ton per tahun. Untuk menjawab tantangan alam dalam pengoptimalkan potensi laut dan eksplorasi laut yang lainnya para peneliti mengembangkan Autonomous Underwater Vehicle (AUV) sebagai alat untuk mengekplorasi benda-benda di laut. Dalam paper ini dibahas mengenai simulasi desain geometri AUV. Simulasi ini menggunakan metode Computational Fluid Dynamic (CFD). Hasil yang didapat setelah  penggambaran  geometri adalah pusat massa dari geometri AUV. Selanjutnya dilakukan meshing agar dapat dilakukan proses analisa menggunakan software CFD. Dari hasil analisa akan di dapatkan data berupa hasil iterasi dari AUV, dapat juga mengetahui kecepatan dan tekanan fluida pada AUV. Data-data yang telah didapat tersebut digunakan untuk mendapatkan nilai hidrodinamik koefisien yang terdiri atas drag coefficient dan lift coefficient.Dari hasil perhitungan yang menggunakan software maka di dapat pusat massa AUV Segorogeni x=1.22 mm, y=124.88 mm, z= 304.60 mm. Cd AUV Segorogeni = 0.4697Cl AUV Segorogeni = 0.4358
Pendekatan Arsitektur Vernakular Rumah Lamin Pada Desain Kompleks Studio Photography Etnik Kalimantan Timur di Samarinda Efiliana Purnamaria; Siti Azizah; Suci Ramadhani
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Photography diperkenalkan pada tahun 1826, seiring berjalannya waktu dan jaman kini photography perkembangannya kian pesat dengan berkembangnya teknologi yang canggih dengan teknik pengambilan gambar yang semakin mudah. Desain Kompleks studio Photography Etnik Kalimantan Timur Di Samarinda ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan para masyarakat sekitar dalam memiliki foto-video yang unik, tidak monoton, dan memiliki karakter yang diinginkan masyarakat dalam tema etnik budaya Kalimantan yang sangat beragam. Oleh karena itu dibutuhkan adanya Desain Kompleks Studio Photography Etnik Kalimantan Timur Di Samarinda untuk memenuhi kebutuhan tersebut dengan menggunakan metode penelitian deskriptif, metode observasi, dan metode wawancara/Interview pada objek tersebut untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan. Tema yang diterapkan pada Kompleks Studio tersebut adalah Arsitektur vernakular yang dirancang berdasarkan kebutuhan lokal atau daerah setempat, disesuaikan dengan ketersediaan bahan bangunan, dan mencerminkan tradisi lokal. Budaya Kalimantan Timur yang diterapkan pada Makro konsep, adapun Mikro konsep yang diterapkan pada Tata Lahan yakni Mengalir, pada Ruang yakni Dinamis, serta pada Bentuk menerapkan Etnik Kalimantan Timur yang berpaku pada bentuk atap dari Rumah Lamin yakni rumah adat khas Kalimantan Timur.
Analisis Peningkatan Kualitas Layanan Pendidikan kepada Siswa menggunakan Metode CSI dan SERVQUAL (Studi kasus SMK Negeri 3 Balikpapan) Arif Nurfadli; Lukmandono Lukmandono; Rony Prabowo
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan upaya sekolah dalam memberikan kebutuhan serta keinginan terhadap siswa, pelayanan perlu dilakukan terus menerus agar berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk membantu pihak manajemen sekolah dalam melakukan evaluasi kualitas pelayanan, mengarahkan upaya-upaya perbaikan dengan meningkatkan atribut pelayanan yang lemah. Penelitian dilakukan di SMK Negeri 3 Balikpapan dengan mengintegrasikan dua metode yang berbeda, yaitu Servqual dan CSI. Servqual mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan kualitas pelayanan, Servqual menerjemahkan keinginan siswa menjadi respon teknis yang  dapat  dilakukan oleh  pihak  manajemen  sekolah.  Didapatkan  sebanyak  4 atribut  pelayanan pendidikan yang harus diperbaiki dari 20 atribut pelayanan pendidikan yang ada dengan 4 atribut yang menjadi prioritas perbaikan, yaitu Menugaskan seorang petugas kebersihan yang khusus menangani toilet, Guru memberikan perhatian kepada siswa yang belum mengerti materi yang diajarkan, Guru mengikuti pelatihan seperti Diklat guru produktif, Uji kompetensi keahlian (UKK) dan lain – lain, pada metode CSI (Customer Satisfaction Index) didapatkan indeks kepuasan pelanggan sebesar 83,4% yang menggambarkan Siswa SMK 3  Jurusan UPW atas pelayanan jasa perawatan dan perbaikan sekolah, namun masih perlu dilakukan perbaikan lagi.
IBM UKM OLAHAN IKAN BANDENG DI KEL. WONOREJO RUNGKUT SURABAYA Siti Azizah; Ratna Puspitasari
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan Iptek bagi Masyarakat iniuntuk mengembangkan kelompokmasyarakatusaha kecilolahan makanan berbahan ikan Bandeng di kel Wonorejo Rungkut Surabaya. Diharapkan setelah  program selesai mereka dapat menggunakan teknologi untuk meningkatkan omset usahanya dan dapat mandiri secara ekonomi sehingga selanjutnya dapat meningkatkan kehidupannya. Selain itu program ini juga dapat meningkatkan nilai jual lokasi setempat karena jenis olahan ini terutama Bandeng sapit merupakan makanan khas setempat. Program memiliki 2 Mitra, yaitu Mitra 1 adalah UKM pengolah ikan bandeng mentah menjadi makanan matang “Bandeng Sapit” dan Mitra 2 yaitu UKM produsen kerupuk Bandeng mentah yang memanfaatkan limbah bandeng dari mitra 1.  Selama ini kedua mitra memasarkan produknya pada lingkungan yang masih terbatas. Proses pengerjaan masih konvensional .Ada dua aspek yang menjadi fokus pada program IbM ini yaitu produksi dan manajemen.  Metode yang akan dilaksanakan dalam rangka pencapaian tujuan adalah dengan memberikan pendampingan, pelatihan dan penerapan Iptek. Permasalahan yang ada pada kedua mitra adalah produk belum dikemas secara menarik dan minimnya pengetahuan mitra dalam hal manajemen keuangan dan administrasi. Permasalahan spesifik mitra 1 adalah daya tahan olahan Bandeng yang tidak sampai 1 hari. Sehingga menyebabkan jangkauan pemasaran terbatas sehingga olahan yang menjadi ciri setempat ini kurang dikenal masyarakat luas. Permasalahan spesifik mitra 2 adalah kerupuk  bandeng  belum memiliki akses penjualan padahal mengingat daya tahan kerupuk yang lama berpotensi dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Kegiatan yang dilaksanakan yaitu rekayasa alat vacuum sealer.  desain kemasan dan sarana promosi berupa media pemasaran on-line serta melakukan pelatihan untuk mengelola media tersebut.
PENGARUH TRACKER PADA KOLEKTOR PELAT GELOMBANG TERHADAP EFISIENSI SOLAR WATER HEATER Putro adi luhung; Mustafa Mustafa; Sudarno Sudarno
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prinsip  kerja kolektor surya adalah memindahkan radiasi matahari ke fluida kerja. Radiasi matahari yang jatuh pada cover  kaca di teruskan pada kaca satu, sebagian di pantulkan pada kaca dua kemudian di serap pada pelat penyerap yang akan di gunakan untuk memanaskan fluida kerja (air) yang terletak di bawah dari kaca pemantul. Dalam pengujian kolektor menngunakan tracker, alat yang digunakan untuk mengikuti arah gerak matahari dikenal sebagai solar tracker. Arah gerak matahari tersebut dapat diikuti dengan mengindera perubahan arah cahaya yang di pancarannya.Tujuan penelitian menghitung efisiensi kolektor dengan tracker dan tanpa tracker dengan laju aliran 0,01 liter/detik, 0,02 liter/detik, 0,03 liter/detik. Hasil pengujian dengan menggunakan tracker lebih effisien dari pada pengujian tanpa tracker. diperoleh rata rata effisiensi menggunakan tracker dengan laju aliran 0,01 liter detik sebesar 23,47%, sedangkan pengujian tanpa tracker sebesar 17,70 %.

Page 70 of 133 | Total Record : 1327


Filter by Year

2018 2024


Filter By Issues
All Issue 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T 2023: Transformasi Riset, Inovasi dan Kreativitas Menuju Smart Technology dan Smart Energy 2022: Energi Terbarukan dan Keberlanjutannya di Berbagai Sektor 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI TERAPAN VI (SNTEKPAN VI) TAHUN 2018 Pentingnya Peranan Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Inovasi Teknologi Demi Kemandirian Bangsa Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan Peningkatan Teknologi Terapan di Industri dan Infrastruktur untuk Kemajuan Bangsa Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan Peran Akademisi dalam Mengembangkan Inovasi Teknologi Pemanfaatan Sumber Energi Baru dan Terbarukan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan Peran Akademisi dan Praktisi Sebagai Inovator Teknologi Bangsa Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Peran Akademisi dalam Mengembangkan Inovasi Teknologi Pemanfaatan Sumber Energi Baru dan Terbarukan Peningkatan Teknologi Terapan di Industri dan Infrastruktur untuk Kemajuan Bangsa Peran Akademisi dan Praktisi Sebagai Inovator Teknologi Bangsa Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Pentingnya Peranan Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Inovasi Teknologi Demi Kemandirian Bangsa More Issue