cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,327 Documents
PENDAMPINGAN PEMASARAN INDUSTRI SEPATU DI SRUNI SIDOARJO Suparjo Suparjo; Randy Pratama Salisnanda
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mitra 1 GAGO dan Mitra 2 LAZER 2000 mengenalkan produk ke pasaran hanya mengandalkan penjualan produk oleh distributor yang melakukan pemesanan barang ke mereka, otomatis merk yang beredar bukanlah merk dari pengrajin sendiri, tetapi merk dari distributor. Tak jarang produk mitra diminati oleh konsumen, namun karena merk dari distributor, sehingga pengrajin sendiri tidak akan pernah dikenal oleh masyarakat. Selain itu minimnya tenaga kerja yang terampil menjadi kendala yang cukup serius bagi UKM, tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah membantu dan merumuskan strategi pemasaran sepatu sehingga menjadi dasar bagi pemilik UKM untuk mengembangkan usahanya dengan lebih baik, proses perumusan strategi melalui tiga tahap yaitu pengumpulan data , analisis dan pengambilan keputusan.pada pengumpulan data dilakukan identifikasi faktoe EFAS dan IFAS, selanjutnya dilakukan strategi perumusan dengan mengunakan strategi matrik SWOT. Tahap terakhir dengan tahap pengambilan keputusan dengan prioritas strategi yang harus dilakukan UKM adalah stategi agresif dengan menjalankan: Penataan manajemen usaha untuk memperoleh modal dari pemerintah/investor, Memanfaatkan Pelatihan dan Pameran yang difasilitasi Pemerintah, mengingat usaha ini banyak menyerap tenaga kerja dan ramah lingungan, Berusaha mengembangkan wilayah pemasaran sepatu di luar Sidoarjo baik di luar pulau maupun di Luar negri, Mendorong Pemerintah mencarikan mitra usaha terutama untuk pemasaran.karena produk memiliki serapan dan nilai jual tinggi.
Estimasi Pelayanan Pengangkutan Sampah Kabupaten Pamekasan Talent Nia Pramestyawati
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Timbulan sampah Kabupaten Pamekasan terdiri dari sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga yang perlu dikelola secara terintegrasi. Timbulan sampah yang meningkat perlu diikuti dengan peningkatan pelayanan sampah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pelayanan sampah Kabupaten Pamekasan, gunanya untuk bahan evaluasi dan menentukan strategi lebih lanjut tentang pengelolaan sampah. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah jumlah penduduk, jumlah fasilitas dan timbulan sampah di TPA. Tingkat pelayanan sampah didapatkan dengan membandingkan timbulan sampah yang dihasilkan dengan sampah yang masuk ke TPA. Total timbulan sampah Kabupaten Pamekasan sebesar 265.579 kg/hari. Jumlah timbulan sampah yang masuk ke TPA sebesar 26.884 kg/hari, sehingga persentase pelayanan sampah sebesar 10,12%.
KAJIAN KEBERADAAN TROTOAR PADA KORIDOR JALAN DI PUSAT KOTA Siti Azizah
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Peran Akademisi dan Praktisi Sebagai Inovator Teknologi Bangsa Indonesia dalam Menghadapi Tantangan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pusat kota pada kota-kota besar umumnya selalu dipadati dengan aktifitas pusat perdagangan dan perkantoran. Aktifitas tersebut akan melibatkan pergerakan manusia dari satu tempat ke tempat lain. Pergerakan itu akan membutuhkan antara lain sarana pejalan kaki yaitu berupa Trotoar.Menurut Shirvani, Sistem Trotoar yang baik akan dapat mengurangi ketergantungan penggunaan kendaraan pada kawasan pusat kota, meningkatkan perjalanan ke pusat kota dan pada akhirnya mengurangi kepadatan lalu lintas dan meningkatkan kualitas lingkungan. Kajian keberadaan Trotoar pada koridor jalan pusat kota ini akan mengkaji keberadaan trotoar di koridor jalan pusat kota dari 2 (dua) kota besar di Indonesia yaitu kota Surabaya dan Jakarta.Faktor yang akan dikaji pada keberadaan Trotoar di Koridor Pusat kota adalah adanya Interupsi pada trotoar, yaitu besarnya gangguan pada pejalan kaki yang berupa antara lain pintu masuk pertokoan dan perkantoran, halte bus, tangga penyeberangan, dll. Factor lainnya adalah Lebar trotoar yang akan menentukan kenyamanan pejalan kaki di pusat kota.Pada Hasil pembahasan akan memperlihatkan keberadaan Trotoar di pusat kota dapat membantu untuk meningkatkan budaya berjalan kaki yang pada akhirnya bisa mengurangi jumlah kendaraan yang pada akhirnya bisa mengurangi polusi udara sehingga membentuk kota yang nyaman.
ANALISIS POROSITAS DAN PERMEABILITAS BATUPASIR GAMPINGAN FORMASI NGRAYONG UNTUK PENENTUAN POTENSI BATUAN RESERVOIR DI KECAMATAN BANGILAN DAN SEKITARNYA, KABUPATEN TUBAN, PROVINSI JAWA TIMUR Korneles Maranata Arbol; Hendra Bahar
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah penelitian berada di Kecamatan Bangilan dan sekitarnya, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur. Pada daerah ini terdapat Formasi Ngrayong yang merupakan formasi tersusun oleh batugamping orbitoid dan batulempung di bagian bawah, kemudian berubah secara gradual menjadi batupasir dengan sisipan batugamping orbitoid di bagian atas. Secara regional formasi ini diendapkan pada daerah pasang-surut yang mengalami transgresi menjadi lingkungan paparan tengah hingga luar, dengan dominasi litologi berupa clean sand. Formasi ini menjadi reservoir utama hidrokarbon di daerah Cepu dan Tuban. Penelitian ini menggunakan analisis inti fisik batuan untuk mengetahui nilai porositas dan permeabilitas. Pada analisis inti fisik batuan, metode yang digunakan yaitu, metode penimbangan untuk mencari nilai porositas dan metode alat Permeameter untuk mengetahui nilai permeabilitas. Potensi Batupasir Gampingan Formasi Ngrayong sebagai batuan reservoir berdasarkan hasil analisis porositas dan permeabilitas, Batupasir Gampingan Formasi Ngrayong mempunyai nilai porositas rata-rata sebesar 20,8125% dan nilai rata-rata permeabilitas sebesar 24,734 mD dan sehingga berdasarkan klasifikasi Koesoemadinata [1], Batupasir Gampingan Formasi Ngrayong mempunyai porositas sangat baik dan permeabilitas yang baik. Dengan hasil porositas sangat baik dan permeabilitas yang baik, maka Batupasir Gampingan Formasi Ngrayong berpotensi sebagai batuan reservoir yang baik.
ANALISIS KECACATAN PRODUK MENGGUNAKAN METODE FMEA DAN FTA PADA PT. XXX Rahajeng Triwidayat Utami; Ni Luh Putu Hariastuti
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ditengah perekonomian yang sulit dan persaingan bisnis yang ketat, perusahaan dituntut membuat produk dengan kualitas yang baik dan sesuai dengan keinginan konsumen, agar tidak kalah bersaing dengan produk yang beredar dimasyarakat. Penelitian difokuskan pada produk sepatu dan sandal wanita di PT. XXX dengan tujuan untuk mengetahui jenis cacat yang sering terjadi, mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya cacat dan memberikan usulan untuk mengurangi tingkat kecacatan produk. Hasil yang diperoleh menunjukkan jenis kecacatan yang muncul antara lain, bahan baku rusak, mal tidak sesuai pola desain, mal miring, potongan bahan tidak rapi, potongan tidak sesuai pola, sepatu tidak simetris, kap rusak atau jahitan terlepas, sol menganga, lem kurang menempel, jahitan tidak rata, sisa lem meluber kebagian luar sepatu, produk terlihat kotor. Faktor penyebab kecacatan didominasi oleh human error, tools dan mesin yang digunakan. Nilai risk priority number (RPN) yang tertinggi adalah sepatu tidak simetris dan kap rusak atau jahitan terlepas. Usulan perbaikan yang diberikan dengan melakukan pelatihan keterampilan, mendisiplinkan karyawan dengan briefing atau brainstorming tiap minggunya, melakukan perawatan mesin dengan menjadwalkan perawatan secara harian, mingguan dan bulanan.
PENGEMBANGAN APLIKASI PEMBELAJARAN TIK BERBASIS WEB MENGGUNAKAN MODEL ADDIE UNTUK SISWA SMK Rachman Arief; Muhamad Imron Wazirudin; Andy Rachman; Dian Puspita Hapsari
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini perkembangan teknologi informasi dari hari ke hari semakin berkembang dengan pesat mendesak berbagai lembaga pendidikan untuk menggunakan sistem E-learning dalam meningkatkan keefektifan pembelajaran. Kurangnya waktu pembelajaran didalam kelas menjadi permasalahan serius yang perlu adanya solusi. Banyak guru mengeluh karena terbatasnya waktu dalam penyampaian materi dikelas yang sangat minim, sementara siswa dituntut untuk paham detail materi yang disampaikan melalui latihan soal. Selain itu pemberian soal-soal latihan secara manual juga berpengaruh terhadap penyitaan waktu yang dibutuhkan. Oleh karena itu dikembangkan dalam penelitian ini aplikasi Elearning dengan model pengembangan ADDIE. Pengujian atau validasi dilakukan oleh ahli media, ahli materi dan pengujian pada siswa SMK. Berdasarkan hasil survey kepada ahli media, didapatkan rata-rata penilaian sebesar 89,7% yang berarti aplikasi sangat sesuai untuk digunakan pembelajaran, dari sisi ahli materi, didapatkan rata-rata penilaian sebesar 88,1% yang berarti aplikasi sangat sesuai untuk digunakan pembelajaran, dan dari siswa didapatkan rata-rata penilaian sebesar 88,9% yang berarti aplikasi sangat sesuai untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
Proporsi Fungsi Hunian dan Fungsi Usaha pada Home Based Enterprise Desa Klangonan, Gresik Firdha Ayu Atika; Annisa Nur Ramadhani; Shandy Oyteza Fortuna
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Gresik memiliki banyak wisata religi bersejarah islam. Situs Makam Sunan Giri merupakan salah satu objek wisata religi yang banyak dikenal oleh masyarakat. Klangonan adalah salah satu desa terdekat dengan Situs Makam Sunan Giri, yang memiliki potensi ekonomi lokal. 80% penduduk Desa Klangonan membuka usaha berbasis rumah tangga. Home Based Enterprise (HBE) / Usaha Berbasis Rumah Tangga (UBR) merupakan sebuah konsep yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Banyaknya HBE Desa Klangonan berpotensi mendukung pengembangan wisata dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Untuk itu, diperlukan penelitian yang dapat mengidentifikasi kondisi eksisting HBE Desa Klangonan berdasarkan proporsi pembagian ruang hunian dan ruang usaha. Penelitian ini menggunakan teknik analisa deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. 8 rumah ditetapkan menjadi sampel yang akan mewakili 199 HBE Desa Klangonan sebagai subjek penelitian. Proporsi ruang HBE yang paling mendominasi pada wilayah studi adalah tipe campuran. Keunikan langgam arsitektur pada beberapa rumah dapat digunakan sebagai pedoman perencanaan kawasan tematik. HBE Desa Klangonan membutuhkan perbaikan sirkulasi udara, penataan perabot dan perluasan pada ruang produksi. Permasalahan HBE di Desa Klangonan tidak hanya tentang perbaikan hunian saja, melainkan juga minimnya modal untuk usaha.
Desain dan Analisis Kekuatan Chassis Kendaraan Ramah Lingkungan Mobil Hybrid “Bed 18” Sumber Energi Udara Bertekanan dan Listrik Bambang Setyono; Ardi Noerpamoengkas; Sofyan Hadi
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chassis atau rangka  merupakan bagian terpenting dari konstruksi suatu kendaraan, karena semua beban bertumpu pada chassis. Ketepatan dalam perancangan chassis kendaraan merupakan hal penting untuk menjamin keselamatan dan keamanan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kekuatan chassis mobil hibrid dengan berbagai variasi beban hingga batas maksimal beban yang mampu ditahan. Penelitian ini menggunakan metode simulasi dengan input desain chassis, material dan ukuran chasiis. Out put berupa distribusi tegangan utama, displacemet dan angka keamanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban (kg)/angka keamanan minimal: 60/3,7 ; 70/3,6 ; 80/3,5 ; 90/3,3 ; 460/1,26 ; 650/0,94. Dari simulasi menunjukkan bahwa chassis mobil akan patah apabila dibebani 650 kg atau lebih. Pada beban total 60-90 kg chassis masih aman karena angka keamanan minimal masih berkisar antara 3,3 – 3,7 displacement antara 0,3951 – 0,4519 mm dan tegangan utama antara 64,1155 – 73,0857 MPa.
KAJIAN RISIKO RAWAN LONGSOR PADA DAERAH PENGEMBANGAN PANAS BUMI DI KECAMATAN NGEBEL DAN SEKITARNYA, KABUPATEN PONOROGO, PROVINSI JAWA TIMUR Hendrik Kusuma Atmaja; Dewi Pertiwi
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki potensi panas bumi, namun juga terdapat potensi wisata serta potensi bahan galian. Selain itu Kecamatan Ngebel juga memiliki potensi negatif berupa potensi longsor. Hal ini melatarbelakangi peneliti untuk melakukan sebuah kajian geologi lingkungan berdasarkan aspek kebencanaan yakni dengan mengkaji risiko rawan longsor pada daerah pengembangan panas bumi pada Kecamatan Ngebel Sekitarnya, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Dalam menentukan zonasi risiko rawan longsor pada daerah pengembangan panas bumi, peneliti menggabungkan Peta Sebaran Ancaman Longsor dengan Peta Kerentanan Longsor yang kemudian menghasilkan Peta Zonasi Risiko Rawan Longsor berdasarkan Rumusan Wisner. Dimana Peta Sebaran Ancaman Longsor didapat dengan melakukan pemetaan geologi guna menentukan sebaran titik-titik longsor, dan Peta Kerentanan Longsor didapat dari melakukan overlay pada beberapa peta tematik. Selain itu peneliti juga melengkapi kajian ini dengan mencantumkan data sifat fisik tanah dan batuan, data curah hujan, data jenis vegetasi serta data kependudukan daerah penelitian sepanjang tahun 2014 dalam jurnal ditahun 2015 sebagai data pendukung. Terdapat 3 zonasi risiko rawan longsor berdasarkan beberapa parameter yang digunakan dalam penelitian, dimana daerah penelitian sebagai daerah pengembangan panas bumi sangatlah rawan terhadap potensi gerakan tanah. Sehingga tujuan dari penelitian ini yakni sebagai rujukan dalam pengembangan pembangunan dilokasi penelitian.
STUDY ANALISIS PEKERJAAN FAIRING PADA LAMBUNG KAPAL DI PT. PAL INDONESIA Moh Asrori Rois; Pramudya Imawan Santosa; Erifive Pranatal
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deformasi banyak ditemukan di Industri galangan kapal. Salah satu faktor deformasi adalah spengelasan. Untuk menanggulangi atau perbaiki harus dilakukan proses fairing. Fairing adalah proses pemanasan pada plat dengan dialiri air untuk meluruskan plat yang mengalami deformasi. Pada proses fairing, pemanasan yang dilakukan dengan temperatur 122 ºC sampai dengan 294 ºC, yang akan berdampak pada perubahan sifat mekanik dan struktur material. Salah satu cara untuk mengetahui sifat mekanik dan struktur material dengan cara pengujian DT (Destructive Test) dengan uji Brinell dan NDT (Non Destructive Test) Foto Mikro. Hasil dari pengujian DT diperoleh nilai kekerasan pada material non perlakuan pada 3 titik pengujian sebesar 125 – 127 HB. Perlakuan line heating temperatur 122 ºC pada 3 titik pengujian sebesar 130 – 135. Perlakuan spot heating temperatur 215 ºC pada 3 titik pengujian sebesar 165 – 203 HB. Perlakuan spot heating 2 kali pemanasan dititik yang sama temperatur 290 dan 294 ºC pada 3 titik pengujian sebesar 174 – 210 HB, dimana nilai kekerasan tertinggi line heating dan spot heating terletak pada pusat / titik pemanasan. Selanjutnya pengujian foto mikro diperoleh butir pearlite lebih padat daripada ferrite ketika material mengalami perlakuan panas.

Page 73 of 133 | Total Record : 1327


Filter by Year

2018 2024


Filter By Issues
All Issue 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T 2023: Transformasi Riset, Inovasi dan Kreativitas Menuju Smart Technology dan Smart Energy 2022: Energi Terbarukan dan Keberlanjutannya di Berbagai Sektor 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI TERAPAN VI (SNTEKPAN VI) TAHUN 2018 Peningkatan Teknologi Terapan di Industri dan Infrastruktur untuk Kemajuan Bangsa Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan Peran Akademisi dalam Mengembangkan Inovasi Teknologi Pemanfaatan Sumber Energi Baru dan Terbarukan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan Peran Akademisi dan Praktisi Sebagai Inovator Teknologi Bangsa Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Peran Akademisi dalam Mengembangkan Inovasi Teknologi Pemanfaatan Sumber Energi Baru dan Terbarukan Peningkatan Teknologi Terapan di Industri dan Infrastruktur untuk Kemajuan Bangsa Peran Akademisi dan Praktisi Sebagai Inovator Teknologi Bangsa Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Pentingnya Peranan Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Inovasi Teknologi Demi Kemandirian Bangsa Pentingnya Peranan Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Inovasi Teknologi Demi Kemandirian Bangsa Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan More Issue