cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,327 Documents
MEMILIH ALTERNATIF METODE PELAKSANAAN PLAT BAWAH SALURAN BOX CULVERT KALI TUTUP GRESIK Abdul Haris H A; Dena Abidin
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan Kota Gresik dengan disertai bertambahnya penduduk menimbulkan terjadinya genangan banjir dibeberapa kawasan di kabupaten Gresik. Oleh karena pada tahun 2014 Kementerian Pekerjaan Umum Ditjen Cipta Karya melalui Satker Pengembangan Penyehatan Lingkungan Pemukiman Jawa Timur telah melaksanakan Pembangunan Sistem Drainase Primer Kali Tutup Barat Kabupaten Gresik.Pada penelitian ini membandingkan dan memilih metode pelaksanaan yang tepat untuk dilaksanakan pada pelaksanaan Pembangunan Sistem drainase Primer Kali Tutup Barat Kabupaten Gresik. Pemilihan berdasarkan atas Biaya dan Waktu pelaksanaan. Jenis pekerjaan yang dianalisis adalah pengecoran Plat Bawah penyangga Box Culvert dengan metode Cast in Site, Site Precast dan Pabrikasi Precast.Metode Site Precast adalah metode yang paling tepat untuk diterapkan dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut, karena dalam segi waktu Metode Site Precast memerlukan waktu 56 hari dimana waktu tersebut masih memenuhi waktu yang ditentukan dalam kontrak pekerjaan dan dalam segi biaya serta keuntungan perusahaan, dimana metode Site Precast memerlukan biaya sebesar Rp 669.510.684,- dan menghasilkan keuntungan sebesar Rp 233.734.174,- Hal ini membuat metode Site Precast adalah metode yang paling evisien dan menguntungkan daripada ke dua metode yang lain.
BANK KOPERASI dan FINANCIAL TECHNOLOGY: LEMBAGA dan INOVASI PEMBERDAYAAN OPERASIONAL KEUANGAN UMKM MEMASUKI 2025 PASCA ACFTA ( ASEAN China Free Trade Area ) Budianto Tedjasuksmana; P. Julius F. Nagel
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Financial Technology (Fintech), menjadi perkembangan sistem informasi dan tantangan perusahaan pada umumnya baik dagang, jasa maupun manufaktur di Indonesia. Pemanfaatan Fintech terbukti mampu membuka akses yang lebih besar terhadap layanan jasa keuangan formal, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta pembangunan inklusif dan berkelanjutan (www.depkes.go.id). Perpres no. 82 tahun 2016 tentang Strategi Keuangan Nasional Inklusif, bertujuan menciptakan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor strategis ekonomi domestik termasuk perkembangan UMKM di Indonesia perlu didorong dari berbagai pihak, khususnya peranan pemerintah yang seharusnya sangat aktif dalam mendirikan Bank Koperasi. Adanya keterlibatan ASEAN yang berdagang dengan China, ACFTA, masih saja disebutkan adanya berbagai kendala bagi UMKM Indonesia, yang mana salah satunya adalah masalah permodalan. Dalam tiap UMKM dari negara yang bergabung dalam ASEAN perlu sebuah badan Pemegang Dana dari Negara tersebut yang membawahi semua UMKM yang ada. Dengan pertimbangan bahwa aliran dana yang masuk dari Negara maju dan para investor lainnya membutuhkan perantara National Authority, maka peranan lembaga yang representatif dari Indonesia adalah bank UMKM, atau lebih patut disebut sebagai bank Koperasi. Keberadaan Bank Koperasi juga mempertimbangkan tugas pokok dari aspek sosiologis UMKM terkait dengan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
PENENTUAN NILAI KONDUKTIVITAS HIDROLIK TANAH PADA T50 UNTUK PENEJERNIHAN AIR PADA APLIKASI INFILTRATION GALLERY DI SURABAYA Maritha Nilam Kusuma; Yulfiah Yulfiah
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Peningkatan Teknologi Terapan di Industri dan Infrastruktur untuk Kemajuan Bangsa
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem penjernihan air dengan metode infiltration gallery belum dilakukan di Indonesia, akan tetapi di Negara Eropa sangat umum digunakan, karena mekanisme prosesnya yang sangat alami. Dimana terjadi proses purifikasi fisik dan biologis di dalam tanah sehingga polutan organik dan anorganik dapat dihilangkan. Metode ini dapat menekan konsumsi tawas dan energi, sehingga biaya per meter kubik air menjadi lebih murah. Hal-hal yang perlu dianalisis dalam penelitian pendahuluan ini adalah tingkat permebilitas tanah yang ditunjukkan dengan nilai konduktivitas hidrolik. Penelitian menggunakan metode sistem sampling undisturb tanah yang kemudian dianalisis nilai konduktivitasnya dengan Constant head Permeameter sesuai ASTM D 2434-68 SNI 03 - 6871 tahun 2002. Sampel tanah diambil dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Madura, Lumajang, dan Mojokerto. Hasil yang didapatkan adalah nilai konduktivitas hidrolik dari tiap-tiap kedalaman pada masing-masing sampel tanah dari enam kota tersebut.
SEGMENTASI CITRA WAJAH DENGAN MENGGUNAKAN METODE K-MEANS – L*A*B Ahmad Fawaz; Maftahatul Hakimah; Muchamad Kurniawan
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Segmentasi adalah salah satu teknik yang digunakan untuk memisahkan antara object dengan background. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah objek wajah manusia. Dengan segmentasi, citra wajah manusia dapat terpisah dengan backgroundnya. Teknik segmentasi yang digunakan adalah metode clustering k-means. K-means merupakan salah satu algoritma yang dapat menyelesaikan masalah clustering, selain dengan metode k-means dibutuhkan juga proses perpindahan dari citra yang diambil berupa warna RGB menjadi warna L*a*b. Ruang warna L*a* b merupakan sebuah ruang warna yang terdiri dari tiga nilai numerik,yaitu L* untuk level cahaya dan a*  b* itu untuk komponen hijau-merah dan biru kuning. Keberagaman background pada suatu citra wajah merupakan sebuah tantangan tersendiri dalam melakukan proses pemisahan wajah yang menggunakan metode k-means. Pengambilan citra wajah dilakukan dengan 2 tempat yaitu ruangan dalam (indoor) dan luar ruangan (outdoor). Hasil akurasi terbaik didalam ruangan (indoor) sebesar 99,64% dan citra diluar ruangan (outdoor) sebesar 99,29%
PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU SPRINGBED METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (STUDI KASUS PT. XYZ) Amirul Ihwan; Suhartini Suhartini
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu perusahaan dalam mengantisipasi permintaan (demand) dari konsumen yang sangat besar, sering kali perusahaan mengalami overstock  bahan baku dan sering juga mengalami kehabisan bahan baku berakibat  terhambatnya proses produksi yang berimbas kerugian pada perusahaan. Kondisi actual persediaan bahan baku di gudang. Sehingga sering terjadi permintaan  produksi yang tidak terjadwal dan jumlah pemesanannya tidak sebanding dengan rata-rata kebutuhan bahan baku. PT. XYZ. Perusahaan membutuhkan suatu perencanaan bahan baku supaya produksi dapat berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan sebelumnya. Perencanaan bahan baku sangat berpengaruh terhadap jalannya produksi. Dalam penelitian ini yang pertama adalah melakukan peramalan dengan menggunakan moving averages, exponential smoothing dan regresi linear kemudian dipilih  nilai error terkecil. Kedua hasil peramalan akan dijadikan dasar jadwal induk produksi yang kemudian akan dilakukan perhitungan dengan metode MRP teknik lot sizing.  Maka akan memperoleh suatu hasil yang sesuai permasalahan yang ada dengan hasil perencanaan material yang tepat  bagi perusahaan. Hasil dari  analisa yang dilakukan dengan menggunakan metode MRP teknik Economic Order Quantiy total biaya Rp 40.208.303.051. Period Order Quantity total biaya Rp 27.490.541.299 dan  Lot For Lot total biaya 25.727.255.780. Maka dari hasil penelitian bahan baku di PT. XYZ dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan teknik lotsizing yang lebih ekonomis yaitu Lot For Lot. Sehingga dari ketiga metode tersebut dipilih metode  Lot For Lot  yang bisa diterapkan di perusahaan.
TEKNOLOGI STERILISASI OZON DAN MESIN PENDINGIN SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN EKONOMI MARITIM MASYARAKAT NELAYAN KAMPUNG MANDAR BANYUWANGI JAWA TIMUR Budanis Dwi Meilani; Sulistyowati Sulistyowati; Isa Albanna
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung Mandar adalah kelurahan berlokasi di tepi Pantai Boom, Kota Banyuwangi. Aktivitas nelayan pada umumnya menitikberatkan pada kegiatan mencari ikan, menampung, penjualan langsung pada pasar lokal dan distribusi luar kota. Jumlah tangkapan yang tidak menentu, dampak cuaca tropis dan permainan tengkulak, merupakan faktor tidak stabilnya perekonomian di Kampung Mandar. Melalui program KKN-PPM yang telah dilakukan oleh kampus ITATS dan bekerja sama dengan Kelompok Nelayan Kampung Mandar “Club pondok Layar”, bertujuan untuk melakukan inovasi bidang pengelolahan hasil laut dengan memanfaatkan teknologi unggulan. Wujud implementasi teknologi adalah sterilisasi-mesin pendingin, desain kemasan produk, pemasaran online dan pelatihan Microsoft Office. Kegiatan KKN-PPM dilakukan dengan dua metode, yaitu pengajaran-ilmiah dan implementasi teknik. Setelah pelaksanaaan KKN-PPM masyarakat nelayan mempunyai ketrampilan mengenai instalasi teknologi (Sistem pendingin dan sterilisasi berbasis ozon), pemasaran online, membuat desain kemasan dan ketrampilan pengolahan data. Disamping itu dengan adanya Web profil Mandar dan pemasaran produk Mandar memudahkan untuk mempromosikan Kampung Mandar dalam segi pariwisata dan pemasaran produk unggulan Kampung Mandar.
Identifikasi Keberadaan Gas Biogenik Dengan Metode Geolistrik Sebagai Energi Alternatif Daerah Kampil dan Sekitarnya, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah Sapto Heru Yuwanto; Handoko Teguh Wibowo; Hendra Bahar; Maulana Syah
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gas biogenik merupakan jenis gas yang terbentuk di rawa-rawa, sawah, danau air tawar sampai laut. Potensi gas biogenik sebagai salah satu gas alam di Indonesia diidentifikasi terdapat pada beberapa daerah, salah satunya terdapat pada Daerah Kampil dan sekitarnya, Kecamatan Wiradesa, Pekalongan. Menggunakan metode geolistrik dengan 14 titik pengambilan data dapat diidentifikasi lapisan-lapisan sedimen yang diduga mengandung gas. Berdasarkan analisis data dan pembahasan diketahui lapisan sedimen yang diidentifikasi mengandung gas biogenik adalah pada nilai resistivitas 125 – 350 Ohm.m diinterpretasikan litologi penyusunnya adalah lapisan sedimen dengan ukuran butiran lanau hingga pasiran. Pada litologi tersebut diduga ruang antar butirannya terisi oleh gas pada kedalaman 15 – 40 meter di bawah permukaandan lapisan di atasnya diinterpretasikan sebagai lapisan lempung yang diduga merupakan lapisan penutup (capcork). Penyebaran gas biogenik tidak menerus hanya berupa kantong-kantong gas, ini dibuktikan dengan adanya anomali nilai resitivitas hanya pada beberapa titik pengukuran geolistrik yang tidak saling berdekatan
Rancang Bangun Pengering Ikan Menggunakan Mikrokontroler Berbasis Web Tukadi Tukadi; Rachman Arief; Wahyu Widodo; Farida Farida
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengeringan merupakan suatu cara yang dilakukan untuk mengawetkan ikan agar supaya ikan bisa bertahan dalam kurun waktu yang cukup lama. Proses pengawetan ikan dengan cara dikeringkan membutuhkan sinar matahari sehingga kadar air yang terdapat dalam daging ikan tersebut mengalami penurunan. Proses pengeringan ini butuh waktu yang lama dan pada saat musim hujan proses pengeringan akan mengalami kesulitan. Penelitian ini merancang dan membangun sistem pengering ikan berbasis internet of things (IOT) pada Android, dengan menerapkan sensor suhu dan kelembapan pada alat pengering untuk memonitoring dan kontrol menggunakan mikrokontroler melalui smartphone android. Pada metode pengujian yang dilakukan Sebanyak 1 kg ikan Layang Biru yang dijadikan sampel berhasil diuji bahwa sistem pengering ikan yang dirancang telah berhasil mengurangi kandungan air yang terdapat pada daging ikan layang biru dengan lama pengeringan 8 jam, sedangkan pengeringan dengan cara manual dengan penjemuran dibawah sinar matahari membutuhkan waktu pengeringan selama 27 jam
GEOLOGI DAN KARAKTERISTIK GUNUNG LUMPUR ( MUD VOLCANO ) SUB-DISTRIK OESILO, DISTRIK OECUSSE, TIMOR LESTE Longuinhos Amaral Da Costa; Handoko Teguh Wibowo
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah penelitian secara administrasi berada disub distrik Oesilo, distrik Oecusse, Timor Leste.   Penelitian   ini   dilakukan   untuk mengetahui karakteristik  gunung lumpur oesilo dari sisi kandungan material yang dikeluarkannya, ciri fisiknya, serta proses pembentukannya, yang dibandingkan  dengan  keadaan  geologi  disekitarnya.  Litologi  daerah  penelitian tersusun atas satuan batugamping – batulempung yang berumur Miosen Awal (N15) – Pliosen (N18). Struktur  geologi merupakan faktor atau pemicu utama dalam munculnya mud volcano di Oesilo, (Oe-cusse ), sturktur tersebut adalah antiklin yang kemudian terkena proses pensesaran berupa sesar mendatar kanan menurun saben 1 dan saben 2 yang berarah utara –selatan dan sesar mendatar kanan menurun nitive yang berarah timur-barat Sesuai analisa xrd ,air ,petrografi ,dan paleontologi menunjukan bahwa keenam gunung lumpur ini mempunyai sumber lumpur yang sama. material yang dikeluarkan keenam gunung lumpur  berupa lumpur pekat dan gas, lumpur beserta air, garam, dan fragmen batuan. Analisis fosil yang dilakukan di lumpur ini menunjukkan material lumpur yang dikeluarkan berumur  tua. Sayatan tipis yang dilakukan pada beberapa fragmen batuan yang dikeluarkan menunjukkan adanya kandungan fosil globegerinoides obliquusbolli., yang berumur Miosen awal  hingga Pliosen,dan analisa xrd yang dilakukan dilumpur ini menunjukkan bahwa material yang terkandum dalam ke enam lumpur ini berupa mineral kuarsa,klorit, plagioklas, mika, kalsit,dan pirit.
ANALISA BIAYA DAN WAKTU PROJECT CRASHING PADA PEMBANGUNAN KAPAL BARU (STUDI KASUS PEMMBANGUNAN KAPAL CARGO RO-PAX 300 DI PT. ADILUHUNG SARANA SEGARA INDONESIA) Mas Nabilah WK; Minto Basuki; Erifive Pranatal
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tolak ukur keberhasilan proyek pembangunan kapal baru adalah lama waktu penyelesaian baik tahapan proses produksi maupun keseluruhan proyek disamping biaya dan kualitas hasil pekerjaan. Oleh karena itu dalam skripsi ini dilakukan penelitian untuk mengoptimasikan perencanaan waktu proses produksi dalam suatu proyek pembangunan kapal baru dengan membuat jaringan kerja proyek (network), mencari kegiatan-kegiatan yang kritis dan menghitung durasi proyek menggunakan program Microsoft Project 2013. Metode yang dipakai untuk menganalisa biaya dan waktu adalah metode crash, dengan cara mempercepat durasi kegiatan-kegiatan yang terletak pada jalur kritis, kemudian menghitung perubahan biaya proyek yang terjadi karena percepatan. Cara ini dilakukan terus-menerus hingga tidak mungkin lagi dilakukan pengurangan waktu pelaksanaan. Hasil dari skripsi ini dapat di peroleh perbandingan antara waktu dan biaya proyek sebelum dan sesudah crashing. Berdasarkan dari hasil analisa time cost trade off dengan perbandingan percepatan alternatif A,B dan C, maka diperoleh durasi dan biaya yang optimal pada percepatan alternatif B dengan penambahan 1 grup tenaga kerja perhari pada lintasan kritis, diperoleh pengurangan hari sebesar 142 hari, dari durasi normal 285 hari menjadi 143 hari dengan perubahan biaya proyek akibat penambahan jam kerja dari biaya normal Rp.41.895.000 menjadi Rp.69.825.000 (selisih biaya Rp.20.947.500) dan cost slope Rp.147.518. – font 9 pt

Page 84 of 133 | Total Record : 1327


Filter by Year

2018 2024


Filter By Issues
All Issue 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T 2023: Transformasi Riset, Inovasi dan Kreativitas Menuju Smart Technology dan Smart Energy 2022: Energi Terbarukan dan Keberlanjutannya di Berbagai Sektor 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI TERAPAN VI (SNTEKPAN VI) TAHUN 2018 Pentingnya Peranan Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Inovasi Teknologi Demi Kemandirian Bangsa Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan Peningkatan Teknologi Terapan di Industri dan Infrastruktur untuk Kemajuan Bangsa Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan Peran Akademisi dalam Mengembangkan Inovasi Teknologi Pemanfaatan Sumber Energi Baru dan Terbarukan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan Peran Akademisi dan Praktisi Sebagai Inovator Teknologi Bangsa Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Peran Akademisi dalam Mengembangkan Inovasi Teknologi Pemanfaatan Sumber Energi Baru dan Terbarukan Peningkatan Teknologi Terapan di Industri dan Infrastruktur untuk Kemajuan Bangsa Peran Akademisi dan Praktisi Sebagai Inovator Teknologi Bangsa Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Pentingnya Peranan Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Inovasi Teknologi Demi Kemandirian Bangsa More Issue