Articles
229 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 1 (2019)"
:
229 Documents
clear
HUBUNGAN ANTARA ASAP ROKOK DAN ALERGI DEBU DENGAN PENYAKIT ASMA BRONKIAL DI PUSKESMAS SINGGANI KOTA PALU
Kasim, Novianti;
Afni, Nur;
Moonti, Sriwahyuni
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (167.029 KB)
|
DOI: 10.31934/jom.v1i1.792
Asma sebagai kumpulan tanda dan gejala wheezing (mengi) dan atau batuk dengan karakteristik sebagai berikut; timbul secara episodik dan atau kronik, cenderung pada malam hari/dini hari (nocturnal), musiman, adanya faktor pencetus diantaranya aktivitas fisik dan bersifat reversibel baik secara spontan maupun dengan penyumbatan, serta adanya riwayat asma atau atopi lain pada pasien/keluarga, sedangkan sebab-sebab lain sudah disingkirkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara asap rokok dan alergi debu dengan kejadian asma bronkial di Puskesmas Singgani Kota Palu. Populasi dan sampel pada penelitian ini ialah semua pasien yang berkunjung di Puskesmas Singgani Kota Palu khususnya dipoli dewasa. Sedangkan jumlah sampel pada penelitian ini adalah 96 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Dengan uji yang digunakan yaitu uji chi-square. Berdasarkan hasil uji chi-square yang dilakukan menunjukan bahwa asap rokok memiliki hubungan dengan kejadian asma bronkial dengan nilai p value = 0,026 dan untuk alergi debu menunjukan bahwa ada hubungan dengan kejadian bronkial dengan nilai p value = 0,000. Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa hubungan antara asap rokok dengan penyakit asma bronkial memiliki hubungan yang signifikan. Dan hubungan antara alergi debu dengan penyakit asma bronkial juga memiliki hubungan yang signifikan. Diharapkan bagi pihak Puskesmas Singgani agar rutin melaksanakan penyuluhan kepada masyarakat khususnya penderita asma bronkial tentang kebersihan lingkungan rumah dan sekitarnya.Kata Kunci: Asap Rokok, Alergi Debu, Asma Bronkial            Â
NINGKATKAN PEMAHAMAN MEMBACA SISWA KELAS DELAPAN MTS NEGERI 1 PALU MELALUI TEKHNIK HERRINGBONE
Arnisa, Arnisa;
Hente, Muh. Asri;
Arid, Muhammad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (181.081 KB)
|
DOI: 10.31934/jom.v1i1.639
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian eksperimental semu sebagai desain penelitian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menginvestasi penggunaan tekhnik Herringbone untuk meningkatkan pemahaman membaca siswa kelas delapan MTs. Negeri 1 Palu. Siswa memiliki tiga masalah, salah satu dari masalah tersebut; siswa memiliki masalah terbatas sehingga mereka tidak mampu untuk memahami teks. Instrumen pengumpulan data adalah tes pemahaman membaca (Pra-test dan Post-test). Pra-test dilakukan untuk mengukur pemahaman mereka setelah perlakuan. Data ini telah dianalisis secara statistik dan smapelnya adalah 54 siswa. Ini diambil daris siswa kelas delapan MTs Negeri 1 Palu. Mereka dibagi menjadi dua grup. Grup eskperimen dan grup kontrol. Penemuan penelitian ini menunjukkan bahwa t-hitung adalah 2.353. Signifikan level ini ada 0.05 dan derajat kebebasan adalah 52. Berdasarkan derajat kebebasan t-table adalah 2.013. Nilai t-hitung lebih tinggi dari t-table. Itu dimaksudkan bahwa hipeotesis penelitian diterima. Dengan kata lain, menggunakan tehknik Herringbone dapat meningkatkan pemahaman membaca siswa secara efektif. Kata kunci: Meningkatkan, Pemahaman membaca, Tekhnik Herringbone.Â
PERSEPSI AKSEPTOR DALAM MEMILIH METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (MKJP) DI DESA TAMPAURE KECAMATAN BAMBAIRA KABUPATEN PASANGKAYU
Yeyen, Yeyen;
Salham, Munir;
Anshar, Muh.
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (121.725 KB)
|
DOI: 10.31934/jom.v1i1.843
Pelayanan Keluarga Berencana merupakan salah satu target yang harus dicapai dalam tujuan Sustainable Development Goal’s (SDG’s). Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) merupakan metode kontrasepsi yang paling efektif untuk menurunkan angka kelahiran. Jenis metoda yang termasuk ke dalam MKJP adalah kontrasepsi mantap pria dan wanita (tubektomi dan vasektomi), Implant dan Intra Uterine Device (IUD)/Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR). Salah satu MKJP untuk pria adalah Vasektomi dengan cara melakukan tindakan mengikat/memotong saluran spermatozoid yang berasal dari testis, sehingga semen (air mani) tidak lagi mengandung spermatozoid (sel kelamin pria). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi akseptor dalam memilih metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) Vasektomi.Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan jumlah 8 informan. Data yang dianalisis adalah hasil wawancara dengan akseptor KB aktif.Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi informan mengenai KB sudah cukup baik, dibuktikan dengan jawaban mereka dalam pertanyaan pengetahuan akseptor mengenai KB yakni untuk menjarangkan kelahiran anak dan untuk pembatasan tingkat kelahiran. Persepsi informan mengenai MOP atau vasektomi belum baik, hal ini dibuktikan dengan sebagian besar informan tidak mengetahui mengenai vasektomi, namun ada informan yang mengetahui tentang vasektomi tapi tidak memahami dengan benar..Kesimpulannya adalah Persepsi Informan mengenai KB secara umum sudah cukup baik. Persepsi Informan mengenai Vasektomi belum baik. Persepsi informan mengenai dampak dan manfaat MKJP selain vasektomi sudah baik. Persepsi informan mengenai pengalaman menggunakan MKJP non vasektomi cukup baik. Saran dalam penelitian ini adalah perlu dilakukannya komunikasi, informasi dan edukasi secara berkelanjutan mengenai program MKJP vasektomi. Kata Kunci: KB, MKJP, Akseptor, Vasektomi, Metode Operasi Pria
Analisis Pengawasan Pegawai Pada Kantor Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Sulawesi Tengah
Nitasyawal, Mulyani;
Nurmiati, Nurmiati;
Fery, Fery
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (234.563 KB)
|
DOI: 10.31934/jom.v1i1.671
Penelitian ini betujuan : 1) Untuk mengetahui pelaksanaan pengawasan pimpinan dalam hal ini  Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Sulawesi Tengah. 2). Untuk mengetahui faktor yang menjadi pendukung dan penghambat pelaksanaan pengawasan pimpinan dalam hal ini  Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Sulawesi Tengah dan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh pengawasan terhadap kinerja pegawai Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif. Untuk memperoleh data, baik data primer maupun data sekunder dilakukan serangkaian metode yang terdiri atas: pengamatan (observasi) Wawancara dan penelusuran dokumentasi untuk data primer dan melakukan penelusuran daftar pustaka untuk memperoleh data sekunder. Informan penelitian ini adalah sebanyak 5 orang yang ditetapkan secara purposive. Hasil penelitian yang telah dilakukan adalah sebagai berikut:Pengawasan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan  Provinsi  Sulawesi  Tengah  merupakan suatu usaha atau tindakan yang dilakukan berupa pemeriksaan dan pengkajian untuk mengetahui  dan  menilai  apakah  kegiatan  yang  dilakukan  staf atau  pegawai  telah  sesuai dengan yang direncanakan sebelumnya atau tidak.Sistem  atau pola pengawasan  pimpinan terhadap  bawahan  yaitu melalui  pengawasan langsung dan pengawasan tidak langsung.Pengawasan langsung yaitu pengawasan yang dilakukan atasan dengan cara mendatangi dan memeriksa secara langsung terhadap para staf bawahan. Yang diawasi dalam hal ini adalah para staf dan bidang-bidang serta seksi-seksi, sehingga apabila dianggap perlu pimpinan dapat langsung memberikan petunjuk dan instruksi ataupun keputusan secara lansung menyangkut dan mempengaruhi jalannya pekerjaan ini dilaksanakan secara berjenjang berdasarkan ruang lingkup tanggung jawabnya. Pengawasan tidak langsung yaitu berupa pengawasan yang dilaksanakan oleh pimpinan terhadap bawahan yang memberikan bentuk laporan-laporan kegiatan, baik dalam bentuk kata-kata dan atau data  statistik  yang menggambarkan  hasil  yang  telah  dicapai.  Kedua  bentuk  pengawasantersebut berpengaruh terhadap pelaksanaan pekerjaan bagi tiap-tiap pegawai.  Kata kunci : Pengawasan pegawai.
PENERAPAN KONSEP RESTORATIVE JUSTICE DALAM PROSES PENYELESAIAN TINDAK PIDANA ADAT NGATA TORO
P, Abdul Jaelani;
Purnawati, Andi;
Maisa, Maisa
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (163.87 KB)
|
DOI: 10.31934/jom.v1i1.700
         Penerapan Konsep Restorative Justice Dalam Proses Penyelesaian Tindak Pidana Adat Ngata Toro Metode yang digunakan dalam  penulisan skripsi ini adalah menggunakan pendekatan Penelitian secara yuridis empiris. Penelitian ini bertujuan : (1)Untuk mengetahui eksistensi hukum pidana adat Ngata Toro Kecamatan Kulawi (2) Untuk mengetahui penerapan penyelesaian tindak pidana adat Ngata Toro dalam Konsep Restorative Justice. Hasil Penelitian ini adalah (1) Hukum pidana adat ngata toro masih eksis dan menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat adat ngata toro, hukum adat ngata toro masih diterapkan, dihormati, dikerjakan, dijalani, berkembang dan menjadi aturan yang hidup di dalam masyarakat adat ngata toro, hukum pidana tersebut juga masih diterapkan terhadap masyarakat, baik itu masyarakat ngata toro sendiri atau orang luar yang melakukan tindak pidana tersebut dan diselesaikan secara musyawarah dengan menggunakan rumah adat sebagai tempat pengambilan putusan  (2) Bahwa terhadap hukum adat ngata toro yang sampai saat ini eksis dan masih diberlakukan. Terhadap setiap penanganannya yang dilakukan dengan cara musyawarah mufakat yang sesuai dengan suatu model penerapan Restorative Justice yang pelibatannya paling luas. Dalam forum ini yang bukan hanya korban, pelaku, keluarga atau mediator saja tapi juga anggota masyarakat yang merasa berkepentingan dengan perkara tersebut. Jadi Restorative Justice dan hukum adat dalam penerapannya selaras. Saran dalam Penelitian ini adalah (1). Kiranya terhadap hukum adat di Ngata Toro yang sampai saat ini masih eksis dan diberlakukan untuk masyarakat diwilayah tersebut hingga pada masyarakat luar yang masuk dalam wilayah hukum adat Ngata Toro kiranya pihak pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap hukum adat yang hidup di masyarakat dengan memberikan perlindungan hukum terhadap pemberlakuan hukum adat Di Ngata Toro agar dapat memberikan jaminan secara eksplisit (2) Dengan bertambahnya pengetahuan-pengetahuan tentang Konsep Restorative justice dan hukum adat, diharapkan bekal yang ada diexplore, diterapkan dan digunakan dengan baik dalam bermasyarakat. Sehingga tercipta kaidah-kaidah yang ada, terkhusus pembangunan hukum yang menjurus pada pembangunan hukum adat.  Kata Kunci : Restorative justice, Tindak Pidana Adat
TANGGUNGJAWAB PIDANA PENCEMARAN NAMA BAIK MELALUI MEDIA SOSIAL MENURUT UNDANG-
Darmawan, Abdu Rahman;
Haling, Syamsul;
Bram, Abd. Malik
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (165.589 KB)
|
DOI: 10.31934/jom.v1i1.930
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketentuan pencemaran nama baik melalui media sosial menjadi tindak pidana dan untuk menganalisis sanksi pertanggungjawaban pidana pelaku pencemaran nama baik menurut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif, hasil penelitian menunjukkan bahwa pada KUHP permulaan pelaksanaan dimulai pada saat pelaku memasukkan pada media cetak, sedangkan pada undang-undang informasi dan transaksi elektronik (ITE) permulaan pelaksanaan ketika perasaan korban merasa di serang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pencemaran nama baik dapat menjadi tindak pidana menurut ketentuan perundang-undangan yang berlaku apabila ketika perasaan korban terserang, dan pelaku pencemaran nama baik dapat dipertanggungjawabkan apabila terbukti mendistribusikan, mentransmisikan, membuat dapat diaksesnya, melawan hukum, yang dilakukan tanpa hak. Sedangkan saran dalam penelitian ini adalah sebaiknya diatur secara spesifik permulaan pelaksanaan tindak pidana pencemaran nama baik untuk menentukan pada saat mana korban terserang nama baiknya, dan sebaiknya sanksi pencemaran nama baik melalui media sosial menggunakan stelsel sanksi pidana menurut undang-undang informasi dan transaksi elektronik (ITE). Kata Kunci: Tanggungjawab PidÂÂana, Media Sosial, dan Pencemrana Nama Baik
MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASSED LEARNING DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AL-QUR’AN HADIS DI KELAS VIII MTS LAKEA
Marzuki, Marzuki;
Kadir, Surni;
Gazali, Gazali
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (159.09 KB)
|
DOI: 10.31934/jom.v1i1.735
Skripsi ini membahas tentang Model Pembelajaran Problem Bassed Learning Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadis Di Kelas VIII MTs Lakea. Dengan bentuk permasalahannya yaitu (1) Bagaimana motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Al-Quran Hadist dengan menggunakan Metode Problem Based Learning di Kelas VIII MTs Lakea, (2) Bagaimana Implementasi Metode Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Al-Quran Hadist di Kelas VIII MTs Lakea.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data melalui observasi, interview dan dokumentasi. Teknik analisis data digunakan dengan menggunakan mengadopsi, mengumpulkan semua data yang diperoleh dilapangan yang disesuaikan dengan fokus utama dari penelitian ini. Mengedit, berarti memperbaiki kata-kata informan yang tidak memiliki dengan fokus penelitian. Mengklasifikasi berarti memilah-milah seluruh pendapat informan tentang fokus penelitian kemudian membandingkan antara kelompok yang satu dengan yang lainnya dengan mekanisme dari setiap kelompok tersebut.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Al-Quran Hadist dengan menggunakan Metode Problem Based Learning di Kelas VIII MTs Lakea yakni adanya motivasi belajar siswa pada proses belajar mengajar mengajar pada mata pelajaran Al-quran Hadist Kelas VIII di Madrasah Tsanawiyah Lakea yang dimana dalam penerapan Problem Based Learning (PBL) dalam memotivasi peserta didik yang di MTs Lakea khususnya pada mata pelajaran Al-quran Hadist sudah sangat baik dan memiliki dampak yang sangat positif bagi siswa itu sendiri. (2) Implementasi Metode Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Al-Quran Hadist di Kelas VIII MTs Lakea yakni Dalam mengimplementasikan sebuah model pembelajaran tidak semudah yang dibayangkan karena diperlukan seorang pendidik yang paham betul akan model pembelajaran yang akan dterapkan pada proses belajar mengajar nantinya tentu dalam hal ini adalah model pembelajaran Problem Bassed Learning. Karena hal ini akan berpengaruh kepada peserta didik itu sendiri. Semenjak diterapkan model pembelajaran Problem Bassed Learning pada Madrasah Tsanawiyah Lakea khususnya pada mata pelajaran Al-quran Hadist Kelas VIII dalam hal ini guna meningkatkan motivasi belajar peserta didik, sudah sangat optimal dalam penerapannya. Kata Kunci : Model Pembelajaran, Bassed Learning, Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadis
ANALISIS USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DESA ALINDAU KABUPATEN DONGGALA
Latu, Latu;
Dua, Patta;
Irmawati, Irmawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (118.811 KB)
|
DOI: 10.31934/jom.v1i1.1021
Komoditas jagung tergolong komoditas yang strategis karena memenuhi kriteria antara lain memiliki pengaruh terhadap harga komoditas pangan lainnya, memiliki prospek yang cerah, memiliki kaitan ke depan dan ke belakang yang cukup baik (Anonimus, 2010). Upaya peningkatan pendapatan petani dari suatu usahatani, secara umum sangat tergantung pada besarnya jumlah biaya produksi. Terutama untuk persediaan lahan, benih, pupuk dan tenaga kerja, yang kesemuanya sangat berpengaruh terhadap besar kecilnya penerimaan maupun pendapatan yang di peroleh petani/responden dari hasil usahataninya. Berdasarkan uraian yang dikemukakan pada latarbelakang diatas maka permasalahannya adalah berapa produksi dan pendapatan serta kelayakan usahatani jagung hibrida di desa Alindau Kecamatan Sindue Tobata. Kata kunci : Usahatani, Jagung Hibrida
HUBUNGAN STRES KERJA DAN MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUMAH
Anggitasari, Nadya;
Budiman, Budiman;
Rosnawati, Rosnawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (143.295 KB)
|
DOI: 10.31934/jom.v1i1.783
Profesi perawat memiliki resiko yang sanggat tinggi terkena stress, karena perawat memiliki tugas dan tanggung jawab yang sangat tinggi terhadap keselamatan nyawa manusia. Derajat kesehatan yang optimal dapat dicapai oleh perawat dengan adanya motivasi kerja. Motivasi yang tinggi akan berpengaruh terhadap Kinerja Perawat.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan stress kerja dan motivasi kerja dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Anutapura Palu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian cross sectional. Jumlah populasi yaitu 80 perawat dan keseluruhan perawat dijadikan sebagai responden (total sampling). Hasil Penelitian pada perawat yang menggalami stress dengan kinerja baik sebanyak 56 responden (81,2%), untuk yang mengalami stress dengan kinerja tidak baik sebanyak 13 responden (18,8%), dan untuk perawat yang tidak stress dengan kinerja baik sebanyak 7 responden (63,6%) dan untuk yang kinerjanya tidak baik sebanyak 4 responden (36,4%). Variabel yang menunjukkan tidak adanya hubungan antara stres kerja dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Umum Anutapura Palu adalah (p=0,187), dan untuk motivasi kerja tinggi dengan kinerja yang baik sebanyak 35 reponden (81,4%), untuk kinerja yang tidak baik sebanyak 8 responden (18,6%). Dan untuk motivasi yang rendah dengan kinerja yang baik sebanyak 28 responden (75,7%) untuk kinerja yang tidak baik sebanyak 9 responden (24,3%). Variabel yang menunjukkan tidak adanya hubungan Motivasi kerja dengan kinerja perawat adalah variabel hubungan kerja (p=0,533). Kesimpulan tidak adanya hubungan antara stress kerja dengan kinerja Perawat, dan tidak adanya hubungan antara motivasi dengan kinerja perawat. Diharapkan kepada pihak rumah sakit agar lebih memperhatikan kebutuhan serta kenyamanan perawat dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di rumah sakit. Kata Kunci: Stres Kerja, Motivasi Kerja, Kinerja Perawat
Perilaku Seksual Remaja Dalam Mengakses Media Sosial (Pornografi Sex Chat) Di Sma Negeri 3 Palu
Aprisye, Andriani;
Sudirman, Sudirman;
Yani, Ahmad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (157.038 KB)
|
DOI: 10.31934/jom.v1i1.834
Perilaku seksual merupakan segala bentuk perilaku untuk menarik perhatian lawan jenis. Perilaku seksual juga merupakan perilaku yang melibatkan sentuhan secara fisik anggota badan antara pria dan wanita mulai dari berciuman hingga pada tahap hubungan intim, yang di dorong oleh hasrat untuk berbuat serta diperkuat oleh hormon yang dimiliki manusia. Survei yang dilakukan oleh Komnas Perlindungan Anak tahun 2011 mengungkapkan bahwa 97% remaja pernah menonton dan mengakses situs pornografi, 93% remaja pernah melakukan ciuman, 62,7% remaja pernah melakukan perilaku seksual pra nikah dan 21% remaja Indonesia telah melakukan aborsi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan melakukan pengamatan, wawancara mendalam (indhep interview) dan dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perilaku remaja dalam mengakses media sosial via chat di SMA Negeri 3 Palu.Hasil penelitian menunjukan bahwa remaja di SMA Negeri 3 palu menggunakan media sosial untuk melakukan pornografi sex chat melalui smart phone. Remaja memanfaatkan vitur-vitur di media sosial sebagai alat penyenyalur hasrat seksual mereka kepada lawan komunikasinya.Kata kunci: pengetahuan, sikap, tindakan