cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Articles 530 Documents
HUBUNGAN KEPEMIMPINAN DAN LINGKUNGAN KERJA DENGAN KINERJA PEGAWAI DI PUSKESMAS MABELOPURA KOTA PALU Aditya, Heni; Sudirman, Sudirman; Andri, Mohammad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.002 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.331

Abstract

Cakupan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Puskesmas Mabelopura tahun 2015 ada beberapa kegiatan yang tidak mencapai target, seperti cakupan peserta KB aktif hanya mencapai 18,5 % dari 100% yang ditargetkan, cakupan kunjungan Neonatal 97,6% dari 100% yang di targetkan dan penemuan penderita diare 44,6% dari 100% yang ditargetkan serta cakupan pemeriksaan IVA (Infeksi Vixual Asam Asetat) 17,8% dari 100%. Kinerja pegawai dipengaruhi oleh faktor Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di Puskesmas Mabelopura Kecamatan Palu Selatan. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi yaitu 48 pegawai PNS yang semuanya dijadikan responden (total sampling). Data dianalisis secara deskriptif yaitu analisis univariat dan bivariat, pada taraf kepercayaan 95% (ρ<0,05). Hasil uji Rank Spearman, menunjukkan bahwa ada hubungan kepemimpinan (ρ=0,015) dan lingkungan kerja (ρ=0,026) dengan kinerja pegawai di Puskesmas Mabelopura. Disarankan kepada kepala puskesmas agar lebih meningkatkan pengawasan dan selalu mengontrol tugas-tugas yang diberikan dengan melakukan pengarahan (breafing) secara rutin serta memperhatikan lingkungan kerja agar pegawai merasa nyaman dalam melaksanakan tugas sehingga dapatmeningkatkan kinerja pegawai.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SINIU KABUPATEN PARIGI MOUTONG Risnayanti, Risnayanti; Sudirman, Sudirman; Rosnawati, Rosnawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.835 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.353

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik untuk bayi tidak satu pun makanan lain yang dapat menggantikan ASI, Karena ASI mempunyai kelebihan yang meliputi tiga Aspek yaitu Aspek gizi, Aspek kekebalan, Aspek kejiwaan berupa jalinan kasih sayang penting untuk perkembangan Mental dan kecerdasan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif Pada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Siniu Kabupaten Parigi Moutong. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study dimana data yang menyangkut data variabel independen dan variabel dependen akan dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 56 orang ibu diperoleh dari hasil penghitungan dengan menggunakan rumus penentuan sampel dari 128 populasi yang terdaftar di Wilayah Kerja Puskesmas Siniu Kabupaten Parigi Moutong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan nilai p = 0.000 (p < 0.05) dan sikap dengan nilai p = 0.019 (p < 0.05), dengan pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Siniu Kabupaten Parigi Moutong. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah didapatkan ada hubungan kedua variabel independen (pengetahuan dan sikap) dengan variabel dependen (pemberian ASI Eksklusif). Ditujukan bagi pihak Puskesmas agar selalu meningkatkan sosialisasi melalui penyuluhan tentang pentingnya pemberian ASI Eksklusif pada bayi di pelayanan kesehatan dengan tujuan agar ibu dapat memahami dan mengerti manfaat ASI baik bagi bayi maupun bagi ibu yang memberikan.
PERILAKU LANSIA DALAM MENCEGAH PENYAKIT HIPERTENSI DI KELURAHAN BESUSU BARAT WILAYAH KERJA PUSKESMAS SINGGANI KOTA PALU Sari, Vivi Indah; Herman, Achmad; Yani, Ahmad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.953 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.371

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan penting di seluruh dunia karena prevalensinya yang tinggi dan terus meningkat serta hubungannya dengan penyakit kardiovaskuler, stroke, retinopati, dan penyakit ginjal. Hipertensi juga menjadi faktor risiko ketiga terbesar penyebab kematian. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk penelitian kualitatif dengan metode deskriptif pada enam informan yang menderita penyakit hipertensi di Kelurahan Besusu Barat Kecamatan Palu Timur. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui perilaku lansia dalam mencegah penyakit hipertensi. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan cara pengamatan dan wawancara mendalam. Penelitian dilakukan dari tanggal 24 April - 9 Juni 2018. Informan dalam penelitian ini lansia penderita hipertensi dan menjadi informan kunci adalah kader posbindu yang terlibat secara langsung dalam pencegahan penyakit hipertensi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan lansia mengenai pencegahan penyakit hipertensi hanya mencapai tingkatan tahu dikarenakan informasi yang diperoleh masih belum jelas benar dan juga banyak faktor yang mempengaruhi lansia untuk melakukan suatu tindakan pencegahan sesuai dengan pengetahuan yang dimilikinya. Disarankan bagi lansia yang memiliki penyakit hipertensi untuk aktif memeriksakan kesehatannya di puskesmas ataupun di posbindu yang telah disediakan.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG SEKS PRA NIKAH TERHADAP PENGETAHUAN SISWA DI SMA 1 BOLANO LAMBUNU Zulfikar, Zulfikar; Kunoli, Firdaus J.; Jufri, Muhammad; Rafiudin, Rafiudin
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.586 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.388

Abstract

Masalah kesehatan reproduksi dan seksualitas remaja di Indonesia masih terabaikan, ini terlihat dari banyaknya kasus kehamilan diluar nikah, kekerasan masa pacaran dan aborsi dengan obat-obatan yang beresiko tinggi. Dan pengetahuan mereka tentang resiko melakukan hubungan seks masih rendah. Hal ini disebabkan karena kurangnya informasi mengenai seksualitas dan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk diketahuinya pengaruh pendidikan kesehatan tentang seks pra nikah terhadap pengetahuan siswa di SMA 1 Balano Lambunu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey analitik dengan metode quasi-experimental onegroup pretest-posttest design Dengan jumlah 86 sampel dengan menggunakan uji statistik paired t-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa adapengaruh pendidikan kesehatan tentang seks pra nikah terhadap pengetahuan siswa di SMA 1 Balano Lambunu dengan nilaiρ 0.000 < 0.05. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa ada perbedaan rata-rata frekuensi pengetahuan siswa tentang seks pra nikah setelah diberikan pendidikan kesehatan. Saran dalam penelitian ini adalah diharapkan bagi pihak Puskesmas Lambunu II, khususnya bagian Promosi Kesehatanuntuk selalu mensosialisasikan tentang pendidikan kesehatan tentang seks pra nikah di sekolah-sekolah agar dapat mencegah terjadinya seks bebas.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN TINGKAT PENDAPATAN DENGAN PEMILIHAN NON METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (N-MKJP) DI KELURAHAN TANAMODINDI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAWATUNA Nindyakaryawati, Titik Siti; Sakung, Jamaluddin; Hamidah, Hamidah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.495 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.399

Abstract

Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu strategi untuk mengurangi kematian ibu khususnya ibu dengan kondisi 4T; terlalu muda melahirkan (di bawah usia 20 tahun), terlalu sering melahirkan, terlalu dekat jarak melahirkan, dan terlalu tua melahirkan di atas usia 35 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan tingkat pendapatan dengan pemilhan Non Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (N-MKJP) di kelurahan Tanamodindi Wilayah Kerja Puskesmas Kawatuna. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional yang dalam pelaksanaannya baik variabel bebas (independent) maupun variabel terikat (dependent) dilakukan secara bersamaan dalam waktu yang sama. Berdasarkan hasil uji chi-square yang dilakukan menunjukkan bahwa pemilihan Non Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (N-MKJP) memiliki hubungan dengan pengetahuan dengan nilai p value = 0,028 dan tingkat pendapatan memiliki hubungan dengan pemilihan Non Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (N-MKJP) dengan nilai p value = 0,008. Penelitian ini disarankan bagi pihak Puskesmas Kawatuna agar meningkatkan sosialisasi melalui penyuluhan mengenai pemilihan alat kontrasepsi dalam melakukan upaya peningkatan akseptor Keluarga Berencana (KB).
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA PETUGAS KESEHATAN DI PUSKESMAS LAMBUNU 2 KABUPATEN PARIGI MOUTONG Matu, Marsita S. Dj; Sudirman, Sudirman; Yusuf, Herlina
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.463 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.380

Abstract

Kinerja dalam setiap organisasi dilakukan oleh segenap sumber daya manusia dalam organisasi. Sumber daya merupakan salah satu faktor terpenting dalam suatu organisasi yang dapat menentukan tercapainya tujuan organisasi. Tujuan Penelitian adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja petugas kesehatan di Puskesmas Lambunu 2 Kabupaten Parigi Moutong. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study dimana data yang menyangkut data variabel independen dan variabel dependen akan dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 44 orang petugas kesehatan yang bekerja di Wilayah Kerja Puskesmas Lambunu 2 (total populasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara kemampuan dengan nilai p = 0.007 (p < 0.05), motivasi kerja dengan nilai p = 0.016 (p < 0.05), dan gaya kepemimpinan dengan nilai p = 0.003 (p < 0.05) dengan kinerja petugas kesehatan di Puskesmas Lambunu 2 Kabupaten Parigi Moutong. Diharapkan bagi pihak instansi terkait Puskesmas Lambunu 2 Kabupaten Parigi Moutong mampu meningkatkan kinerja petugas kesehatan agar pelayanan kesehatan masyarakat di Puskesmas lebih baik.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYAKIT DIABETES MELITUS DI RUANG POLI INTERNA RSUD MOKOPIDO KABUPATEN TOLITOLI Mahmud, Fharitz R.; Sudirman, Sudirman; Afni, Nur
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.942 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.348

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah gangguan kesehatan yang berupa kumpulan gejala yang disebabkan oleh peningkatan kadar gula (glukosa) darah akibat kekurangan atau resistensi insulin. DM dapat menimbulkan komplikasi seperti hipertensi, gangguan penglihatan, kerusakan ginjal, neuropati diabetik dll. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya penyakit diabetes melitus yaitu pola makan, aktifitas fisik dan status pekerjaan. Jenis penelitian ini adalah jenis kuantitatif dengan desain studi non-eksperimental dengan pendekatan Cross Sectional dengan sampel berjumlah 76 responden diperoleh dari hasil perhitungan dengan menggunakan rumus Estimasi Proporsi dari 291 responden penderita yang terdaftar di RSUD Mokopido Kabupaten Tolitoli. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pola makan dengan nilai ρ = 0,001 (ρ < 0,05), aktifitas fisik ρ = 0,004 (ρ < 0,05), status pekerjaan ρ = 0,003 (ρ < 0,05) terhadap penyakit diabetes melitus di RSUD Mokopido Kabupaten Tolitoli Ditujukan bagi pihak instansi terkait Khususnya RSUD Mokopido agar selalu meningkatkan pelayanan maupun penyuluhan kesehatan dalam hal penyakit diabetes melitus, dengan harapan agar mengurangi angka penderita diabetes di kabupaten tolitoli.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA BIDAN DESA DI WILAYAH PUSKESMAS KASIMBAR KABUPATEN PARIGI MOUTONG Susanti, Eva; Sudirman, Sudirman; Andri, Mohammad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.368 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.366

Abstract

Kinerja bidan adalah pelayanan kesehatan yang dilakukan bidan untuk meningkatkan kesehatan Ibu dan anak. Tujuan penempatan bidan di desa adalah untuk meningkatkan mutu dan pemerataan jangkauan pelayanan kesehatan dalam rangka menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi yang didukung oleh meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berperilaku hidup sehat. Tujuan Penelitian adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja bidan desa di Wilayah Puskesmas Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study dimana data yang menyangkut data variabel independen dan variabel dependen akan dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 orang bidan yang bekerja di Wilayah Kerja Puskesmas Kasimbar(total populasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara personal dengan nilai p = 0.004 (p< 0.05),kepemimpinandengan nilai p = 0.005 (p< 0.05),teamdengan nilai p = 0.009 (p< 0.05)dan sistem dengan nilai p = 0.032 (p< 0.05)dengan kinerja bidandi Puskesmas Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong. Kesimpulan dalam penelitian ini didapatkan ada hubungan keempat variabel independen (personal, kepemimpinan, team dan sistem) dengan variabel dependen (kinerja pegawai). Saran dalam penelitiandiharapkan bagi pihak instansi terkait Puskesmas Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong mampu meningkatkan kinerja bidan agar pelayanan kesehatan masyarakat di Puskesmas lebih baikmelalui reward (penghargaan).
PEMANFAATAN LIMBAH DAUN KETAPANG (Terminalia catappa) SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF Novriansyah, Muhammad; Miswan, Miswan; Ansar, Muhammad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.715 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.383

Abstract

Bahan bakar adalah bahan-bahan yang digunakan dalam proses pembakaran. Tanpa adanya bahan bakar tersebut pembakaran tidak akan mungkin dapat berlangsung. Berdasarkan dari materi pembentuknya bahan bakar dapat diklasifikasikan menjadi dua, yaitu bahan bakar berbasis organik dan bahan bakar nuklir. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas daun ketapang (Terminalia Cattapa) sebagai bahan bakar alternatif dibandingkan dengan kompor minyak tanah. Jenis penelitian ini adalah penelitian Deskriptif melalui proses pemanfaatan limbah daun ketapang, peneliti ingin mengetahui efektifitas daun ketapang (Terminalia catappa) sebagai bahan bakar alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa briket Daun Ketapang (terminalia Cattpa) pada perlakuan pertama dalam waktu 16menit:18detik:38sekon dapat meningkatkan suhu air menjadi 73°C, Perlakuan kedua dalam waktu 21menit:27detik:09sekon dapat meningkatkan suhu air menjadi 77°C, Perlakuan ketiga dalam 14menit:42detik:17sekon dapat meningkatkan suhu air menjadi 68°C. Berdasarkan hasil penelitan dapat disimpulkan bahwa briket daun ketapang dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar minyak, karena dari hasil penelitian yang dilakukan disetiap perlakuan briket daun ketapang dapat meningkatkan suhu air setelah pembakaran disetiap perlakuan. diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan masukan dalam pengembangan ilmu dibidang kesehatan. Serta dapat menjadi sumber referensi dan bahan bacaan bagi peneliti lain yang ingin meneliti tentang pemanfaatan limbah.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP REMAJA PUTRI DALAM MENGHADAPI MENARCHE DI SMPN 2 BIAU KABUPATEN BUOL Ismail, Nurul Musliha A.; Salham, Munir; Hamidah, Hamidah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.153 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.394

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang dimulai pada saat terjadinya kematangan seksual yaitu antara usia 11 atau 12 tahun sampai dengan 20 tahun. Remaja putri dan menstruasi mempunyai kaitan yang sangat erat karena menstruasi merupakan salah satu permasalahan yang penting pada remaja putri. Remaja putri dikatakan sudah memasuki masa pubertas ketika ia telah mengalami menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Untuk diketahuinya hubungan pengetahuan dengan sikap remaja putri dalam menghadapi Menarche di SMP Negeri 2 Biau Kabupaten Buol. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey analitik dengan metode Cross Sectional Study. Dengan jumlah 44 sampel dengan dengan teknik non probability sampling yaitu purposive sampling. dan menggunakan uji Statistik yaitu Chi – square (X2). Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada hubungan pengetahuan dengan sikap remaja dalam mengahadapi menerche dengan niali ρ 1,000> 0.05, Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak ada hubungan pengetahuan dengan sikap remaja dalam mengahadapi menerche di SMP Negeri 2 Biau Kabupaten Buol. Saran dalam penelitian ini adalah Diharapkan para guru terutama guru BK (Bimbingan Konseling) harus lebih meningkatkan pemberian informasi dan bimbingan pada siswanya mengenai perilaku yang sehat dalam menghadapi menstruasi maupun gangguan menstruasi

Page 2 of 53 | Total Record : 530