cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Articles 530 Documents
HAK INISIATIF DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH DALAM PENGAJUAN RANCANGAN PERATURAN DAERAH (Studi Kantor Dprd Kab.Parigi Moutong Umbarayasa, I Wayan Gamariel; Matompo, Osgar S.; Hasmin, Moh. Yusuf
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.1306

Abstract

Penulisan ini bertujuan 1). Untuk mengetahui bagaimana mekanisme pelaksanaan Hak Inisiatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Parigi Moutong dalam mengajukan rancangan peraturan daerah. 2). untuk mengetahui faktor-faktor apakah yang mempengaruhi sehingga Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong tidak dapat maksimal dalam melaksanakan hak inisiatifnya. Dengan menggunakan tipe penelitian normatif-empiris. Tipe penelitian ini sesuai dengan permasalahan yang diteliti yaitu berkenaan dengan Hak Inisiatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dalam Pengajuan Rancangan Peraturan Daerah (Studi Kantor DPRD Kabupaten Parigi Moutong). Hasil Penelitian Menunjukan 1). Mekanisme pelaksanaan Fungsi Legislasi yang berasal dari hak inisiatif DPRD Kabupaten dapat diajukan oleh anggota DPRD Kabupaten/Kota, komisi, gabungan komisi, atau Bapemperda berdasarkan Propemperda Kabupaten/Kota sesuai Pasal 33 Peraturan Menteri Nomor 80 Tahun 2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah 2). Adapun Faktor-faktor apakah yang mempengaruhi sehingga anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong tidak dapat maksimal dalam melaksanakan hak inisiatifnya adalah karena kurangnya sumber daya manusia atau kualitas anggota DPRD yang sangat menentukan dalam memainkan peranan dalam menggunakan hak inisiatif untuk membentuk sebuah peraturan daerah dan Kurangnya Komitmen Anggota DPRD dalam menjalankan tugas, serta rendahnya rasa solidaritas antar sesama anggota untuk saling mendukung dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab membentuk peraturan daerah.Kata Kunci: Hak Inisiatif, Fungsi Legislasi, DPRD.
PERTIMBANGAN HUKUM MEDIATOR DALAM PENYELESAIAN SENGKETA DI PENGADILAN NEGERI KLAS I A PALU Mbeki, Alri Hamka; Husainy, Haerani; Maisa, Maisa
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.720

Abstract

Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui pertimbangan Hukum mediator dalam penyelesaian sengketa di Pengadilan Negeri Klas I A Palu dan untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi mediator dalam pelaksanaan mediasi di Pengadilan Negeri. Metode Penelitian menggunakan penelitian hukum empiris yang menggunakan data primer dan data sekunder yang kemudian dipresentasikan dalam bentuk pola berpikir induktif yaitu dari hal yang bersifat khusus menuju ke hal yang bersifat umum. Hasil penelitian menemukan bahwa pertimbangan hukum mediator dalam penyelesaian sengketa di Pengadilan Negeri Klas IA Palu adalah sebagai penengah dimana untuk penyelesaian perkara bisa diselesaikan secara damai serta menunda 30 hari apabila salah satu pihak yang bersengketa tidak mau untuk berdamai. Kehadiran PERMA Nomor 1 Tahun 2016 telah mengatur secara rinci tentang prosedur dan hukum acara bagi proses mediasi, namun dalam praktiknya tidak selalu mudah untuk menerapkan suatu aturan ke dalam tindakan secara riil di lapangan, banyak realita yang tidak sejalan dengan PERMA tersebut. Saran penelitian Para pihak yang bersengketa hendaknya secara sukarela menghadiri dan mengikuti mediasi dengan itikad baik. Seyogyanya perlu ditingkatkan sosialisasi mengenai manfaat Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan dalam menyelesaikan sengketa perdata di Pengadilan Negeri klas IA Palu. Kata Kunci : Pertimbangan Hukum, Mediasi, Mediator
FAKTOR RISIKO PRE EKLAMPSIA DI RUMAH SAKIT TORA BELO KABUPATEN SIGI Prikostanti, Devita; Salham, Munir; Nurjanah, Nurjanah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.981

Abstract

ABSTRAKPreeklampsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan dan penyebab kematian maternal. Angka kejadian preeklampsia di RS Tora Belo Sigi pada tahun 2017 adalah 94 kasus dan meningkat pada tahun 2018 sebanyak 138 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian preeklampsia di RS Tora Belo Sigi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik observasional dengan desain Case Control, dengan jumlah 100 sampel (50 kasus dan 50 kontrol) dengan menggunakan uji Statistik yaitu Odds Ratio. Hasil uji statistik menunjukan bahwa umur    merupakan faktor risiko terhadap kejadian preeklampsia dengan nilai (OR=3,188; 95% CI: 1,403-7,241), paritas  merupakan faktor risiko terhadap kejadian preeklampsia dengan nilai (OR=3,802; 95% CI 1,482-9,750) dan riwayat hipertensi  merupakan faktor risiko terhadap kejadian preeklampsia dengan nilai (OR=3,273; 95% CI 1,424-7,534) serta jarak  merupakan faktor risiko terhadap kejadian preeklampsia dengan nilai (OR=3,717; 95% CI 1,58-8,783). Disarankan bagi petugas kesehatan agar lebih meningkatkan upaya promotif dan preventif dengan cara memberikan penyuluhan tentang faktor risiko terjadinya preeklampsia, serta untuk ibu hamil yang termasuk kategori risiko tinggi agar lebih meningktkan pola hidup sehat dan mencegah faktor pencetus yang dapat menyebabkan preeklampsia dengan cara rajin memeriksakan kehamilannya setiap bulan pada fasilitas kesehatan. Kata Kunci: Umur, Paritas, Riwayat Hipertensi, Jarak, Preeklampsia
UJI PERBANDINGAN KEMASAN BERPORI DAN TIDAK BERPORI PADA BAHAN PANGAN BUAH DAN SAYUR Adriyanto, Adriyanto; Budiman, Budiman; Amalinda, Finta
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.755

Abstract

Pengawetan dengan suhu rendah bertujuan untuk memperlambat atau menghentikan metabolisme.Hal itu terjadi karena dapat menyerap dan meningkatkan kinerja bahan, berdifusi ke produk dan proses migrasi serta memperpanjang masa simpan bahan yang dikemas. Namun, kerusakan pada buah dan sayur dipengaruhi oleh faktor alamiah dan lingkungan pada pengemasan. Tujuan penelitian ini diketahuinya perbandingan kemasan berpori dan tidak berpori pada bahan pangan sayur.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan membandingkan kemasan berpori dan tidak berpori sebagai wadah untuk menghambat pertumbuhan bakteri atau pembusukan bahan pangan di suhu rendah. Data disajikandalam bentuk tabel dan narasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kemasan berpori sayur pada hari ke lima mengalami  kerusakan meliputi sawi,  kubis  dan kacang panjang, sedangkan pada kelompok kontrol mengalami kerusakan pada hari ke dua. Pada kemasantidak berpori pada sayur mulai mengalami kerusakan pada hari ke tujuh, yaitu kacang panjang, sedangkan kelompok kontrol mengalami kerusakan hari ke dua.Kesimpulan dari penelitian ini adalah keadaan buah dan sayur pada kemasan berpori lebih tahan lama dari pada kemasan tidak berpori.  Disarankan agar masyarakat dapat menggunakan kemasan yang cocok dengan bahan yang dikemas dan  peneliti lain melanjutkan penelitian  dengan metode dan variable yang berbeda.Kata kunci: Kemasan Berpori, Tidak Berpori, Buah, Sayur
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MINAT REMAJA BERKUNJUNG KE POSYANDU DI KELURAHAN BAIYA KECAMATAN TAWAELI Muliati, Ni Made; Sudirman, Sudirman; Yusuf, Herlina
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.1166

Abstract

Posyandu remaja merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat termasuk remaja dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan dalam memperoleh pelayanan kesehatan bagi remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan minat remaja berkunjung ke posyandu di Kelurahan Baiya Kecamatan Tawaeli. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study, lokasi di Posyandu Remaja Kelurahan Baiya, jumlah sampel 64 remaja dan anilisis data yang terdiri dari analisis univariat dan bivariat yang menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan minat remaja berkunjung ke posyandu yang dibuktikan dengan uji statistik dengan nilai p-Value 0,000 < 0,05. Sedangkan hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan dukungan keluarga dengan minat remaja berkunjung ke posyandu yang dibuktikan dengan uji statistik dengan nilai  p-Value 0,333 > 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan dukungan tokoh masyarakat dengan minat remaja berkunjung ke posyandu yang dibuktikan dengan uji statistik dengan nilai  p-Value 0,177 > 0,05 dan hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan dukungan kader dengan minat remaja berkunjung ke posyandu yang dibuktikan dengan uji statistik dengan nilai  p-Value 0,469> 0,05. Penelitian ini diharapkan kepada pihak Posyandu Remaja agar selalu melakukan survey agar pelayanan posyandu dapat berjalan dengan baik.Kata Kunci : Pengetahuan, Dukungan Keluarga, Dukungan Tokoh Masyarakat, Dukungan  Kader, Minat ke Posyandu
MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANAK DALAM MEMBEDAKAN MACAM-MACAM RASA MELALUI METODE DEMONSTRASI DI KELOMPOK A TK POSIMPOTOVE TAWAELI Rostina, Rostina; Said, Arsyad; Syamsidar, Syamsidar
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.1271

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang menerapkan metode demonstrasi dalam proses pembelajaran dengan tema membedakan macam-macam rasa yaitu rasa manis, asam, asin, dan pahit. Subjek penelitian adalah murid kelompok A TK Posimpotove Tawaeli yang berjumlah 15 anak, terdiri dari 6 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Kegiatan pembelajaran terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Metode pengumpulan data melalui lembar observasi, pemberian tugas, dan dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif  kuantitatif. Persentase klasikal kemampuan anak dalam membedakan macam-macam rasa yang diperoleh pada tahap pra tindakan yaitu sebesar 26,67% atau sebanyak 4 anak termasuk dalam kategori berkembang sangat baik dan sebanyak 11 anak belum memenuhi kriteria tersebut. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I pertemuan 1, presentase klasikal ketuntasan sebesar 53,33% atau sebanyak 8 anak yang masuk dalam kriteria berkembang sangat baik (BSB) dan sebanyak 7 anak belum memenuhi kriteria tersebut. Selanjutnya dilakukan tindakan  pada siklus I pertemuan 2, presentase klasikal yang diperoleh sebesar 66,67%, yang berarti belum memenuhi standar ketuntasan belajar klasikal yang ditetapkan yakni 75% dan menyebabkan peneliti melanjutkan tindakan ke siklus berikutnya. Hasil yang diperoleh pada siklus II pertemuan 1 yaitu sebanyak 10 anak termasuk pada kategori berkembang sangat baik (BSB) atau sebesar 66,67%, sedangkan pada siklus II pertemuan 2 diperoleh ketuntasan klasikal sebesar 80% atau sebanyak 12 anak termasuk dalam kategori BSB. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode demonstrasi dapat meningkatkan kemampuan anak TK Posimpotove Tawaeli dalam membedakan macam-macam rasa.Kata Kunci: Membedakan Macam-Macam Rasa, Metode Demonstrasi
PENGARUH NILAI PELANGGAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA PT. BINA SAN PRIMA PALU Syahril, Syahril; Burhanuddin, Burhanuddin; Awaludin, Awaludin
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.1190

Abstract

Penelitian ini bertujuan : Untuk mengetahui dan menganalisis nilai pelanggan yang terdiri dari nilai fungsional, nilai sosial, nilai emosional secara simultan dan parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen pada PT. Bina San Prima Palu. Sampel penelitian ini sebanyak 53 apotik di Kecamatan Palu Timur dan Mantikulore. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : pengaruh nilai pelanggan (nilai fungsional, nilai sosial dan nilai emosional) secara silmultan dan parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen pada PT. Bina San Prima Palu. Dari hasil perhitungan yang diperoleh dengan menggunakan analisis model regresi (model regression), diperoleh F-hitung sebesar 58,725 > Ftabel 4,023 dengan tingkat probabilitas 0,000 (signifikan), dengan nilai probabilitas jauh lebih kecil dari 0,05, hal ini menunjukkan bahwa variabel nilai fungsional (X1), nilai sosial (X2), dan nilai emosional (X3) secara bersama-sama (simultan) berpengaruh signifikan terhadap variabel kepuasan konsumen (Y) pada PT. Bina San Prima. Dari hasil perhitungan t-hitung X1 = 3,769 > t-tabel sebesar 1,674 pada taraf kesalahan 5% atau nilai probabilitas 0,000 < 0,05, hal ini menunjukkan bahwa variabel nilai fungsional (X1) secara parsial mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel kepuasan konsumen (Y) pada PT. Bina San Prima. Dari hasil perhitungan t-hitung X2 = 6,243 > t-tabel sebesar 1,674 pada taraf kesalahan 5% atau nilai probabilitas 0,000 < 0,05, hal ini menunjukkan bahwa variabel nilai sosial (X2) secara parsial mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel kepuasan konsumen (Y) pada PT. Bina San Prima. Dari hasil perhitungan t-hitung X3 = 2,410 > t-tabel sebesar 1,674 pada taraf kesalahan 5% atau nilai probabilitas 0,020 <0,05, hal ini menunjukkan bahwa variabel nilai emosional (X3) secara parsial mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel kepuasan konsumen (Y) pada PT. Bina San Prima.Kata Kunci: Nilai Pelanggan dan Kepuasan Konsumen
DAMPAK BUDAYA PARTIKULARISME TERHADAP TATANAN MASYARAKAT BUSAK 1 KECAMATAN KARAMAT DALAM TINJAUAN PENDIDIKAN ISLAM Mariyam, Mariyam; Said, Colle M.; Normawati, Normawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.1297

Abstract

Pokok masalah yang diangkat dalam Skripsi ini adalah dampak budaya partikularisme terhadap tatanan masyarakat Busak 1 Kecamatan Karamat dalam tinjauan pendidikan Islam. Di pilihnya Desa tersebut sebagai obyek penelitian karena peneliti peneliti ingin mengetahui dampak budaya partikularisme terhadap tatanan masyarakat Busak 1 Kecamatan Karamat dalam tinjauan pendidikan Islam. Pokok masalah dalam Skripsi ini diformulasi kedalam dua sub masalah yakni: (1) Bagaimana deskripsi budaya partikularisme terhadap tatanan masyarakat Busak 1 Kecamatan Karamat. (2) Bagaimana dampak budaya partikularisme terhadap tatanan masyarakat Busak 1 Kecamatan Karamat dalam tinjauan pendidikan Islam. Tujuan penelitian skripsi yang berjudul dampak budaya partikularisme terhadap tatanan masyarakat Busak 1 Kecamatan Karamat dalam tinjauan pendidikan Islamini adalah: (1) untuk mengetahui deskripsi dampak budaya partikularisme terhadap tatanan masyarakat Busak 1 Kecamatan Karamat. (2) untuk mengetahui dampak budaya partikularisme terhadap tatanan masyarakat Busak 1 Kecamatan Karamat dalam tinjauan pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian skripsi ini adalah metode penelitian deskriptif Kualitatif, Yang terdiri dari: Pendekatan dan Jenis Penelitian Kehadiran Peneliti, Lokasi Penelitian, Sumber Data, Prosedur Pengumpulan Data, Analisis Data, Pengecekan keabsahan temuandan Tahap–tahap penelitian.  Hasil penelitian penulis menunjukan bahwa: (1) Deskripsi Budaya partikularisme terhadap tatanan masyarakat Busak 1 Kecamatan Karamat, adalah : Individualis, Tidak mau berbaur dengan Masyarakat, Metrealistik dan Tidak memperdulikan budaya yang berlaku di Desa (2) Dampak budaya partikularisme terhadap tatanan masyarakat Busak 1 Kecamatan Karamat dalam tinjauan pendidikan Islam adalah: Meretakkan kekeluargaan, Masyarakat terkotak-kotakkan, Nilai gotong royong pudar dan Budaya Desa yang baik, tidak lagi dikembangkan.Kata Kunci : Budaya, Partikularisme, Tatanan Masyarakat.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU PADA PEKERJA PEMBUAT KASUR DI DESA DALAKA WILAYAH KERJA PUSKESMAS TOAYA KABUPATEN DONGGALA Renni, Renni; Afni, Nur; Rismawati, Nur
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.1157

Abstract

Tuberkulosis Paru merupakan penyakit infeksi yang disebabkan Mycobacterium Tuberculosis yang menyerang jaringan paru-paru. TB Paru menjadi penyebab kematian ke dua di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui Faktor Risiko Kejadian TB Paru pada Pekerja Pembuat Kasur di Desa Dalaka wilayah kerja Puskesmas Toaya Kabupaten Donggala.                            Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi analitik dengan metode Case control. Dengan jumlah 30 sampel (15 kasus dan 15 kontrol) dengan menggunakan uji Statistik yaitu Odds Ratio (OR). Hasil uji Statistik dengan uji Odds Ratio menunjukan bahwa penggunaan Alat Pelindung Diri masker merupakan faktor risiko kejadian TB paru dengan nilai OR 8,000>1, masa kerja merupakan faktor risiko kejadian TB paru dengan nilai OR 3,143>1 dan paparan debu kapas merupakan faktor risiko kejadian TB paru dengan nilai OR 11,000>1. Kesimpulan dalam penilitian ini dengan menggunakan uji Odds Ratio menunjukan bahwa penggunaan Alat Pelindung Diri masker merupakan faktor risiko kejadian TB paru, Masa kerja merupakan faktor risiko kejadian TB paru dan Paparan debu kapas merupakan faktor risiko kejadian TB paru. Saran dalam penelitian ini Bagi petugas Puskesmas Toaya untuk lebih meningkatkan penyuluhan kesehatan terhadap faktor risiko dalam pencegahan penyakit TB Paru, serta untuk masyarakat untuk lebih meningkatkan pola hidup sehat dan menghindari faktor risiko dan merubah gaya hidup sehat, menghindari kebiasaan buruk saat bekerja agar terhindar dari faktor risiko kejadian TB Paru.Kata Kunci    : Penggunaan Masker, Masa Kerja, Paparan Debu Kapas, Kejadian  TB Paru
MENINGKATKAN PEMAHAMAN MEMBACA SISWA KELAS VIII SMPN 14 PALU MELALUI TEKHNIK MEMINDAI Permatasari, Indah; Thmarin, Nur Sehang; Omolu, Fikriani A.
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.1238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman membaca siswa dalam pelajaran bahasa Inggris dengan menggunakan teknik Scanning. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian eksperimental semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 14 Palu dan sampel adalah 56 siswa yang terdiri dari 28 siswa dari kelas Cut Nyak Dien dan 28 siswa dari kelas Hasanudin. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Siswa dari kelas Cut Nyak Dien diklasifikasikan ke dalam kelompok eksperimen, sedangkan siswa kelas Hasanudin  ke dalam kelompok kontrol. Temuan penelitian menunjukkan bahwa t-hitung adalah 3,268. Dengan menggunakan tingkat signifikansi 0,05 dan tingkat kebebasan adalah 54, t-tabel yang ditemukan adalah 2,015. Hasil ini menunjukkan nilai t-hitung lebih tinggi dari nilai t-tabel. Ini berarti hipotesis penelitian diterima. Dengan kata lain, penerapan teknik pemindaian dapat secara efektif meningkatkan pemahaman membaca siswa.Kata kunci: Peningkatan, Pemahaman Membaca, Teknik Scanning