cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Articles 530 Documents
ANALISIS KANDUNGAN VITAMIN A DAN C KERIPIK NANGKA (Artocarpus heterophyllus l.) PRODUKSI INDUSTRI RUMAH TANGGA DI KABUPATEN TOLITOLI Irjayanti, Leli; Budiman, Budiman; Baculu, Eka Prasetia Hati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.549 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.346

Abstract

Buah nangka merupakan buah yang bisa dijadikan sebagai produk makanan olahan seperti, kue, campuran makanan, keripik dan lain-lain. Adapun olahan nangka yang sangat di gemari yaitu keripik nangka. Keripik nangka dibuat untuk di jadikan cemilan sehat dan enak. manfaat buah nangka dapat mencegah penyakit jantung, mencegah anemia, mencegah asmah, menjaga kesehatan tiroid, menjaga kesehatan tulang, anti kanker dan sumber energi. Jenis penelitian adalah eksperimen laboratorium dengan menganalisis kadar zat gizi mikro pada keripik nangka yang diproduksi Industri Rumah Tangga (IRT) di Kabupaten Tolitoli . Pengambilan sampel dilakukan di 4 IRT yang terdaftar di Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Tolitoli. Penelitian sampel dilakukan di Laboratorium Kimia FMIPA Universitas Tadulako.Hasil Penelitian diperoleh kadar vitamin A tertinggi pada Sampel A sebanyak 0.0095 mg/100g mg dan kadar vitamin A terendah pada sampel B yaitu sebanyak 0.0031 mg/100g. kadar vitamin C tertinggi pada sampel A sebanyak 11,6205 mg/100g dan kadar vitamin C terendah pada sampel B yaitu sebanyak 10,050 mg/100g. Penelitian ini menyarakan agar pemerintah melakukan beberapa diversifikasi pangan untuk meningkatkan daya tarik masyarakat mengkonsumsi makanan yang bergizi untuk memperbaiki status gizi masyarakat.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEAKTIFAN KUNJUNGAN IBU BALITA KE POSYANDU DESA WATUAWU KECAMATAN LAGE KABUPATEN POSO Noeralim, Dewi Ningsh; Laenggeng, Abdul Hakim; Yusuf, Herlina
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.73 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.364

Abstract

Permasalahan yang berhubungan dengan keaktifan kunjungan ibu balita ke Posyandu merupakan suatu masalah yang harus mendapatkan perhatian yang lebih dari berbagai pihak yang terkait. Semakin meningkatnya jumlah kejadian kematian dan kesakitan ibu, bayi dan balita, maka semakin penting keberadaan Posyandu untuk meningkatkan derajat kesehatan khususnya ibu serta bayi/balitanya. Tujuannya program kegiatan posyandu adalah pemberian imunisasi, pemantauan gizi balita, pemantauan tumbuh kembang balita dan pemberian vitamin, pemberian makanan tambahan dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keaktifan Kunjungan Ibu Balita ke Posyandu di Desa Watuawu Kecamatan Lage Kabupaten Poso. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study dimana data yang menyangkut data variabel independen dan variabel dependen akan dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 53 ibu yang mempunyai balita diperoleh dari jumlah populasi di Desa Watuawu Kecamatan Lage Kabupaten Poso. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan nilai p = 0.000 (p < 0.05), ada hubungan dukungan keluarga dengan nilai p = 0.004 (p < 0.05), dan tidak ada hubungan fasilitas pelayanan di posyandu dengan nilai p = 0.243 (p > 0.05) dengan Keaktifan Kunjungan Ibu Balita ke Posyandu Desa Watuawu Kecamatan Lage Kabupaten Poso. Ditujukan bagi pihak Puskesmas Tagolu selalu meningkatkan sosialisasi tentang pentingnya Keaktifan Kunjungan Ibu Balita ke posyandu di kalangan masyarakat khususnya pada ibu agar memperhatikan kesehatan anak balitanya.
EFEKTIVITAS BUAH MENGKUDU SEBAGAI PENJERNIH MINYAK JELANTAH Rizky, Mohammad Miftahur; Budiman, Budiman; Amalinda, Finta
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.137 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.381

Abstract

Penambahan simplisia mengkudu pada minyak jelantah sangat membantu (efektif) sebagai penjernih minyak jelantah. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental, yaitu untuk mempelajari suatu fenomena dalam korelasi sebab-akibat, dengan cara memberikan suatu perlakuan pada subjek penelitian kemudian melihat dan mempelajari efek dari perlakuan tersebut. Tes organoleptik dilakukan oleh level favorit dari 7 panelis terbatas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa persentase tingkat kesukaan warna, bau dan rasa adalah Simplisia mengkudu 30g, warna 100%, tidak berbau 71,42% dan tidak ada rasa 42,85%, simplisia mengkudu 50g warna 100%, tidak berbau 85,71% dan tidak ada rasa 71,42%, simplisia mengkudu 70g warna 100%, tidak berbau 42,85% dan tidak ada rasa 28,57%. Formulasi simplisia mengkudu yang paling banyak di sukai adalah simplisia mengkudu 50gram. Untuk penelitian selanjutnya, peneliti menyarankan agar menguji kadar asam lemak bebas, kadar air, bahan kimia dan bilangan asam dari minyak jelantah sebelum dan setelah pemurnian menggunakan simplisia mengkudu.
EFEKTIVITAS MIKROORGANISME LOKAL MOL LIMBAH SAYURAN DAN BUAH- BUAHAN SEBAGAI AKTIFATOR PEMBUTAN KOMPOS Mokodompis, Doni; Budiman, Budiman; Baculu, Eka Prasetia Hati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.7 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.341

Abstract

Pupuk organik adalah pupuk yang sebagian besar atau seluruhnya terdiri atas bahan organik yang berasal dari sisa tanaman atau hewan yang telah mengalami rekayasa berbentuk padat atau cair. Limbah sayuran dan buah biasanya langsung dibuang begitu saja ke lingkungan padahal limbah ini masih dapat dimanfaatkan misalnya dibuat sebagai pupuk cair dalam bentuk Mikroorganisme Lokal (MoL). MoL mengandung unsur hara mikro dan makro dan juga mengandung bakteri yang berpotensi sebagai perombak bahan organik, perangsang pertumbuhan dan sebagai aktifator atau pengurai.penelitian ini bertujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas limbah sayuran dan limbah buah-buahan sebagai aktifator pembuatan kompos. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen melalui proses perbandingan jenis limbah sayuran dan limbah buah-buahan, peneliti ingin mengetahui lama pembusukan mikroorganisme lokal MoL. Hasil penelitian berdasarkan warna, bau dan tekstur kompos menggunakan aktifator mol buah lebih cepat proses pembusukan dibandingkan mol sayur, yang artinya mol buah lebih efektif sebagai aktifator kompos daripada mol sayur. Dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa hasil aktifator yang sempurna yaitu pada perlakuan minggu ke empat, hal ini dikarenakan semakin lama waktu uji efektifitas mol yang dilakukan maka semakin efektif dan sebagai aktifator pembuatan kompos yang ditandai dengan warna, bau, dan tekstur yang berubah. Warna yang coklat kehitaman, bau atau aroma yang berubah, tekstur yang berubah menjadi seperti tanah. Disarankan bagi Peneliti yang selanjutnya yang melakukan penelitian yang searah hsrus memperhatikan proses dan pengamatan pembuatan mikroorganisme lokal, agar dapat menghasilakan mol yang berkualitas dan baik.
HYGIENE DAN SANITASI DI INSTALASI HEMODIALISA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH UNDATA PALU Arifman, Arifman; Salham, Munir; Budiman, Budiman
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.437 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.360

Abstract

Pelayanan hemodialisis bertujuan untuk memberikan pelayanan prima dan berorientasi pada kepuasan pelanggan dan keselamatan pasien. Rumah sakit dituntut untuk memberikan Pelayanan yang bermutu sesuai dengan standar yang ditetapkan dan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat menurut Peraturan Menkes RI No.920/ Menkes/Per/ XII untuk mengetahui hubungan hygiene, penyehatan air, pengelolaan limbah, dan desinfeksi dengan pelayanan hemodialisa di Instalasi Hemodialisa Rumah Sakit Umum Daerah Undata Palu. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan “Cross sectional”. Sampel sebanyak 16 Responden. Data dianalisis dengan analisis Univariat dan Bivariat dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian P Value = 0,008 berarti secara statistik ada hubungan antara hygiene dengan pelayanan hemodialisa, P Value = 0.299 berarti secara statistik tidak ada hubungan antara penyehatan air dengan pelayanan hemodialisa, P Value = 0,035 berarti secara statistik ada hubungan antara pengelolaan limbah dengan pelayanan hemodialisa, P Value = 1,000 berarti secara statistik tidak ada hubungan antara desinfeksi dengan pelayanan hemodialisa di Instalasi Hemodialisa Rumah Sakit Umum Daerah Undata Palu. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan informasi tentang pelayanan hemodialisa di Rumah Sakit Umum Daerah Undata Palu, referensi di perpustakaan dalam pengembangan keilmuan di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Palu. Dan bagi peneliti selanjutnya agar dapat melakukan penelitian kepada seluruh petugas Rumah Sakit Undata Palu.
EVALUASI KESEHATAN DASAR BASIC SIX PROGRAM POKOK PUSKESMAS TOMBIANO KECAMATAN TOJO BARAT KABUPATEN TOJO UNA-UNA Ahmad, Merlian; Laenggeng, Abdul Hakim; Andri, Mohammad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.951 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.375

Abstract

Program kesehatan dasar Basic Six terdiri dari: Promosi kesehatan, Kesehatan lingkungan, Pencegahan Pemberantasan Penyakit Menular, Kesehatan Keluarga dan Reproduksi, Perbaikan Gizi masyarakat dan Penyembuhan Penyakit dan Pelayanan Kesehatan.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesehatan dasar basic six program Puskesmas Tombiano Kecamatan Tojo Barat Kabupaten Tojo Una-Una. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 7 orang yang terdiri dari 1 orang informan utama (kepala puskesmas) dan 6 informan tambahan (Koordinator masing-masing program pelayanan kesehatan). Hasil penelitian mengenai evaluasi program kesehatan dasar Basic Six di Puskesmas Tombiano Kecamatan Tojo Barat Kabupaten Tojo Una-Una yang terdiri dari Kesehatan Keluarga dan Reproduksi belum berjalan dengan baik, Perbaikan Gizi masyarakat sudah berjalan dengan baik, Promosi kesehatan sudah berjalan dengan baik, Pencegahan Pemberantasan Penyakit Menular belum berjalan dengan baik, Kesehatan Lingkungan berjalan dengan baik dan Penyembuhan Penyakit dan Pelayanan Kesehatan belum berjalan dengan baik. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa evaluasi pelaksanaan 6 program kesehatan dasar Basic Six terdapat tiga program yang belum berjalan dengan baik. Ditujukan bagi pihak instansi Puskesmas Tombiano diharapakan perlu adanya koordinasi mengenai evaluasi setiap program puskesmas agar pelayanan kesehatan berjalan dengan baik.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PELAYANAN KESEHATAN DALAM PELAKSANAAN VAKSINASI UMRAH DI KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS III PALU Lamidja, Kiko Nurveiz; Sudirman, Sudirman; Yusuf, Herlina
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.356 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.392

Abstract

Dalam upaya pemberian pelayanan kesehatan yang memadai untuk calon jamaah umrah dimana pelayanan dan pemberian informasi yang jelas kepada calon jamaah umrah sehingga dalam upaya pemberian pelayanan kesehatan yang memadai tidak adanya kesalahan yang dilakukan calon jamaah yang hendak mendaftar serta melakukan penyuntikan vaksinasi meningitis maka dari itu pelayanan yang cepat tanggap dan pemberian informasi yang jelas sangat di butuhkan untuk memberikan kualitas pelayanan kepada calon jamaah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Impelementasi Kebijakan Pelayanan Kesehatan Dalam Pelaksanaan Vaksinasi Umrah Di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Palu. Jenis penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang dimana melakukan pengamatan secara langsung dan mengungkap kejadian atau fakta, keadaan, fenomena, variabel keadaan yang terjadi saat penelitian serta wawancara mendalam dan dokumentasi yang di ambil di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Palu. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pelayanan Kesehatan Dalam Pelaksanaan Vaksinasi Umrah di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Palu belum maksimal di karenakan pemberian informasi serta pelayanan cepat tanggap yang di lakukan oleh tenaga kesehatan belum sepenuhnya maksimal. Diperlukan evaluasi terhadap kualitas pelayanan Kesehatan yang ada di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Palu yang dimana dalam pemberian informasi yang jelas dan akurat serta penyediaan kotak saran untuk calon Jamaah Umrah.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN POSYANDU LANSIA DESA TIKOPO KECAMATAN BOKAT KABUPATEN BUOL Purnama, Surya; Sudirman, Sudirman; Yusuf, Herlina
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.423 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.403

Abstract

Data yang di peroleh dari kader posyandu, kehadiran lansia di Posyandu lansia Desa Tikopo pada bulan Agustus 2017 sampai Oktober 2017 menunjukkan bahwa jumlah lansia yang terdaftar di Posyandu lansia sebanyak 63 orang. Tingkat kehadiran pada bulan Agustus 2017 sebanyak 10 orang, bulan September sebanyak 8 orang, bulan Oktober sebanyak 12 orang. Tujuan penelitian adalah mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan posyandu lansia di Desa Tikopo kecamatan Bokat Kabupaten Buol. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh lansia di Desa Tikopo Kecamatan Bokat Kabupaten Buol, yaitu berjumlah 63 orang lansia. Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah jumlah dari populasi yaitu 63 orang. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan pemanfaatan posyandu lansia dengan nilai P Value 0,001 < 0,05, Ada hubungan antara sikap lansia dengan pemanfaatan posyandu lansia dengan nilai P Value 0,001 < 0,05, Ada hubungan antara peran kader dengan pemanfaatan posyandu lansia dengan nilai P Value 0,001 < 0,05 dan Ada hubungan antara dukuingan keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia dengan nilai P Value 0,001 < 0,05. Saran yang diajukan berdasarkan hasil penelitian ini adalah diharapkan agar ada peningkatan kinerja serta peran petugas kesehatan khususnya pada Posyandu lansia, sehigga lansia yang ada di Desa Tikopo bias termotivasi dan mau berkunjung ke Posyandu lansia untuk memperoleh pelayanan kesehatan.
HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN DAN DISIPLIN KERJADENGAN KINERJA PEGAWAIDIPUSKESMAS DONGGALA KECAMATAN BANAWA KABUPATEN DONGGALA Afandi, Ahmad; Sudirman, Sudirman; Tantu, H. Usman Y
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.334 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.332

Abstract

Sesuai dengan keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia 857/Menkes/SK/IX/2010 tentang Pedoman Penilaian Kinerja Sumber Daya Manusia Kesehatan di Puskesmas, dimana puskesmas merupakan sarana pelayana kesehatan serta pertama yang bertanggung jawab menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat di wilaya kerjanya dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas antara lain dilakukan dengan meningkatkan kinerja sumber daya manusia kesehatan di Puskesmas. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan gaya kepemimpinan dan disiplin kerja dengan kinerja pegawai di Puskesmas Donggala Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala. Metode yang digunakan pada penelitian yaitu survei analitik dengan pendekatan cross sectional study. Dengan jumlah sebanyak 44 responden pegawai di Puskesmas Donggala Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala dengan menggunakan teknik total sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan Uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada hubungan gaya kepemimpinan otoriter dengan kinerja pegawai dengan nilai p = 0,749 ≥ 0,05, tidak ada hubungan gaya kepemimpinan demokratis dengan kinerja pegawai dengan nilai p = 1.000 ≥ 0,05, tidak ada hubungan gaya kepemimpinan laissez faire dengan kinerja pegawai dengan nilai p = 1.000 ≥ 0,05, tidak ada hubungan disiplin kerja dengan kinerja pegawai dengan nilai p = 0,055 ≥ 0,05. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi bagi Puskesmas Donggala Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala agar dapat meningkatkan gaya kepemimpinan yang lebih baik dan disiplin kerja untuk meningkatkan kinerja pegawai.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA PETUGAS KESEHATAN PELAYANAN MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT DI PUSKESMAS KAMONJI KOTA PALU Wahyudi, Adhi; Salham, Munir; Kadri, Abdul
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.414 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.352

Abstract

Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) merupakan suatu pendekatan terhadap balita sakit secara terpadu yang dilaksanakan di Puskesmas Kamonji namun dalam pencapaian cakupannya selama tiga tahun terakhir mengalami penurunan. Pencapaian cakupan MTBS tersebut merupakan gambaran dari kinerja petugas kesehatan dalam pelayanan MTBS.Selain itu juga masih tingginya jumlah kasus penyakit diare dan pneumonia pada balita, dimana kedua penyakit tersebut adalah sasaran dari MTBS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kinerja petugas kesehatan pelayanan manajemen terpadu balita sakit di Puskesmas Kamonji Kota Palu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian cross sectional. Jumlah populasi yaitu 43 petugas kesehatan yang semuanya dijadikan responden (total sampling). Data dianalisis secara deskriptif yaitu analisis univariat dan bivariat, pada taraf kepercayaan 95% (p<0,05). Hasil uji Rank Spearmen, menunjukkan bahwa variabel pengetahuan tidak berhubungan dengan kinerja petugas kesehatan (ρ=0,375), sedangkan variabel yang berhubungan dengan kinerja petugas kesehatan adalah sikap (ρ=0,003), motivasi (ρ=0,008), kepemimpinan (ρ=0,043) dan fasilitas (ρ=0,019). Perlunya dilakukan pemenuhan fasilitas untuk pelayanan MTBS di Puskesmas Kamonji agar petugas kesehatan dapat memberikan pelayanan yang lebih maksimal terhadap pelayanan MTBS.

Page 7 of 53 | Total Record : 530