Articles
126 Documents
PERANCANGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MENENTUKAN TINGKAT RISIKO KLAIM ASURANSI INDUSTRIAL ALL RISK DI PT. ASURANSI ASPAN DENGAN METODE ANALITICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)
Prasetyaningrum, Putri Taqwa
Jurnal VOI (Voice Of Informatics) Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : STMIK Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Asuransi Industrial All Risk adalah asuransi yang menjamin semua risiko kerugian pada property atau bangunan yang dipertanggungan, dalam proses klaim asuransi sangat perlu dilakukan anialisa risiko mengenai kondisi dari property yang akan diasuransikan, Maka dari itu dibuatlah sistem informasi yang dapat mendukung pengambilan keputusan dalam menentukan tingkat risiko dari klaim asuransi tersebut. Sistem pendukung keputusan menentukan tingkat risiko klaim Asuransi Industrial All Risk di PT. Asuransi Aspan Cabang Yogyakarta ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). dalam proses perhitungannya. Dengan metode ini dari setiap kriteria yang ada akan dibuat matriks perbandingan antara alternatif perusahaan yang disediakan. Diharapkan dengan adanya sistem ini dapat membantu pengambilan keputusan dalam menentukan tingkat risiko yang sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Berdasarakan dari penelitian yang sudah dilakukan terhadap 5 sampel perusahaan, dapat disimpulkan dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dapat digunakan untuk proses menentukan tingkat risiko klaim asuransi industrial all riks dengan tingkat akurasi 68%.Kata kunci— Asuransi, Risiko, Sistem Pendukung Keputusan, Analytical Hierarchy Process, Kriteria, Alternatif
Klasifikasi Penentuan Kelayakan Pemberian Kredit Menggunakan Metode Naive Bayes Classifier (Studi Kasus : Koperasi Simpan Pinjam Simpenan Pameungkeut Banda Tasikmalaya)
Sri Mulyani, Evi Dewi;
Rihadisha, Anggi;
Greshanayathi D, Gine;
Saputri, Nya;
_, Wulansari
Jurnal VOI (Voice Of Informatics) Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : STMIK Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kredit merupakan suatu sistem pinjam meminjam atas persetujuan yang telah disepakati diawal dengan phak bank atau institusi lembaga keuangan sejenis dengan nasabahnya. Dengan demikian analisa kelayakan pemberian kredit ini diharapkan dapat menganalisa solusi kesesuaian tingkat akurasi dalam sejumlah data yang sangat besar (big data) dengan melibatkan sebuah dataset yang nantinya akan dilakukan penambangan data dengan menggunakan tools rapid miner. Metode algoritma yang akan digunakan yakni metode data mining berupa Algoritma Naive Bayes Classifier. Klasifikasi data mining dapat membantu para analis kredit dalam hal menentukan signifikansi dan kelayakan pemberian kredit pada nasabah. Sehingga dari proses klasifikasi ini didapatkan berupa atribut penentu berupa kategori kelayakan dalam hal penentuan pemberian kredit kepada salah satu nasabah yang bersangkutan. Pengujian yang dilakukan yakni dengan menggunakan model confusion matrix yang melibatkan data training yang berbeda dalam hal jumlah atribut, dimana ekperimen pertama pengujian dilakukan terhadap 16 atribut data training kemudian ekperimen kedua pengujian dilakukan dengan melibatkan 9 atribut data training. Maka dari kedua eksperimen yang dilakukan akan diperoleh komparasi nilai akurasi, pengujian 16 atribut menghasilkan signifikansi akurasi 59,00% dan pengujian 9 atribut menghasilkan nilai akurasi sebesar 56,00 % sehingga dari kedua pengujian yang dilakukan dapat dipilih alternatif akurasi yang paling baik yakni pengujian dengan 16 atribut. Sehingga hasil dan output yang dihasilkan akan menghasilkan ketepatan pengujian atas suatu rekomendasi keputusan dalam membantu para profesional atau analis kredit di institusi keuangan dalam hal menentukan kelayakan pemberian kredit pada nasabahnya dengan bantuan algoritma yang digunakan untuk menyelesaikan suatu persoalan sehingga didapatkan pengidentifikasi terkait manakah yang layak atau tidak dikatakan sebagai penentuan pemberian kredit dengan mengacu pada penentuan kelas lancar atau bermasalah.Credit is a lending and borrowing system based on agreed agreements at the beginning with the phak bank or similar financial institution with its customers. Thus the feasibility analysis of credit granting is expected to be able to analyze the solution of the suitability of the accuracy level in a number of very large data (big data) by involving a dataset that will be mining data using rapid miner tools. The algorithm method that will be used is the data mining method in the form of the Naive Bayes Classifier Algorithm. Data mining classification can help credit analysts in determining the significance and feasibility of lending to customers. So that the classification process is obtained in the form of determining attributes in the form ofeligibility categories in terms of determining the provision of credit to one of the customers concerned. Tests carried out namely by using a confusion matrix model that involves training data that is different in terms of the number of attributes, where the first experiment testing is performed on 16 attributes of training data then the second experiment testing is done by involving 9 attributes of training data. So from the two experiments conducted will be obtained a comparison of the accuracy value, 16 attributes test produces a significance of 59.00% accuracy and 9 attributes test produces an accuracy value of 56.00% so that of the two tests conducted can be chosen the best alternative accuracy that is testing with 16 attributes. So the results and outputs produced will result in the accuracy of testing of a decision recommendation in helping credit professionals or analysts in financial institutions in terms of determining the eligibility of crediting to their customers with the help of an algorithm used to solve a problem so that an identifier related to which is feasible or not said as determining the granting of credit with reference to determining the current class or problematic.
Penataan Tata Kelola Penyediaan Solar Nelayan Dengan Pemetaan Kegiatan Nelayan
Reynoldus Andrias Sahulata
Jurnal VOI (Voice Of Informatics) Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : STMIK Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Adanya kepastian mendapatkan bahan bakar minyak berjenis solar untuk keperluan melaut bagi nelayan penangkap ikan perlu mendapatkan perhatian yang serius dari pemerintah, hal ini disebabkan banyaknya penyimpangan yang terlihat dilapangan tak kala nelayan sebelum melaut, untuk mendapatkan solar harus berhadapan dengan ketersediaan solar dengan tingkat harga yang terjangkau khususnya bagi nelayan yang menggunakan kapal tangkap dengan volume sampai dengan 30GT (Gross Ton) harus berhadapan dengan para okmum yang merekayasa surat layak melaut yang mengacuh pada Pasal 86 Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 30 Tahun 2012 tentang Usaha Perikanan Tangkap di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia berupa Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) dan Surat Izin Kapal Pengangkut Ikan (SIKPI), Surat Laik Operasi (SLO) asli serta Surat Persetujuan Berlayar (SPB) asli, yang mengakibatkan solar bersubsidi sulit untuk didapatkan yang seharusnya para nelayan dengan kwalifikasi kapal sampai dengan 30GT yang seharusnya mendapatkan solar bersubsidi. Untuk itu peneliti membangun sistem tata kelola penyediaan solar nelayan terkomputerisasi sehingga kepastian ketersediaan solar sesuai dengan peruntukannya dapat dipastikan, karna semua penyediaan dan penyaluran solar diatur dilaksanakan secara komputerisasi.
Analisis Keamanan Voice Over Internet Protocol (VOIP) Menggunakan PPTP dan ZRTP
Jupriyadi Jupriyadi;
Dwi Prastantio Putra;
Syaiful Ahdan
Jurnal VOI (Voice Of Informatics) Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : STMIK Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Voip merupakan teknologi komunikasi berbasis internet yang dapat melewatkan data, suara dan video. Sisi keamanan penggunaan voip perlu diperhatikan karena memungkinkan beberapa komunikasi yang dilakukan bersifat rahasia dan data yang melewati jaringan juga memungkinkan untuk di sadap. Salah satu teknik yang dapat dilakukan untuk mengamankan komunikasi voip adalah menggunakan enkripsi pada aplikasi voip atau melewatkan trafik voip melalui VPN. Pada penelitian ini dilakukan pengujian terhadap voip tanpa menggunakan sistem keamanan, voip menggunakan Zimmermann Real Time Transport Protocol (ZRTP), dan voip dilewatkan melalui VPN untuk melihat sisi keamanannya. Berdasarkan hasil penelitan yang dilakukan diperoleh hasil bahwa perlu diterapkan sistem keamanan voip agar data voip tidak bisa disadap. Tanpa menggunakan sistem keamanan data voip berupa suara dapat disadap dengan mudah, sedangkan dengan menggunakan sistem keamanan data voip tidak dapat sadap. Penggunaan ZRTP pada aplikasi voip dan voip yang dilewatkan melalui VPN membuat data yang dikirim menjadi diacak sehingga meskipun data dapat dicapture namun suaranya tidak dapat didengarkan.
Analisa dan Perancangan E-Meeting Desa Sebagai Media Partisipasi Masyarakat Di Masa Pandemi
Susanti, Mega;
Anam, M. Khairul;
Susanti, Susanti;
Asnal, Hadi
Jurnal VOI (Voice Of Informatics) Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STMIK Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pandemi covid-19 “coronavirus disease 2019” masih menjadi masalah di seluruh dunia termasuk Indonesia. Berbagai tindakan dilakukan untuk menekan kasus penyebaran covid-19, mulai dari protokol kesehatan hingga vaksinasi. Walaupun vaksinasi sudah mulai dilaksanakan tetapi masih waktu untuk mendapatkan “herd immunity”. Sehingga pembatasan kegiatan masih dilakukan protokol kesehatan masih ketat diterapkan. Kegiatan-kegiatan yang dialihkan menjadi daring termasuk kegiatan musyawarah. Musyawarah dilakukan untuk mendapatkan partisipasi masyarakat. Partisipasi masyarakat diperlukan untuk mendapatkan hasil musyawarah sesuai kebutuhan masyarakat. Pada penelitian ini sistem untuk kegiatan musyawarah daring atau E-Meeting pada penelitian ini melewati uji kelayakan menggunakan ISO 9126 dengan karakteristik yang digunakan yaitu: Usability, Efficiency dan Functioality, pengujian validitas dan pengujian reliabilitas. Dari penelitian mendapatkan hasil bahwa sistem layak dengan nilai usability 86,5%, efficiency 80%, functionality 75,5% dan pada pengujian validitas menunjukkan bahwa hasil uji valid, serta pada pengujian reliabilitas mendapatkan nilai Cronbach’s Alpha di setiap karakteristik mendapatkan lebih dari 0,60 sehingga variabel-variabelnya reliabel.
Analisis Pengaruh Kepuasan Terhadap Layanan Wi-Fi Menggunakan Metode Quality Of Experience
Agdy Christian Julio Mandagi;
Reynoldus Andrias Sahulata
Jurnal VOI (Voice Of Informatics) Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STMIK Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepuasan pengguna terhadap penggunaan layanan Wi-Fi dan sebagai objek penelitian di Universitas Klabat menggunakan metode Quality of Experience. Dalam penelitian ini terdapat empat variabel dimana terdiri dari tiga variabel bebas yaitu content quality, system quality, dan service quality serta satu variabel terkait yaitu layanan Wi-Fi Unklab. Untuk mengakomodasi variabel independen yang lebih dari satu analisis data yang digunakan adalah regresi berganda dan uji hipotesis. Dari 96 sampel responden, diambil dari kurang lebih 3000 mahasiswa Universitas Klabat dari lima fakultas yang berbeda, didapati bahwa penggunaan layanan Wi-Fi Unklab belum memenuhi ekspetasi karena sebagian besar pengguna belum merasa puas dalam menggunakan layanan Wi-Fi Unklab, dan juga ditolak dengan hasil content quality sebesar 0,082, system quality 0,038 , dan service quality 0,075. Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linier berganda dengan menggunakan aplikasi SPSS.
Penerapan Model Conceptual pada Desain Basis Data Sistem Informasi Pelayanan Jasa PT.Penajam Internasional Terminal
Herlinda Kusmiati;
Arsia Rini
Jurnal VOI (Voice Of Informatics) Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STMIK Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
PT. Penajam Internasional Terminal merupakan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) yang menyediakan jasa pemanduan penundaan kapal dan jasa perusahaan bongkar muat (PBM) dan jasa pemeliharaan dermaga. PT Penajam Internasional Terminal belum memiliki sistem informasi sehingga membuat client kesulitan dalam mendapatkan informasi tentang PT. Penajam Internasional Terminal. Selain itu, penyimpanan data masih belum optimal dikarenakan data-data mengenai pelayanan jasa saat ini disimpan pada sebuah komputer staf administrasi. Penyimpanan data dengan cara ini dapat meningkatkan resiko hilang atau rusaknya suatu data. Saat ini, PT Penajam Internasional Terminal memerlukan desain basis data untuk dapat digunakan dalam membangun sebuah sistem informasi. Metode yang digunakan untuk perancangan basis data yaitu metode konseptual yang terdiri dari tahapan analisi (analisis kebutuhan dan analisis masalah), perancangan basisdata secara konseptual. Perancangan basis data ini dapat memberikan kemudahan bagi penelitian selanjutnya dalam membangun sistem informasi pelayanan jasa PT.Penajam Internasional Terminal, serta memberikan kemudahan dalam pengolahan data dan informasi.
Penerapan Metode Case Based Reasoning (CBR) untuk Mengidentifikasi Penyakit Tanaman Sawit
Mikha Dayan Sinaga
Jurnal VOI (Voice Of Informatics) Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STMIK Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tanaman kelapa sawit memiliki banyak kegunaan. Hasil tanaman ini dapat digunakan pada industri pangan, tekstil (bahan pelumas), kosmetik, farmasi dan biodiesel. Selain itu, limbah dari pabrik kelapa sawit seperti sabut, cangkang, dan tandan kosong kelapa sawit juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar dan pupuk organik. Tanaman kelapa sawit memiliki beberapa penyakit yang dapat menyerang dan mengakibatkan kurangnya produksi kelapa sawit. Proses identifikasi penyakit sering sekali memakan waktu yang cukup lama, hal ini dikarenakan banyaknya gejala-gejala kerusakan yang hampir mirip yang terdapat pada tanaman sawit yang terkadang berasal dari penyakit yang berbeda. Kesalahan identifikasi penyakit dapat berakibat pada bedanya solusi yang akan diambil. Untuk menangani masalah ini peneliti merasa perlu membuat suatu penelitian yang dapat mengidentifikasi penyakit pada tanaman sawit sehingga solusi yang diambil tidak keliru. Metode Case Based Reasoning dipilih oleh peneliti karena dianggap mampu untuk memberikan hasil diagnosa yang baik sehingga dapat diperoleh solusi yang tepat. Metode Case Based Reasoning merupakan suatu metode yang dapat menyelesaikan suatu masalah berdasarkan kasus-kasus terdahulu. Hasil dari penelitian ini ialah mengidentifikasi penyakit pada tanaman sawit dengan menggunakan metode Case Based reasoning
Aplikasi Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Malaria
Cucut Susanto
Jurnal VOI (Voice Of Informatics) Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STMIK Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penyakit Malaria masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia sampai saat ini. Angka kesakitan penyakit ini masih cukup tinggi, terutama di daerah Indonesia bagian timur. Malaria merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang dapat menyebabkan kematian terutama pada kelompok risiko tinggi yaitu bayi, anak balita, ibu hamil selain itu malaria secara langsung menyebabkan anemia dan dapat menurunkan produktivitas kerja. Penelitian ini bertujan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pakar yang mampu mendiagnosis penyakit Malaria. Metode penelitian yang dipakai oleh penulis adalah Metode Pengumpulan Data yang terdiri dari Kepustakaan (library research) dan Lapangan (Field reseach). Adapun cara pengumpulan data yang dibutuhkan, yaitu : Observasi, Wawancara dan Pustaka. Aplikasi sistem pakar ini menghasilkan keluaran berupa kemungkinan penyakit malaria yang diderita berdasarkan gejala yang dirasakan oleh pasien. Sistem ini juga menampilkan gejala-gejala yang diderita tersebut terhadap kemungkinan penyakit yang diderita oleh pasien.
Perancangan Aplikasi Penyandian File Teks Dengan Menggunakan Algoritma ROT13 Dan Rail Fence Cipher
Muhammad Faisal Yazid;
Edy Victor Haryanto
Jurnal VOI (Voice Of Informatics) Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STMIK Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Masalah keamanan dan kerahasiaan file merupakan hal yang sangat penting dari suatu informasi. Maka dibuatlah sebuah keamanan pada file dan informasi demi menjaga kerahasiaan data. Dari keamanan file tersebut menimbulkan tuntutan akan tersedianya suatu sistem pengamanan yang lebih baik agar dapat mengamankan file dari berbagai ancaman yang mungkin timbul. Ini merupakan latar belakang berkembangnya sistem pengamanan file yang berfungsi untuk melindungi file yang ditransmisikan atau dikirimkan melalui suatu jaringan komunikasi. Adapun cara yang dapat dilakukan untuk mengamankan dan menjaga kerahasiaan file tersebut yaitu dengan menggunakan teknik penyamaran data yang disebut dengan kriptografi. Pada penelitian ini akan dibahas mengenai penyandian file teks menggunakan algoritma ROT13 dan rail fence cipher. Modifikasi algoritma ROT13 dengan rail fence cipher akan menghasilkan ciphertext yang lebih rumit dan sulit dipecahkan karena setelah dilakukan enkripsi dengan teknik substitusi pada algoritma ROT13 dan dipersulit dengan permaianan abjad/mengubah urutan karakter pada rail fence cipher. Dengan tujuan untuk menghasilkan program aplikasi penyandian file teks menggunakan bahasa pemrograman Visual Studio 2010 yang mampu menjaga dan memberikan keamanan yang berlapis tanpa mengurangi atau merusak file teks.