cover
Contact Name
Jurnal TP Unisi
Contact Email
juraltpunisi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltepeunisi@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pertanian
ISSN : 23014083     EISSN : 25985132     DOI : -
Jurnal Teknologi Pertanian ini merupakan publikasi resmi yang diterbitkan oleh Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Indragiri, Tembilahan. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada bulan Mei Tahun 2012. Namun OJS baru diterapkan pada Tahun 2018. Jurnal ini memuat tinjauan mengenai hasil-hasil penelitian dan non penelitian tentang suatu permasalahan secara komprehensif dan prospek pengembangannya, serta bertujuan memberi informasi tentang Teknologi Pertanian Jurnal ini berfokus pada teknologi pertanian seperti sains dan teknik pangan, teknologi dan manajemen industri pangan, teknik pertanian dan rekayasa bioproses.
Arjuna Subject : -
Articles 327 Documents
PERUBAHAN pH , KEASAMAN DAN INDEKS FERMENTASI BIJI KAKAO SELAMA FERMENTASI HASIL BIJI KAKAO (THEOBROMA CACAO) Mulono Apriyanto
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 6 No. 1 (2017)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v6i1.97

Abstract

Most cocoa beans are produced by farmers Indonesia is dry cocoa drying whose quality can be improved by the fermentation method, but it takes more optimization for fermentation can run well. This study aimed to determine changes in the chemical properties of fermented dry cocoa beans drying. Dry beans drying is obtained by drying the wet cocoa beans (fresh) in a cabinet dryer with a previously conditioned at a temperature such as drying in the sun, and each determined the reduction of sugar levels. Experiments fermented dry cocoa beans are fermented in the fermentation container with the amount of 100 grams of seed per container. Before the first fermented dry cocoa beans drying on rehydration to obtain a moisture content approaching fresh beans, dry beans drying then incubated for six days and without inverted during fermentation. Each treatment was repeated three times and observed every 24 hours to 120 hours. Reduction sugar, acid levels tertitrasi, the population of yeasts and acetic acid bacteria in fermented pulp was observed during the fermentation process. To determine the quality of dry beans drying measurement of pH and the fermentation index during fermentation.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL INDUSTRI KECIL GULA KELAPA (Studi Kasus di Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau) Hermiza Mardesci; Santosa Santosa; Novizar Nazir; Rika Ampuh Hadiguna
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 6 No. 1 (2017)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v6i1.98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan industri kecil gula kelapa secara finansial. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Kempas Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, Indonesia. Dari 4 pengrajin gula kelapa yang terdapat di lokasi penelitian, digunakan dua pengrajin sebagai sampel. Analisis data yang digunakan yaitu untuk mengetahui proses produksi gula kelapa, dan untuk mengetahui kelayakan finansial industri kecil gula kelapa dengan menggunakan metode NPV, Net B/C Ratio, dan IRR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi gula kelapa meliputi penyadapan nira, penyaringan, pemasakan, pencetakan, dan pengemasan. Industri kecil gula kelapa ini layak dikembangkan berdasarkan analisis finansial. Nilai NPV sebesar 125.133,98 dengan diskon faktor 10 %, Net B/C Ratio sebesar 4,53 dan nilai IRR sebesar 42 %.
PENGARUH LAMA PEMERAMAN DAN JENIS KERTAS PEMBUNGKUS TERHADAP KUALITAS SIFAT ORGANOLEPTIK DAN KIMIA BUAH PISANG AMBON (Musa paradisiaca var. sapientum L) Sevia Dwi Suryanti; Mulono Apriyanto; Lana Santika Nadia
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 6 No. 1 (2017)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v6i1.99

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu dan jenis kertas pembungkus pada pemeraman buah pisang ambon (Musa paradisiaca var. sapientum L) terhadap kualitas sifat organoleptik dan kimia. Jenis penelitian yang dilakukan adalah eksperimental dengan menggunakan rancangan penelitian yaitu RAK (Rancangan Acak Kelompok). Jenis pisang yang digunakan dalam penelitian ini adalah pisang ambon kuning dengan 1 kontrol dan 2 perlakuan, berupa pisang ambon yang diperam menggunakan kertas kraft polos dan kertas kraft bertinta sebesar 20% dari berat pisang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama pemeraman terdapat pengaruh yang nyata (p<0,05) terhadap sifat kimia yaitu vitamin C dan gula reduksi. Kadar Vitamin C dan gula reduksi meningkat selama proses pemeraman, nilai tertinggi terdapat pada hari ke-5 pemeraaman yaitu 84,48 mg untuk vitamin C dan 5,90% untuk gula reduksi. Pada jenis kertas pembungkus terdapat pengaruh yang nyata (p<0,05) terhadap sifat kimia yaitu vitamin C dan gula reduksi. Jenis kertas pembungkus bertinta dapat mempercepat proses pematangan. Uji organoleptik (rasa, aroma, warna, tekstur) yang paling banyak disukai panelis adalah buah pisang ambon kuning dengan media pemeraman kertas bertinta.
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG CANGKANG TELUR TERHADAP KARAKTERISTIK MIE BASAH YANG DIHASILKAN Tria Asviani; Retti Ninsix
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 6 No. 1 (2017)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v6i1.100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk persentase tepung cangkang telur yang tepat pada pengolahan mie basah terhadap karakteristik mie basah yang dihasilkan sesuai dengan syarat mutu mie basah menurut SNI 2046-90. Penelitian ini mengolah cangkang telur menjadi tepung lalu selanjutnya diolah kembali menjadi mie basah untuk memanfaatkan cangkang telur yang hanya menjadi limbah dimasyarakat, karena cangkang telur memiliki kandungan kalsium yang cukup tinggi untuk memenuhi kebutuhan tubuh manusia.Rancangan percobaan pada penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yaitu perlakuan A (Tepung Cangkang Telur 7,5% per Berat Bahan), B (Tepung Cangkang Telur 15% per Berat Bahan), C (Tepung Cangkang Telur 22,5% per Berat Bahan), D (Tepung Cangkang Telur 30% per Berat Bahan), dengan berat bahan 250 gram tepung terigu. Analisa yang dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung cangkang telur terhadap karakteristik mie basah yang dihasilkan diantaranya yaitu kadar kalsium, kadar air, kadar abu dan organoleptik (Rasa, Warna, Aroma, dan Tekstur). Hasil karakteristik mie basah terbaik dari penelitian ini yaitu pada perlakuan A dengan penambahan tepung cangkang telur 7,5% per berat bahan yang menghasilkan nilai kadar kalsium 0,32%, nilai kadar air 19,33%, nilai kadar abu 1,30%, nilai rasa 3,70, nilai warna 4,50, nilai aroma 3,40 dan nilai tekstur 3,50.
PENGARUH VARIASI BAHAN SUSU KACANG TOLO TERHADAP SIFAT KIMIA DAN KADAR SERAT KASAR Fenthy Marlina Safitri; Yunda Maymanah Rahmadewi; Mulono Apriyanto
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 6 No. 1 (2017)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v6i1.101

Abstract

Penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kandungan kimia dan serat kasar dengan variasi bahan susu kacang tolo.Penelitian ini adalah eksperimental murni dengan sampel desain acak menggunakan 3 perlakuan, 2 ulangan dan 2 unit coba. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistik One Way Anova dilanjutkan dengan analisis Tukey jika ada perbedaan. Variasi bahan susu kacang tolo dibedakan menjadi kulit kacang tolo, kacang tolo tanpa kulit dan kacang tolo dengan kulit.Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis pH dari ketiga bahan susu kacang tolo memiliki rentang nilai 6,6-6,8 dan tidak berbeda secara signifikan, namun pada parameter kadar lemak, protein dan serat kasar berbeda secara signifikan. Rerata kadar lemak sebesar 0,29% untuk susu kacang tolo dari kulit kacang tolo, susu kacang tolo dari kacang tolo tanpa kulit 0,48% dan sebanyak 0,78% pada susu kacang tolo dari kacang tolo dengan kulit. Rerata protein didapatkan 4,49%, 7,06% dan9,81% secara berurutan untuk susu kacang tolo dari bahan kulit kacang, kacang tolo tanpa kulit dan kacang tolo dengan kulit. Rerata kandungan serat kasar padasusu kacangtolo dari kulit kacang tolo, kacang tolo tanpa kuit dan kacang tolo dengan kulit secara berurutan adalah 3,71%, 2,40%, 5,35%. Susu kacang tolo yang terbuat dari kacang tolo dengan kulit memiliki konsentrasi tertinggi pada parameter lemak dan protein secara berurutan yaitu 0,78% dan 9,81%.Sementara susu kacang tolo yang terbuat dari kulit kacang tolo mengandung serat kasar paling tinggi yaitu 5,35%
STUDI PEMBUATAN SELAI CAMPURAN TIMUN SURI (Cucumis lativus) DAN BUAH NAGA (Hylocereus Polyrhizus) Imera Lipta Merda; Rifni Novitasari
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 6 No. 2 (2017)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v6i2.102

Abstract

Selai merupakan produk makanan yang memiliki tekstur kental yang dapat diolah dari berbagai macam buah dan pada umumnya selai dapat berbentuk padat maupun semi padat buah-buahan yang dipilih untuk dijadikan dalam pembuatan yaitu buah yang telah matang, seperti Timun Suri dan buah Naga yang meiliki warna yang pekat. Tanaman timun Suri dengan nama ilmiahnya adalah Cucumis lativus sudah banyak dikenal dan dikonsumsi masyarakat, Timun suri bisa ditanam kapan saja dan tidak mengenal musim dan juga banyak terdapat pada Kabupaten Indragiri Hilir dengan memiliki rasa yang ciri khas manis dan langu. Buah timun Suri memiliki kandungan mineral yang cukup tinggi, kandungan dalam 100 g buah suri terdiri dari 1.008 mg kalium, 768 mg kalsium dan 422 mg fosfor (Hayati et all., 2008), sedangkan Buah Naga (Hylocereus polyrhizus) daging merah yaitu buah yang rendah kolestrol dan kaya akan vitamin C, E, asam lemak tidak jenuh tunggal, dan serat yang dapat membantu fungsi dari antioksidan. Dari penggabungan dua jenis buah tersebut menjadi selai maka dilakukan penelitian dengan menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAl), dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan yang mencapai hasil yang terbaik yaitu pada perlakuan D dengan perbandingan buah naga dan timun suri (100 g buah naga : 150 g timun suri) dengan hasil nilai pada analisa kimia yaitu kadar Air 13,00%, kadar Gula 59,00%, Vitamin C 0,69%, sedangkan pada analisa organoleptik yaitu warna 3,65%, aroma 3,50%, rasa 3,90%, dan tekstur 3,55%.
PENENTUAN PRODUK PROSPEKTIF DARI TIGA PRODUK UNGGULAN OLAHAN KELAPA DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR, RIAU Hermiza Mardesci; Santosa Santosa; Novizar Nazir; Rika Ampuh Hadiguna
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 6 No. 2 (2017)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v6i2.103

Abstract

Indragiri Hilir merupakan salah satu kabupaten di Riau yang menghasilkan cukup banyak kelapa. Kelapa tersebut berpotensi untuk dilakukan pengolahan lebih lanjut untuk menghasilkan berbagai macam produk olahan. Pada tulisan ini akan membahas kajian pengembangan agroindustri kelapa, yang meliputi pemilihan alternatif produk olahan komoditas kelapa.Penentuan kriteria dan alternatif produk olahan kelapa pada penelitian ini dilakukan dengan studi pustaka dan diskusi dengan pakar. Wawancara dengan menggunakan kuisioner dilakukan terhadap pakar untuk mengetahui preferensi pakar terhadap alternatif berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Wawancara dilakukan terhadap tiga orang pakar, yang meliputi akademisi, tenaga penyuluh, dan pendamping kelompok tani.Metode pengolahan data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik fuzzy group decision making, pengambilan keputusan kelompok secara fuzzy dengan preferensi independen menggunakan multi expert multi criteria decision making (ME-MCDM).Dari hasil analisis dengan menggunakan teknik fuzzy non numeric decision making diperoleh produk yang prospektif untuk dikembangkan adalah minyak kelapa.
PENGARUH PENAMBAHAN BUBUR DAUN SINGKONG (Manihot esculenta) TERHADAP KARAKTERISTIK STIK YANG DIHASILKAN Nofi Mustika Sari; Retti Ninsix
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 6 No. 2 (2017)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v6i2.104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bubur daun singkong terhadap karakteristik stik yang dihasilkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode experimen langsung yakni mengadakan pengamatan langsung terhadap objek penelitian, dengan berat bahan yang digunakan adalah 250 gram tepung terigu dan 50 gram tepung kacang hijau. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan, yaitu A : Bubur daun singkong 10% perberat bahan, B : Bubur daun singkong 20% perberat bahan, C : Bubur daun singkong 30% perberat bahan, dan D : Bubur daun singkong 40% perberat bahan. Perlakuan ini diulang sebanyak 4 perlakuan dengan 3 kali ulangan sehingga diperoleh pola perlakuan 4 x 3 dengan 12 unit percobaan. Hasil terbaik pada stik yang dihasilkan yaitu perlakuan A dengan penambahan bubur daun singkong sebanyak 10% per berat tepung kacang hijau dan tepung terigu, yang mempunyai nilai rasa 3,7, warna 4,25, aroma 3,45, tekstur ,4,05, kandungan air 8,25%, kandungan protein 8,25% dan kandungan pati 24,60%.
STUDI KONSENTRASI GULA YANG TEPAT PADA MANISAN KERING UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas L) TERHADAP KARAKTERISTIK YANG DIHASILKAN Nurhidayah Nurhidayah; Rifni Novitasari
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 6 No. 2 (2017)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v6i2.105

Abstract

Penelitian dengan judul studi konsentrasi gula yang tepat pada manisan kering ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L) terhadap karakteristik yang dihasilkan. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Indragiri Tembilahan dan analisa dilaksanakan di laboratorium Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas Padang. Pada bulan Mei – Juli 2017. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi gula yang tepat pada manisan kering yang dihasilkan. Penelitian yang telah dilakukan dengan rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan yaitu konsentrasi gula perberat bahan, yang terdiri dari empat perlakuan, yaitu A : 40%, B : 50%, C : 60%, dan D : 70%. Hasil penelitian ubi jalar ungu berdasarkan uji kimia dan uji organoleptik, perlakuan terbaik manisan kering ubi jalar ungu yaitu perlakuan D (konsentrasi gula 70%) dengan kadar air 5,00% kadar gula 21,00% kadar pati 29,66% nilai aroma 3.40, warna 3.45, tekstur 3.30 dan rasa 3.40.
STUDI KONSENTRASI BUBUR BUAH NIPAH (Nypa fruticans wurmb) DAN RUMPUT LAUT (Euchema cottonii) YANG TEPAT TERHADAP PERMEN JELLY YANG DIHASILKAN Dian Sriwahyuni; Hermiza Mardesci
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 6 No. 2 (2017)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v6i2.106

Abstract

Nipah (Nypa fruticans wurmb) adalah salah satu pohon anggota familly palem (Arecaceae) yang umumnya tumbuh di daerah rawa yang berair payau atau daerah pasang surut di dekat pantai. Bagian dalam buah berwarna bening agak putih tergantung kemasakan buah. Buah nipah yang muda teksturnya lembek, berwarna bening sedikit keruh pada bagian dalamnya dan berwarna putih seperti kelapa jika sudah tua. Rumput laut merupakan salah satu komoditi perikanan indonesia yang cukup potensial sebagai penghasil devisa negara. Kadar karagenan setiap Euchema berkisar antara 54-73% tergantung pada jenis dan tempat tumbuhnya. Permen jelly merupakan permen yang bahan utamanya dari air, sari buah serta bahan tambahan lain yang dapat membentuk gel, yang berpenampilan jernih transparan serta mempunyai tekstur dengan kekenyalan tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi bubur buah nipah (Nypa fruticans wurmb) dan rumput laut (Euchema cottonii) yang tepat terhadap mutu permen jelly. Penelitian telah dilakukan dengan rancangan acak lengkap (RAL), hasil penelitian permen jelly buah nipah dan rumput laut bahwa perakuan terbaik terdapat pada perlakuan D (75% buah nipah : 25% rumput laut) dengan skor kadar air 22,00%, kadar gula reduksi 64,66%, kadar pati 22,00% dan penilaian organoleptik rasa 3,90%, warna 4,20%, aroma 3,50%, tekstur 3,85%.