cover
Contact Name
Jurnal TP Unisi
Contact Email
juraltpunisi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltepeunisi@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pertanian
ISSN : 23014083     EISSN : 25985132     DOI : -
Jurnal Teknologi Pertanian ini merupakan publikasi resmi yang diterbitkan oleh Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Indragiri, Tembilahan. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada bulan Mei Tahun 2012. Namun OJS baru diterapkan pada Tahun 2018. Jurnal ini memuat tinjauan mengenai hasil-hasil penelitian dan non penelitian tentang suatu permasalahan secara komprehensif dan prospek pengembangannya, serta bertujuan memberi informasi tentang Teknologi Pertanian Jurnal ini berfokus pada teknologi pertanian seperti sains dan teknik pangan, teknologi dan manajemen industri pangan, teknik pertanian dan rekayasa bioproses.
Arjuna Subject : -
Articles 327 Documents
SUKSESI MIKROBIA TERHADAP PENURUNAN ETANOL, ASAM LAKTAT DAN ASAM ASETAT SELAMA FERMENTASI BIJI KAKAO Mulono Apriyanto
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v7i2.300

Abstract

Tujuan penelitian adalah: 1) mengetahui komposisi pulp biji kakao asalan sebagai subtrat untuk fermentasi; 2) mengevaluasi pengaruh variasi teknik fermentasi biji kakao asalan terhadap populasi mikrobia. Tahapan penelitian yang dilakukan adalah sebagai berikut (1) pengujian komposisi dan kadar air pulp biji kakao asalan sebagai subtrat fermentasi. (2) Fermentasi biji kakao asalan dengan 3 variasi teknik fermentasi yaitu pertama perlakuan tanpa penambahan inokulum (kontrol), kedua menggunakan inokulum S. cerevisiae (FNCC 3056), L. lactis (FNC 0086) dan A. aceti (FNCC 0016), masing–masing sekitar 108 cfu/g diberikan serentak diawal fermentasi (IA). (3) pemberian inokulum secara bertahap yeast di awal fermentasi, bakteri asam laktat pada jam ke 24 dan bakteri asam asetat pada jam ke 48 dengan populasi mikrobia sama dengan perlakuan kedua (IB). Fermentasi dilaksanakan selama 120 jam. Suhu diatur selama fermentasi, berturut-turut 35 oC (24 jam pertama), 45 oC (24 jam kedua), 55 oC (24 jam ketiga) dan 35 oC (48 jam terakhir). Hasil penelitian menunjukan bahwa selama fermentasi biji kakao asalan menunjukan seluruh perlakuan terjadi peningkatan kosentarsi etanol sejalan dengan meningkatnya populasi S. cerevisiae diawal fermentasi. Selanjutnya L. lactis meningkat diikuti asam laktat, diakhir fermentasi A. aceti meningkat diikuti asam asetat. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa rehidrasi pulp biji kakao asalan dapat memperbaiki komposisi pulp sebagai subtrat fermentasi. Populasi mikrobia menunjukan telah terjadi suksesi mikrobia ditunjukan pada perlakuan penambahan inokulum secara bertahap.
STUDI PENAMBAHAN KEMIRI ( Aleurites Moluccanus ) TERHADAP MUTU DAN KEKENTALAN KECAP MANIS AIR KELAPA Mulono Apriyanto
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v7i2.317

Abstract

Penelitian ini berjudul Studi Penambahan Kemiri (Aleurites Moluccanus) terhadap Mutu dan Kekentalan Kecap Manis Air Kelapa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui perlakuan terbaik dengan menambahkan kemiri (Aleurites Moluccanus) terhadap mutu kekentalan kecap air kelapa yang dihasilkan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlakuan terbaik. Terletak pada perlakuan A, dimana perlakuan A (Kemiri 5% dan air kelapa 1 kg dengan hasil analisa kimia kadar air 25,914%, Kadar lemak 9,673%, Kadar kalium 0,03%, Viskositas 3031,22%, dengan skor uji organoleptik terhadap warna 3,20%, Aroma 3,15%, Rasa 3,25%, dan tekstur 3,10%.
DIVERSIFIKASI DAN PENGOLAHAN PRODUK OLAHAN BERBASIS AIR KELAPA Hermiza Mardesci
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v7i2.349

Abstract

Tulisan ini merangkum beberapa penelitian terkait diversifikasi dan pengolahan produk olahan berbasis air kelapa. Air kelapa merupakan bagian dari air kelapa yang bisa dimanfaatkan dan diolah lebih lanjut. Pengolahan dan penganekaragaman produk olahan tersebut akan meningkakan nilai tambah produk. Produk olahan yang bisa dihasilkan dari air kelapa adalah nata de coco, kecap, permen, sirup, permen, minuman isotonik, cuka, cocojell, dan lain sebagainya. Diversifikasi produk ini jika dilakukan di sentra-sentra kelapa di Indonesia, khususnya Kabupaten Indragiri Hilir, Riau akan dapat meningkatkan pendapatan petani kelapa secara finansial.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK KULIT BATANG DALU – DALU (Salix tetrasperma Roxb) MENGGUNAKAN METODE DPPH (1,1-DIFENIL-2-PIKRILHIDRAZIL) Syafrinal Syafrinal; Sari Ramadhani
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v8i1.486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak kulit batang Dalu – Dalu (Salix tetrasperma Roxb) dengan menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil). Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan n-heksana ,etil asetat dan metanol. Aktivitas antioksidan diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis dan dinyatakan sebagai nilai IC50. Hasil pengukuran secara spektrofotometri menunjukkan bahwa fraksi n-heksana memiliki aktivitas antioksidan yang sangat lemah dengan nilai IC50 sebesar 713,58 ppm, fraksi etil asetat dan metanol memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dengan nilai IC50 sebesar 9,14 ppm dan 12,68 ppm serta asam askorbat sebagai kontrol positif memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat dengan IC50 sebesar 10,65 ppm.
ANALISIS KELEMBAGAAN SUPPLY CHAIN AGROINDUSTRI BAWANG MERAH DI KABUPATEN SOLOK DENGAN MENGGUNAKAN METODE SUPPLY CHAIN OPERATION REFERENCE (SCOR) 10.0 Dedet Deperiky; Santosa Santosa; Rika Ampuh Hadiguna; Nofaldi Nofialdi
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v8i2.531

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampai Mei 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur kelembagaan rantai pasok agroindustri bawang merah dan menganalisis kinerja rantai pasok bawang merah di Nagari Alahan Panjang Kabupaten Solok. Metode penelitian menggunakan Supply Chain Operation Reference (SCOR) 10.0. Metode pengambilan sampel secara purposive. Sampel yang diambil adalah sebanyak 50% dari populasi yaitu petani bawang merah (25 orang), ketua kelompok tani (2 orang), pedagang besar (3 orang), anak randai (3 orang) dan pedagang besar di Pekanbaru (2 orang).Hasil penelitian menunjukkan struktur kelembagaan rantai pasok agroindustri bawang merah meliputi petani – anak randai- kelompok tani - pedagang besar dan pedagang besar di Pekanbaru serta 3 aliran yang dikelola dalam rantai pasok bawang merah yakni barang, uang dan informasi. Untuk kinerja reliability yaitu 35,70, responsivness adalah 3,5 hari, nilai agility tidak dilakukan penghitungan disebabkan tidak adanya jumlah tambahan permintaan bawang merah sebesar 20% dari pelaku rantai pasok dan cost adalah 2,14 serta critical key performance indicator,s dari cost pada metrik level 1 di terjadi di tingkat petani yaitu 0,52.Saran yang diberikan adalah kelompok tani sebagai unit business harus mampu meningkatkan kinerja rantai pasok agroindustri bawang merah dengan cara semakin memperkuat kemitraan dengan pelaku rantai pasok dan pemerintah harus mensinergikan koordinasi dengan kelompok tani agar petani bisa mempunyai posisi tawar yang tinggi dalam menjual bawang merah.
PENGARUH SUBSTITUSI ALPUKAT (Persea Americana Mill) DAN TEPUNG IKAN LELE (Clarias gariepinus Burchell) TERHADAP MUTU ORGANOLEPTIK DAN KADAR PROTEIN PADA BISKUIT MPASI Sepni Asmira; Maria Nova; Dzulfa Hanum
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v8i1.536

Abstract

Masalah gizi kurang pada bayi dan anak-anak dapat menyebabkan terganggunya pertumbuhan dan perkembangan anak. Untuk mengatasinya perlu perbaikan pola makan masyarakat melalui diversifikasi dan substitusi pangan. Alpukat dan ikan lele merupakan bahan pangan potensial pada pembuatan biskuit kaya akan protein. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh substitusi alpukat dan tepung ikan lele terhadap kadar protein dan mutu organoleptik pada biskuit. Penelitian eksperimental ini menggunakan desain rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari tiga perlakuan dan dua kali ulangan. Pengamatan yang dilakukan adalah uji subjektif yang dilakukan terhadap cita rasa (uji organoleptik) dengan 25 panelis agak terlatih dan analisis protein menggunakan metode Kjedahl berdasarkan SNI 01-2891-1992. Data dianalisis statistik dengan menggunakana SPSS 16. Hasil uji organoleptik didapatkan perlakuan yang paling disukai adalah perlakuan B (10 g alpukat: 20 g tepung ikan lele) dengan indikator penilaian berdasarkan kesukaan terhadap warna, tekstur, aroma serta rasa. Hasil kadar protein terbaik adalah pada perlakuan A (5 g alpukat: 25 g tepung ikan lele) yaitu sebesar 12,37 % , seluruh biskuit dengan ketiga perlakuan telah memenuhi kriteria biskuit MPASI berdasarkan Menkes 2007.
STUDI PEMBUATAN DODOL KELAPA (Cocos nucifera) Yulianti Yulianti
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v8i1.571

Abstract

Kelapa merupakan salah satu tanaman yang banyak di Indonesia khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir, mengandung nilai gizi yang tinggi dan dapat diolah menjadi berbagai produk makanan. Pada penelitian ini telah dipelajari proses pembuatan Dodol dengan beberapa variasi formasi tepung beras ketan dan gula putih untuk mengetahui formasi terbaik dalam membuat dodol kelapa. Pengujian yang dilakukan yaitu uji kadar air dan uji organoleptik dengan parameter warna, rasa, aroma dan tekstur yang ditetapkan melalui uji skor dengan 15 jumlah panelis semi terlatih. Data yang diperoleh diolah dengan Rancangan Acak Lengkap dengan tiga kali ulangan. Hasil menunjukkan bahwa nilai kadar air tertinggi terdapat pada F1 sebesar 12,17% dan terendah pada perlakuan F3 yaitu 10, 47% dan uji organoleptik menunjukkan tidak ada perbedaan yang nyata antar variasi namun perlakuan F3 adalah formulasi yang paling disukai panelis. Disimpulkan bahwa perlakuan F3 yaitu penambahan 50% tepung beras ketan dan 50% gula putih adalah formulasi terbaik untuk pembuatan Dodol daging buah kelapa.
PEMBUATAN PIZZA SEBAGAI USAHA PENGEMBANGAN SKILL KULINER BAGI IBU-IBU PKK, KHUSUSNYA DI NAGARI AIA GADANG Rifni Novitasari
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v8i1.579

Abstract

Telah dilakukan Pelatihan Pembuatan Pizza sebagai Usaha Pengembangan Skill Kuliner Bagi Ibu-ibu PKK di nagari Aia Gadang pada tanggal 2 Maret 2019, Pelatihan ini bertujuan untuk menambah wawasan para Ibu-ibu PKK tentang produk olahan pangan siap saji yang merupakan Panganan berskala Internasional yang nantinya dikombinasi dengan topping yang bercitra rasa khas Indonesia. Pada pelatihan ini para Ibu-ibu PKK diajarkan beberapa metode pembuatan maupun variasi bentuk dan topping yang dapat disajikan sebagai daya tarik dari pizza itu sendiri. Variasi bentuk yang diajarkan adalah variasi bentuk standar (Original Pizza), Flower Pizza, Pigura Pizza. Dengan topping handalan yakni daging asap, sosis, mix sayur dan rendang khas Padang
ANALISIS PERBANDINGAN KONSUMSI ENERGI PENGGILINGGAN GABAH PADA RICE MILLING UNIT (RMU) STATIS DAN DINAMIS Renny Eka Putri; Andasuryani Andasuryani; Liza Mardalena
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v8i1.762

Abstract

Konsumsi energi pada penggilingan gabah dinamis dan statis dianalisis berdasarkan beberapa sumber energi yang digunakan. Sumber energi penggilingan dinamis meliputi energi manusia, energi bahan bakar, energi mesin, dan energi bahan bakar transportasi RMU menuju tempat penggilingan. Selanjutnya sumber energi penggilingan statis meliputi energi manusia, energi bahan bakar, energi mesin, dan energi listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan membandingkan konsumsi energi antara penggilingan dinamis dan statis. Tahap awal pada penelitian ini dimulai dari studi data literatur, studi data sekunder, dan pengamatan langsung. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan total konsumsi energi penggilingan statis lebih besar dibandingkan dengan penggilingan dinamis. Total energi penggilingan gabah statis dan dinamis per berat bahan yang digiling berturut-turut yaitu sebesar 922,419 MJ/ton dan 472,946 MJ/ton. Penggunaan sumber energi terbesar pada penggilingan dinamis dan statis adalah pada konsumsi energi bahan bakar penggilingan. Sementara itu penggunaan sumber energi terkecil pada penggilingan dinamis dan statis yaitu konsumsi energi mesin.
ANALISIS USAHA DAN RISIKO INDUSTRI GULA KELAPA DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR (Studi Kasus Desa Karya Tunas Jaya) Partini
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v8i2.785

Abstract

Desa Karya Tunas Jaya merupakan salah satu sentra pembuatan gula kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir. Saat ini terdapat 143 keluarga yang bergerak dalam industri rumah tangga pembuatan gula kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pendapatan total, keuntungan dan efisiensi usaha gula kelapa, (2) mengetahui tingkat risiko industri gula kelapa di Desa Karya Tunas Jaya. Analisis data yang digunakan adalah pendapatan total (TR), keuntungan (π), RCR dan analisi risiko (koefisien variasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) biaya total industri gula kelapa per produksi sebesar Rp 176,373,93, pendapatan total sebesar Rp 262.476,19, keuntungan sebesar Rp 86.102,27 dan menyumbang pada pendapatan kerja keluarga sebesar Rp 118.943,33 (2) Industri gula kelapa ini efsien ditunjukkan dengan nilai RCR sebesar 1,49 (3) Hasil analisis risiko menunjukkan bahwa koefisien variasi 0,42 dan batas bawah keuntungan Rp 12.983,02. Hal ini berarti bahwa industri gula kelapa terhindar dari risiko kerugian dengan keuntungan terendah sebesar Rp 12.983,02 per produksi.