cover
Contact Name
oktarina
Contact Email
oktarina@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agritrop-faperta@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science)
ISSN : 16932897     EISSN : 25020455     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
JURNAL AGRITROP adalah publikasi ilmiah hasil penelitian ilmu-ilmu pertanian yang diterbitkan atau dikelola oleh dari Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember. Jurnal agritrop ini diterbitkan secara berkala tiap semester atau satu tahun dua kali terbit, yaitu pada Bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 416 Documents
UJI EFIKASI NEMATODA ENTOMOPATOGEN PADA HAMA TANAMAN CABAI Wiludjeng Widayati; Sri Rahayuningtyas
AGRITROP Vol 11, No 1 (2013): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agr.v11i1.671

Abstract

Cabai merupakan tanaman yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Akibat serangan hama tanaman Cabai (Spodopterasp.), produksi cabai merosot tajam.Selama ini, pengendalian Spodoptera sp. bertumpu pada penggunaan bahan kimia. Dampak negatif dari penggunaan bahan kimia sintetis yang bersifat racun dapat menyebabkan munculnya hama-hama sekunder, musnahnya serangga bermanfaat, serta adanya residu pestisida yang tinggi pada komponen biotik dan abiotik dalam agroekosistem sehingga mengganggu kesehatan manusia dan keseimbangan lingkungan. Dari hal tersebut diatas maka dilakukan pengembangan cara pengendalian dengan menggunakan agens hayati NEP yang memiliki potensi tinggi untuk mematikan hama. Salah satu agens hayati tersebut adalah nematodeentomopatogen.Nematoda entomopatogen dapat membunuh inangnya dengan cepat (24–72 jam), mempunyai kisaran inang yang luas yaitu hama dari berbagai ordo (Lepidoptera, Coleoptera, Dipteradan Hymenoptera), tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Keyword :Spodoptera, sp, Nematoda Entomopatogen, Steinernema, sp
ANALISIS DIVERSIFIKASI KONSUMSI PANGAN PADA MASYARAKAT PINGGIRAN HUTAN DI KECAMATAN PANTI KABUPATEN JEMBER [ANALYSIS ON DIVERSIFICATION OF FOOD CONSUMPTION IN THE FOREST FRINGE COMMUNITY IN PANTI DISTRICT OF JEMBER] Fefi Nurdiana Widjayanti; Nurul Fatiyah Fauzi
AGRITROP Vol 12, No 2 (2014): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agr.v12i2.715

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsumsi dan ketahanan pangan pada masyarakat pinggiran hutan di Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. Hasil penelitian menunjukkan (1) Adanya keterlibatan Perhutani dalam program diversifikasi konsumsi pangan bagi masyarakat pinggiran hutan, berupa penyediaan lahan pinggiran hutan untuk kegiatan penanaman tanaman pangan non padi, Dishutbun menyediakan bibit tanaman pangan non padi, Disperindag dalam peningkatan pendapatan masyarakat melalui pembinaan industri lokal, Puslit Kopi dan Kakao dalam peningkatan pendapatan masyarakat melalui penyediaan bibit unggul kopi dan kakao serta alih teknologi baru pertanian terpadu (kopi dan ternak kambing), Dinas Koperasi dan UMKM dalam penyediaan modal bergulir dan pinjaman lunak (lembaga keuangan mikro, dan perguruan tinggi yang berperan menghubungkan antar institusi dan alih teknologi baru pertanian terpadu di lahan pinggiran hutan; (2) Diversifikasi konsumsi pangan masyarakat pinggiran hutan di Kecamatan Panti konsumsi berasnya 69% dan non beras 31%; (3) Ketahanan dan keamanan pangan rumah tangga untuk  tiap orang/hari menunjukkan konsumsi kalorinya kurang dari standar Kementrian Negara  Urusan Pangan RI  yakni  2.150  kalori,  konsumsi protein  di  Kec. Panti  tidak  memenuhi standar  yang ditetapkan oleh Kementrian Negara Urusan Pangan RI yakni 45 gram /kapita /hari, indeks ketahanan konsumsi pangan tingkat  rumah tangga  di  Kec.  Panti  (58,09)  masuk kategori sangat kurang  mantap; (4)  Potensi pasar menunjukkan nilai jual produk pangan diperkirakan naik 7,5% karena adanya kenaikan bahan baku dan bahan bakar gas, nilai tambah produk pangan relatif tetap, struktur pasar cenderung oligopsoni, sarana prasarana pasar cukup memadai, dan pembinaan dari Dinas Pasar, Disperindag, serta Depkop cukup baik. Kata Kunci: Diversifikasi, Konsumsi dan Pangan
DETEKSI KANDUNGAN AIR RELATIF PADA DAUN SEBAGAI ACUAN INDUKSI PEMBUNGAAN JERUK SIAM JEMBER Mohamad Zaedan Fitri; Abdus Salam
AGRITROP Vol 15, No 2 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agr.v15i2.1182

Abstract

Penelitian bertujuan untuk : (1) Menentukan nilai optimal RWC untuk induksi pembungaan Jeruk Siam Jember berdasarkan gejala kelayuan visual sebagai respons tanaman terhadap pengeringan; (2) Menentukan nilai optimal Kadar Lengas Tanah pada saat pengeringan untuk induksi pembungaan; (3) Menganalisis dampak pengeringan terhadap pembungaan dan pembuahan Jeruk Siam Jember. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (action research) yang dilaksanakan di salah satu kebun jeruk siam milik petani di daerah sentra produksi. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan kreteria umur tanaman sama, vigor  tanaman identik, dan sudah berproduksi.    Untuk mendapatkan nilai RWC  dan Kadar Lengas Tanah yang optimal dilakukan dengan cara membagi lahan pertanaman menjadi lima petak percobaan. Masing-masing petak minimal terdapat 16 tanaman dan dipisahkan dengan batas parit sedalam 60 cm dan lebar 50 cm. Petak-petak percobaan tersebut selanjutnya diberi perlakuan pengeringan sebagai berikut: (1) Pengeringan selama dua minggu (P1); (2) Pengeringan selama tiga minggu (P2); (3) Pengeringan selama empat minggu (P3); (4) Pengeringan selama lima minggu (P4). Pengairan dilakukan dengan cara memompa air irigasi ke permukaan lahan  sampai mencapai kapasitas lapang. Dengan cara demikian petak lain yang masih dalam perlakuan pengeringan tetap kering.. Data  yang terkumpul dianalisis secara deskriptif statistik Hasil Penelitian menunjukkan bahwa perlakuan Pengeringan selama 3 minggu (P2 menunjukkan hasil yang terbaik dengan jumlah bunga jeruk paling banyak secara signifikan dibanding perlakuan lainnya.
KEMAMPUAN PESTISIDA NABATI (MIMBA, GADUNG, LAOS DAN SERAI), TERHADAP HAMA TANAMAN KUBIS (Brassica Oleracea L) Sri Rahayuningtias Wiwik Sri Harijani
AGRITROP Vol 13, No 2 (2015): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agr.v13i2.92

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pestisida nabati yang berasal dari mimba, gadung, laos dan serai terhadap hama yang sering dijumpai pada tanaman kubis ulat grayak (spodaptera litura L) Hipotesa penelitian tanaman mamba, gadung, laos dan serai yang berfungsi sebagai pestisida nabati efektif untuk mengendalikan hama pada tanaman kubis. Pengamatan dilakukan setiap 7 hari selama ± 2 (dua) bulan dengan parameter pengamatan presentase serangga-serangga hama. Hasil penelitian menunjukkan populasi ulat graya (spodoptera litura L) pada tanaman kubis menunjukkan tidak berbeda nyata (non significant) pada campuran dari pestisida nabati yang dicoba dari masing-masing perlakuan. Sedangkan presentase serangannya mulai dari serangga berat sampai sangat berat, kecuali control yang memakai bahan kimia reagent dengan bahan aktif Tripronil persentase serangganya 11,62% serangga ringan.Kata kunci: Pestisida nabati, hama tanaman, kubis
RESPON TANAMAN MENTIMUN (CUCUMIS SATIVUS L) TERHADAP PESTISIDA NABATI DAN PUPUK CAIR GREEN TONIC Mangsur Efendi; Oktarina O; Insan Wijaya
AGRITROP Vol 17, No 1 (2019): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v17i1.2188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; (1) Jenis bahan pestisida nabati yang tepat terhadap pertumbuhan, hasil dan intensitas serangan OPT  tanaman mentimun. (2) Waktu pemupukan pupuk cair green tonic yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. (3). Interaksi antara jenis bahan pestisida nabati dengan waktu pemupukan pupuk cair green tonic yang tepat terhadap pertumbuhan, hasil dan intensitas serangan OPT tanaman mentimun. Penelitian dilakukan dengan pola dasar Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor yaitu faktor 1 : jenis bahan pestisida nabati, yaitu: P0: tanpa pestisida, P1: Ekstrak Daun Pepaya, P2: Ekstrak Daun Lamtoro, P3: Campuran Ekstrak Daun Pepaya dan Ekstrak Daun Lamtoro (1: 1) dan Faktor 2 : waktu pemberian pupuk cair tonik hijau G1: Tampa Green Toninc, G2: 7 dan 14 hst, G3: 14 dan 28 hst, diulang 3 kali. Hasil menunjukkan bahwa pestisida nabati berpengaruh terhadap pertumbuhan, hasil dan intensitas serangan OPT. Jenis campuran  Ekstrak Daun Pepaya dan Ekstrak Daun Lamtoro (P3) memberikan pengaruh terbaik. Pupuk cair green tonik (G3 pada 14 dan 28 hst) memberikan yang terbaik.
PENAMBAHAN ISOLAT PROTEIN KEDELAI DAN SUKROSA SEBAGAI ELISITOR TERHADAP SENYAWA ANTIOKSIDAN DAN RACUN PADA KECAMBAH KORO KRATOK [Phaseolus lunatus (L) Sweet] Sukatiningsih Sukatiningsih; Yustian A.M; Windrati S.W
AGRITROP Vol 11, No 1 (2013): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agr.v11i1.662

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis dan konsentrasi elisitor serta waktu perkecambahan terhadap kadar vitamin C, betakaroten, polifenol, dan HCN. Konsentrasi elisitor dan waktu perkecambahan yang memberikan senyawa antioksidan tertinggi dan senyawa racun terendah, akan dianalisis pengaruhnya terhadap kadar proksimatnya. Penelitian ini berkesimpulan 1) Lama perkecambahan 3 hari dan jenis elisitor sukrosa dengan konsentrasi 1000 ppm menghasilkan kecambah koro kratok dengan karakteristik mutu terbaik, kecambah tersebut mempunyai kadar vitamin C sebesar 20.217 mg/g, betakaroten sebesar 0,313 µg/g, polifenol sebesar 15,5127 µmol/g, aktivitas antioksidan 2,9875 µmol/g, dan 2) Kadar senyawa racun (HCN) paling kecil adalah pada perlakuan elisitor sukrosa konsentrasi 2000 ppm pada lama perkecambahan 3 hari yaitu sebesar 0,031 mg/g.kata kunci : Koro kratok, kecambah, ISP, sukrose, racun antioksidan.
Keragaan Varietas Tebu Unggul Baru pada Fase Pembibitan dengan Pemberian Nano Silika Vega Kartika Sari; Kacung Hariyono
AGRITROP Vol 18, No 2 (2020): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v18i2.3795

Abstract

Tebu merupakan akumulator silika yang berarti memerlukan banyak asupan silika. Pupuk silika (Si) dapat berasal dari berbagai sumber dan terobosan teknologi saat ini tersedianya Si dalam bentuk nano. Beberapa varietas tebu unggul baru belum diuji pada lahan marginal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian nano silika terhadap pertumbuhan fase bibit beberapa varietas unggul baru pada tanah entisol. Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama aplikasi nano Si (S) terdiri atas aplikasi nano Si 0% (S1) dan aplikasi nano Si 30% (S2). Faktor kedua varietas unggul baru terdiri atas Bululawang (V1), NX-01 (V2), NX-02 (V3), dan VMC 86-550 (V4). Hasil penelitian menunjukkan pemberian nano Si tidak berpengaruh nyata pada pertumbuhan tebu fase pembibitan, sedangkan varietas dan interaksi nano Si x V berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tebu. Varietas VMC 86-550 menunjukkan rata-rata pertumbuhan yang lebih baik pada seluruh variabel pengamatan.
Inventarisasi Jenis Dan Populasi Gulma Pada Areal Percetakan Sawah Baru Di Desa Purworejo Timur Kecamatan Modayag Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Agustinus Mokoginta; Herny I Simbala; Ahmad Sugandi
AGRITROP Vol 19, No 2 (2021): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v19i2.6403

Abstract

Gulma merupakan tumbuhan yang mempunyai nilai negatif, tumbuhan yang tidak dikehendaki, atau tumbuhan yang tumbuh pada tempat yang tidak diinginkan. Kerugian yang disebabkan oleh tumbuhan gulma seringkali dikaitkan dengan kemampuan gulma sebagai tanaman yang kompetitif. Pada kenyataannya di lapangan. Tujuan penelitian ini untuk  mengetahui jenis dan populasi gulma pada areal percetakan sawah baru  di Desa Purworejo Timur Kecamatan  Modayag Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Metode yang digunakan yaitu  metode survey dengan pengambilan data secara sengaja (Purposive Sampling). Pengambilan sampel secara sengaja pada areal tanaman padi sawah di lokasi percetakan sawah baru. Hasil penilitian menunjukan bahwa ada 11 spesies gulma yang tumbuh pada area persawahan percetakan baru di Desa Purworejo Timur Kecamatan Modayag Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Beberapa jenis gulma tersebut yaitu jenis gulma Fimbrystilis sp, Cyperus difformis, Cyperus iria, Ludwigia hyssopifolia, Eleusine indica, Digitaria sp, Comelina diffusa, Cyperus rotundus, Cynodon sp, Echinocloa sp, Cleome sp. Kata Kunci: Inventarisasi Jenis Populasi Gulma
PENGUATAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN KERANG DI KEDUNG COWEK, KECAMATAN BULAK SURABAYA Aniek Sulestiani; Intan Baroroh; Mas Roro Lilik Ekowanti; Karma Budiman
AGRITROP Vol 15, No 1 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agr.v15i1.801

Abstract

Masyarakat nelayan di pesisir Kedung Cowek Kenjeran merupakan kelompok masyarakat tertinggal memerlukan pengembangan produksi lokal berupa olahan kerang.Kondisi sekarang sedang aktif – aktifnya meningkatkan nilai jual kerang dengan berbagai  macam  sistem  pengolahan,  mengingat  banyaknya  hasil  kerang  laut  yang ditangkap nelayan dengan teknologi pengolahan hasilkerang dan pemasaran  yang sangat terbatas.Tujuan peningkatan pengolahan dengan sentuhan teknologi maupun pemasaran yang bagus. Permasalahan bagaimana memberi sentuhan teknologi dalam pengolahan kerang untuk peningkatan kapasitas produksi.penelitian ini bersifat deskriptif kulitatif   menggambarkan dan mengidentifikasi teknologi dalam pengolahan  kerang  serta identifikasi strategi pemasaran.  Pengumpulan data  dilakukan  dengan  cara  dokumentasi  produksi  dengan  teknologinya,  observasi lapangan kemajuan produksi dan Interview guide sumber informasi pengolahan kerang .Teknologi yang diterapkan bersifat tradisional (alat aduk) bergeser menggunakan teknologi pengaduk adonan.  Teknologi ini membuat bahan olahan  kerang lebih halus dan hasilnya lebih bermutu dan mempercepat   waktu pengolahan. Kelompok usaha olahan kerang bernama UKM “ BUNDA” telah menjadi koperasi berbadan hukum disebut Koperasi “Laut Barokah”. sedangkan kegiatan produksinya   telah memenuhi pasar lokal Surabaya dan luar Jawa dengan strategi pemasaran online. Hasil pemasaran produk di Sentra Ikan Bulak (SIB) Jl. Bulak Cumpat No. 1 Kota Surabayatelah dilakukan   secara online  dengan  alamat  www  //ukm  bunda.co.id  ,  sedangkan  pinjaman  pemodalannya melalui Koperasi “Laut Barokah” yang bergerak dalam unit simpan pinjam dengan bunga lunak.Kata kunci :teknologipengadukadonan, pemasaranproduk, modal
ANALISIS PENDAPATAN DAN NILAI TAMBAH SERTA STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI KACANG OVEN PADA CV. TDS MITRA GARUDA DI KABUPATEN JEMBER Khusna Ismiya Yanuasari Rudi Hartadi Sugeng Raharto
AGRITROP Vol 13, No 2 (2015): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agr.v13i2.83

Abstract

Agroindustri kacang panggang adalah agroindustri pertama di Jember. CV. TDS Mitra Garuda pengolahkacang panggang pertama yang telah terdaftar di Departemen Perindustrian dan Perdagangan Jember. Sayangnya,agroindustri memiliki beberapa masalah: (1) harga kacang yang berfluktuasi tergantung pada harga pasar (2)keterbatasan dan kelemahan dalam penanganan pasca panen, pengolahan dan pemasaran kacang (3) kegiatan usahayang masih sederhana dan teknologi yang telah digunakan adalah semi modern dan (4) kurangnya perhatian daripemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan, efisiensi biaya, nilai tambah, dan strategi kacangpengembangan bisnis agroindustri kacang panggang dari CV. TDS Mitra Garuda. Memilih lokasi penelitianditentukan dengan metode purposive di CV. TDS Mitra Garuda. Itu menggunakan metode penelitian deskriptif dananalitik. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Alat analisis analisispendapatan digunakan, analisis rasio R / C, tambah analisis nilai, dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan:(1) rata-rata pendapatan di kacang tanah panggang dari CV. TDS Mitra Garuda adalah menguntungkan (2)Penggunaan rata-rata biaya produksi yang efisien (3) kacang Agroindustri kacang tanah panggang CV. TDS MitraGaruda mampu memberikan nilai tambah yang positif dalam bentuk kacang olahan panggang (4) agroindustri kacangtanah panggang dari CV. TDS Mitra Garuda terletak di White Lokasi sehingga strategi yang harus diterapkan adalahstrategi S-O yang berarti untuk mencapai peluang pasar dengan meningkatkan kapasitas produksi, dan memanfaatkanmerek produk untuk memenangkan kepercayaan dari konsumen dan memperluas pemasaran wilayah kacang tanahpanggang.Kata kunci: Efisiensi, Pendapatan, kacang tanah panggang, Pengembangan Strategi, Nilai Tambah

Filter by Year

2013 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 21, No 2 (2023): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 21, No 1 (2023): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 20, No 2 (2022): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 20, No 1 (2022): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 19, No 2 (2021): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 19, No 1 (2021): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 18, No 2 (2020): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 18, No 1 (2020): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 17, No 2 (2019): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 17, No 1 (2019): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 16, No 2 (2018): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 16, No 2 (2018): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 16, No 1 (2018): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 16, No 1 (2018): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 15, No 2 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 15, No 2 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 15, No 1 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 15, No 1 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 14, No 2 (2016): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 14, No 2 (2016): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 14, No 1 (2016): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 14, No 1 (2016): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 2 (2015): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 2 (2015): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 2 (2014): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 2 (2014): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2014): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2014): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2013): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2013): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian More Issue