cover
Contact Name
Fitri Amilia
Contact Email
fitriamilia@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
belajarbahasa@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 25025864     EISSN : 25030329     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 252 Documents
PENGGUNAAN KATA DAN ISTILAH BAHASA INGGRIS PADA RUBRIK OPINI SURAT KABAR KOMPAS Susetyo*, Agus Milu
Belajar Bahasa Vol 1, No 1 (2016): Belajar Bahasa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.255 KB) | DOI: 10.32528/bb.v1i1.69

Abstract

Language as a mean of communication is used to transfer message from the speaker or writer to the listener or reader. Communication can be done in spoken or written language; one of which is through mass media. A part of mass media in Kompas which is used a tool to convey messages of entertainment, or others is called as rubric opini. In rubric opini, provides a feature in which anyone with any different backgrounds can communicate their argument, opinion, criticisms or even suggestions. The standard Bahasa Indonesia must be applied within this rubric, but in facts there is still a lot of borrowing terms used. The English terms which are used in the borrowing should not be applied here for Kompas is one of the reputable national mass media in Indonesia which should uphold the use of the standard Bahasa Indonesia in its features. Hence, this has aroused the writer to conduct this study. Documentation applied as the method of gathering the data by collecting the whole documents from rubric opini feature of Kompas during August 2011.The result of the study showed that there are some categories of the borrowing used in the rubric; (1) base words, (2) suffixes, (3) terms, (4) phrases, and (5) acronyms. Keywords: english, words, terms, opinion
ANALISIS MORFOLOGI BENTUK PASIF BAHASA JAWA BANYUMAS Maryam*, Siti
Belajar Bahasa Vol 1, No 1 (2016): Belajar Bahasa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.784 KB) | DOI: 10.32528/bb.v1i1.74

Abstract

Morphology as a part of syntax has always been interesting topic to discuss in a study of linguistics. One interesting phenomeneon in morphology can be found here is the changes of words in the local Banyumas dialects known as “Ngapak”. The changes are different from the Standart Language of Java found in Solo or Jogjakarta.The results of the study showed that in the local language of Banyumas, (1) There are three different prefixes; /tek-/, /kok-/, and /di-/, which constitute passive meaning. These prefixes are commonly used in daily interactions of Banyumas citizens. (2) These passive prefiexes can be meant active in Banyumas. Prefix /tek-/ added in a word can be subtituted by , /kok-/, or /di-/, but if prefix /tek-/ cannot be added, the other two passive prefixes cannot be added either. (3) There four basic forms in its central constituent, namely verbs, nouns, adjectives and numbers.Key words: Morphology, passive marker prefix, Banyumas dialects.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENYIMAK-BERBICARA UNTUK SISWA SMP DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL Citraningrum, Dina Merdeka
Belajar Bahasa Vol 1, No 2 (2016): Belajar Bahasa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.15 KB) | DOI: 10.32528/bb.v1i2.391

Abstract

Efektifitas pendekatan pembelajaran dipengaruhi oleh beberapa faktor baik dari subjek pelaksana seperti guru dan siswa ataupun lingkungan tempat pembelajaran sedang berlangsung. Oleh karena itu, guru harus memiliki kemampuan dalam memilih pendekatan pembelajaran yang tepat agar kegiatan belajar siswa dapat berlangsung dengan baik dan berkualitas. Sehubungan dengan pentingnya pendekatan yang harus digunakan oleh guru dalam bahan ajar menyimak-berbicara maka, penelitian pengembangan bahan ajar ini menggunakan pendekatan kontekstual.Pemilihan pendekatan kontekstual diduga cocok dan sesuai dengan siswa SMP kelas VII, karena pendekatan seperti ini merupakan pendekatan yang mampu melibatkan siswa untuk berfikir melalui konteks yang ada di lingkungan sekitarnya. Dengan pendekatan tersebut diharapkan siswa mudah menyerap materi yang disajikan dalam bahan ajar.Kata kunci: pengembangan bahan ajar, menyimak-berbicara, pendekatan kontekstual
PEMAKAIAN REPETISI DALAM SYAIR LAGU MINANG PADA DUA ALBUM BOY SHANDY Aisyah, Nurmi
Belajar Bahasa Vol 1, No 2 (2016): Belajar Bahasa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.095 KB) | DOI: 10.32528/bb.v1i2.396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemakaian repetisi (perulangan) dalam syair lagu Minang pada dua album Boy Shandy. Pendekatan pelitian ini adalah deskriptif kualitatif, sedangkan jenis penelitian ini adalah kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata, frase, klausa atau kalimat yang menunjukkan adanya penggunaan aspek repetisi (pengulangan) dalam wacana syair lagu Minang yang terdapat dalam album Boy Shandy (Padiah Diseso Bayang dan Rindu Di Awan Biru). Sumber data penelitian ini berupa wacana syair lagu Minang yang terdapat dalam dua album lagu Boy Shandy yang diproduksi oleh PT. Carolina Record Padang.  Hasil penelitian ini meliputi aspek repetisi muncul dalam bentuk (1) repetisi epizeuksis, (2) repetisi anafora, (3) repetisi epistrofa, (4) repetisi anadiplosis, dan (5) repetisi utuh.Kata kunci: repetisi, album lagu, boy sandy
PENDEKATAN SEMIOTIK DALAM ALQURAN SURAT ALQIYAMAH Vardani, Eka Nova Ali
Belajar Bahasa Vol 1, No 2 (2016): Belajar Bahasa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.381 KB) | DOI: 10.32528/bb.v1i2.400

Abstract

Alquran merupakan sekumpulan simbol yang dahulu digunakan oleh para sahabat untuk merepresentasikan kalam (wahyu) illahi. Dalam Alquran surat Alqiyamah terdapat tanda yang dapat diteliti dengan menggunakan kajian semiotik Peirce. Semiotik Charles Sanders Peirce membagi tanda menurut hubungan representamen (tanda) dengan objeknya (petanda) menjadi: ikon, indeks, dan simbol. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun prosedur penelitian ini terdiri dari tiga tahap,yaitu: tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap penyelesaian. Surat Alqiyamah ini menggambarkan suasana yang sangat mengerikan dan menegangkan bagi manusia saat dibangkitkan. Terlihat jelas gambaran perbuatan baik dan buruk manusia. Karena seluruh anggota tubuhnya menjadi saksi atas segala sesuatu yang diperbuatnya. Hasil analisis sebagai berikut. Pertama. Dari empat puluh ayat dalam surat Alqiyamah terdapat dua kutipan ikon yang berkaitan dengan Hari Kiamat. Kedua. Tanda yang berupa indekslah yang paling banyak ditemukan, yaitu berupa tanda-tanda yang menunjukkan hubungan sebab-akibat (dalam pengertian luasnya). Dari empat puluh ayat terdapat tiga puluh tiga kutipan indeks tersebar dalam surat Alqiyamah. Ketiga. Dari empat puluh ayat dalam surat Alqiyamah terdapat lima kutipan simbol.Kata Kunci: Surat Alqiyamah, analisis semiotik, ikon, indeks, simbol
ISTILAH ASING PRODUK BAHASA SUROBOYOAN SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN KEARIFAN LOKAL KOTA SURABAYA: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Insani Wahyu Mubaro, Pheni Cahya Kartika,
Belajar Bahasa Vol 2, No 1 (2017): Belajar Bahasa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.153 KB) | DOI: 10.32528/bb.v2i1.647

Abstract

Faktor bahasa menjadi kesepakatan dalam komunikasi mereka, begitu pula dengan masyarakat yang membentuk suatu kelompok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan bahasa dalam suatu kelompok dalam komunitas di masayrakat. Metode penelitian yang dilakukan adalah melalui observasi, ynag mana pengumpulan data diperoleh melalui rekaman pembicaraan penggunaan bahasa Jawa dan bahasa Indonesia yang dilakukan oleh orang-orang Jawa di kota Bontang. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa terbentuknya komunitas disebabkan oleh berbagai faktor antara lain, (1) asal daerahnya, (2) profesinya, (3) hobinya (4) atau bahkan bahasanya. Ada faktor lain yang dianggap mampu mendukung terjadinya kontak bahasa yaitu perlu adanya tempat dalam berinteraksi antar sesama kelompok masyarakat. Istilah asing yang diperkenalkan mempersuasif siapapun yang berada dalam situasi socialKatakunci: istilah asing, dialek surabaya, budaya lokal
PERAN BAHASA JAWA DAN BAHASA MELAYU UNTUK BAHASA INDONESIA Mijianti, Yerry
Belajar Bahasa Vol 2, No 1 (2017): Belajar Bahasa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.278 KB) | DOI: 10.32528/bb.v2i1.652

Abstract

Bahasa Melayu dan bahasa Jawa memiliki pengaruh yang kuat terhadap lahirnya bahasa Indonesia. Kedua bahasa tersebut akhirnya mendukung keberadaan dan kemajuan bahasa Indonesia. Tujuan dalam karya ilmiah ini meliputi: (1) mendeskripsikan perkembangan dan peran bahasa Melayu, (2) mendeskripsikan perkembangan dan peran bahasa Jawa. Berdasarkan masalah dan tujuan tersebut, maka ditemukan bahwa perkembangan bahasa Melayu dimulai dari dari bahasa Melayu Kuno, lalu menjadi bahasa Melayu Klasik, hingga menjadi bahasa Indonesia. Bahasa Melayu berperan (1) sebagai penyumbang awalan, sisipan, dan akhiran; (2) sebagai penyumbang ide awal tentang aturan ejaan; dan (3) sebagai penyumbang kosakata dalam bahasa Indonesia. Perkembangan Jawa terjadi dalam empat tahap, yaitu: bahasa Jawa Kuna, bahasa Jawa Pertengahan, bahasa Jawa Baru, dan bahasa Jawa Gagrag Anyar. Bahasa Jawa berperan (1) sebagai penyebab transferensi dan interferensi terhadap bahasa Indonesia; (2) sebagai penyumbang kosakata dalam bahasa Indonesia; (3) sebagai pengingat kenusantaraan dan kejawaan penutur bahasa Jawa.Kata kunci: perkembangan, bahasa Melayu, bahasa Jawa, bahasa Indonesia
SOFT SKILLS UNGGULAN DALAM NOVEL NEGERI 5 MENARA Samsuri, Samsuri
Belajar Bahasa Vol 2, No 2 (2017): Belajar Bahasa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.682 KB) | DOI: 10.32528/bb.v2i2.833

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap kandungan soft skills unggulan dan strategi penanamannya dalam Novel Negeri 5 Menara karya A. Fuadi. Desain kualitatif dipilih untuk menjelaskan kedua tujuan di atas. Unit data penelitian ini berupa kalimat dan paragraf yang mengindikasikan adanya soft skills. Hasil penelitian menemukan sebelas soft skills yang dominan, yaitu kedisplinan, kemandirian, berpikir terbuka, komitmen, peduli, kesetiakawanan, kebersamaan, keikhlasan, dan antusiasme. Di sisi lain penelitian ini juga menemukan empat strategi penanaman soft skills, yaitu konsistensi penerapan sistem, pembiasaan, keteladanan, dan modifikasi lingkungan. Muara dari semua soft skills adalah pendidikan kedisiplinan yang sungguh-sungguh pada semua aspek aktivitas.Kata kunci: disiplin, strategi sinergi, pembentukan karakter.
KEKUASAAN SEKSUALITAS DALAM NOVEL: PERSPEKTIF ANALISIS WACANA KRITIS MICHEL FOUCAULT Abadi, Hermawan Septian
Belajar Bahasa Vol 2, No 2 (2017): Belajar Bahasa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.155 KB) | DOI: 10.32528/bb.v2i2.828

Abstract

Konsep kekuasaan seksualitas perspektif Michel Foucault memiliki unitas strategis. Penelitian ini mengunakan pendekatan genealogi kekuasaan perspektif Michel Foucault. Dalam hal ini untuk membedah hubungan dan efek yang muncul dari relasi setiap wacana kekuasaan seksualitas dalam novel Kremil Karya Suparto Brata. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, peneliti menemukan 1) Relasi Kekuasaan Seksualitas dengan Praktik Ekonomi, Rumah Tangga (Perkawinan), dan Tata Lingkungan. 2) Relasi Kekuasaan Seksualitas dengan Histerisasi Tubuh Melalui Praktik Medis. 3) Relasi Kekuasaan Seksualitas dengan Pedagogis Seksualitas Anak.Kata Kunci: Analisis Wacana Kritis, genealogi, kekuasaan, seksualitas. 
MENGGALI EKSISTENSI BUDAYA SASTRA LISAN MELALUI PENGUMPULAN DAN PENERBITAN NASKAH NYANYIAN RAKYAT SUKU TIDUNG DI KALIMANTAN UTARA Siti Sulistyani Pamuji, Eva Apriani,
Belajar Bahasa Vol 3, No 1 (2018): BELAJAR BAHASA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.365 KB) | DOI: 10.32528/bb.v3i1.1107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Makna nyanyian Rakyat suku tidung dan tema nyanyian rakyat suku tidung. Teori yang digunakan untuk mendeskripsikan fokus penelitian yakni sastra lisan. Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian informan asli suku Tidung. Jenis data yang dikumpulkan terdiri atas, yaitu: (1) syair atau teks lagu, (2) komposisi, (3) bentuk pertunjukkan atau pembawaan lagu dan (4) cara pewarisan lagu nyanyian rakyat suku Tidung di Kalimantan utara. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan: teknik observasi (participant observation), perekaman, wawancara mendalam dan teknik pencatatan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis isi (content analysis) dan analisis deskriptif (descriptive analysis). Penelitian ini menghasilkan temuan penelitian berupa (1) Makna (2) tema nyanyian rakyat suku Tidung di Kota Tarakan Kalimantan Utara. Hasil penelitian menunjukkan Nyanyian rakyat suku Tidung di wariskan kepada generasi-generasi muda selanjutnya secara turun temurun. Makna dan Tema nyanyian rakyat suku Tidung dapat berwujud petuah/ nasehat dan penyemangat kerja.Kata Kunci: etnografi, makna, tema, nyanyian Rakyat Suku Tidung.

Page 4 of 26 | Total Record : 252