Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Sejak Tanggal 9 Juli 2018 berdasarkan KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGUATAN RISET DAN PENGEMBANGAN KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI NOMOR 21/E/KPT/2018 TENTANG PERINGKAT AKREDITASI JURNAL ILMIAH PERIODE I TAHUN 2018.
Articles
14 Documents
Search results for
, issue
"Vol 9, No 2 (2013)"
:
14 Documents
clear
REALITAS OBSERVATIONAL LEARNING APLIKASI SAFETY RIDING BAGI MAHASISWA PENGENDARA SEPEDA MOTOR DI JEMBER
Ersyan, Airlangga Febianto;
Rahmanawati, Festa Yumpi
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (957.957 KB)
|
DOI: 10.32528/ins.v9i2.281
Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi faktor-faktor yang berperandalam mendukung pengendara sepeda motor memutuskan untuk tidakberperilaku safety riding dan mengetahui proses pengkondisian (conditioning) danpemodelan (modelling) pada pengendara sepeda motor dalam memutuskanperilaku safety riding terutama bagi mahasiswa yang mengendarai sepeda motordi kota Jember melalui pandangan observational learning.Pendekatan studi kasus digunakan untuk mencapai tujuan penelitian.Subjek wawancara adalah empat orang mahasiswa, dua laki-laki dan duaperempuan. Metode wawancara dan observasi sebagai pengumpul data utamapenelitian. Analisis tematik digunakan untuk mengolah data yang diperolehdengan wawancara dan observasi subjek maupun observasi lapangan yaitu prosesmengkode informasi yang menghasilkan daftar tema sehingga secara minimaldapat mendeskripsikan dan interpretasi fenomena.Hasil data temuan penelitian yang diperoleh peneliti antara lain 1) areamempengaruhi perilaku; 2) situasi jalan merupakan bentuk penguatan(conditioning) dan 3) pengaruh orang lain atau teman merupakan bentukpemodelan (modelling). Sedangkan proses pengambilan keputusan yangdilakukan oleh subjek dalam memutuskan perilaku safety riding berdasarkanfaktor-faktor temuan, dapat dijelaskan dengan tahapan perhatian, retensi, motordan motivasi yang berdasarkan teori dasar belajar sosial determinasi reciprokaldengan kemampuan subjek meregulasi diri serta kemampuan efikasi diripengendara. Sehingga proses pengambilan keputusan dalam perilaku safety ridinglebih ditentukan oleh kemampuan kognitif pengendara sepeda motor melakukanself-regulation dan self-efficacy terhadap faktor-faktor di sekitar subjek.
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI KARYAWAN TERHADAP BUDAYA ORGANISASI DENGAN KECENDERUNGAN MUNCULNYA ORGANIZATION CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) DI STASIUN BESAR B JEMBER PT. KERETA API INDONESIA (PERSERO) DAOP IX JEMBER
Widayanti, Ari;
Noervita, Lilla
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (957.957 KB)
|
DOI: 10.32528/ins.v9i2.287
Persepsi karyawan terhadap budaya organisasi adalah suatu proses yangdilakukan individu untuk menafsirkan dan memberikan makna atau kesannyaterhadap serangkaian nilai-nilai, norma, dan kebiasaan yang dianut olehorganisasi. Individu dalam organisasi memungkinkan untuk memiliki 2 macampersepsi yaitu persepsi positif dan persepsi negatif. Organization CitizenshipBehavior (OCB) merupakan kontribusi yang mendalam dari individu yangmelebihi tuntutan peran di tempat kerja. Organization Citizenship Behavior(OCB) melibatkan perilaku meliputi perilaku menolong orang lain, menjadivolunteer untuk tugas-tugas ekstra, patuh terhadap aturan dan prosedur di tempatkerja.Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubunganantara persepsi karyawan terhadap budaya organisasi dengan kecenderunganmunculnya OCB pada PT. KAI (Persero) DAOP IX Stasiun B Jember. Jumlahpopulasi sebanyak 60 karyawan, sebanyak 30 sampel digunakan dalam proses ujicoba, dan sisanya sebanyak 30 sampel digunakan untuk pengambilan datapenelitian.Berdasarkan analisis korelasi dengan menggunakan bantuan SPSS 16.0for windows menunjukkan bahwa koefisien korelasi (rxy) = 0,393 dan p = 0,032,berarti hipotesis alternatif yang menyatakan bahwa âada hubungan yangsignifikan antara persepsi budaya organisasi dengan kecenderungan munculnyaOCBâ dapat diterima. Hasil analisis korelasi r = 0,393 dapat diartikan bahwaterdapat hubungan yang agak rendah antara persepsi budaya organisasi dengankecenderungan munculnya OCB.
PENGARUH MOTIVASI BERJILBAB DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL BEING PADA MAHASISWA DI FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER
Linsiya, Ria Wiyatfi;
Rahmawati, Erna Ipak
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (957.957 KB)
|
DOI: 10.32528/ins.v9i2.282
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh motivasiberjilbab dengan psychological well being dan sejauh mana kontribusi aspekaspekmotivasi berjilbab yang mempengaruhi psychological well being padamahasiswi di Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Jember.Penelitian ini melibatkan 84 mahasiswi dengan karakteristik, yaitu berjeniskelamin perempuan, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas MuhammadiyahJember yang masih aktif, berusia 18-40 tahun. Teknik pengambilan sampelmenggunakan teknik random sampling.Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini berupa skala, yaituskala motivasi berjilbab yang terdiri dari 34 item (α = 0,867) dan skalapsychological well being yang terdiri dari 40 item (α = 0,902). Analisis datamenggunakan metode analisis regresi sederhana.Hasil pengujian hipotesis pertama terbukti, hasil analisis regresisederhana menunjukkan hasil = 0,349 dengan p= 0,002 (p < 0.05) yangmenunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara motivasi berjilbab denganpsychological well being.Efektifitas regresi menunjukkan pengaruh motivasi berjilbab sebesar12,2% terhadap psychological well being, sedangkan 87,8 % dipengaruhi olehfaktor lain. Hasil pengujian hipotesis yang kedua kurang terbukti karenakontribusi tertinggi pada aspek motivasi berjilbab adalah ingin mempercantikdiri dengan prosentase sebesar 35,88%
SPIRITUALITAS WANITA PENDERITA KANKER PAYUDARA
Ningsih, Kiptiah;
Handayani, Panca Kursistin
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (957.957 KB)
|
DOI: 10.32528/ins.v9i2.283
Penelitian ini bertujuan memahami proses pembentukan spiritualitas danfaktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya spiritualitas wanita penderitakanker payudara. Pendekatan studi kasus digunakan untuk mengungkap tujuantersebut.Informan dalam penelitian adalah tiga orang wanita penderita kankerpayudara yang memiliki spiritualitas. Penelitian ini menggunakan wawancarasebagai metode pengumpulan data utama. Analisia data dilakukan dengan teknikanalisis tematik.Penelitian ini menemukan bahwa proses pembentukan spiritualitasdipengaruhi oleh latar belakang spiritualitas subjek sebelum menderita kanker.Terdapat 5 proses pembentukan spiritualitas wanita penderita kanker payudara yaitu: bangkit dari keterpurukan, menemukan makna penyakit, menemukanmakna hidup, mendapatkan hikmah yaitu menjadi lebih religius dan perilakuprososialnya meningkat. Temuan kedua dalam penelitian ini adalah terdapatfaktor eksternal dan internal yang mempengaruhi spiritualitas wanita penderitakanker payudara. Faktor internal meliputi: keyakinan, keimanan, tawakal danproses belajar dari pengalaman penderita kanker yang lain. Sementara faktorekternal meliputi: dukungan suami, teman-teman sesama penderita kanker danulama.
DUKUNGAN ORGANISASI DAN KEPUASAN BESARAN UPAH TERHADAP LOYALITAS KARYAWAN
Wibowo, Danan Satriyo
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (957.957 KB)
|
DOI: 10.32528/ins.v9i2.284
Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan hal yang sangat penting dalampencapaian tujuan perusahaan. Perkembangan perusahaan tergantung pada sejauhmana perusahaan mampu memanfaatkan peluang dan mengatasi ancaman darilingkungan ekstern dengan segala potensi dari sumber daya yang dimiliki. Salahsatu cara yang berkaitan dengan sumber daya manusia adalah melalui peningkatanmodal manusia (human capital) untuk mengenal dan beradaptasi denganlingkungan yang selalu berubah.Beberapa usaha yang dilakukan dalam memanfaatkan potensi sumber dayamanusia adalah melalui pengembangan kuaitas dan mutu sumber dayamanusianya melalui pendidikan dan pelatihan sebagai bentuk dukunganperusahaan terhadap karier karyawannya. Disamping itu faktor upah kerja turutmemberikan sumbangan yang berarti bagi berkembanganya suatu perusahaan atauorganisasi. Upah atau kompensasi merupakan salah satu faktor penting danmenjadi perhatian dalam mempertahankan dan menarik sumber daya manusiayang berkualitas.Upah merupakan sumber pendapatan yang nantinya digunakan untukmemenuhi kebutuhan hidupnya. Upah juga merupakan salah satu aspek yangberarti bagi karyawan, karena bagi karyawan besarnya upah dalam bentukkompensasi mencerminkan ukuran nilai karya diantara para karyawan itu sendiri,keluarga dan masyarakat. Bila upah diberikan secara adil dan layak makakaryawan akan termotivasi dan lebih loyal untuk mencapai sasaran-sasaranorganisasi atau perusahaan.
HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DENGAN KEMANDIRIAN PADA PESERTA DIDIK DI SMPN 3 JEMBER
Sari, Anggraeni Swastika;
Ervina, Iin
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (957.957 KB)
|
DOI: 10.32528/ins.v9i2.280
Mencontek sering dilakukan oleh peserta didik, apalagi dalam keadaanterdesak, yaitu saat ujian. Fenomena yang pernah terjadi adalah adanya pesertadidik yang melakukan contek massal saat UN. Kejadian ini merupakan salah satubentuk perilaku peserta didik yang mencerminkan ketidakmandirian dalam halakademik. Selain itu ada fenomena lain berkaitan dengan ketidakmandirian, yaitudalam perilaku sosial dan emosional yang terjadi di SMPN 3 Jember. Fenomenainilah yang membuat penelitian ini dilakukan.Metode penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif korelasi. Metodepengumpulan data menggunakan skala psikologi dengan model Thurstone yangmenggunakan rentangan angka 1 sampai 7. Populasi dan sampel penelitian adalahpeserta didik SMPN 3 Jember. Teknik pengambilan sampel menggunakanpurposive random sampling atau pengambilan data secara acak. Teknik analisisyang digunakan adalah analisis product moment .Berdasarkan hasil analisa diperoleh nilai korelasi rxy = 0.464 dengansignifikan = 0.000 yang menyatakan bahwa rxy= 0.464 < p = 0.05.Sehingga H1 diterima, maka dapat dikatakan ada korelasi yang signifikan antaraefikasi diri dan kemandirian, artinya bahwa ketika efikasi diri tinggi makatentunya peserta didik akan mandiri dalam melakukan tugas-tugasnya,sebaliknya ketika efikasi diri rendah maka peserta didik tidak mandiri dalammelakukan tugas-tugasnya.
NEED FOR ACHIEVEMENT (N Ach) BESWAN DJARUM SEBAGAI PENERIMA DJARUM BEASISWA PLUS DJARUM FOUNDATION
Abdillah, Syukron Mahmud;
Aini, Siti Nur;
Istiqomah, Istiqomah
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (957.957 KB)
|
DOI: 10.32528/ins.v9i2.286
Penelitian ini bertujuan untuk memahami karakteristik Need ForAchievement Beswan Djarum sebagai penerima Djarum Beasiswa Plus DjarumFoundation, yang meliputi: 1) self-set goal Beswan Djarum, 2) Coping BeswanDjarum terhadap self-set goalnya, 3) Kesan atau persepsi Beswan Djarumterhadap hasil yang diraihnya. Pendekatan studi kasus digunakan untukmengungkap tujuan tersebut.Informan dalam penelitian ini merupakan Beswan Djarum yangmengerjakan program Community Empowerment. Metode wawancara, observasi,dan studi dokumen digunakan sebagai metode pengumpulan data utama. Penelitimenggunakan analisis tematik untuk mengintegrasikan beberapa tema yangmuncul dari metode pengumpulan data yang dilakukan, sehingga memunculkanpemahaman yang holistik mengenai Need For Achievement Beswan Djarum.Penelitian ini menemukan bahwa terdapat motif berbeda yangmempengaruhi Need For Achievement setiap Beswan Djarum. Selain Need ForAchievement Beswan Djarum, peneliti juga menemukan beberapa kebutuhanlainnya, seperti: 1) Need For Affiliation, 2) Need For Power. Need ForAchievement Beswan Djarum ditunjukkan dengan: 1) penyusunan goal yangdilakukan oleh Beswan Djarum sendiri, 2) usaha yang dilakukan Beswan Djarumuntuk mewujudkan goal yang telah ditentukannya, 3) serta kesan Beswan Djarumterhadap hasil yang telah dicapainya dan usaha yang dilakukannya.
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI KARYAWAN TERHADAP BUDAYA ORGANISASI DENGAN KECENDERUNGAN MUNCULNYA ORGANIZATION CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) DI STASIUN BESAR B JEMBER PT. KERETA API INDONESIA (PERSERO) DAOP IX JEMBER
Ari Widayanti;
Lilla Noervita
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/ins.v9i2.287
Persepsi karyawan terhadap budaya organisasi adalah suatu proses yangdilakukan individu untuk menafsirkan dan memberikan makna atau kesannyaterhadap serangkaian nilai-nilai, norma, dan kebiasaan yang dianut olehorganisasi. Individu dalam organisasi memungkinkan untuk memiliki 2 macampersepsi yaitu persepsi positif dan persepsi negatif. Organization CitizenshipBehavior (OCB) merupakan kontribusi yang mendalam dari individu yangmelebihi tuntutan peran di tempat kerja. Organization Citizenship Behavior(OCB) melibatkan perilaku meliputi perilaku menolong orang lain, menjadivolunteer untuk tugas-tugas ekstra, patuh terhadap aturan dan prosedur di tempatkerja.Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubunganantara persepsi karyawan terhadap budaya organisasi dengan kecenderunganmunculnya OCB pada PT. KAI (Persero) DAOP IX Stasiun B Jember. Jumlahpopulasi sebanyak 60 karyawan, sebanyak 30 sampel digunakan dalam proses ujicoba, dan sisanya sebanyak 30 sampel digunakan untuk pengambilan datapenelitian.Berdasarkan analisis korelasi dengan menggunakan bantuan SPSS 16.0for windows menunjukkan bahwa koefisien korelasi (rxy) = 0,393 dan p = 0,032,berarti hipotesis alternatif yang menyatakan bahwa “ada hubungan yangsignifikan antara persepsi budaya organisasi dengan kecenderungan munculnyaOCB” dapat diterima. Hasil analisis korelasi r = 0,393 dapat diartikan bahwaterdapat hubungan yang agak rendah antara persepsi budaya organisasi dengankecenderungan munculnya OCB.
PENGARUH MOTIVASI BERJILBAB DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL BEING PADA MAHASISWA DI FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER
Ria Wiyatfi Linsiya;
Erna Ipak Rahmawati
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/ins.v9i2.282
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh motivasiberjilbab dengan psychological well being dan sejauh mana kontribusi aspekaspekmotivasi berjilbab yang mempengaruhi psychological well being padamahasiswi di Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Jember.Penelitian ini melibatkan 84 mahasiswi dengan karakteristik, yaitu berjeniskelamin perempuan, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas MuhammadiyahJember yang masih aktif, berusia 18-40 tahun. Teknik pengambilan sampelmenggunakan teknik random sampling.Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini berupa skala, yaituskala motivasi berjilbab yang terdiri dari 34 item (α = 0,867) dan skalapsychological well being yang terdiri dari 40 item (α = 0,902). Analisis datamenggunakan metode analisis regresi sederhana.Hasil pengujian hipotesis pertama terbukti, hasil analisis regresisederhana menunjukkan hasil = 0,349 dengan p= 0,002 (p 0.05) yangmenunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara motivasi berjilbab denganpsychological well being.Efektifitas regresi menunjukkan pengaruh motivasi berjilbab sebesar12,2% terhadap psychological well being, sedangkan 87,8 % dipengaruhi olehfaktor lain. Hasil pengujian hipotesis yang kedua kurang terbukti karenakontribusi tertinggi pada aspek motivasi berjilbab adalah ingin mempercantikdiri dengan prosentase sebesar 35,88%
SPIRITUALITAS WANITA PENDERITA KANKER PAYUDARA
Kiptiah Ningsih;
Panca Kursistin Handayani
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/ins.v9i2.283
Penelitian ini bertujuan memahami proses pembentukan spiritualitas danfaktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya spiritualitas wanita penderitakanker payudara. Pendekatan studi kasus digunakan untuk mengungkap tujuantersebut.Informan dalam penelitian adalah tiga orang wanita penderita kankerpayudara yang memiliki spiritualitas. Penelitian ini menggunakan wawancarasebagai metode pengumpulan data utama. Analisia data dilakukan dengan teknikanalisis tematik.Penelitian ini menemukan bahwa proses pembentukan spiritualitasdipengaruhi oleh latar belakang spiritualitas subjek sebelum menderita kanker.Terdapat 5 proses pembentukan spiritualitas wanita penderita kanker payudara yaitu: bangkit dari keterpurukan, menemukan makna penyakit, menemukanmakna hidup, mendapatkan hikmah yaitu menjadi lebih religius dan perilakuprososialnya meningkat. Temuan kedua dalam penelitian ini adalah terdapatfaktor eksternal dan internal yang mempengaruhi spiritualitas wanita penderitakanker payudara. Faktor internal meliputi: keyakinan, keimanan, tawakal danproses belajar dari pengalaman penderita kanker yang lain. Sementara faktorekternal meliputi: dukungan suami, teman-teman sesama penderita kanker danulama.