Indonesian Journal of Sociology and Education Policy
Indonesian Journal of Sociology and Education Policy (IJSEP) menerbitkan artikel analisis secara teoritis yang berhubungan dengan kajian sosiologi dan kebijakan pendidikan. Jurnal IJSEP diterbitkan oleh Laboratoium Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta yang terbit 2 kali dalam setahun. Redaksi berharap bahwa jurnal ini menjadi media informasi dan komunikasi dalam pengembangan ilmu sosiologi dan juga kebijakan pendidikan di Indonesia. Redaksi IJSEP mengundang para sosiolog, peminat sosiologi, pengamat dan peneliti di bidang kebijakan pendidikan, dan para mahasiswa untuk berdiskusi dan menulis melalui jurnal ini.
Articles
20 Documents
Menjadikan Kesejahteraan Sebagai Isu Inti Demokrasi
Rizki Setiawan
Indonesian Journal of Sociology and Education Policy Vol 2 No 1 (2017): Indonesian Journal of Sociology and Education Policy
Publisher : Laboratorium Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (164.415 KB)
|
DOI: 10.21009/10.21009/10.21009/ijsep.021.06
Resensi Buku: Paskarina Caroline, Mariatul Asiah, dan Otto Gusti Madung (Ed). 2015. Berebut Kontrol Atas Kesejahteraan: Kasus-Kasus Politisasi Demokrasi di Tingkat Lokal. Yogyakarta: Penerbit PolGov.
Kesetaraan Radikal: Analisis Pemikiran Pendidikan Jacques Ranciere
Ayi Hambali
Indonesian Journal of Sociology and Education Policy Vol 2 No 2 (2017): Indonesian Journal of Sociology and Education Policy
Publisher : Laboratorium Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (572.341 KB)
|
DOI: 10.21009/ijsep.022.01
This article aimed to analyze the thought of Jacques Ranciere, especially those in the concentrated equity in education.A review of a new logic in the practice of emancipatory education of the new generation of French philosopher, Jacques Ranciere, which to this day is not too much known in discussions about education in Indonesia.Jacques Ranciere, known as an intellectual and a new generation of French philosophers.A critique of the explicative order he calls the myth of pedagogy that dominate the practice of educational practices today. Furthermore, the results of this study show that the conception of education Ranciere seeks to show ways to envision pedagogical practice as a form of intellectual emancipation, or in other words, a practice that verifies the equality of human intelligence. Realizedin practice through teaching methods introduced by Josep Jacotot with the name of Universal Teaching. To confirm the true nature of humanity that: “all men are equally intelligenceâ€.
Kebertahanan Paketan Sebagai Kearifan Lokal Etnis Betawi Bekasi
Yudho Pratomo; Siti Komariah; dan Elly Malihah
Indonesian Journal of Sociology and Education Policy Vol 2 No 2 (2017): Indonesian Journal of Sociology and Education Policy
Publisher : Laboratorium Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (558.597 KB)
|
DOI: 10.21009/ijsep.022.02
Perkembangan Kota Bekasi saat ini membuat keberadaaan masyarakat etnis Betawi Bekasi sudah sangat sulit untuk dijumpai di tengah kota. Masyarakat etnis Betawi Bekasi sekarang lebih banyak bermukim di pinggiran Kota Bekasi. Meskipun secara kuantitas keberadaan masyarakat etnis Betawi Bekasi semakinberkurang, namun kepatuhan mereka untuk menjaga kearifan lokal masih dilakukan. Salah satu kearifan lokal yang masih dapat dijumpai ialah gotong royong dalam berbagai kegiatan di masyarakat. Gotong royong dalam penyelenggaraan kegiatan masyarakat etnis Betawi Bekasi dikenal dengan istilah “paketanâ€. Berdasarkan permasalahan yang ada, penelitian ini meneliti mengenai bagaimana faktor-faktor yang melatar belakangi “paketan†dapat bertahan hingga saat ini?; Dan bagaimana faktor – faktor hambatan yang dihadapi masyarakat dalam mempertahankan “paketan†sebagai kearifan lokal etnis Betawi Bekasi? Adapun pendekatan penelitian menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian studi kasus.
Sosialisasi Kultur Pendukung Prekariat dalam Institusi Pendidikan
Edo Audre Kharnan Yudisda
Indonesian Journal of Sociology and Education Policy Vol 2 No 2 (2017): Indonesian Journal of Sociology and Education Policy
Publisher : Laboratorium Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (514.056 KB)
|
DOI: 10.21009/ijsep.022.04
The precariat is a group of people who undergo unsafe conditions at work, which occurs due to the short tenure, minimal job protection, low stability of income and employment careers, and regulations that do not support the welfare of workers (Standing 2010). The results of the literature review of studies shows that the conditions of precariat phenomena are caused by structural aspects, namely changes in the global economic structure, which is capable of causing a change of culture and managerial significance of the company’s workers. These studies have not shown the culture encouraging people to become precariat is socialized separately in educational institutions as a producer of labor. Therefore this study is purposed to show the role of educational institutions in socializing and forming precariat culture among students. In this article I argue that the students internalize the precariat supporting culture in educational institutions through the rules and the school context. This study used a qualitative approach using in-depth interviews and observation to explore the process of socialization on students who form supporting precariat culture.
Lingkungan Suksesi Organisasi Sukarela (Studi Kasus Koalisi Pemuda Hijau Indonesia)
Yanuar Ibrahim A.
Indonesian Journal of Sociology and Education Policy Vol 2 No 2 (2017): Indonesian Journal of Sociology and Education Policy
Publisher : Laboratorium Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (553.826 KB)
|
DOI: 10.21009/ijsep.022.05
Perpecahan pengurus organisasi dan ketergantungan terhadap pemimpin yang dominan adalah salah satu permasalahan kasus suksesi pada organisasi sukarela di Indonesia. Berdasarkan permasalahan tersebut, suksesi kepemimpinan dapat dimungkinkan pada organisasi sukarela sebagai pencegahan terhadap masalah-masalah internal organisasi yang dapat terjadi.Pada penelitian sebelumnya menjelaskan bahwa suksesi pada organisasi sukarela dapat dilakukan jika didalamnya terdapatstrategi suksesi, retensi staf, budaya organisasional, tingkat kejelasan perencanaan suksesi, dukungan manajerial dan tingkat usaha, serta adanya rencana strategis dan operasional suksesi. Namun pada penelitian-penelitian tersebut tidak membahas mengenai faktor eksternal dengan hanya terbatas fokus membahasfaktor internal dan tingkat mikro.Penulis melihat bahwa adanya faktor lingkungan organisasi sebagai aspek eksternal dan berada pada tingkat meso organisasi yang juga dapatmembuat dinamika pada organisasi sukareladalam mengalami perubahanpelaksanaan suksesi kepemimpinan. Berdasarkan hal tersebut, penulis beragumen bahwa terdapat aspek lingkungan organisasi yang membentuk dinamika proses suksesidan budaya organisasi yang menjadi aspek fundamental yang menopang strategi proses suksesipada organisasi sukarela. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui data primer dan data sekunder.
Perempuan Jawa: Representasi dan Modernitas
Rizky Pudjianto
Indonesian Journal of Sociology and Education Policy Vol 2 No 2 (2017): Indonesian Journal of Sociology and Education Policy
Publisher : Laboratorium Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (371.804 KB)
|
DOI: 10.21009/ijsep.022.06
Peran Komunitas dalam Membangun Kultur Bersepeda (Studi Kasus Pada Komunitas Bike To Work Indonesia di Jakarta)
Ismail Dony Adityo
Indonesian Journal of Sociology and Education Policy Vol 2 No 2 (2017): Indonesian Journal of Sociology and Education Policy
Publisher : Laboratorium Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (436.216 KB)
|
DOI: 10.21009/ijsep.022.03
Bersepeda sebagai salah satu bentuk gaya hidup sehat, kini tengah menjadi tren masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Salah satu faktor yang memengaruh meningkatnya tren ini ialah peran dari komunitas sepeda yang secara aktif mempromosikan kultur bersepeda. Studi sebelumnya cenderung lebih menekankan pada pentingnya faktor kebijakan serta infrastruktur. Tulisan ini akan melengkapi studi terdahulu dengan menjelaskan peran komunitas dalam membangun kultur bersepeda melalui jaringan sosial. Untuk menggali data mengenai penggunaan jaringan sosial dalam membangun kultur bersepeda, studi ini menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam. Jaringan sosial erat kaitannya dengan akses kepada sumberdaya-sumberdaya yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan komunitas, yaitu membangun kultur bersepeda. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa komunitas Bike To Work Indonesia membangun jaringan dengan komunitas lain, pasar, dan pemerintah. Jaringan tersebut digunakan untuk membangun kultur bersepeda baik secara struktural maupun kultural.
Terorisme: Kekerasan Politik Sadomasokisme dan Dramatisme
Syaifudin *
Indonesian Journal of Sociology and Education Policy Vol 1 No 1 (2016): Indonesian Journal of Sociology and Education Policy
Publisher : Laboratorium Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (160.964 KB)
|
DOI: 10.21009/https://doi.org/10.21009/10.21009/ijsep.011.06
Terorisme: Kekerasan Politik Sadomasokisme dan Dramatisme
Kata Pengantar: Quo Vadis Ilmuwan Sosial di Indonesia?
Abdil Mughis Mudhoffir
Indonesian Journal of Sociology and Education Policy Vol 1 No 1 (2016): Indonesian Journal of Sociology and Education Policy
Publisher : Laboratorium Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (102.607 KB)
|
DOI: 10.21009/10.21009/ijsep.011.00
Performa CSR Korporasi Panas Bumi dan Implikasinya Bagi Komunitas Lokal
Dewi Aprianingsih
Indonesian Journal of Sociology and Education Policy Vol 1 No 1 (2016): Indonesian Journal of Sociology and Education Policy
Publisher : Laboratorium Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (266.642 KB)
|
DOI: 10.21009/10.21009/ijsep.011.03
Program CSR dalam konteks industri ekstraktif merupakan upaya untuk memperbaiki relasi dan meningkatkan kesejahteraan khususnya komunitas lokal. Dengan adanya cakupan geografis yang ditentukan oleh korporasi maka berimplikasi pada proses pelaksanaan program CSR. Artikel ini bertujuan untuk melihat bagaimana proses pelaksanaan program CSR dan implikasinya terhadap relasi korporasi dan komunitas lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus.Hasil menunjukan wilayah terdampak langsung cenderung tidak mengalami peningkatan kesejahteraan dan tidak terjalin relasi harmonis dibandingkan dengan wilayah yang tidak terdampak langsung.Penelitian yang melihat kaitan antara CSR dengan relasi perusahaan-komunitas juga masih sangat sedikit. Artikel ini menawarkan kebaruan dengan menggunakan konsep penanganan keluhan dan komunikasi sebagai suatu upaya korporasi membangun relasi dengan komunitas lokal.Kesimpulan dalam artikel ini adalah adanya kondisi terbalik di kedua wilayah tersebut disebabkan karena oleh faktorkepemilikan modal awal di masing-masing komunitas, adanya kesamaan visi misi korporasi dengan komunitas, pendampingan langsung dan adanya mekanisme penganganan keluhan.Faktor-faktor tersebut yang kemudian menjadi prasyarat penting dalam proses pelaksanaan program CSR dengan tujuan membangun relasi korporasi-komunitas lokal dan untuk peningkatan kesejahteraan komunitas lokal.