cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
muharram.fajrin@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science)
ISSN : 25483129     EISSN : 25991736     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) menginformasikan hasil penelitian asli dan telaah pustaka dalam bidang peternakan meliputi : produksi, nutrisi, pengolahan hasil, pengolahan limbah, kesehatan ternak dan hijauan pakan ternak yang belum dan tidak akan dipublikasikan di tempat lain. Terbit dua kali setahun januari dan juli
Arjuna Subject : -
Articles 306 Documents
Pemberian Tepung Daun Pepaya (Carica Papaya) Dalam Ransum Terhadap Organoleptik (Danging) Burung Puyuh (Coturnix-coturnik Javonica) Qomraini Simamora; Asiyah Nurmi; Muharram Fajrin Harahap
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.011 KB) | DOI: 10.31604/jac.v3i1.1058

Abstract

Burung puyuh merupakan salah satu ternak yang mudah dibudidayakan  dan memiliki peran penting dalam upaya meningkatkan pendapatan masyarakat melalui usaha burung puyuh. Tanaman Pepaya termasuk dalam famili Caricaceae. Daun pepaya mengandung manfaat vitamin C, vitamin A, vitamin E, dan Folat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat pemberian tepung daun pepaya (Carica papaya) dalam ransum terhadap organoleptik (Daging) burung puyuh (Coturnix coturnix javonica). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan R0 (Ransum dengan penambahan tepung daun pepaya 0%), R1 (Ransum dengan penambahan tepung daun pepaya 5%), R2 (Ransum penambahan tepung daun pepaya 10%), R3 (Ransum penambahan tepung daun pepaya 15%). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa untuk uji organoleptik secara uji hedonik dan mutu hedonik terhadap daging dada burung puyuh yang diberi perlakuan ransum dengan penambahan tepung daun pepaya memberikan pengaruh yang nyata terhadap uji hedonik warna dan untuk mutu hedonik rasa (coturnix coturnix javonica). Kata kunci : Tepung daun pepaya, burung puyuh, organoleptik.
Performans Of Quail (Coturnix-Coturnix Javonica) Fed With Sauropus Androgynus In The Rasion Rahman Dalimunthe; Asiyah Nurmi; Annur Rasyidah; Risdawati Br Ginting
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.76 KB) | DOI: 10.31604/jac.v3i2.1063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat pengunaan tepug daun katuk (Sauropus androgynus) terhadap pertambahan bobot badan, konsumsi ransum, konversi ransum selama 6 minggu pada level yang berbeda.Metode penelitian ini memakai rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan.  Adapun perlakuan K0 (Ransum tanpa penambahan tepung daun katuk), K1 (Ransum dengan penambahan tepung daun katuk 2,5%), K2 (Ransum dengan penambahan tepung daun katuk5%) dan K3 (Ransum dengan penambahan tepung daun katuk 7,5%) dalam ransum burung puyuh.  Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, konversi ransum.Dari hasil penelitian yang diperoleh rataan konsumsi ransum (g) pada perlakuan K0 adalah 0.045 gram, berpengaruh sangat nyata terhadap perlakuan K1 (0.045 gram), K2  (0.043 gram),  dan K3 ( 0.045).Rataan pertambahan bobot badan (g) selama penelitian terhadap perlakuan K0 sebesar 2.797 berpengaruh tidak nyata terhadap perlakuan K1 (3.136 gram),  K2 (2.992 gram), dan  K3 (3.170 gram).  Rataan konversi ransum selama penelitian K0  adalah 1.680 berpengaruh tidak nyata terhadap perlakuan K1  (1.460 gram), K2 (1.470 gram), K3 (1.440 gram).Kesimpulan dari penelitian adalah tepung daun katuk dapat diberikan sampai level 7.5% sebagai pakan alternatif dan feed aditif.Key word:katuk, puyuh, konversi ransum
PENGARUH SUBSTITUSI PROTEIN TEPUNG PUCUK INDOGOFERA ZOLLINGERIANA DENGAN PROTEIN BUNGKIL KEDELAI DALAM RANSUM TERHADAP ORGAN DALAM BROILER Melia Afnida Yanti
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.947 KB) | DOI: 10.31604/jac.v2i2.1032

Abstract

This research aimed to see the effect of Indigofera Zollingeriana top leaf meal as substitution of soybean meal in the diets on development giblets of broiler chickens. The study was conducted for 35 days and giblets sampling was carried out on the 35 day. The DOC used is the cobs strain produced by PT. Charoen Pokphan Indonesia with an average weight of 35.1 grams. A completely randomized design (CRD) with four treatments and four replications and ten birds in each replication was used in this experiment. Dietary treatments were: R1= diet containing 20% soybean meal without I. zollingeriana top leaf meal ; R2= diet containing 16% soybean meal and 5.9% Indigofera Zollingeriana top leaf meal (substitute 20% soybean meal protein with Indigofera Zollingeriana top leaf meal) ; R3= diet containing 12% soybean meal and 11.8% Indigofera Zollingeriana top leaf meal (substitute 40% soybean meal protein with Indigofera Zollingeriana top leaf meal); R4= diet containing 8% soybean meal and 17.74% Indigofera Zollingeriana top leaf meal (substitute 20% soybean meal protein with Indigofera Zollingeriana top leaf meal). Variable measured was giblet of broiler (liver, heart, gizzard, spleen, bile, pancreas, kidney, relative length of small intestine and cecum.). The result showed that usage Indigofera Zollingeriana top leaf meal in the diets did not affect giblets of broiler chickens. The conclusion of this study was Indigofera Zollingeriana top leaf meal can be use up to 17.74% to substitute 60% soybean meal protein without interrupting the development giblets of broiler.Key words: Broiler Chicken; Indigofera Zollingeriana top leaf meal; Blood profile.
Pemberian Tepung Daun Pepaya (Carica papaya L)Dalam Ransum Terhadap Performans Burung Puyuh(Coturnixcoturnix Javonica) Ali Ahmad Imam; Aisyah Nurmi; Mukhlis Hasibuan
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.321 KB) | DOI: 10.31604/jac.v1i2.243

Abstract

Faktor terpenting dalam pemeliharaan burung puyuh adalah pakan, karena 60-80% biaya yang dikeluarkan peternak digunakan untuk pembelian pakan.Masalah yang paling sering dijumpai dalam penyediaan pakan adalah masalah biaya pakan yang relatif mahal dan ketersediaannya tidak tetapsepanjang tahun.Usaha yang dilakukan untuk mengurangi biaya tersebut adalah mencari bahan pengganti pakan alternatif, dimana bahan tersebut harganya lebih murah, cukup tersedia, serta tidak bersaing dengan kebutuhan manusia.Salah satu alternatif, pemecahannya adalah dengan pemanfaatan daun pepaya (Carica papaya L).Penelitian ini dilaksanakan dikandang percobaan aneka ternak Mix Farming Experience Fakultas Peternakan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan selama enam minggu, mulai dari bulan Januari sampai Februari 2017.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung daun pepaya (Carica papaya L) dalam ransum terhadap performans (pertambahan bobot badan, konsumsi ransum, dan konversi ransum) burung puyuh (Coturnix coturnix javonica).Model rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari empat perlakuan dan enam ulangan.Adapun perlakuanR0, R1, R2 dan R3 (0%,5%,10% dan 15%).Hasil yang diperoleh dalam penelitian dengan pemberian tepung daun pepaya (Carica papaya L) dalam ransum terhadap performans burung puyuh (Coturnix coturnix javonica) memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertambahan bobot badan dan konversi ransum, tetapi tidak memberikan pengaruh yang nyata pada konsumsi ransum.Pemberian tepung daun pepaya (Carica Papaya L) dalam ransum terhadap performans burung puyuh (Coturnix coturnix javonica) perlakuan tebaik di R1 dan R3 pada PBB, konsumsi ransum dan konversi ransum.
Pemberian Tepung Daun Lamtoro (Leucaena leucocephala) Dalam Ransum Terhadap Organoleptik Daging Burung Puyuh (Coturnix-coturnix Javonica) Yusrida Siregar; Asiyah Nurmi
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.531 KB) | DOI: 10.31604/jac.v3i1.1059

Abstract

Lamtoro (Leucaena leucocephala) adalah salah satu tanaman yang cukup banyak tersedia dan memiliki kandungan nutrisicukup tinggi.Daun lamtoro mengandung protein yang dapat di manfaatkan sebagai alternative pakan campuran ransum.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun lamtoro dalam ransum terhadap uji organoleptik daging burung puyuh (Coturnix-coturnix jovanica).  Rancangan penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan jumlah perlakuan 6 dan 4 ulangan dengan susunan perlakuan penambahan tepung daun lamtoro L0 (0%), L1 (5%), L2 (10%), L3 (15%), L4 (20%), L5 ( 25%).Berdasarkan hasil penelitian untuk uji organoleptik secara mutu hedonik dan hedonik terhadap daging dada burung puyuh yang diberi perlakuan ransum dengan penambahan tepung daun lamtoro menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap uji hedonik warna dan untuk mutu hedonik memberi pengaruh yang tidak nyata terhadap warna, rasa, aroma dan tekstur daging dada burung puyuh. Kata kunci : lamtoro, uji organoleptik, burung puyuh.
Effect Of Long Thawing On The Quality Of Frozen Cow Brahman Cattle Ririn Novita; Hayatun Novrida; Sri Lestari
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.946 KB) | DOI: 10.31604/jac.v3i2.1064

Abstract

This study purposed is to determine the effect of thawing duration toward the quality of Brahman frozen semen. These include the motility of Spermatozoa, Spermatozoa concentration, Percentage of Spermatozoa Viability, Percentage of Spermatozoa Abnormalization and Individual Moitility, which was conducted at the UPTD Balai Artificial Insemination (BIB) Sembawa, Banyuasin District, South Sumatra Province. This research is experimental and carried out  a non-factorial complete random design analysis (CRD) consisting of 6 levels of treatment and 4 repetitions so that 24 unit experiments are be obtained, through variations in the treatment of 10, 20, 30, 40, 50, and 60 seconds, the length of time thawing. The effect of frozen thawing semen for Brahman Cattle has a very significant effect on Individual Motility and Percentage of Viability of Spermatozoa. Thawing time of 30 seconds on T3 treatment gives a very good influence on the quality of frozen semen of Brahman Cows, while on thawing time of 50 seconds on T5 treatment gives good quality on the percentage of spermatozoa abnormalities. The frozen semen spermatozoa concentration value of Brahman cattle is 53 x 106 Keywords: quality of frozen semen, thawing duration, Brahman cattle
RESPON STRES AYAM BROILER YANG DISUPLEMENTASI NIRA AREN (Arenga pinnata Merr.) SELAMA FASE STARTER Luky Wahyu Sipahutar
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.688 KB) | DOI: 10.31604/jac.v2i2.1033

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui respon stres ayam broiler yang disuplementasi nira aren (Arenga pinnata Merr.) selama periode pemeliharaan fase starter. Sampel yang diamati sebanyak 100 ekor ayam broiler pada umur DOC sampai akhir fase starter (1-14 hari). Digunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 5 kelompok perlakuan (P) dan 4 ulang (U) dimana sampel ayam dibagi secara homogen. Suplementasi yang digunakan yaitu nira aren segar, dikonsentrasikan pada masing-masing kelompok perlakuan secara ad libitum yaitu 0% (P1), 5% (P2), 10% (P3), 15% (P4) dan 20% (P5) dalam air minum v/v. Data yang damati berupa indikator stres dari respon fisiologi tubuh meliputi temperatur rektal, frekuensi pernafasan, dan frekuensi denyut jantung yang dianalisis menggunakan ANAVA, serta persentase mortalitas pada akhir pemeliharaan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan suplementasi nira aren tidak berpengaruh nyata terhadap temperatur rektal (P>0,05) dan berpengaruh nyata terhadap frekuensi pernafasan dan frekuensi denyut jantung (P<0,05). Selama program pemeliharaan periode fase starter, tingkat mortalitas pada pemberian suplementasi nira aren berada di kisaran 5% (≤5%) sedangkan pada kelompok kontrol tingkat mortalitas berada di 10% (>5%).Kata kunci: stres, respon fisiologis, ayam broiler, nira aren, mortalitas
Pemberian Tepung Daun Pepaya (Carica Papaya) Dalam Ransum Terhadap Karkas Burung Puyuh (Coturnix Coturnix Javonica) Puja Soraya; Muharram Fajrin Harahap; Mukhlis Mukhlis
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.678 KB) | DOI: 10.31604/jac.v3i1.1060

Abstract

Penelitian ini telah dilaksanakan dikandang aneka ternak Mix Farming Exverience (MFE) Fakultas Perternakan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Kota Padangsidimpuan. Selama enam minggu, dimulai dari bulan Januari sampai bulan Maret 2017 diawali sejak persiapan tempat penelitian, sampai penelitian berakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian tepung daun pepaya (Carica papaya) dalam ransum terhadap bobot hidup, bobot karkas, persentase karkas dan panjang usus burung puyuh (Coturnix-coturnix javonica).Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan jumlah perlakuan (t) = 4, ulangan (n) = 6. Susunan ransum R0 (tanpa penambahan tepung daun pepaya sebanyak 0%), R1 (penambahan tepung daun pepaya sebanyak 5%), R2 (Penambahan tepung daun pepaya sebanyak 10%), R3 (penambahan tepung daun pepaya sebanyak 15%).Dari hasil penelitian dapat disimpulkan, bahwa pemberian  tepung daun pepaya (Carica papaya) dalam ransum tidak berpengaruh pada bobot hidup, bobot karkas, persentase karkas dan panjang usus burung puyuh. Perlakuan terbaik dari penelitian yang dilakukan terdapat pada ransum dengan penambahan tepung daun pepaya 10% terhadap persentase karkas sebesar 70,77 %. Kata kunci : Tepung daun pepaya, burung puyuh, karkas
Analisis Usaha Pemberian Ekstrak Pegagan (Centella Asiatica) Pada Ayam Broiler Wahyu Arianda; Asiyah Nurmi; Muharram Fajrin Harahap
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.368 KB) | DOI: 10.31604/jac.v3i2.1065

Abstract

embangunan peternakan merupakan bagian penting pembangunan pertanian karena subsektor paternakan merupakan bagian dari sektor pertanian.Dari subsektor peternakan ayam broiler memberikan konstribusi sangat besar dalam perekonomian Indonesia.Setelah diterpa krisis moneter dan adanya wabah penyakit flu burung, bisnis peternakan menghadapi masalah besar untuk kembali pulih.Krisis moneter hampir membuat lumpuh kegiatan sektor peternakan khususnya ternak ayam broiler.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis usaha dengan pemberian ekstrak pegagan (Centella Asiatica) pada air minum ayam broiler.Rancangan percobaan yang digunakan adalah RAL (Rancangan Acak Lengkap) non faktorial dengan jumlah perlakuan (t) = 4, ulangan (n) = 5 dan setiap ulangan (n) terdiri dari 5 ekor ayam sehingga penelitian ini membutuhkan 100 ayam. Dengan perlakuan yaitu P0 : tanpa pemberian ekstrak pegagan (Centela Asiatica), P1 : pemberian ekstrak pegagan (Centela Asiatica) 100 gram, P2 : pemberian ekstrak pegagan (Centela Asiatica) 200 gram, P3 : pemberian ekstrak pegagan (Centela Asiatica) 300 gram. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak pegagan (Centela Asiatica) keuntungan tertinggi terdapat pada (300 gram) pemberian ekstrak pegagan (Centela Asiatica) dan keuntungan terendah terdapat pada (0 gram) tanpa pemberian ekstrak pegagan (Centela Asiatica). Kata kunci : broiler, pegagan, analisis usaha
Supplementation Moringa Leaves Powder (Moringa oleifera) in Ration on Performace of Super Village Chicken Wasir Ibrahim; H Norida
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.51 KB) | DOI: 10.31604/jac.v2i2.1034

Abstract

The aims of this study was to determine the Supplementation Moringa Leaves Powder (Moringa oleifera) in Ration on Performace of Super Village Chicken. Used 96 DOC super village chicken. The experiment was designed into completely randomized design with 6 treatments and 4 replicates. Treatments consisted of (P0) Moringa leaves powder 0% in Ration , (P1) Moringa leaves powder 2% in Ration, (P2) Moringa leaves powder 4% in Ration, (P3) Moringa leaves powder 6% in Ration, (P4) Moringa leaves powder 8% in Ration, (P5) Moringa leaves powder 10% in Ration. The parameters were feed consumption, average daily gain, feed conversion and mortality.. The data were analyzed by statistical product and service solution (SPSS 16.0) and significant effect among treatments were tested by Duncan’s multiple range test. the result showed that the Supplementation Moringa Leaves Powder were significant (P<0.05) in feed consumption and average daily gain. the conclusion of this experiment was that Supplementation Moringa Leaves Powder (Moringa oleifera) in Ration to 10% not influenced performance and mortality of Super Village Chicken.Keywords: Moringa Leaves Powder (Moringa oleifera). Super Village Chicken, Performance

Page 3 of 31 | Total Record : 306