cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal Analytica Islamica
ISSN : 14114380     EISSN : 25415263     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Journal Analytica Islamica: Journal of Islamic Sciences is a journal that includes the study of Islamic Thought, Islamic law, the Quran, the Hadis, Islamic Education, Islamic Economics and Islamic Communication.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 1 | 2013" : 13 Documents clear
FILOSOFI DAKWAH DALAM PERSPEKTIF ALQURAN Sahrul Sahrul
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 1 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.954 KB)

Abstract

AlQuran sebagai wahyu Allah kaya tentang kajian filosofi dakwah, sekalipun kajian tentang itu masih minim dan terbatas. Filosofi dakwah maksudnya nilai-nilai kebenaran yang dikandung oleh AlQuran tidaklah dibatasi oleh ruang dan waktu, bersifat rasional, objektif, universal, amar makruf dan nahi munkar bukanlah amar munkar dan nahi makruf serta bersifat egalitarian. Nilai-nilai kebenaran ini ternyata seluruhnya bersifat mutlak berbeda dengan kebenaran yang diperoleh melalui akal yakni bersifat ralatif atau nisbi.  
WAWASAN ALQUR’AN TENTANG METODE PENDIDIKAN Asnil Aida Ritonga; Irwan Irwan
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 1 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.812 KB)

Abstract

Kajian terhadap berbagai cara menyampaikan materi pelajaran  bisa ditelusuri melalui tafsir tarbawi, yang disebut dengan wawasan Alqur’an terhadap metode pendidikan. Dikatakan wawasan Alquran karena kajian terhadap metode tidak harus mengikuti lafal thariqah dalam Alqur’an, tetapi ayat-ayat yang tidak memiliki lafal thariqah namun maknanya mengandung cara penyamaian pendidikan.
DINAMIKA GERAKAN DAKWAH DEWAN DAKWAH ISLAMIYAH INDONESIA DI INDONESIA Darwin Zainuddin; Fakhrur Adabi Abdul Kadir
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 1 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.805 KB)

Abstract

Organisasi dakwah dalam sejarahnya lahir sebagai respon terhadap situasi zaman yang dihadapinya, terutama masalah social, politik dan keagamaan. Pergolakan politik di Indonesia organisasi dakwah  harus mampu menempatkan dakwah untuk kepentingan umat Islam,  fungsi organisasi dakwah saat harus kembali kepada tujuannya dan menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar yang berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah. Problema yang dihadapi ini harus disinerjikan dalam kajian dan bahasan apa yang harus dilakukan oleh organisasi-organisasi dakwah yang ada di Indonesia.Dewan Da’wah merupakan organisasi keagamaan yang khas dengan menjadikan dakwah sebagai kegiatan utamanya. Dakwah yang dimaksud bukan dakwah dalam makna sempit sekadar menyampaikan risalah Islam dalam bentuk lisan atau tabligh, tapi dakwah yang syumuliyah, komprehensif yang mencakup juga da’wah bil hâl, pemberdayaan umat dengan berbagai jalur seperti pendidikan, mengoptimalkan fungsi masjid, membina para da’i, dan lain-lain.Pergerakan dakwah Dewan Dakwah banyak mendapatkan tantangan dimulai sejak didirikannya yaitu masa orde lama, orde baru dan era reformasi. Tantangan ini adalah bahagian yang harus dihadapi oleh Dewan Dakwah dalam menegakkan kebenaran dan meletakkan Islam sebagai agama rahmah dan cinta damai.
ISLAMISASI ILMU PENGETAHUAN: PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Afrahul Fadhila Daulay
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 1 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.984 KB)

Abstract

Islamisasi ilmu pengetahuan dalam perspektif  filsafat pendidikan Islam menginginkan pendidikan dibangun atas dasar tauhid yang dapat mengembangkan potensi jasmani dan ruhani secara paralel sehingga melahirkan peserta didik yang memahami dirinya sebagai khalifah di muka bumi. Sedang pendidikan yang ditolak adalah pendidikan yang dibangun atas dasar sekularisme yang mencabut akar-akar keyakinan kepada Allah sehingga menghasilkan peserta didik yang hanya mengagungkan akal dan tidak percaya kepada wahyu (Al-Quran).
KONSEP POLITIK DALAM ALQUR’AN Ali Akbar
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 1 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.626 KB)

Abstract

Kitab suci Al-Qur’an memuat seluruh aspek kehidupan manusia termasuk politik. Oleh karena itu, kegiatan politik yang seharusnya adalah sejalan dengna syari’ah Allah SWT seperti yang telah ditetapkan dalam kitab pedoman hidup seluruh umat manusia itu. Namun pada kenyataannya keberlangsungan mekanisme politik saat ini telah menjauh dari nilai-nilai yang sudah tertulis dalam al-Qur’an dan yang telah pernah teraplikasi dalam suatu komunitas digjaya peradaban akhlak Islam masa lalu yaitu komunitas Madinah yang dibangun oleh Rasulullah SAW. Untuk itu, pada saat ini diperlukan kajian reflektif dan tafsiran kontekstual kontemporer terhadap ayat-ayat yang mengatur perpolitikan dalam Islam.
KOMUNIKASI PEMBANGUNAN DALAM PEMBANGUNAN KARAKTER BANGSA PADA MASYARAKAT MULTIKULTURAL Yusnadi Yusnadi
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 1 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.551 KB)

Abstract

Komunikasi pembangunan pada dasarnya merupakan instrument perekat dalam pembangunan karakter bangsa, terutama pada masyarakat multikultural. Masyarakat multikultural pada dasarnya dapat menjadi potensi yang amat kuat dalam pembangunan, sebaliknya dapat menjadi penghambat apabila tidak dikelola secara baik dan benar. Oleh karenanya, komunikasi pembangunan dalam membangun karakter bangsa harus berbasis pada masyarakat multicultural.  Bangsa yang berperadaban dan bermoral adalah merupakan karakteristik  bangsa yang dituju dan dicita-citakan.  Karakter bangsa yang demikian hanya dapat dicapai apabila instrument perekat utama dapat berfungsi secara maksimal.
STUDI ISLAM DAN PENDEKATAN INTEGRATIF Nawer Yuslem
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 1 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.454 KB)

Abstract

Islam selain sebagai agama, juga adalah sebagai objek kajian ilmu, sehingga di dalam dunia ilmu pengetahuan dikenal ilmu-ilmu keislaman. Ilmu-ilmu keislaman tersebut ada yang terkait lagsung dengan pelaksanaan ajaran Islam sebagai agama yang termuat di dalam Alquran dan Hadis Nabi SAW, ada pula yang berhubungan dengan alam semesta.Variasi ilmu-ilmu keislaman tersebut menghasilkan konsekuensi logis yaitu lahirnya berbagai metode dan pendekatan dalam mengkaji Islam.
MENCARI HUBUNGAN ANTARA KEBIJAKAN MONETER DENGAN KEMISKINAN DAN KETIMPANGAN PENDAPATAN Muhammad Yusuf
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 1 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1605.287 KB)

Abstract

Kemiskinan masih tetap menjadi masalah dunia yang belum terselesaikan. Meskipun jumlah penduduk miskin tidak merata jumlahnya di setiap Negara, namun kemiskinan masih tetap menjadi permasalahan mendasar di sejumlah Negara berkembang dan Negara miskin tentunya. Berbagai langkah kebijakan telah dikeluarkan setiap Negara untuk mengurangi kemiskinan.Kemiskinan itu sendiri berakar dari besarnya jumlah angka pengangguran. Di Indonesia kemiskinan sangat terlihat di daerah yang miskin sumber daya alam serta jumlah penduduk yang besar dalam suatu daerah. Pengendalian moneter dan inflasi menjadi salah satu langkah yang di ambil pemerintah dalam mengurangi angka kemiskinan. Mempertahankan daya beli masyarakat menjadi tolak ukur utama dalam mengurangi angka kemiskinan. Di dalam penelitian ini akan diteliti efektifitas kebijakan moneter itu sendiri dalam mengurangi angka kemiskinan.
KONTRIBUSI FILSAFAT BARAT TERHADAP ILMU KOMUNIKASI Ahmad Tamrin Sikumbang
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 1 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.577 KB)

Abstract

Filsafat Barat dalam hal ini yaitu Yunani telah memberi kontribusi terhadap ilmu komunikasi. Kontribusi tersebut dapat diketahui melalui penelusuran sejarah. Secara historis, perkembangan ilmu komunikasi dapat dibagi dalam empat periode. Periode pertama dimulai dari “tradisi retorika” yaitu sejak zaman Yunani Kuno. Pada saat itu istilah komunikasi dalam arti seperti sekarang belum dikenal. Namun terdapat aktivitas orang yang disebut dengan “retorika”. Periode ini memberi warna dan kharakteristik tersendiri terhadap ilmu komunikasi. Tokohnya adalah Aristoteles. Beliau menyebut retorika sebagai upaya yang bertujuan untuk persuasi. Ada tiga istilah yang sangat populer berkaitan dengan retorika menurut Aristoteles, yaitu ethos (kredibilitas sumber), pathos (hal yang menyangkut emosi/perasaan), dan logos (hal yang menyangkut fakta). Pemikiran Aristoteles ini kemudian dikembangkan dalam lima hal berkaitan dengan retorika, yaitu (1) invention (urutan argumentasi), (2) dispesitio (pengaturan ide), (3) eloqutio (gaya bahasa), (4) memoria (ingatan), dan (5) pronunciation (cara penyampaian pesan). Selanjutnya, muatan ini menjadi dasar dalam bidang kajian speech communication (komunikasi ujaran). Dengan demikian, makna retorika tidak semata persoalan persuasi, tetapi menyangkut penggunaan simbol-simbol untuk berkomunikasi satu dengan yang lain. Hal ini tentu merupakan sumbangan yang sangat berarti bagi perkembangan ilmu komunikasi.
REVITALISASI ILMU-ILMU KEISLAMAN DALAM KEHIDUPAN KONTEMPORER Syahrin Harahap
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 1 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.47 KB)

Abstract

Kalau peran ilmu-ilmu keislaman diperbincangkan secara serius, tampaknya memang sangat relevan, mengingat abad-abad  mendatang –seperti yang telah kita rasakan saat ini – sangat kompetatif, global, dan sering kali menimbulkan krisis dan keguncangan. Sehingga manusia akan semakin memerlukan ilmu-ilmu keisalaman sebagai pegangan untuk dapat mempertahankan integritasnya sebagai khalifah Alah yang memimpin dan menjalankan tugas isti’mar di bumi.

Page 1 of 2 | Total Record : 13