cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal Analytica Islamica
ISSN : 14114380     EISSN : 25415263     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Journal Analytica Islamica: Journal of Islamic Sciences is a journal that includes the study of Islamic Thought, Islamic law, the Quran, the Hadis, Islamic Education, Islamic Economics and Islamic Communication.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2019): ANALYTICA ISLAMICA" : 9 Documents clear
PENDIDIKAN AGAMA DALAM MASYARAKAT MULTIKULTURAL Anwar, Khairul
Journal Analytica Islamica Vol 8, No 2 (2019): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: kenyataan bahwa masyarakat Indonesia yang multikultural dihadapkan pada kebutuhanyang mendesak untuk merekonstruksi kembali ?kebudayaan nasional Indonesia? yang diharapkandapat menjadi ?integrating force? yang mampu mengikat keragaman menjadi sebuah kesatuanyang kokoh. Masyarakat yang multikultural-multireligius, persoalan sosial keagamaan memangbukan persoalan yang sederhana.Kompleksitas hubungan sosial antarumat beragama ini dirasakanoleh seluruh elemen dalam masyarakat. Di antara idealitas keagamaan Islam sebagaimana tertulisdalam al-Qur?an adalah untuk saling mengenal dan menghormati berbagai budaya, ras, dan agamasebagai suatu realitas kemanusiaan. Akan tetapi pada saat yang sama peta dunia diwarnai konflikakibat SARA. Kesenjangan antara idealitas dan realitas itulah yang perlu dijembatani denganmemberikan pemahaman multikultural dalam proses pendidikan keislaman. Islam dapat menjadipijakan bagi pendidikan multikultural tersebut.Konflik sosial yang mewarnai pasang surutnya persatuanIndonesia harus menjadi perhatian dan perlu diwaspadai oleh kemampuan manajemen politikbangsa agar tidak berkembang menjadi kekuatan yang memecah belah persatuan Indonesia. Salahsatu cara strategis adalah pendidikan multikultural yang dilakukan secara aktual, cerdas, danjujur. Pendidikan apapun bentuknya, tidak boleh kehilangan dimensi multikulturalnya, karena realitasdalam kehidupan pada hakikatnya bersifat multidimensional, dalam ajaran Islam juga banyakdijelaskan tentang multikulturalisme dan bagaimana kehidupan dan sikap multikultural pada masaNabi dan sahabat..Demikian juga halnya manusia sendiri pada hakikatnya adalah sebagai makhlukyang multidimensional. Karena itu untuk mengatasi problem kemanusiaan yang ada, tidak bisalain kecuali dengan menggunakan pendekatan yang multidimensional. Dan, di dalamnya adalahpendidikan multikultural.Kata Kunci : Pendidikan, Agama, Multikultural
MAQASID SYARI’AH DAN LINGKUNGAN HIDUP (Bahtsul Masa’il Sebagai Perlawanan Kaum Santri Terhadap Eksploitasi Pertambangan Emas di Silo Jember) Ramadhan, Muhammad
Journal Analytica Islamica Vol 8, No 2 (2019): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Nature is something that encompasses everything that exists on this earth naturally whetherliving or not, the worsening of the natural conditions requires humans to continue to preserve it, especiallyon the environment. environmental preservation is a matter of necessity for humans who are giventhe title of God as the caliph of the ard, so it is necessary to maintain cosmosentris human intervention.This paper is a paper through library research (Field Research) and field (Field Research), the themeraised is the shariah maqasid and the environment: bahtsul masa?il as the resistance of the studentsagainst the exploitation of gold mining in Silo Jember. There are three questions in this paper. First,what is the concept of Maqasid Shari?ah in protecting the environment? second, what are the views ofulama ?and santri towards the exploitation of gold mining in Silo? third, what is the impact of thecontribution of Ulama and santri views in the bahsul masail on the silo community related to goldmining? by using descriptive analytical methods the results of this paper are, first, to know the conceptof maqasid shari?ah in the environment. secondly, knowing the opinions of ulama ?and santri on theexploitation of gold mining in Silo village. third, provide a Sharia legal footing to the Silo communitytowards Gold Mining in the village of Silo, Jember Regency.Key Word : Mining Gold, Maqashid Syariah, Silo, Jember
FIKIH KOMPREHENSIF: SEBUAH PENDEKATAN DALAM STUDI ISLAM Zaleha, Zaleha
Journal Analytica Islamica Vol 8, No 2 (2019): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.519 KB)

Abstract

Abstract: The study of Islamic law has always moved dynamically following the times, this is whatled to the study of Islamic law to be an interesting phenomenon for Muslim academics. In a moretechnical level Islamic law is identified with fiqh which also grows in conjunction with the growth ofIslamic religion. The law is formed from the laws of the Koran, from the various laws that come out ofthe prophet. As a fatwa against a case, or an award against disputes, or an answer to a question. Thecomplication of the Fiqh laws in the first period is formed from the laws of God and its Apostles, andthe source is the Koran and the Sunnah. Using the study’s approach to the library of the followingdescriptions will explain in detail the comprehensive jurisprudence as an approach to Islamic studies.Keywords: Jurisprudence, Comprehensive, Islamic studies
PENDIDIKAN ISLAM DI ACEH (1966-1998) DENGAN MENGANALISIS ASPEK PERUBAHAN (TRANSFORMASI) Basri Ibrahim
Journal Analytica Islamica Vol 8, No 2 (2019): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.003 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penjelasan secara komprehensif, sistematis,dan integrated tentang transformasi pendidikan Islam di Aceh (1966-1998). Pemilihan waktupenelitian ini didasarkan pertimbangan bahwa dalam kenyataannya, pendidikan Islam di Acehtidak bisa dipisahkan dengan kepentingan politik pemerintah dan pengaruh ideologi dalam memposisikanpendidikan Islam. Objek kajian penelitian ini adalah pendidikan Islam di Aceh (1966-1998). Pendekatanyang digunakan dalam penelitian ini adalahhistorical approach dengan pengimplementasian metodesinkronis dan diakronis. Dari kajian yang dilakukan ditemukan bahwa transformasi pendidikanIslam di Aceh mencakup pada dua aspek utama, yaitu kelembagaan dan sistem. Kelembagaanmencakup penginternalisasian sistem tradisional dan modern, sedangkan sistem mencakup tujuan,pendidik, peserta didik, metode dan sarana-prasarana.Kata Kunci: Pendidikan Islam, Transformasi, Orde Baru
PARADIGMA WAHDATUL ‘ULUM UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA SEBUAH UPAYA FILOSOFIS MENGHADAPI ERA DISRUPSI Fridiyanto Fridiyanto
Journal Analytica Islamica Vol 8, No 2 (2019): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.807 KB)

Abstract

Abstract this article argues that Wahdatul ‘Ulum Paradigm of UIN North Sumatera as an effort inmaking a distinctive knowledge paradigm. The research methodology is qualitative with single casestudy design. The findings of research are UIN North Sumatra make a moderate solution with combiningWahdatul ‘Ulum and Trans disciplinary concepts to be integrated. Wahdatul ‘Ulum Paradigm tries tosolve knowledge dichotomy problems and then Trans disciplinary is a transformative approach to solvethe real society problems. Wahdatul ‘Ulum Paradigm is adaptive philosophy in Disruptive Era becausethe Trans disciplinary can be used in engineering knowledge and practical technology.Key Words: Wahdatul ‘Ulum, Transdisipliner, Era Disrupsi, UIN Sumatera Utara
FAHAM TAKFIRI MENURUT ULAMA SUNNI INDONESIA PASCA KELESUAN ISIS DI SURIAH (Aspek-aspek Pengkafiran dan Militansi Perjuangan) Pagar, Saiful Akhyar Lubis
Journal Analytica Islamica Vol 8, No 2 (2019): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.79 KB)

Abstract

kekalahan telak ISIS di Suriah (2015) memaksa mereka memperluas pengaruhnya ke berbagainegara, termasuk Asean dan Indonesia sebagai daerah yang ditandai warna coklat sangat muda (akanmenjadi target operasi selanjutnya). Pada negara-negara mayoritas muslim, digunakan strategi takfiri.Artinya, pelaku masiat adalah kafir, termasuk penguasa yang tidak menerapkan syari‘at Islam sebagaidasar Negara, sementara, pejuang-pejuang mereka disebut sebagai pasukan jihad. Ekspansi merekake Indonesia, akan menjadi sangat menarik, karena Indonesia berpenduduk mayoritas muslim, panatis,tapi dihuni oleh Ulama Sunni yang anti terhadap faham takfiri versi ISIS. Tulisan terdahulu, di antaranya;Muhammed Yunis, “Politik Pengkafiran dan Petaka Kaum Beriman” (Buku), hanya membahas “kafir”dalam tataran teoretik dan hubungannya dengan konsep iman, kemudian dipergunakan oleh politisiuntuk menjatuhkan lawannya, dan lain-lain. Kajian masuknya faham takfiri ke Indonesia dan kaitannyadengan respon Ulama Sunni sebagai pembawa Islam kedamaian, menjadikan kajian ini memiliki nilaikebaruan orisinil. Masalah utama dalam penelitian ini adalah, bagaimana respon Ulama Sunni Indonesiaterhadap paham takfiri pasca kelesuan ISIS di Suriah yang berkembang akhir-akhir ini dalamkaitannya dengan aspek-aspek pengkafiran dan militansi perjuangan? Teori yang dipergunakan untukmembedah tulisan ini adalah teori; Islam rahmatan lil‘alamin”, “Kekafiran”, dan “Penghalalan Darah”.Penelitian menemukan bahwa pasca kelesuan ISIS di Suriah, Faham takfiri telah dibawa masuk secaramassif ke Indonesia, termasuk central pengkajian dan kegiatan ulama Suni, seperti; Ormas Islam,pesantren, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Pembawa faham takfiri tidak mampu menembus brikadepertahaman Ulama Sunni, kecuali sedikit sekali dari kelompok awam. Diperkirakan, faham takfiritidak akan bisa berkembang di Indonesia sampai puluhan tahun ke depan, karena bangsa Indonesiatelah nyaman dengan karakter faham sunni yang dianut selama ini, sejak berabad-abad yang silam.1Kata kunci: Takfiri, Dosa Besar, Islam Rahmatan Lil‘alamin.
PENDIDIKAN AGAMA DALAM MASYARAKAT MULTIKULTURAL Khoirul Anwar
Journal Analytica Islamica Vol 8, No 2 (2019): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.37 KB)

Abstract

Abstrak: kenyataan bahwa masyarakat Indonesia yang multikultural dihadapkan pada kebutuhanyang mendesak untuk merekonstruksi kembali “kebudayaan nasional Indonesia” yang diharapkandapat menjadi “integrating force” yang mampu mengikat keragaman menjadi sebuah kesatuanyang kokoh. Masyarakat yang multikultural-multireligius, persoalan sosial keagamaan memangbukan persoalan yang sederhana.Kompleksitas hubungan sosial antarumat beragama ini dirasakanoleh seluruh elemen dalam masyarakat. Di antara idealitas keagamaan Islam sebagaimana tertulisdalam al-Qur’an adalah untuk saling mengenal dan menghormati berbagai budaya, ras, dan agamasebagai suatu realitas kemanusiaan. Akan tetapi pada saat yang sama peta dunia diwarnai konflikakibat SARA. Kesenjangan antara idealitas dan realitas itulah yang perlu dijembatani denganmemberikan pemahaman multikultural dalam proses pendidikan keislaman. Islam dapat menjadipijakan bagi pendidikan multikultural tersebut.Konflik sosial yang mewarnai pasang surutnya persatuanIndonesia harus menjadi perhatian dan perlu diwaspadai oleh kemampuan manajemen politikbangsa agar tidak berkembang menjadi kekuatan yang memecah belah persatuan Indonesia. Salahsatu cara strategis adalah pendidikan multikultural yang dilakukan secara aktual, cerdas, danjujur. Pendidikan apapun bentuknya, tidak boleh kehilangan dimensi multikulturalnya, karena realitasdalam kehidupan pada hakikatnya bersifat multidimensional, dalam ajaran Islam juga banyakdijelaskan tentang multikulturalisme dan bagaimana kehidupan dan sikap multikultural pada masaNabi dan sahabat..Demikian juga halnya manusia sendiri pada hakikatnya adalah sebagai makhlukyang multidimensional. Karena itu untuk mengatasi problem kemanusiaan yang ada, tidak bisalain kecuali dengan menggunakan pendekatan yang multidimensional. Dan, di dalamnya adalahpendidikan multikultural.Kata Kunci : Pendidikan, Agama, Multikultural
FIKIH KOMPREHENSIF: SEBUAH PENDEKATAN DALAM STUDI ISLAM Zaleha, Zaleha
Journal Analytica Islamica Vol 8, No 2 (2019): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.519 KB)

Abstract

Abstract: The study of Islamic law has always moved dynamically following the times, this is whatled to the study of Islamic law to be an interesting phenomenon for Muslim academics. In a moretechnical level Islamic law is identified with fiqh which also grows in conjunction with the growth ofIslamic religion. The law is formed from the laws of the Koran, from the various laws that come out ofthe prophet. As a fatwa against a case, or an award against disputes, or an answer to a question. Thecomplication of the Fiqh laws in the first period is formed from the laws of God and its Apostles, andthe source is the Koran and the Sunnah. Using the study’s approach to the library of the followingdescriptions will explain in detail the comprehensive jurisprudence as an approach to Islamic studies.Keywords: Jurisprudence, Comprehensive, Islamic studiesDAFTAR PUSTAKAAl- Darimi, Imam. Sunan al-Darimi, Juz II. Beirut: Dar al-Fikr, t. th.Ardiansyah, Pengaruh Mazhab Hanbali dan Pemikiran Ibnu Taimiyah dalam Paham Salafi, JurnalAnalytica Islamica, Vol. 2, No. 2 Juli Desember 2013.Al-Jauziyah Ibn Qayyim.,I’lamul Muwaqi’in an Rabbil ‘Alamin, Juz I.Dar al-Jail, t. th.Amin, Ahnad. Fajr al- Islam. Beirut: Dar al-Kitab al-Arobi, 1969.Amin, Ahmad. Duha Islam, al-Qahairah: Lajnah al-Ta’lif wa al-Tarjamah, 1952.Al-Qardlawy, Yusuf.Ijtihad Dalam Syari’at Islam. Jakarta: Bulan Bintang, 1987.AR, Hasbi, Perbandingan Mazhab. Medan: Naspar Djaja, 1985.Ash Shiddieqy, M. Hasbi.Pengantar Hukum Islam. Jakarta: Bulan Bintang, 1967._______________. Pengantar Hukum Islam. Jakarta : Bulan Bintang, 1957._______________. Sejarah dan Pengantar Ilmu Al Qur’an / Tafsir. Jakarta: Bulan Bintang, 1954.Aziz Dahlan, Abdul. Ensiklopedi Hukum Islam. Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve, 1997.Bangun, Ahmad.Ringkasan Hukum Islam. Medan: Zai Grafika Publishing, 2010.Chalil Munawar.Biografi Empat Serangkai Imam Mazhab. Jakarta: Bulan Bintang, 1990.Exposito, Jhaon L.Ensiklopedi Oxford. Bandung: Mizan, 2002.Khallaf, Abdul Wahhab.Ilmu Ushul fiqh . Semarang: Dina Utama. 1994.Ma’luf, Luis.Al-Munjid fil Al-Lughah AL-‘Alam, Beirut: Daar Masyriq, 1986.Napitupulu, Dedi Sahputra. “Nilai-Nilai Pendidikan Pada Kisah Nabi Adam AS.” TADRIS: JurnalPendidikan Islam 12.2 (2017): 243-256.Supriyadi, Dedi.Sejarah Hukum Islam. Bandung: Pustaka Setia, 2006.Syafe’i, Rachmat. Ilmu Ushul Fiqh. Bandung: Pustaka setia, 2007.Syaltut, Mahmud.Islam Aqidah dan Syari’ah. Jakarta: Pustaka Amani Press, 1986.Syarifuddin, Amir.Ushul Fiqih. Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1977.Yahya, Mukhtar, fatcurrahman.Dasar-dasar Pembinaan Hukum Fiqih Islami, Bandung: Al Ma’rif, 1983.Yunus, mahmua, Mahmud. Kamus Arab Indonesia. Jakarta: Mahmud Yunus Wal Dzyrriyyah, 2010.Ramadhani, Muhammad Lutfie, Hasan Asari, Wahyuddin Nur Nasution, “Strategi Pe n d i d i k a nMuallim Al-Qurra danHuffaz Al-Qur’an di Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin NgrukiSurakarta Jawa Tengah, dalam Jurnal At-Tazakki, Vol. III, No. 1, Tahun 2019.Sayyid Qutb, Hadha al-Din, Agama Islam, U.S.A: I.I.F.S.O. Publication, United. tt.Sipahutar, Romat Efendi, Mardianto, Wahyuddin Nur Nasution, “Model Pembelajaran Alquran diMAN 2 Model Medan, dalam JurnalEdu Religia, Vol.III, No 1, Tahun 2019.Siregar, Syaiful Azhar. “Penerapan Metode Takrir dan Muraja’ah dalam Pembelajaran Alquran diSD Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyah Medan”, dalam Jurnal Edu Religia, Vol.III, No. 2, Tahun 2019, h. 248.Zulkarnaen, Syamsu Nahar dan Zulheddi, “Nilai-Nilai Pendidikan dalam Al- Qur’an Perspektif Surah‘Abasa, dalam Jurnal At-Tazakki, Vol. II, No. 2, Tahun 2018.
MAQASID SYARI’AH DAN LINGKUNGAN HIDUP (Bahtsul Masa’il Sebagai Perlawanan Kaum Santri Terhadap Eksploitasi Pertambangan Emas di Silo Jember) Muhammad Ramadhan
Journal Analytica Islamica Vol 8, No 2 (2019): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.638 KB)

Abstract

Abstract: Nature is something that encompasses everything that exists on this earth naturally whetherliving or not, the worsening of the natural conditions requires humans to continue to preserve it, especiallyon the environment. environmental preservation is a matter of necessity for humans who are giventhe title of God as the caliph of the ard, so it is necessary to maintain cosmosentris human intervention.This paper is a paper through library research (Field Research) and field (Field Research), the themeraised is the shariah maqasid and the environment: bahtsul masa’il as the resistance of the studentsagainst the exploitation of gold mining in Silo Jember. There are three questions in this paper. First,what is the concept of Maqasid Shari’ah in protecting the environment? second, what are the views ofulama ‘and santri towards the exploitation of gold mining in Silo? third, what is the impact of thecontribution of Ulama and santri views in the bahsul masail on the silo community related to goldmining? by using descriptive analytical methods the results of this paper are, first, to know the conceptof maqasid shari’ah in the environment. secondly, knowing the opinions of ulama ‘and santri on theexploitation of gold mining in Silo village. third, provide a Sharia legal footing to the Silo communitytowards Gold Mining in the village of Silo, Jember Regency.Key Word : Mining Gold, Maqashid Syariah, Silo, Jember

Page 1 of 1 | Total Record : 9