cover
Contact Name
Shabri Putra Wirman
Contact Email
shabri.pw@umri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.photon@umri.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
JURNAL PHOTON
ISSN : 2087393x     EISSN : 25795953     DOI : -
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge
Arjuna Subject : -
Articles 709 Documents
UJI KARAKTERISTIK FISIS, pH DAN ORGANOLEPTIK SARI BUAH BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) DENGAN PENAMBAHAN PENGAWET SINTETIS DAN PENGAWET ALAMI - Sumardilan; Sri Fitria Retnawaty; Yulia Fitri; Aji Suroso
Sistem Informasi Vol 5 No 2 (2015): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v5i2.588

Abstract

Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) merupakan salah satu spesies dalam family belimbing (Averrhoa). Belimbing wuluh kurang diminati oleh masyarakat jika dikonsumsi secara langsung karena rasanya yang sangat asam. Maka perlu melakukan pengolahan pada belimbing tersebut agar disukai oleh banyak orang. Salah satu caranya yaitu dengan membuat sari buah dari belimbing wuluh dengan penambahan gula dan diberi pengawet makanan agar dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama. Untuk itu, maka dilakukan penelitian uji karakteristik fisis, pH dan organoleptik pada sari buah belimbing wuluh, agar dapat diketahui apakah ada perubahan Karakteristik fisis pH dan Organoleptik setelah diberikan penambahan gula, pengawet sintetis (natrium benzoat) dan pengawet alami (minyak cengkeh). Dan parameter fisis yang digunakan yaitu massa jenis, ORP (Oxidation Reduction Potential), TDS (Tottal Disolve Solid), salinitas, resistivitas, konduktivitas serta uji organoleptik berupa uji rasa, warna dan bau. Dari hasil penelitian di laboratorium menunjukkan jika semakin banyak penambahan pengawet sintetis maka nilai pH, massa jenis, ORP TDS, salinitas, resistivitas dan konduktivitas semakin tinggi. Sedangkan semakin banyak penambahan pengawet alami maka nilai pH, massa jenis, ORP TDS, salinitas, resistivitas dan konduktivitas semakin rendah. Hal tersebut disebabkan karena pengawet alami merupakan minyak yang mudah teroksidasi.
PENGGUNAAN KAYU MANIS (Cinnamomum burmani) UNTUK MENGATASI KETENGIKAN PADA MINYAK KELAPA SECARA TRADISIONAL - Kadir; Shabri Putra Wirman; Sri Fitria Retnawaty; Aji Suroso
Sistem Informasi Vol 5 No 2 (2015): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v5i2.591

Abstract

Coconut oil is an oil produced from coconuts. Based on the high levels of saturated fatty acids and lauric acid (anti-microbial) makes coconut oil as an oil that has the highest quality of other oils. But if oil is stored in a long time it will cause rancidity. Rancidity can be caused by several factors such as oxidation and hydrolysis reactions. One way to overcome this is to add antioxidant rancidity. Antioxidants can be found in everyday life, such as the onion, cloves, betel leaf and cinnamon. In this study using cinnamon oil as an antioxidant and pH were tested for physical parameters such as viscosity, Density, conductivity, resistivity, and the smell test. The results of the pH test and demonstrate physical if cinnamon can prevent oil from rancidity based on the length of storage. And the addition of cinnamon to a maximum of 8 grams are in 50 ml of coconut oil has a pH value, Viscosity, Density, conductivity, resistivity, and the test odors better than the other samples.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA REMAJA Mailiza Cahyani
Sistem Informasi Vol 5 No 2 (2015): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v5i2.592

Abstract

Narkoba adalah singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan bahan adiktif lainnya. Pada tahun 2008 pengguna narkoba berjumlah 3,3 juta orang, dimana sekitar 93% berada pada kelompok usia produktif yaitu umur 15-34 tahun dan 90% dari kelompok coba pakai narkoba adalah pelajar. Beberapa penyebab penyalahgunaan narkoba adalah pengaruh orang tua, struktur keluarga, teman sebaya, pengetahuan, sikap dan keyakinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penyalahgunaan narkoba pada remaja di Lembaga Pemasyarakatan kelas II Kota Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah remaja yang menjadi tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Kota Pekanbaru berjumlah 212 orang dengan menggunakan systematic random sampling. Analisa data meliputi analisis univariat, bivariat dengan uji chi square, multivariat dengan uji regresi logistic ganda.Hasil penelitian diperoleh proporsi bahwa remaja yang melakukan penyalahgunaan narkoba di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Kota Pekabaru berjumlah 176 (83%), variabel yang berhubungan dengan penyalahgunaan narkoba adalah kesibukan orang tua (POR:4,656;95%CI:1,651-13,130), Teman sebaya (POR:5,012;95%CI:1,594-15,762) dan Lingkungan masyarakat (POR:11,325;95%CI:3,966-32,337). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa ada hubungan antara kesibukan orang tua, teman sebaya dan lingkungan masyarakat dengan penyalahgunaan narkoba. Saran bagi remaja, bergaul dengan teman sebaya yang berprilaku positif, aktif dalam kegiatan PIK (Pusat Informasi Konseling). Bagi orang tua, menciptakan ikatan keluarga yang kuat melalui hubungan emosional dan memberikan perhatian dan kasih sayang yang baik.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI CAMPAK PADA BAYI DI DESA PEMATANG TEBIH UJUNGBATU TAHUN 2014 Dwi Sapta Aryantiningsih
Sistem Informasi Vol 5 No 2 (2015): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v5i2.595

Abstract

Imunisasi adalah suatu upaya mendapatkan kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit dengan memasukkan kuman atau kuman yang sudah dilemahkan atau sudah dimatikan (Marimbi,2010). Campak adalah penyakit menular, disebabkan oleh virus Morbili. Pemberian imunisasi campak agar anak mendapatkan kekebalan terhadap penyakit campak secara aktif. Desa Pematang Tebih merupakan desa dengan cakupan imunisasi campak yang paling rendah di Wilayah Kerja Puskemas Ujung Batu dengan pencapaiannya yaitu tahun 2011(100%), tahun 2012 (95,1%) dan tahun 2013 sebesar (91,9%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku ibu dalam pemberian imunisasi campak pada bayi di Desa Pematang Tebih Ujungbatu Tahun 2014. Jenis penelitian yaitu analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasinya yaitu seluruh ibu yang mempunyai bayi yang berumur 9 sampai 12 bulan di Desa Pematang Tebih sejumlah 108 orang dengan teknik proportional stratified random sampling. Pengumpulan data primer dengan menggunakan kuesioner. Analisa data yaitu univariat dan bivariat. Hasil penelitian yaitu ada hubungan antara pendidikan ibu (POR=3,179), status pekerjaan ibu (POR= 0,073), status ekonomi (POR= 11,200), sarana dan prasarana (POR=6,900), dukungan keluarga (POR=6,838) dan dukungan tenaga kesehatan (POR=9,562) dengan pemberian imunisasi campak pada bayi. Disarankan agar petugas kesehatan meningkatkan upaya promotif dalam upaya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang imunisasi campak pada bayi.
KARAKTERISTIK PENDERITA TUBERKULOSIS TAHUN 2011-2012 DI PUSKESMAS HARAPAN RAYA PEKANBARU Tri Siwi KN; Wiwik Norlita; Novita R
Sistem Informasi Vol 5 No 2 (2015): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v5i2.596

Abstract

Penderita Tubekulosis pada saat ini sangat banyak terjadi pada usia dewasa khususnya pada usia 21-45 tahun. Penderita tuberkulosis di Asia Tenggara dilaporkan sebanyak 35 persen. Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh Myobacterium tuberculosis, yang dapat ditularkan melalui percikan dahak (droplet) dari penderita TBC kepada individu lain yang rentan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk melihat karakteristik Penderita Tuberkulosis Di Puskesmas Harapan Raya Tahun 2011-2012 Pekanbaru. Jenis Penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengambilan sampel total sampling berdasarkan ciri atau sifat-sifat populasi yang sudah diketahui sebelumnya dengan jumlah 60 sampel. Teknik pengumpulan data adalah lembaran Check List dan analisa data yang digunakan adalah univariate. Hasil penelitian secara umum yaitu karakteristik penderita tuberkulosis di Puskesmas Harapan Raya tahun 2011-2012 Pekanbaru menunjukan bahwa karakteristik penderita tuberkulosis berdasarkan usia tahun 2011-2012 adalah mayoritas berada pada usia dewasa (21-45 tahun) sebanyak 34 responden (56,67%). Berdasarkan jenis kelamin tahun 2011-2012 adalah mayoritas laki-laki sebanyak 44 responden (73,33%). Berdasarkan hasil pemeriksaan BTA mayoritas adalah positif 3+ sebanyak 22 responden (36,67%).
UJI pH, KARAKTER FISIK DAN ORGANOLEPTIK PADA MANISAN BUAH MANGGA UDANG Uswatun Hasanah; Shabri Putra Wirman; Sri Fitria Retnawaty; Aji Suroso
Sistem Informasi Vol 5 No 2 (2015): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v5i2.597

Abstract

Buah mangga udang adalah salah satu varietas mangga yang merupakan buah musiman dengan rasa relatif lebih asam dibanding buah mangga jenis lain. Salah satu olahan mangga udang adalah manisan yang diawetkan menggunakan gula atau pemanis buatan. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui uji pH, karakteristik fisis dan organoleptik (rasa) manisan buah mangga udang dengan penambahan pemanis buatan. Uji karakteristik fisis berupa massa jenis, viskositas, Oxidation Reduction Potential (ORP), Total Disolve Solid (TDS), Salinitas, Konduktivitas, Resistivitas. Hasil penelitian menunjukkan nilai pH terbaik terdapat pada sampel tanpa penambahan pemanis buatan yaitu 3,75. Dan pada hasil uji fisis, penambahan pemanis buatan mempengaruhi nilai massa jenis, ORP, dan konduktivitas, dengan masing-masing nilai 1202 kg/m3, 187 Mv dan 376 Ohm. Kemudian untuk hasil uji rasa, smpel dengan penambahan pemanis buatan tidak disukai oleh para panelis.
UJI pH DAN KARAKTER FISIK KUALITAS AIR DI PEMUKIMAN PABRIK KELAPA SAWIT (PKS) NAGA SAKTI TAPUNG HILIR Endang Susi Lestari; Shabri Putra Wirman; Noni Febriani; Aji Suroso
Sistem Informasi Vol 5 No 2 (2015): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v5i2.598

Abstract

Water is the source of life for all living beings on this earth. Some sources of water for daily needs comes from shallow wells, artesian wells, springs, surface water and rain water collection. The Naga Sakti cottage settlements is one of the settlements adjacent to the Palm Oil Mill (POM) in the district of Lower Tapung Riau Kampar district, and the location of settlements in the area of oil palm plantations. Water produced from wells on the settlement sometimes colored and taste. therefore necessary to test the water pH and physical to determine whether the water in the wells meet the Ministry of Health of the Republic of Indonesia Number: 416/MENKES/PER/IX/1990 about water quality requirements with a pH test and physical parameters that include viscosity, Total Dissolved solids (TDS), Density, conductivity, Oxidation Reduction Potential (ORP), resistivity, salinity, and taste test. Water quality testing was conducted at a radius of 4 km to 8 km from the MCC. From the results of the pH test has been done, there are three that are close to the standard radius PERMENKES ie a radius of 4, 5 and 6 miles. As for the 8 km radius pH values far below the standard Permenkes at pH test. Then to test all the physical radius PERMENKES already meet the standards , in the form of test viscosity, density, ORP, TDS, salinity, conductivity, resistivit , and flavor .
KELIMPAHAN KEANEKARAGAMAN MANGROVE PANTAI INDAH, DESA TELUK LECAH, BENGKALIS yeeri badrun
Sistem Informasi Vol 6 No 01 (2015): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v6i01.677

Abstract

Penelitian ini Juni sampai Juli 2015 berlokasi di Pantai Indah Desa Teluk Lecah, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Penelitian untuk mengetahui keanekaragaman tumbuhan mangrove. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan 3 stasiun. Hasil penelitian menunjukkan pada Stasiun I terdapat 5 jenis pohon, total individu sebanyak 47 dan Indeks Keanekaragaman (H’) = 1,56; Stasiun II terdapat 5 jenis pohon, total individu sebanyak 50 dan Indeks Keanekaragaman (H’) = 1,41; Stasiun III terdapat 5 jenis pohon, total individu sebanyak 46 dan Indeks Keanekaragaman (H’) = 1,58. Sedangkan pada Stasiun I terdapat 7 jenis anakan, total individu sebanyak 138 dan Indeks Keanekaragaman (H’) = 1,15; Stasiun II terdapat 7 jenis anakan, total individu sebanyak 119 dan Indeks Keanekaragaman (H’) = 1,92; Stasiun III terdapat 7 jenis anakan, total individu sebanyak 89 dan Indeks Keanekaragaman (H’) = 1,91.
KEANEKARAGAMAN JENIS DAN DISTRIBUSI NYAMUK VEKTOR PENYAKIT BERDASARKAN PELETAKKAN OVITRAP DI KELURAHAN TUAH KARYA, KECAMATAN TAMPAN, KOTA PEKANBARU Novia Gesriantuti; Yeeri Badrun; Ardila Yunita
Sistem Informasi Vol 8 No 2 (2018): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v8i2.709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis dan distribusi nyamuk vektor penyakit di Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru. Pengambilan sampel dilakukan di RW 08 pada RT 01, 02, 03, dan 04. Metode yang digunakan adalah menggunakan perangkap ovitrap. Penempatan ovitrap di dalam rumah, di luar (pekarangan rumah) dan di selokan. Analisis data dilakukan secara kuantitatif untuk menentukan Indeks Ovitrap (IO), Indeks Nilai Penting (INP) dan penyebaran dari nyamuk tersebut. Hasil dari penelitian ini ditemukan 3 spesies nyamuk yaitu Aedes albopictus, A. aegypti, dan Culex quinquefasciatus. Spesies A. albopictus merupakan spesies yang dominan di Kelurahan Tuah Karya dengan Indeks Nilai Penting (INP) sebesar 99,92%. Penyebaran nyamuk lebih banyak di luar rumah
APLIKASI PENGENALAN UCAPAN SEBAGAI PENGENDALI AC DENGAN EKSTRAKSI CIRI MEL-FREQUENCY CEPSTRUM COEFFICIENTS (MFCC) DAN JARINGAN SYARAF TIRUAN (JST) PROPAGASI BALIK Yulia Fitri; Sri Fitria Retnawaty; Nurul Zecha
Sistem Informasi Vol 8 No 2 (2018): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v8i2.712

Abstract

Perkembangan teknologi dalam bidang Pengolahan Sinyal Digital (Digital Signal Processing) telah membawa dampak positif dalam kehidupan manusia. Pengenalan sinyal digital dapat dikembangkan keberbagai aplikasi yang dapat mempermudah kehidupan manusia. Salah satu perkembangannya adalah dibidang pengenalan suara. Dalam penelitian ini dibuat salah suatu sistem pengendali AC. Pengenalan suara meliputi 4 kata yaitu, “Hidup” “Dingin” “Sedang” dan “Mati” dengan pengucapan pola benar dan pengucapan pola salah. Untuk pengenalan ini meliputi proses digitalisasi kemudian ekstraksi ciri menggunakan metode MFCC hasil dari proses MFCC berupa koefisien, koefisien ini yang dijadikan sebagai input pada Jaringan Saraf Tiruan (JST) Propagasi Balik untuk proses pengenalan. Jumlah responden berjumlah 16 orang terbagi atas 2 kelompok, dimana kelompok responden pertama data yang digunakan diuji dimana data dilatih terlebih dan kelompok responden kedua data yang digunakan diuji tanpa melalui proses latih. Hasil uji responden kelompok pertama dengan pengucapan pola benar mencapai tingkat keberhasilan rata-rata 83%, untuk pola yang salah mencapai 90%. Sedangkan untuk kelompok kedua dengan pengucapan pola benar sistem mampu mengenali 77%, dan untuk pengucapan dengan pola salah sistem mampu mengenali 72%.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 1 (2025): Journal Photon Vol. 15 No. 2 (2025): Journal Photon Vol. 15 No. 1 (2024): Journal Photon Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Photon Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Photon Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Photon Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Photon Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Photon Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Photon Vol 12 No 1 (2021): Jurnal Photon Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Photon Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Photon Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Photon Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Photon Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Photon Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Photon Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Photon Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Photon Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Photon Vol 8 No 2 (2018): Jurnal Photon Vol 8 No 2 (2018): Jurnal Photon Vol 8 No 01 (2017): Jurnal Photon Vol 8 No 01 (2017): Jurnal Photon Vol 7 No 02 (2017): Jurnal Photon Vol 7 No 02 (2017): Jurnal Photon Vol 7 No 01 (2016): Jurnal Photon Vol 7 No 01 (2016): Jurnal Photon Vol 6 No 02 (2016): Jurnal Photon Vol 6 No 02 (2016): Jurnal Photon Vol 6 No 01 (2015): Jurnal Photon Vol 6 No 01 (2015): Jurnal Photon Vol 5 No 2 (2015): Jurnal Photon Vol 5 No 2 (2015): Jurnal Photon Vol 5 No 1 (2014): Jurnal Photon Vol 5 No 1 (2014): Jurnal Photon Vol 4 No 2 (2014): Jurnal Photon Vol 4 No 2 (2014): Jurnal Photon Vol 4 No 1 (2013): Jurnal Photon Vol 4 No 1 (2013): Jurnal Photon Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Photon Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Photon Vol 3 No 1 (2012): Jurnal Photon Vol 3 No 1 (2012): Jurnal Photon Vol 2 No 2 (2012): Jurnal Photon Vol 2 No 2 (2012): Jurnal Photon Vol 2 No 1 (2011): Jurnal Photon Vol 2 No 1 (2011): Jurnal Photon Vol 1 No 2 (2011): Jurnal Photon Vol 1 No 2 (2011): Jurnal Photon Vol 1 No 1 (2010): Jurnal Photon Vol 1 No 1 (2010): Jurnal Photon More Issue