cover
Contact Name
Zaenal Arifin
Contact Email
zae.may13@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejournal.tribakti@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Tribakti: jurnal pemikiran keIslaman
ISSN : 14119919     EISSN : 25023047     DOI : -
Jurnal ini dikelola dan diterbitkan oleh Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri . Jurnal ini memuat kajian-kajian Kebudayaan dan Pemikiran keislaman yang meliputi pendidikan Islam, syarî‘ah, pemikiran Islam, Dakwah Islam, ekonomi, Psikologi Islam dan kajian Islam lainnya. Terbit dua kali setahun, yaitu bulan Januari dan September. E-journal ini merupakan versi online dari edisi cetak Tribakti.
Arjuna Subject : -
Articles 296 Documents
KONSEPSI PENCEGAHAN BAHAYA NARKOBA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Jamaluddin Jamaluddin
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 27 No. 1 (2016): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v27i1.263

Abstract

PERILAKU REMAJA PENGGUNA GADGET; Analisis Teori Sosiologi Pendidikan Zaenal Arifin
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 26 No. 2 (2015): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v26i2.219

Abstract

Gerakan Sosial Modern Masyarakat Islam di Indonesia Wasito Wasito
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 27 No. 2 (2016): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v27i2.268

Abstract

Artikel ini membahas tentag perkembangan gerakan modernisasi Islam yang terjadi di Indonesia mulai masa pra kemerdekaan hingga masa pasca kemerdekaan. Diantara gerakan-gerakan sosial modern Islam yang ada di indonesia meliputi Gerakan Serikat Islam, Gerakan Muhammadiyyah, dan Gerakan Nahdlatul Ulama. Agama Islam muncul pada Abad ke-6 M kemudian masuk ke Indonesia pada abad ke-7 M dan mulai berkembang pada abad ke-13 M. Perkembangan Islam di Indonesia hampir di seluruh Kepulauan Indonesia. Bertolak dari kenyataan tersebut, Islam banyak menghasilkan peninggalan sejarah yang bercorak Islam di Indonesia yang sangat beraneka ragam. Peninggalan-peninggalan itu antara lain, tempat ibadah, keraton, batu nisan, kaligrafi, seni pahat, seni pertunjukan, tradisi upacara, dan karya sastra.
Modular System Pendidikan Agama Islam untuk Mengembangkan Pendidikan Karakter Peserta Didik di Sekolah Rahmat Rahmat
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 27 No. 2 (2016): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v27i2.273

Abstract

Dewasa ini guru pendidikan agama Islam (PAI) di sekolah-sekolah mengeluh sebab kesulitan dalam menyampaikan pelajaran dan kesulitan dalam menginternalisasikan karakter pada peserta didiknya. Hal ini cukup beralasan dikarenakan seorang pengajar/guru masih kurang mumpuni ketika memilih, metode, menggunakan teknik, dan bahkan tidak mengetahui kebutuhan para peserta didik dan bisa jadi juga ketidak pahaman pengajar terhadap tingkat kecepatan belajar mereka. Akibatnya, banyak peserta didik yang tidak menyukai suatu materi ajar tertentu bahkan tidak menyukai pengajarnya jika demikian, lantas bagaimana seorang pengajar akan mendidikkan kognitif, psikomotorik bahkan menginternalisasikan afektif. Sejatinya hal semacam ini tidak akan terjadi jika sistem pembelajarannya diperbaiki, karena belajar adalah sebuah proses maka pengajar tidak pernah tahu kapan peserta didik mengalami proses belajar tersebut. Sehingga, apabila seorang pengajar membangun sebuah sistem pembelajaran maka mengajar itu akan terasa lebih mudah dan peserta didikpun akan dapat menemukan minat dan motivasi belajarnya. Dalam artikel ini, penulis coba menyajikan solusi untuk membangun sebuah sistem dalam pembelajaran PAI, dengan menggunakan modular system. Modular sistem merupakan sebuah sistem guna memfasilitasi kebutuhan belajar tiap individu peserta didik di sekolah. Dengan sistem ini diharapkan pembelajaran lebih humanis dan menyenangkan.
Hakekat Jiwa dan Karakteristiknya Perspektif al-Qur'an Muslimin Muslimin
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 28 No. 1 (2017): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v28i1.416

Abstract

Dalam tradisi keilmuan Islam kajian jiwa mendapat perhatian penting. Hampir semua ulama, kaum sufi dan filosof muslim ikut berbicara tentangnya dan menganggapnya sebagai bagian yang lebih dahulu diketahui oleh seorang manusia. Karena dimensi jiwa dalam Islam lebih tinggi dari sekedar dimensi fisik karena jiwa merupakan bagian metafisika. Ia sebagai penggerak dari seluruh aktifitas fisik manusia. Meskipun saling membutuhkan antara jiwa dan jasad tanpa harus dipisahkan, namun peran jiwa akan lebih banyak mempengaruhi jasad. Sesungguhnya Islam memiliki sebuah konsep yang utuh mengenai jiwa. Setiap para ulama memiliki sebuah pandangan yang mengakar kuat pada tradisi Islam. Meskipun kita melihat kecenderungan para filosof muslim mengutip banyak pemahaman jiwa dari para filosof Yunani seperti Aristoteles, Plato, Galien, Platonis dan lainnya. Namun sejatinya konsep yang dikembangkan berdasarkan cara pandang seorang muslim sehingga apa yang dikemukakan tidak keluar dari koridor Islam. Pemahaman yang beragam dalam memahami eksistensi jiwa ini juga dalam rangka memahami kebenaran Mutlak yaitu Sang Pencipta. Maka ketika seseorang memahami dirinya, yaitu jiwa beserta seluruh yang ada pada diri manusia- maka ia akan mengenal TuhanNya. Dari kedua sumber ini yang kemudian kajian tentang jiwa menjadi lebih luas pembahasannya dalam Islam dibandingkan dalam tradisi di luarnya. Maka, menarik untuk dibahas bagaimana Islam menjelaskan tentang jiwa baik dari eksistensi, potensi maupun hakikatnya. Karena dimensi jiwa adalah bagian ayat-ayat kauniyah dimana peran akal menjadi utama dalam memahaminya. Selain memudahkan manusia mengetahui eksistensi dirinya juga terpenting mengetahui jiwanya akan memudahkan manusia mengenal Tuhannya. Jiwa dalam jasad itu bagaikan burung yang terkurung dalam sangkar,merindukan kebebasannya di alam lepas, menyatu kembali dengan alam ruhani, yaitu alam asalnya. Setiap kali ia mengingat alam asalnya, ia pun menangis karena rindu ingin kembali
GURU PROFESIONALIS DALAM PANDANGAN ISLAM Susanto Susanto
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 21 No. 1 (2010): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v21i1.118

Abstract

Guru sebagai agen pembelajaran harus memiliki kompetensi pedagogic, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. Tugas guru adalah mendidik. Mendidik adalah tugas yang sangat luas. Mendidik itu antara lain dilakukan dengan cara mengajar, memberikan dorongan, memuji, menghukum, memberi contoh, membiasakan.Islam memberikan penghargaan yang tinggi terhadap guru. Sebenarnya tingginya kedudukan guru dalam Islam merupakan realisasi ajaran Islam itu sendiri. Islam memuliakan pengetahuan; pengetahuan itu didapat dari belajar dan mengajar, yang belajar adalah calon guru dan yang mengajar adalah guru.Seorang guru yang profesional mampu mengembangkan komunikasi yang harmonis, penuh kasih sayang dengan para siswanya, agar para siswa dapat menikmati pelajaran yang disampaikan guru dengan nyaman tanpa adanya suatu beban. Kasih sayang dalam pergaulan, berarti guru harus lemah lembut dalam pergaulan; kasih sayang dalam mengajar; guru tidak boleh memaksa murid mempelajari sesuatu yang memanmg belum dijangkaunya.
Eksistensi Hukuman Mati di Indonesia A. Hasyim Nawawie
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 28 No. 1 (2017): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v28i1.475

Abstract

This study aims the death penalty in Indonesia. We know where the death penalty is contrary or not in terms of the constitution and Islamic law, then we can conclude that if the legal implementation of the death penalty in Indonesia continue to be done or should be abolished. Based on research and the analysis conducted, conclude that Indonesia According to the Indonesian Constitution that the death penalty in Indonesia is constitutional. Constitutional Court Decision No. 2-3 / PUU-V / 2007 states that the imposition of the death penalty was constitutional. Any law governing capital punishment is not contrary to the Constitution of the State of Indonesia. However the legislation in Indonesia death penalty is still recognized in some legislation. There are three groups of rules, namely: Criminal Dead in the Criminal Code, Criminal die outside the Criminal Code, Criminal die in the Draft Bill. According to Islamic law that the death penalty could be applied to some criminal act or jinazah, either hudud qishahs, diyat or ta'zir among others to: Apostate, Rebel, Zina, Qadzaf (Allegations Zina), Steal (Corruption), Rob (Corruption), Murder.
TINJAUAN KONSEPTUAL TERHADAP KOMPILASI & KODIFIKASI (TADWIN) HADIS Jamaluddin Jamaluddin
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 24 No. 1 (2013): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v24i1.124

Abstract

PORTOFOLIO SEBAGAI MODEL PEMBELAJARAN AKTIF Salma Sunaiyah
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 22 No. 1 (2011): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v22i1.53

Abstract

Salah satu tantangan mendasar dalam pembelajaran dewasa ini adalah mencari strategi proses pembelajaran inovatif. Hal ini dirasakan mendesak seiring dengan perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat. Dengan teknologi siswa dapat belajar dari luar kelas seperti dari lingkungan masyarakat, melalui media cetak maupun elektronik serta sarana-sarana lain yang tersedia. Dengan belajar seperti itu siswa akan lebih leluasa menuangkan gagasan atau ide-idenya yang dibangun berdasarkan informasi dari berbagai sumber. Model pembelajaran portofolio merupakan jawaban dari pembelajaran inovatif. Portofolio sebagai model pembelajaran dapat digolongkan ke dalam metode resitasi atau metode pemberian tugas. Pemberian tugas portofolio lebih mementingkan proses dan bukan sekedar hasil belajar.
Konsep Dasar Muamalah & Etika Jual Beli (al-Ba'i) Perspektif Islam Jamaluddin Jamaluddin
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 28 No. 2 (2017): Junal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v28i2.485

Abstract

Page 11 of 30 | Total Record : 296


Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 36 No. 2 (2025): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 36 No. 1 (2025): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 35 No. 2 (2024): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 35 No. 1 (2024): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 34 No. 2 (2023): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 34 No. 1 (2023): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 33 No. 2 (2022): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 33 No. 1 (2022): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 32 No. 2 (2021): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 32 No. 1 (2021): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 31 No. 2 (2020): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 31 No. 1 (2020): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 30 No. 2 (2019): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 30 No. 1 (2019): Jurnal Tribakti Vol. 29 No. 2 (2018): Jurnal Tribakti Vol. 29 No. 1 (2018): Jurnal Tribakti Vol. 28 No. 2 (2017): Junal Tribakti Vol. 28 No. 1 (2017): Jurnal Tribakti Vol. 27 No. 2 (2016): Jurnal Tribakti Vol. 27 No. 1 (2016): Jurnal Tribakti Vol. 26 No. 2 (2015): Jurnal Tribakti Vol. 26 No. 1 (2015): Jurnal Tribakti Vol. 25 No. 2 (2014): Jurnal Tribakti Vol. 25 No. 1 (2014): Jurnal Tribakti Vol. 24 No. 2 (2013): Jurnal Tribakti Vol. 24 No. 1 (2013): Jurnal Tribakti Vol. 23 No. 2 (2012): Jurnal Tribakti Vol. 23 No. 1 (2012): Jurnal Tribakti Vol. 22 No. 2 (2011): Jurnal Tribakti Vol. 22 No. 1 (2011): Jurnal Tribakti Vol. 21 No. 1 (2010): Jurnal Tribakti Vol. 20 No. 2 (2009): Jurnal Tribakti Vol. 20 No. 1 (2009): Jurnal Tribakti More Issue