cover
Contact Name
Zaenal Arifin
Contact Email
zae.may13@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejournal.tribakti@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Tribakti: jurnal pemikiran keIslaman
ISSN : 14119919     EISSN : 25023047     DOI : -
Jurnal ini dikelola dan diterbitkan oleh Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri . Jurnal ini memuat kajian-kajian Kebudayaan dan Pemikiran keislaman yang meliputi pendidikan Islam, syarî‘ah, pemikiran Islam, Dakwah Islam, ekonomi, Psikologi Islam dan kajian Islam lainnya. Terbit dua kali setahun, yaitu bulan Januari dan September. E-journal ini merupakan versi online dari edisi cetak Tribakti.
Arjuna Subject : -
Articles 309 Documents
MEMINIMALISIR PERKEMBANGAN PASAR MODERN DALAM MENSEJAHTERAKAN PASAR TRADISIONAL Agus Toni
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 24 No. 1 (2013): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v24i1.129

Abstract

Integrasi Ilmu Sebuah Konsep Pendidikan Islam Ideal Istikomah Istikomah
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 28 No. 2 (2017): Junal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v28i2.490

Abstract

Artikel ini menjelaskan bahwa untuk mengikis dikotomi ilmu dalam Islam perlu adanya integrasi lembaga pendidikan antara pesantren, madrasah dan sekolah. Integrasi lembaga pendidikan ini kini telah banyak dilakukan oleh lembaga pendidikan Islam dengan corak pesantren moderen, dimana di dalam pesantren juga berdiri lembaga pendidikan formal baik madrasah maupun sekolah. Lembaga pendidikan yang terintegrasi kini menjadi pendidikan Islam yang ideal, sebab memiliki beberapa keunggulan diantaranya, waktu belajar lebih lama, tradisi pesantren tetap bisa diterapkan, lulusanya memiliki ilmu pengetahuan lebih, sebab ilmu agama dan umunya diberikan dengan porsi yang seimbang, serrta lulusanya bisa bersaing dengan sekolah atau madrasah diluar pesantren.
PEMBAHARUAN AGRARIA SEBAGAI UPAYA PENYELESAIAN KONFLIK Syamsul Umam
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 25 No. 1 (2014): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v25i1.157

Abstract

Penyelesaian koflik agraria mestilah diletakkan dalam konteks pelaksanaan Pembaruan Agraria secara komprehensif. Arah dan semangat penyelesaian konflik yang hendak dikedepankan bukan saja untuk memenuhi rasa keadilan bagi masyarakat korban konflik tanah selama ini, melainkan juga untuk mendorong terjadinya transformasi sosial ke arah susunan masyarakat yang lebih berkeadilan sosial, dengan landasan berupa keadilan dalam pemilikan, penguasaan, pemanfaatan dan pengelolaan tanah dan kekayaan alam lainnya. Berdasarkan pengalaman di beberapa negara lain, agenda penyelesaian konflik (khususnya yang terjadi di masa lalu dan belum diselesaikan) merupakan bagian penting dari program Pembaruan Agraria. Secara umum, program Pembaruan Agraria yang dimaksud biasanya meliputi agenda (1) Redistribusi lahan (land re-distribution), (2) Penataan hak penguasaan/penyakapan lahan (land tenure reform); (3) Penyelesaian konflik, dan (4) Pemulihan wilayah publik.
PENGELOLAAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH Turmudzi Abror
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 22 No. 2 (2011): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v22i2.71

Abstract

Perlunya pendidikan karakter disebabkan ada beberapa permasalahan yang terjadi di masayarakat yang menyangkut pelanggaran moralitas yang dilakukan di seluruh aspek kehidupan. Untuk mengataasi hal yang berhubungan dengan problematika masyarakat, maka diwacanakan untukuntuk melaksanakan pendidikan karakter di sekolah.Hal ini dite-mukan pengaruh sekolah terhadap perkembangan anak, ada empat hal utama (input, output) yang saling mempengaruhi. Antara lainiklim atau budaya sekolah. Jika suasana sekolah penuh kedisiplinan, kejujuran, kasih sayang, maka hal ini akan menghasilkan output yang diinginkan berupa karakter yang baik.
Implementasi Penelitian Hadits: Kritik Sanad dan Matan Hadits Makhfud Makhfud
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 29 No. 1 (2018): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v29i1.562

Abstract

Hadits critic was very easy when Rasulullah was still alive. Because the friends of Rasulullah directly could understand which one was true and not true by confirming to Rasulullah S.A.W. directly. Confirmation system was the first critic toward hadits when Rasulullah was still alive . It did not mean that They suspected him as liar but They carefully kept the truth because Hadits is also the source of Islamic after al-Qur`an. It could make their belief stronger in implementing the Hadits which They directly got from Rasulullah S.W.A. Some priests have decided that confirmation of Hadits in Rasulullah era was important as the birth of hadits critic science.
ABSOLUTISME VERSUS RELATIVISME TAFSIR As'ary .
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 25 No. 1 (2014): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v25i1.164

Abstract

RESPON BARAT TERHADAP ISLAM SEBAGAI SUMBER PERADABAN Wasito Wasito
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 24 No. 2 (2013): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v24i2.174

Abstract

Islam adalah agama abrahamik yang pada perjalanan kemudian menjelma menjadi peradaban besar. Bahkan, pada kurun waktu sebelum abad ke 13 M atau tepatnya sebelum masa renaissance di Barat, peradaban Islam menjadi pemimpin dan kiblat peradaban-peradaban dunia.Meski demikian, kendati diakui atau tidak Barat berhutang budi pada Islam untuk kemajuan peradabannya sebagaimana sekarang ini, tidak sedikit orang-orang Barat yang mengakuinya. Dengan kata lain, respon Barat atas Islam sebagai sumber peradaban tidak ijmal, namun terpecah menjadi dua, yaitu respon positif dan respon negatif
Perkembangan Anak Disabilitas (Anak Tunarungu Belajar Melalui Metode Oral) Siti Wahyuni
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 29 No. 1 (2018): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v29i1.570

Abstract

Oral method is one way to train deaf children to be able to communicate orally (verbally) with neighborhood who heard that deaf children are required to speak demanded their participation of the people around them, involving deaf children to speak orally in every in every chance. By giving a chance to talk to them, get it implies that deaf children are motivated to get used to speak verbally deaf children get difficulties in developing spoken language because of lack or do not hear the sounds of the language, because of hearing function is not maximized, whereas deaf children generally still have residual hearing. To overcome these difficulties oral method suitable to be used.
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PESANTREN TASAWUF Jauhar Fuad
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 23 No. 1 (2012): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v23i1.13

Abstract

Pendidikan karakter menjadi kebutuhan mendasar bagi masyarakat. Ketika banyak orang yang mengkaji dan mendiskusikan tentang konsep itu, pesantren telah menerapkannya jauh sebelum itu. Pesantren menjadi tempat yang tepat dalam mengimplementasikan pendidikan karakter, terlebih pada pesantren tasawuf. Tasawuf mengajarkan berbagai ritual dan z\ikir, sebagai cara untuk mendekatkan diri kepada Allah. Mereka dibekali dengan amalan-amalan tasawuf agar mereka terjaga dan selalu ingat kepada Allah dalam kondisi apapun. Pada konteks inilah karakter anak terbentuk menjadi pribadi yang baik.
KONTRIBUSI PESANTREN PADA SEKOLAH ATAU MADRASAH UNGGULAN Imam Taulabi
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 25 No. 2 (2014): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v25i2.180

Abstract

Pesantren adalah sebagai lembaga pendidikan dengan berbagai kelebihan yang ada di dalamnya, berupa sistem pondokkan, terprogram dan pembelajaran yang ketat. Kelebihan itu, menjadikan pesantren mendapatkan perhatian dari berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan lain, yaitu; sekolah/madrasah sebagai institusi pendidikan formal yang ada di Indonesia. Sekolah/madrasah mengembangkan sistem pendidikan yang ada dalam pesantren dengan menggunakan sistem asrama, sebagai nilai lebih jika dibandingkan dengan sekolah/madrasah lainnya. Sekolah/madrasah yang demikian inilah, yang disebut sebagai sekolah/madrasah unggulan. Dalam tulisan ini, penulis melihat unggulan lebih diidentikan sebagai sekolah/madrasah elite. Namun penggunaan kata elite, mengalami reduksi makna, yang lebih banyak menimbulkan konotasi negatif, maka kata yang paling populer digunakan dalam sekolah/madrasah yang memiliki asrama lebih sering disebut dengan kata unggulan (excelence).

Filter by Year

2009 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 37 No. 1 (2026): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 36 No. 2 (2025): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 36 No. 1 (2025): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 35 No. 2 (2024): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 35 No. 1 (2024): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 34 No. 2 (2023): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 34 No. 1 (2023): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 33 No. 2 (2022): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 33 No. 1 (2022): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 32 No. 2 (2021): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 32 No. 1 (2021): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 31 No. 2 (2020): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 31 No. 1 (2020): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 30 No. 2 (2019): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 30 No. 1 (2019): Jurnal Tribakti Vol. 29 No. 2 (2018): Jurnal Tribakti Vol. 29 No. 1 (2018): Jurnal Tribakti Vol. 28 No. 2 (2017): Junal Tribakti Vol. 28 No. 1 (2017): Jurnal Tribakti Vol. 27 No. 2 (2016): Jurnal Tribakti Vol. 27 No. 1 (2016): Jurnal Tribakti Vol. 26 No. 2 (2015): Jurnal Tribakti Vol. 26 No. 1 (2015): Jurnal Tribakti Vol. 25 No. 2 (2014): Jurnal Tribakti Vol. 25 No. 1 (2014): Jurnal Tribakti Vol. 24 No. 2 (2013): Jurnal Tribakti Vol. 24 No. 1 (2013): Jurnal Tribakti Vol. 23 No. 2 (2012): Jurnal Tribakti Vol. 23 No. 1 (2012): Jurnal Tribakti Vol. 22 No. 2 (2011): Jurnal Tribakti Vol. 22 No. 1 (2011): Jurnal Tribakti Vol. 21 No. 1 (2010): Jurnal Tribakti Vol. 20 No. 2 (2009): Jurnal Tribakti Vol. 20 No. 1 (2009): Jurnal Tribakti More Issue