JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
25,715 Documents
Penggunaan Media Audio-Visual dalam Pembelajaran PAI pada Siswa Tunagrahita di SLB Koto Agung, Blok B Sitiung 1, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya
Anjeli, Miki;
Fauzan, Fauzan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i1.2953
Latar belakang peneliti membuat skripsi ini adalah siswa tunagrahita ini lebih memahami pembelajaran dengan menggunakan media audio-visual dibandingkan dengan tidak menggunakan media. Terlihat saat guru menggunakan media audio-visual siswanya lebih bersemangat untuk belajar, terlihat juga anak tersebut bisa termotivasi untuk belajar. Siswa nampak fokus saat belajar dibuktikan saat guru menggunakan media audio-visual seperti vidio, anak tunagrahita tidak melihat kekiri dan kekanan, tidak gelisah, mereka tenang saat menyaksikan vidio yang ditampilkan oleh gurunya, dari situlah kita juga bisa melihat bahwasannya anak tersebut bisa fokus saat belajar. Jenis penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di SLB Koto Agung. Sumber data/informan penelitian yang diperoleh melalui guru wali kelas, kepala sekolah serta salah satu guru Di SLB Koto Agung yang dilibatkan untuk memberikan informasi dan keterangan mengenai penggunaan media pembelajaran audio-visual dalam mata pelajaran PAI pada siswa tunagrahita di SLB Koto Agung. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan untuk memperkuat data yang telah diteliti dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa penggunaan media pembelajaran audio-visual dalam mata pelajaran PAI pada siswa tunagrahita di SLB Koto Agung, Blok B. Sitiung 1, Kecamata Sitiung, Kabupaten Dharmasraya. Bahwasannya Guru di SLB Koto Agung menggunakan media audio-visual untuk membantu guru dalam menyampaikan materi, karena saat penggunaan media pembelajaran audio-visual ini siswa tunagrahita lebih bersemangat untuk belajar dibandingkan dengan tidak menggunakan media audio-visual.
Akhlak Remaja Di Jorong Koto Beringin II Kenagarian Koto Beringin Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya
Desi, Tika Apriliya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i1.2954
Penelitian ini dilatar belakangi bahwa sebagian remaja itu tidak patuh dengan perkataan orang tua nya,sebagian remaja itu tidak mengindahkan apa yang nasehati orang tua nya, dan ada sebagaian remaja tersebut mendongkol kepada orang tua nya apabila orang tua tersebut meminta tolong kepadanya, padahal ia hanya sibuk dengan main game yang ada di smarphone nya. Dari permasalahan yang ada peneliti tertarik untuk menelitibagaimana akhlak remaja kepada orang tua di jorong koto beringin II kenagarian koto beringin kecamatan tiumang kabupaten dharmasraya dan faktor penyebab rusaknya akhlak remaja tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana akhlak remaja di jorong koto beringin II kenagarian koto beringin kecamatan tiumang kabupaten dharmasraya.Jenis penelitian ini adalah penelitian yang bersifat lapangan (field reserch) dengan pendekatan kualitatif yaitu menggambarkan suatu fenomena yang terjadi sesuai dengan data yang ada di lapangan. Sedangkan untuk menganalisisnya peneliti melakukan beberapa langkah yaitu memilih data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan, untuk menguji kredibilitas dan kevalidan data. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa akhlak remaja kepada orang tua di jorong koto beringin II kenagarian koto beringin kecamatan tiumang kabupaten dharmasraya kebanyakan kurang baik, dimana banyak nya remaja berbohong kepada orang tuanya, membangkang, mengecewakan orangtua dengan sikapnya dan bahkan melalaikan nasehat orang tuanya, adapun faktor penyebab nya adalah dari faktor keluarga, faktor masyarakat, faktor pergaulan dan faktor teknologi.
Pengaruh Model STAD dengan Media Konkret terhadap Kemampuan Mengidentifikasi Sifat-Sifat Cahaya pada Siswa Kelas IV SDN Pengampon Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang
Suwitnyo, Hadi;
Imron, Ilmawati Fahmi;
Mukminin, Bagus Amirul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i1.2955
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran student team achievement devision dengan media konkret terhadap kemampuan mengidentifikasi sifat-sifat cahaya pada siswa kelas IV SDN Pengampon Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Pengampon yang berjumlah 24 siswa, dengan sampel terdiri dari 12 siswa kelompok kontrol dan 12 siswa kelompok eksperimen. Intrumen penelitian ini menggunakan tes dengan 20 soal uraian. Analisis data yang digunakan adalah paired sample t-test dan independent sample t-test. Hasil penelitian ini menunjuukakan bahwa ada perbedaan pengaruh model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions dengan media konkret dibandingkan dengan model pembelajaran Konvensional tanpa media terhadap kemampuan mengidentifikasi sifat-sifat cahaya pada siswa kelas IV SDN Pengampon, dengan keunggulan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions dengan media konkret
Capital Structure Choice - Does Ceo Experience Matter on Riskier Ventures?
Lauson, Aditya Jaya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i1.2956
It is stated by many that the primary driver of most debts is growth - firms borrow to grow and create shareholder value. The question is, how far should firms plunge into debt before they put too much at stake? Naturally, firms that operate in riskier ventures will not jeopardize themselves by leveraging too much. Yet on the other side of the argument, researches have pointed out that experienced CEOs are more capable of maximizing the benefits of debt. As of now, no research has pointed out what happens when CEOs worth their salt lead firms in risker ventures. Therefore, this research aims to find the causality between CEO’s experience and operational risk towards leverage ratio. Operational risk is measured using product uniqueness, a variable that is measured in previous researches as selling expenses per sales. CEO experience is defined by the length of service of a CEO in x company for y years, as long as the CEO holds any managerial role. Using time-series regression model and samples from 180 companies over 5 years, the findings explain almost 90% of the variability of leverage and firms’ risk averseness, which is derived from operational risk, is weakened with experienced CEO.
Kelayakan Masker Daun Nangka dan Tepung Beras Untuk Perawatan Kulit Berjerawat
Ghani Hanafiah, Retno;
Astuti, Murni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i1.2957
Kandungan flavonoid dan saponin yang terdapat dalam daun nangka dapat mencegah pertumbuhan bakteri yang menyebabkan timbulnya jerawat. Tepung beras bermanfaat untuk mencerahkan kulit wajah serta berfungsi sebagai perekat sehingga masker dapat menempel pada kulit wajah. Penelitian ini bertujuan untuk: a) menganalisis cara pembuatan masker daun nangka dan tepung beras untuk perawatan kulit berjerawat, b) menganalisis kandungan flavonoid dan saponin yang terdapat pada masker daun nangka untuk perawatan kulit berjerawat, dan c) imenganalisis ikelayakan itekstur, iaroma, daya lekat idan ikesukaan ipanelis i(Uji iOrganoleptik). iPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis metode eksperimen. Objek penelitian ini adalah daun nangka dan tepung beras. Tempat untuk melakukan uji kandungan flavonoid dan saponin yang terkandung dalam masker dilaksakan di iLaboratorium iKimia iFMIPA UNP idan tempat iuji iorganoleptik idilakukan idi iLaboratorium iJurusan iTata iRias dan Kecantikan iFPP iUNP. iBerdasarkan hasil penelitian proses pembuatan masker daun nangka dan tepung beras dalam penelitian ini dibuat berupa bubuk. Kualitas masker daun nangka dan tepung beras berdasarkan uji hasil laboratorium menunjukkan bahwa terdapat kandungan flavonoid sebesar 0,0011% dan saponin sebesar 0.1470%. Berdasarkan uji organoleptik pada aspek penilaian tekstur, daya lekat, dan kesukaan masker dengan perbandingan 20:80 lebih disukai dibandingkan perbandingan 30:70 dan 40:60. Sedangkan pada aspek aroma masker dengan perbandingan 40:60 lebih disukai dibandingkan perbandingan 20:80 dan 30:70. Disarankan iuntuk ipenelitian iselanjutnya mengenai imasker idaun inangka idan itepung iberas iagar idapat ilebih idikembangkan serta idisempurnakan ilagi.
Analisis Peran Orang Tua dalam Proses Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus pada Masa Pandemi Covid-19 di Sekolah Luar Biasa
Melakarniati, Melakarniati;
Marlina, Marlina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i1.2958
Penelitian ini dilatarbelakangi pada perubahan sistem pembelajaran pada masa pandemi covid-19 yang semula menggunakan sistem pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran daring dan luring, perubahan ini mengharuskan anak berkebutuhan khusus untuk menyesuaikan diri dengan sistem tersebut. Penyesuaian diri tersebut memerlukan bantuan dari orang-orang terdekat seperti guru, dan keluarga terutama orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan yang diberikan orang tua kepada anak berkebutuhan khusus selama pembelajaran pada masa pandemi covid-19. Peranan yang akan di analisa yaitu terkait peran orang tua sebagai pembimbing, pendamping, fasilitator, motivator serta sebagai direktor. Subjek pada penelitian ini yaitu 30 orang tua (ibu) dari anak berkebutuhan khusus yang bersekolah di SLBN 1 Painan dan SLB Yppc Painan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya serta data dianalisis secara deskriptif. Hasil dari analisis data didapatkan bahwa sebagian kecil orang tua menunjukkan kelima peran yang diteliti tentang peran orang tua dalam membantu proses pembelajaran anak berkebutuhan khusus, didapatkan hasil secara keseluruhan dari responden sebesar 28,63% dengan artian bahwa sebagian kecil orang tua menjalankan perannya dalam membantu proses pembelajaran anak berkebutuhan khusus selama masa pandemi covid-19.
Pelaksanaan Pembelajaran Daring Oleh Guru Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Luar Biasa Kota Padang
Hasanah, Immatul;
Marlina, Marlina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i1.2959
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya masa pandemi Covid-19 yang memberikan dampak signifikan terhadap dunia pendidikan. Pelaksanaan pembelajaran yang biasanya dilakukan secara tatap muka dialihkan menjadi pembelajaran daring. Pada kenyataannya tidak semua orang bisa melaksanakan pembelajaran secara daring, terutama anak berkebutuhan khusus yang seharusnya anak dibimbing langsung oleh guru yang bersangkutan, kini hanya dengan bimbingan online saja atau disebut dengan pembelajaran daring. Peneliti memutuskan pertanyaan dalam penelitian berupa bagaimana pelaksanaan pembelajaran daring yang dilakukan di Sekolah Luar Biasa di Kota Padang selama masa pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa penyebaran angket online yang diberikan kepada 31 guru yang berasal dari 31 Sekolah Luar Biasa di Kota Padang sebagai responden. Penelitian dilakukan dalam waktu kurang lebih dua bulan. Angket diberikan kepada responden melalui https://docs.google.com/forms/d /1TfOfaGIDyYYcO2et1KUS3xqFEuJsdDKcr9Bs9-EY9A yang dikirim melalui aplikasi WhatsApp. Data yang dikumpulkan lalu dianalisis dengan menggunakan teknik perhitungan persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran daring oleh guru anak berkebutuhan khusus dapat dilihat dari tahap persiapan masuk pada kriteria baik (87,1%), selanjutnya tahap pelaksanaan dan evaluasi masuk pada kriteria cukup baik (64,5%) karena pelaksanaan yang dilakukan guru masih ada yang tidak melakukan pelaksanaan pembelajaran seperti saat mulai belajar mengucapkan salam, membaca doa, menanyakan kabar. Guru langsung menjelaskan pembelajaran, memberikan latihan soal dikarenakan belajar melalui pengiriman video, media WhatsApp, dan aplikasi Zoom. Pembelajaran daring ini tidak efektif diberikan pada anak berkebutuhan khusus karena kurangnya interaksi antara pengajar dengan siswa secara langsung sehingga pembelajaran tidak begitu sempurna.
Persepsi Pengunjung Tentang Sapta pesona Wisata Taman Margasatwa Budaya Kinantan Kota Bukittinggi
Widiatmoko, Andri;
Meirina Chair , Ira
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i1.2960
Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui Persepsi pengunjung tentang sapta pesona di objek wisata Taman wisata Margasatwa Budaya Kinantan Kota Bukittinggi dan didasari oleh beberapa permasalahan di Taman Margasatwa Budaya Kinantan Kota Bukittinggi yaitu pagar pembatas satwa yang butuh perawatan serta berbahaya bagi anak-anak karna dirasa kurang kemanannya. Jenis penelitian nya adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Populasi penelitiannya yaitu semua pengunjung di Sapta pesona Wisata Taman Margasatwa Budaya Kinantan Kota Bukittinggi. Cara untuk mengumpulkan data pada penelitian ini yaitu menyebarkan angket atau kuisioner, dan sampel uji coba penelitian sebanyak 30 orang. Uji coba instrumen memakai uji validitas dan uji reabilitas. Dengan teknik sampel yang digunakan non probability sampling dengan metode incidental sampling, dengan total responden 100 orang. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan persepsi pengunjung tentang Sapta pesona Wisata Taman Margasatwa Budaya Kinantan Kota Bukittinggi. Menunjukkan persentase buruk sebanyak 92%. Berdasarkan indikator atraksi dapat dikategorikan buruk dengan persentase 54% dalam rentang. Berdasarkan indikator aman dengan persentase buruk sebanyak 84%. Berdasarkan indikator tertib dapat dikategorikan buruk dengan persentase 84%. Berdasarkan indikator bersih dengan persentase buruk dengan persentase 85%. Berdasarkan indikator sejuk cukup baik 42%. Berdasarkan indikator indah buruk 65%. Berdasarkan indikator ramah 81% buruk. Berdasarkan indikator kenangan buruk 48%.
Pengembangan Multimedia Besi Batu Tuan pada Pembelajaran IPA untuk Siswa Kelas IV SDN Nglawak 1 Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk
Meiningtias, Riska;
Mukmin, Bagus Amirul;
Wenda, Dhian Dwi Nur
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i1.2961
Pada pembelajaran IPA di sekolah dasar guru masih sering menggunakan media visual berupa gambar. Selain itu, siswa kelas IV membutuhkan media pembelajaran yang berbasis video dan memiliki animasi. Akibatnya pembelajaran menjadi kurang efektif, siswa merasa bosan dan kurang tertarik untuk mengikuti proses pembelajaran. Dengan demikia untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka perlu adanya pengembangan media pembelajaran yang sesuai dengan materi dan kebutuhan siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian Research And Development (R & D) dengan menggunakan model ADDIE yang terdapat lima tahapan yaitu (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implication dan (5) Evaluation. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah (1) berdasarkan dari hasil validitas ahli media dan materi memperoleh rata-rata presentase kevalidan sebesar 90,4% dalam kategori “sangat valid”. (2) Hasil kepraktisan dari angket guru dan siswa memperoleh rata-rata presentase sebesar 94,35% dalam kategori “sangat praktis” dalam pembelajaran. (3) Hasil keefektifan dalam penggunaan multimedia besi batu tuan ini dengan melalui uji coba kelompok kecil dapat diketahui dari hasil tes memperoleh presentase sebesar 88%, sedangkan pada uji coba kelompok besar dapat diketahui dari hasil tes memperoleh presentase sebesar 91%. Maka dapat dikatakan pengembangan multimedia besi batu tuan efektif dalam pembelajaran. Berdasarkan dari data tersebut maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan multimedia besi batu tuan dinyatakan valid, praktis dan efektif, sehingga media layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
Efektifitas Pembelajaran Daring Semasa Pandemi Covid-19 di SMA Negeri 2 Rejang Lebong
Delvia, Kiki;
Nasral, Nasral
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i1.2962
Efektifitas pembelajaran merupakan suatu yang menghasilkan belajar yang bermanfaat dan bertujuan bagi siswa, melalui prosedur pembelajaran yang tepat. Penyebaran virus covid-19 sangatlah cepat, untuk mengatasi penyebaran Covid-19 diindonesia dengan menerapakan social distancing, lockdown, pembatasan sosial berskala besar (PSBB),dan melakukan aturan pemerintah yang menetapkan untuk melakukan work from home, serta melakukan kegiatan belajar mengajar secara daring.penelitian ini dikategorikan penelitian lapangan ( field research) yaitu suatu penelitian yang dilakukan secara sistematis dengan mengangkat data yang ada dilapangan, Intrument yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode survey, metode survey ini dilakukan dengan metode angket dan mensurvey seluruh hasil belajar siswa-siswi kelas XI IPA 1-5 SMA N 2 Rejang Lebong pada mata pelajaran biologi yang kegiatan belajarnya dilakukan secara daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran daring semasa pandemi Covid-19 tidak efektif.