cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,294 Documents
PENGGUNAAN MEDIA BAGAN DENGAN IRAMA LAGU UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI METABOLISMEDI KELAS XII MIA5 SMAN 2 BANGKINANG KOTA Masni, Tuti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i2.86

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pengalaman penulis dan obervasi selama mengajar, bahwa materi Metabolisme cukup sulit untuk dipahami dan dihafal siswa karena berkaitan dengan reaksi kimia dalam tubuh. Hal ini dibuktikan dengan rendahnyan nilai hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dan dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif bagi guru untuk memperbaiki proses pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 2 Bangkinang Kota,pada semester ganjil tahun pelajaran 2017/2018 pada bulan Agustus dan September pada materi Metabolisme (KD.3.2). Adapun Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XII MIA 5 yang berjumlah 29 orang. Siswa laki-laki berjumlah 11 orang dan siswa perempuan berjumlah 18 orang. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus (Siklus I dan II) dan pada masing-masing Siklus terdiri dari 4 tahap,yaitu Perencanaan,tindakan,observasi dan refleksi.Hasil penelitian membuktikan adanya peningkatan aktifitas belajar siswa dan hasil belajar siswa.Pada Siklus I jumlah siswa yang tuntas 23 orang (79%) dan jumlah siswa tidak tuntas 6 orang(21%)dan daya serap 77,8% dengan kategori Cukup Baik sedangkan pada Siklus II meningkat yaitu : jumlah siswa yang tuntas 26 orang ( 89,6 %) dan tidak tuntas 3 orang (10,4%) dan daya serap 86,4% dengan kategori Amat Baik.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN SEJARAH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING MENGGUNAKAN KARTU PEMBELAJARAN KELAS XII IPS 5 SMA NEGERI 2 BANGKINANG KOTA TAHUN AJARAN 2015/2016 Asminah, Asminah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i2.87

Abstract

Meningkatkan Hasil Belajar Sejarah melalui Model Discovery Learning menggunakan Kartu Pembelajaran Bagi siswa Kelas II IPS 5 SMAN 2 Bangkinang Kota Tahun Pelajaran2015/2016. Penelitian ini bertujuan melihat Bagaimana Pengaruh model pembelajaran Discovery Learning menggunakan kartu pembelajaran terhadap pemaham dan penguasaan ( Action Reseach ) sebanyak 2 puturan setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu : rancangan, kegiatan atau pelaksanaan, pengamatan dan reflesi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas XII IPS 5 SMA Negeri Bangkinang kotaTahun Pelajaran 2015/2016. Data yang diperoleh berupa data hasil tes tertulis , dan hasil lembaran obser vasi kegiatan belajar mengajar guru dan siswa.Dari hasil analisis di dapatkanlah bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari Siklus I di bandingkan dengan siklus I. Terlihat pada siklus I ketuntasan hasil belajar siswa hanya Mencapai ( 81.48 % ) naik menjadi ( 85.16 % ) pada siklus yang ke II, sehingga ketuntasan klasikal yang diharapkan 85 % pada siklus pertama tidak tercapai namun pada siklus ke II tercapai dengan baik. Begitu juga dengan hasil belajar pada siklus I rata-rata hasil belajar siswa 81.48 naik menjadi 84.81. Kesimpulan dari penelitian ini adalah mode l Discovery Learning dengan kartu pembelajaran dapat berpengaruh posistip terhadap hasil beajar siswa XII IPS 5 SMA Negeri Bangkinang Kota tahun pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : , , , Ketuntasan Belajar
PEMANFAATAN METODE PICTURE AND PICTURE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS RENDAH DI SEKOLAH DASAR Fauziddin, Mohammad; Mayasari, Diana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i2.88

Abstract

Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di Sekolah Dasar (SD) masih menjadi momok bagi siswa, utamanya di kelas rendah. Hal ini dikarenakan guru belum memiliki metode yang tepat untuk digunakan di dalam kelas dan pembelajaran belum bersifat realistik dan hanya sekedar penyampaian saja. Salah satu solusi yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan ini adalah dengan penerapan metode pembelajaran Picture and Picture adalah model pembelajaran dimana siswa dituntut lebih aktif, inovatif dan kreatif dalam proses pembelajaran yang mengandalkan media gambar. Tujuan penelitian ini adalah pemanfaatan metode pembelajaran Picture and Picture untuk peningkatan hasil belajar siswa kelas rendah. Menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan bentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus dan setiap siklus terdapat dua kali pertemuan. Penelitian ini bertempat di SDI Insan Kamil Bangkinang Kota Kabupaten Kampar. Hasil penelitian menunjukkan Metode Pembelajaran Picture and Picture terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas rendah. Peran guru dalam menerapkan metode pembelajaran Picture and Picture menjadi kunci utama. Kata Kunci : , ,
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA MATA PELAJARAN SENI RUPA DI KELAS X IPS 2 SMA NEGERI 1 KUOK Arfah, Arfah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 2 (2018): August 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i3.89

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan motivasi belajar siswa Kelas X IPS 2 SMA Negeri 1 Kuok dengan menggunakan media audiovisual. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Objek penelitian adalah siswa kelas X IPS 2 sebanyak 22 orang siswa dengan 14 orang siswa laki-laki dan 8 orang siswa perempuan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan observasi, dokumentasi, dan studi pustaka menggunakan lembar pengamatan motivasi dengan indikator senang, perhatian, konsentrasi dan ketekunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audiovisual dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dikelas X IPS 2, serta berdampak baik pada proses pembelajaran seni rupa. Pernyataan tersebut dibuktikan dengan rata-rata persentase motivasi belajar yaitu pada siklus I indikator senang dengan rata-rata persentase 57% meningkat menjadi 73% pada siklus II, indikator perhatian pada siklus I dengan rata-rata persentase 52% meningkat menjadi 69% pada siklus II, indikator konsentrasi pada siklus I dengan rata-rata persentase 43% meningkat menjadi 81% pada siklus II, dan indikator ketekunan pada siklus I dengan rata-rata persentase 44% meningkat menjadi 65% pada siklus II. Dari masing-masing hasil pengamatan maka diperolehlah hasil motivasi belajar siswa pada siklus I dengan rata-rata 49% dikategorikan sedang dan meningkat pada siklus II menjadi 72% dikategorikan tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media audiovisual dalam pembelajaran seni rupa dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, karena siswa lebih mudah memahami materi pembelajaran dengan adanya tayangan terhadap objek yang sedang dipelajari, siswa dapat melihat contoh-contoh dari materi yang disajikan melalui media audiovisual secara nyata. Sehingga meningkatkan rasa ingin tahu siswa dan mewujudkan pembelajaran yang menarik dan tidak membosankan. Dengan demikian peneliti mengambil simpulan, bahwa penggunaan media audiovisual dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran seni rupa siswa kelas X IPS 2 SMA Negeri 1 Kuok
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PPKN PADA POKOK BAHASAN PENGELOLAAN KEUANGAN NEGARA DAN KEKUASAAN KEHAKIMAN Asnida, Asnida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 2 (2018): August 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i3.90

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas di SMA Negeri 2 Bangkinang Kota pada mata pelajaran PPKN dengan objek penelitian siswa kelas XII IIS 5 pada semester ganjil 2016/2017. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar PPKN pada pokok bahasan Pengelolaan Keuangan Negara dan Kekuasaan Kehakiman untuk siswa kelas XII IIS 5. Model pembelajaran Student Facilitator and Explainingdipilih untuk diterapkan setelah melalui hasil observasi dan refleksi yang dilakukan oleh peneliti. Peneliti merencanakan tindakan berdasarkan hasil observasi dan refleksi yang telah dilakukan melalui penyusunan perangkat pembelajaran berbasis pembelajaran Student Facilitator and Explaining yang terdiri dari soal-soal tes (ulangan), lembar observasi dan rencana pembelajaran serta perangkat pembelajaran pendukung lainnya. Model pembelajaran Student Facilitator and Explaining sesuai dengan Kurikulum 2013 terdiri dari 5 tahap utama yaitu : siswa mengamati, menanya, mengumpulkan data, mengasosiakan, dan mengkomunikasikan. Penelitian ini dapat diselesaikan dalam 2 siklus 4 kali pertemuan dan empat kali ulangan harian. Hasil penelitian yang merupakan data observasi dan rekapitulasi hasil tes (ulangan) dan rekapitulasi ketuntasan belajar menunjukkan telah terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa yang positif di kelas dan peningkatan rerata tes (ulangan) serta peningkatan ketuntasan klasikal dari siklus 1 ke siklus 2. Aktivitas siswa selama proses pembelajaran diamati oleh observer sebagai data untuk melakukan evaluasi dan refleksi. Rekapitulasi rerata tes (ulangan) dan ketuntasan belajar didapat dari nilai ulangan siklus 1 dan ulangan siklus 2. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining di kelas XII IIS 5 SMA Negeri 2 Bangkinang Kota mampu meningkatkan hasil belajar mata pelajaran PPKN yang ditunjukkan dengan rerata tes (ulangan) dan ketuntasan klasikal disetiap siklus.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA GURU SDN 6 BALAI RAJA MELALUI GAYA KEPEMIMPINAN KONTINUM TANNEBAUM DAN SMIT Azref, Len
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 2 (2018): August 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i3.91

Abstract

Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini diadakan di SD Negeri 6 Balairaja Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis dengan subjek penelitian yaitu seluruh tenaga pendidik dan kependidikan. PTS ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan waktu 4 bulan di mulai tanggal 7 Januari 2016 sampai dengan 19 April 2016 , dengan langkah-langkah yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat peningkatan motivasi kerja guru di SDN 6 Balairaja Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis”. Pada pra penelitian motivasi kerja guru guru hanya 49,19 % sedangkan pada tindakan siklus I terjadi peningkatan menjadi 54,19 %.Ini berarti terjadi kenaikan sebesar 5 % dari pra penelitian. Setelah dilakukan analisis kelemahan-kelemahan yang ditemukan pada siklus I sebagai upaya peningkatan motivasi kerja guru pada siklus II mengalami peningkatan kembali menjadi 73,62 %sehingga terdapat kenaikan 21,43 % maka indikator keberhasilan tindakan dapat dicapai dan penelitian diakhiri. Demikian juga dengan peningkatan gaya kepemimpinan kepala sekolah yang signifikan setelah dilakukan perbaikan indikator gayakepemimpinan dari kepala sekolah. Pada pra penelitian gaya kepemimpinan kepala sekolah hanya 14 poin sedangkan pada tindakan siklus I terjadi peningkatan menjadi 15 poinIni berarti terjadi kenaikan sebesar 1 poin dari pra penelitian. Setelah dilakukan analisis kelemahan-kelemahan yang ditemukan pada siklus I sebagai upaya peningkatan gaya kepemimpinan kepala sekolah pada siklus II mengalami peningkatan kembali menjadi 17 poinsehingga terdapat kenaikan 2 poin maka indikator keberhasilan tindakan dapat dicapai dan penelitian diakhiri
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MENULIS SURAT LAMARAN PEKERJAAN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA POWER POINT Lukman, Lukman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 2 (2018): August 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i3.92

Abstract

Permasalahan yang muncul dalam Penelitian Tindakan Kelas ini adalah masih rendahnya hasil belajar siswa kelas XII IPA 2 dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Kuok. Tujuannya adalah untuk mengetahui meningkat tidaknya hasil belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia pokok bahasan Menulis Surat Lamaran Kerja pada siswa kelas XII IPA 2 SMA Negeri 1 Kuok melalui penggunaan media Power Point. Penelitian tindakan kelas ini dengan subjek siswa kelas XII IPA 2 SMA Negeri 1 Kuok Tahun Pelajaran 2016/2017 dengan jumlah siswa 20 orang. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri 4 tahap yaitu: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Cara pengumpulan data penelitian ini yaitu melalui observasi, dan tes. Sedangkan indikator penelitian adalah ketuntasan belajar perorangan dan ketuntasan belajar klasikal. Dari hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan prestasi belajar siswa. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasannya dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : bahwa ketuntasan belajar perorangan subjek penelitian dari kondisi awal sebesar 20% ke akhir siklus I yang mencapai 55% berarti mengalami kenaikan 35%. Dari siklus I ke akhir siklus II juga ada peningkatan ketuntasan belajar perorangan, yaitu dari 69% pada siklus I menjadi 88% di akhir siklus II. Dengan demikian dari kondisi awal ke kondisi akhir ketuntasan belajar perorangan mengalami peningkatan 35%. Hal tersebut juga terjadi peningkatan pada ketuntasan belajar klasikal, yaitu 52% pada kondisi awal menjadi 88% pada kondisi akhir yang berarti terjadi kenaikan sebesar 36%.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR Johar, Masyithah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 2 (2018): August 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i3.93

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis Puisi pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Bengkalis dengan menggunakan media gambar.Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam tahapan siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek Penelitian Tindakan Kelas ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Bengkalis yang berjumlah 32 siswa. Objek penelitian ini adalah keterampilan menulis Puisi dengan menggunakan media gambar. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan soal tes. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Indikator keberhasilan penelitian ini adalah jika minimal 75% siswa telah mencapai KKM yaitu 71 dan nilai rata-rata kelas telah mencapai KKM. Peningkatan keterampilan menulis Puisi juga ditunjukkan dengan meningkatnya persentase siswa tuntas. Siswa dinyatakan tuntas jika telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan, yakni 71. Jumlah siswa yang tuntas pada tahap pratindakan sebanyak 6 siswa atau 18,30%. Pada akhir siklus siswa yang telah tuntas mencapai 26 siswa atau 81,25%. Besarnya peningkatan ketuntasan menulis Puisi yang terjadi pada penelitian ini adalah 52,95%.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI KELAS X IPS 3 SEMESTER GENAP SMA NEGERI 1 DUMAI TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Elverida, Kusniwati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.94

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMAN 1 Dumai yang dilakukan sebanyak dua siklus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan pembelajaran tipe Team Assisted Individualization (TAI )pada mata pelajaran Ekonomi dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa kelas X IPS 3 SMA Negeri 1 Dumai . Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa terdapat peningkatan keaktifan siswa dan hasil belajar siswa. Sehingga hipotesis tindakan dalam penelitian ini yang menyatakan bahwa melalui penerapan metode pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan hasil belajar dan ketuntasan belajar siswa.
MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN KELOMPOK MIPA DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MELALUI PEER COACHING DI SMA NEGERI 1 BANGKINANG Dasrita, Yanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.95

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus sampai dengan September 2017 di SMA Negeri 1 Bangkinang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar peningkatan kompetensi guru mata pelajaran kelompok MIPA dalam pelaksanaan pembelajaran melalui Peer Coaching. Penelitian ini dilakukan dengan metode Penelitian Tindakan Sekolah. Analisis data dilakukan dengan melihat perbandingan data yang diperoleh pada pelaksanaan tindakan pada siklus I terhadap siklus II. Hasil penelitian yang berlangsung sebanyak dua siklus menunjukan peer coaching dapat meningkatkan kompetensi guru dalam pelaksanaan pembelajaran.

Page 641 of 2630 | Total Record : 26294