cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,294 Documents
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS MINAT DAN HASIL BELAJAR AKUNTANSI DENGAN METODE PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING KELAS XII LINTAS MINAT EKONOMI SEMESTER GANJIL DI SMA N 1 DUMAI TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Elverida, Kusniwati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.96

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2017 di SMAN 1 Dumai . Peneliti ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akuntansi melalui penerapan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining. Hasil penelitian menunjukkan metode pembelajaran Student Facilitator And Explaining bagi siswa kelas XII pada mata pelajaran lintas minat ekonomi Semester Ganjil di SMAN 1 Dumai Tahun Pelajaran 2017/2018 adanya peningkatan hasil belajar ranah kognitif siswa setelah diterapkannya model pembelajaran Student Facilitator And Explaining. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, guru dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator And Explaining sebagai alternatif dalam upaya untuk meningkatkan hasil belajar ekonomi siswa di kelas lainnya.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA KELAS X1 SMA NEGERI 1 BANGKINANG MELALUI METODE PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING Dasrita, Yanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.97

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai dengan Mei 2017 di SMA Negeri 1 Bangkinang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar peningkatan hasil belajar siswa pada materi konsep mol dan pereaksi pembatas dengan menggunakan metode pembelajaran problem solving. Penelitian ini dilakukan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas. Analisis data dilakukan dengan melihat perbandingan data yang diperoleh pada pelaksanaan tindakan pada siklus I terhadap siklus II. Hasil penelitian yang berlangsung sebanyak dua siklus menunjukan problem solving dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi konsep mol dan pereaksi pembatas.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA (IIIB) UNIVERSITAS PAHLAWAN TUANKU TAMBUSAI PADA MATA KULIAH BAHASA INGGRIS AJARAN 2017/2018 Ayu, Citra; Viora, Dwi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.98

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dimana letak kesulitan belajar dan faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar mata kuliah bahasa inggris yang dialami oleh mahasiswa. Penelitian ini juga bertujuan agar kemampuan bahasa inggris lebih baik dan proses perkuliahan lebih bermakna. Subjek penelitian yang diambil yaitu mahasiswa pendidikan matematika semester ganjil tahun pelajaran 2017/2018. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, metode tes, metode observasi dan metode wawancara. Metode dokumentasi digunakan untuk memperoleh data tentang daftar nama mahasiswa yang dijadikan susbjek penelitian. Metode tes digunakan untuk memperoleh data penyelesaian mahasiswa pada mata kuliah bahasa inggris, metode observasi digunakan untuk mengetahui kondisi objektif saat kegiatan belajar mengajar bahasa inggris dan untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi proses pembelajaran. Metode wawancara dilakukan untuk mengetahui secara jelas permasalahan yang dihadapi mahasiswa ketika belajar mata kuliah bahasa inggris. Letak kesulitan mahasiswa dalam belajar bahasa inggris yaitu pada kemampuan antara lain kemampuan speaking dan kemampuan listening. Kesulitan yang paling tinggi dialami oleh siswa adalah pada kemampuan listening yaitu dengan nilai rata-rata 58,33 dengan 84% mahasiswa belum mampu menjawab soal dengan benar. Kesulitan yang kedua dialami oleh mahasiswa yaitu pada kemampuan speaking dengan nilai rata-rata 61,25 dengan persentase 50% mahasiswa belum mampu menjawab soal dengan benar. Adapu faktor-faktor mahasiswa mengalami kesulitan dalam proses perkuliahan bahasa inggris adalah: (1) Kurangnya parktik bahasa inggris oleh mahsiswa; (2) Kurangnya praktik bahasa inggris dalam interaksi proses perkuliahan; (3) Mahasiswa tidak mau bertanya kepada dosen jika megalami kesulitan; (4) Mahasiswa tidak mencatat penjelasan dari dosen; (5) Mahasiswa tidak aktif dalam menjawab pertanyaan dosen atau mahasiswa tidak mengungkapkan pendapatnya kepada dosen.
PENGARUH LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PESERTA DIDIK Zulfah, Zulfah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.99

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Problem Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik SMP Negeri 13 Padang. Penelitian ini merupakan lanjutan dari penelitian pengembangan lembar kerja peserta didik berbasis Problem Based Learning untuk materi matematika kelas VIII SMP. Penelitian ini merupakan Quasi Eksperimen, desain yang digunakan adalah Pretest-Posttest Control Group Design. Dalam desain ini seluruh siswa kelas VIII diberi pretest untuk mengetahui keadaan awal ada atau tidaknya perbedaan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada kemampuan pemecahan masalah matematis. Penelitian ini dilaksanakan pada November 2015 semester ganjil tahun ajaran 2015/2016. Penelitian dilakukan di kelas VIII SMP Negeri 13 Padang. Berdasarkan nilai U-test dan rata-rata yang diperoleh, maka dapat disimpulkan LKPD berbasis PBL efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik. LKPD berbasis PBL memberikan dampak yang positif terhadap peningkatakan kemampuan pemecahan masalah dikarenakan pembelajaran yang menggunakan LKPD berbasis PBL tersebut memberikan permasalahan yang dapat memfasilitasi peserta didik untuk berpikir secara logis, analitis, dan sistematis. Selain itu, permasalahan yang disajikan juga termasuk ke dalam soal pemecahan masalah, karena memiliki kriteria yang sama yaitu kontekstual, open-ended dan/atau non-rutin.
UPAYA MENINGKATKAN RASA INGIN TAHU SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA SISWA KELAS X MIA 2 MAN YOGYAKARTA 1 Insani, Sri Ulfa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan rasa ingin tahu siswa terhadap pembelajaran matematika melalui model discovery learning dengan pendekatan saintifik pada siswa kelas X-MIA-2 MAN Yogyakarta 1. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak dua siklus dengan 8 kali pertemuan, dengan subjek penelitian siswa kelas X MIA 2 MAN Yogyakarta 1 yang berjumlah 32 orang siswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan instrumen tes berupa soal pilihan ganda dan instrumen non tes berupa angket, dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes, pengamatan, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah dengan analisis data angket rasa ingin tahu siswa, analisis data observasi keterlaksaan pembelajaran, dan analisis hasil tes siklus pertama dan siklus lanjutan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan rasa ingin tahu siswa terhadap pembelajaran matematika. Hasil tersebut diperoleh berdasarkan hasil angket yang diberikan pada akhir siklus I dan II, yakni dari 105,47 menjadi 107,59. Selain itu, hasil posttest pada siklus I dan II juga mengalami peningkatan rata-rata, dari 74,69 menjadi 92,19. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa rasa ingin tahu siswa meningkat dengan menerapkan model discovery learning dengan pendekatan saintifik pada siswa kelas X-MIA-2 MAN Yogyakarta 1 pada tahun ajaran 2016/2017.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMPN 1 BANGKINANG Syakir, Ahmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan kemampuan komunikasi matematika antara siswa yang menerapkan pembelajaran kooperatif dengan model think-pair-share dengan yang menerapkan pembelajaran konvensional dan untuk mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan komunikasi matematika siswa dengan menggunakan pembelajaran kooperatif dengan model Think-Pair-Share di SMP Negeri 1 Bangkinang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri 1 Bangkinang dengan sampel siswa kelas VIII5 dan VIII6. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data penelitian diambil kesimpulan bahwa terdapat perbedaan kemampuan komunikasi antara siswa yang menggunakan pembelajaran kooperatif dengan model Think-Pair-Share dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional. Hal ini terlihat dari nilai t0 yang diperoleh yaitu 2,085 lebih besar dari nilai ttabel yaitu 1,99. Didukung juga oleh nilai rata-rata kelas eksperimen yaitu 66,375 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yaitu 53,875
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMPN 1 BANGKINANG Hidayat, Adityawarman; Viora, Dwi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII SMP Negeri Bangkinang Kota tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperiment) dengan populasi siswa kelas VIII SMP Negeri Bangkinang Kota dan sampelnya yaitu kelas VIIIf (kelas eksperimen yang diberikan perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD) dan kelas VIIIg (kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional) di SMPN 1 dan kelas VIIIb (kelas eksperimen yang diberikan perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD) dan kelas VIIId (kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional) di SMPN 2. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan teknik tes. Data dianalisis dengan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji perbedaan rata-rata.Untuk data hasil tes diperoleh hasil Dalam hal ini, ditolak dan diterima. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kemampuan komunikasi matematis siswa kelas eksperimen lebih dari rata-rata kemampuan komunikasi matematis siswa kelas control sehingga dapat dikatakan bahwa pengaruh yang diberikan bersifat positif.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATA KULIAH ALJABAR LINEAR DENGAN MENGGUNAKAN MAPLE PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS PAHLAWAN TUANKU TAMBUSAI Zulhendri, Zulhendri; Hidayat, Adityawarman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.103

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan buku ajar mata kuliah Aljabar Linear dengan menggunakan Maple. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa semester 6 yang berjumlah 12 orang. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu: (1) analisis, (2) perancangan, (3) pengembangan, (4) implementasi dan (5) implementasi. Produk penelitian ini adalah bahan ajar mata kuliah Aljabar Linear. Prototipe produk divalidasi oleh ahli desain dan ahli media, kemudian dilakukan uji perorangan dan uji kelompok. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan pedoman wawancara. Dari hasil kuesioner dan wawancara diketahui bahwa buku ajar yang dikembangkan layak diterapkan kepada mahasiswa
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA MTs AL-MUHAJIRIN TAPUNG Hidayat, Adityawarman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan menggunakan model pembelajaran cooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan pemecahan masalah matematis pada materi bangun ruang kubus dan balok siswa kelas VIII MTs Al-Muhajirin Tapung Kabupaten Kampar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Al-Muhajirin Tapung, sedangkan objek penelitian ini adalah kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Adapun langkah-langkah dalam PTK ini adalah perencanaan, implementasi, observasi dan refleksi. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari pra tindakan, siklus I, II, III, dan tes unit dapat dilihat bahwa terjadi peningkatan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII MTs Al-Muhajirin melalui model pembelajaran cooperatiftipe Team Assisted Individualization (TAI) tepatnya pada siklus ketiga, dan target yang diinginkanpun sudah tercapai.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PROFESI PENGAWAS SEKOLAH
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.112

Abstract

Hingga saat ini berkembang stigma bahwa jabatan pengawas sekolah merupakan jabatan yang kurang menjanjikan dari segi karier dan kesejahteraan material. Jabatan pengawas sekolah dianggap tidak memiliki kekuatan (power) karena secara struktural tidak memiliki akses dalam pengambilan keputusan-keputusan strategis di lingkungan kelembagaan pendidikan. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi manajemen profesi pengawas sekolah di kota Pekanbaru. Penelitian ini untuk mendalami penerapan dari Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2018 tentang pemenuhan beban kerja guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah. Pengumpulan data dalam penelitian kualitatif ada beberapa macam, dalam penelitian ini digunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini adalah pengawas sekolah yang berada di kota Pekanbaru. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling terhadap pengawas sekolah jenjang SD, SMP, SMA dan SMK. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa dalam penerapan manajemen profesi pengawas sekolah di kota Pekanbaru belum sepenuhnya sesuai dengan Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018. Sebagian besar pengawas sekolah diangkat bukan dari kepala sekolah, sehingga menimbulkan ketimpangan pemahaman dalam melakukan supervisi ke sekolah, dan mengenai jenjang karier, sudah sesuai dengan Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018.

Page 642 of 2630 | Total Record : 26294