Teorema: Teori dan Riset Matematika
Jurnal Teorema: Teori dan Riset Matematika merupakan sarana publikasi ilmiah yang terbit setiap bulan Maret dan September, dikelola oleh Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Galuh (Unigal) Ciamis dengan P-ISSN 2541-0660 dan E-ISSN 2597-7237.
Articles
21 Documents
Search results for
, issue
"Vol 5, No 2 (2020): September"
:
21 Documents
clear
PERAMALAN JUMLAH KEDATANGAN WISATAWAN MANCANEGARA KE INDONESIA DENGAN METODE HOLT-WINTERS DAN HUBUNGANNYA TERHADAP PENDAPATAN DEVISA PARIWISATA
Muhammad Aldrin Degasputra Chandrasa;
Eman Lesmana;
Elis Hertini
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/teorema.v5i2.3790
Pariwisata merupakan sektor penghasil devisa penting di Indonesia. Dalam industri pariwisata, ketepatan dan kelengkapan prakiraan yang baik diperlukan dari pembuat kebijakan dan praktisi untuk mempersiapkan sarana-prasarana, akomodasi, dan transportasi wisatawan. Jumlah kedatangan wisatawan yang beragam tiap bulannya dan kedatangan yang berpola musiman sehingga diperlukan metode yang dapat memprediksi kedatangan wisatawan dengan tepat. Karena data kedatangan wisatawan berpola musiman dan tidak stasioner, pada paper ini akan digunakan metode peramalan Holt-Winters multiplikatif untuk meramalkan kedatangan yang berpola musiman, dan kemudian akan dicari hasil ramalan dengan pendapatan devisa pariwisata. Dari hasil penelitian ini didapat hasil ramalan dan hubungan dengan pendapatan devisa pariwisata yang kemudian hasil tersebut dapat digunakan sebagai bahan kajian instansi terkait dalam mengambil kebijakan mengenai pariwisata dan kedatangan wisatawan mancanegara, seperti pemerintah, pengelola tempat wisata, penyedia transportasi, dan penyedia akomodasi.
PENGGUNAAN MEDIA DIORAMA: SOLUSI PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI SKALA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI JENJANG DASAR
Heni Aprilia;
Linda Indiyarti Putri
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/teorema.v5i2.3402
Media pembelajaran menempati posisi penting dalam menunjang tercapainya tujuan pembelajaran. Penggunaan alat peraga diorama dalam proses belajar matematika pada materi skala dapat dimaksimalkan agar pembelajaran menjadi lebih efektif. Melalui penggunaan alat peraga diorama akan memberikan pengalaman nyata bagi peserta didik serta mampu mengasah kemampuan berpikir tingkat tinggi. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan media diorama sebagai alat peraga dalam pembelajaran matematika materi skala terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik. Jumlah populasi sebanyak 20 orang peserta didik kelas V MI Baitul Huda Klampisan Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, tes dan dokumentasi. Selanjutnya data penelitian diuji dengan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media diorama cukup mempengaruhi kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik. Hal ini ditunjukkan oleh hasil analisis statistik menggunakan korelasi product moment bahwa penggunaan media diorama dalam pembelajaran matematika pada materi skala mempengaruhi kemampuan berpikir tingat tinggi peserta didik.
KESULITAN SISWA SMP KELAS VIII DALAM MENYELESAIKAN SOAL SISTEM PERSAMAAN LINIER DUA VARIABEL (SPLDV)
Siti Rohmah Paujiah;
Luvy Sylviana Zanthy
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/teorema.v5i2.3256
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan siswa SMP dalam menyelesaikan soal Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV). Subjek dari penelitian ini adalah 13 orang siswa kelas VIII salah satu SMP swasta di Kabupaten Cianjur. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa soal uraian yang terdiri dari 5 butir soal. Pengumpulan data juga dilengkapi dengan wawancara terhadap subjek untuk melacak kesulitan dalam menyelesaikan tes yang diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal-soal materi SPLDV adalah kesulitan dalam menggunakan sifat-sifat pertambahan dan perkalian pada persamaan, kesulitan menentukan lambang-lambang yang membentuk SPLDV, kesulitan menentukan hasil akhir, dan kesulitan dalam melakukan operasi pada bilangan. Faktor yang menyebabkan kesulitan-kesulitan tersebut adalah terburu-buru dalam menjawab soal, kurang teliti, lupa rumus, tidak memahami soal, dan salah mengoperasikan. Berdasarkan hasil analisis, nilai rata-rata persentase dari keseluruhan soal yang diberikan bahwa siswa tergolong rendah
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DITINJAU DARI RESILIENSI MATEMATIS SISWA SMP
Rizqa Rahmatiya;
Asih Miatun
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/teorema.v5i2.3619
Kemampuan Pemecahan Masalah matematis merupakan kemampuan yang penting dimiliki oleh siswa, karena kemapuan pemecahan masalah menjadi dasar bahkan marupakan tujuan umum dalam pembelajaran matematika. Sementara itu Resiliensi matematis dapat menunjang kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari resiliensi matematis pada siswa SMP. Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini siswa kelas VII-B SMP Negeri 160 Jakarta. Subjek penelitian ini sebanyak 2 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes kemampuan pemecahan masalah matematis, kuesioner resiliensi matematis dan pedoman wawancara. Validasi data menggunakan triangulasi waktu. Analisis data menggunakan metode perbandingan tetap (constant comparative method) dengan langkah (1) reduksi data dan kategorisasi; (2) penyajian data; (3) penarikan kesimpulan. Hasil analisis penelitian yaitu siswa yang memiliki resiliensi matematis yang tinggi memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis yang baik karena mampu mencapai langkah-langkah yang sistematis dan adanya rasa percaya diri dalam memecahkan masalah. Sedangkan Siswa yang memiliki resiliensi sedang masih kurang dalam kemampuan pemecahan masalah matematisnya, karena belum mampu mencapai langkah-lagkah yang sistematis dalam kemampuan pemecahan masalah matematis, kurang teliti dan cendrung menyerah bila dihadapkan soal yang sulit.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS INKURI UNTUK MENINGKATKAN HOTS SISWA SMA PADA MATERI TRIGONOMETRI
Gida Kadarisma;
Indah Puspita Sari;
Eka Senjayawati
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/teorema.v5i2.3725
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya HOTS siswa pada materi trigonometri pada siswa SMA di salah satu sekolah swasta di Cimahi, siswa merasa kesulitan dalam memahami materi trigonometri dikarenakan bahan ajar yang digunakan belum memfasilitasi proses berpikir tingkat tinggi siswa, sehingga diperlukan pengembangan bahan ajar yang berbasis inkuiri agar HOTS siswa semakin meningkat. Tujuan dari peneitian ini adalah untuk mengembangkan LKS berbasis Inkuiri pada materi trigonometri. Metode penelitian ini adalah metode pengembangan dengan desain 4D yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develope), dan penyebaran (desiminate), namun karena keterbatasan waktu penelitian ini tidak sampai pada tahap penyebaran. Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas X di salah satu SMA swasta di Kota Cimahi sebanyak 32 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen tes HOTS untuk mengukur efektivitas bahan ajar serta lembar validasi untuk mengukur validitas bahan ajar. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berupa LKS yang dikembangkan dinyatakan valid dengan rata-rata nilai validitas dari validator ahli sebesar 3,4 serta efektivitas dari peningkatan kemampuan HOTS sebesar 35,3%. Adapun implikasi dari penelitian ini yaitu guru dapat menggunakan LKS berbasis inkuiri ini sebagai bahan ajar pada materi trigonometri agar kemampua HOTS siswa meningkat.
PERSEPSI GURU TERHADAP PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS LINGKUNGAN
Dian Nopitasari;
Dadang Juandi
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/teorema.v5i2.3307
Pembelajaran matematika berbasis lingkungan adalah salah satu cara pembelajaran matematika yang menjadikan isu-isu lingkungan sebagai media utama dalam pembelajaran. Pembelajaran matematika berbasis lingkungan mengangkat contoh permasalahan yang berkaitan dengan lingkungan hidup pada setiap kegiatan belajar mengajar, sehingga siswa pun akan merasa bahwa pembelajaran matematika tidak terpisah jauh dengan lingkungan kehidupan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru dalam pembelajaran matematika berbasis lingkungan. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru matematika memiliki persepsi positif terhadap pembelajaran berbasis lingkungan.
IMPLEMENTASI PROJECT-BASED LEARNING UNTUK MENGEKSPLORASI KREATIVITAS DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS MAHASISWA
Nur Eva Zakiah;
Ai Tusi Fatimah;
Yoni Sunaryo
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/teorema.v5i2.4194
Kreativitas dan kemampuan berpikir kreatif adalah kemampuan penting pada abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi kreativitas dan kemampuan berpikir kreatif matematis mahasiswa setelah penerapan project-based learning. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk mengamati fenomena partisipan dalam aktivitas pembelajaran. Partisipan sebanyak 43 orang calon guru matematika yang mengikuti perkuliahan strategi belajar mengajar, bekerja dalam kelompok (sekitar 4-5 orang) memperoleh proyek tentang membuat video pembelajaran. Kreativitas dan kemampuan berpikir kreatif ditunjukkan oleh mahasiswa ketika proses merencanakan produk, membuat produk, menyajikan dan mengevaluasi produk. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah mahasiswa dapat mengetahui tingkat pemahaman mereka dari hasil karya yang telah dibuatnya. Hal ini dapat membantu mahasiswa untuk merencanakan membuat bahan ajar berikutnya dengan tepat. Tugas proyek yang dilakukan secara berkelompok dapat mempromosikan ide-ide kreatif. Hal ini sangat membantu mahasiswa untuk membangun kepercayaan diri menghasilkan karya yang inovatif.
KEMAMPUAN BERPIKIR PESERTA DIDIK PADA MATERI ALJABAR
Nandang Arif Saefuloh;
Wahyudin Wahyudin;
Sufyani Prabawanto;
Usep Kosasih
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/teorema.v5i2.3625
Dua kutub persepsi terkait pembelajaran berbasis konstruktivisme dan pembelajaran berbasis behaviorisme melahirkan variasi pada jenis model pembelajaran dengan argumen kelebihan dan kekurangannya masing-masing yang berpengaruh secara langsung terhadap hasil belajar dan kemampuan berpikir peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir peserta didik berdasarkan klasifikasi dari Hillocks dan Shulman yakni substantive, mechanical-syntactic, formal-rhetorical, dan combine mechanical-formal, metode penelitian melalui studi kualitatif dengan menganalisis jawaban peserta didik yang telah melalui pembelajaran aljabar dasar dengan menggunakan model pembelajaran ekspositori. Hasil analisis diperoleh temuan kemampuan berpikir peserta didik yang ditinjau dari jenis kemampuan berpikir, peserta didik menggunakan kemampuan berpikir substantive dan mechanical-syntactic dalam menyelesaikan masalah/soal yang diberikan oleh pendidik, kemudian permasalahan pengetahuan awal (prior knowledge) muncul dalam tahapan penyelesaian soal peserta didik, ketiadaan (lupa/tidak tahu) pengetahuan awal menjadikan beberapa soal yang diberikan menemui hasil yang keliru meskipun peserta didik menggunakan salah satu dari dua kemampuan berpikir tersebut (substantive, mechanical-syntactic). Implikasi dari masalah tersebut, peserta didik harus diupayakan melakukan peninjauan ulang (looking back) atas uraian jawaban yang telah dia kerjakan, dengan menganalisis jawaban dari pengetahuan lain (pengetahuan awal) yang mungkin ada dalam tahapan jawabannya.
PROFIL KEMAMPUAN MATEMATIKA SISWA SMP DI KOTA CIREBON BERDASARKAN STANDAR TIMSS
Munaji Munaji;
Mochammad Iman Setiawahyu
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/teorema.v5i2.3732
Skor siswa Indonesia dalam Trend International in Mathematics and Science Study (TIMSS) berada pada posisi bawah. Namun demikian belum ada hasil penelitian pada posisi mana siswa di Kota Cirebon saat ini dalam skor TIMSS. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan matematika siswa SMP di Kota Cirebon berdasarkan standar TIMSS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei model cross-sectional survey. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling, dengan subyeknya siswa kelas VIII SMP sebanyak 676 siswa dari sekolah negeri dan swasta. Pengumpulan data kemampuan matematika dilakukan dengan memberikan tes matematika model TIMSS yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata skor kemampuan matematika siswa SMP di Kota Cirebon mencapai 498, lebih baik bila dibandingkan dengan rata-rata skor TIMSS secara nasional yang mencapai 386. Namun sedikit lebih rendah dari skor TIMSS internasional yang mencapai skor 500. Berdasarkan perbedaan gender, siswa perempuan di Kota Cirebon lebih baik dibandingkan siswa laiki-laki baik ditinjau dari level kemampuan matematika maupun ditinjau dari domain TIMSS. Kemampuan matematika siswa SMP di Kota Cirebon masih perlu ditingkatkan lagi terutama pada domain applying dan reasoning.