cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
ISSN : 25992597     EISSN : 25992589     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan Penjaskesrek, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran Olahraga. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan Olahraga bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 108 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014):" : 108 Documents clear
KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR DRIBBLING SEPAK BOLA ., I Putu Waliana; ., Drs.I Putu Panca Adi, M.Pd.; ., I Putu Darmayasa, S.Pd, M.For
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2381

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar dribbling sepak bola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII IPA1 SMA Negeri 1 Tembuku, yang berjumlah 22 orang. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data observasi awal aktivitas belajar dribbling sepak bola menggunakan kaki bagian dalam dan kaki bagian luar mengalami peningkatan sebesar 27,27% (6 siswa) dari observasi awal ke siklus I, kemudian dari siklus I ke siklus II meningkat sebesar 13,64% (3 siswa), dan dari observasi awal ke siklus II meningkat sebesar 86,36% (19 siswa). Sedangkan analisis data hasil belajar dari observasi awal ke siklus I tidak mengalami peningkatan kemudian dari siklus I ke siklus II meningkat sebesar 9,0% (2 orang), dan dari observasi awal ke siklus II. meningkat sebesar 9,0% (2 orang). Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar dribbling sepak bola meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XII IPA1 SMA Negeri 1 Tembuku Tahun Pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.Kata Kunci : STAD, aktivitas belajar, hasil belajar, Dribbling sepak bola This study aims to improve the activity and results of learning basic techniques of soccer dribbling through the implementation of the STAD cooperative learning model. This is a classroom action research was conducted in two cycles. The subjects were students of class XII IPA1 SMA Negeri 1 Tembuku, which amounts to 22 people. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. The observation data analysis results learning early activities using soccer dribbling inner leg and the outer leg is 27.27 % ( 6 students ) from the initial observation to cycle I. Then increased by 13.64 % ( 3 students ) from cycle I to cycle II , and increased by 86.36 % ( 19 students ) from the initial observation to the second cycle. The study results were not increased 0 % from initial observations to the first cycle and then increased by 9.0 % ( 2 ) of the first cycle to the second cycle, and increased by 9.0 % ( 2 ) from the initial observation to the second cycle. Based on the data analysis and discussion, it can be concluded that the activity and learning outcomes soccer dribbling increased through the implementation of STAD cooperative learning model to class XII students of SMA Negeri 1 Tembuku IPA1 Academic Year 2013/2014. Penjasorkes recommended to teachers to use STAD cooperative learning model because it can increase activity and student learning outcomes.keyword : STAD , learning activities , learning outcomes , dribbling soccer
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING SEPAKBOLA ., I Made Wawan Surya Atmaja; ., I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or; ., dr. Made Suadnyani Pasek, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dilaksanakan dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII B SMP Negeri 7 Singaraja, berjumlah 20 orang dengan rincian 9 putra dan 11 putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data observasi awal aktivitas belajar passing sepakbola secara klasikal 5,4 (cukup aktif), setelah diberi tindakan pada siklus I aktivitas belajar meningkat 1,2 menjadi 6,6 (cukup aktif) dan meningkat 1,7 menjadi 8,3 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase analisis data ketuntasan belajar teknik dasar passing sepakbola pada observasi awal sebesar 73,6%, setelah diberi tindakan pada siklus I ketuntasan meningkat 1,7% menjadi 75,3% dan meningkat 8% menjadi 83,3% pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data, aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 7 Singaraja. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe NHT karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola pada siswa.Kata Kunci : pembelajaran kooperatif,tipe NHT, sepakbola. This study aims to improve the activities and learning outcomes of the basic technique of football passing through the implementation of NHT cooperative learning model. This study is a classroom action research study which was conducted in two cycles consist of action planning, action implementation, observation and reflection. The subject of the study was 20 students of grade VIII B SMP Negeri 7 Singaraja, consist of 9 male and 11 female students. The data analysis was done through descriptive statistic analysis. The result of initial observation data of learning football passing in classical way was 5,4 (fairly active), during the cycle I, it was increasing for 1,2 and become 6,6 (fairly active), during the cycle II, it was increasing for 1,7 to become 8,3 (active). Meanwhile, the percentager of data analysis of learning outcomes during the initial observation on learning outcomes of football passing was 73,6%, during the cycle I it was increasing for 1,7% to become 75,3% and also increasing for 8% to become 83,3% during the cycle II. Based on the result of data analysis, it can be concluded that the implementation of NHT cooperative learning model can improve the activities and learning outcomes of learning football passing activity of the students of grade VIII B SMP Negeri 7 Singaraja. It is suggested for the physical education teacher to implement NHT cooperative learning model in order to improve students' activities and learning outcomes of learning basic techniques of football passing.keyword : cooperative learning, NHT type , football
IMPLEMENTASI KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING CONTROL SEPAK BOLA ., I Komang Oky Trisna Adiputra; ., I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes; ., dr. Putu Adi Saputra, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.3898

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control sepak bola pada siswa kelas VII. 5 SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas VII. 5 SMP Negeri 2 Singaraja berjumlah 39 orang. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas belajar passing control sepak bola pada siklus I adalah 37 orang (94,87%) aktif, dan pada siklus II sebanyak 39 orang (100%) aktif. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 2 orang (5,13%). Hasil belajar passing control pada siklus I adalah 20 orang (51,3%) tuntas, dan pada siklus II sebanyak 39 orang (100%) tuntas. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebanyak 19 orang (48,7%). Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control sepak bola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII. 5 SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes agar menggunakan implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena terbukti meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control sepak bola.Kata Kunci : model pembelajran kooperatif tipe STAD, aktivitas, hasil belajar, teknik dasar passing control sepak bola. The purpose of the research was increasing activities and learning result of football basic passing control technique at class VII. 5 SMP Negeri 2 Singaraja in academic year 2013/2014. The research was class action research that done in two cycles. The research subjects were 39 students. Data analysis used was descriptive statistical analysis. The result of analytical data and learning activities football passing control in cycle one were 37 active students (94,87%), and 39 active students (100%) in cycle II. So, there were two students (5,13%) increasing. Learning result of passing control in cycle I were 20 completed result students (51,3%), and 39 completed result students (100%) in cycle II. So, there were 19 students (48,7%) increasing. Based on analytical data and discussion, it is concluded that activities and learning result passing control basic technique of students at class VII. 5 SMP Negeri 2 Singaraja in academic year 2013/2014 was increasing. It was suggested for physical education teachers to implement this model because it was prooved increasing activities and learning result of football passing control basic technique.keyword : STAD cooperative learning model, activities, learning result, football basic passing control technique.
MODEL KOOPERATIF STAD BERBANTUAN MEDIA GAMBAR MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BERGULING SENAM LANTAI ., Kadek Benny Satriawan; ., I Wayan Artanayasa, S.Pd, M.Pd.; ., dr. Adnyana Putra, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar berguling senam lantai melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe (STAD) berbantuan media gambar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 2 SMA Laboratorium UNDIKSHA Singaraja Tahun Pelajaran 2013/2014, sejumlah 34 orang, yaitu 22 orang perempuan dan 12 orang laki-laki. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas belajar secara klasikal teknik dasar berguling senam lantai pada siklus I adalah 7,60 (aktif), dan meningkat menjadi 8,36 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar secara klasikal pada siklus I adalah 76% (baik), dan meningkat menjadi 83% (baik) pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar berguling senam lantai meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan media gambar pada siswa kelas XI IPA 2 SMA Laboratorium UNDIKSHA Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar berguling senam lantai. Kata Kunci : STAD, media gambar, aktivitas belajar, hasil belajar, berguling senam lantai This research aimed to improve the learning activity and learning outcomes of basic techniques gymnastics floor rolling through the implementation of cooperative learning model STAD type drawing media. This research is a classroom action research in from of the teacher as researcher, conducted in two cycles, consists of planning, action, observation/evaluation, and reflection. The subjects were 34 students of class XI IPA 2 SMA Laboratorium UNDIKSHA Singaraja in academic year 2013/2014, which were 22 women and 12 men. Data were analyzed using descriptive statistics. Results of data analysis in the classical learning of activities gymnastics floor rolling in the first cycle were 7.60 (active), and increased to 8.36 (active) in the second cycle. While the percentage of classical learning in the first cycle was 76% (good), and increased to be 83% (good) in the second cycle. It can be inferred that learning activity and learning outcomes of gymnastics floor roll increased through the implementation of cooperative learning model STAD with media aided drawing in class XI IPA 2 SMA Laboratorium UNDIKSHA Singaraja in academic year 2013/2014. It is recommended to PE teachers in order to implement this learning model because it was proven increase the learning activity and learning outcomes of gymnastics floor roll.keyword : STAD, drawing media, activity, learning result, roll of gymnastic floor
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR DRIBBLING BOLA BASKET ., I Kadek Darmika; ., Prof. Dr. I Wayan Rai, MS; ., I Putu Darmayasa, S.Pd, M.For
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2326

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar dribbling bola basket melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII.E SMP Negeri 2 Selat Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), dengan peneliti sebagai guru yang dilaksanakan sebanyak dua siklus. Subyek penelitian siswa kelas VIII.E SMP Negeri 2 Selat, berjumlah 28 siswa (16 siswa putra dan 12 siswa putri). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis aktivitas belajar teknik dasar dribbling bola basket meningkat sebanyak 6 siswa (21,4%) dari observasi awal ke siklus I, kemudian meningkat 3 siswa (10,7%) dari siklus I ke siklus II dan meningkat 9 siswa (32,11%) dari observasi awal ke siklus II. Peningkatan hasil belajar sebanyak 12 siswa (43%) dari observasi awal ke siklus I, kemudian meningkat sebanyak 3 siswa (10,6%) dari siklus I ke siklus II dan meningkat sebanyak 15 siswa (53,6%) dari observasi awal ke siklus II. Disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar dribbling bola basket meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII.E SMP Negeri 2 Selat Tahun Pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, karena terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.Kata Kunci : NHT, aktivitas, hasil belajar, dribbling bola basket. This research direction at improving the activity and learning results the basic techniques of dribbling a basketball through the implementation of cooperative learning model type NHT at a student class VIII.E in SMP Negeri 2 Selat Academic Year 2013/2014 . This research is a class action research (PTK), in which the teacher’s role as the researcher within two cycles. The research subjects VIII.E in SMP Negeri 2 Selat, totaling 28 students (16 boys and 12 girls). Data were analyzed using descriptive statistics . The results of activity analysis techniques to learn basic basketball dribbling increased much to 6 students (21.4%) from early observation to the first cycle , and then increased much to 3 students (10.7%) from the first cycle to the second cycle and increased 9 students (32,11%) from the early observation to the second cycle. The improved to learning result a much 12 students (43%) from the early observation to the first cycle , then increased 3 students (10.6%) from the first cycle to the second cycle and increased a much to 15 students (53.6%) from the early observation to second cycle. Concluded that the activities and learning results the basic techniques of basketball dribbling improved through the implementation of cooperative learning model type NHT in students class of SMP Negeri 2 VIII.E Selat Academic Year 2013/2014 . Penjasorkes recommended to teachers to use cooperative learning model type NHT , because it proved to be effective to increase the activity and learning outcomes keyword : NHT, activity, learning result, dribbling a basketball
IMPLEMENTASI KOOPERATIF TPS MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI ., Putu Erwan Prastyawan; ., Prof. Dr. I Wayan Rai, MS; ., dr. Made Kurnia Widiastuti Giri, S.Ked
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (bawah dan atas) melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) pada siswa kelas VIII C SMP Negeri 3 Sukasada tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII C SMP Negeri 3 Sukasada berjumlah 19 orang, terdiri dari 11 siswa putra dan 8 siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data untuk aktivitas belajar teknik dasar passing (bawah dan atas) bola voli pada observasi awal secara klasikal sebesar 6,33% (cukup aktif), dan pada siklus I meningkat menjadi 7,73% ( aktif) dan 8% (sangat aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar teknik dasar passing (bawah dan atas) bola voli pada observasi awal secara klasikal sebesar 31,58% ( kurang aktif), pada siklus I 73,68% (cukup aktif) dan 94,74% (sangat aktif) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (bawah dan atas ) bola voli siswa meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) pada siswa kelas VIII C SMP Negeri 3 Sukasada Tahun Pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS), karena terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.Kata Kunci : Kooperatif TPS, aktivitas, hasil belajar, bola voli The purpose of this study is for increasing the learning activity and the result study of volleyball passing technique (under passing and over passing) trough implementation of cooperative learning named Think Pair Share (TPS) which is applied for the VIII C students of SMP Negeri 3 Sukasada in the academic year of 2013/2014. This study is a classroom action research where the researcher is the teacher himself. This study conducted using 2 cycles consist of planning phase, action phase, observation/evaluation phase, and reflection phase. The subject on this study is the VIII C students of SMP Negeri 3 Sukasada with 19 students in a class (11 of them are male students and 8 are female students). The data analysis used in this study is descriptive statistic. Based on the result of data analysis, the students’ learning activity of passing technique (under passing and over passing) classically is 6.33% (adequate) on the first observation, and on the cycle I the students’ learning activity increases into 7.73% (good) and getting better on the cycle II that is 8% (very good). Meanwhile, the percentage of learning result basic technique of passing (under passing and over passing) on the first observation classically is 31.58% (bad), then on the cycle I it increases into 73.68% (adequate) and become 94.74% (very good) on the cycle II. According to the result and the discussion, it can be concluded that the students’ learning activity and the learning result of passing basic technique (under passing and over passing) increases trough the implementation of cooperative learning model named Think Pair Share (TPS) for 8C students of SMP Negeri 3 Sukasada in the academic year of 2013/2014. It is recommended for the teacher to use this cooperative learning model, because Think Pair Share is very effective in order to increase the students’ learning activity and the students result study. keyword : Cooperative TPS, activities, learning outcomes, volleyball
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TGT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH ., I Putu Suardika; ., I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes; ., I Ketut Semarayasa, S.Pd., M.Or.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar lompat jauh melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas VIII.i SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII.i SMP Negeri 3 Singaraja berjumlah 23, terdiri dari 11 siswa putra dan 12 siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data untuk aktivitas lompat jauh pada observasi awal secara klasikal sebesar 6,3 (kurang aktif), dan pada siklus I meningkat menjadi 7,5 (cukup aktif) dan 8,5 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil lompat jauh pada observasi awal secara klasikal sebesar 30,43% (sangat kurang), pada siklus I 69,57%% (cukup baik) dan 91,30% (sangat baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil teknik dasar lompat jauh siswa meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas VIII.i SMP Negeri 3 Singaraja Tahun Pelajaran 2013/2014. Untuk itu disarankan kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT untuk meningkatkan aktivitas dan hasil lompat jauhKata Kunci : Kooperatif TGT, aktivitas, hasil belajar, lompat jauh. This study aims to improve the activity and results of learning basic techniques long jump through the implementation of cooperative learning model TGT on VIII.i grade students of SMP Negeri 3 Singaraja academic year 2013/2014 . This research is a classroom action research is the teacher as researcher . Conducted in two cycles consisting of stages of planning , action , observation / evaluation and reflection . Subjects were VIII.i grade students of SMP Negeri 3 Singaraja numbered 23 , consisting of 11 boys and 12 female student . Data were analyzed using descriptive statistics . Based on the analysis of data for the activity of the long jump at the beginning of the classical observation of 6.3 ( less active ) , and the first cycle increased to 7.5 ( moderately active ) and 8.5 ( active ) in the second cycle . While the percentage of the long jump at the beginning of the classical observation by 30.43 % ( very less ) , 69,57% in the first cycle ( pretty good ) and 91.30 % (excellent ) on the second cycle . Based on the analysis of data it can be concluded that the activity and the results of the basic techniques of the long jump increased student through the application of cooperative learning model TGT on VIII.i grade students of SMP Negeri 3 Singaraja Academic Year 2013/2014 . It is recommended to teachers Penjasorkes to use TGT cooperative learning model to enhance the activity and the results of the long jump.keyword : Cooperative TGT, activities , learning outcomes , long jump
PENERAPAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH ., I Nyoman Arsudika; ., I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or; ., dr. Made Kurnia Widiastuti Giri, S.Ked
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2403

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang mempunyai tujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar lompat jauh melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XII IPA 1 SMA Negeri 1 Kubutambahan tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII IPA 1 SMA Negeri 1 Kubutambahan, berjumlah 32 orang dengan rincian 18 orang siswa putri dan 14 orang siswa putra. Dianalisis data dengan memakai analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa aktivitas belajar lompat jauh pada observasi awal 5,03 (kurang aktif) meningkat sebesar 1,67 dari siklus I menjadi 6,70 (cukup aktif) dan terjadi peningkatan sebesar 1,5 pada siklus II menjadi 8,20 (aktif). Sedangkan ketuntasan hasil belajar lompat jauh pada observasi awal 70,62% (cukup baik) meningkat sebesar 8,71% pada siklus I menjadi 79,33% (baik) dan terjadi peningkatan sebesar 10,67% menjadi 96,87% (sangat baik) pada siklus II. Dari hasil analisis data dan pembahasan menyimpulkan aktivitas dan hasil belajar lompat jauh meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XII IPA 1 SMA Negeri 1 Kubutambahan tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru Penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada pembelajaran karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.Kata Kunci : kooperatif, STAD, aktivitas, hasil belajar, lompat jauh This research is a class act with the purpose to increase the activity and learning outcomes through the implementation of the long jump STAD cooperative learning model in class XII IPA 1 SMAN 1 Kubutambahan academic year 2013/2014. The experiment was conducted in two cycles. The subjects were students of class XII IPA 1 SMAN 1 Kubutambahan, there are 32 people with the details of 18 students and 14 student daughter's son. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. Based on the results of research that studied the activity of the long jump at the initial observation 5.03 (less active) increased by 1.67 from the first cycle to 6.70 (moderately active) and an increase of 1.5 in the second cycle becomes 8.20 (active ). While mastery of learning outcomes in the long jump preliminary observations 70.62% (pretty good) increased by 8.71% in the first cycle to 79.33% (excellent) and an increase of 10.67% to 96.87% (excellent ) in the second cycle. From the analysis of data and discussion conclude the activity and long jump increased learning outcomes through the implementation of STAD cooperative learning model in class XII IPA 1 SMAN 1 Kubutambahan academic year 2013/2014. Penjasorkes recommended to teachers to use STAD cooperative learning model to learning because it can increase activity and learning outcomes.keyword : cooperative, STAD, activities, learning outcomes, long jump
IMPLEMENTASI KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR ROLL SENAM LANTAI ., I Wayan Pastika Putra; ., I Wayan Artanayasa, S.Pd, M.Pd.; ., I Made Satyawan, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.3893

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas XI IPB 1 SMA Negeri 2 Bangli tahun pelajaran 2013/2014.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPB 1 SMA Negeri 2 Bangli, berjumlah 32 orang dengan 23 orang putra dan 9 orang putri. Hasil analisis data pada siklus I aktivitas belajar berguling ke depan secara klasikal sebesar 7,67 (aktif), dan pada siklus II sebesar 9,08 (sangat aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 1,41. Aktivitas belajar berguling ke belakang secara klasikal sebesar 8,05 (aktif), dan pada siklus II sebesar 9,10 (sangat aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 1,05. Persentase hasil belajar berguling ke depan secara klasikal pada siklus I sebesar 65,63% (cukup baik), dan pada siklus II sebesar 87,5% (sangat baik). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 21,87%. Persentase hasil belajar berguling ke belakang secara klasikal pada siklus I sebesar 65,63% (cukup baik), dan pada siklus II sebesar 90,63% (sangat baik). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 25%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas XI IPB 1 SMA Negeri 2 Bangli tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe NHT karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai.Kata Kunci : NHT, aktivitas, hasil belajar, berguling senam lantai. This research was aims to improve the activity and learning outcomes of rolling in gymnastics floor through the implementation of cooperative learning model NHT type in class XI IPB 1 of SMAN 2 Bangli in Academic Year 2013/2014 . This study was a classroom action research which was conducted in two cycles . The subjects of the study were 32 students of class XI IPB 1 of SMAN 2 Bangli consisted of 23 male and 9 female students. The results of data analysis on the cycle I of learning activity of foward rolling clasically was 7.67 ( active ) , and the cycle II was 9.08 ( very active ). From the cycle I to the cycle II increased by 1.41 . While the learning activity of backwards rolling on cycle I clasically was 8.05 ( active ) , and the cycle II was 9.10 ( very active ) . From the first cycle to the second cycle increased by 1.05 . Percentage of learning outcomes of forward rolling on the cycle I clasically was 65.63 % (quite good ) , and the cycle II was 87.5 % (excellent ) . From cycle I to cycle II was increased by 21.87 % . While the percentage of learning outcomes of backwards rolling on the cycle I clasically was 65.63 % ( quite good ) , and the cycle II was 90.63 % ( very good ) . From the first cycle to the second cycle increased by 25 % . Based on the data analysis and discussion, it can be concluded that the activity and learning outcomes of rolling gymnastic floor increased through the implementation of cooperative learning model NHT type in class XI IPB 1 of SMAN 2 Bangli in Academic Year 2013/2014 . It is recommended to penjasorkes teachers to use cooperative learning model NHT type because it can increase activity and learning outcomes of rolling in gymnastics floor.keyword : NHT , activities , learning outcomes , rolling in gymnastic floor.
PEMBELAJARAN KOOPERATIF GI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BERGULING SENAM LANTAI ., Komang Sri Widiasih; ., I Wayan Artanayasa, S.Pd, M.Pd.; ., I Made Satyawan, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar berguling (roll) senam lantai pada siswa kelas X F SMA Negeri 1 Kubutambahan tahun pelajaran 2013/2014”. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas X F SMA Negeri 1 Kubutambahan yang berjumlah 39 orang terdiri dari 28 orang siswa putra dan 11 orang siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian aktivitas pada siklus I secara klasikal adalah 7,76 pada kategori aktif dan hasil belajar mencapai 56,41%, pada siklus II aktivitas belajar secara klasikal adalah 8,36% pada kategori aktif dan hasil belajar mencapai 89,74%. Berdasarkan hasil analisis data, simpulan penelitian ini adalah aktivitas dan hasil belajar teknik dasar Berguling (Roll) Senam Lantai meningkat melalui Penerapan Kooperatif Tipe GI. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat menerapakan model pembelajaran kooperatif tipe GI dalam proses pembelajaran karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Berguling (Roll) Senam Lantai. Kata Kunci : GI, Aktivitas dan Hasil Belajar Senam Lantai (Roll) This study aims to improve activity and the learning outcomes of Gymnastics (roll) through the Implementation of GI Cooperative Learning Model to Improve Activity and the Learning Outcomes of Basketball Passing. This study was an action research, in which the teacher was the researcher. The research subject was X F class of Junior High School No 1 Kubutambahan in which consists of 39 students. The data were analyzed by using descriptive statistical analysis. The result of the first cycle classically was 7,76 in a fairly active catagory and the learnig outcomes achieved 56.41%. The activity of the second cycle classically was 8,36 in the active category and the learning outcomes was at 89,74%. Based on the data analysis and discussion, the conclusion of the research was the activty and learning outcomes of the basic techniques of basketball passing improved through the implementation of GI cooperative learning model. It is recomended for the teachers to implement GI cooperative learning model into the learning process in order to increase the activity and learning outcomes of the basic techniques Gymnastics.keyword : GI, activities and learning outcomes of Gymnastics (roll)

Page 5 of 11 | Total Record : 108