cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
ISSN : 25992597     EISSN : 25992589     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan Penjaskesrek, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran Olahraga. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan Olahraga bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 45 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2016)" : 45 Documents clear
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI PADA SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 SUKASADA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Bagus Made Budaeka .; I Wayan Artanayasa, S.Pd, M.Pd. .; Kadek Yogi Parta Lesmana, S.Pd.,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6885

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Sukasada Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan masing-masing tahapan dilaksanakan dalam dua kali pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Sukasada, berjumlah 24 orang dengan rincian 11 orang putra dan 13 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data observasi awal aktivitas belajar passing bola voli secara klasikal sebesar 6,2 (cukup aktif), setelah diberi tindakan pada siklus I aktivitas belajar teknik dasar passing bola voli secara klasikal sebesar 7,12 (aktif), dan pada siklus II sebesar 10 (sangat aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 2,88. Hasil analisis data observasi awal hasil belajar passing bola voli secara klasikal sebesar 12,5% (sangat kurang), setelah diberi tindakan pada siklus I persentase hasil belajar teknik dasar passing bola voli secara klasikal sebesar 66,67% (cukup baik), dan pada siklus II sebesar 100% (sangat baik). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 33,33%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Sukasada Tahun Pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam proses pembelajaran.Kata Kunci : Kooperatif STAD, aktivitas, hasil belajar, passing bola voli. The aim of this research is improving learning activity and learning achievement of volleyball passing through the implementation of cooperative learning model STAD on the students of class XI IPA SMA Negeri 1 Sukasada in academic year 2015/2016. This research is a classroom action research which was conducted in two cycles and each step was conducted in twice meeting. The subjects of this research were the 24 students in class XI IPA SMA Negeri 1 Sukasada, 11 male and 13 female. The data were analyzed using statistic descriptive method. The results of pre-observation learning activity of volleyball passing in classical is 6.2 (moderately active), after giving the action in first cycle, learning activity of volleyball passing is about 7.12 in classical (active), and the second cycle is 10 (very active). From the first cycle to the second cycle is increased to 2.88. The result of pre-observation learning achievement of volleyball passing in classical is 12.5% (less), after giving the action in first cycle, the percentage of learning achievement volleyball passing in classical is about 66.67% (moderately good) and in second cycle is about 100% (excellent). From cycle I to cycle II was increased by 33.33%. Based on the data analysis and the discussion, it could be concluded that learning activity and learning achievement of basic skill volleyball passing is increased through the implementation of cooperative learning model STAD on the students of class XI IPA SMA Negeri 1 Sukasada in academic year 2015/2016. It is recommended to physical education teachers to implement cooperative learning model STAD in the learning process.keyword : Cooperative STAD, activity, learning achievement, passing volleyball.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI PADA SISWA KELAS X.2 SMA NEGERI 1 SUKASADA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Suci Diatmika I Kade .; I Wayan Artanayasa, S.Pd, M.Pd. .; I Gede Suwiwa, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6886

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) pada siswa kelas X.2 SMA Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.2 SMA Negeri 1 Sukasada, sejumlah 21 orang, yaitu 10 orang laki-laki dan 11 orang perempuan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data pada Siklus I aktivitas belajar passing bola voli secara klasikal adalah 7.5 (aktif), dan pada siklus II secara klasikal 8.3 (aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 0.8. Sedangkan persentase ketuntasan hasil belajar passing bola voli secara klasikal pada siklus I sebesar 33.3% dan pada siklus II secara klasikal sebesar 100%. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 66.7%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) pada siswa kelas X.2 SMA Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2015/2016. Oleh karena itu disarankan kepada guru Penjasorkes agar dapat mengimplementasi model pembelajaran ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola voli. Kata Kunci : Kata-kata kunci: Model Pembelajaran Kooperatif, STAD, aktivitas, hasil belajar, dan passing bola voli. ABSTRACT This study aims to improve the activity and learning outcomes volleyball passing through the implementation of cooperative learning model Student Team Achievement Division (STAD) on grade students of SMA Negeri 1 Sukasada X.2 academic year 2015/2016. This study is a class action, the teacher as researcher. This research was conducted as many as two cycles, which consists of a plan of action, action, observation / evaluation and reflection. The subjects were X.2 grade students of SMA Negeri 1 Sukasada, number 21, which is 10 boy and 11 girls. Data were analyzed using descriptive statistics. The results of data analysis in the first cycle of learning activity in classical volleyball passing was 7.5 (active), and the second cycle in the classical 8.3 (active). From the first cycle to the second cycle increased by 0.8. While the percentage of completeness of learning outcomes in classical volleyball passing the first cycle of 33.3% and the second cycle in the classical style of 100%. From the first cycle to the second cycle increased by 66.7%. Based on the results of data analysis and discussion, it can be concluded that the activities and achievement of passing a volleyball improved through the implementation of cooperative learning model Student Team Achievement Division (STAD) on grade students of SMA Negeri 1 Sukasada X.2 academic year 2015/2016. It is therefore recommended to teachers Penjasorkes order to implement this model because it is proven to increase activity and learning outcomes passing volleyball. keyword : Key words: Cooperative Learning Model, STAD, activities, learning outcomes, and passing volleyball.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI PADA SISWA KELAS X.5 SMA NEGERI 1 SAWAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Ni Wayan Ayu Anggun Ratih Udayani .; I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or .; dr. Ni Made Sri Dewi Lestari, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing (atas dan bawah) bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X.5 SMA Negeri 1 Sawan tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.5 SMA Negeri 1 Sawan, sejumlah 26 orang, yaitu 14 orang laki-laki dan 12 orang perempuan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data pada Siklus I aktivitas belajar teknik dasar passing (atas dan bawah) bola voli secara klasikal adalah 7,6 (aktif), dan pada siklus II secara klasikal 8.8 (aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 1.2. Sedangkan persentase ketuntasan belajar siswa pada materi teknik dasar passing (atas dan bawah) bola voli pada siklus I yaitu 69.3% dan pada siklus II yaitu 92.3%. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 23%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (atas dan bawah) bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X.5 SMA Negeri 1 Sawan tahun pelajaran 2015/2016. Dengan demikian disarankan kepada guru Penjasorkes agar dapat mengimplementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif NHT, Aktivitas belajar, Hasil belajar, dan passing bola voli. This study aimed at improving volleyball passing (top and bottom) basic technique activity and learning result through the implementation of cooperative learning model type NHT of students class X.5 SMA Negeri 1 Sawan in the academic year of 2015/2016. The present study was classroom action research, in which the teacher became the researcher. This study was conducted in 2 cycles with plan which consisted of planning, implementation, observation/evaluation, and reflection. The subjects of the study were students class X.5 SMA Negeri 1 Sawan which were 26 students (14 male and 12 female students). The data was analyzed by using descriptive statistics technique. According to the result of data analysis about volleyball passing (top and bottom) basic technique learning activity in cycle I classically was about 7.6 (active) and in cycle II classically was about 8.8 (active). he results of data analysis in Cycle I learned the basic techniques of passing activity ( top and bottom ) in classical volleyball is 7.6 ( active ) , and the second cycle in the classical 8.8 ( active ) . From the first cycle to the second cycle increased by 1.2 . While the percentage of students on mastery learning basic techniques of passing material ( top and bottom ) volleyball in the first cycle is 69.3 % and the second cycle is 92.3 % . From the first cycle to the second cycle increased by 23 % . Based on the results of data analysis and discussion , it can be concluded that the activities and outcomes of learning the basic techniques of passing ( top and bottom ) volleyball improved through the implementation of cooperative learning model NHT grade students X.5 Sawan SMA Negeri 1 school year 2015/2016 . Thus Penjasorkes suggested to teachers in order to implement cooperative learning model NHT keyword : NHT Model Cooperative Learning , learning activities , learning outcomes , and passing volleyball .
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NHT MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI Luh Gede Yogi Astrini .; I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or .; I Made Satyawan, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6888

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 1 Seririt Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan bentuk guru sebagai peneliti, yang dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah 36 siswa, terdiri dari 17 siswa putra dan 19 siswa putri, yang dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan analisis data hasil penelitian aktivitas belajar teknik dasar passing bola voli mengalami peningkatan secara klasikal dari observasi awal 5,08 menjadi 6,22 pada siklus I. Pada siklus II meningkat menjadi 8,08. Sedangkan ketuntasan hasil belajar teknik dasar passing bola voli secara klasikal dari observasi awal 11,1% meningkat menjadi 63,9% pada siklus I. Pada siklus II meningkat menjadi 91,7%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 1 Seririt tahun pelajaran 2015/2016. Oleh karena itu, disarankan kepada guru penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dalam pembelajaran passing bola voli. Kata Kunci : kooperatif, aktivitas, hasil belajar,voli. This study aims to improve the activity and the results of learning techniques basic passing volleyball through the implementation of cooperative learning model NHT In class XI IPA 3 SMA Negeri 1 Seririt in academic year 2015/2016. The research is classroom action research with the from of teacher as researchers, are conducted in two cycleand each cycle consist of two meetings. The subjects of this study were 36 students, consists of 17 male students and 19 female student, were analyzed using descriptive statistical analysis. Based on analysis of the research data activity learning the basic techniques of passing volleyball has increased in the classical syle of the initial observation 5,08 becomes 6,22 in cycle I. In Cycle II increased to 8,08, while completeness result of learning the basic techniques of volleyball passing has increased in the classical syle of the initial observation 11,1% in cycle I. In cycle II increased to 91,7%. Based on the results of data analysis and discussion, it can be concluded that the activities and results of learning techniques basic passing vollyball increased through the implementation of cooperative learning model NHT in class XI IPA 3 SMAN 1 Seririt in the academic year 2015/2016. Therefore, suggested to penjasorkes teachers to implementation cooperative learning model NHT in passing volleyball learning. keyword : cooperative NHT, activities, learning results, volley.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NHT MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING CONTROL SEPAK BOLA Komang Tri Mela Utami .; Prof. Dr. I Wayan Rai, MS .; I Made Satyawan, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6889

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control sepak bola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas XI TKJ 1 SMK Negeri 3 Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas dengan bentuk guru sebagai peneliti, yang dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah 30 orang yang dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan analisis data hasil penelitian aktivitas belajar teknik dasar passing control sepak bola mengalami peningkatan secara klasikal dari observasi awal 5,47 menjadi 6,70 pada siklus I. Pada siklus II meningkat menjadi 8,03. Sedangkan ketuntasan hasil belajar teknik dasar passing control sepak pada aspek sikap secara klasikal dari observasi awal 2,43 meningkat menjadi 2,63 pada siklus I. Pada siklus II meningkat menjadi 3,40.Ketuntasan pada aspek pengetahuan secara klasikal dari observasi awal 1,68 meningkat menjadi 2,47 pada siklus I. Pada siklus II meningkat menjadi 3,14. Ketuntasan pada aspek ketgerampilan secara klasikal dari observasi awal 2,04 meningkat menjadi 2,61 pada siklus I. Pada siklus II meningkat menjadi 3,00. Berdasarkan hasil analisis data, simpulan penelitian ini adalah aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control sepak bola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas XI TKJ 1 SMK Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru penjasorkes agar dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe NHT karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control sepak bola siswa. Kata Kunci : Kooperatif, aktivitas, hasil belajar, sepakbola. This study aims to improve the activity and results of learning the basic techniques of passing control of football through the implementation of cooperative learning model NHT in class XI TKJ 1 SMK Negeri 3 Singaraja in academic year 2015/2016. This research is classified as a class action research with the form teacher as researcher, conducted in two cycles and each cycle consisting of two meetings. The subjects were 30 people, were analyzed using descriptive statistical analysis. Based on research data analysis activities learned the basic techniques of passing control of football has increased in the classical style of the early observations of 5.47 became 6.70 in cycle I. In the second cycle increased to 8.03. While completeness result of learning the basic techniques of passing control football in the classical aspects of the attitude of the initial observation of 2.43 increased to 2.63 in cycle I. In the second cycle increased to 3,40.Ketuntasan on aspects of knowledge in classical initial observation 1.68 rose to 2.47 in cycle I. in the second cycle increased to 3.14. The completeness in the classical ketgerampilan aspect of the initial observation of 2.04 increased to 2.61 in cycle I. In the second cycle increased to 3.00. Based on the analysis, the conclusion of this study is the result of the activity and learned the basic techniques of football passing control increased through the implementation of cooperative learning model NHT in class XI TKJ 1 SMK Negeri 3 Singaraja in the academic year 2015/2016. Penjasorkes recommended to teachers in order to implement cooperative learning model NHT because it can increase the activity and results of learning the basic techniques of passing control of football students.keyword : Cooperative, activities, learning outcomes, football
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI PADA SISWA KELAS X AP1 SMK NEGERI 2 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Ni Luh Eka Wahyuningsih .; I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or .; dr. Ni Made Sri Dewi Lestari, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6890

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli pada siswa kelas X AP1 SMK Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan rata-rata aktivitas belajar teknik dasar passing (atas dan bawah) bola voli secara klasikal pada observasi awal 5.88 (cukup aktif), pada siklus I meningkat menjadi 7.20 (aktif), dan 8.40 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase ketuntasan hasil belajar kognitif pada observasi awal sebesar 7.32% (tuntas), pada siklus I menjadi 56.10% (tuntas), dan 100% (tuntas) pada siklus II. Persentase ketuntasan hasil belajar psikomotor pada observasi awal sebesar 12.20% (tuntas), pada siklus I menjadi 60.98% (tuntas), dan 97.56% (tuntas) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (atas dan bawah) bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS). Dengan demikian disarankan kepada guru PJOK agar mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe TPS.Kata Kunci : Kata-kata kunci: Kooperatif TPS, aktivitas belajar, hasil belajar, bola voli. ABSTRACT This study aims to improve the activity and results of learning the basic techniques of passing volleyball in class X AP1 SMK Negeri 2 Singaraja in the academic year 2015/2016. This research is a class act that is teacher as researcher conducted in two cycles, consisting of a plan of action, action, observation or evaluation and reflection. This research was analyzed using descriptive statistics. Based on the results, the average activity of learning the basic techniques of passing (top and bottom) in classical volleyball on preliminary observations 5.88 (quite active), the first cycle increased to 7:20 (active), and 8:40 (active) in the second cycle. While the percentage of completeness cognitive learning outcomes at early observation of 7.32% (complete), the first cycle to 56.10% (complete), and 100% (complete) in the second cycle. The percentage of completeness psychomotor learning outcomes on initial observations of 12.20% (complete), the first cycle to 60.98% (completed), and 97.56% (completed) in the second cycle. Based on the analysis of data and discussion concluded that the activities and results of learning the basic techniques of passing (top and bottom) volleyball improved through the implementation of cooperative learning model Think Pair Share (TPS). Thus PJOK suggested to teachers in order to implement cooperative learning model TPS.keyword : Key words: Cooperative TPS, learning activities, learning outcomes, volleyball.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR BERGULING SENAM LANTAI PADA SISWA KELAS VII.I SMP LABORATORIUM UNDIKSHA SINGARAJA PELAJARAN 2015/2016 Ni Putu Eka Sumariani .; I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or .; Kadek Yogi Parta Lesmana, S.Pd.,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6891

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar berguling senam lantai pada siswa kelas VII.I SMP Laboratorium Undiksha Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi, jumlah subjek penelitian yang akan digunakan 33 orang siswa dan hal yang yang di analisis adalah aktivitas dan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan rata-rata aktivitas belajar teknik dasar berguling (depan dan belakng) senam lantai secara klasikal pada observasi awal 5.81 (cukup aktif), pada siklus I meningkat menjadi 75,76 (aktif), dan 96.97 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase ketuntasan hasil belajar pada observasi awal sebesar 5 orang tuntas (15,15% ), pada siklus I menjadi 22 orang tuntas (66,67%) dan 28 orang tuntas (84,85%) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar berguling (depan dan belakng) senam lantai meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS). Dengan demikian disarankan kepada guru penjasorkes agar menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TPS. Kata Kunci : Kata-kata kunci: Kooperatif TPS, aktivitas belajar, hasil belajar, Berguling senam lantai. ABSTRACT This study aims to improve the activity and results of rolling learned the basic techniques in gymnastics floor VII.I grade students of SMP Laboratory Undiksha Singaraja academic year 2015/2016. This research is a class act that is teacher as researcher conducted in two cycles, consisting of a plan of action, action, observation or evaluation and reflection, the number of research subjects to be used 33 students and things in the analysis is the activity and learning outcomes students. Based on the results, the average activity of learning fundamental techniques roll (front and belakng) gymnastics floor classically on preliminary observations 5.81 (quite active), the first cycle increased to 75.76 (active), and 96.97 (active) in the second cycle , While the percentage of completeness learning outcomes in the initial observation completed by 5 people (15.15%), the first cycle to 22 people completed (66.67%) and 28 people completed (84.85%) in the second cycle. Based on the analysis of data and discussion concluded that the activities and results of learning basic techniques roll (front and belakng) floor exercises increase through the implementation of cooperative learning model Think Pair Share (TPS). It is strongly advised to teachers penjasorkes to implement cooperative learning model TPS.keyword : Key words : Cooperative TPS , learning activities , learning outcomes , Rolling gymnastics floor .
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TOLAK PELURU GAYA MENYAMPING (ORTODOX) PADA SISWA KELAS XI AP1 SMK NEGERI 1 SUKASADA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Nurul Kholifatur R. .; I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or .; dr. Ni Made Sri Dewi Lestari, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6892

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar tolak peluru gaya menyamping pada siswa kelas XI AP1 SMK Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi, refleksi, dan data di analisis dengan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan rata-rata aktivitas belajar tolak peluru gaya menyamping secara klasikal pada observasi awal 5.62 (cukup aktif), pada siklus I meningkat menjadi 7.31 (aktif), dan 8.79 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase ketuntasan hasil belajar pada observasi awal 8,82% (cukup baik), pada siklus 1 meningkat menjadi 56,75% (cukup baik), dan 97,3 % (baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar tolak peluru gaya menyamping meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD). Dengan demikian disarankan kepada guru penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Kata Kunci : Kooperatif STAD, aktivitas belajar, hasil belajar, tolak peluru. This study aims to improve the activity and learning outcomes shot put sideways force on a class XI student of SMK Negeri 1 Sukasada AP1 academic year 2015/2016. This research is a class act that is teacher as researcher conducted in two cycles, consisting of a plan of action, action, observation or evaluation, reflection, and the data were analyzed with descriptive statistics. Based on the results, the average shot-learning activities in the classical style sideways in preliminary observations 5.62 (quite active), the first cycle increased to 7:31 (active), and 8.79 (active) in the second cycle. While the percentage of completeness learning outcomes in the initial observation 8.82% (pretty good), the first cycle increased to 56.75% (pretty good), and 97.3% (good) in the second cycle. Based on the analysis of data and discussion is concluded that the activity and learning outcomes shot put sideways force is increased through the implementation of cooperative learning model Student Teams Achievement Division (STAD). Thus penjasorkes suggested to teachers in order to implement cooperative learning model type STADkeyword : STAD cooperative , learning activities , learning outcomes , shot put
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK PASSING SEPAKBOLA I Komang Gede Sura Mahendra Yasa .; Prof. Dr. I Wayan Rai, MS .; dr. Adnyana Putra, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing sepakbola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII B4 SMP Negeri 6 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti, dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 29 orang siswa kelas VII B4 SMP Negeri 6 Singaraja, terdiri dari 15 orang putra dan 14 orang putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif.Berdasarkan hasil analisis data rata-rata aktivitas belajar pada observasi awal 5,27 dengan kategori cukup aktif, dan pada siklus I meningkat menjadi 6,92 dengan kategori cukup aktif, dan pada siklus II 8,59 dengan kategori aktif. Persentase ketuntasan hasil belajar passing sepakbola secara klasikal pada observasi awal sebesar 10,34%, pada siklus I sebesar 55,17%, dan pada siklus II sebesar 100% sangat baik. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik passing sepakbola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII B4 SMP Negeri 6 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru Penjasorkes untuk mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam proses pembelajaran karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar sepakbola.Kata Kunci : Kooperatif, aktivitas, hasil belajar,sepakbola, STAD. This study aims to improve the learning activity and learning outcomes of passing football techniques through the implementation of cooperative learning model type STAD on students of class VII B4 SMPN 6 Singaraja academic year 2015/2016. This study is classroom action research in the form of teacher as researcher, conducted in two cycles consisting of the stages of planning, action, observation/evaluation and reflection. Subject of this research is 29 students of class VII B4 SMPN 6 Singaraja, consisting of 15 boys and 14 girls. Data were analyzed using descriptive analysis. Average learning activity was 5.27 at early observation (quite active), in the first cycle increased to 6.92 (quite active), and the second cycle to 8.59 (active category). The percentage of passing football mastery learning outcomes classically on preliminary observations was 10.34%, in the first cycle was 55.17%, and the second cycle was 100%. Based on the analysis of data and discussion it can be concluded that the learning activity and learning outcomes of football passing techniques improved through the implementation of cooperative learning model type STAD on the class VII B4 SMPN 6 Singaraja academic year 2015/2016. It is recommended to teachers of physical education and sports health to implement STAD type of cooperative learning model in the learning process because it can increase the learning activity and learning outcomes of football passing.keyword : Cooperative, activity, learning outcome, football, STAD.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI PADA SISWA KELAS X.1 SMA NEGERI 1 SUKASADA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 I Km Agus Martayana .; Prof. Dr. I Wayan Rai, MS .; I Gede Suwiwa, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share (TPS) pada siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, dilaksaanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Sukasada, sejumlah 22 orang, yaitu 11 orang laki-laki dan 11 orang perempuan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data Siklus I aktivitas belajar passing bola voli secara klasikal adalah 7,42% (aktif), dan pada siklus II secara klasikal 9,44% (sangat aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 2,02%. Sedangkan ketuntasan hasil belajar passing bola voli secara klasikal pada siklus I sebesar 59,1% dan pada siklus II secara klasikal sebesar 100%. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 40,9%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share (TPS) pada siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2015/2016. Oleh karena itu disarankan kepada guru Penjasorkes agar dapat mengimplementasi model pembelajaran kooperatif tipe TPS karena telah terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola voli siswa. Kata Kunci : Kooperatif TPS, aktivitas, hasil belajar, Passing bola voli. This study aims to improve the activity and learning outcomes volleyball passing through the implementation of cooperative learning model Think-Pair-Share (TPS) in Class X.1 SMA Negeri 1 Sukasada the academic year 2015/2016. This research is a class act, held in two cycles. The subjects were students of class X.1 SMA Negeri 1 Sukasada, some 22 people, with 11 men and 11 women. Data were analyzed using descriptive statistics. The results of the data analysis of the first cycle of learning activity in classical volleyball passing was 7.42% (active), and the second cycle in classical 9.44% (very active). From the first cycle to the second cycle increased by 2.02%. While mastery of learning outcomes in classical volleyball passing the first cycle of 59.1% and the second cycle in the classical style of 100%. From the first cycle to the second cycle increased by 40.9%. Based on the results of data analysis and discussion, it can be concluded that the activities and achievement of passing a volleyball improved through the implementation of cooperative learning model Think-Pair-Share (TPS) in Class X.1 SMA Negeri 1 Sukasada the academic year 2015/2016. It is therefore recommended to teachers Penjasorkes order to implement cooperative learning model TPS because it has been shown to enhance the activity and the learning outcomes of students passing volleyball.keyword : Cooperative TPS, activities, learning outcomes, Passing volleyball