cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
ISSN : 25992597     EISSN : 25992589     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan Penjaskesrek, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran Olahraga. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan Olahraga bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 1,393 Documents
PENERAPAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR DRIBBLING SEPAKBOLA Guna Antara, Ida Bagus Made
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 3 (2013): ARTICLE
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstrak:. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dribbling pada siswa kelas VIII A SMP  Negeri 1 Baturiti tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas dilaksanakan dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas VIII A SMP  Negeri 1 Baturiti yang berjumlah 38 orang yaitu dari 16 orang siswa putra dan 22 orang siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas belajar dribbling pada siklus I adalah 30 orang (78,9%) aktif dan pada siklus II sebesar 38 orang (100%) aktif. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 8 orang (21,1%). Hasil belajar dribbling pada siklus I adalah 25 orang (65,8%) tuntas dan pada siklus II sebesar 29 orang (76,4%) tuntas. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 4 orang (10,5%).Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar dribbling sepakbola meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Baturiti tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam proses pembelajaran sebagai alternatif  untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar dribbling sepakbola.        Abstract: This study aimed at improving students’ football dribbling learning activity and learning achievement of VIII A SMP  Negeri 1 Baturiti in Academic Year 2012/2013.This study was an action-based research conducted in two cycles. Each cycle consisted of planning, implementation, observation, and reflection. The subject of this research was 38 students of VIII A SMP  Negeri 1 Baturiti with 16 male and 22 female. The data were analyzed descriptively. The result for dribbling learning activity in the first cycle was 30 students (78.9%) were active and then in the second cycle 38 students (100%) were active. There was a significant improvement of 8 students (21.1%) from the first cycle to the second cycle. Dribbling learning achievement in the first cycle was 25 students (65.8%) passed and 29 students (76.4%) passed. There was a significant improvement of 4 students (10.5%) from the first cycle to the second cycle. Based on the result of the analysis and the discussion, it can be concluded that football dribbling learning activity and learning achievement improved through the implementation of cooperative learning model “STAD” on VIII A SMP students of SMP Negeri 1 Baturiti in Academic Year 2012/2013. It was suggested to the physical exercise teachers to implement cooperative learning model “STAD” in the teaching and learning activity as an alternative way to improve learning football dribbling learning activity and learning achievement. Kata-kata kunci:    Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD, Aktivitas belajar, Hasil       belajar, dribbling sepakbola.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING CONTROL SEPAK BOLA ., I Wayan Ella Humiarta; ., Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS; ., dr. Adnyana Putra, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together (NHT) terhadap hasil belajar teknik dasar passing kontrol sepak bola pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian adalah true eksperimental dengan rancangan The randomized pretest-postestt control group the same subject design. Populasi adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 9 kelas dengan jumlah siswa 270 orang . Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling berdasarkan kelas. Kelas yang menjadi sampel penelitian adalah kelas VII A6 sebagai kelompok ekperimen dan VII A5 sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar diperoleh dengan menggunakan tes essay, observasi dan unjuk kerja. Data yang diperoleh dianalisis dengan bantuan SPSS v.16.0 for windows melalui uji statistik yaitu uji-t. Berdasarkan hasil analisis data pretest didapatkan data bedistribusi setara dengan nilai sig
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DENGAN MACROMEDIA FLASH 8 MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN ., I Kadek Mahendra Meyana; ., Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS; ., I Gede Suwiwa, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mendeskripsikan bagaiman rancangan multimedia pembelajaran interaktif 2) tanggapan ahli kependidikan terhadap pengembangan multimedia pembelajaran interaktif , 3) tanggapan siswa terhadap multimedia pembelajaran interaktif yang dikembangkan. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Tahapan dari model ini meliputi tahap Analisis (analyze), desain (design), pengembagan (development), implementasi (Implementation), dan evaluasi (evaluation). Pada tahap validasi, produk divalidasi melalui tinjauan oleh ahli isi mata pelajaran, ahli media pembelajaran, ahli desain pembelajaran, 3 orang siswa untuk uji perorangan, 6 orang siswa untuk uji kelompok kecil, dan 30 orang siswa untuk uji coba kelompok besar. Instrumen pengumpulan data berupa kuisioner/angket. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Disimpulkan bahwa desain pengembangan multimedia pembelajaran interaktif menghasilkan laporan pengembangan produk yang baik. Kelayakan multimedia pembelajaran interaktif diperoleh berdasarkan data dari angket yang kemudian di analisis secara deskriptif kuantitatif dan dikonversi ke dalam konversi tingkat pencapaian dengan skala 5. Tinjauan ahli isi matapelajaran dengan kualifikasi baik (75%), tinjauan ahli desain pembelajaran dengan kualifikasi baik (87,27%), tinjauan ahli media pembelajaran dengan kualifikasi baik (83,33%), uji coba perorangan dengan kualifikasi sangat baik (92,33%), uji kelompok kecil dengan kualifikasi sangat baik (91,33%), uji coba kelompok besar dengan kualifikasi baik (89,06%). Dari penelitian tentang pengembangan multimedia pembelajaran ini diharapkan dapat menjadi sumber belajar yang efektif dan efesien.Kata Kunci : Multimedia Interaktif, model ADDIE, PJOK The purpose of this study were 1) to describe how the design of multimedia interactive learning 2) education expert feedback on the development of multimedia interactive learning, 3) the responses of students to multimedia interactive learning developed. The development of research using models ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Stages of this model include phase analysis (analyze), design (design) architecture, development (development), implementation (Implementation), and evaluation (evaluation). In the validation phase, the products are validated through a review by experts of the course content, instructional media experts, instructional design expert, 3 person students for individual test, 6 person students for small group test, and 30 person students for testing large groups. Data collection instruments like questionnaire / questionnaire. Analysis of the data used is descriptive analysis of quantitative and qualitative descriptive analysis. It was concluded that the design of the development of multimedia interactive learning generates reports good product development. Feasibility multimedia interactive learning based on data obtained from a questionnaire which is then analyzed by descriptive quantitative and converted into a conversion rate of achievement with a scale of 5. Review of lesson content expert with good qualifications (75%), expert review of instructional design with good qualification (87.27 %), expert review media with good qualifications (83.33%), individual testing with excellent qualifications (92.33%), small group test with excellent qualifications (91.33%), a large group trials with good qualifying (89.06%). From research on the development of instructional multimedia is expected to be a source of learning effective and efficient.keyword : Multimedia Interactive, ADDIE models, PJOK
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN GI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SERVICE BULU TANGKIS ., I Gusti Ngurah Dwipayana Putra; ., Prof. Dr. I Wayan Rai, MS; ., dr. Made Suadnyani Pasek, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar service bulu tangkis melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas VIII F SMP Negeri 1 Ubud tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dimana guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian siswa kelas VIII F SMP Negeri 1 Ubud, berjumlah 32 orang dengan rincian 21 orang putra dan 11 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data observasi awal aktivitas belajar service bulu tangkis secara klasikal 5.56 (cukup aktif), setelah diberi tindakan pada siklus I meningkat 1,5 menjadi 7,09 (aktif) dan meningkat 1,53 menjadi 8,62 (aktif) pada siklus II. Analisis data ketuntasan hasil belajar service bulu tangkis pada observasi awal 28,1% (sangat kurang baik), setelah diberi tindakan pada siklus I meningkat 40,65% menjadi 68,75% (cukup baik), dan meningkat 25% menjadi 93,75% (sangat baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar service bulu tangkis meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas VIII F SMP Negeri 1 Ubud tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe GI karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.Kata Kunci : Pembelajaran GI, aktivitas, hasil belajar, service bulu tangkis. This study is aimed at improving students’ activity and learning achievement of badminton service through the implementation of cooperative learning model, GI type for the eighth grade students of SMP Negeri 1 Ubud in academic year 2013/2014. This research is a classroom action research which was conducted in two cycles. The subject of this research was 32 student of VIII F class of SMP Negeri 1 Ubud, 11 female and 21 male. The data were analyzed using statistic descriptive method. Based on the analysis done by the researcher, the learning activity of basic skill in badminton service at the first preliminary observation was 5.56, in which it was increased 1.5% in the cycle I become 7.09 and increased 1.53% in the cycles II become 8.62. The data analysis of the badminton service study result in preliminary observation was 28.1 % in which it was increased from 40,65% to 68,75% in the cycle I, and it was increased from 25% to 93.75% in cycle II. Based on the data analysis and the discussion, it could be concluded that learning activity and learning achievement of basic skill badminton service was increased through the implementation of cooperative learning model, GI type for the VIII F students of SMP Negeri 1 Ubud in the academic year 2013/2014. It is suggested to the physical exercise teacher to implement cooperative learning model, GI type sincet it could improve the students’ activity and learning achievement.keyword : GI Learning, activities, learning outcome, service Badminton.
*IMPLEMENTASI KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA BASKET ., Putu Lia Purnamawati; ., I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or.; ., I Gede Suwiwa, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (chest pass dan bounce pass) bola basket melalui Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Studennt Teams Achievement Division (STAD) untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Teknik Dasar Passing Bola Basket pada Siswa Kelas X Bahasa dan Seni SMA Laboraturium Undiksha Singaraja Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas. Dengan bentuk guru sebagai peneliti. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X Bahasa dan Seni yang berjumlah 22 orang. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Data aktivitas belajar pada siklus I secara klasikal adalah 59.0% pada kategori cukup aktif dan hasil belajar pada siklus I mencapai 64,0%. Pada siklus II, aktivitas belajar secara klasikal adalah 91.0% pada kategori aktif, hasil belajar mencapai 86.4%. Berdasarkan hasil analisis data, simpulan penelitian ini adalah aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket meningkat melalui Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Teknik Dasar Passing Bola Basket pada Siswa Kelas X Bahasa dan Seni SMA Laboraturium Undiksha Singaraja Tahun Pelajaran 2017/2018. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam proses pembelajaran karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket. Kata Kunci : Model pembelajaran STAD, aktivitas, hasil belajar, bola basket. *ABSTRACT This research aims to increase activity and learning result o basic technique of passing (chest pass and bounce pass) basketball through Implementation of Cooperative Learning Model Type Student Teams Achievemen Division (STAD) to Increase Activity and Learning Outcomes Basic Teachnique of Passing Basketball on Studen os Class X Language and High Scool Art Laboraturium Undiksha Singaraja Lesson Year 2017/2018 This research belongs to classroom action research. With the form of a teacher as a reseaecher. The subjects of this study are students of class X Language and Art which amounted 22 people. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. The data of learning activity in cycle I is classical is 59.0 in the categiry is quite active and learning outcomes in the first cycle reached 64.0 . in cycle II, classical learning activity is 91.0 in active category, learning outcomes reach 86.4 . Based on the result of data analysis, the conclusion of this research is the activity and the result of learning the basic technique of basketball passing increased through the Implementation of STAD Model Cooperative Learning to Increase Activities and Learning Outcomes Basic Technique Passing Basketball on Students of Class X Language and Art of SMA Laboraturium Undiksha Singaraja Lesson Year 2017/2018. Suggested to teacher penjasorkes can implement STAD type cooperative learning model in learning process because it can increase activity and result learn basic technique of passing basketball.keyword : Model of learning STAD, activity, the, basketball
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SEPAKBOLA PASSING Oka Suantara, I Made
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 3 (2013): ARTICLE
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing (kaki bagian dalam dan luar) sepakbola melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XI PIB SMA Negeri 1 Amlapura. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yang pelaksanaanya dalam  dua siklus yaitu tahap rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, evaluasi/observasi, refleksi. Subyek penelitian berjumlah 32 siswa terdiri dari 15 siswa putra dan 17 siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data untuk aktivitas belajar passing sepakbola pada observasi awal 6,4 (Cukup Aktif), dan pada siklus I meningkat sebesar 6,87 ( Cukup Aktif), kemudian pada siklus II meningkat sebesar 7,65 (Aktif), dari observasi awal ke siklus I  meningkat 0,47 dan dari siklus I ke siklus II meningkat sebesar 1,78. Sedangkan persentase hasil belajar passing sepakbola dari observasi awal sebesar 50% (Sangat Kurang Baik), dan pada siklus I 56,25% (Cukup Baik), kemudian pada siklus II 100% (Sangat Baik). Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa meningkat melalui Implementasi model pembelajaran kooperatif STAD pada siswa kelas XI PIB SMA Negeri 1 Amlapura tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD, karena terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar. Abstract: This study aims to improve the activity and the results of learning passing football (foot in and foot out) through the application of cooperative learning model types student teams achievement division (STAD) XI PIB graders SMAN 1 Amlapura. This study classified classroom action research. It’s application in the two cycles of the stage action planning, action, evaluation/observation, reflection. The subject of the study totaled 32 students comprising 15 boy and 17 girls students. Data were analyzed using descriptive statistics. The results of data analysis  for learning activities passing the football at the beginning of observation 6,4 (moderately active), and in the first cycle increased by 6,87 (moderately active), then the second cycle increased by 7,65 (active). From preliminary observation to cycle I increased 0,47 and from cycle II increased by 1,78. While the percentage of passing football learning outcomes from initial observation of 50% (very poor), and in cycle I 56,25% (pretty good) then in cycle II 100% (very good). Based on data analysis and discussion, it can be concluded that the activity and improved st udent learning outcomes through the application of cooperative learning model STAD graders XI PIB SMAN 1 Amlapura school year 2012/2013. Penjasorkes suggested to teachers to use cooperative learning model STAD type, because it works to improve the activity and student learning outcomes. Kata-kata Kunci: STAD, aktivitas, hasil belajar, passing sepakbola.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI ., Gede Mertha Ary Pratama; ., I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes; ., dr. Adnyana Putra, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together (NHT) terhadap hasil belajar teknik dasar passing (Passing atas dan Passing bawah) bola voli. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan penelitian the pretest post-test control group design. Subjek penelitian adalah siswa kelas XSMA Saraswati Singaraja tahun pelajaran 2016/2017.terdistribusi ke dalam dua kelas.Subjek penelitian ditentukan dengan teknikpurposive sampling. Sehingga diperoleh kelas X1 sebagai kelompok eksperimen dan kelas X2 sebagai kelompok kontrol.Penelitian dilakukan sebanyak 3 kali perlakuan. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes essay, observasi dan unjuk kerja. Analisis data menggunakanbantuan SPSS 16.0 for Windows pada data gain score. Pada kelompok eksperimen diperoleh nilai rata-rata 0.28 dengan standar deviasi 0.15.Sedangkan pada kelompok kontrol diperoleh nilai rata-rata 0.12 dengan standar deviasi 0.08.signifikansi pada tes normalitas adalah 0.200 (kelompok eksperimen) dan 0.098 (kelompok control).signifikansi pada tes homogenitas adalah 0.018. Angka signifikansi yang diperoleh melalui Uji nonparametric adalah p=0.002. Disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berpengaruh sangat signifikan terhadap peningkatan hasil belajar teknik dasar passingbola voli pada siswa. Dengan demikian disarankan kepada guru penjasorkes dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tie NHT karena terbukti berpengaruh sangat signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswaKata Kunci : Kooperatif, NHT, hasil belajar, bola voli This study aimed to determine the effect of implementing cooperative learning model numbered head together (NHT) to the learning outcomes of basic techniques of passing (up and down passing) volleyball. This study was a quasi-experimental research study using pretest posttest control group design. The research subject was students of class X SMA Saraswati Singaraja academic year 2016/2017distributed into two classes. Subject of research determined by purposive sampling technique so that the class X1 as the experiment group and X2 as the control group.The research was conducted three times treatment. Data were collected through essay tests, observation and performance tests. Data analysis was using t-test with SPSS 16.0 for Windows on gain score. Based on the results of the study it was found that in the experimental group gained an average value of 0.28 with a standard deviation of 0.15. While in the control group gained an average value of 0.12with a standard deviation of 0.08. Significance on normality test were 0.200 (experiment group) and 0.098 (control group) Significance on homogeneity test were 0.018. Significance obtained through t-test was p=0.002. It can be concluded that the implementation of cooperative learning model NHT has significant effect on the raising learning outcomes of basic techniques of passing volleyball. Thus, it is suggested for the penjasorkes teachers to be able to implement cooperative learning model NHT type since it has strong significant influence toward the improvement of student’s learning outcome.keyword : Cooperative, NHT, learning outcome, volleyball.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION Wijaya, Gede Hari
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gede Hari Wijaya PENJASKESREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja-Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: hariwijaya08@yahoo.com Abstrak: Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola basket (chest pass dan bounce pass) melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI. Penelitian ini adalah Penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi. Subjek Penelitian siswa kelas VIII A2 SMP Negeri 2 Sawan, berjumlah 30 orang dengan rincian 6 orang putra dan 24 orang putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I aktivitas belajar passing chest pass secara klasikal sebesar 7 (aktif), dan meningkat pada siklus II sebesar 9,5 (sangat aktif). Persentase hasil belajar passing secara klasikal pada siklus I sebesar 77,19% (baik), dan pada siklus II meningkat menjadi 90,05% (sangat baik). Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing bola basket (chest pass dan bounce pass) meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas VIII A2 SMP Negeri 2 Sawan tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru Penjasorkes untuk mengimplementasikan model pembelajaran ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola basket.Kata-kata Kunci : “ Model Pembelajaran kooperatif tipe GI, aktivitas, hasil belajar,  bola basket.”  
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NHT MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA BASKET ., Dewi Citra Yunita; ., Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS; ., I Gede Suwiwa, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII.6 SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas dengan bentuk guru sebagai peneliti, yang dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah 37 orang, terdiri dari 19 orang putra dan 18 orang putri, yang dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan analisis data aktivitas belajar pada observasi awal siswa aktif 4 orang (10,81%), siklus I meningkat menjadi 14 orang (37,84%), siklus II, meningkat menjadi 37 orang (100%). Sedangkan berdasarkan analisis data hasil belajar siklus I pada aspek sikap siswa tuntas 3 orang (8,11%), pada aspek pengetahuan siswa tuntas 19 orang (51,35%), dan pada aspek keterampilan siswa tuntas 10 orang (27,03%). Sedangkan siklus II pada aspek sikap siswa tuntas 37 orang (100%), aspek pengetahuan siswa tuntas 37 orang (100%), dan aspek keterampilan siswa tuntas 37 orang (100%). Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (chest pass and bounce pass) bola basket meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII.6 SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru PJOK dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket pada siswa. Kata Kunci : Aktivitas, bola basket, hasil belajar, kooperatif. This study aims to improve the activity and result of learning the basic techniques of passing a basketball though the application of learning model NHT cooperative on VIII.6 grade students of SMP Negeri 2 Singaraja in the academic year 2015/2016. This research in classified as a class action research with form teachers as researchers conducted in two cycles and each cycle consisting of the two meetings. The subjects were 37 people, consisting of 19 men and 18 women, were analyzed using descriptive statistical analysis. Based on data analysis of learning activities in the early observation of active students 4 (10,81%), after being given an action on the first cycly, active students increased to 14 people (37,84%), after the action on the second cycly, active students increased to 37 people (100%). While based on the analysis of learning outcomes data on aspects of the attitude of first cycle students completed 3 (8,11%), on the aspect of knowledge students completed 19 votes (51,35%), and the skill aspect students completed 10 votes (27,03%). While the second cycle in the aspect of attitudes students completed 37 (100%), aspects of knowledge students completed 37 (100%), and aspects of the skills students completed 37 (100%). Based on the analysis of data and discussion concluded that the activities and result to learn the basic techniques of passing (chestpass and bouncepass) basketball increased through the implementation of cooperative learning model NHT on VIII.6 grade students of SMP Negeri 2 Singaraja in the academic year 2015/2016. PJOK recommended to teachers can implement cooperative learning model NHT as shown to increase the activity and learned the basic techniques of passing a basketball to students.keyword : Activities, basketball, cooperative, learning outcomes.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING SEPAKBOLA ., Ida Bagus Gede Angga Widyanatha; ., I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes; ., I Made Satyawan, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola pada siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Bangli tahun pelajaran 2013/2014”. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Bangli yang berjumlah 32 orang terdiri dari 17 siswa putra dan 15 siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data penelitian untuk aktivitas belajar teknik dasar passing sepakbola pada observasi awal 6.25 (cukup aktif), pada siklus I meningkat menjadi 7.8 (aktif) pada siklus II meningkat menjadi 8.4 (aktif). Sedangkan persentase ketuntasan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola pada observasi awal 6.25 % (sangat kurang baik), meningkat pada siklus I menjadi 50% (kurang baik), dan meningkat menjadi 96.9% (sangat baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Bangli tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe NHT karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola.Kata Kunci : NHT, Passing sepakbola This research was aimed to improve learning activities and outputs on the basic techniques of passing football toward class VII A students of SMP Negeri 1 Bangli in academic years 2013/2014 This research was classroom based action research done in two cycles. The subjects of this research were class VII A students of SMP Negeri 1 Bangli which the total number of students were 47, which consisted of 17 males and 15 females. Data analysis used statistical descriptive. The result of data analysis on learning activities basic techniques of passing football in the preliminary observation was 6.25 (active enough), in the first cycle it increased to become 7.8 (active), in the second cycle it increased to become 8.4 (active). Whereas, the percentage of mastery learning outputs on learning activities basic techniques of passing football in the preliminary observation was 6.25% (poor), it increased in the first cycle became 50% (good), and it increased to become 96.9% (very good) in the second cycle. Based on data analysis and discussion, it could be concluded that learning activities and outputs on the basic techniques of passing football increase through the implementation of Cooperative Learning model NHT toward class VII A students of SMP Negeri 1 Bangli in academic years 2013/2014. It is suggested for Penjasorkes teachers to implement Cooperative Learning model NHT due to it can increase learning activities and outputs on the basic techniques of passing football.keyword : NHT, passing football

Page 36 of 140 | Total Record : 1393