cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
ISSN : 25992597     EISSN : 25992589     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan Penjaskesrek, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran Olahraga. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan Olahraga bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 1,393 Documents
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF GI MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BERGULING SENAM LANTAI Gede Ary Supebriana
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 3 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i3.1395

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII. 10 SMP Negeri 2 Singaraja, sejumlah 34 orang, terdiri dari 18 orang siswa perempuan dan 16 orang siswa laki-laki. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data  aktivitas belajar berguling senam lantai pada siklus I secara klasikal adalah 7,6 (aktif), dan meningkat menjadi 8,63 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar senam lantai pada siklus I secara klasikal adalah 73,5% (cukup baik), dan meningkat menjadi 91,18% (sangat baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas VII. 10 SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai. Abstract: This study is aimed at improving students’ activity and their learning outcomes roll gymnastics floor. The technique was implementation through GI cooperative learning method. This research is a class action research in which the teacher’s role as the researcher within two cycles, including action plan, performance, observation, evaluation and self-reflection. The subject was 34 students of VII. 10 class in SMP Negeri 2 Singaraja consisting 18 girls and 16 boys.  The data was analyzed using statistic descriptive method. The activity result using classical technique in the first cycles was 7.6 (active) as it increased into 8.63 (active) in the second cycles. Meanwhile, the first cycles showed 73,5% (pretty good) as the result of learning. It increased into 91,18% (excellent) in the second cycles. It can be concluded that the students’ ability in learning outcomes roll gymnastics floor was improved through the implementation of GI cooperative learning method. It was suggested to the teacher to implementation the method as it resulted in improving students’ activity and learning result. Kata-kata kunci: Model pembelajaran kooperatif GI, aktivitas, dan hasil belajar, berguling senam lantai.
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF NHT MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING SEPAK BOLA Ida Bagus Juniarta
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 3 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i3.1477

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepak bola melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X.5 SMA Negeri 2 Banjar. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas. Pelaksanaan penelitian menggunakan 2 siklus yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi/observasi, refleksi. Subyek penelitian berjumlah 30 siswa terdiri dari 15 siswa putra dan 15 siswa putri.Hasil analisis data yang diperoleh adalah untuk persentase aktivitas belajar passing sepak bola pada observasi awal siswa yang aktif 10 orang siswa (33,3%) pada siklus I siswa yang aktif 24 orang siswa (80%), kemudian pada siklus II 93,3% (sudah aktif). Sehingga aktivitas belajar siswa meningkat dari observasi awal sampai siklus II. Persentase hasil belajar  mengalami peningkatan diantaranya aspek kognitif mengalami peningkatan sebanyak 26 orang siswa (86,7%), pada aspek afektif mengalami peningkatan sebanyak 22 orang siswa (73,3%) dan pada aspek psikomotor mengalami peningkatan sebanyak 29 orang siswa (96,7%). Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa meningkat melalui Penerapan model pembelajaran kooperatif NHT pada siswa kelas X.5 SMA Negeri 2 Banjar tahun pelajaran 2012/2013.kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, karena terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.   abstract: This study aims to improve the activity and results of learning the basic techniques of football passing through the implementation of cooperative learning model NHT on X.5 grade students of SMA Negeri 2 Banjar. This study classified as action research. Implementation of the study using 2 cycle stages of planning, implementation, evaluation / observation, reflection. Study subjects were 30 students consisted of 15 boys and 15 students woman. Result analysis of the data obtained is for the percentage passing the football learning activities at the beginning of the observation that active students 10 students (33.3%) in the first cycle students are active 24 the students (80%), and 93.3% in the second cycle (already active).  So that the learning activities of students increased from initial observations to the second cycle. Percentage increase learning outcomes including cognitive aspects has increased by 26 students (86.7%), the affective aspect has increased by 22 students (73.3%) and the psychomotor aspect has increased by 29 students (96.7 %). Based on the data analysis and discussion, it can be concluded that the activity and increased student learning outcomes through the application of cooperative learning in class X.5 NHT SMA Negeri 2 Banjar school year 2012/2013. Penjasorkes to teachers to use cooperative learning model NHT, because it proved to be effective to enhance the activity and learning outcomes. Kata-kata Kunci: Model pembelajaran kooperatif, aktivitas, hasil belajar, dan teknik dasar passing sepak bola.
PENERAPAN KOOPERATIF TPS UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR ROLL SENAM LANTAI I Kade Supardika
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 3 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i3.1478

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar berguling senam lantai melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII.A SMP Negeri 4 Negara, berjumlah 30 orang, yaitu 16 orang perempuan dan 14 orang laki-laki. Data dianalisis menggunnakan statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas belajar berguling senam lantai pada observasi awal 10 siswa (33,3) aktif, siklus I sebesar 23 Siswa (76,67%) aktif, dan siklus II sebesar 28 siswa (93,33) aktif. Hasil belajar berguling senam lantai pada observasi awal 9 siswa (30%) tuntas, pada siklus I 21 siswa (70%) tuntas dan pada siklus II sebesar 26 siswa (86,67%) tuntas. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar berguling senam lantai meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS pada siswa kelas VII.A SMP Negeri 4 Negara tahun pelajaran 2012/2013.   Abstract: This study aims to improve the activity and results of learning basic techniques roll gymnastics floor through the implementation of cooperative learning model TPS. This research is a classroom action research was conducted in two cycles, consisting of an action plan, action, observation or evaluation and reflection. The research subjects were students of SMP Negeri 4 VII.A Negara, are 30 people, consisted of 16 women and 14 men. Analysis of the data using as analysis statistik deskriptif. Results of data analysis and learning activities in observation floor gymnastics roll early 10 students (33.3) is active, the first cycle of 23 students (76.67%) is active, and a second cycle of 28 students (93.33) is active. Learning outcomes in the floor exercises roll preliminary observations 9 students (30%) completed, 21 students in the first cycle (70%) completed and the second cycle of 26 students (86.67%) completed. It can be concluded that the activity of the basic techniques and learning outcomes roll gymnastics floor increased through the application of cooperative learning model TPS on VII.A grade students of SMP Negeri 4 Negara of the school year 2012/2013.   Kata-kata kunci: Model pembelajaran kooperatif TPS, senam lantai.
MODEL KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BERGULING SENAM LANTAI Ni Kadek Sutiani .; I Made Satyawan, S.Pd. .; dr. I.P. Adi Wibowo, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 3 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i3.1651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling (Roll) senam lantai melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas VIII 8 SMP Negeri 3 Banjar yang berjumlah 32 orang terdiri dari 22 orang siswa putra dan 10 orang siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I aktivitas belajar berguling (roll) secara klasikal sebesar 8,16 (aktif), dan pada siklus II sebesar 9,28 (sangat aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 1,12 Persentase hasil belajar berguling (roll) secara klasikal pada siklus I sebesar 71,87% (cukup baik), dan pada siklus II sebesar 84,37% (baik). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 12,5%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar berguling (Roll) senam lantai meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII 8 SMP Negeri 3 Banjar tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam proses pembelajaran sebagai alternatif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling (Roll) senam lantai. Kata Kunci : Kata-kata kunci: Model kooperatif STAD, aktivitas, hasil belajar senam lantai Abstract: This study aims to improve the activity and learning outcomes roll (Roll) floor exercises of cooperative learning model STAD type. This study classified as class action research conducted in two cycles. Each cycle consists of an action plan, action, observation / evaluation and reflection. The subject of research is the eighth grade students of SMP Negeri 3 Banjar 8 totaling 32 people consisting of 22 students and 10 students son's daughter. Data were analyzed using descriptive statistics. The results of the analysis of the data in the first cycle of learning activities roll (roll) in the classical style of 8.16 (active), and on the second cycle of 9.28 (very active). From cycle I to cycle II was increased by 1.12 percentage learning outcomes roll (roll) in the classical style in the first cycle of 71.87% (pretty good), and on the second cycle of 84.37% (excellent). From cycle I to cycle II, an increase of 12.5%. Based on the data analysis and discussion, it is concluded that the activity and learning outcomes roll (Roll) floor exercises improved through the implementation of cooperative learning model type STAD in class VIII 8 SMP Negeri 3 Banjar school year 2012/2013. Penjasorkes suggested to teachers to implement cooperative learning model type STAD in the learning process as an alternative to improve the activity and learning outcomes roll (Roll) gymnastics floor. keyword : Kata-kata kunci: Model kooperatif STAD, aktivitas, hasil belajar senam lantai
IMPLEMENTASI KOOPERATIF TPS UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING SEPAK BOLA I Gusti Lanang Agung Kumara Putra
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 4 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i4.1655

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepak bola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe  Think Pair Share (TPS) pada siswa kelas VII H SMP Negeri 2 Selat tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas VII H SMP Negeri 2 Selat, yang berjumlah 32 Orang siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data pada aktivitas belajar teknik dasar passing sepak bola, pada obsevasi awal sebesar 5,63, siklus I sebesar 7,42, pada siklus II sebesar 8,20. Meningkat sebesar 37,5% pada observasi awal ke siklus I, kemudian  meningkat sebesar 31,25% dari siklus I ke siklus II dan meningkat sebesar 68,75% dari observasi awal ke siklus II. Sedangkan, hasil belajar siswa, dari observasi awal sebesar 43,76%, siklus I sebesar 75%, dan siklus II sebesar 90,63%. Meningkat sebesar 31,24% dari observasi awal ke siklus I, kemudian meningkat sebesar 15,63% dari siklus I ke siklus II dan meningkat sebesar 46,87% dari observasi awal ke siklus II. Disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TPS pada siswa kelas VII H SMP Negeri 2 Selat tahun pelajaran 2013/2014.   Abstract: This research aimed to increase the activity and learning the learning achivement of basic technique of passing foot ball by implementing Think Pair Share TPS type of cooperative teaching method at VII H grade students of SMP Negeri 2 Selat in academic year 2013/2014. This type of research is categorized as classroom action research which is done in two cycles.  The subject of this research is VII H grade students of SMP Negeri 2 Selat which are 32 students. The data were analyzed by using descriptive statistics. The analysis of the data in the learning activity of basic  technique of passing foot ball at the first observation is 5,63, cycle I is 7,42,  at the cycle II is 8, 20 increasing 37,5% at first observation to cycle I, then increasing 31,25 from cycle I to cycle II and increasing 68,75% from first observation to cycle II. However the result of students’ learning, from first observation is 43,76%. Cycle I is 75% and cycle II is 90,63%. Increasing  about 31,24% from first observation  to cycle I,  and then increasing 15,63% from cycle I to cycle II and increasing 46,87% from  first observation to cycle II. It is concluded that  the learning activity and the learning achievement of the students’ were increased by implementing TPS type of cooperative teaching method at VII H grade student of SMP Negeri 2 Selat in academic year 2013/2014.   Kata-kata Kunci:   Model pembelajaran kooperatif tipe TPS, aktivitas belajar, hasil belajar, passing sepak bola.
IMPLEMENTASI KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA BASKET I Made Sudama Ariyasa
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 4 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i4.1656

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing (chest pass dan bounce pass) bola basket melaui implementasi kooperatif NHT.  Penelitian tergolong penelitian tindakan kelas (guru sebagai peneliti). Penelitian dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas X IPA-5 SMA Negeri 1 Blahbatuh yang berjumlah 39 orang. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas pada siklus I secara klasikal adalah 6,78% (cukup aktif), pada siklus II meningkat menjadi 8,15% (aktif), dari siklus I ke siklus II meningkat sebesar 1,37%. Persentase hasil belajar, pada siklus I adalah 61,53% (cukup baik), pada siklus II mencapai 97,43% (sangat baik).  Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (chest pass dan bounce pass) bola basket meningkat melalui implementasi kooperatif NHT. Disarankan kepada guru penjasorkes menerapkan model pembelajaran kooperatif NHT, karena terbukti efektif meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Abstract : This study aimed to improve the activity and the learning outcomes of the passing (chest pass and bounce pass) basketball through the cooperative implementation with NHT. Kind of study was classified as an action research( the teacher as a researcher). The study was conducted 2 cycles which consists of an action plan, action, evaluation/observation, reflection. The subjects of this study were 39 students of X IPA-5 SMA Negeri 1 Blahbatuh. The data were analyzed by using descriptive statistics analysis. The results of the data analysis of the first cycle activity in classical  was 6.78% (Quite Active), on the second cycle increased to 8.15% (active), from cycle I to cycle II increased to 1.37%. The learning result percentage in the first cycle was 61.53% (Good Enough),  in the second cycle acheive 97.43% (Very Good). Based on the results of the data analysis and the discussion, it can be concluded that the activity and the learning outcomes of the basic passing techniques (chest pass and bounce pass) basketball  increased through the implementation of cooperative NHT. It’s recommended for the Penjasorkes teacher to implement cooperative learning model with NHT, as proven as effective technique to improve the activity and students learning outcomes.   Kata-kata kunci: Pembelajaran kooperatif, aktivitas belajar, hasil belajar, bola basket
IMPLEMENTASI KOOPERATIF GI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING SEPAK BOLA Made Arya Suardika
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 4 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i4.1658

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing sepak bola, melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas X 2 SMA Negeri 1 Sukasada. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam 2 siklus dan setiap siklusnya 2 kali pertemuan. Subjek penelitian ini siswa kelas X 2 SMA Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2012/2013 yang terdiri dari 23 orang siswa, 12 putra dan 11 putri. Pengumpulan data aktivitas belajar dalam pembelajaran dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas belajar, dan data hasil belajar, melalui tes hasil belajar passing sepak bola. Selanjutnya, data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I rata-rata aktivitas belajar siswa 69,35 kategori cukup aktif dan hasil belajar siswa dengan ketuntasan klasikal sebesar 30,43% katagori sangat kurang. Sedangkan Pada siklus II, rata-rata aktivitas belajar siswa 89,23 kategori sangat aktif dan hasil belajar siswa dengan ketuntasan klasikal sebesar 100% katagori sangat baik. Berdasarkan hasil dan pembahasan, disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepak bola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI. Disarankan kepada guru penjasorkes, untuk mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe GI, karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepak bola.   Abstract: This study aims to improve the activity and learning outcomes passing football, through the implementation of cooperative learning model GI in class X 2 SMA Negeri 1 Sukasada. This study classified as action research carried out in 2 cycles and each cycle 2 meetings. These subjects class X 2 SMA Negeri 1 Sukasada school year 2012/2013 which consisted of 23 students, 12 boys and 11 girls. Data collection study in the learning activity sheets were collected through observation and learning activities, and learning outcomes data, through achievement test passing football. Furthermore, the data were analyzed using descriptive statistical analysis. The results showed in the first cycle an average of 69.35 student activity category is quite active and student learning outcomes with classical completeness of 30.43% very poor category. Whereas the second cycle, the average activity of 89.23 category students are very active and student learning outcomes with classical completeness by 100% very good category. Based on the results and discussion, it was concluded that the activity of the basic techniques and learning outcomes passing football improved through the implementation of cooperative learning model GI. Penjasorkes recommended to teachers, to implement cooperative learning model GI, because it can increase the activity and results of learning basic techniques passing football.   Kata-kata Kunci: GI, aktivitas, hasil belajar, sepak bola
IMPLEMENTASI KOOPERATIF GI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BERGULING SENAM LANTAI Ketut Budi Sastrawan
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 4 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i4.1659

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian adalah 24 orang yang dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data observasi awal aktivitas belajar berguling secara klasikal sebesar 5,5 (cukup aktif), meningkat sebesar 2,22 menjadi 7,72 (aktif) pada siklus I dan meningkat sebesar 0,99 menjadi 8,71 (aktif) pada siklus II. Analisis data hasil belajar berguling pada observasi awal persentasenya sebesar 8,3%, meningkat sebesar 58,4% menjadi 66,7% pada siklus I dan meningkat sebesar 33,3% menjadi 100% pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar berguling senam lantai meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas X- Tekstil SMK Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe GI karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai pada siswa.   Abstract: This study aims to improve the activity and learning outcomes through the implementation of rolling gymnastics floor cooperative learning model GI. This research is a classroom action research was conducted in two cycles. Subjects were 24 students were analyzed using descriptive statistical analysis. Initial observation date analysis results rolled in classical learning activity of 5.5 (moderately active), increased by 2.22 to 7.72 (active) in the first cycle and increased by 0.99 to 8.71 (active) in the second cycle. Analysis of learning outcomes date rolled in earlier observations of learning outcomes percentage of 8.3%, increased by 58.4% to 66.7% in the first cycle and increased by 33.3% to 100% in the second cycle. Based on the results of the date analysis and discussion, it can be concluded that the activity and the results of the basic techniques learned gymnastics floor rolled up through the implementation of cooperative learning model GI in class X-Textile SMK Negeri 1 Sukasada academic year 2013/2014. Penjasorkes recommended to teachers to use cooperative learning model GI because it can increase activity and learning outcomes in students rolled gymnastics floor.   Kata-kata kunci: Model kooperatif GI, aktivitas, hasil belajar, senam lantai
PENERAPAN KOOPERATIF TGT MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PUKULAN LOB BULUTANGKIS Dea Angga Pertiwi Savitri
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 4 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i4.1660

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar pukulan lob bulutangkis melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas X Unit Perjalanan Wisata SMK Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Subjek penelitian adalah siswa kelas X Unit Perjalanan Wisata SMK Negeri 1 Singaraja, berjumlah 42 orang dengan rincian 25 siswa putri dan 17 siswa putra. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan aktivitas belajar teknik dasar pukulan lob bulutangkis pada observasi awal 5,59 mengalami peningkatan sebesar 16,7% dari siklus I menjadi 7,1 dan mengalami peningkatan sebesar 40,47% pada siklus II menjadi 7,98 meningkat 57,14% dari observasi awal. Sedangkan ketuntasan hasil belajar pada observasi awal 3,33%  meningkat sebesar 45,23% pada siklus I menjadi 78,57% dan terjadi peningkatan sebesar 11,9% menjadi 90,48% pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar pukulan lob bulutangkis meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas X UPW B SMK Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes agar menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.   Abstract: This study aimed at improving students’ activity and their learning achievement of lob technique (overhead lob and underhand lob) through the implementation of Cooperative Learning Model Type Teams Games Tournament the tenth grade students of SMK Negeri 1 Singaraja, in the academic year 2013/2014. The subject of this research was the students of X UPW B of SMK Negeri 1 Singaraja which consisted of 25 female students and 17 male students. The data were analyzed descriptively. It was found that the learning activity of basic skill in badminton lob at the first preliminary observation was 5.59, 7,1 in 1st cycle (increased 16,7%). Meanwhile, the percentage of badminton lob grade 7,98 in 2nd cycle (increased 40,47%) in the preliminary observation was 33,3%  Total was 57,14%, 78,57% in 1st cycle (increased 45,23%), and 90,48% in 2nd cycle (increased 11,9%) it could be concluded that learning activity and learning result of basic skill badminton lob was increased through the implementation of cooperative learning model type TGT on the students of X UPW B at SMK Negeri 1 Singaraja in the academic year 2013/2014. It is suggested to the physical exercise teacher to implement cooperative learning model type TGT due to the proof that it could improve the students’ activity and learning result.   Kata kunci: model pembelajaran, kooperatif, TGT, aktivitas dan hasil belajar, pukulan lob bulutangkis.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TOLAK PELURU Dewa Ayu Dyah Arista Putri
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 4 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i4.1661

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar tolak peluru melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X-5 SMA Negeri 2 Banjar.Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas X-5 SMA Negeri 2 Banjar berjumlah 29 orang siswa, terdiri dari 18 orang siswa putra dan 11 orang siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data untuk aktivitas belajar tolak peluru pada observasi awal 4,89 (kurang aktif), dan pada siklus I meningkat menjadi 6,25 (cukup aktif) dan 8,20 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar tolak peluru dari observasi awal sebesar 27,58% (sangat kurang), pada siklus I 65,52% (cukup baik) dan 96,55% (sangat baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa tolak peluru meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X-5 SMA Negeri 2 Banjar tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, karena terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.   Abstract: This study aims to improve the activity and results of learning the basic techniques of tolak peluru through the implementation of cooperative learning model NHT on X-5 grade students of SMA Negeri 2 Banjar. This research is a classroom action research is the teacher as researcher. Conducted in two cycles consisting of stages of planning, action, observation / evaluation and reflection. Subjects were X-5 grade students of SMA Negeri 2 Banjar; 29 students consisting of 18 male and 11 female student. Data were analyzed by descriptive statistics. Based on the results of data analysis techniques for learning activities on the basis of passing a volleyball preliminary observations 4,89 (less active), and the first cycle increased to 6,25 (moderately active) and 8,20 (active) in the second cycle. While the percentage of tolak peluru learned the basic techniques of tolak peluru preliminary observations by 27,58% (very less), 65,52% in the first cycle (pretty good) and 96,55% (excellent) on the second cycle. Based on the results of data analysis and the discussion concluded that the activities and outcomes of student learning the basic techniques of tolak peluru through the application of cooperative learning model NHT on X-5  grade students of SMA Negeri 2 Banjar school year 2013/2014. Recommended to Penjasorkes teachers to use cooperative learning model NHT, because it proved to be effective to enhance the activity and learning outcomes.   Kata-kata Kunci: NHT, aktivitas, hasil belajar, tolak peluru.

Page 79 of 140 | Total Record : 1393