cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
zulfahasni670@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 26143038     EISSN : 25799258     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika is a journal on mathematics Education. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika (JC) is under the auspices of the Faculty of Education, Mathematics Education Program of the Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. The journal is registered with E-ISSN: 2579-9258 and P-ISSN: 2614-3038. JC is published twice a year in May and November. JC receives 40 articles per year The journal publishes articles in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Arjuna Subject : -
Articles 1,419 Documents
Analisis Kepercayaan Diri Siswa Kelas VIII Pada Pembelajaran Matematika di Tengah Pandemi COVID-19 Aulia Furi Primadhini
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 3 (2021): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i3.751

Abstract

Tujuan penelitian ini yakni untuk melihat bagaimana kepercayaan diri siswa kelas VIII SMPN 32 Kota Bekasi tahun ajaran 2020/2021 di tengah pandemi covid-19. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian dari penelitian ini adalah 20 siswa kelas VIIIC dan VIIID SMPN 32 Kota Bekasi. Instrumen yang digunakan adalah angket kepercayaan diri siswa dengan memuat 20 butir kuesioner. Kuesioner digunakan untuk melihat tanggapan dari subjek terkait kepercayaan diri dalam pembelajaran matematika. Hasil menunjukan terdapat 60% atau sebanyak 12 orang memiliki kepercayaan diri yang sedang, lalu 20% atau sebanyak 4 orang memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan 20% atau 4 orang siswa memiliki kepercayaan yang rendah, dengan rata-rata presentase dari semua butir kuesioner sebesar 77,94%. Kesimpulan dari penelitian ini ialah walaupun berada dalam kondisi pembelajaran tatap muka terbatas karena pandemi covid-19, siswa kelas VIIIC dan VIIID SMPN 32 Kota Bekasi memiliki kepercayaan diri yang sedang atau cukup baik saat pembelajaran.
Motivasi Belajar Matematika Siswa Sekolah Menengah Selama Pembelajaran Daring di Masa Pandemi COVID-19 Mitha Nurfallah; Trisna Roy Pradipta
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 3 (2021): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i3.752

Abstract

Motivasi Belajar Matematika Siswa Sekolah Menengah Selama Pembelajaran Daring di Masa Pandemi COVID-19
Kemandirian Belajar dan Resiliensi Mahasiswa Tingkat Awal Pendidikan Matematika Selama Masa Pandemi COVID-19 Rufi Agustin; Isnaini Handayani
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.754

Abstract

Kemandirian belajar dan resiliensi merupakan aspek pendorong mahasiswa dalam melakukan pembelajaran daring seperti saat ini. Penelitian ini dilakukan karena peneliti ingin menggambarkan bagaimana kemandirian belajar dan resiliensi mahasiswa pendidikan matematika tingkat awal Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka selama pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran atau informaasi mengenai tingkat kemandirian belajar dan resiliensi mahasiswa pendidikan matematika tingkat awal di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka. Riset yang dilakukan memakai pendekatan deskriptif kuantitatif. Instrumen yang digunakan berupa angket tertutup. Jumlah sampel dalam riset ini merupakan 61 mahasiswa semester 2 dari pendidikan Matematika. Hasil penelitian menunjukan bahwa 22,95% dari seluruh sampel mahasiswa mempunyai tingkat kemandirian belajar yang sangat tinggi, 52,46% mempunyai tingkat kemandirian yang baik serta 24,59% mahasiswa memiliki tingkat kemandirian yang cukup baik. Selanjutnya didapatkan bahwa 9,84% mahasiswa memiliki tingkat resiliensi yang sangat baik, 70,49% memiliki tingkat resiliensi yang baik dan 19,60% mahasiswa memiliki tingkat resiliensi yang cukup baik. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa tingkat kemandirian belajar dan resiliensi mahasiswa tingkat awal pendidikan matematika Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka sudah baik dengan masing – masing rata – rata adalah 79,82 dan 73,67.
Pengembangan E-Modul Matematika Berbasis PBL (Problem Based Learning) pada Materi Penyajian Data untuk Siswa SMP Fatma Ramadanti; Anwar Mutaqin; Aan Hendrayana
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 3 (2021): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i3.759

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) untuk mengembangkan e-modul matematika berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi penyajian data untuk siswa SMP; (2) untuk mengetahui kelayakan e-modul matematika berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi penyajian data untuk siswa SMP; (3) untuk mengetahui kepraktisan e-modul matematika berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi penyajian data untuk siswa SMP; (4) untuk mengetahui keefektifan e-modul matematika berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi penyajian data untuk siswa SMP. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). E-modul matematika yang dikembangkan dapat diketahui kualitas kelayakannya dari lembar validasi yang diisi oleh enam validator yaitu tiga validator materi dan tiga validator media. sedangkan angket respon guru matematika dan angket respon siswa digunakan untuk mengetahui kepraktisan e-modul dan tes ketuntasan digunakan untuk mengetahui keefektifan dari e-modul yang dikembangkan. Hasil pengembangan e-modul matematika berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi penyajian data untuk siswa SMP mendapatkan penilaian "sangat valid" dari enam validator, mendapatkan nilai "sangat baik" dari respon guru matematika dan respon siswa untuk kepraktisan e-modul, dan untuk tes ketuntasan secara individual 16 siswa dari 20 siswa tuntas sedangkan secara klasikal 85% siswa yang tuntas sehingga dapat disimpulkan bahwa e-modul matematika yang dikembangkan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran.
Analisis Self-Efficacy Siswa dalam Penelitian Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Matematika Realistik dan Inkuiri Waminton Rajagukguk; Khairina Hazrati
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.761

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui: (1) Untuk menganalisis perbedaan self-efficacy siswa yang diajar melalui melalui pendekatan matematika realistik dengan pendekatan inkuiri. (2) Untuk menganalisis interaksi antara pendekatan pembelajaran (pendekatan matematika realistik dan pendekatan inkuiri) dan Kemampuan Awal (tinggi, sedang dan rendah) terhadap self-efficacy siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah self-efficacy antara siswa yang diberi pendekatan matematika realistik dengan pendekatan inkuiri. Dengan metode pengumpulan data studi pustaka. Hasil penelitian ini yaitu: (1) Terdapat perbedaan self-efficacy siswa antara siswa yang diberi pendekatan matematika realistik dengan pendekatan inkuiri. (2) Tidak terdapat interaksi antara pembelajaran dan kemampuan awal matematika terhadap self-efficacy.
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Ditinjau dari Tipe Kepribadian Extrovert dan Introvert Rizka Maulidya Ningsih; Subhan Ajiz Awalludin
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 3 (2021): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i3.763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan komunikasi matematis siswa SMK yang ditinjau dari tipe kepribadian extrovert dan introvert. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode desktriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini diambil menggunakan teknik purposive random sampling 6 orang siswa dari kelas XI SMK di Kabupaten Bogor dengan tipe kepribadian berbeda yaitu tiga siswa dengan tipe kepribadian extrovert dan tiga siswa dengan tipe kepribadian introvert yang diambil menurut tes kepribadian Eysenck yaitu Eysenck Persoality Inventory (EPI). Hasil penelitian ini menunjkan bahwa kecenderungan kemampuan komunikasi matematis tertulis siswa yang memiliki tipe kepribadian Introvert dalam menyelesaikan soal mampu menuliskan informasi dan sangat mampu memahami maksud dari soal tersebut, sedangkan siswa yang memiliki tipe kepribadian Extrovert dalam menyelesaikan soal mampu menuliskan informasi dan mampu memahami maksud soal tersebut
Analisis Kesalahan Siswa Berdasarkan Objek Matematika pada Materi Barisan dan Deret di Kelas XI SMA/MA Ravina Faradilla Syahril; Kartini Kartini
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 3 (2021): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i3.766

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa dalam pelajaran matematikayang berakibat bnyaknya siswa melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal matematika pada materi Barisan dan Deret. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 23 orang siswa kelas XI MIPA 2 SMAN 1 Bangkinang Kota Semester Genap. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan tes tertulis dan dokumentasi hasil jawaban siswa. Instrumen yang digunakan adalah 8 soal uraian yang terdiri atas 2 soal untuk masing-masing materi barisan aritmetika, deret aritmetika, barisan geometri dan deret geometri. Kesalahan siswa dianalisis berdasarkan objek matematika Soedjadi yaitu, fakta, konsep, prinsip dan operasi. Hasil analisis yang dilakukan, diperoleh kesalahan terbanyak yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal matematika pada materi barisan dan deret adalah kesalahan fakta dengan rata-rata persentase 8,69%.
Analisis Strategi Pemecahan Masalah Matematika Siswa SMP Ditinjau dari Kemampuan Matematika Renata Nurlaily Rowdlotul Jannah; Pradnyo Wijayanti
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 3 (2021): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i3.767

Abstract

Strategi pemecahan masalah adalah suatu teknik atau cara penyelesaian masalah yang digunakan dalam mencari solusi. Perbedaan kemampuan matematika dapat mempengaruhi siswa dalam menerapkan dan memilah strategi pemecahan masalah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pemecahan masalah matematika siswa SMP ditinjau dari kemampuan matematika. Pengumpulan data dilakukan dengan tes kemampuan matematika dan tugas pemecahan masalah matematika kemudian dilanjutkan dengan wawancara. Subjek dalam penelitian ini yakni siswa memiliki kemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah masing-masing satu. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan data. Hasil yang diperoleh adalah siswa yang memiliki kemampuan matematika tinggi menggunakan strategi pemecahan masalah penalaran logis, uji coba, menggubah cara pandang terhadap masalah, menggunakan keadaan yang ekstrim, mempertimbangkan segala kemungkinan dan mengorganisir data, sedangkan siswa yang memiliki kemampuan matematika sedang menggunakan strategi pemecahan masalah uji coba, berjalan mundur, menggunakan keadaan yang ekstrim dan mempertimbangkan segala kemungkinan, dan siswa yang memiliki kemampuan matematika rendah menggunakan strategi pemecahan masalah uji coba, menggunakan keadaan yang ekstrim, dan penalaran logis.
Hubungan Kecemasan Matematika dan Self-Regulated Learning terhadap Motivasi Siswa Sekolah Menengah Atas dalam Pembelajaran Matematika pada Kelas Virtual Ignes Febryliani
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 3 (2021): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i3.768

Abstract

Pengkajian ini mempunyai tujuan untuk mendeteksi hubungan antara kecemasan matematika serta self-reguated learning pada motivasi siswa pada pembelajaran matematika secara online melalui kelas virtual pada masa covid-19. Jenis pengkajian ini memakai metode survery kuantitatif. Sampel yang dipakai di pengkajian ini ialah 300 siswa kelas XI sekolah menengah atas pada tahun ajaran 2020/2021 yang ada di daerah Jakarta. Instumen yang dipakai di pengkajian ini yakni kuesioner berisi pernyataan mengenai kecemasan matematika, self regualted dan motivasi siswa. Teknik analisis data yang dilakukan ialah analisis korelasi product moment serta analisis regeresi berganda. Hasil penelitian menunjukan (1) tidak ada hubungan antara kecemasan matematika serta motivasi siswa dengan tingkat hubungannya sangat lemah, (2) ada hubungan antara self-reguated learning serta motivasi siswa dengan tingkat hubungan yang sedang, dan (3) terdapat hubungan antara kecemasan matematika serta self-reguated learning pada motivasi siswa dengan pengaruh 30% perubahan motivasi siswa ditentukan oleh kecemasan matematika dan self-reguated learning.
Hubungan Kecemasan Matematika dan Digital Storytelling Terhadap Math Literacy Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama dalam Pembelajaran Matematika Pada Kelas Virtual Elsa Nabilah
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 3 (2021): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i3.769

Abstract

Pengkajian ini bertujuan untuk mendeteksi hubungan kecemasan matematika serta digital storytelling pada math literacy pada siswa sekolah menengah pertama dalam pembelajaran matematika di kelas virtual. Pengkajian ini menggunakan cara survey kuantitaif yang dipilih oleh peneliti untuk mencapai tujuan penelitian. Sampel dalam pengkajian ini ialah 300 siswa sekolah menengah pertama yang berwilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang serta Bekasi. Teknik pengumpulan data dikerjakan memakai kuesioner. Analisis data dikerjakan memakai metode korelasi product moment dan metode regresi linear berganda, yang terdiri atas variabel bebas kecemasan matematika ( ), digital storytelling ( ), dan variabel terikat math literacy ( ). Menurut hasil analisis data membuktikan jika (1) ada hubungan dengan arah negatif serta derajat hubungan sedang antara kecemasan matematika terhadap math literacy, (2) terdapat hubungan dengan arah positif dan derajat hubungan yang kuat antara digital storytelling berhubungan terhadap math literacy, (3) terdapat hubungan positif antara kecemasan matematika dan digital storytelling terhadap math literacy sebesar 66%. Untuk penelitian selanjutnya, agar peneliti tidak hanya menggunakan kuesioner untuk pengumpulan data, tetapi dapat membuat proyek dalam suatu kelas.

Page 43 of 142 | Total Record : 1419


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025 Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025 Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 1 Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 3 Tahun 2024 Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024 Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 1 Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1 Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023 Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023 Vol 7 No 1: Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 1 Tahun 2023 Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022 Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022 Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022 Vol 5 No 3 (2021): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2021 Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021 Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika More Issue