cover
Contact Name
Kadek Sutrisna
Contact Email
kadeksutrisna21@gmail.com
Phone
+6287860459291
Journal Mail Official
kadeksutrisna21@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
ISSN : 25991434     EISSN : 25991442     DOI : 10.23887
Core Subject : Education,
urnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is a scientific journal published by the Universitas Pendidikan Ganesha and professionally managed by the Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik dan Kejuruan. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the fields of Cullinary, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology. In the end, this Journal is expected to provide a description of the development of science and technology in the field of family welfare education for the academic community. This journal is published 3 times a year (March, July, and November). The Focus Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is to provide articles of research results in the field of family welfare education The Scope Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga encompasses but not limited to the following: Cullinary Art, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2016):" : 16 Documents clear
UJI KUALITAS SUSU KACANG TUNGGAK MENJADI YOGHURT SEBAGAI UPAYA DIVERSIFIKASI PANGAN ., Kadek Dewi Kariani; ., Dra. Risa Panti Ariani, M.Si.; ., Cokorda Istri Raka Marsiti,S.Pd., M.Pd
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6551

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui (1) kualitas yoghurt susu kacang tunggak diitinjau dari segi penampilan, aroma, rasa, dan konsistensi. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis terbatas sebanyak 4 orang yang terdiri dari 3 Dosen PKK Undiksha dan peneliti sendiri. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar uji kualitas. Selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Kualitas yoghurt susu kacang tunggak dari segi penampilan berada dalam kategori baik (2,5), aroma baik (2,5), rasa baik (2,75), dan konsitensi baik (2,5). Keunggulan dari kacang tunggak ini adalah memiliki kandungan protein dan fosfor yang baik untuk kesehatan. Selain itu kandungan lemak dari kacang tunggak juga lebih rendah dibandingkan dengan kacang kedelai. Dengan mengolah menjadi yoghurt susu kacang tunggak akan meningkatkan nilai gizi juga dapat dijadikan variasi yoghurt terutama yang bersumber dari bahan nabati. Kata Kunci : Uji kualitas, yoghurt, diversifikasi pangan, kacang tunggak This research experiment purposes to know (1) the quality of southern pea yoghurt review by its appearance,smell, taste, and consistency. This research is an experimental research that use observation metthod for the data collection. Panelist for this research is a limited panelist there are 4 people they are 3 lecture from PKK Undiksha and me as the researcher. The instrument of the data collection that we us is lembar uji kualitas (sheet of quality test) then analyzed by teknik deskriptif kuantitatif (descriptive quantitative technique). The result of this research are (1) the quality of southern pea yoghurt appearance is in good category (2,5), good smell (2,5), good taste (2,75), and good consistency (2,5). The best thing from southern pea is it has hight nutrition for health. Beside that, the fat that southern pea has is lower than the fat of soybeans. By produce southern pea into yoghurt will increase its nutrition and also it coud be variant of yoghurt especially for vegetative sources. keyword : quality test, yoghurt, diversifikation, southern pea
Studi Tentang Makanan Tradisional Khas Kecamatan Sawan Melalui Reinventarisasi Sebagai Upaya Pelestarian Seni Kuliner Bali ., Ketut Alit Catur Asrini; ., Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd.; ., Ida Ayu Putu Hemy Ekayani, S.Pd., M.Pd
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mendeskripsikan makanan pokok tradisional khas Kecamatan Sawan, (2) mendeskripsikan lauk pauk tradisional khas Kecamatan Sawan (3) mendeskripsikan sayuran tradisional khas Kecamatan Sawan, (4) mendeskripsikan jajanan tradisional khas Kecamatan Sawan dan mendeskripsikan minuman tradisional khas Kecamatan Sawan. Penelitian ini merupakan penelitian purposive sampling yang mengambil lokasi di Desa Sangsit, Desa Suwug dan Desa Sudaji. Teknik penentuan sample menggunakan purposive sampling yaitu mencari informan kunci, informan utama dan informan tambahan. Teknik pengumpulan data dengan metode (1) observasi, dan (2) wawancara. Lembar observasi dan panduan wawancara digunakan sebagai instrumen penelitian, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) makanan pokok khas Kecamatan Sawan yang masih dipertahankan dan dijaga kelestariannya adalah nasi tulen, nasi moran kelor, lontong dan blayag, (2) lauk pauk khas Kecamatan Sawan diantaranya sudang lepet, abon sudang, pesan impun, palem dan lain-lain, (3) sayuran khas Kecamatan Sawan diantaranya jukut buangit, jukut undis, jukut nangka dan lain-lain, (4) jajanan khas Kecamatan Sawan diantaranya jaja laklak, jaja bulung, jaja godoh biu, jaja godoh nangka, jaja ongol-ongol dan (5) minuman khas Kecamatan Sawan diantaranya es trup, es teh jamur dan es bir. Reinventarisasi makanan tradisional khas Kecamatan Sawan diharapkan dapat diupayakan sebagai seni kuliner Bali yang perlu dibudidayakan kepada generasi selanjutnya.Kata Kunci : makanan tradisional, reinventarisasi, seni kuliner This study aims to: (1) describe the staple food of traditional District of Sawan, (2) describe the side dishes of traditional District of Sawan (3) describe the traditional vegetables typical of the District of Sawan, (4) describe the traditional snacks typical of the District of Sawan and describe the traditional drink typical District of Sawan. This research is purposive sampling that took place in the village of Sangsit, Suwug Village and Village Sudaji. Sample determination technique using purposive sampling that seek key informants, key informants and additional informants. Data collection techniques with methods (1) observation, and (2) interviews. Observation and interview guide was used as a research instrument, while data analysis was done by descriptive qualitative. The results showed that: (1) the staple food typical of the District of Sawan are still maintained and preserved is rice pure, rice moran moringa, rice cake and blayag, (2) side dishes typical of the District of Sawan such reactors lepet, shredded reactors, message impun, palm and others, (3) vegetables typical of the District of Sawan them jukut buangit, jukut undis, jukut jackfruit and others, (4) snacks typical of the District of Sawan them jaja Laklak, jaja bulung, jaja godoh Biu, jaja godoh jackfruit, jaja ongol -ongol and (5) typical drink District of Sawan including trup ice, iced tea and iced beer fungus. Reinventarisasi traditional food District of Sawan is expected to be pursued as a culinary arts of Bali that need to be cultivated to the next generation.keyword : traditional food, reinventarisasi, culinary arts
TEKNIK MENGHIAS BUSANA PESTA PADA PT. CHARISMA BALI ., Ni Putu Sisnutari d; ., I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd; ., Made Diah Angendari, S.Pd.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) teknik yang digunakan untuk mengaplikasikan hiasan busana pesta. (2) proses pembuatan menghias busana pesta. Penelitian ini dilakukan di PT. Charisma Bali. Objek penelitian adalah teknik yang digunakan untuk mengaplikasikan hiasan busana pesta dan proses pembuatan menghias busana pesta di PT. Charisma Bali. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi. Instrument penelitian adalah lembar wawancara dan lembar observasi. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) teknik yang digunakan untuk mengaplikasikan hiasan busana pesta di PT. Charisma Bali adalah: (a) busana pesta dengan mengaplikasikan brokat, tali kur dan payet, (b) busana pesta dengan detail payet, (c) busana pesta dengan mengaplikasikan brokat dengan payet, (d) busana pesta dengan mengaplikasikan tali kur dan pita motif, (e) busana pesta dengan mengaplikasikan brokat dan tali kur. (2) Proses pembuatan menghias busana pesta di PT. Charisma Bali antara lain (a) alat dan bahan pembuatan hiasan busana pesta adalah gunting motif, gunting benang, jarum tangan, pendedel, menekin, jarum pentul, tempat payet, benang jahit, brokat, payet, tile, tali kur, (b) proses pembuatan menghias busana pesta antara lain persiapan alat dan bahan, menggunting, pemasangan pada menekin, menjahit dengan tangan dan finishing. Kata Kunci : Teknik Menghias, Busana Pesta This study aims to determine (1) the technique used to apply decoration party dress. (2) the process of making a party dress decorate. This research was conducted at PT. Charisma Bali. The object of research is a technique used to apply decoration party dress and decorate a party dress-making process in PT. Charisma Bali. Techniques of data collection using interviews and observation. Research instrument was the questionnaires and observation sheets. Methods of data analysis using descriptive analysis. The results showed that (1) the technique used to apply decoration fashion party at PT. Charisma Bali are: (a) a party dress by applying brocade, rope chair and sequins, (b) a party dress with sequin detail, (c) a party dress by applying brocade with sequins, (d) a party dress by applying a rope chair and ribbon motif , (e) applying a party dress with brocade and rope chair. (2) The process of making a party dress decorate PT. Charisma Bali, among others, (a) the tools and materials to make ornaments party dress is scissors motif, scissors yarn, needle hand, pendedel, menekin, pin, place sequins, sewing thread, brocade, sequins, tulle, rope chair, (b) process manufacture decorate a party dress, among others, preparation of tools and materials, cutting, mounting om menekin, sewing by hand and finishing. keyword : Decorating Techniques, Fashion Party
Reinventarisasi Makanan Tradisional Khas Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng Sebagai Upaya Pelestarian Seni Kuliner Bali ., Iga Garnish; ., Cokorda Istri Raka Marsiti,S.Pd., M.Pd; ., Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : mereinventarisasi makanan tradisional khas Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng meliputi: (1) makanan pokok khas Kecamatan Gerokgak (2) lauk pauk khas Kecamatan Gerokgak (3) sayuran khas Kecamatan Gerokgak (4) jajanan khas Kecamatan Gerokgak, dan (5) minuman khas Kecamatan Gerokgak. Penelitian merupakan penelitian survei yang mengambil lokasi Desa Pengulon, Desa Gerokgak dan Desa Penyabangan Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng. Teknik penentuan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dan snow ball sampling dengan menggunakan instrument berupa (1) lembar observasi dan (2) pedoman wawancara. Analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) makanan pokok khas Kecamatan Gerokgak yaitu nasi tulen, masi moran sele bun, nasi moran sele sawi, nasi moran jagung. (2) lauk pauk khas Kecamatan Gerokgak yaitu ikan bakar, ikan bakar asam manis, pesan be pasih, be awan sambal tomat, remis, cumi lalah melahyag, sate panggul, palem, tum ayam, be sit sit, betutu, lawar putih, lawar getih, tum getih, pesan polo, sate be celeng, sate pentul, be mesere. (3) sayuran khas Kecamatan Gerokgak yaitu jukut liklik, jukut nangka, jukut don sele sawi, sop bakso ikan, urap bali, urap don sele. (4) jajanan khas Kecamatan Gerokgak yaitu jaja lempog, jaja sumping, jaja klepet bugis ubi ungu, jaja gipang, jaja pelpelan dan dodol ketan. (5) minuman khas Kecamatan Gerokgak yaitu yeh sanggalangit, kopi sari rasa, teh secang, loloh gamongan, es bir.Kata Kunci : Reinventarisasi, Makanan Tradisional khas, Kecamatan Gerokgak This study aims to: (1) reinventarisation of tradisional food on Gerokgak include: 1) tradisional main foods on Gerokgak 2) Tradisional side dish on Gerokgak 3) Tradisional Vegetables on Gerokgak 4) Tradisional snack on Gerokgak 5) Tradisional drink on Gerokgak. This research is survey at Pengulon Village, Gerokgak Village and Penyabangan Village on Gerokgak subdistrick in Buleleng. Sampling technique used is purposive sampling and snow ball sampling by using instrument sush as 1) observation sheet 2) interview quidance. Analysis of used is descriptive qualitative analysis. The results showed that, (1) the typical food at Gerokgak are nasi tulen, nasi moran sele sawi, nasi moran sele bun, nasi moran jagung., (2) the typical side dishes of Gerokgak namely ikan bakar, ikan bakar asam manis, pesan be pasih,be awan sambal tomat,remis, sate panggul, be mesere,palem, lawar getih,lawar putih, tum ayam, urutan be celeng, betutu, tum getih, pesan polo, sambel terasi, dan sambel kerang. (3) the typical vegetable at Gerokgak namely jukut liklik, jukut nangka,jukut don sele sawi,jejeruk, plecing kangkung, urap bali, urap don sele. (4) the typical snacks at Gerokgak namely jaja lempog, jaja sumping, jaja godoh ,jaja sirat, jaja pelpelan, dodol ketan. (5) the typical beverages at Gerokgak are yeh sanggalangit, kopi sari rasa, teh secang, loloh gamongan, es bir.keyword : Reinventarisation, Typical traditional food at Gerokgak
PEMANFAATAN AMPAS TAHU MENJADI ABON ., Widhury Soetopo; ., Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd.; ., Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6549

Abstract

Penelitian jenis eksperimen ini bertujuan mengetahui kualitas abon ampas tahu dengan bahan utama ampas tahu sebesar 100% dilihat dari; (1) aspek warna. (2) aspek tekstur. (3) aspek aroma dan (4) aspek rasa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar uji mutu hedonik dengan 3 tingkatan yaitu; baik, cukup dan kurang. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis terlatih yang terdiri dari 25 orang guru Sekolah Menengah Kejuruan diantaranya; 13 orang guru SMK N 2 Singaraja, 5 orang guru SMK Triatmajaya dan 7 orang SMK N 1 Seririt. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) Kualitas abon ampas tahu dilihat dari aspek warna dengan perolehan skor rata-rata (3,00) dalam kategori baik sesuai tolok ukur yaitu berwarna coklat. (2) Kualitas abon ampas tahu dilihat dari aspek tekstur dengan perolehan skor rata-rata (2,84) dalam kategori baik sesuai dengan tolok ukur yaitu kering dan berserat. (3) Kualitas abon ampas tahu dilihat dari aspek aroma dengan perolehan skor rata-rata (2,92) dalam kategori baik sesuai dengan tolak ukur yaitu beraroma khas bahan utama. (4) Kualitas abon ampas tahu dilihat dari aspek rasa dengan perolehan skor rata-rata (2,96) dalam kategori baik sesuai dengan tolok ukur yaitu manis, gurih dan terasa bahan utama. Kata Kunci : ampas tahu, kualitas, abon The aim of this type of experiment research to determine the quality of shredded pulp out with the main ingredient pulp out of 100% of the visits; (1) aspects of color. (2) aspects of texture. (3) aspects of the aroma and (4) the aspect of taste. Data collection method used in this research is the method of observation. Instruments used in this research that hedonic quality test sheets with three levels, namely; good, sufficient and less. Panelists in this study is trained panelists consisting of 25 people including Vocational High School teacher; 13 teachers from SMK N 2 Singaraja, 5 vocational teachers Triatmajaya and 7 SMK N 1 Seririt. Data were analyzed using quantitative descriptive technique. Results of this study were (1) Quality of shredded tofu seen from the aspect of color with the acquisition of the average score (3.00) in both categories corresponding benchmarks are brown. (2) Quality of shredded tofu seen from the aspect of texture with the acquisition of the average score (2.84) in both categories in accordance with the benchmarks are dry and fibrous. (3) Quality of shredded pulp from the aspect of scent with the acquisition of the average score (2.92) in both categories in accordance with the measures, flavorful typical main ingredient. (4) Quality of shredded pulp from the aspect of flavor with the acquisition of the average score (2.96) in both categories in accordance with the benchmarks of sweet, savory and was the main ingredient. keyword : pulp, quality, shredded
REINVENTARISASI MAKANAN TRADISIONAL KHAS KECAMATAN BUSUNGBIU, KABUPATEN BULELENG SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN SENI KULINER BALI ., Ni Luh Meliawati; ., Cokorda Istri Raka Marsiti,S.Pd., M.Pd; ., Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6542

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui makanan pokok khas Kecamatan Busungbiu (2) mengetahui lauk pauk khas Kecamatan Busungbiu (3) mengetahui sayuran khas Kecamatan Busungbiu (4) mengetahui jajanan khas Kecamatan Busungbiu, dan (5) mengetahui minuman khas Kecamatan Busungbiu. Penelitian ini mengambil lokasi di Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng. Teknik pengumpulan sampel yaitu memilih tiga desa dari total 15 desa di Kecamatan Busungbiu. Teknik pengumpulan data dengan metode (1) observasi, dan (2) wawancara. Lembar observasi dan panduan wawancara digunakan sebagai instrumen penelitian, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) makanan pokok khas Kecamatan Busungbiu yaitu nasi tulen, nasi moran biu, nasi moran sele sawi, nasi moran sele bun, nasi moran kladi, nasi moran jagung. (2) lauk pauk khas Kecamatan Busungbiu yaitu tum bungkil, tum be celeng, be sit-sit, lawar getih, lawar nyuh, lawar nangka, lawar don blimbing, jejeruk, sate empol, urutan be celeng, betutu, bandut, kerupuk susu kambing, dan sambel tingkih, serapah kakul. (3) sayuran khas Kecamatan Busungbiu yaitu jukut paku, plecing paku, jukut don kladi, plecing papah kladi, lablaban base kables. (4) jajanan khas Kecamatan Busungbiu yaitu jaja klaudan, jaja batun bedil, sumping biu, pulung-pulung ubi, jaje godoh, timus, sumping waluh, jaja tening, begobes. (5) minuman khas Kecamatan Busungbiu yaitu kopi, es krim susu kambing, loloh kakap isen.Kata Kunci : reinventarisasi, seni kuliner, Busungbiu This study aims to: (1) know the staple food at Busungbiu (2) know the typical side dishes of Busungbiu (3) know the typical vegetables at Busungbiu (4) know the typical snacks at Busungbiu, and (5) know the typical beverages at Busungbiu. This study took place at Busungbiu, Buleleng. The techniques of sample collection were selecting at three villages from total of 15 villages at Busungbiu. Techniques to collect the data were (1) observation, and (2) interviews. Observation and interview guide was used as a research instrument, while data analysis was done in a form of descriptive qualitative. The results showed that, (1) the typical food at Busungbiu are nasi tulen, nasi moran biu, nasi moran sele sawi, nasi moran sele bun, nasi moran kladi, nasi moran jagung, (2) the typical side dishes of Busungbiu namely tum bungkil, tum be celeng, be sit-sit, lawar getih,lawar putih, lawar nangka, lawar don blimbing, jejeruk, sate empol, urutan be celeng, betutu, bandut, krupuk susu kambing, sambel kukus, dan sambel tingkih, serapah kakul. (3) the typical vegetable at Busungbiu namely jukut paku, plecing paku, jukut don kladi, plecing papah kladi, lablaban base kables. (4) the typical snacks at Busungbiu namely jaje klaudan, jaje batun bedil, sumping biu, pulung-pulung ubi, jaje godoh, timus, sumping waluh, jaja tening, begobes. (5) the typical beverages at Busungbiu are coffee, ice cream goat's milk, loloh kakap isen.keyword : Reinventarisation, culinary art, Busungbiu
STUDI EKSPERIMEN SORBET KEDONDONG ., Qiftijah; ., Ni Desak Made Sri Adnyawati, S.Pd,M.Pd; ., Cokorda Istri Raka Marsiti,S.Pd., M.Pd
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6642

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui kualitas sorbet dengan bahan utama buah kedondong dilihat dari (1) aspek rasa dan (2) aspek tekstur. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dengan menggunakan instrumen berupa lembar uji organoleptik dengan 3 tingkatan yaitu baik, cukup, buruk. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis terlatih yang terdiri dari 25 orang panelis. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan (1) kualitas sorbet kedondong dilihat dari aspek rasa berada dalam katagori baik (2,84) yaitu memiliki rasa manis keasaman (2) kualitas sorbet kedondong dilihat dari aspek tekstur berada dalam katagori baik (2,56) yaitu kasar dan berserat Kata Kunci : kedondong, sorbet, rasa, tekstur This experiment of research aims to find out the quality of the main ingredient fruit sorbet with kedondong in view of (1) taste and (2) aspects of texture. Data collecting method used in this research that the observation method using the instrument in the form of organoleptic test sheets with three levels namely good, enough and bad. Panelists in this research is a trained of panelists that consist of 25 panelists trained on them. Data were analyzed with reveal a descriptive quantitative techniques. The research shows (1) the quality of sorbet kedondong seen from the aspect of being in the category of good taste (2.84) correspond to yardstick of sweet acidity (2) quality sorbet texture kedondong seen from the aspect of being in good category (2.56) correspond to a benchmark are coarse and fibrous keyword : kedondong fruit, sorbet, taste, texture
UJI KUALITAS ROLL CAKE TEPUNG KETAN HITAM ., Venny Arista; ., Dra. Damiati, M.Kes; ., Luh Masdarini, S.Pd
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6640

Abstract

Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas Roll Cake tepung ketan hitam dengan bahan utama tepung ketan hitam sebesar 100% dilihat dari; (1) aspek warna. (2) aspek tekstur. Dan (3) aspek rasa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar uji mutu hedonik dengan 3 tingkatan yaitu ; baik, cukup dan kurang. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis terlatih yang terdiri dari 25 orang panelis terlatih diantaranya; 4 orang dosen jurusan PKK (Tata Boga) UNDIKSHA, 13 orang guru SMK N 2 Singaraja, 3 orang guru SMK Triatmajaya dan 5 orang SMK N 1 Seririt. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan (1) Kualitas Roll Cake tepung ketan hitam dengan 100% tepung ketan hitam dilihat dari aspek warna berada dalam kategori baik (2,88) sesuai dengan tolak ukur yaitu berwarna abu-abu gelap. (2) kualitas Roll Cake tepung ketan hitam dilihat dari aspek tekstur berada dalam kategori baik (2,48) sesuai dengan tolak ukur yaitu lembut. (3) Kualitas Roll Cake tepung ketan hitam dilihat dari aspek rasa berada dalam kategori baik (2,92) sesuai dengan tolak ukur yaitu manis. Kata Kunci : ketan hitam, kualitas, Roll Cake The purpose of this study aims to determine the quality of black rice flour Roll Cake with the main ingredient of black glutinous rice flour by 100% in terms of; (1) aspects of color. (2) aspects of texture. And (3) aspects of flavor. Data collection method used in this research is the method of observation. Instruments used in this research that hedonic quality test sheets with three levels, namely; good, sufficient and less. Panelists in this study is a trained panelists consisting of 25 trained panelists including; 4 lecturer PKK (Culinary Art) UNDIKSHA, 13 teachers from SMK N 2 Singaraja, 3 teachers at Triatmajaya SMK and 5 SMK N 1 Seririt. Data were analyzed using quantitative descriptive technique. The results showed (1) Quality Roll Cake flour 100% black rice with black sticky rice flour from the aspect of color are in good category (2.88) in accordance with a benchmark that is colored dark gray. (2) Roll Cake flour quality black rice viewed from the aspect of texture are in either category (2.48) in accordance with a benchmark that is soft. (3) Quality Roll Cake black glutinous rice flour from the aspect of a sense of being in either category (2.92) in accordance with a benchmark that’s sweet. keyword : black rice , quality, Roll Cake
STUDI TENTANG HIGIENE DAN SANITASI PADA USAHA SALON KECANTIKAN DI KOTA SINGARAJA ., Ni Putu Veny Lismaharti; ., Putu Agus Mayuni, S.Pd, M. Si.; ., Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: .1 Implementasi higiene dan sanitasi pada usaha salon kecantikan di Kota Singaraja. 2. Kendala dalam implementasi higiene dan sanitasi pada usaha salon kecantikan di Kota Singaraja. Penelitian ini dilaksanakan di salon-salon kecantikan wilayah kota Singaraja. Sampel penelitian adalah enam salon kecantikan yang sudah memiliki surat izin perdagangan. Variabel penelitian ini adalah implementasi higiene dan sanitasi pada usaha salon kecantikan. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan panduan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Implementasi Higiene dan sanitasi pada usaha salon kecantikan di kota Singaraja masih belum maksimal. Syarat higiene sanitasi pada usaha salon kecantikan yaitu: a) higiene dan sanitasi pegawai, b) higiene dan sanitasi kosmetika, c) higiene dan sanitasi alat, c) higiene dan sanitasi lingkungan salon. 2. Kendala yang sering dialami dalam implementasi higiene dan sanitasi pada usaha salon kecantikan adalah keterbatasan tempat usaha, pengawasan, kelengkapan sanitasi dan kesadaran dari pihak Salon Kecantikan dalam melaksanakan higiene dan sanitasi oleh salon kecantikan. Kata Kunci : higiene sanitasi, implementasi, salon kecantikan This research is aimed to know: 1. the implementation of hygiene and sanitation towards beauty salon in Singaraja. 2. The difficulties on the implementation of hygiene and sanitation towards beauty salon in Singaraja. This research is conducted in some beauty salons in Singaraja. The samples of this research are six beauty salons which have commerce license. The variable of this research is the implementation of hygiene and sanitation towards beauty salon in Singaraja. Method of collecting data are observation and interview. Observation’s worksheets and interview guide are used as the instruments. This research is analyzed through descriptive analyzed technique. The result of this research showed that: 1. the implementation of hygiene and sanitation towards beauty salon in Singaraja did not work properly. They are some requirement of hygiene and sanitation on the beauty salon. a) The staff's sanitation and hygiene, b) the cosmetics' sanitation and hygiene, d) the tools' sanitation and hygiene, d) the salon's environment sanitation and hygiene. 2. The difficulties that are experienced in the implementation of hygiene and sanitation in beauty salon are the limitation of the work's place, the supervision, the completeness of the sanitation and the awareness in doing hygiene and sanitation in beauty salon. keyword : hygiene sanitasion, implementation, beauty salon
REINVENTARISASI MAKANAN TRADISIONAL KHAS KECAMATAN SUKASADA, KABUPATEN BULELENG SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN SENI KULINER BALI ., Putu Purnami Dewi; ., Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd.; ., Ida Ayu Putu Hemy Ekayani, S.Pd., M.Pd
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui jenis hidangan pokok tradisional khas Kecamatan Sukasada, (2) mengetahui jenis lauk-pauk tradisional khas Kecamatan Sukasada, (3) mengetahui jenis sayuran tradisional khas Kecamatan Sukasada, (4) mengetahui jenis minuman tradisional khas Kecamatan Sukasada, (5) mengetahui jenis jajanan tradisional khas Kecamatan Sukasada. Penelitian ini merupakan penelitian survei yang mengambil lokasi di Desa Pegayaman, Desa Wanagiri, Desa Pancesari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Teknik penentuan sample menggunakan purposive sample yaitu tokoh masyarakat Sukasada, ibu rumah tangga sekitaran Kecamatan Sukasada dan pedagang sekitaran Kecamatan Sukasada. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode (1) observasi, dan (2) wawancara. Lembar observasi dan panduan wawancara digunakan sebagai instrumen penelitian, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, jenis-jenis hidangan tradisional Bali Kecamatan Sukasada diolah dari (1) makanan pokok, antara lain nasi tulen, nasi moran sele, nasi moran keladi, nasi moran bungkil biu, bubuh baas, (2) lauk pauk, antara lain dendeng be mujair, pesan be mujair, pesan be kuning, urutan be celeng,lawar dolong barak, lawar dolon putoh, lawar nangka, lawar paku (3) sayuran, antara lain plecing kangkung, plecing paku, jukut ares, komoh dolong (4) jajanan, antara lain jaja bantal biu, jaja buah tulud, (5) minuman, antara lain kopi, es daluman, teh hangat. Kata Kunci : Reinventarisasi, Makanan Tradisional, Sukasada This result observation is purpose for : (1) Knowing kind of main special foods from Sukasada District, (2) Knowing kind of main special traditional meats from Sukasada District, (3) Knowing kind of main special traditional vegetables from Sukasada District, (4) Knowing kind of main special traditional beverages from Sukasada District, (5) Knowing kind of main special traditional cakes from Sukasada District. This observation is survey observation which is took places at Pegayaman village, Wanagiri village, Pancasari village Sukasada District, Buleleng Regency. Sample of this observation technique using purposive sample which mean that the information was get from the figure man of Sukasada District, housewives around Sukasada district and seller around district. Gathering technique data using, (1) Observation method, (2) Interview method. This paper of observation and guiding interview use as instrumental observation and data analysis do by deskriptif kualitatif. This observation result show that kinds of Balinese traditional Special Foods Made from (1) basic foods such as, nasi tulen, nasi moran sele, nasi moran keladi, nasi moran bungkil biu, bubuh baas (Rice porridge), (2) meats such as, dendeng be mujair, pesan be mujair, pesan be kuning, urutan be celeng,lawar dolong barak, lawar dolon putoh, lawar nangka, lawar paku (3) vegetables such as, plecing kangkung, plecing paku, jukut ares, komoh dolong (4) cakes such as, jaja bantal biu, jaja buah tulud, (5) beverages such as, kopi, es daluman, teh hangat. keyword : Reinventarisation , Food Traditional, Sukasada

Page 1 of 2 | Total Record : 16