cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
info.ejournal@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha
ISSN : 26139669     EISSN : 26139650     DOI : 10.23887/paud
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is an open access peer-reviewed scientific journal published by Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2012, and from 2016 we published articles three times a year (April, August, and December).
Arjuna Subject : -
Articles 1,354 Documents
Pengaruh Metode Demonstratsi Berbantuan Media Audio Visual terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Anak Kelompok B di TK Gugus Jempiring Kecamatan Denpasar Barat Dewi, Kadek Rista Tirta; Asri, I G. A. Agung Sri; Tirtayani, Luh Ayu
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 5, No 1 (2017): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v5i1.11046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca permulaan antara kelompok anak yang dibelajarkan melalui metode demonstrasi berbantuan media audio visual dan kelompok anak yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan penelitian adalah rancangan kelompok non-ekuivalen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B TK Gugus Jempiring Denpasar Tahun Pelajaran 2016/2017. Pengambilan sampel dilakukan dengan random sampling. Data hasil pre-test dianalisis untuk menguji kesetaraan kelompok sehingga di dapat dua kelas yakni PAUD Kusuma 2 Denpasar sebagai kelompok eksperimen dan TK Buana Kumara Asih sebagai kelompok kontrol. Pada akhir penelitian kelompok eksperimen dan kontrol diberikan post-test kemampuan membaca permulaan dengan menggunakan rubrik penelitian observasi. Data hasil post-test dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil yang didapat thitung=7,590 dan ttabel= 2,000 (pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 46). Oleh karena thitung 7,590> ttabel 2,000 maka terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan membaca permulaan antara kelompok anak yang dibelajarkan melalui metode demonstrasi berbantuan media audio visual dengan kelompok anak yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Rata-rata kemampuan membaca permulaan yang diperoleh antara kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (76,48>65,13). Maka dapat disimpulkan bahwa metode demonstrasi berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap kemampuan membaca permulaan pada anak kelompok B TK Gugus Jempiring Denpasar Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : metode demonstrasi, media audio visual, kemampuan membaca permulaan This research aimed at investigating the difference of early reading ability between group of children who was taught through demonstration method assisted by audio visual media and group of children who taught by conventional teaching. This quasi-experimental research implemented the non-equivalent control group design. The population of this research was all children of group B of cluster Jempiring, Denpasar in Academic Year 2016/2017. This research applied the random sampling. The result of pre-test was analyzed to examine the equality of the groups so that there were two classes namely PAUD Kusuma 2 Denpasar as the experimental group and TK Buana Kumara Asih as the control group. At the end of the treatment, both experimental and control group were administered post-test of early reading ability which was observed by using rubric of observation assessment. The result of the post-test was analyzed by using descriptive statistics and inferential statistics through independent sample t-test. Based on the findings, tobs was 7.590 and tcv was 2.000 (α = 0.05 or 5% and degree of freedom of 46). Thus, tobs was higher than tcv (7.590 > 2.000). It means that there was a significant difference of the early reading ability between group of children taught by implementing demonstration method assisted by audio visual media and group of children who taught conventionally. The average score of the early reading ability obtained by experimental group scored higher than the control group (76.48> 65.13). In conclusion, demonstration method assisted by audio visual media gave contribution on the children early reading ability of group B in kindergarten of cluster Jempiring, Denpasar in academic year 2016/2017.keyword : demonstration method, audio visual media, early reading ability
PENERAPAN PEMBELAJARAN NHT BERBANTUAN MEDIA FLASH CARD DAPAT MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF DALAM MENGENAL LAMBANG BILANGAN ., Willy Suyanti Ni Wayan; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i1.7298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan kognitif dalam mengenal lambang bilangan setelah penerapan model pembelajaran numbered head together berbantuan media flash card pada anak kelompok B3 Tahun Pelajaran 2015/2016 di TK Mandala Kumara. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah anak kelompok B3 TK Mandala Kumara Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 20 anak. Penelitian menggunakan metode observasi dan instrument pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode analisis statistik deksriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pada siklus I diketahui pencapaian perkembangan kognitif dalam mengenal lambang bilangan yaitu 70,25% yang berada pada kriteria sedang dan pada siklus II yaitu 84,50% dengan kriteria tinggi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa perkembangan kognitif dalam mengenal lambang bilangan pada anak kelompok B3 TK Mandala Kumara Tahun Pelajaran 2015/2016 meningkat dari siklus I ke siklus II mencapai 14,25%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran numbered head together berbantuan media flash card dapat meningkatkan perkembangan kognitif dalam mengenal lambang bilangan pada anak kelompok B3 TK Mandala Kumara Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : numbered head together, flash card, perkembangan kognitif, lambang bilangan This study aimed to determine the increase of cognitive development in recognizing the emblem numbers after the implementation of Numbered Head Together learning model by the used of flash card media on the children of B3 group of academic year 2015/2016 in TK Mandala Kumara. This research was a Classroom Action Research (CAR) that was conducted in two cycles. The subjects were the children of B3 group TK Mandala Kumara of academic year 2015/2016, with the total number of students were 20. The method used in this research was observation and the instrument of data collection used was observation sheet. The data were analyzed by using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive. The results showed that, in the first cycle, the achievement of cognitive development in recognizing the emblem numbers was 70.25% which was categorised as middle criteria and the second cycle was 84.50% which was categorised as high criteria. The results of data analysis showed that the cognitive development in recognizing the emblem numbers on the children of B3 group in TK Mandala Kumara of academic year 2015/2016 increased from cycle I to cycle II about 14.25%. It can be concluded that the application of the Numbered Head Together learning model by the used of flash card media can enhance the cognitive development in identifiying the emblem numbers on the children of B3 group in TK Mandala Kumara of academic year 2015/2016.keyword : numbered head together, flash card, cognitive development, emblem numbers
Penerapan Metode Demonstrasi Melalui Kegiatan Meronce Untuk Meningkatkan Kognitif Mengenai Pengenalan Bentuk Geometri Pada Anak Kelompok B2 TK Titi Dharma Kecamatan Denpasar Utara Tahun Ajaran 2013/2014 ., Ni Putu Feby Astri p; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v2i1.3534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kognitif setelah diterapkannya Penerapan Metode Demonstrasi Melalui Kegiatan Meronce Untuk Meningkatkan Kognitif Mengenai Pengenalan Bentuk Geometri Pada Anak Kelompok B2 TK Titi Dharma Kecamatan Denpasar Utara Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 27 orang anak TK pada kelompok B2 semester II tahun ajaran 2013/2014. Data penelitian tentang pengenalan bentuk geometri melalui kegiatan meronce dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrument berupa lembar format observasi dan metode wawancara dengan instrument berupa lembar format percakapan. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik kuantitatif. Hasil analisis data menunjukan bahwa terjadi peningkatan dalam pengenalan bentuk geometri pada kegiatan meronce dengan penerapan metode demonstrasi pada siklus I sebesar 44,03% yang berada pada kategori sangat rendah ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 86,07 % tergolong pada kategori tinggi. Jadi, terdapat peningkatan dalam perkembangan kognitif pada pengenalan bentuk geometri melalui kegiatan meronce pada anak kelompok B2 TK Titi Dharma Denpasar Utara, sebesar 42,04%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan metode demonstrasi melalui kegiatan meronce untuk mengenal bentuk geometri dapat meningkatkan kognitif anak kelompok B2 TK Titi Dharma Kecamatan Denpasar Utara.Kata Kunci : metode demonstrasi, kognitif, bentuk geometri. The aims of this study is to determine the cognitive improvement after the application of demonstration method through “meronce” to improve the cognitive recognition of geometric shapes in kindergarten kids Titi Dharma group B2 district north of denpasar school year 2013/2014. This research is an action research that conducted in two cycles. Subjects were 27 kindergarten children in group B2 2nd half of the school year 2013/2014. Research data on the introduction of geometric shapes through “meronce” collected by observation with an instrument in the form of sheets of format observation and interviews with the instrument in the form of a conversation format sheet. The data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative statistical analysis methods. The result of the data analysis showed that there was an increase in the recognition of geometric shapes on “meronce” activities with the application of demonstration method in 1st cycle was 44,03 % which is at low category was increasing to 86.7% in 2nd cycle and categorized as high level . So,there is an increase in cognitive development in recognition of geometric shapes through "meronce" activities for the kindergarten children of Titi Dharma group B2. The increasement is 42.02%. It can be concluded that by applying the demonstration method through " meronce" activities to recognize geometric shapes can improve chidren's cognitive of Titi Dharma kindergarten group b2 district north of denpasar.keyword : demonstration method,cognitive, geometric shapes
PENERAPAN METODE BERMAIN BERBANTUAN MEDIA BALOK CRUISSENARE UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF PADA ANAK USIA DINI ., Ni Made Oktiana Dewi; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Nice Maylani Asril, S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v2i1.2982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan kognitif anak dalam mengenal lambang bilangan setelah diterapkan metode bermain berbantuan media balok cruissenaire pada anak kelompok A semester II Tahun Pelajaran 2013/2014 di TK Kemala Bhayangkari 7 Amlapura. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 15 orang anak dengan 9 orang anak laki-laki dan 6 orang anak perempuan. Data penelitian tentang perkembangan kognitif dalam mengenal lambang bilangan dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan kognitif dalam mengenal lambang bilangan dengan penerapan metode bermain berbantuan media balok cruissenaire pada siklus I sebesar 68,00% dan pada siklus II sebesar 84,66%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan perkembangan kognitif dalam mengenal lambang bilangan pada anak sebesar 16,66% yang berada pada kriteria tinggi.Kata Kunci : metode bermain, media balok cruissenaire, perkembangan kognitif The purpose of this research was to study the improvement within child’s cognitive development in the introduction of numbers after the applied of the playing method using the beam-assisted cruissenaire media to the A group children during the second semester or the academic year 2013/2014 in TK Kemala Bhayangkari 7 Amlapura. This type of study is a classroom action-based research which was conducted in two cycles. The subject of this research was 15 children with 9 boys and 6 girls. The data on the cognitive development in the introduction of numbers were collected by observation method with observation as the instrument. The data in this study were analyzed using descriptive statistical analysis method and quantitative descriptive analysis method. The result of the data analysis shows that there was 68.00% improvement for the cognitive development in the introduction of numbers with the application of the playing method using the beam-assisted cruissenaire media in the first cycle an improvement into 84.66% in the second cycle. Therefore, there was 16.66% improvement for the cognitive development in the introduction of numbers using the beam-assisted cruissenaire media being on a high category.keyword : playing method, beam-assisted cruissenaire media, cognitive development
Pengaruh Metode Bermain Berbantuan Media Audio Bisik Berantai terhadap Kemampuan Menyimak pada Anak kelompok B di TK Gugus Sandat ., Ni Luh Putu Purnama Dewi; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 5, No 3 (2017): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v5i1.11524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bermain berbantuan media audio bisik berantai terhadap kemampuan menyimak aktif. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian yaitu eksperimen semu (Quasi Eksperiment) dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B di TK Gugus Sandat Denpasar Utara terdapat delapan TK yang keseluruhannya berjumlah 339 anak. Penentuan sampel dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah anak kelompok B2 PAUD Candra Kasih Kecamatan Denpasar Utara berjumlah 20 anak sebagai kelompok eksperimen yang dibelajarkan dengan metode bermain berbantuan media audio bisik berantai dan anak kelompok B3 TK Swa Dharma Kecamatan Denpasar Utara berjumlah 18 anak sebagai kelompok kontrol yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran konvensional. Data hasil kemampuan menyimak aktif dikumpulkan dengan teknik observasi yang dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh t_hitung = 3,200 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 36 diperoleh nilai t_tabel = 2,021 sehingga t_hitung= 3,200 > t_tabel = 2,021. Berdasarkan kriteria pengujian , maka H0 ditolak. Adapun nilai rata-rata kemampuan menyimak aktif pada kelompok yang dibelajarkan dengan metode bermain berbantuan media audio bisik berantai adalah 81,75, sedangkan pada kelompok yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran konvensional adalah 74,17. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode bermain berbantuan media audio bisik berantai terhadap kemampuan menyimak pada anak kelompok B di TKGugus Sandat Kecamatan Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Kemampuan Menyimak, Metode Bermain, Media Audio Bisik Berantai This study aims to determine influence play of audio media whispered chain to the active listening ability. This is a quasi experiment with the design of Nonequivalent Control Group Design. The population of this study is all children of group B in TK Gugus Sandat North Denpasar there are eight kindergarten that total of 339 children. Sampling by random sampling technique. The sample in this research is children group B2 PAUD Candra Kasih, North of Denpasar District, amounted to 20 children as experimental group which was taught by the method of assisted play of audio media whispered chain and children group of B3 TK Swa Dharma, North Of Denpasar Sub District amounted to 18 children as control group which was taught by method Conventional learning. The data of active listening ability is collected by observation technique which is analyzed by using descriptive statistical analysis technique and inferential statistic with t-test. Based on the results of the data analysis obtained t_hitung= 3,200 while at the level of significance of 5% with dk = 36 obtained value t_tabel = 2.021 so t_hitung= 3,200 > t_tabel = 2,021. Based on the test criteria, then H0 is rejected. The average value of active listening ability in the group that is taught by the method of playing assisted audio media whispered chain is 81,75, whereas in the group taught by conventional learning method is 74,17. Based on the result of this research, it can be concluded that there is influence of the method of playing assisted audio media whispered chain to the ability of listening on children group B in TK Gugus Sandat District North Denpasar Lesson Year 2016/2017keyword : Listening Capabilities, Playing Methods, Audio media whispered chain
PENERAPAN MODEL PICTURE AND PICTURE BERBANTUAN PAPAN FLANNEL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK KELOMPOK B2 ., Ni Md Dwi Wulandari; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i1.7325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa setelah Penerapan Model Pembelajaran Picture and Picture Berbantuan Media Papan Flannel untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa pada Anak Kelompok B2 di PAUD Candra Kasih Denpasar. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus.Subjek penelitian adalah anak kelompok B2 Tahun Pelajaran 2015/2016 di PAUD Candra Kasih Denpasar, sebanyak 17 anak,yang terdiri dari 9 anak perempuan dan 8 anak laki-laki. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi. Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis statistic deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan bahasa setelah Penerapan Model Pembelajaran Picture and Picture Berbantuan Media Papan Flannel untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa pada anak kelompok B2 di PAUD Candra Kasih Denpasar sebesar 15,60%. Hasil analisis peningkatan rata-rata persentase kemampuan bahasa anak pada siklus I sebesar 68,50% dengan kriteria sedang menjadi sebesar 84,10% pada siklus II yang ada pada kriteria tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Picture and Picture Berbantuan Media Papan Flannel mampu Meningkatkan Kemampuan Bahasa pada Anak Kelompok B2 di PAUD Candra Kasih Denpasar Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : model pembelajaran picture and picture, media papan flannel, dan kemampuan bahasa. This research is for knowing the improvement of language abilityafter application of learn model picture and picture strategy by using madia flannel board for improving language ability of children’s group B2 in PAUD Candra Kasih Denpasar. This research is class room action research which is held in two cycles. The subject of this research is the children’s group B2 in academic years 2015/2016 of PAUD Candra Kasih Denpasar, there are 17 children’s, consisting of 9 girls and 8 boys .Collecting data in this research is using observation method. In this research also using analysis statistic descriptive method and quantitative descriptive metodh. The result of the research will show there is an improvement of children’s languange abilityafter application of learning model picture and picture strategy by using media flannel board for improving the children’s language ability in B2 children’s in group of PAUD Candra Kasih Denpasar in the amount of 15,60%. The result can be saw from the average of improving the children’s language ability in cycle I is about 68,50% with the medium criteria is about 84,10% in cycle II wich there is high criteria. Therefore, concluded that theapplication of learning model picture and picture strategy by using media flannel board can be improved in B2 children’s in group of PAUD Candra Kasih Denpasar Academic Year 2015/2016.keyword : learning model picture and picture, flannel board media, and language ability.
PENERAPAN METODE PEMBERIAN TUGAS BERBANTUAN MEDIA BENTUK GEOMETRI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF PADA ANAK KELOMPOK B TK GANESHA DENPASAR ., I Gusti Bagus Prapatma Satwam Wibawa; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v3i1.4756

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif, subjek penelitian adalah anak kelompok B TK Ganesha Denpasar Tahun Pelajaran 2013/2014 berjumlah 13 orang yang terdiri dari 6 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dengan dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: (1) rencana tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi atau evaluasi, dan (4) refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik non-tes, dengan instrument yaitu lembar observasi. Selanjutnya, data yang terkumpul dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata presentase kemampuan kognitif pada siklus I sebesar 55%, berada pada kriteria rendah. Selanjutnya mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 89%, berada pada kriteria tinggi. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pemberian tugas berbantuan bentuk geometri dapat meningkatkan kemampuan kognitif pada anak kelompok B TK Ganesha Denpasar.Kata Kunci : Metode pemberian tugas, bentuk geometri, kemampuan kognitif This research aims to determine the improvement of cognitive abilities, the subjects were children in B group TK Ganesha Denpasar school year 2013/2014, which amounts to 13 children with 6 boys and 7 girls. This study is a classroom action research conducted by two cycles, each cycle consists of four stages: (1) plan of action, (2) implementation of the action, (3) observation or evaluation, and (4) reflection. Data collection technique using non-test technique, the instrument is the observation sheet. The data collected was analyzed by quantitative descriptive method. Research result in the first cycle is 55% are at a low criteria. Subsequently increased at second cycles to 89% are at high criteria. Conclusions of this research that the application of the assignment method through geometric forms of media can improve cognitive ability of children in B group TK Ganesha Denpasar. keyword : Assignment method, geometric forms, cognitive
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING BERBANTUAN MEDIA BONEKA TANGAN UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONALANAK DI TK JAYA KUMARA CAU BLAYU ., Ni Komang Marantika Dewi; ., Drs. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Drs. Nyoman Wirya
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v2i1.3049

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan sosial-emosional anak TK pada kelompok B di TK Jaya Kumara Cau Blayu dengan menerapkan model pembelajaran Role Playing berbantuan media boneka tangan.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah anak TK pada kelompok B Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 20 orang dengan 11 orang anak laki-laki dan 9 orang anak perempuan. Data tentang kemampuan sosial-emosional dikumpulkan dengan metode observasi.Data hasil penelitian selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskritiptif kuantitatif.Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan sosial-emosional dengan penerapan model pembelajaran Role Playing berbantuan media boneka tangan pada siklus I sebesar 52,5% yang berada pada kategori sangat rendah ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 87,18% tergolong pada kategori tinggi. Jadi terjadi peningkatan kemampuan sosial-emosional anak sebesar 34,68%Kata Kunci : model pembelajaran Role Playing, media boneka tangan, perkembangan sosial-emosional This study aims to determine the increase in social-emotional development of kindergarten children in group B Jaya Kumara Kindergarten in Cau Blayu by applying a model of a media -assisted learning role playing hand puppet . This research is an action research conducted in two cycles . Subjects were kindergarten children in group B II Semester Academic Year 2013/2014 , amounting to 20 people with 11 boys and 9 girls . Data on socio-emotional abilities were collected by the method of observation . The data were then analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative analysis methods deskritiptif . The results of the data analysis showed that an increase in the development of social-emotional learning model with the application of media -assisted Role Playing hand puppets on the first cycle of 52.5 % which is at a very low category was experiencing an increase in cycle II to 87.18 % belong to the category of high . So an increase in children's social-emotional abilities of 34.68 %keyword : role playing models, hand puppets media, social-emotional development
PENGARUH METODE BERMAIN AKTIF TERHADAP KEMAMPUAN GERAK LOKOMOTOR ANAK KELOMPOK A PAUD PELITA KASIH SINGARAJA ., Komang Cahyaning Yusma Wiari; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Mutiara Magta, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v5i2.11780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan gerak lokomotor dengan penerapan metode bermain aktif pada kelompok A semester II di PAUD Pelita Kasih Singaraja Tahun Pelajaran 2016/1017. Penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Eksperimen semu yang dilaksanakan dalam dua kelas Subjek penelitian ini adalah 35 anak kelompok A PAUD Pelita Kasih Singaraja tahun pelajaran 2016/2017. Data mengenai kemampuan gerak lokomotor dikumpulkan dengan pengumpulan data metode observasi dengan menggunakan instrumen lembar observasi. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan gerak lokomotor setelah penerapan metode bermain aktif sebesar 44% yang berada pada kategori sedang, ternyata mengalami peningkatan pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan metode bermain aktif dapat meningkatkan kemampuan gerak lokomotor anakKata Kunci : bermain aktif, gerak lokomotor, metode bermain This study aims to determine the improvement of locomotor motion capability by applying active play method in group A semester II at Pelita Kasih School Lesson Year 2016/1017. The research is experimental research conducted in two classes. The subjects of this study were 35 children of group A in Paud Pelita Kasih Singaraja Year of study 2016/2017. Locomotor capability data were collected by observation data collection using observation sheet instrument. Data were analyzed by using descriptive statistics and quantitative descriptive analysis. The result of data analysis shows that there is improvement of locomotor motion ability after application of active game method by 44% which is in medium category, and increase in high category. Based on the results of this study can be concluded that the application of active play methods can improve the ability of locomotor motion of children in Paud Pelita Kasih Singarajakeyword : aktive play, locomotor motion, play method
PENERAPAN PERMAINAN SAINS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS ANAK KELOMPOK A1 TK NEGERI PEMBINA DENPASAR ., Ni Md Kriswidyantari; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7610

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak setelah penerapan permainan sains pada anak kelompok A1 semester II tahun pelajaran 2015/2016 di TK Negeri Pembina Denpasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah anak kelompok A1 semester II tahun pelajaran 2015/2016 di TK Negeri Pembina Denpasar sebanyak 22 anak. Data penelitian ini yaitu kemampuan berpikir kritis anak yang dikumpulkan menggunakan metode observasi dengan instrumen berupa lembar observasi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis setelah penerapan permainan sains pada anak kelompok A1 semester II tahun pelajaran 2015/2016 di TK Negeri Pembina Denpasar sebesar 15,23%. Hal ini dilihat dari adanya peningkatan rata-rata persentase kemampuan berpikir kritis anak pada siklus I sebesar 65,22% dengan kriteria sedang menjadi sebesar 81,45% pada siklus II dengan kriteria tinggi. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis anak setelah diterapkan permainan sains pada anak kelompok A1 semester II TK Negeri Pembina Denpasar tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : pemainan sains, berpikir kritis, anak usia dini. This study aimed to increase critical thinking skills of children after the application of the science game in children group A1 semester II in TK Negeri Pembina Denpasar academic year 2015/2016. Type of this research is classroom action research which is conducted in two cycles. Research subjects are children in group A1 semester II in TK Negeri Pembina Denpasar academic year 2015/2016 many as 22 children. This research data that is critical thinking skills of children collected using observational methods with instruments such as observation sheet. Data collected were analysis using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive statistical analysis methods. The result showed that an increase critical thinking skills of children after the application of the science game in children group A1 semester II in TK Negeri Pembina Denpasar academic year 2015/2016 of 15,23%. It is seen from the increase in the average percentage score of critical thinking skill of children in the cycles I of 65,22% with the moderate criteria be equal to 81,45% on the cycles II with high criteria. Based on the result of research concluded that an increase critical thinking skills of children after the applied science game in children group A1 semester II in TK Negeri Pembina Denpasar academic year 2015/2016.keyword : science game, critical thinking, early childhood.

Page 44 of 136 | Total Record : 1354


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): August - INPRESS Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): December Vol. 12 No. 2 (2024): August Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): Desember Vol. 11 No. 2 (2023): Agustus Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): Desember Vol. 10 No. 2 (2022): Agustus Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Desember Vol. 9 No. 3 (2021): Desember Vol 9, No 2 (2021): Agustus Vol. 9 No. 2 (2021): Agustus Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Desember Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Desember Vol 8, No 2 (2020): Agustus Vol. 8 No. 2 (2020): Agustus Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Desember Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019): Desember Vol. 7 No. 2 (2019): Agustus Vol 7, No 2 (2019): Agustus Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018): Desember Vol 6, No 3 (2018): Desember Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Agustus Vol 6, No 1 (2018): April Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Desember Vol. 5 No. 3 (2017): Desember Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus Vol 5, No 2 (2017): Agustus Vol 5, No 2 (2017): Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Desember Vol 4, No 3 (2016): Vol. 4 No. 3 (2016): Desember Vol 4, No 2 (2016): Agutus Vol 4, No 2 (2016): Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol 3, No 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015): Juli Vol 3, No 1 (2015): Juli Vol 2, No 1 (2014): Vol 2, No 1 (2014): Juli Vol. 2 No. 1 (2014): Juli Vol. 1 No. 1 (2013): Juli Vol 1, No 1 (2013): EDISI PERDANA Vol 1, No 1 (2013): Juli More Issue